22.7 C
New York
Wednesday, June 24, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 71

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Pastikan APBD Berjalan Baik Sesuai Target yang Ditentukan

BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan memastikan realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi berjalan baik sesuai rencana dan target yang telah ditentukan.

Ia berharap, program pembangunan yang kini tengah dikebut setiap perangkat daerah dilaksanakan lebih optimal. Mengingat statistik pengangguran di Kabupaten Bekasi masih tinggi.

“Pada dasarnya kalo dikaitkan dengan target, masih on the track, hanya memang kita butuh effort yang lebih tinggi karena dikaitkan dengan statistik pengangguran masih tinggi,” ujarnya saat ditemui usai Rapat Pimpinan (Rapim) di Gedung Bupati, Komplek Pemda, Kecamatan Cikarang Pusat, Selasa (26/9/2023).

Dani Ramdan mendorong peningkatan komitmen kerja yang tinggi di semua dinas, mengingat banyaknya persoalan dan tambahan pekerjaan yang harus dihadapi.

Misalnya, persoalan di luar seperti musim, dari mulai kemarau hingga menghadapi penghujan. Hal itu, memiliki tantangan tersendiri yang nantinya menjadi tambahan pekerjaan yang harus diselesaikan, diluar rencana yang sudah disusun.

“Sekarang kekeringan, besok banjir, dan itu semua pasti ada dampak-dampaknya,” imbuhnya.

Dani Ramdan menekankan agar komitmen kerja tiap perangkat daerah harus lebih tinggi. Meskipun bila dikaitkan dengan capaian target, masing tercapai.

“Meski target tercapai, akan tetapi jangan hanya puas sampai di situ, harus lebih dari itu saja, karena tantangannya besar,” katanya.

Belum lagi, dengan masalah gangguan ketertiban di masyarakat yang terus diupayakan solusinya. Salah satunya pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) guna menekan tingkat kerawanan kriminalitas.

“Karena memang salah satu faktor tingginya angka kriminalitas dari minimnya PJU,” katanya.

Oleh sebab itu, Dani Ramdan menambahkan, Pemkab Bekasi terus berupaya. Bahkan, untuk pengusulannya, sudah memperoleh persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi.

“Kaitan PJU, sebenarnya saat ini sudah berupaya dan sudah mendapat kesepakatan persetujuan DPRD untuk meningkatkan secara signifikan anggaran pada PJU ini,” lanjutnya.(Red)

Ektra Kerja Keras BPBD Kabupaten Bekasi Bantu Warga Terdampak Kekeringan

BIN || Kabupaten Bekasi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengirimkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, pada Selasa (26/09/2023).

“Alhamdulillah hari ini kami mendapat bantuan air bersih dari BPBD, satu unit mobil tangki kapasitas 5.000 liter untuk membantu warga yang memang betul-betul membutuhkan air bersih karena air sumurnya kering,” kata Sekdes Kedung Jaya, Saipuddin Jupri.

Saipuddin menjelaskan, bantuan air bersih disalurkan untuk warga Dusun 3 Desa Kedung Jaya yang meliputi tiga RT di wilayah RW 06 dengan jumlah 500 Kepala Keluarga (KK) terdampak di Kampung Wates.

“Ya, saya arahkan kepada warga kita agar segera membawa ember, jerigen dan galon untuk di isi air bersih dari BPBD Kabupaten Bekasi dalam memenuhi kebutuhan mereka yang ada di Kampung Wates Dusun 3 RT 01, 02, 03 pada RW 06 Desa Kedung Jaya,” katanya.

Dirinya mengimbau kepada warga agar bisa menggunakan air bersih dengan lebih hemat, karena musim kemarau yang cukup panjang dan curah hujan yang belum turun.

Sementara itu, Ketua RT 01 Dusun 3 Kampung Wates, Risan Ashari (61) menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kecamatan Babelan maupun Desa Kedung Jaya dan BPBD Kabupaten Bekasi yang sudah cepat tanggap menerima aduan dari warganya dalam mengalami kekurangan air bersih akibat kekeringan di musim kemarau.

