1.4 C
New York
Tuesday, March 24, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 149

Pemkab Bekasi Berikan Tablet Tambah Darah Kepada 124 Ribu Remaja Putri Berusia 12-18 Tahun

BIN | Kabupaten Bekasi – Dalam mendukung program percepatan penurunan stunting, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan segera memberikan Tablet Tambah Darah bagi lebih dari 124 ribu siswi atau remaja putri berusia 12-18 tahun di Kabupaten Bekasi. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi mengatakan, pemberian tablet pertama tersebut rencananya akan dilaksanakan serentak di SMP/MTs, SMA/MA/SMK, serta Pendidikan Luar Biasa (PLB) se-Jawa Barat pada tanggal 11 Agustus mendatang.

Hal tersebut disampaikan Sekda Dedy Supriyadi saat membuka kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Pemberian Tablet Tambah Darah di Kabupaten Bekasi Tahun 2022, di Hotel Zuri Express, Cikarang Selatan, Senin (8/8).

Dedy Supriyadi berpesan kepada perangkat daerah terkait untuk saling berkolaborasi dan melakukan berbagai inovasi dalam menyukseskan kegiatan ini, serta memastikan agar tablet tersebut benar-benar dikonsumsi oleh remaja putri.

“Kepada perangkat daerah agar berkolaborasi untuk melakukan inovasi agar tablet ini tidak hanya diberikan saja tapi dipastikan benar-benar dikonsumsi,” ujarnya.

Ia menjelaskan hal tersebut dilakukannya agar memastikan status gizi para remaja putri khususnya di Kabupaten Bekasi meningkat, sehingga dapat memutus mata rantai terjadinya stunting, menurunkan kasus anemia, serta meningkatkan kesehatan sebagai bekal mempersiapkan generasi yang lebih sehat, berkualitas, dan produktif.

Selain itu, ia juga meminta agar pada pelaksanaan pemberian tablet nanti, seluruh Perangkat Daerah terkait dapat memastikan target tercapai hingga di atas 79 persen.

“Harus dipastikan para remaja putri ini mengikutinya. Target untuk pencapaiannya usahakan di atas 79 persen. Selain menyisir remaja putri di sekolah, sisir juga remaja putri yang putus sekolah, karena stunting banyak terjadi di rumah tangga miskin,” ucapnya.

Sementara itu, Sub Koordinator Kesehatan Keluarga dan Gizi, Milik Safiyah, mengatakan bahwa pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri putus sekolah akan diberdayakan melalui Posyandu Remaja, yang saat ini telah berjalan di Kabupaten Bekasi. 

Masing-masing Puskesmas setidaknya harus memiliki 1 hingga 2 Posyandu Remaja, guna memastikan pelayanan kesehatan pada remaja dapat tetap berjalan.

“Untuk yang putus sekolah kita berdayakan melalui Posyandu Remaja yang saat ini sudah berjalan di Kabupaten Bekasi. Di setiap Puskesmas setidaknya harus ada 1 hingga 2 Posyandu Remaja tersebut, jadi nanti pelaksanaannya akan dilakukan oleh Puskesmas,” katanya.

Agar manfaat pemberian tablet tambah darah dapat lebih maksimal, ia menuturkan remaja putri tersebut nantinya harus mengonsumsi tablet tambah darah setiap minggunya, selama 52 minggu kedepan.

“Jadi pada tanggal 11 Agustus 2022 nanti merupakan pemberian tablet pertama. Para remaja putri ini akan diberikan tablet tambah darah setiap minggunya selama 52 minggu ke depan,” tuturnya.

Sebagai informasi, pemberian tablet tambah darah di Kabupaten Bekasi dilaksanakan sesuai dengan Instruksi Bupati Bekasi Nomor 24 Tahun 2021, tentang Pelaksanaan Pemberian Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Siswi SMP/MTs, SMA/MA/SMK, dan PLB di Kabupaten Bekasi. (Red)

Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Gelar Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, kembali menggelar bimbingan teknis tahap ketiga penyusunan masterplan smart city Kabupaten Bekasi

Kegiatan dalam rangka implementasi gerakan menuju Kota Cerdas Kabupaten Bekasi itu, dihadiri Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Bekasi, di Aula Lantai 4 Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, pada Senin (08/08/2022).

