BIN | Bekasi – Sejumlah petani di Kabupaten Bekasi mencoba peruntungan beralih tanam cabai seperti yang dilakukan petani di desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru. Ini dilakukan lantaran setelah kesulitan air di musim kemarau.
Seperti terpantau awak media Beksi Indonesia News, dua buruh tani sibuk mencangkul lahan sawah untuk menanam cabai. Menanam cabai sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir. Selasa (05/09/2023)
”Ini mau tanam cabai besar,” kata Oden, salah seorang buruh tani yang menanam cabai di sawah milik Ucep Saman warga setempat.
Sejak beberapa tahun terakhir, ia memang dipercaya merawat tanaman cabai.
”Di sini kalau tanam padi pas mulai ada hujan, kalau musim kemarau kami tanam antara cabai dan terong itu saja,” imbuh dia.
Menurutnya, ada beragam alasan kenapa tidak tanam padi. Salah satunya, selain pengairan air di sawah tidak ada dan sangat sulit hanya mengandalkan air hujan.
”Lokasi sawahnya agak naik, kalau mengairi sulit, ada air di bekas galian tapi sekarang airnya surut” ujar Oden.
Senada, Yahya buruh tani lainnya menuturkan, musim kemarau seperti sekarang sebagian sawah petani tak lagi tanam padi.
”Ada juga yang tanam timun, intinya kami harus tetap menggarap lahan walaupun musim kemarau” pungkas Yahya. (Wati)
BIN | Bekasi – Kekeringan atau kelangkaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi nampaknya belum kunjung reda. Hal ini menggugah berbagai instansi, komunitas, para donatur dan pemerintah sendiri untuk berlomba-lomba meringankan beban masyarakat dengan cara memberikan bantuan air bersih.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Ketua LPM Desa Cilangkara, Yono. Dirinya mengatakan, bahwa pendistribusian air bersih di Kp. Cilangkara RT 06/03 dengan jumlah 77 KK, merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama dan juga upaya untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Hal ini akan membantu mereka memenuhi kebutuhan air untuk minum, masak, mandi, kebersihan, berwudu, serta untuk hewan ternak,” ungkap Yono. Minggu (03/09/3023)
Yono juga mengajak seluruh pihak untuk terus menebar kebaikan demi membantu warga yang mengalami kekeringan dan krisis air.
“Saya mengajak kepada warga untuk ikut serta dalam kegiatan sosial ini. tutup Yono. (Wati)
BIN || KABUPATEN BEKASI – Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang tertimpa musibah, Tim Kristoro Center (KC) Bekasi menyerahkan bantuan kepada Agus warga Kampung Pekopen RT.06 RW.05 Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, yang mengalami musibah kebakaran beberapa hari yang lalu, Minggu (3/9/2023).
Kebakaran yang menghanguskan kediaman Agus beserta keluarga sendiri terjadi pada hari Sabtu (2/9/2023) dini hari. Penyebab kebakaran sendiri belum diketahui.
Wakil Ketua Umum (Waketum) Kristoro Center Bekasi, Ahmad Fawzy mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan inisiatif dari pengusaha Kris Susmantoro yang memang memiliki kepekaan terhadap warga masyarakat yang tertimpa musibah.
“Beliau selama ini memang banyak membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti bantuan pendidikan, pangan, perlengkapan ibadah dan lain-lain,” ungkapnya kepada para awak media didampingi Ketum Kristoro Center Bekasi, Iswanto, dan Ketua Kordes Tambun, Andryan.
Di masa musim kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi beberapa hari belakangan ini, Kris Susmantoro yang juga Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Gerindra ikut menerjunkan armada untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terkena dampak, seperti ke seluruh desa di wilayah Kecamatan Cibarusah.
Bahkan, dalam beberapa hari kedepan, Kris Susmantoro melalui Tim Kristoro Center Bekasi akan mengirimkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Babelan dan Tarumajaya, sehingga diharapkan bantuan tersebut akan sedikit meringankan beban warga masyarakat yang terkena dampak tersebut.