“Saya berterima kasih adanya bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Bekasi ke wilayah Desa Kedung Jaya dan mudah-mudahan pengiriman air bersih ini bisa semaksimal mungkin ke tempat kami,” ujarnya.(Red)

Peringati HTN, Syahrir Ketum Pemuda Tani Indonesia Provinsi Jabar Turun Ke Sawah

BIN || Jawa Barat – Setiap tanggal 24 September, kita memperingati Hari Tani Nasional (HTN), yang kini tahun 2023 ke 63 tahun. Penetapan tanggal 24 September sebagai Hari Tani Nasional diteken Presiden Soekarno dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 169 Tahun 1963.

Tanggal ini bertepatan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA 1960).

Peringatan HTN untuk mengapresiasi perjuangan petani di Indonesia. Keberadaan petani menjadi penting bagi negara agraris untuk turut serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Indonesia merupakan negara agraris, yang artinya sebagian besar penduduknya memiliki mata pencaharian di bidang pertanian.

HTN merupakan sejarah perjuangan golongan petani hingga pembebasan mereka dari kesengsaraan.

Dari perjuangan para Pak/Bu Tani, diharapkan apresiasi dalam sejarah penting pertanian Indonesia tidak diperingati sebatas lips service tetapi lebih mendalam dan menyentuh golongan muda, milenial, generasi Z sebagai generasi penerus dan pejuang bangsa.

Alangkah naibnya kita sebagai bangsa bila peringatan HTN hanya dilakukan sebatas ceremonial. Tetapi lebih dari itu, Pemerintah melakukan introspeksi, evaluasi terhadap upaya-upaya meningkatkan harkat martabat, serta kesejahteraan petani. Sudahkah petani kita sejahtera?

Di era Orde Baru, ada program Panca Usaha Tani, dan saat ini punya jaminan regulasi kesejahteraan petani. Melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Tetapi apakah itu sudah dijalankan dan dirasakan petani?

HTN merupakan kepastian hukum hak-hak atas tanah bagi seluruh rakyat, demi mewujudkan kemakmuran, kebahagiaan, keadilan bagi negara dan rakyat, terutama rakyat tani, dalam menuju masyarakat adil dan makmur.

HTN Orde Baru

Hari Tani Nasional dibentuk atas persetujuan Presiden Soekarno. Hal ini terwujud dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 169 Tahun 1963.

Di Masa orde baru, ada berbagai perubahan di bidang pertanian. Pada 1974 dibentuk Badan Litbang Pertanian berdasarkan Keppres tahun 1974 dan 1979.

Kemudian pada 1980 didirikan Departemen Koperasi secara khusus. Koperasi ini dibentuk untuk membantu para petani kecil di luar Jawa Bali agar dapat meningkatkan usaha pertanian berskala lebih besar.

Pada 1983 terjadi reorganisasi di Badan Litbang Pertanian. Hal ini sesuai dengan Kepres No 24 Tahun 1983.

Pada 1993, dibentuk Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) dan Loka Pengkajian Teknologi Pertanian (LPTP) yang tersebar di seluruh provinsi sesuai dengan Keppres No 83 Tahun 1993. Selain itu juga terjadi pembentukan 2 unit organisasi BPTP di 2 Propinsi, yaitu Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Banten, dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kepulauan Bangka Belitung (Kepmentan No. 633/Kpts/OT.140/12/2003).( Red )

Gudang di Bintan Penerima Ban Impor Dari China Tidak Memiliki Izin dan TDG

BIN || Bintan – Inspeksi Mendadak (sidak) yang dilakukan Balai Pengawasan Tertib Niaga (BPTN) Wilayah Medan serta Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) menemukan ratusan Ban Impor asal China bermerek Maxxis di Gudang milik CV. Tangguh Indo Omega, yang terletak di KM 18 Toapaya, Kabupaten Bintan ternyata tidak memiliki Izin Usaha dan Tanda Daftar Gudang (TDG), Kamis (21/09/2023).

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Bintan, Setia Kurniawan melalui sambungan telepon kepada awak media ini.

“Gak ada terdaftar gudang itu. Belum ada mengajukan sama sekali ke PTSP (Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu). Kalau mereka ngajukan, pasti ada koordinasi ke kita,” terangnya, Senin (25/09/2023).

Lebih lanjut, Setia Kurniawan menambahkan terkait pendaftaran Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko melalui Sistem Online Single Submission (OSS) juga tidak ditemukan terkait perizinan berusaha CV. Tangguh Indo Omega.
“Di sistem OSS, zero bang, kami zero sama sekali masalah gudang ditempat itu. Tak ada perizinan sama sekali ditempat itu,” tutup Kurniawan.