Perwakilan Dewan Smart City Kabupaten Bekasi, Riri Sadiana mengatakan pelaksanaan program smart city tahap ketiga yang akan berlangsung selama dua hari ini, untuk menyusun 6 program quick wins (prioritas), setelah di Bimtek sebelumnya membahas identifikasi masalah, dan program dan inovasi yang dimiliki Kabupaten Bekasi.

“Bimtek pertama kita mencoba menemukan identifikasi dan faktor penyebab masalah, Bimtek kedua kita rumuskan solusi berupa inovasi yang di-input ke dalam ami.bekasikab.go.id,” terang Riri Sadiana.

Keenam aspek dalam perumusan quick wins yang tengah dirumuskan pada bimbingan teknis ketiga ini meliputi, Smart Government, Smart Living, Smart Environment, Smart Economy, Smart Branding, Smart Society.

“Secara singkat nantinya akan dievaluasi setiap tahunnya oleh pusat. Dari sekian banyak program yang ada, kita pilih yang bisa diimplementasikan dengan cepat,” tuturnya.

Riri mengungkapkan, selain mengundang SKPD untuk berdiskusi dalam penyusunan quick wins, pihaknya juga mengundang komunitas binaan pemerintah Kabupaten Bekasi, sebagai perwakilan dari masyarakat di setiap kecamatan, yang akan melakukan dialog dalam penyusunannya.

“Pada akhirnya quick win ini dari kita hanya berupa formulasi, dari pembimbing smart city Kabupaten Bekasi itu dari Kementerian Kominfo, nanti kita serahkan kepada Pak Pj Bupati apakah cocok atau ada sesuatu yang lebih fundamental dan urgent untuk kepentingan masyarakat Bekasi,” jelasnya.

Penyusunan masterplan smart city yang telah masuk tahap 3 ini, terang Riri, diikuti oleh OPD secara antusias dengan indikator jumlah peserta, dan dari penginputan data di ami.bekasikab.go.id yang dilakukan OPD sudah signifikan sebanyak 80 persen.

“Bagaimana untuk yang 20 persen, ternyata pada saat kita konfirmasi mereka masih menggojlok program apa yang ingin diajukan,” lanjutnya.

Hal terpenting lagi mengenai penyusunan masterplan menurut Riri, Pj Bupati Bekasi telah membuat visi untuk masterplan smart city Kabupaten Bekasi, yaitu “Mewujudkan Kabupaten Bekasi yang SMART”.

“SMART ini singkatan, Sinergi, Modern, Akuntabel, Responsif, dan Transparan, begitu,” terangnya.

Riri Berharap, masterplan smart city dapat dirampungkan pada September 2022 mendatang, dan menjadi program-program yang dapat dijalankan oleh pemerintah maupun masyarakat Kabupaten Bekasi.

Selanjutnya dia juga menambahkan Diskominfosantik yang merupakan leading sektor dapat berperan dalam hal diseminasi informasi, infrastruktur teknologi, perbaikan data dan kebijakan yang berbasis data demi mendukung perwujudan masterplan smart city Kabupaten Bekasi.

“Melihat komitmen Pak Pj Bupati Bekasi, ada harapan besar bahwa smart city bisa berjalan. Kita juga melihat hari ini Sumber Daya Manusia di Kabupaten Bekasi sudah tidak terlalu tertinggal dan dapat mengikuti zaman, edukasi bisa lewat sosmed dan seterusnya, jadi kita tinggal komitmen bersama, bahwa ini kepentingan masyarakat,” tandasnya.(Red)

Dinas Pendidikan dan Bakesbangpol Gelar Lomba Cerdas Cermat

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pendidikan dan Bakesbangpol, menggelar lomba cerdas cermat dengan tema wawasan kebangsaan dan kebekasian untuk pelajar tingkat SMP di 7 Subrayon se-Kabupaten Bekasi. Lomba ini diikuti oleh siswa sekolah negeri maupun swasta.

Acara yang digagas langsung oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan tersebut, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda, secara hybrid, pada Senin, (08/08/2022).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda mengatakan perlombaan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bekasi dan HUT RI Ke 77 tahun ini, selain bertujuan menumbuhkan karakter pada siswa-siswa melalui pemahaman pada wawasan kebangsaan dan kebekasian sejak dini, juga bisa menjadi ruang motivasi serta belajar berkompetisi.

“Saya berharap acara ini akan mendorong anak-anak kita untuk terus belajar lebih baik, terutama untuk menguji sejauh mana anak-anak kita mengetahui wawasan kebangsaan dan kebekasian,” terangnya usai membuka secara virtual babak penyisihan lomba cerdas cermat, di kantornya.

