24.6 C
New York
Saturday, June 27, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 136

Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan Raih Penghargaan Sebagai Tokoh Literasi Digital Daerah Tahun 2022

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan meraih penghargaan sebagai Tokoh Literasi Digital Daerah Tahun 2022 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Penghargaan tersebut diberikan pada ajang Literasi Digital Award, Festival Literasi Digital Jawa Barat (Viral Jabar) tahun 2022 yang digelar di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Sabtu (8/10/2022).

Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang hadir langsung menerima penghargaan tersebut menyampaikan apresiasinya atas kinerja pengelola media sosial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Dani Ramdan meminta, agar para pengelola medsos Pemkab Bekasi dapat merumuskan strategi untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih.

“Ini semua berawal dari keinganan kita memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Layanan informasi, kemudian juga respon dari media sosial. Ternyata, kita diganjar oleh Pemerintah Provinsi (Jabar) dengan penghargaan-penghargaan ini,” kata Dani Ramdan.

Untuk memotivasi masyarakat menggunakan teknologi digital, Pj Bupati Bekasi mengatakan, akan membuat penghargaan serupa untuk level Kabupaten Bekasi. Hal itu diharapkan agar penggunaan teknologi digital dapat dilakukan secara sehat dan bermanfaat untuk masyarakat luas.

“Saya akan coba menggairahkan masyarakat menggunakan teknologi digital. Membuat award untuk Kepala Desa, RW, RT, masyarakat umum dan juga komunitas. Agar dapat menggunakan teknologi digital ini secara sehat yang dapat bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

Pada Festival Literasi Digital Jawa Barat 2022, prestasi membanggakan juga diraih oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Bekasi yang mendapat penghargaan Humas Jabar Award 2022 sebagai Terbaik I Pengelolaan Media Sosial Pemerintah Kategori Kabupaten.

Tak hanya itu, Kabupaten Bekasi juga meraih penghargaan Terbaik III Pengelolaan Media Sosial kategori Kecamatan yang diraih Kecamatan Tambun Selatan dan Terbaik I kategori Kelurahan yang diraih Kelurahan Bahagia Kecamatan Babelan.

Untuk perlombaan Jabar Inframe (Japrem) yang diselenggarakan Biro Adpim Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Wahyudin Pelaksana Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan berhasil meraih Juara II Lomba Foto.(Red)

Didatangi Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Kholik, Kini Ibu Banih Dapat Tersenyum

BIN | Kabupaten Bekasi – Sumringah Ibu Banih, orang tua dar Firman (15) seorang yatim Warga Kampung Sambo, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi saat didatangi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, BN Kholik, Sabtu (8/10/22).

Kedatangan Kholik melihat bangunan rumah Banih yang baru rampung 65 persen tersebut, memenuhi atas undangan Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) Bekasi Raya.

Tak ada hal khusus dari kedatangan Kholik. Dalam obrolan santai antara jajaran MOI dengannya, hanya berbicara seputar Kabupaten Bekasi yang ringan-ringan saja.

“Alhamdulillah saya telah sampai di sini, di bakal rumah Ibu Banih. Kedatangan saya, mudah-mudahan menjadi ajakan untuk teman-teman dewan dari Fraksi Gerindra Kabupaten Bekasi untuk peduli sesama,” ujar Kholik.

Dan dalam obrolan santai dan singkat itu, Kholik sempat mengatakan bahwa dirinya tidak bisa membantu lebih banyak. Dirinya hanya menunjukkan eksistensinya sebagai wakil rakyat.

Sementara, Ketua MOI Bekasi Raya Misra.SM mengatakan, sebagai wakil rakyat sudah sepatutnya peduli sama rakyatnya.

Kata Ia, BN Kholik menunjukan contoh kepeduliannya terhadap Ibu Banih yang selayaknya menjadi perhatian bagi pemerintah untuk mewujudkan keinginannya yakni memiliki rumah yang layak.