Berdasarkan pernyataan Kepala Balai Pengawasan Tertib Niaga (BPTN) Wilayah Medan, Andri,S.H, kepada awak media ini, temuan di gudang CV. Tangguh Indo Omega milik tersebut total 417 Ban.
“Total ban di Toapaya, ban besar 115, biasa 302. Yang di Toapaya masih tahap penyidikan. Itu di apa, di segel sementara aja mereka. Dokumennya sudah ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Aan yang dikabarkan selaku pemilik gudang CV. Tangguh Indo Omega saat dihubungi awak media ini, tidak memberikan tanggapan sama sekali. (Edi)

Koperasi Karyawan PT Chemicon Indonesia Distribusikan Air Bersih di Desa Nagacipta

BIN | Bekasi — Koperasi Karyawan PT Chemicon Indonesia bekerja sama dengan Koramil 12 Serang Baru, menyalurkan bantuan air bersih untuk sejumlah wilayah terdampak bencana kekeringan ekstrem di Kecamatan Serang Baru.

Ketua Koperasi Karyawan PT Chemicon Indonesia, Eko Supriyanto, menyatakan bantuan air bersih disalurkan kepada 7 desa di 3 Kecamatan se-Kabupaten Bekasi.

“Proses penyaluran air bersih dilaksanakan dari hari kemarin dan saat ini kita salurkan di desa Nagacipta. Distribusi menggunakan 14 truk tangki ke berbagai wilayah yang terdampak bencana kekeringan ekstrem,” terang Eko. Kamis (21/09/2023) 

Ia menyebutkan, pihaknya bersinergi dengan Koramil 12 Serang Baru guna memetakan wilayah atau desa mana saja yang membutuhkan bantuan air bersih agar tepat sasaran.

“Harapannya, semoga mampu meringankan beban warga desa pada kebutuhan air bersih di musim kemarau ini, khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi bagian Selatan ini,” ungkapnya.

Eko menyatakan, penyaluran bantuan 112.000 liter air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi merupakan komitmen Koperasi Karyawan perusahaan Chemicon Indonesia yang termasuk pada program Bhakti Sosial. 

Sementara itu, Kepala desa Nagacipta, Jabar, melalui Sekdes, Aming, mengungkapkan rasa senang dan terima kasih atas bantuan air bersih dari Koperasi Karyawan PT Chemicon Indonesia dan Koramil 12 Serang Baru di wilayahnya.

“Semoga bisa memberikan manfaat untuk kebutuhan warga di desa kami, sehingga bisa bertahan hidup di musim kemarau ini,” tutupnya.(Wati)

Kapolda Jabar Silaturahmi dengan Rektor Universitas dan Perguruan Tinggi Jawa Barat

BIN || BANDUNG – Kapolda Jabar Silaturahmi dengan Rektor Universitas dan Perguruan Tinggi Jawa Barat dengan tema “Sinergi Dalam Menggapai Masa Depan” di Ruang Aula Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat Jl. Soekarno Hatta No.839, Babakan Penghulu, Kec. Cinambo, Kota Bandung, Rabu 20/09/23.

Kegiatan tersebut diselenggarakan bermaksud menjalin Silaturahmi dengan civitas Akademik Universitas khususnya di Jawa Barat untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif serta membentuk sebuah karakter dan jatidiri seorang Mahasiswa sebagai Agen Of Change yang berfikir kritis, kreatif dan inovatif menuju Indonesia Emas tahun 2045.

Dalam acara silaturahmi yang digelar tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Jabar Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M, Brigjen Pol. Bariza Sulfi, S.I.K (Waka Polda Jabar) beserta PJU Polda Jabar, Dr. H. R. Iip Hidajat, M.Pd. (Kepala Badan Kesbangpol Prov. Jabar yang mewakili PJ Gubernur Jabar), Dr. H. Abdul Harris Bobihoe (Ketua Komisi V Mewakili Ketua DPRD), Kolonel CAJ Rudi Prianto (Staf Ahli Pangdam III Siliwangi Bidang Ekonomi).6. Bapak Sani Rozali, S.H., M.H (Koordinator Kajati Jabar), Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T. IPU. (Kepala LLDikti Wil IV Jabar), Bapak Rifqi Alimubarok. S. Ag., M.Si (Ketua KPU Prov Jabar), Bapak Setia Budi Hartono, SH.,MH (Kabag Penanganan Penyelenggaraan dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu), H. Efendi Rahmat, M .Ag (Perwakilan Kemenag Jabar), Prof Dr. UMAM SUHERMAN, AS, M.Pd (Guru Besar dan Pemerhati Pendidikan), Rektor Universitas dan Warek Perguruan Tinggi di Wilayah Jawa Barat.