Hasil dari para pemenag perlombaan ini, terangnya, akan dilanjutkan ke final pada tanggal 10 Agustus 2022 mendatang, yang akan dibuka langsung oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, di Gedung Wibawa Mukti.

“Saya berharap ini juga bisa menjadikan motivasi ke anak-anak kita, bahwa penyelenggaraan ini memang menjadi program dari Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam rangka memperingati Hari Pramuka, Hari Jadi Kabupaten Bekasi, dan Hari Kemerdekaan,” ungkapnya.

Mengenai penjurian perlombaan cerdas-cermat yang diselenggarakan ini akan dilakukan oleh perwakilan dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di tiap satuan pendidikan SMP yang ada di 7 Sub Rayon.

“Karena pendekatannya itu wawasan kebangsaan, oleh karena itu guru yang terkait dengan itu adalah guru yang mengajar PKN untuk wawasan kebangsaan, untuk kebekasian ada guru IPS, dan masukan dari masyarakat, itu materi yang akan ditanyakan kepada anak-anak,” jelasnya.

Untuk saat ini, kata Carwinda, Pemerintah Kabupaten Bekasi, telah melakukan upaya agar kearifan lokal di Kabupaten Bekasi mulai ditanamkan di sekolah, salah satunya secara visual dengan memakai pakaian adat Bekasi.

“Kita menerjemahkannya kalau Hari Rabu anak-anak menggunakan baju adat Bekasi, sebulan sekali. Mereka juga dianjurkan memakai pakaian adat dari masing-masing asalnya, artinya kita juga memberikan ruang bagi budaya lain untuk sama-sama berkembang di Bekasi,” terangnya.(Red)

Turnamen Sepakbola Karang Taruna Cup 2022,Tim Kedai Tower Serang Baru Maju ke Babak Semifinal

BIN | Memasuki akhir pelaksanaan turnamen Karang Taruna Cup yang digelar Karang Taruna Desa Sukasari sejak 26 Juni 2022 lalu dilapangan Camel Pasir Randu Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, di hari Minggu (07/08/2022) dipertandingkan antara Tim Pemdes Sukasari melawan Tim Kedai Tower Serang Baru.

Pantauan dilapangan, tingkat antusias supporter pendukung ke dua tim tampak begitu besar, mereka saling memberikan dukungan kepada timnya masing-masing.

Pada pertandingan ini, tim Kedai Tower berhasil unggul 3-0 atas tim Pemdes Sukasari. Dengan kemenangan ini sudah dipastikan tim Kedai Tower akan melenggang ke babak semi final.

Manager tim Kedai Tower, Nunu Gomes, saat ditemui usai pertandingan, menyampaikan ucapan terima kasih atas segala perjuangan dan dedikasi timnya sehingga dapat memenangkan pertandingan.



“Diakui permainan tim kami ini masih banyak kekurangan, banyak hal yang harus diperbaiki dari pertandingan pada sore ini, tapi kami optimis dan tujuan kami untuk menang, Alhamdulillah mereka berjuang dengan keras sehingga pas pluit panjang ditiup kita menang 3-0. Harapan kami, tim kami dapat lolos ke babak final dan meraih kemenangan,” tandasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Asep Hasanudin selaku Ketua panitia turnamen Sepakbola yang sekaligus Ketua Karang Taruna Desa Sukasari, mengatakan bahwa turnamen Sepakbola Karang Taruna Cup 2022 diadakan setiap tahunnya dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar warga Desa Sukasari dan mencari bibit-bibit pemain Sepakbola.

“Alhamdulillah sejauh ini acara turnamen Sepakbola Desa Sukasari berjalan dengan lancar dan aman, jujur saja, kami dari panitia awalnya ada timbul kekhawatiran juga, tapi Alhamdulillah tidak ada hal-hal yang mengganggu kelancaran turnamen ini dan yang lebih penting adalah, dengan adanya turnamen sepakbola ini, kita dapat silaturahmi antar warga disamping sebagai pencarian bibit pemain.” pungkasnya. (Wati)

Giat Rutin Warga Perumahan Bumi Cahaya Residen Bersihkan Lingkungan

BIN | Bekasi – Warga Perumahan Bumi Cahaya Residen RT 003 RW 06, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, rutin membersihkan lingkungan secara gotong royong. Upaya ini dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.

“Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap bulan. Tujuannya agar lingkungan tetap asri, rapi dan bersih,” kata Ketua RT 003, Iwan Setiawan kepada awak media Beksi Indonesia News, Minggu (07/08/2022).

Dikatakannya, kerja bakti dilakukan dengan membersihkan saluran air, memotong rumput liar dan membersihkan empang dari tanaman eceng.

“Agenda utama Kami adalah membersihkan saluran air, empang dan pemotongan rumput, Kami juga melakukan pengecekan terhadap lampu jalan lingkungan,jika ada yang mati langsung diganti,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya menuturkan, pihaknya juga melakukan perawatan Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum), dengan penanaman bibit pohon yang berguna untuk penghijauan dilingkungan perumahan Bumi Cahaya Residen.

“Mudah-mudahan upaya ini bisa bermanfaat bagi warga Perumahan Bumi Cahaya Residen dan menjadi contoh untuk warga lainnya,” tutupnya.

Dari hasil pantauan awak media Beksi Indonesia News dan sampai berita ini terbit,kegiatan Kerja Bhakti warga perumahan Bumi Cahaya Residen masih berlangsung. (Wati)

Kapolres Metro Bekasi Sapa Bonek Nginap di Tenda Stadion Wibawa Mukti

BIN | Bekasi – Kapolres Metro Bekasi bersama Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf. M. Horison Ramadhan dan Kapolsek Cikarang Timur AKP Bambang Krisnady mengecek pengaman Liga 1 sekaligus menyapa suporter Persebaya FC (Bonek) yang menginap di parkir timur Stadion Wibawa Mukti. Sabtu Malam Minggu (6/8/2022).

Belasan Bonek tersebut sudah datang di Stadion Wibawa Mukti beberapa hari sebelum laga Persebaya FC Vs Bhayangkara FC dimulai, yaitu pada Minggu (7/8/2022) besok.

Sebagian besar para suporter itu datang bermodalkan kenekatan demi mendukung klub sepakbola (Persebaya FC) yang mereka cintai.

Menurut Kapolres Metro Bekasi, “agar tidak berpencar sekaligus mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kami menyediakan satu tempat yang cukup luas serta meminta BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Bekasi untuk mendirikan tenda buat mereka” Ungkapnya.

Dan menurut Kapolrs Metro Bekasi di sekitar tenda itu berdiri pula WC portabel sehingga keberadaan mereka terpantau dan tetap dalam perhatian terutama makanannya.

“Kami mengajak mereka untuk tetap menjaga kondusifitas selama berada di Stadion Wibawa Mukti jelang laga Persebaya FC kontra Bhayangkara FC besok”tutupnya.(Red)

Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan, sinergitas Kota dan Kabupaten Bekasi Dalam Menangani Bencana Harus Ditingkatkan

BIN | Bekasi – Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan, sinergitas antara Kota dan Kabupaten Bekasi dalam mencegah dan menangani bencana harus terus ditingkatkan. Terutama dalam penanganan sungai yang mengalir di dua wilayah. Mitigasi bencana harus dijalankan dari hulu hingga hilir.

Hal tersebut disampaikan Dani Ramdan, di acara Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana yang diselenggarakan oleh BPBD Kota Bekasi, di Gedung Balai Warga, Perumahan Irigasi Bekasi Timur, Jumat (05/08).

“Perlu adanya kerjasama mitigasi bencana antara Kota dan Kabupaten Bekasi, karena sungainya saling terhubung. Mudah-mudahan ke depan bisa terbangun mitigasinya dari hulu sampai hilir,” ujarnya.

Dani Ramdan menyebutkan, Pemkab Bekasi telah memberikan perhatian lebih untuk penanganan sampah yang berada di sungai. Masalah tersebut harus ditangani oleh berbagai pihak serta lintas instansi.

“Khusus bencana ini, kami akan coba terus perdalam dalam hal penanganan sampah di sungai. Ini cukup serius di Kabupaten Bekasi, karena sampahnya berasal dari hulu, tengah, sampai hilir,” jelasnya.

Kerjasama antara Pemkab Bekasi dan Pemkot Bekasi selama ini telah berjalan, melalui pertemuan rutin antara Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan dan Plt. Walikota Bekasi Tri Adhianto yang digelar setiap bulan, untuk mendiskusikan berbagai bentuk kerjasama.