Seperti diketahui, Kris Susmantoro selaku Calon Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII meliputi Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta, terus melakukan konsolidasi bersama tim serta terjun ke lapangan untuk menyapa dan mendengarkan aspirasi masyarakat. (zal)
BIN || KABUPATEN BEKASI – Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Saan Mustopa, resmi melantik Ketua dan jajaran pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi yang dirangkai dengan kegiatan Training of Trainer (ToT) Saksi Pemilu 2024 di Hotel Grand Zuri Cikarang, Minggu (3/9/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kesbangpol Kabupaten Bekasi Encep Supriatin Jaya, Ketua KPU Kabupaten Bekasi beserta anggota, para Calon Legislatif (Caleg) DPR RI, DPRD Provinsi Jabar dan DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai NasDem, serta para kader.
Dalam sambutannya, Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jabar, Saan Mustopa, meminta para pengurus baik DPD, DPC hingga Ranting Partai NasDem se-Kabupaten Bekasi, untuk meningkatkan konsolidasi menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.
“Sekarang ini waktu menuju tanggal 14 Februari 2024 sudah tinggal hitungan hari. Karena itu dalam waktu yang sangat singkat ini, para pengurus harus melakukan percepatan konsolidasi dan menyusun kekuatan, karena tanpa adanya konsolidasi maka sulit kita mendapatkan hasil yang baik,” ungkapnya.
Saan menjelaskan, Kabupaten Bekasi menargetkan minimal tujuh kursi legislatif dalam Pileg 2024 mendatang. Menurutnya, target tersebut dapat tercapai jika seluruh pengurus bisa solid dan memastikan semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) bisa terisi saksi dari Partai NasDem.
Selain itu, Partai NasDem juga harus memastikan agar mempunyai Anggota DPRD Provinsi Jabar. Saan mengaku optimis target minimal satu kursi DPRD Provinsi Jabar bisa tercapai setelah melihat para Caleg dari Partai NasDem yang ada sekarang ini cukup kompetitif.
“Kita juga harus memastikan NasDem memperoleh kursi di DPR RI. Jika Pemilu 2019 kemarin kita meraih satu kursi, Ketum menargetkan agar di Dapil Jabar VII ini kita bisa memperoleh dua kursi. Caranya adalah bagaimana Kabupaten Bekasi bisa memberikan setidaknya 200 ribu suara buat DPR RI,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Saan juga ingin memastikan agar suara Capres dan Cawapres yang sudah dideklarasikan oleh Partai NasDem, bisa memperoleh suara yang maksimal dan menjadi pemenang di Kabupaten Bekasi. Dengan perolehan 20 juta untuk Capres dan Cawapres di Jawa Barat.
Untuk mencapai target-target tersebut, lanjut Saan, para pengurus harus memiliki semangat, motivasi dan tekad yang maksimal. Karena hal itu menurutnya merupakan syarat yang tidak bisa ditawar-tawar, dimana sisa waktu yang ada sekarang ini harus dapat dimaksimalkan.
“Kebersamaan menjadi hal yang sangat penting menuju tahun 2024 mendatang. Para pengurus dan caleg harus membangun hubungan kolaborasi dan sinergitas, sehingga akan tercipta kerja kolektif. Karena tidak ada tujuan besar yang diraih dengan sendiri-sendiri,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi, Marjaya Sargan, mengakui amanah Ketua NasDem Kabupaten Bekasi tidaklah mudah. Namun dirinya mengaku tidak takut dan khawatir dengan tantangan tersebut, karena didukung seluruh jajaran pengurus DPD, DPC hingga Ranting yang solid.
“Saya mengajak para pengurus dan caleg untuk sama-sama berjuang untuk memenangkan Partai NasDem di tahun 2024 mendatang. Ada tiga hal yang harus dimaksimalkan agar target-target partai bisa tercapai, yaitu harus memaksimalkan capres, harus ada kolaborasi caleg DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Bekasi, serta tangan besi dari Ketua DPW agar seluruh jajaran bisa berkolaborasi,” tegasnya. (zal)
BIN || Bandung – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba) menjalin kerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bandung Barat dalam menggali potensi dan menumbuhkan motivasi kewirausahaan bagi para perempuan di Desa Paku Haji, Kabupaten Bandung Barat,2/9/23.
Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Sabtu 2 September 2023, bertempat di Aula Desa Paku Haji, dan dihadiri oleh para peserta rombongan belajar, pengurus desa, perwakilan dari HIPMI Kabupaten Bandung Barat, dan perwakilan dari Fikom Unisba, baik mahasiswa maupun dosen.