Kapolda Jabar Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M dalam sambutanya katakan bahwa, “Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini, kita semakin mendekati hari H Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang, atmosfer dan temperatur Politik pun semakin terasa mengalami peningkatan.

Pertempuran narasi antar relawan dan pendukung ketiga bakal calon tampaknya menjadi magnet perbincangan publik, baik di dunia nyata maupun dunia virtual. Realitas aktual dan faktual ini telah menjadikan arena Politik pun otomatis dipenuhi gejolak.

Kita bisa melihat berbagai perang retoris yang menghiasi media sosial dan layar gawai. Dalam takaran tertentu, perbedaan pilihan Politik merupakan konsekuensi logis dari apa yang namanya demokrasi, sehingga perbedaan pilihan sesungguhnya merupakan dinamika kontestasi,” Ungkap Kapolda Jabar.

“Sepanjang semua berbicara dan bergerak dalam konteks untuk kepentingan bangsa dan negara. Untuk itulah, di atas perbedaan pandangan dan pilihan Politik, semangat persatuan dan kesatuan harus menjadi landasan utamanya untuk menghindari dampak negatif polarisasi yang bisa mengarah pada perpecahan.

Bapak dan ibu sekalian yang saya banggakan, Setelah sebelumnya kita memasuki era vuca (volatility, uncertainty, complexity dan ambiguity) dimana mengilustrasikan sebuah kondisi transformasi yang terjadi dengan super cepat, tanpa bisa kita duga, rumit dan membingungkan, untuk menggambarkan kondisi sebelum adanya pandemi, disrupsi teknologi, dan ketidakstabilan perPolitikan dunia.

Kemudian pasca pandemi covid-19 menuntut adanya pemahaman baru yang bisa kita kenal dengan istilah bani (brittle, anxiety, non-linear dan incomprehensible) untuk mendefinisikan keadaan Ekonomi, Politik dan Sosial yang bisa berimplikasi pada instabilitas keamanan.

Artinya akan banyak variabel baru yang bisa muncul kapan saja dan dimana saja yang bersifat super dinamis dan unpredictable,” Terangnya.

“Untuk itulah kita semua hadir dan bertemu disini dalam rangka meningkatkan semangat kebersamaan, turut berkontribusi secara aktif sesuai profesi luhur kita dalam menjaga dan memelihara kondusifitas kamtibmas, khususnya di seluruh wilayah jawa barat dan umumnya di seluruh wilayah indonesia.

Peran Perguruan Tinggi sebagai kawah candradimuka dalam menggemleng generasi muda penerus bangsa, memegang peranan krusial dalam menciptakan pemimpin yang bersih dan moral yang luhur agar mampu membawa bangsa ini menuju kemakmuran dan keadilan sosial. Di dalam konteks filsafat pendidikan, ada dua hal utama yang perlu dibangun,” Tambahnya.

“Pertama, kemampuan berpikir kritis. Kedua, mendorong kreativitas dalam berinovasi dan menciptakan nilai nilai kemanfaatan bagi kemanusiaan. Hal ini berarti tidak hanya fokus pada aspek kognitif semata, tetapi juga melihat masalah secara komprehensif,”.

“Pendidikan memiliki hubungan erat dengan berbagai jenis kecerdasan, seperti intelligence quotient (iq), Emotional Quotient (EQ), dan Transcendental Quotient (TQ) atau kecerdasan spiritual. Oleh sebab itu indikator kecerdasan bukan hanya sebatas pengetahuan yang dimiliki seseorang, melainkan juga meliputi kemampuan empati, kepedulian terhadap lingkungan dan pemahaman yang mendalam terhadap aspek-aspek manusia yang lebih dalam.

Dalam konteks inilah, dimana lingkungan strategis saat ini banyak dipengaruhi oleh multi variabel maka kita perlu bahu membahu dalam semangat kebersamaan untuk menjaga persatuan. Terlebih di tahun Politik seperti saat ini. Di samping itu, perlu diketahui juga terkait dengan ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan Mahasiswa,”.

