23.3 C
New York
Saturday, August 22, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 73

Kapolsek Cibarusah Jalin Silaturahmi Dengan Ketua RT dan RW se-Desa Sindangmulya

BIN | Bekasi – Kapolsek Cibarusah Polres Metro Bekasi, AKP Arie Andhika Silamukti bersama dengan jajaran jalin silaturahmi dan tatap muka dengan para Ketua RT dan Ketua RW se Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Rabu malam (27/09/2023) pukul 20.00 Wib sampai dengan selesai.

Kegiatan yang di kemas dalam Polisi RW ini selain dihadiri Kapolsek Cibarusah dan jajarannya, juga dihadiri oleh staff Pemerintah Desa Sindangmulya, Ketua RT dan Ketua RW se-Desa Sindangmulya.

Dalam acara ini, AKP Arie Andhika Silamukti, menyampaikan tentang pesan-pesan Kamtibmas. RT dan RW adalah pilar yang paling terdepan yang harus menyampaikan kepada warganya.

“Mengapa begitu, karena apapun yang menjadi permasalahan warga, pasti laporannya kepada Ketua RT/RW, maka dari itu, RT/RW adalah pilar yang paling penting, apabila berbicara tentang perananya, yaitu bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Kapolsek.

AKP Arie Andhika Silamukti juga mengatakan, bahwa dengan adanya pembinaan dari RT/RW yang mengarahkan masyarakatnya untuk menjadi masyarakat yang tertib dan patuh terhadap hukum maka akan tercipta situasi yang aman dan tentram.

Kapolsek berharap, peran serta masyarakat dalam memberikan setiap informasi yang ada di wilayah terkait gangguan kamtibmas, agar dapat segera ditindaklanjuti oleh Kepolisian.

“tetap dipertahankan, mohon untuk selalu membantu Kepala Desa, Kapolsek, Danramil, untuk antisipasi kebakaran, tauran pelajar dan pencurian. Karena sehebat apapun pejabat pemerintahan tanpa adanya RT dan RW yang tulus lahir batin tampil di masyarakat pasti tidak ada gunanya”, ungkap Kapolsek.

Dalam sesi terakhir acara ini dilanjutkan dengan dialog, antara Ketua RT dan RW dengan Kapolsek Cibarusah. (Wati)

Minimnya Sarana Damkar di Kecamatan Serang Baru, Ini Kata Camat

BIN | Bekasi – Minimnya sarana prasana (Sarpras) Pemadam Api di Kecamatan Serang Baru, menuai kritikan dari salah satu warga Desa Cilangkara. Pasalnya, ketika kebakaran menghanguskan gudang sebuah rumah industri milik Guna Kawan di Desa Cilangkara, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Hal ini disampaikan Abad Abdullah,SE, tokoh muda Desa Cilangkara. Pada saat terjadi kebakaran, Rabu (27/09/2023). yang menghanguskan rumah industri milik Guna Kawan, Abdul Gofur. Petugas pemadam datang dengan satu unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi untuk memadamkan api yang kemudian di tambah armada damkar dari Lippo Cikarang dan PMI Kabupaten Bekasi.

Namun sayangnya ketika mobil datang, api sudah mulai padam tinggal bara. Sehingga petugas hanya bisa memadamkan bara dan mencegah agar bangunan terdekat tidak ikut terbakar.

“Besar harapan kami khususnya warga Kecamatan Serang Baru, agar wilayah ini bisa di fasilitasi alat pemadam api, setiap Kecamatan minimal satu,” kata Abad.

Abad menambahkan, jika anggaran dimiliki daerah tidak mampu membeli mobil pemadam kebakaran di setiap Kecamatan.
Seharusnya dinas terkait bisa memiliki inovasi yang tinggi bagaimana setiap Kecamatan bisa memiliki Sarpras pemadam api, seperti mesin air pemadam, alat racun api, pemadam roda tiga.

Sehingga tidak hanya terfokus pengadaan unit mobil Damkar dengan harga tinggi yang nantinya juga akan di fokuskan ke wilayah tertentu saja.

“Tentunya kami berharapa permasalahan kebakaran ini, bukan menjadi permasalahan yang rutin terjadi dengan bangunan hangus terbakar dahulu dikarenakan unit kendaraan damkar yang jaraknya jauh,” harapnya.