“Apa yang dilakukan Bg.H Kholik sudah seharusnya dilakukan oleh wakil rakyat lainya juga, Ibu Banih ini warga yang memang layak mendapatkan bantuan bedah rumah. Semoga saja contoh yang dilakukan BG. H Kholik dapat menjadi amal kebaikan dan m enjadi contoh untuk dewan yang lainya,”pungkasnya. (Red)

Pemerintah Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Koordinasi Data Kemiskinan Pada Dinas Sosial

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar Rapat Koordinasi Data Kemiskinan pada Dinas Sosial Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2022, di Prime Plaza Hotel, Purwakarta, pada Jumat (7/10). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka integrasi data urusan sosial dan keterpaduan program kemiskinan di Kabupaten Bekasi.

Disampaikan secara virtual, Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan berharap data penduduk miskin di Kabupaten Bekasi dapat segera terintegrasi agar pelaksanaan program pengentasan kemiskinan yang dimiliki dapat tepat sasaran.

Pada perencanaan APBD Tahun Anggaran 2023, Pj Bupati Bekasi telah menugaskan Dinas Sosial untuk menyusun data tersebut berdasarkan nama dan alamat.

Sehingga dapat menjadi acuan bagi seluruh Perangkat Daerah terkait, dalam menjalankan program upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bekasi.

“Dalam perencanaan anggaran tahun 2023, saya sudah tugaskan Dinas Sosial untuk susun data miskin ekstrem tersebut yang nantinya menjadi acuan bagi seluruh dinas dan instansi terkait dalam melaksanakan programnya,” tambahnya.

Menurutnya, selama ini program penuntasan kemiskinan ekstrem yang dijalankan oleh Perangkat Daerah di Pemkab Bekasi telah banyak dilaksanakan.

Namun, karena data sasaran belum terintegrasi, maka data kemiskinan ekstrem tidak mengalami perubahan signifikan, bahkan cenderung terus bertambah.

“Tiap dinas dan instansi memiliki data masing-masing. Semua mengambil upaya pemberantasan kemiskinan ekstrem, tapi sasarannya berbeda-beda. Kita sudah berbuat banyak tapi data kemiskinan terus bertambah,” tuturnya.

Ia juga berharap dengan diadakannya rapat ini, pada tahun 2023 nanti seluruh program penuntasan kemiskinan ekstrem di berbagai sektor dapat lebih tajam, cermat, dan memiliki intervensi yang jelas pada data sasaran yang sama.

“Mudah-mudahan melalui rapat koordinasi ini, kondisi tersebut bisa diakhiri dan tahun 2023 nanti intervensi kita bisa lebih tajam dan cermat,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menjelaskan, rakor tersebut bertujuan untuk mencapai integrasi data urusan sosial dan keterpaduan berbagai program kemiskinan di Kabupaten Bekasi, sebagai fungsi dari Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah.

“Sebagai bagian dari fungsi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah, tujuan utamanya agar adanya integrasi data urusan sosial dan keterpaduan berbagai program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bekasi,” jelasnya.(Red)

Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Percepat Pengembangan Wisata Industri Sebagai Destinasi wisata Unggulan

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi akan mempercepat pengembangan Wisata Industri sebagai destinasi wisata unggulan untuk masyarakat lokal dan luar daerah.

Analis Kebijakan Bidang SDM pada Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Waryanto mengemukakan, arah pengembangan wisata industri nantinya dapat bermanfaat untuk warga desa di sekitar kawasan industri. Mereka bisa ikut menampilkan kreatifitas seni khas Kabupaten Bekasi maupun produk hand made ekonomi kreatif warga sekitar.

“Kita membangun strategi konsep wisata Industri, melalui kerjasama dan pendekatan dengan perusahaan dan semua pihak.

Tidak kalah penting keterlibatan masyarakat sekitar industri, pelaku ekonomi kreatif dalam menyambut berjalannya wisata Industri,” terang Waryanto usai Rapat Kerja pengembangan dan percepatan pelaksanaan wisata Industri, di Kantor Dinas Pariwisata, Komplek Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, pada Jumat (07/10/2022)

Wisata Industri, jelas Waryanto, akan menyasar kepada para pelajar, mahasiswa, peneliti, komunitas, dan masyarakat umum, bahkan wisatawan dari luar daerah.