“Mahasiswa saat ini dibidik sebagai subjek dan objek kejahatan. Baik dia sebagai pemakai, ataupun dia menjadi bagian dari lingkaran kejahatan sehingga terlibat dalam peredaran gelap narkoba.

Hal ini perlu mendapat perhatian kita bersama agar di usia produktifnya mereka lebih diarahkan untuk menghasilkan karya karaya inovatif sehingga membawa kebermanfaatan pada lingkungan dan mengharumkan nama bangsa dan negara,” Pungkas Kapolda Jabar Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M.

Dalam sambutanya Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Bariza Sulfi, S.I.K mengatakan Semoga silaturahmi yang telah kita bangun bersama selama ini terus bersinergi, terjaga dan ditingkatkan eksistensinya dalam bekerjasama mendukung Polda Jabar guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan damai.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa karakterteristik mahasiswa yang kritis transformatif atas kepedulian kepekaan dan empati terhadap persoalan sosial masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam roda pemerintahan, dimana dapat menjadi agen pembawa perubahan bagi bangsa dan negara hal ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri karena tidak hanya menempuh pendidikan diperguruan tinggi, tetapi juga sebagai wadah pemberi solusi bagi berbagai permasalahan yang timbul.

Wakapolda juga mengatakan bahwa tujuan dari lembaga pendidikan tinggi yaitu agar para mahasiswa menjadi insan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa dan berakhlak mulia berilmu kreatif, kompeten dan mandiri sehingga mahasiswa mempunyai tempat tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat.

Kondisi bangsa saat ini menghadapi kondisi Ipoleksosbudkam global yg sangat dinamis, seiring itu semua perkembangan kerawanan sosial yang berkembang kerawanan sosial yang berkembang saat ini seperti bahaya Narkoba, Sex bebas, LGBT, Radikalisme dan meningkatnya kriminalitas di masyarakat dimana elemen mahasiswa banyak terkait dalam hal itu.

“Untuk menangkal itu semua perlunya keterpaduan semua Stakeholder negara selain itu tantangan kondisi bangsa indonesia yang saat ini akan menghadapi agenda demokrasi tahapan Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

Masyarakat berperan untuk ikut serta memilih dan menentukan anggota legislatif serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI tentunya setiap tahapan Pileg dan Pilpres mempunyai kerawanan masing” diantaranya money politik, black campaign, intimidasi, konflik antar pendukung, pengerahan massa, berita bohong/hoax, isu sara, hate speech dan sebagainya sehingga berpotensi dapat menimbulkan konflik komunal terbuka antar elemen masyarakat,” Terang Wakapolda

Lanjut Wakapolda, “Maka diperlukan peran dan partisipasi dari seluruh komponen bangsa termasuk para rektor universitas dan perguruan tinggi sebagaimana fungsi dan perannya untuk melakukan pembinaan dan pengarahan bagi para mahasiswa sebagai salah satu cara untuk mencetak generasi muda yang berprestasi dan memberikan dampak positif baik dikalangan akademik maupun non akademik, sehingga kita semua berharap pemilu dan pilkada serentak tahun 2024 dapat terlaksana dengan aman, damai dan sejuk sesuai prosedur hukum guna mewujudkan demokrasi yang semakin matang,” Sambungnya.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini saya mengajak untuk bekerjasama, bersinergi, dalam memelihara kamtibmas guna menjaga keutuhan, kedaulatan negara dan mempererat persatuan bangsa khususnya di Wilkum Polda Jabar,” Pungkas Brigjen Pol. Bariza Sulfi, S.I.K.

Ditempat yang sama Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T. IPU. (Kepala LLDikti Wil IV Jabar) mengatakan Jumlah perguruan tinggi di Wilayah Jabar ada 350 perguruan tinggi artinya presentase dosen dan mahasiswa itu sangat banyak yang bisa berpengaruh dalam hal pemilu yang akan datang. Jumlah mahasiswa di Jabar lk 700 ribu orang mahasiswa dan tidak semuanya berasal dari Wil Jabar karena setiap kampus menerima mahasiswa dari seluruh provinsi di luar Jabar.