Sementara itu Camat Serang Baru, Mirtono Suherianto, saat dikonfirmasi awak media menerangkan, bahwa Kecamatan Serang Baru sudah memiliki gedung damkar yang belum berfungsi.

“Sudah ada gedungnya, lagi dipersiapkan sarananya. Anggaran dari Pemerintah Daerah untuk dinas pemadam kebakaran dan dinas pemadam yang mengajukan,” terang Camat.

Saat dikonfirmasi mengenai adakah pendataan rumah industri yang ada di wilayah Kecamatan Serang Baru, Mirtono menjelaskan dengan singkat bahwa pihaknya sulit memantau, karena perijinan sudah melalui online.

“Karna semua perijinan secara online buatnya dan pakai aplikasi OSS jadi kita sulit memantaunya.” ujarnya singkat. (Wati)

Gudang Usaha Bantal di Desa Cilangkara Terbakar, Diduga Dari Percikan Api Mesin Air Yang Rusak

BIN | Bekasi – Sebuah tempat usaha bantal berbahan busa, milik Acep Abdul Jabar di Kp. Cilangkara RT 01/01, Desa Cilangkara, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi terbakar. Diduga, kebakaran terpicu oleh mesin air yang mengalami kerusakan dan menimbulkan percikan api. Rabu (27/09/2023) sekitar pukul 14.05 Wib.

Abdul Rouf (22) salah satu pegawai industri rumahan tersebut mengatakan, saat itu dirinya dan satu orang pegawai lainnya sedang bekerja, didapati mesin air mengalami kerusakan, dan temannya berusaha untuk memperbaiki mesin air tersebut. Namun, saat digunakan kembali mesin air itu mengeluarkan percikan api dan kemudian menyambar bahan busa bantal, sehingga api berkobar dengan cepat.

“Memang mesin air sering rusak macet-macet, teman saya berusaha untuk betulin tapi keluar percikan api. Kami sudah berusaha untuk memadamkan api, tapi api cepat besar,” ungkap Abdul Rouf.

Meski busa segudang yang diperkirakan senilai puluhan juta rupiah itu tak berhasil diselamatkan, namun api berhasil dipadamkan sehingga tak sampai menyentuh ke gedung Pemerintah Desa Cilangkara.

Meski warga sudah berusaha memadamkan api dengan cara sebisanya namun tak bisa maksimal, sehungga didatangkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit PMI Kabupaten Bekasi.

“Satu jam kemudian setelah didatangkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit PMI, api baru bisa dipadamkan,” terang salah satu warga. (Wati)

Kapolsek Serang Baru Hadiri Undangan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H di Masjid Al-Mutaqin Desa Sukasari

BIN | Bekasi – Kapolsek Serang Baru Polres Metro Bekasi, AKP Josman Harianja, hadiri undangan Maulid Nabi Muhammad SAW, bertempat di masjid Al-Mutaqin Kp. Ceper Rt. 004/002 Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Rabu (27/09/2023) pukul 08.30 Wib sampai dengan 11.55 Wib.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H, yang bertindak sebagai mubaligh KH. Jamaluddin Nawawi dan KH. Ikbal Anwar Sunjaya, dan untuk pembacaan ayat suci Al Quran Ustadz Solihin S.Ag.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Forkopimda Kabupaten Bekasi, Muspika Serang Baru, tokoh agama, tokoh masyarakat, tamu undangan dan masyarakat sekitar.

Kapolsek Serang Baru, AKP Josman Harianja mengatakan, dirinya membenarkan bahwa menghadiri undangan memperingati Maulid Nabi Muhammad SWA 1445 H, menyampaikan bahwa, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Sukasari, digelar dalam bentuk ceramah agama, doa bersama dan kegiatan sosial.

“Ya, tadi saya bersama Muspika menghadiri undangan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H, acara tersebut bertempat di masjid di wilayah Desa Sukasari Kecamatan Serang Baru, Kegiatan Maulid dilaksanakan melalui Ceramah dan Doa bersama serta ada kegiatan sosial seperti bantuan untuk anak yatim piatu dan pembagian air bersih dari Pemda Kabupaten Bekasi” ujar AKP Josman Harianja.