“Tentu saja kita mengajak masyarakat untuk sama-sama mempromosikan wisata Industri yang sedang kita giatkan. Nanti masyarakat sekitar juga bisa berjualan, kuliner dan oleh-oleh sebagai penghasilan rutin mereka, atau membuat atraksi kearifan lokal, ini bisa didorong juga oleh pemerintah desa sekitar sebagai sumber penghasilan,” lanjutnya.

Waryanto menuturkan, di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Pariwisata, Iyan Priyatna, wisata Industri akan difokuskan karena memang Industri adalah potensi unggulan yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Sejalan dengan itu Pak Pj Bupati Dani Ramdan berpesan agar wisata Industri segera dijalankan, mengingat banyaknya peminat wisatawan yang akan berkunjung ke wisata Industri ini,” tegasnya.

Pihak Industri juga akan mendapat apresiasi atau reward bagi yang ikut mengembangkan wisata ini, seperti diberikan kesempatan mendapatkan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi Tour Guide.

“Beberapa karyawan yang menjadi tour guide disertifikasi profesi dan kita fasilitasi oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi,” terangnya.(Red)

Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi Dari Pemprov Jabar Sebagai Daerah Yang Mengalokasikan Dana Perlinsos Terbesar

BIN | Kabupaten Bekasi – Kabupaten Bekasi mendapat apresiasi dari Pemprov Jawa Barat sebagai daerah yang mengalokasikan dana pelindungan sosial (perlinsos) terbesar dalam menghadapi dampak kenaikan BBM dan pengendalian inflasi.

“Dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, dana perlinsos kita terbesar, yakni mencapai Rp 18 miliar. Kalau daerah lain rata-rata di bawah kita, bahkan ada yang di bawah Rp 10 miliar,” kata Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, usai mengikuti Rapat Koordinasi Tim Pengandalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Barat secara virtual di Ruang Command Center Gedung Diskominfosantik, Cikarang Pusat, Kamis (6/10/2022).

Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa, Yuke Mauliani Septina itu dihadiri oleh Bupati dan Walikota se-Jawa Barat.

Dani Ramdan menyampaikan, anggaran perlinsos sebesar Rp 18 miliar itu akan dialokasikan untuk 11 program kegiatan.

“Masing-masing kegiatan itu harus ada juklak juknisnya (Perbup), dan juga Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) itu juga harus diselesaikan dalam dua minggu ke depan,” terangnya.

Selain itu, lanjut Dani, sosialisasi akan diintensifkan supaya masyarakat tahu, maksud dan tujuan program ini dan siapa saja sasarannya, supaya masyarakat bisa ikut mengawasi.

Dani Ramdan berharap TPID menjadi pengarah terhadap dinas-dinas yang melaksanakan program perlindungan sosial untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.

Ia juga sudah menugaskan Asda 2 sebagai komandan lapangan dalam penanggulangan inflasi, dengan target, minggu pertama penyelesaian juklak-juknis, minggu kedua CPCL, minggu ketiga sosialisasi, minggu keempat implementasi dan monitoring dan evaluasi (monev).

“Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik dan tepat sasaran, jadi selain kita juara dari besaran alokasi, juga juara dari sisi implementasi,” tandasnya.(Red)

Peduli UMKM, PORKOPUM Kabupaten Bekasi Gelar Aksi di PT Hankook





BIN | Kabupaten Bekasi – Perkumpulan Ormas Peduli UMKM (PORKOPUM) Kabupaten Bekasi yang terdiri dari Ormas Pemuda Pancasila, GMPI dan Cakra Bekasi gelar aksi damai didepan PT Hankook Tire Indonesia, Jl. Kenari, Kawasan Delta Silicon 2, Kecamatan Cikarang Selatan, Kamis (6/10/2022).

Sekretaris Koti Mahatidana MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi Moral mengatakan, aksi damai ini merupakan aksi atas nama warga masyarakat Kabupaten Bekasi, yang meminta hak nya agar bisa berkerjasama dengan pengusaha lokal bukan dengan asing.