“Saya sudah bertemu secara rutin setiap bulan dengan Plt. Walikota Bekasi. Ada berbagai kerjasama, bukan hanya terkait bencana, tapi ada yang menyangkut aset, perkembangan ekonomi, transportasi, dan lainnya,” tuturnya.(Red)

Antisipasi Kasus Ranmor, Warga KSB Akan Tingkatkan Siskamling

BIN | Bekasi – Anggota Polsek Cibarusah, Aipda Karyono,S.H yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Wibawamulya, menghadiri giat musyawarah warga Kota Serang Baru (KSB) RW 08 Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi.Jumat (05/08/2022) pukul 20.00 WIB sampai dengan selesai.

Turut hadir dalam giat tersebut Ketua Forum RT/RW Kabupaten Bekasi sekaligus Ketua RW 08, Sarikin,S.H, Kaur Kramtib, Kadus 1, Linmas RW 08, Ketua Karang Taruna, Ketua RW 007, Ketua RW 009, Ketua RT Blok H, I da J beserta para pengurus RT Perumahan KSB.

Aipda Karyono dalam sambutannya, mengajak masyarakat lebih memaksimalkan Kamtibmas dengan cara ronda malam serta pos keamanan lingkungan (poskamling) di setiap lingkungannya.

“Langkah ini dilakukan akibat maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi akhir-akhir ini. Karena itu diingatkan seluruh komponen masyarakat terus waspada dengan segala kemungkinan buruk,” katanya..

Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat musyawarah keamanan di Balai Perjuangan RT 04/008 Desa Wibawamulya.

Pelaksanaan ronda malam, kata dia, adalah langkah tepat dalam meminimalisir tindakan kriminal yang merugikan masyarakat.

Untuk itu, Aipda Karyono menginstruksikan seluruh Ketua RW dan RT untuk memberikan imbauan kepada masyarakat, agar memberdayakan kembali budaya jaga malam yang sudah ada.

Menurut dia, masyarakat juga harus membantu kepolisian dalam menjaga keamanan denga budaya ronda, karena polisi juga memilik keterbatasan dalam bertugas.

Sebab, kata dia, terjadinya pencurian atau tindakan kriminal lainnya akibat diberikan kesempatan atau peluang oleh pemiliknya.

Sementara itu, Ketua Forum RT/RW Kabupaten Bekasi sekaligus Ketua RW 08, Sarikin,S.H, mengatakan kepada awak media mascipol.id , bahwa tindak kriminalitas pencurian sering terjadi belakangan ini.

“Dengan meningkatnya kasus kejahatan pencurian yang terjadi di wilayah KSB, maka kami perlu mengadakan rapat atau musyawarah untuk mencari solusi, kami akan meningkatkan Kamtibmas,” ujarnya.

Sarikin juga memberikan himbauan kepada warganya melalui para Ketua RT, agar selalu tetap waspada dengan tindak kriminalitas yang akan terjadi, adapun teknisnya seperti apa, besok kami akan mengadakan rapat terlebih dahulu dengan para pengurus,” pungkasnya.

Hal senada diungkapkan M.Nurdin SE selaku sekertaris Forum RT/RW Kecamatan Cibarusah dan sekaligus ketua RW 007 Blok I, bahwa keamanan adalah tanggungjawab bersama. 

“Keamanan lingkungan adalah tanggungjawab kita bersama dan kepedulian warga, agar bisa memininalisir terjadinya pencurian, dan membuat sistem yang lebih baik kepada linmas-linmas yang ada,” ungkap M.Nurdin,S.E.

Sementara, Sigit selaku Ketua RT 02 Blok J menerangkan, banyaknya jalan-jalan tikus salah satu penyebab timbulnya kejahatan pencurian. 

“Kami akan minta izin kepihak management Developer,untuk menutup akses yang memungkinkankan kemudahan pencuri yang kabur, dan Kami akan segera tutup akses akses tersebut bersama aparatur Desa Wibawamulya, agar tidak ada mis komunikasi dengan warga lainnya.” tutupnya. (Wati) 

Diskominfosantik; Aplikasi Bebunge Menjadi Aplikasi Pertama Milik Pemkab, Bekasi Masuk Dalam Ekosistem Kubernetes

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi menyatakan, aplikasi Bekasi Berani Beli (Bebeli) dan Bekasi Nyambung Bae (Bebunge) akan menjadi aplikasi pertama milik Pemerintah Kabupaten Bekasi yang masuk dalam ekosistem kubernetes.