Kapolsek juga menginformasikan bahwa, pihaknya juga melalui anggota turut ikut mengamankan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W tersebut.

”Peringatan Maulid Nabi ini adalah momen yang spesial bagi umat Islam, banyak makna yang terkandung dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sosok yang patut diapresiasikan di dalam kehidupan sehari-hari, Kita bisa Mencontoh Nabi Besar Muhamad SAW dan dengan Maulid Nabi ini Kita bisa menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa,” katanya.

Dalam kegiatan kemasyarakatan maupun keagamaan, pihak Polsek Serang Baru selalu berusaha untuk hadir, karena itu untuk menjalin silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda maupun tokoh yang lainnya. Ini sangat penting untuk menyampaikan pesan dan himbauan tentang kamtibmas, alhamdulilah acara berjalan aman dan lancar” tutup Kapolsek Serang Baru, AKP Josman Harianja. (Wati)

Komunitas Pemuda Desa Apresiasi Kinerja Pj Bupati Bekasi

BIN || Kabupaten Bekasi – Kumpulan pemuda desa yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Desa Kabupaten Bekasi Mengapresiasi kinerja Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan dalam menangani keluhan masyarakat terkait pengangguran.

“Kami Komunitas Pemuda Desa Kabupaten Bekasi sangat berharap Pj Bupati tidak diam menangani persoalan ini, dan segera membuat MOU dengan perusahaan di Kabupaten Bekasi,” ucap Kong Mpe.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menilai praktik Hubungan Industrial Pancasila (HIP) di Kabupaten Bekasi sudah stabil dan setiap nilai telah dijalankan, baik dari perusahaan ataupun karyawan.

Hal tersebut diungkapkan Dani Ramdan saat mengunjungi PT. Toyo Denso di Cikarang Barat pada Senin (25/09) dikutip dari bekasikab.co.id

“Ya, kami sudah melihat tadi beberapa perusahaan pada umumnya sudah bagus, di antaranya tidak ada konflik antara pekerja dengan pengusahannya, maka dari itu hal seperti itu harus dijaga seperti Hubungan Industri Pancasila (HIP) selalu mengingatkan,” kata Dani Ramdan.

Kunjungan PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan Ke PT Toyo Denso
Dani mengatakan, bersama manajemen perusahaan melihat perekrutan tenaga kerja dimana proses rekrutmen diikuti masyarakat asli Kabupaten Bekasi.

Mereka juga merupakan alumni dari Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bekasi yang berada di Tambun Utara, sesuai komitmen PT. Toyo Denso Indonesia untuk menyerap tenaga kerja lokal.

“Ya tadi saya diajak bersama manajemen PT. Toyo Denso, ternyata yang didalamnya adalah alumni BLK yang berada di Tambun Utara, semoga saja mereka bisa diterima sesuai komptensi yang di butuhkan di perusahaan ini,” katanya.

Dani Ramdan juga mengatakan produk lokal juga harus masuk di setiap perusahaan. Seperti UMKM Kabupaten Bekasi agar bisa terbantu dan meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayahnya.

“Seperti makanan katringnya lokal, baju konveksinya lokal, kebersihan keamanan juga lokal, kami diberikan kesempatan memasok produk lokal itu juga menjadi peluang bagi kami juga untuk bekerja,” terangnya.

Dari PT Toyo Denso, Mr. Nakashima Kenichi menyambut baik datangnya Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan untuk memberikan dukungan kepada perusahaannya atas perekrutan tenaga kerja lokal.

“Ya, saya berterimakasih kepada Pj Bupati Bekasi sudah mengunjungi ke PT kami, ini adalah suatu kebanggaan buat kami,” katanya.

Nakashima menjelaskan di Indonesia ini masih banyak pekerja produktifnya serta banyak pemuda, khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi. Bahkan perusahaan asal Jepang itu ingin merekrut pekerja asal Kabupaten Bekasi.

“Jadi ini adalah hal yang positif bagi negara maupun Kabupaten Bekasi untuk masa depan, dan saya upayakan akan merekrut tenaga kerja lokal di PT kami,” ungkapanya.(Red)

Giat Sambang Tokoh Masyarakat, Kapolsek Cibarusah Berikan Himbauan dan Pesan Kamtibmas

BIN | Bekasi – Dalam rangka untuk mempererat tali silaturahmi bersama dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya yang di wilayah Kecamatan Cibarusah, Kapolsek Cibarusah AKP Arie Andhika Silamukti, rutin menggelar dan melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta elemen lainnya yang ada ditengah tengah masyarakat.