Implementasi dari kerjasama antara Fikom Unisba dan HIPMI Kabupaten Bandung Barat adalah dengan diselenggarakannya pemberian materi “Kewirausahaan” oleh perwakilan HIPMI Kabupaten Bandung Barat, Adi C. Wiratmadja.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (BEM Fikom Unisba) ini merupakan rangkaian kegiatan dari Program Sekolah Perempuan (Koper) “Athena”, yang bertujuan untuk menggali potensi dan menumbuhkan motivasi bagi para perempuan di Desa Pakuhaji untuk berwirausaha.
Materi yang disampaikan pada pertemuan ini adalah tentang “Memahami dan Membuat Business Model Canvas”, yang memberikan gambaran baru mengenai bisnis model canvas kepada para peserta yang merupakan rombongan belajar Koper Athena. Didalamnya mencakup pengetahuan yang dapat menambah pemahaman rombongan belajar mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan ketika ingin membuat suatu bisnis, dan juga berisikan tips-tips untuk mengembangkan produk agar menarik pembeli.
Dengan diberikannya materi tersebut, diharapkan dapat membangun pengetahuan dan semangat rombongan belajar Koper Athena untuk menciptakan suatu bisnis baru ataupun mengembangkan bisnis yang sudah mereka miliki.
Keberadaan ibu rumah tangga selalu dilihat hanya sebatas untuk memasak, merawat anak dan membersihkan rumah saja sehingga tak jarang ibu rumah tangga dipandang tidak dapat berkontribusi terhadap perekonomian keluarga.
Jika dilihat dari intensitas waktu di rumah yang tinggi, seorang ibu rumah tangga memiliki potensi yang besar untuk menciptakan suatu produk yang dapat dipasarkan dan bernilai rupiah untuk mendukung perekonomian keluarga. Di era sekarang ini, banyak sekali bisnis-bisnis yang terus bermunculan sehingga perlu adanya gebrakan-gebrakan baru dalam dunia bisnis terutama bagaimana cara untuk mengembangkan suatu produk dan strategi pemasaran perlu dikuasai.
HIPMI sebagai organisasi independen para pengusaha muda yang bergerak dibidang perekonomian dan menaungi UMKM, memiliki keahlian dan keterampilan dalam membina para anggotanya untuk memetakan kebutuhan pasar, sehingga dapat membantu para perempuan di Desa Pakuhaji untuk fokus mengembangkan bisnis yang mereka miliki dan bagaimana cara memasarkannya sesuai target yang ingin dicapai.
Materi kewirausahaan ini berhasil membuat rombongan belajar Koper Athena antusias, dilihat dari adanya diskusi secara langsung yang diajukan kepada pemateri.
Dengan adanya kerja sama antara HIPMI Kabupaten Bandung Barat dan Fikom Unisba diharapkan bisnis yang dikembangkan oleh rombongan belajar dapat dinaungi langsung oleh HIPMI Kabupaten Bandung Barat.
Angga selaku Ketua Umum HIPMI Kabupaten Bandung Barat juga menyampaikan, “Semoga kerja sama dan pemberian materi ini menjadi pembuka usaha-usaha di Desa Pakuhaji yang nantinya siap dinaungi oleh HIPMI Kabupaten Bandung Barat”, ujarnya.
Sebelum pemberian materi mengenai kewirausahaan, Tim PPK Ormawa yang diwakili oleh Muhammad Rangga Pratama, memberikan materi fotografi yang didukung langsung dengan praktek dihadapan rombongan belajar. Materi dan praktek fotografi ini memberikan pengetahuan kepada rombongan belajar mengenai tata cara foto produk yang baik, benar dan juga menarik.
Foto produk sangatlah penting untuk mempromosikan produk di pasaran sehingga penting untuk menciptakan foto produk yang menarik untuk memikat target pasar. Melalui praktek ini, rombongan belajar ikut mencoba secara langsung teknik-teknik yang sudah dipaparkan oleh Rangga.