Plt Kepala Bidang (Kabid) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Bahrul Ulum mengatakan, masuknya Bebeli dan Bebunge dalam ekosistem kubernetes bertujuan untuk meningkatkan nilai Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Bekasi,

“Kubernetes adalah platform yg berbasis open source, penggunaan open source masuk di dalam penilaian indeks SPBE serta dalam rangka mendukung program Indonesia Go Open Source,” kata Bahrul Ulum, Jumat (05/08/22).

Masuknya dua aplikasi ini ke dalam ekosistem kubernetes juga dapat meningkatkan kualitas aplikasi Bebeli dan Bebunge.

“Secara teknis, dua aplikasi ini akan menggunakan metode manajemen workloads yang dikontainerisasi serta menyediakan konfigurasi dan otomatisasi secara deklaratif,” terangnya.

Selain itu, kata dia, pengembangan aplikasi Bebeli dan Bebunge mendapat pendampingan dari Platform Lyrid, sebuah perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat.

Regional VP Business Development Asia Pacific Lyrid, Fiksa Atlita Natanugraha mengatakan, pihaknya akan melakukan pendampingan agar aplikasi Bebeli dan Bebunge yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat berfungsi secara optimal dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat.

“Ya, kami dari Lyrid akan membantu pengembangan sistem aplikasi Bebeli dan Bebunge. Kami juga akan memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM yang terdaftar pada aplikasi Bebeli agar kedepan bisa berkembang menjadi startup,” kata Fiksa.

Aplikasi Bebeli merupakan toko daring pertama milik Pemkab Bekasi, untuk membantu para pelaku UMKM dalam memasarkan produknya. Dijadwalkan aplikasi ini akan diluncurkan oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, menjelang perayaan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-72.

Sedangkan aplikasi Bebunge adalah portal utama aplikasi pelayanan publik yang terintegrasi milik Pemkab Bekasi untuk mempermudah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, informasi dan layanan publik lainnya.(Red)

Sekdes Sukabungah Didin Hasanudin, Masyarakat Kampung Warudoyong Semangat Gotong-royongnya Masih Terjaga

BIN | Kabupaten Bekasi – Desa Sukabungah terpilih mewakili Kecamatan Bojongmangu dalam Lomba Kampung Bersih Makin Berani tingkat Kabupaten Bekasi yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-72.

Camat Bojongmangu, Agung Suganda mengatakan, Desa Sukabungah menampilkan inovasi Taman Kawung Luwuk di Kampung Warudoyong, yang akan dijadikan destinasi wisata untuk para penggemar sepeda (Goeser) dan tempat pemilahan sampah.

“Selama ini Kecamatan Bojongmangu sering menjadi Juara 1 ketika ada perlombaan yang berkaitan dengan lingkungan. Kami juga berharap Kampung Warudoyong bisa menjadi yang terbaik dalam Lomba Kampung Bersih Makin Berani Tingkat Kabupaten Bekasi,” kata Agung saat mendampingi Tim Penilai tingkat Kabupaten Bekasi, di Desa Sukabungah, pada Jumat (05/08/22).

Hadirnya Taman Kawung Luwuk di Kampung Warudoyong, kata Agung, merupakan hasil partisipasi masyarakat, sehingga kampung tersebut tertata rapi, bersih dan aspek keamanannya juga sudah bagus.

“Kami melakukan polesan sedikit saja untuk menambah keindahannya, dan semua ini tidak direkayasa dalam menghadapi lomba saja, tapi karena masyarakat di sini sudah terbiasa, menjaga kebersihan, keindahan dan keamanan kampungnya sendiri,” terangnya.

Sekdes Sukabungah, Didin Hasanudin mengatakan, sejak dulu, masyarakat Kampung Warudong sudah terbiasa menjaga kebersihan dan keamanan kampungnya, dan semangat gotong-royongnya masih terjaga.

“Ya, seperti dalam Lomba Kampung Bersih ini, kami pemerintahan desa, hanya menggerakkan, semua yang kerja, merapikan, semuanya swadaya masyarakat, bahkan di kampung ini setiap malam juga ada ronda malam yang dijadwal secara bergiliran,” katanya.

Selama ini, Pemerintah Desa Sukabungah aktif mengedukasi masyarakat agar bisa menjaga kebersihan, keindahan dan keamanan kampungnya.

“Kami membiasakan ada kegiatan Jumat Bersih, pemerintahan desa turun langsung bersama masyarakat, untuk membersihkan sampah dan saluran air, agar masyarakat terbiasa hidup sehat, menjaga kebersihan, keindahan dan keamanan kampungnya,” kata dia.(Red)