“Kami mengatasnamakan warga Kabupaten Bekasi menurut PT. Hankook untuk bisa berkerjasama dengan pengusaha-pengusaha lokal, jangan berkerjasama dengan pengusaha asing karena itu sudah diatur dalam Undang-undang ketenagakerjaan,” tegas Moral.

Moral yang juga Ketua Koordinator Aksi dari Pemuda Pancasila menjelaskan, jumlah massa yang ikut dalam aksi damai ini sesuai yang dilaporkan ke Pihak Kepolisian, Polres Metro Bekasi sebanyak 3333 orang. Untuk Pemuda Pancasila sendiri sebanyak kurang lebih 2000 kader.

“Kita menyampaikan aksi ke Polres Metro Bekasi sebanyak 3333 massa, yang dari Pemuda Pancasila sendiri ada sekitar 2000 sisanya dari GMPI dan Cakra Bekasi,” terang dia.

“Sesuai instruksi dan himbauan dari orang tua kami yaitu Ketua MPC PP Kabupaten Bekasi H. Apuk Idris, aksi ini harus benar-benar damai dan kita juga sangat menghargai aparat-aparat yang bertugas untuk menjaga keamanan agar tetap kondusif, tinggal niat baik dari PT. Hankook nya saja,” sambungnya.

Moral mengaku, bahwa aksi ini akan turun sampai aspirasi bisa di terima pihak PT Hankook, sampai kapan pun, karena aksi ini bukan pasukan yang dibayar. Aksi ini murni hanya menyampaikan dan menuntut hak sebagai warga Kabupaten Bekasi.

“Pesan saya sebagai Ketua koordinator aksi di lapangan untuk Pemuda Pancasila menghimbau kepada para kader Pemuda Pancasila dan lainnya yang turun dalam aksi menuntut hak Masyarakat Kabupaten Bekasi, jangan membuat aksi anarkistis atau hal-hal yang tidak diinginkan dan merugikan lingkungan lokasi sekitar,” tandasnya. (Red)

CV Eco Produk Indonesia Berikan Bantuan CSR di Hari Ulang Tahun TNI ke-77 Tahun

BIN | Bogor – Sebagai perusahaan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, CV Eco Produk Indonesia selalu berupaya untuk menerapkan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan dan kemajuan perseroan.

Yon Pomad Jonggol dan Koramil 0621-06/Cilengsi menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa empat unit motor Honda CB 150 Virza untuk kendaraan operasional dari CV Eco Produk Indonesia. Penyerahan diserahkan langsung pemilik perusahaan sekaligus Direktur CV Eco Produk Indonesia , Erwan Bambang , yang didampingi Legal Corporate Ari Indra David,SH., MH kepada Danyon Pomad Jonggol Letkol Cpm Bram Vidya Krisnayana yang didampingi Danramil 0621-06/Cilengsi Mayor Inf Khusnun Anwar.
Kegiatan berlangsung di halaman CV Eco Produk Indonesia,Jalan Swadarma RT 02/01, Desa Situsari, Kecamatan Cilengsi, Kabupaten Bogor, Kamis (06/10/2022), pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.



“Kami meyakini pentingnya pelaksanaan CSR sebagai bagian dari kelangsungan Perseroan, juga kepentingan masyarakat, kami juga berkomitmen penuh untuk turut menciptakan iklim usaha yang kondusif, dengan terus memperhatikan masyarakat sekitar dan membentuk kemitraan bersama TNI, Kami bertekad untuk menerapkan prinsip triple bottom line (TBL) yang menegaskan kesuksesan dinilai dari keseimbangan pada tiga aspek yaitu ekonomi, lingkungan dan sosial,” ujar Erwan kepada media Beksi Indonesia News..