Pada kesempatan itu pula salah satu rombongan langsung mencoba memfoto produk usaha rumahan miliknya dan juga beberapa yang memfoto makrame hasil dari program “Bengkel Kreativitas” yang diadakan oleh Koper Athena pada pertemuan minggu sebelumnya.***
BIN | Bekasi – Puluhan peserta mengikuti acara perlombaan Marawis di Pollux Mall Cikarang yang diselenggarakan oleh Forum UMKM Kabupaten Bekasi. Sabtu (02/09/2023)
Nurul Hidayah desa Cilangkara yang dibina oleh Abad Abdillah, salah satu tokoh muda dari desa Cilangkara, Kecamatan Serang Baru,adalah salah satu peserta dalam perlombaan Marawis tersebut.
Abad menyampaikan, tujuan Nurul Hidayah mengikuti lomba Marawis ini untuk menyemarakkan kembali marawis di Kabupaten Bekasi. Saat ini eksistensi kesenian marawis dinilai sudah mulai tertinggal.
“Melalui lomba marawis ini, kita besarkan kembali marawis di Kabupaten Bekasi khususnya desa Cilangkara,” serunya.
Ia menambahkan, peserta marawis Nurul Hidayah berasal dari usia anak-anak, para pemuda dan remaja yang diharapkan dapat menyemarakan marawis kalangan milenial.
“Alhamdulillah ini adalah penampilan pertama bagi Nurul Hidayah, buat kami menang kalah tidak jadi masalah,” ujarnya.
Abad juga mengatakan, sudah seharusnya dari tingkat desa sampai dengan tingkat dinas terkait Kabupaten Bekasi, dapat melestarikan dan menjaga seni budaya Indonesia melalui generasi muda.
“Saya berharap ada perhatian dari mulai tingkat pemerintahan desa sampai dinas terkait seni marawis ini. Apalagi didalam personil marawisnya ada anak-anak muda. Saya sangat bangga dengan anak-anak muda ini, karena ditengah maraknya kenakalan remaja masih ada anak-anak muda yang memilih kegiatan positif ini.” tutupnya.(Wati)
BIN | Bekasi – Puluhan peserta mengikuti acara perlombaan Marawis di Pollux Mall Cikarang yang diselenggarakan oleh Forum UMKM Kabupaten Bekasi. Sabtu (02/09/2023)
Nurul Hidayah desa Cilangkara yang dibina oleh Abad Abdillah, salah satu tokoh muda dari desa Cilangkara, Kecamatan Serang Baru,adalah salah satu peserta dalam perlombaan Marawis tersebut.
Abad menyampaikan, tujuan Nurul Hidayah mengikuti lomba Marawis ini untuk menyemarakkan kembali marawis di Kabupaten Bekasi. Saat ini eksistensi kesenian marawis dinilai sudah mulai tertinggal.
“Melalui lomba marawis ini, kita besarkan kembali marawis di Kabupaten Bekasi khususnya desa Cilangkara,” serunya.
Ia menambahkan, peserta marawis Nurul Hidayah berasal dari usia anak-anak, para pemuda dan remaja yang diharapkan dapat menyemarakan marawis kalangan milenial.
“Alhamdulillah ini adalah penampilan pertama bagi Nurul Hidayah, buat kami menang kalah tidak jadi masalah,” ujarnya.
Abad juga mengatakan, sudah seharusnya dari tingkat desa sampai dengan tingkat dinas terkait Kabupaten Bekasi, dapat melestarikan dan menjaga seni budaya Indonesia melalui generasi muda.
“Saya berharap ada perhatian dari mulai tingkat pemerintahan desa sampai dinas terkait seni marawis ini. Apalagi didalam personil marawisnya ada anak-anak muda. Saya sangat bangga dengan anak-anak muda ini, karena ditengah maraknya kenakalan remaja masih ada anak-anak muda yang memilih kegiatan positif ini.” tutupnya. (Wati)
BIN | Bekasi – Terkait Pembangunan Menara Tower Celluler yang berada di Kp.Rambay RT 01/ RW.01 Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah yang di kerjakan oleh PT. Handal Karya Abadi, diduga suatu pembiaran Aparatur Desa dan Kecamatan, karena pembangunan Tower tersebut diduga tidak memiliki izin.
Pembangunan Menara Tower Celluler tersebut mendapat sorotan dari Sekjen DPC Puskominfo Kabupaten Bekasi, Gunawan. Dirinya mengatakan, bahwa pembangunan menara Tower Celluler di Kp. Rambay RT 01/RW 01 Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, diduga belum memiliki izin dari Diskominfosantik.
