25.7 C
New York
Saturday, June 27, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 148

Peringati HUT RI ke-77 Pemkab Bekasi Gelar Karnaval Kendaraan Hias

BIN | Kabupaten Bekasi – Dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Bekasi sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Bekasi mengadakan karnaval kendaraan hias dan helaran kecamatan dengan rute dimulai mulai dari Kantor Pemasaran Deltamas dan berakhir di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, pada Rabu, (17/8/2022).

Acara karnaval tersebut yang diikuti oleh pasukan berkuda dari Dinas Pendidikan, mobil hias dari perusahaan, kecamatan dan drumband siswa dan siswi SMPN.

PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan dirinya sangat bersyukur dan bergembira, meskipun perencanaan kegiatan karnaval dibilang mendadak tapi antusias masyarakat sangat luar biasa untuk mengikuti kegiatan ini.

“Ya, meskipun Kegiatan karnaval di bilang mendadak tetapi alhmdulilah dari setiap kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi hadir semua, sekolah-sekolah dan juga dari beberapa perusahan turut ikut memeriahkan atau berpartisipasi di acara karnaval ini,” ungkapnya.

Dani juga mengatakan untuk tahun yang akan datang kegiatannya harus lebih disempurnakan untuk agar lebih semarak.

“ Untuk tahun depan bisa kita siapkan lagi segala sesuatunya lebih baik dan lebih sempurna. Mari kita jaga kebersamaan ini jaga pembangunan ini biar terus berjalan dan lancar,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedi Supriyadi sebelum pelepasan karnaval, mengatakan kemerdekaan ini kita isi dengan hal- hal kebaikan.

“Selama dua tahun kita dilanda pandemi Covid-19 dan alhamdulillah pada hari ini tepat Tanggal 17 Agustus 2022, kita merayakan hari jadi Kabupaten Bekasi ke-72 dan HUT RI ke 77, tentunya ini patut kita syukuri, kemerdekaan ini, walaupun Covid-19 masih ada setidaknya rangkaian acara acara yang kita lalui, ini betul-betul kita rasakan rasa kebersamaannya,”ujarnya.

“Mudahan-mudahan Kabupaten Bekasi ini bisa maju, bisa sejahtera kita juga sama-sama patut syukuri kemerdekaan ini kita isi dengan hal- hal kebaikan dan saya ucapkan terimakasih kepada Deltamas karena sudah mensponsori kegiatan ini, “ungkapnya.

Karnaval ini diikuti 2 (dua) regu drumband, 23 kecamatan dan 7 subrayon, kepala sekolah 100 orang dan mobil hias 4 unit. (Red)

Kadisdik Kabupaten Bekasi Carwinda; Momen HUT RI ke -77 Pelajar Punya Peran Penting Untuk Bangsa

BIN | Kabupaten Bekasi – Di HUT RI Ke-77, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi berharap para pelajar dapat mengisi kemerdekaan Indonesia dengan terus giat belajar. Generasi muda memiliki peran yang sangat penting untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia diusianya yang ke-77 tahun ini.

“Untuk generasi muda dapat berperan memajukan bangsa dan negara, terus berkiprah dan melakukan hal yang positif, baik di sekolah atau pun di luar kegiatan sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda setelah menghadiri HUT RI ke-77 yang digelar di Plaza Pemkab Bekasi pada Rabu (17/08).

Menurutnya, generasi muda juga dapat menanamkan jiwa kepahlawanan dalam kehidupan sehari-harinya. Serta menghayati bagaimana para pejuang rela berkorban jiwa untuk Indonesia merdeka.

“Memotiviasi spirit menamamkan jiwa kepahlawanan mencontoh meneladani para pejuang yang telah berjuang memerdekakan Indonesia,” katanya. (Red)

Bertepatan HUT RI ke -77 Secara Simbolis PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan Berikan SK Remisi Kepada Warga Binaan Lapas Cikarang

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan menyerahkan secara simbolis SK remisi umum atau pengurangan masa hukuman kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang. Acara berlangsung di Aula Toro Wiyarto, Lapas Cikarang, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat pada Rabu (17/8/22).

Sebanyak 869 warga binaan lapas Kelas IIA Cikarang mendapat pengurangan masa hukuman atau remisi umum, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 Tahun.

Dani Ramdan mengatakan, pemberian remisi tersebut merupakan reward atau penghargaan atas ketaatan dalam menjalankan program Lapas.