“Saya mewakili CV Eco Produk Indonesia mengucapkan selamat ulang tahun TNI ke-77 tahun, semoga semakin jaya TNI dan saya berharap bantuan CSR ini dapat bermanfaat untuk operasional TNI khususnya di Yon Pomad Jonggol dan Koramil Cilengsi, mudah-mudahan kemitraan ini lebih erat dan dapat memberikan manfaat untuk semuanya,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Danyon Pomad Jonggol, Letkol Cpm Bram Vidya Krisnayana, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak CV Eco Produk Indonesia yang telah membantu memberikan kendaraan roda dua untuk kendaraan operasional melalui bantuan CSR tersebut.



“Terimakasih atas bantuannya dan ini sangat mendukung kami untuk operasional di Batalyon dan ini sangat bermanfaat bagi anggota kami agar menambah motivasi,dedikasi dan kinerja anggota,” ujar Danyon Pomad.

Danyon Pomad Jonggol, Letkol Cpm Bram Vidya Krisnayana juga menyampaikan ucapan terima kasih dari kesatuan Korps Batalion Pomad kepada CV Eco Produk Indonesia. Letkol Cpm Bram Vidya Krisnayana berharap kerjasama kedepannya lebih baik lagi.

“Kami berharap, ini adalah awal kerjasama yang baik dan akan terjalin lebih baik lagi kedepannya.” pungkas Danyon Pomad Jonggol, Letkol Cpm Bram Vidya Krisnayana. (Wati)

Pemkab Bekasi Bentuk Team Untuk Tindak THM Yang Bandel



BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi serius dan tidak main – main menindak tegas terhadap pelaku usaha yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan.

Saat ini Pemkab Bekasi sedang dibentuk Team Terpadu untuk menindak Tempat Hiburan Malam (THM) yang masih membandel beroperasi meskipun dilarang Perda tersebut.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Bekasi Deni Mulyadi kepada awak media menegaskan, bahwa hari ini pihaknya mengundang Forkopimda Kabupaten Bekasi untuk membentuk Teem Terpadu.

Diantaranya, Kejari Kabupaten Bekasi, Polrestro Bekasi, Dandim 0509, Dinas Pariwisata, Dinas PMPTSP dan Dinas Tenaga Kerja serta Bagian Hukum Setda Kabupaten Bekasi. Team Terpadu ini dibentuk untuk menindak tegas bagi palaku usaha yang terbukti melanggar pasal 47 ayat 1 Perda nomor 3 tahun 2016 jelas melarang THM yang meliputi Karaoke, live musik dan sejenis lainnya.

“Hasilnya, kita akan bentuk tim terpadu untuk menegakkan perda 3 yang melibatkan semua instansi terkait,”Kata Plt Kasatpol PP Kabupaten Bekasi Deni Mulyadi, Kamis (06/10/22).

Tindakan tegas Pemerintah Kabupaten Bekasi mendapatkan dukungan dari DPRD Kabupaten Bekasi.

Seperti dikatakan anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PKS Saiful Islam. Ia mengatakan, sejatinya Perda dibentuk untuk membentuk masyarakat yang teratur, hukum dijadikan sarana untuk mencapai terwujudnya keadilan sosial.

“Ya itu bagus, artinya ketika kita buat perda itu harus diterapkan,”tukasnya.

Ia juga mengapresiasi ketegasan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam penegakkan Perda. Sejauh itu tidak taat lanjut ia, terhadap apa yang sudah menjadi prodak hukum wajib ditindak. Kendati begitu, penindakan Perda menjadi ranahnya eksekutif.

“Yang menegakkan Perda adalah eksekutif,”pungkasnya.(Red)

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Menghadiri Langsung Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD)

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri langsung penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) kepada 133 yayasan yang telah diverifikasi dan layak secara legal formal untuk mendapatkan hibah tahun anggaran 2022.

Pemberian hibah dari Pemkab Bekasi ini sebagai bentuk apresiasi Pemkab Bekasi kepada pengelola yayasan yang telah membantu tugas pemerintah dalam kegiatan sosial, pendidikan, maupun keagamaan di masyarakat.