Kegiatan sambang dan silaturahmi yang dilaksanakan oleh Kapolsek Cibarusah, AKP Arie Andhika Silamukti tersebut, seperti yang terlihat digelar pada Selasa (26/09/2023) pukul 17.00 sampai dengan selesai di kediaman seorang tokoh masyarakat, Saom (60), Kampung Citapen RT. 001 / 005 Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Dalam kegiatan tatap muka dan silaturahmi tersebut, Kapolsek Cibarusah AKP Arie Andhika Silamukti bersama dengan Wakapolsek Iptu Indradi, Kanit Binmas Ipda Rianto, Bhabinkamtibmas Desa Sirnajati Aipda Sarman Siregar, Anggota intel Polsek Cibarusah Bripka Topan dan Tokoh Pemuda Desa Sirnajati Jamal.

Dalam obrolan ringannya, Kapolsek Cibarusah menyampaikan himbauan dan berikan pesan-pesan Kamtibmas sekaligus mengajak kepada para tokoh masyarakat untuk bersama-sama membangun kebersamaan, dan membangkitkan kepedulian warga masyarakat terhadap lingkungan guna untuk mencegah berbagai macam bentuk gangguan kamtibmas.

“Kami selaku penanggung jawab Kamtibmas yang ada diwilayah Kecamatan Cibarusah sangat berharap peran aktif dan peran serta dari seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda khususnya yang ada diwilayah hukum Polsek Cibarusah, menyampaikan tentang bahaya kebakaran dan polusi udara pada saat musim kemarau, sehingga warga harus berhati-hati dalam membakar sampah,” kata Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, bahwasannya tanpa adanya kepedulian serta peran serta dari warga terutama para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda dalam menjaga keamanan dan ketertiban yang ada dilingkungan masing masing, maka kondusifitas kamtibmas akan sulit untuk diwujudkan. Karena pada saat ini, sumber daya manusia yang dimiliki oleh aparat keamanan yang ada diwilayah Kecamatan Cibarusah sangat terbatas. Sehingga, Kepolisian sangat berharap peran serta seluruh warga masyarakat mampu untuk menjadi Polisi bagi dirinya sendiri, keluarga dan lingkungannya masing masing.

Peran serta dari warga masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat diwujudkan dengan mengaktifkan kembali pam swakarsa dalam bentuk siskamling serta selalu bersinergi dengan aparat keamanan. Juga pentingnya peningkatan fasilitas penerangan jalan dan pemasangan CCTV pada lokasi-lokasi strategis sehingga dapat mengurangi angka kriminalitas.

“Serta bila ada yang melihat, mengetahui adanya hal-hal yang berpotensi pada gangguan kamtibmas, hendaknya segera menghubungi aparat keamanan yaitu Polsek Cibarusah, guna untuk dilakukan antisipasi sedini mungkin sehingga tidak sampai menimbulkan keresahan ditengah-tengah masyarakat,” pungkas Kapolsek Cibarusah.

Saom dan Jamal yang merupkan salah satu tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Desa Sirnajati, mengucapkan banyak terimakasih atas kunjungan Kapolsek Cibarusah bersama anggota.

“InsyaAllah, pesan dari Kapolsek akan kami sampaikan kepada warga dan semoga lingkungan serta wilayah hukum Polsek Cibarusah selalu dalam keadaan aman dan kondusif, sehingga warga dapat menjalankan berbagai aktifitasnya dengan nyaman,” ucap Saom yang diamini Jamal. (Wati)

Samsat Kabupaten Bekasi Gandeng Koprasi Mempermudah Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

BIN | Kabupaten Bekasi – Kantor Pusat Pelayanan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Bekasi menggandeng koperasi yang berada di Kabupaten Bekasi untuk mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).

Kepala Kantor P3DW Samsat Kabupaten Bekasi, Mochamad Fajar Ginanjar mengatakan, nantinya setiap koperasi tersebut anggotanya bisa membayar PKB sehingga menjadi mudah untuk bayar pajak.