“Tadi sejalan amanat yang saya bacakan dari Kemenkumham RI pemberian remisi ini adalah penghargaan, karena mereka sudah menunjukan dedikasi ketaatan dan prestasi dalam menjalankan program di lembaga pemasyarakatan ini, ” katanya.

Dirinya berpesan kepada napi yang telah mendapatkan remisi, agar lebih baik lagi dalam berperilaku dan bagi napi yang belum mendapat remisi agar tidak putus asa dan tetap mentaati peraturan, serta proaktif pada kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak lapas.

Sementara itu, Kepala Lapas Cikarang, Veri Johanes menjelaskan remisi umum diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif.

“Artinya telah menjalani pidana minimal 6 bulan sampai bulan Agustus, tidak terdaftar pada register F (buku catatan pelanggaran disiplin narapidana) serta aktif mengikuti program pembinaan di Lapas atau Rutan,” ucapnya.(Red)

Pasca Dua Tahun Pandemi Ribuan Warga Cipayung Tumpah Ruah Rayakan HUT RI



BIN | Kabupaten Bekasi – Dua tahun lamanya wabah covid melanda dan sudah mulai reda membuat ribuan warga yang berada di desa Cipayung kecamatan Cikarang timur kabupaten Bekasi Jawa barat, tumpah ruah untuk mengikuti karnaval dalam perayaan hari kemerdekaan RI yang ke 77 tahun(Rabu/ 17/08).

Dengan mengambil tema sesuai tema HUT kemerdekaan RI yang ke 77 tahun ” lebih cepat bangkit dan kuat,ribuan warga terlebih dahulu melakukan apel hari kemerdekaan yang bertempat di kantor halaman desa cipayung.

Di komandoi kepala desa Cipayung haji Azam yang bertindak sebagai komandan upacara,apel perayaan HUT RI ke 77 tahun nampak berjalan dengan suasana penuh khitmat.

Suasana bahagia nampak di wajah baik pelajar maupun warga yang mengikuti apel hari kemerdekaan tersebut, usai melakukan apel spontan ribuan warga langsung turun kerjakan untuk melakukan karnaval dengan mengelilingi kampung untuk kemudian kembali ke kantor Desa Cipayung.

Nampak dalam karnaval tersebut ribuan warga dengan menggunakan berbagai pakaian adat bahkan ada yang menggunakan seragam TNI maupun polri, tidak hanya itu warga juga membawa dan mengangkat dongdang berisikan makanan dan hasil bumi yang nantinya akan di nikmati warga bersama sama di kantor desa.

“sungguh saya sangat terharu dengan suasana hari kemerdekaan RI yang ke 77 di desa Cipayung karena melihat ribuan warga dengan bangga dan penuh rasa nasionalisme merayakan hari kemerdekaan RI” ucap Rike(21) mahasiswa yang sedang melakukan kuliah kerja nyata di tempat tersebut.

“baru seumur hidup saya melihat perayaan kemerdekaan RI layaknya pesta rakyat yang memang di nikmati oleh rakyat” tambah Rike

Sementara itu Kepala desa Cipayung haji Azan mengaku maraknya perayaan hari kemerdekaan RI yang ke 77 tahun yang di lakukan ribuan warga karena memang selama dua tahun lamanya kondisi Indonesia terkena wabah covid 19.

“Di momentum hari kemerdekaan RI yang ke 77 tahun ini,saya sebagai kepala desa Cipayung sangat mengapresiasi dengan warga yang sangat antusias merayakan hari kemerdekaan RI” ucap Azan.

“kami berharap kedepannya perayaan hari kemerdekaan RI dapat kembali di lakukan dengan meriah,namun kami juga selalu menghimbau kepada warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan” tandes Azan.

Ketua PKC PMII JABAR Apresiasi Langkah Tegas Kapolri

BIN – Sejak peristiwa dugaan tindak pidana pembunuhan yang melibatkan mantan Kepala Devisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Pol Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir Yosua, banyak pihak yang menyoroti peristiwa tersebut.

April mengatakan Polri adalah institusi yang harus selalu memelihara keamanan, ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan Undang Undang Nomor 22 tahun 2002 tentang Negara Republik Indonesia.

Kami mendukung kebijakan Kapolri Bapak Listyo Sigit Prabowo untuk menyelesaikan permasalahan pembunuhan Brigadir J, diantaranya membubarkan Satuan Gugus Tugas Khusus (Satgasus) Merah Putih yang di duga melenceng menjadi kekuatan elit tersendiri di internal Polri.