“Hibah ini sebagai bentuk apresiasi karena telah menjalankan sebagian dari tugas-tugas pemerintah di bidang sosial, keagamaan, di bidang pendidikan. Meskipun memang undang-undang mengamanatkan tugas pendidikan, kesehatan, sosial, keagamaan itu dalam tanggung jawab bersama,” ujar Dani Ramdan pada kegiatan penandatanganan itu yang diselenggarakan di lantai 4 ruang KH. Noer Alie, Gedung Bupati Bekasi, Komplek Pemkab, Cikarang Pusat, pada Kamis (06/10).

Dani menjelaskan Pemkab telah melakukan seleksi dalam pemberian hibah sesuai dengan aturan yang berlaku. Seleksi ini dilakukan tim khusus yang profesional memeriksa pemberkasan dari rangkaian awal sampai dengan pelaporan penggunaannya.

Diharapkan para pengelola yayasan agar dana hibah yang telah disalurkan ini dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik. “Agar ini semua sesuai dengan tujuan yaitu mendukung pembangunan pemberdayaan masyarakat, dan legalitasnya baik dari sisi kami pemerintah, maupun bapak ibu,” tambahnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (ASDA I) Sri Enny Mainiarti menyampaikan proses hibah yang diajukan ini merupakan hasil seleksi proposal yang diajukan dari pengelola yayasan di tahun 2021 sebanyak 145 pengajuan.

“Setelah melakukan uji dan ditelaah maka diperoleh 134 yang lolos administrasi berdasarkan survei yang dilakukan Tim profesional,” ungkapnya.

Namun dalam prosesnya 1 yayasan tidak melengkapi pemberkasan selanjutnya, sehingga dihasilkan 133 yayasan yang sah menerima bantuan.

Kegiatan penandatanganan NPHD ini juga dihadiri langsung Asisten Daerah I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, dr. Sri Enny Mainiarti, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Hudaya, dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Bennie Yulianto Iskandar.(Red)

Kejagung Diminta Bongkar Kasus Impor Besi dan Baja



BIN | Jakarta – Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PB KAMI), Rabu (5/10/2022), berdiri di depan gerbang Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan.

Dalam aksinya tersebut, ratusan anggota PB KAMI membongkar kasus impor besi atau baja pada jajaran petinggi di Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementrian Perdagangan (Kemendag).

“KAMI mendukung Kepala Kejaksaan Agung dalam penegakkan hukum. Berani tegakkan hukum ke atas jangan kebawah,” kata Ketua Umum PB KAMI, Sultoni, dalam orasinya darinatas mobil komando.

Diapun mempertanyakan slogan Kepala Kejagung yang menyebutkan, Tajam Keatas dan humanis kebawah. Sultoni juga merasa ada kejanggalan antara Jampidsus dengan Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Veri Anggrijono.

“Ada hubungan apa Veri Anggrijono dengan Jampidsus. Bukankah bapak Jaksa Agung Burhanuddin selalu mengatakan Kejaksaan dalam menangani perkara akan tajam ke atas, humanis ke bawah. Lalu mana buktinya ?? Ayo pak Jaksa Agung buktikan di kasus impor besi atau baja ini. Buktikan dengan menetapkan Veri Anggijono sebagai tersangka,” katanya dalam press rilis yang diterima awak media.

Dalam rilisnya PB KAMI menyatakan Veri yang menandatangani izin impor besi atau baja pada tujuh perusahaan importir (PT BES, PT ISBS, PT PAS, PT PMJ, PT JAK, dan PT GAJ). Yang akhirnya bermasalah secara hukum. Surat perjanjian impor besi atau baja ditandatangani Veri Anggrijono antara lain pada 13 April 2017 (kepada PT DSS), dst.

“Pada 24 Februari 2022, Veri telah dipanggil resmi jaksa penyidik untuk diperiksa pada Selasa 1 Maret 2022 di Lantai 3 kamar no 1 Gedung Bundar Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung. Surat panggilan pemeriksaan ditandatangani Direktur Penyidikan (Dirdik), Supardi, yang kini menjabat Kajati Kepualauan Riau,” katanya. “Kekebalan hukum terhadap Veri jelas melukai hati nurani rakyat Indonesia yang mendambakan asa persamaan dihadapan hukum,” tambahnya. (Red)