“Ya, akan lebih baik kalau ditalangi dulu oleh koperasi, bisa bayarnya dicicil ataupun cash ke kami, dan ini juga bisa mensejahterakan para anggotanya,” katanya saat selesai sosialisasi kepada para koperasi di ruang rapat Sekretaris Daerah, pada Selasa (26/9/2023).

Fajar menyampaikan, pembayaran pajak kendaraan bermotor lewat koperasi sebelumnya sudah berjalan. Namun sosialisasi terus digencarkan agar dapat menjangkau lebih banyak anggota koperasi.

“Makanya kami hadir di sini untuk meringankan membayar PKB atau mempermudah bayar pajak,” terangnya.

Dirinya berharap ke depan koperasi di Kabupaten Bekasi bisa membantu para anggotanya untuk mempermudah membayar pajak kendaraan bermotor.

“Kalau bisa diingatkan selalu kepada para anggota koperasi untuk bayar pajak, karena pajak tersebut digunakan untuk membangun Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bekasi,” katanya.(Red)

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Pastikan APBD Berjalan Baik Sesuai Target yang Ditentukan

BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan memastikan realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi berjalan baik sesuai rencana dan target yang telah ditentukan.

Ia berharap, program pembangunan yang kini tengah dikebut setiap perangkat daerah dilaksanakan lebih optimal. Mengingat statistik pengangguran di Kabupaten Bekasi masih tinggi.

“Pada dasarnya kalo dikaitkan dengan target, masih on the track, hanya memang kita butuh effort yang lebih tinggi karena dikaitkan dengan statistik pengangguran masih tinggi,” ujarnya saat ditemui usai Rapat Pimpinan (Rapim) di Gedung Bupati, Komplek Pemda, Kecamatan Cikarang Pusat, Selasa (26/9/2023).

Dani Ramdan mendorong peningkatan komitmen kerja yang tinggi di semua dinas, mengingat banyaknya persoalan dan tambahan pekerjaan yang harus dihadapi.

Misalnya, persoalan di luar seperti musim, dari mulai kemarau hingga menghadapi penghujan. Hal itu, memiliki tantangan tersendiri yang nantinya menjadi tambahan pekerjaan yang harus diselesaikan, diluar rencana yang sudah disusun.

“Sekarang kekeringan, besok banjir, dan itu semua pasti ada dampak-dampaknya,” imbuhnya.

Dani Ramdan menekankan agar komitmen kerja tiap perangkat daerah harus lebih tinggi. Meskipun bila dikaitkan dengan capaian target, masing tercapai.

“Meski target tercapai, akan tetapi jangan hanya puas sampai di situ, harus lebih dari itu saja, karena tantangannya besar,” katanya.

Belum lagi, dengan masalah gangguan ketertiban di masyarakat yang terus diupayakan solusinya. Salah satunya pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) guna menekan tingkat kerawanan kriminalitas.

“Karena memang salah satu faktor tingginya angka kriminalitas dari minimnya PJU,” katanya.

Oleh sebab itu, Dani Ramdan menambahkan, Pemkab Bekasi terus berupaya. Bahkan, untuk pengusulannya, sudah memperoleh persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi.

“Kaitan PJU, sebenarnya saat ini sudah berupaya dan sudah mendapat kesepakatan persetujuan DPRD untuk meningkatkan secara signifikan anggaran pada PJU ini,” lanjutnya.(Red)

Ektra Kerja Keras BPBD Kabupaten Bekasi Bantu Warga Terdampak Kekeringan

BIN || Kabupaten Bekasi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengirimkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, pada Selasa (26/09/2023).

“Alhamdulillah hari ini kami mendapat bantuan air bersih dari BPBD, satu unit mobil tangki kapasitas 5.000 liter untuk membantu warga yang memang betul-betul membutuhkan air bersih karena air sumurnya kering,” kata Sekdes Kedung Jaya, Saipuddin Jupri.

Saipuddin menjelaskan, bantuan air bersih disalurkan untuk warga Dusun 3 Desa Kedung Jaya yang meliputi tiga RT di wilayah RW 06 dengan jumlah 500 Kepala Keluarga (KK) terdampak di Kampung Wates.