Kemudian membentuk Tim Khusus, dengan melibatkan pihak Internal serta Eksternal untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Itu membuktikan Kapolri telah menerapkan prinsip terbuka dan transparan demi terwujudnya kebenaran hukum yang adil dan bijaksana,” ucapnya.

Selanjutnya, menambahkan.
“Ini menjadi evalusai di tubuh internal Polri untuk menertibkan internal Polri dalam rangka mewujudkan Polri yang PRESISI sampai ketingkat bawah, khususnya Polda Jawa Barat kedepan, jangan sampai ada tindakan demikian terulang kembali di wilayah hukum Polda Jawa Barat Ungkapnya.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi Mitra kritis Polri demi terwujudnya institusi Polri yang jauh lebih baik lagi, serta tetap tenang tidak terprofokasi dan sama-sama mengawal kasus tersebut sampai tuntas.(Red)

Warga Villa Permata Sindangmulya Laksanakan Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 77

BIN | Bekasi – Upacara bendera tidak selalu diadakan di lingkungan Pemerintahan atau Sekolahan. Memeriahkan hari jadi Republik Indonesia ke 77, Ratusan warga kompleks perumahan Villa Permata Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi dari berbagai usia mengadakan upacara bendera peringati hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77 dilapangan terdekat lingkungan mereka. Rabu,(17/8/2022) pukul 07.30 sampai dengan selesai.



Para peserta upacara sendiri beragam, mulai dari anak-anak sampai kakek-kakek. Bahkan para ibu-ibu tidak mau ketinggalan mengikuti pelaksanaan upacara.

Bertindak sebagai inspektur upacara Ketua RT 02 RW 11 Jaiz Susilo. Sedangkan pemimpin upacara di pegang oleh Satrio Suryo Wibowo Ketua Karang Taruna Perumahan Villa Permata.

Menariknya,upacara bendera ini setiap kelompok peserta dibebaskan dengan menggunakan berbagai kostum bertemakan kemerdekaan. Ada yang memakai kostum adat dan pejuang.



Konsep protokoler upacara ini persis mengadopsi upacara bendera pada umumnya, yang membedakan adalah kemeriahan kostum peserta dan adanya humor gelak tawa yang mencairkan suasana.

Jaiz Susilo, selaku ketua RT 02 menceritakan bahwa kegiatan upacara dan pawai keliling komplek perumahan dilingkungannya,adalah bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,setelah 2 tahun pandemi warga bisa beraktivitas normal dan makin banyak antusias warga yang mengikuti upacara.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77,ini adalah momentum dimana kita bisa mensyukuri nikmat kemerdekaan Republik Indonesia, nikmat dimana kita telah melewati ujian saat pandemi Covid 19 kemarin,” ucap Jaiz.

Jaiz mengatakan, walaupun cuaca terik tapi para warga tetap semangat. Kegiatan ini dilakukan warga untuk menunjukkan rasa cinta tanah air.

“Walaupun agak sedikit terik, tapi tidak menyurutkan semangat warga, karena ini adalah bagian dari implementasi kami dalam mencintai tanah air disamping kita harus berkarya dan memberikan manfaat untuk orang lain.” tutup Jaiz. (Wati)

Penghargaan IRRI Bukti Lumbung Beras Indonesia Aman

BIN | Jakarta – Penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI) menjadi bukti bahwa program Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pertanian, berhasil menciptakan ketahanan pangan nasional. Salah satunya dibuktikan dengan ketahanan lumbung beras sehingga tiga tahun tanpa impor beras umum.

“Dengan prestasi ini (penghargaan IRRI), artinya produksi beras nasional meningkat dan memiliki cadangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pemerintah seperti operasi pasar, tanggap darurat, bencana dan kebutuhan pemerintah lainnya,” kata Direktur Supply Chain & Pelayanan Publik Perum Bulog M. Suyanto ketika dihubungi, Selasa (16/8).

IRRI menyerahkan penghargaan Sistem Pertanian-Pangan Tangguh dan Swasembada Beras Tahun 2019-2021 melalui Penggunaan Teknologi Inovasi Padi kepada Pemerintah Indonesia. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal IRRI Jean Balie kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Minggu (14/8).

Seiring capaian swasembada itu, dalam tiga tahun terakhir pemerintah tidak impor beras umum. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 Maret, total luas panen di 2021 mencapai 10,41 juta hektare dan total produksi padi di tahun yang sama mencapai 54,42 juta ton gabah kering giling (GKG).