“Saya sudah konfirmasi ke pihak PT. Handal Karya Abadi, dia mengatakan rekom dari Camat Cibarusah belum selesai, berarti PBG nya belum selesai juga dong,” kata Gunawan. Sabtu (02/09/2023)
Lebih lanjut Gunawan mengatakan, karena pihak Perusahaan PT Handal Karya Abadi tidak dapat memperlihatkan rekom atau izin dari Diskominfosantik, namun Kepala Desa dan Kecamatan diduga telah melakukan pembiaran, pasalnya rekom yang di miliki PT. Handal Karya Abadi tidak dapat memperlihatkan kepada awak Media maupun LSM saat mengerjakan kegiatan tersebut.
“Hal ini menjadi suatu pertanyaan bagi LSM dan Wartawan, apakah Kepala Desa dan Camat tidak mengetahui ada pembanguan Menara Tower dari laporan RT atau Aparatur Desa dan Kecamatan? atau mungkin juga dapat di indikasikan Pemerintahan Desa dan Kecamatan berpura-pura menutup mata sehingga pembangunan Menara Tower dapat berjalan dengan mulus walaupun belum memiliki PBG, tapi tetap saja di biarkan terus berjalan” ujar Gunawan.
Gunawan menegaskan, bahwa pembanguan Menara Tower Celluler di Kabupatem Bekasi bukan baru pertama kali yang terjadi, yang menjadi suatu pertanyaan kami, dimanakah pengawasan pembangunan dari Pemerintahan Desa maupun Kecamatan jika setiap pembanguan Menara Tower Celluler selalu saja didiamkan tanpa PBG tetap berdiri, apakah pengawasan pembangunan di Desa dan Kecamatan lemah atau memang tidak berfungsi?,” tegas Gunawan.
Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, dapat melakukan penyetopan sementara sebelum pihak Perusahan mengikuti aturan yang sudah ada didalam Peraturan Daerah (PERDA) Nomor 9 Tahun 2013, Tentang Penataan dan Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi maupun Peraturan Bupati (PERBUP) Nomor 34 tahun 2018.
“Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, seharusnya dapat menyetop sementara pengerjaan tower tersebut sebelum pihak PT Handal Karya Abadi mengantongi izin.” pungkas Gunawan. (Wati)
BIN || Kabupaten Bekasi – Kecamatan Serang Baru kabupaten Bekasi Menghadapi Musim kemarau yang sedang berlangsung di sebagian besar wilayah Indonesia saat ini, menyebabkan terjadinya kekeringan, akibatnya banyak warga mengalami kesulitan air,1/9/23
Kekeringan melanda beberapa desa di wilayah Serang Baru. Kekeringan melanda Desa Nagasari, khususnya di Kampung Jereged RT/RW 06/03 dan Kampung Tegal Sapi RT/RW 01/01 serta RT/RW 02/02, Kecamatan Serang Baru.
Kesulitan air yang dialami warga telah berlangsung selama dua bulan terakhir. Situasi ini mempengaruhi kehidupan masyarakat setempat, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Menanggapi kondisi tersebut, SIdik Jayadi selaku tokoh pemuda di kecamatan Serang Baru menginisiasi untuk menggalang bantuan air bersih bagi warga desa yang mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih.
Sidik Jayadi Bersama karang taruna dan tokoh desa mengambil langkah cepat dengan mengadakan bakti sosial berupa bantuan air bersih untuk warga yang terdampak.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan distribusi air bersih sendiri sudah dilakukan sejak 27 Agustus 2023 lalu dan akan terus dilakukan dengan melihat situasi kedepan.
Dalam pelaksanaannya, bakti sosial ini tidak berjalan sendiri. Sidik Jayadi Bersama para relawan mendapat dukungan penuh dari PT. Sinar Hidayah Putra yang dikenal dengan Wasteship.id sebagai perusahaan Pengelola Limbah Industri, di Desa Nagasari.
Hilaluddin selaku PT Sinar Hidayah Putra menyampaikan “Apa yang dilakukan oleh Sidik Bersama tokoh pemuda, Ketua RT dan karang taruna merupakan hal yang sangat baik.