“Ya, saya arahkan kepada warga kita agar segera membawa ember, jerigen dan galon untuk di isi air bersih dari BPBD Kabupaten Bekasi dalam memenuhi kebutuhan mereka yang ada di Kampung Wates Dusun 3 RT 01, 02, 03 pada RW 06 Desa Kedung Jaya,” katanya.

Dirinya mengimbau kepada warga agar bisa menggunakan air bersih dengan lebih hemat, karena musim kemarau yang cukup panjang dan curah hujan yang belum turun.

Sementara itu, Ketua RT 01 Dusun 3 Kampung Wates, Risan Ashari (61) menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kecamatan Babelan maupun Desa Kedung Jaya dan BPBD Kabupaten Bekasi yang sudah cepat tanggap menerima aduan dari warganya dalam mengalami kekurangan air bersih akibat kekeringan di musim kemarau.

“Saya berterima kasih adanya bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Bekasi ke wilayah Desa Kedung Jaya dan mudah-mudahan pengiriman air bersih ini bisa semaksimal mungkin ke tempat kami,” ujarnya.(Red)

Peringati HTN, Syahrir Ketum Pemuda Tani Indonesia Provinsi Jabar Turun Ke Sawah

BIN || Jawa Barat – Setiap tanggal 24 September, kita memperingati Hari Tani Nasional (HTN), yang kini tahun 2023 ke 63 tahun. Penetapan tanggal 24 September sebagai Hari Tani Nasional diteken Presiden Soekarno dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 169 Tahun 1963.

Tanggal ini bertepatan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA 1960).

Peringatan HTN untuk mengapresiasi perjuangan petani di Indonesia. Keberadaan petani menjadi penting bagi negara agraris untuk turut serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Indonesia merupakan negara agraris, yang artinya sebagian besar penduduknya memiliki mata pencaharian di bidang pertanian.

HTN merupakan sejarah perjuangan golongan petani hingga pembebasan mereka dari kesengsaraan.

Dari perjuangan para Pak/Bu Tani, diharapkan apresiasi dalam sejarah penting pertanian Indonesia tidak diperingati sebatas lips service tetapi lebih mendalam dan menyentuh golongan muda, milenial, generasi Z sebagai generasi penerus dan pejuang bangsa.

Alangkah naibnya kita sebagai bangsa bila peringatan HTN hanya dilakukan sebatas ceremonial. Tetapi lebih dari itu, Pemerintah melakukan introspeksi, evaluasi terhadap upaya-upaya meningkatkan harkat martabat, serta kesejahteraan petani. Sudahkah petani kita sejahtera?

Di era Orde Baru, ada program Panca Usaha Tani, dan saat ini punya jaminan regulasi kesejahteraan petani. Melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Tetapi apakah itu sudah dijalankan dan dirasakan petani?

HTN merupakan kepastian hukum hak-hak atas tanah bagi seluruh rakyat, demi mewujudkan kemakmuran, kebahagiaan, keadilan bagi negara dan rakyat, terutama rakyat tani, dalam menuju masyarakat adil dan makmur.

HTN Orde Baru

Hari Tani Nasional dibentuk atas persetujuan Presiden Soekarno. Hal ini terwujud dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 169 Tahun 1963.

Di Masa orde baru, ada berbagai perubahan di bidang pertanian. Pada 1974 dibentuk Badan Litbang Pertanian berdasarkan Keppres tahun 1974 dan 1979.

Kemudian pada 1980 didirikan Departemen Koperasi secara khusus. Koperasi ini dibentuk untuk membantu para petani kecil di luar Jawa Bali agar dapat meningkatkan usaha pertanian berskala lebih besar.

Pada 1983 terjadi reorganisasi di Badan Litbang Pertanian. Hal ini sesuai dengan Kepres No 24 Tahun 1983.

Pada 1993, dibentuk Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) dan Loka Pengkajian Teknologi Pertanian (LPTP) yang tersebar di seluruh provinsi sesuai dengan Keppres No 83 Tahun 1993. Selain itu juga terjadi pembentukan 2 unit organisasi BPTP di 2 Propinsi, yaitu Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Banten, dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kepulauan Bangka Belitung (Kepmentan No. 633/Kpts/OT.140/12/2003).( Red )