Semoga tidak ada kasus besar yang menyangkut dengan pemakaian narkoba di semua perguruan tinggi di Wilayah Jabar.

“Kampus harus bebas dari intoleransi dan juga harus terbebas dari perbedaan suku maupun perundungan ataupun seks bebas dalam lingkungan kampus. Kami sudah berkeja sama dengan densus 88 untuk mencegah adanya aliran – aliran yang mulai menyimpang ataupun gangguan dari luar yang dapat mempengaruhi mahasiswa di kampus – kampus Jabar, Jadi untuk ibu/bapak para rektor semua, menjadi rektor itu sangat berat tanggung jawabnya karena kita sebagai rektor bertanggung jawab akan SDM yang berkualitas bagi masa depan bangsa,” Ungkapnya.

Lanjut Dr. M. Samsuri, “Alhamdulillah secara besar kampus di Jawa Barat aman kondusif tidak ada kasus atau tindakan besar yang harus di tindak lanjuti,” Tambahnya.

Ketua KPU Jabar Rifqi Alimubarok. S. Ag., M.Si yang juga hadir dalam acara silaturahmi Polda Jabar tersebut katakan rasa syukurnya atas silaturahmi tersebut yang juga dalam menyambut Pilpres 2024 tersebut untuk menjaga kondusifitas di masyarakat karena kedepanya banyak para pemilih Milenial yang akan mengikuti proses pemilu serentak pada 2024 mendatang.

“Suyukur Alhamdullilah kita bisa bersilaturahmi di sini untuk menyambut Pilpres 2024, Didalam masa Pandemi Covid kita bisa menghadapi Pilkada tahun 2020 kita bisa hadapi dengan baik dengan sinergitas. Kami harapkan di Pilkada Serentak 2024 kita bisa menghadapi dengan baik khususnya di wilayah Jawa Barat.

Di Forum yang luar biasa ini kita harapkan bisa mewujudkan sinergitas yang tinggi untuk menghadapi Pilpres / Pilkada serentak 2024, dimana Jawa Barat saat ini cukup memiliki permasalahannya yang komplek dengan jumlah penduduk yang cukup banyak sekitar 7 Jt penduduk di Jawa Barat adalah generasi Z, sedangkan 32 % di Wilayah Jawa Barat generasi milenial,” Ungkapnya.

“Kami mohon dari jajaran Keamanan TNI / Polri baik dari Universitas untuk mengawal tahapan kampanye 2024 dengan baik. Putusan Mahkamah Konstitusi terbaru yang memperbolehkan aula yang berada di Universitas bisa dijadikan tempat kampanye, namun harus memiliki izin baik dari kepolisian maupun pemilik tempat (Universitas) Mari kita meningkatkan sinergitas di Antara Universitas dengan pihak keamanan pemerintah / TNI / Polri dalam mewujudkan JabarvKondusig 2024,” Harapnya.(Red)

KCB Kembali Salurkan Air Bersih di Kecamatan Bojongmangu

BIN || KABUPATEN BEKASI – Di tengah musibah kekeringan yang sekarang ini masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi, Tim Kristoro Center Bekasi (KCB) kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga masyarakat di Desa Medal Krisna, Desa Karangmulya dan Desa Bojongmangu, Kecamatan Bojongmangu, Rabu (20/9/2023).

Sebelumnya, tim KCB juga memberikan bantuan air bersih kepada warga masyarakat yang ada di Kecamatan Sukawangi, Muaragembong, Cabangbungin dan Cibarusah. Tim KCB akan terus memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat selama musim kemarau ini, bukan hanya di Kabupaten Bekasi, tetapi juga di Karawang dan Purwakarta.

Seperti bantuan sebelumnya, puluhan warga masyarakat di Desa Medal Krisna dan Karangmulya, terlihat berduyun-duyun membawa galon untuk mendapatkan bantuan air bersih tersebut. Masyarakat sangat antusias karena bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan minum dan masak.

Ketua Umum (Ketum) Kristoro Center Bekasi (KCB), Iswanto mengatakan, selain memberikan bantuan air bersih, tim KCB juga membagikan bantuan nasi kotak kepada warga masyarakat sekitar. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan masyarakat di tengah musibah kekeringan yang telah melanda selama kurang lebih empat bulan ini.