Sehingga dengan kerjasama yang erat antara perusahaan, pemerintah desa, dan pemuda setempat memastikan distribusi air bersih dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, maka dari itu kami dengan senang hati memberikan dukungan berupa penyaluran air bersih untuk warga desa terdampak kemarau”.
Sidik Jayadi, sebagai penginisiasi dan tokoh pemuda setempat, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh PT. Sinar Hidayah Putra.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Wasteship.id dalam membantu warga kami yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih. Kekeringan ini memang sangat mempengaruhi aktivitas sehari-hari, terutama bagi ibu-ibu yang harus mengurus keluarga,” ujar Sidik.
Dengan adanya bakti sosial ini, diharapkan warga Desa Nagasari, khususnya di Kampung Jereged dan Kampung Tegal Sapi, dapat sedikit terbantu dalam memenuhi kebutuhan air bersihnya.
Selain itu, aksi ini juga menjadi bukti nyata bahwa perusahaan-perusahaan besar memiliki peran penting dalam membantu masyarakat di saat krisis. Sebagai penutup, Sidik Jayadi berharap agar kekeringan yang melanda desanya dapat segera berakhir dan warga dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lancar.
“Semoga bantuan ini menjadi awal dari banyak kebaikan yang akan datang untuk warga kami,” pungkasnya. di sela pendistribusian sidik jayadi juga menyampaikan semoga bakti sosial ini bisa menjadi inspirasi dan juga mengajak bagi banyak pihak untuk selalu peduli terhadap sesama, terutama di saat-saat sulit. (HIR/HIL)
BIN || Kabupaten Bekasi – Karang Taruna Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi selenggarakan giat Musyawarah Warga Karang Taruna (MWKT) sebagai bentuk keseriusan dalam membentuk kembali pengurusan Karang Taruna baru sebagai wadah yang menampung potensi-potensi pemuda-pemudi Desa Cibuntu. Jumat, 01/09/2023.
Acara yang terlaksana di kantor aula Desa Cibuntu berjalan sesuai dengan rangkaian yang ditetapkan oleh panitia. Hadir pula Garda Sakti Sekata Karang Taruna Kabupaten Bekasi meninjau dan mengawal kondusifitas kegiatan yang sudah ditetapkan sebagaimana mestinya berdasarkan AD/ADR karang taruna.
“Kami mengapresiasi giat MWKT yang di laksanakan di tingkat desa, di mana salah satu bentuk mata rantai dan jejaring karang taruna mulai dari tingkat sub unit sampai nasional, karena karang taruna satu kesatuan bagian yang tidak dapat terpisahkan, mudah-mudahan MWKT ini bisa menjadi contoh dan bisa di jalankan di desa lain khususnya kabupaten bekasi.” ujar Ade Guniwa Plt Garda Sakti Sekata Karang Taruna Kabupaten Bekasi.
Pada musyawarah ini, terpilih secara mufakat ketua baru Karang Taruna Desa Cibuntu yakni saudara M. Suparli yang unggul dengan raihan suara 18 dari Boy Sandi yang mendapat raihan suara 16. Harapan dari terpilihnya ketua baru ini semoga dapat terus membangkitkan semangat kreatifitas pemuda pemudi Desa Cibuntu.
Acep Juandi Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi yang akrab di sapa Bung Leo mengucapkan rasa terimakasih pada PLT Dan Garda Sakti Sekata, Korcam Cibitung dan kawan kawan Garda Sakti Sekata yang sudah menjalankan tugas menjaga marwah Karang Taruna. Semoga kawan kawan selalu dalam lindungan Allah SWT
“Terimakasih PLT Dan Garda Sakti Sekata, Korcam Cibitung dan kawan kawan Garda Sakti Sekata yang sudah menjalankan tugas menjaga marwah Karang Taruna semoga kawan kawan selalu dalam lindungan Allah SWT.” Ucap Leo.
Musyawarah berjalan cukup khidmat sampai akhir, Leo juga berharap pada masa kepengurusan baru ini banyak juga dilahirkan harapan-harapan baru seperti sadar akan gerakan yang sifatnya kolaborasi antar pemuda dalam pembangunan. Selain itu, terlihat banyak potensi yang ada pada pemuda-pemudi Desa Cibuntu yang diharapkan mampu dan bisa berkembang melalui wadah karang taruna.( Ra )