Tidak hanya itu, rata-rata produktivitas padi di Indonesia juga mengalami perbaikan. Produktivitas padi meningkat dari 5,13 ton per hektare di 2020 menjadi 5,23 ton per hektare di 2021.

Swasembada beras ini memudahkan Bulog dalam menjalankan tugas-tugas pemerintah, terutama dalam mengelola cadangan beras nasional. Dengan cadangan beras pemerintah itu pula Bulog bertanggung jawab untuk menjaga harga beras di pasar stabil.

“Pada saat panen, Bulog membeli gabah dari petani dan disimpan sebagai cadangan. Dan pada saat tidak panen, stok beras tersebut disalurkan untuk stabilisasi harga di tingkat konsumen,” kata Suyamto.

Agar prestasi Indonesia tersebut bisa dipertahankan dalam jangka panjang, kata Suyamto, Pemerintah harus terus menggenjot produksi beras, baik lewat intensifikasi maupun ekstensifikasi.

“Perlu dilakukan diversifikasi pangan untuk mengurangi konsumsi beras. Indonesia kaya sumber karbohidrat selain beras, seperti jagung, sorgum, singkong dan pangan pokok lainnya,” kata Suyamto.(Red)

Keterlibatan Swasta dan BUMN Bisa Kuatkan Ketahanan Pangan Indonesia

BIN | Jakarta – Peningkatan produksi pangan lokal dan substitusi komoditi pangan impor yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dinilai positif. Dipadu dengan langkah lain, cara itu berbuah ketahanan pangan yang tangguh selama pandemi Covid-19.

Mencapai dan mempertahankan prestasi ini tentu tidak mudah. “Dalam jangka pendek, saya lebih mendorong peran BUMN dan swasta yang punya HGU (Hak Guna Usaha) ditugasi (memproduksi pangan),” kata Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Sutarto Alimoeso ketika dihubungi, Minggu (14/8).

Alasannya, BUMN dan swasta yang punya HGU itu juga ada program replanting. Penanaman kembali ini bisa diselingi dengan tanaman pangan, seperti jagung, kedelai, dan sorgum.

Mantan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian ini menekankan, dengan menggandeng pihak swasta dan BUMN pemerintah tidak lagi hanya mengandalkan petani dalam ketersediaan pangan.

“Beri tugas BUMN dan swasta yang memiliki HGU lahan ratusan ribu, bahkan jutaan hektare (untuk memproduksi pangan),” kata Sutarto.

Diberitakan sebelumnya, International Rice Research Institute (IRRI) menyerahkan penghargaan Sistem Pertanian-Pangan Tangguh dan Swasembada Beras Tahun 2019-2021 melalui Penggunaan Teknologi Inovasi Padi kepada Pemerintah Indonesia. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal IRRI Jean Balie kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Minggu (14/8).

Rektor IPB University yang hadir dalam penyerahan penghargaan itu mengatakan, keberhasilan Indonesia ini dapat dicapai karena tiga hal. Yaitu intensifikasi, ekstensifikasi, dan program diversifikasi serta pengembangan varietas unggulan.

Sutarto Alimoeso menilai, upaya yang dilakukan Kementan dengan meningkatkan produksi pangan lokal untuk mensubstitusi komoditi pangan impor dan melakukan ekstensifikasi lahan melalui program food estate atau lumbung pangan adalah adalah hal positif.

“Menurut saya kedua program tersebut bagus, dengan catatan tepat tempat dan tepat teknologi, serta tepat pasar. Dampaknya atau hasilnya relatif terasa dalam jangka menengah-panjang,” kata dia.

Food Estate merupakan program pemerintah, salah satunya lewat Kementan, untuk memperluas lahan pertanian agar ketahanan pangan Indonesia semakin kuat. Food estate mengambil lokasi di dua provinsi Indonesia, yakni Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah.

Sementara untuk mengurangi ketergantungan pada beberapa komoditi pangan impor, seperti kedelai dan gandum, Kementan tengah menggalakkan peningkatan produksi pangan lokal agar dapat mensubstitusi komoditi tersebut.(Red)

Keterlibatan Swasta dan BUMN Bisa Kuatkan Ketahanan Pangan Indonesia



BIN | Jakarta, 15 Agustus – Peningkatan produksi pangan lokal dan substitusi komoditi pangan impor yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dinilai positif. Dipadu dengan langkah lain, cara itu berbuah ketahanan pangan yang tangguh selama pandemi Covid-19.