“Semoga masyarakat senang dengan bantuan yang kami berikan ini, dan membantu kesulitan masyarakat. Kami juga merasa bangga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkap pria yang akrab disapa Anto ini kepada para awak media yang melakukan peliputan di lokasi.

Dalam pemberikan bantuan air bersih dan nasi kotak kepada masyarakat, tim KCB jiga dibantu oleh tim Koordinator Kecamatan (Korcam) Bojongmangu, karena tim KCB sekarang ini sudah terbentuk pengurus di setiap kecamatan.

Seperti diketahui, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari pengusaha yang juga Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Gerindra, yaitu Kris Susmantoro (Kristoro). Kristoro dinilai sangat memiliki kepekaan sosial terhadap warga masyarakat yang tertimpa musibah.

Dalam kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024 mendatang, Kris Susmantoro akan bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) VII meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Dirinya berniat maju menjadi anggota parlemen untuk mengabdikan dirinya kepada warga masyarakat. (zal)

Tetap Mendapatkan Penghasilan di Musim Kemarau, Petani Desa Ridogalih Putar Otak Tanam Timun dan Kacang Panjang

BIN | Bekasi – Musim kemarau yang melanda sejumlah daerah turut berdampak pada petani padi, tak terkecuali para petani padi di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, yang harus putar otak.

Sembari menunggu musim penghujan untuk memulai masa tanam padi yang baru, sejumlah petani memanfaatkan lahan-lahan persawahan mereka untuk menanam komoditi lain.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu petani Desa Ridogalih, Ahmad (53). Dia mengatakan, bahwa saat ini dirinya memilih tanam sayuran.

“Saya memanfaatkan untuk menanam beberapa tanaman lain,” ujar Ahmad, Rabu (20/09/2023).

Adapun tanaman yang dimaksud yakni kacang panjang dan timun. Dikatakan Ahmad, tanaman itu dipilih karena masa tanam hingga panennya yang cepat.

“Yang dipilih itu yang cepat panen dan tidak perlu memerlukan banyak air, apalagi saat ini sulit air akibat kemarau,” terangnya.

Menurutnya, hal itu menjadi salah satu solusi bagi dirinya dan petani lainnya. Pasalnya, tanaman yang ditanam itu dapat dijual langsung oleh petani ke pasar-pasar terdekat..

“Jadi memang saya itu bercocok tanamnya tidak harus nunggu musim penghujan. Dengan musim kemarau seperti ini, saya tetap dapat penghasilan,” pungkasnya.(Wati)

NasDem Pasang Target Dua Kursi di Dapil IV Kabupaten Bekasi

BIN || KABUPATEN BEKASI – DPD Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Bekasi, menargetkan perolehan minimal dua kursi legislatif di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Bekasi meliputi Kecamatan Sukatani, Tambelang, Sukawangi, dan Tambun Utara.

Hal itu diungkapkan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi, Marjaya Sargan, saat rangkaian kegiatan Goes to Dapil yang dilaksanakan di Dapil IV Kabupaten Bekasi tepatnya di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Sabtu (16/9/2023).

Marjaya mengatakan, kegiatan goes to dapil ini dihelat untuk memperkuat jaringan dibawah, sehingga target Partai NasDem Kabupaten Bekasi baik saat Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) bisa tercapai di tahun 2024 mendatang.

“Kami menargetkan perolehan dua kursi di Dapil IV ini, karena kami melihat Dapil IV ini menjadi rumah bagi pendatang baru, persaingan enggak begitu ketat, sehingga kami yakin target tersebut bisa tercapai,” ungkapnya kepada para awak media.

Dirinya pun melihat komposisi caleg Partai NasDem di Dapil IV ini adalah para petarung. Ia pun menargetkan perolehan 50 ribu suara di Dapil IV. Ia melihat Dapil IV ini merupakan Dapil yang paling aktif dan memenuhi syarat, dimana kegiatan goes to dapil dihadiri oleh seluruh pengurus DPC hingga ranting.

Dalam kesempatan tersebut, Marjaya berpesan kepada seluruh Caleg di Dapil IV untuk mengedepankan kebersamaan. Target suara di setiap kecamatan pun harus menyebar, tidak hanya di satu titik, sehingga tidak ada predator yang “memakan” suara sendiri’.

“Alhamdulillah sebanyak 1.051 TPS (Tempat Pemungutan Suara,red) yang ada di Dapil IV ini sudah terisi oleh saksi dari struktur Partai NasDem. Jadi struktur yang ada kita gerakkan semua untuk menjadi saksi. Karena muara dari semua perjuangan adalah saksi, bagaimana saksi ini bisa mengamankan suara,” terangnya.

Di tempat yang sama, Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi, Dede Iswadi, mengaku sudah menyiapkan saksi yang akan bertugas di 1.051 TPS yang ada di Dapil IV. Dengan saksi di setiap TPS, dirinya meyakini target minimal dua kursi legislatif di Dapil IV bisa tercapai.

Tidak hanya itu, untuk mencapai target dua kursi legislatif di Dapil IV, Dede mengaku telah melakukan pengecekan struktur di tingkat DPC maupun Ranting, untuk siap menjalankan program dari DPD NasDem Kabupaten Bekasi. Kemudian meningkatkan konsolidasi antar caleg di Dapil IV, Propinsi dan RI agar setiap TPS bisa terisi dengan berbasis struktur.

“Kami menginstruksikan kepada para caleg untuk saling berkoordinasi, agar tidak ada gesekan dan bisa dilakukan pemetaan, mana wilayah yang masih kosong dan sudah. Harapannya melalui kegiatan goes to dapil ini bisa semakin terlihat, mana wilayah yang perlu kita perbaiki dan perkuat, baik di struktur maupun kantong-kantong suara,” paparnya.

Sementara itu, salah satu Caleg Partai NasDem dari Dapil IV Nomor Urut 1, Mustakim, mengaku optimis target dua kursi legislatif di Dapil IV bisa tercapai, dengan adanya kekompakan dan kebersamaan para pengurus baik di tingkat DPC maupun Ranting.

Mustakim mengaku siap untuk mengisi saksi di setiap TPS yang ada di Dapil IV. Karena menurutnya keberadaan saksi sangatlah penting untuk mengamankan suara Caleg dan Partai di setiap TPS.

“Alhamdulillah untuk komunikasi antar caleg Partai NasDem di Dapil IV ini terus terjaga. Termasuk dengan Caleg Provinsi dan RI. Kami juga telah melakukan pemetaan di wilayah masing-masing, sehingga bisa saling menguatkan agar suara di setiap wilayah bisa terisi,” tandasnya. (zal)

Penampungan Air Bersih Diresmikan Kapolres Metro Bekasi

BIN | Bekasi – Polres Metro Bekasi melaksanakan peresmian bantuan sarana penampungan air bersih di Kp Bedeng RT 09/05 Desa Medal Krisna, Kecamatan Bojongmangu, Jumat (15/09/2023).

Peresmian dihadiri langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya, Dirut PT Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim, Muspika Kecamatan Bojongmangu, Pemdes Medal Krisna, tokoh Agama dan tokoh masyarakat.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk bhakti sosial dan kepedulian kepada masyarakat yang kesulitan air bersih dikala musim kemarau.

“Air menjadi salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting bagi manusia dan juga mahluk hidup lainnya, untuk memasak, mandi, mencuci, minum, dan masih banyak lagi. Semoga dengan bantuan penampuangan air bersih dapat membantu masyarakat yang sulit mendapat air bersih, dan dengan adanya penampungan air kapasitas 5000 liter air, bisa menjadi wadah yang nantinya dapat dimanfaatkan warga.” ucap Kapolres dalam sambutannya.

Kapolres menambahkan, ada tiga titik untuk tempat penampungan di Kecamatan Bojongmangu yaitu, Kp.Bedeng, Kp Bojongmangu dan Kp. Babakan Kaum.

“Ada tiga titik yang kita bantu untuk tempat penampungan air ini, dan Polres Metro Bekasi bekerjasama dengan PDAM yang akan mendistribusikan air bersih setiap hari dalam rangka memenuhi kebutuhan air bersih untuk warga,” tambah Kapolres.

Sementara itu Dirut PT PDAM Bekasi Usep Rahman Salim mengatakan, PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi menjamin terus akan memberikan pasokan air bersih kepada masyarakat korban kekeringan.

Menurut Usep, pendistribusian air bersih sebagai bentuk kemanusiaan dan kepedulian sosial PDAM sebagai perusahaan pelat merah milik Pemkab Bekasi kepada masyarakat.

”Bantuan ini rutin dilakukan hampir setiap tahun,” pungkasnya.(Wati)