Mencapai dan mempertahankan prestasi ini tentu tidak mudah. “Dalam jangka pendek, saya lebih mendorong peran BUMN dan swasta yang punya HGU (Hak Guna Usaha) ditugasi (memproduksi pangan),” kata Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Sutarto Alimoeso ketika dihubungi, Minggu (14/8).

Alasannya, BUMN dan swasta yang punya HGU itu juga ada program replanting. Penanaman kembali ini bisa diselingi dengan tanaman pangan, seperti jagung, kedelai, dan sorgum.

Mantan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian ini menekankan, dengan menggandeng pihak swasta dan BUMN pemerintah tidak lagi hanya mengandalkan petani dalam ketersediaan pangan.

“Beri tugas BUMN dan swasta yang memiliki HGU lahan ratusan ribu, bahkan jutaan hektare (untuk memproduksi pangan),” kata Sutarto.

Diberitakan sebelumnya, International Rice Research Institute (IRRI) menyerahkan penghargaan Sistem Pertanian-Pangan Tangguh dan Swasembada Beras Tahun 2019-2021 melalui Penggunaan Teknologi Inovasi Padi kepada Pemerintah Indonesia. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal IRRI Jean Balie kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Minggu (14/8).

Rektor IPB University yang hadir dalam penyerahan penghargaan itu mengatakan, keberhasilan Indonesia ini dapat dicapai karena tiga hal. Yaitu intensifikasi, ekstensifikasi, dan program diversifikasi serta pengembangan varietas unggulan.

Sutarto Alimoeso menilai, upaya yang dilakukan Kementan dengan meningkatkan produksi pangan lokal untuk mensubstitusi komoditi pangan impor dan melakukan ekstensifikasi lahan melalui program food estate atau lumbung pangan adalah adalah hal positif.

“Menurut saya kedua program tersebut bagus, dengan catatan tepat tempat dan tepat teknologi, serta tepat pasar. Dampaknya atau hasilnya relatif terasa dalam jangka menengah-panjang,” kata dia.

Food Estate merupakan program pemerintah, salah satunya lewat Kementan, untuk memperluas lahan pertanian agar ketahanan pangan Indonesia semakin kuat. Food estate mengambil lokasi di dua provinsi Indonesia, yakni Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah.

Sementara untuk mengurangi ketergantungan pada beberapa komoditi pangan impor, seperti kedelai dan gandum, Kementan tengah menggalakkan peningkatan produksi pangan lokal agar dapat mensubstitusi komoditi tersebut.

PJ Bupati Bekasi Bersama Forkopimda Ziarah Makam Pahlawan KH. Noer Ali

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan bersama unsur Forkopimda melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional KH. Noer Ali di Komplek Pondok Pesantren At-Taqwa Putri, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (16/08/2022).

Sebelum melakukan ziarah dan tabur bunga, PJ Bupati Bekasi bersama Forkopimda melakukan Zikir Bersama di Masjid Al-Baqiyatussholihat yang ada di Komplek Ponpes At-Taqwa Putri.

Dani Ramdan mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi yang ke-72 sekaligus HUT Kemerdekaan RI yang ke-77.

Dani menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus sebagai pengingat akan jasa para pahlawan yang telah gugur membela dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan untuk mengingatkan kita akan perjuangan dan pengorbanan para pendahulu kita, dalam merebut kemerdekaan dan membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, juga sejarah berdirinya Kabupaten Bekasi,” ungkap Dani.

Dani Ramdan mengingatkan para generasi muda di Kabupaten Bekasi agar tidak melupakan sejarah dan menghormati para pahlawan yang telah berjasa untuk bangsa dan negara.

“Dengan rutin berziarah ke makam pahlawan dan membaca sekaligus menggali sejarah para pahlawan nasional, kita bisa memetik pelajaran dan hikmah dari perjuangan mereka,” tambahnya.

Sementara itu perwakilan keluarga besar KH. Noer Ali, Ustad Irfan Mas’ud menyampaikan, di hari jadi Kabupaten Bekasi ke-72 tahun ini, pihaknya berharap Kabupaten Bekasi bisa lebih maju dalam segala aspek.

“Saya berharap kedepannya Kabupaten Bekasi bisa lebih maju, baik dalam segi perekonomian, pendidikan dan industri,” ujarnya.

Irfan Mas’ud menambahkan, meskipun Kabupaten Bekasi memiliki berbagai suku dan agama yang berbeda, tapi perbedaan tersebut tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama membangun dan memajukan Kabupaten Bekasi.(Red)