BIN | Bekasi – Kecelakaan tunggal yang melibatkan pengemudi sepeda motor di Jalan Urip Sumoharjo tepatnya didepan Perum Central Park Kp. Kali Ulu Rt. 01 / 03 Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (24/10/2023) sekitar jam 12.30 WIB, menelan korban.
Korbannya adalah Agus Setiawan (45), warga Desa Karang Asih, Cikarang Utara. Akibat dari kecelakaan tersebut, korban mengalami luka dan dilarikan ke RS Annisa Cikarang.
Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Hotma Sitompul mengatakan, kronologi kejadian bermula saat korban mengendarai motor melaju dari arah barat menuju arah timur. Setibanya ditempat kejadian (TKP) , pengemudi kendaraan tersebut tergelincir dan jatuh
“Mengalami Out Of Control, akhirnya pengendara sepeda motor Honda Vario No.Pol B-4108-FXF tergelincir dan jatuh, saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit,” kata Hotma.
Saat ini kasus laka lantas tersebut ditangani oleh Unit Laka lantas Polres Metro Bekasi untuk penyidikan lebih lanjut. (Wati)
BIN ||KABUPATEN BEKASI – Setiap tanggal 28 Oktober bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda juga erat kaitannya dengan pergerakan para pemuda dalam meraih Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Peringatan Hari Sumpah Pemuda memiliki makna tersendiri bagi Tokoh Muda Kabupaten Bekasi, Aji Aria Wiguna. Perlu diketahui bersama bahwa bang Aji sapaan akrab Aji Aria Wiguna ini adalah salah satu Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Ummat untuk Dapil 3 meliputi Kecamatan Tambun Selatan (Tamsel).
Dalam memaknai sumpah pemuda, bang Aji memberi penekanan dua makna dasar yang harus direfleksikan, yaitu tentang kepemudaan dan kebangsaan. Menurutnya, terdapat lima makna fundamental yang harus diingat dan ingatkan kepada kita semua sebagai sebuah bangsa, terutama bagi kalangan muda.
Pertama pentingnya menyadari bahwa generasi muda adalah asset bangsa yang tak ternilai, karena ditangan generasi mudalah masa depan bangsa ini dipertaruhkan
Kedua pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, karena hanya dengan kesadaran berbangsa yang mendalam segalanya dapat terwujud dan diwujudkan.
“Ketiga pentingnya memberi ruang, waktu, dan juga pendanaan bagi generasi muda untuk mengkreasikan cipta, rasa, dan karsanya semaksimal mungkin,” ungkapnya.
Keempat pentingnya membangun kesadaran tentang keberagaman dikalangan generasi muda sebagai manusia yang hidup dan menjalani kehidupan di bumi nusantara yang sangat multikultural.
Kelima pentingnya pendidikan terhadap generasi muda untuk menjadi pribadi yang memiliki daya guna atas diri, bangsa, dan juga menghadapi tantangan dunia di masa depan.
“Berdasarkan lima makna dasar sumpah pemuda inilah, simpul-simpul kebangsaan akan tetap terjaga dan terpelihara, serta kita berkeyakinan akan dapat menghantarkan bangsa yang besar ini menjadi bangsa yang gemah ripah loh jinawi, dihormati dan mampu memainkan peranan penting di dunia internasional,” tegasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, “kekuatan” generasi muda menjadi salah satu faktor penentu kemajuan dan eksistensi sebuah bangsa. Peringatan sumpah pemuda ini, harus dijadikan sebagai momentum sekaligus batu pijakan dalam merefleksikan kedirian sebagai pribadi, bangsa, dan warga dunia untuk mereposisi juga mengkreasikan segala sesuatu yang belum optimal menjadi optimal, sehingga sejalan/selaras sebagaimana keinginan para pencetus dan deklarator sumpah pemuda pada 28 oktober 1928.
“Jadi saya berharap generasi muda bisa terus memaksimalkan setiap potensi pada dirinya, sehingga keberadaan bangsa ini dapat diakui oleh dunia,” pungkas Aji Aria Wiguna. (rzl)
BIN | Bekasi – Aktivis Jaringan Masyarakat Peduli Demokrasi (JMPD) Zuli Zulkifli mengkritik ketidakmampuan pemerintah daerah Kabupaten Bekasi dalam menghadapi sejumlah lahan pertanian yang mengalami puso atau gagal panen. Seharusnya, gagal panen ini bisa di antisipasi dengan normalisasi aliran sungai yang maksimal.
“Ya kalua normalisasi aliran sungainya maksimal dan dipastikan airnya dapat mengalir secar keseluruhan lahan pertanian, kemungkinan masyarakat Kabupaten Bekasi tidak akan mengalami gagal panen,” ujar Zuli Zulkifli yang dihubungi pada Senin (23/10/2023).
Dia meminta agar Pj Bupati Bekasi bertanggungjawab atas gagal panen yang terjadi dibeberapa wilayah Kabupaten Bekasi. Pertama, Pemkab Bekasi dapat mengganti bibit padi baru agar masyarakat bisa menanam kembali lahan pertaniannya.
Kedua, dapat memastikan pasokan air dilahan pesawahan dapat terairi dengan baik. Dengan begitu, Zuli yakin kasus puso atau gagal panen bisa diminiamalisir di Kabupaten Bekasi.
“Ya intinya asal ada kemauan dari pemerintah daerah untuk memperbaikin saluran air buat pertanian, tida ada yang tidak mungkin,” katanya.
Selain itu, terkait kekurangan suplai air untuk area lahan pertanian.Pemda wajib mempunyai terobosan yang sifatnya jangka panjang agar hal ini tidak terulang, Misalnya saja dengan pembuatan embung yang bisa didanai oleh pemerintah daerah dan desa melalui dana desa.
“Kedua perbaiki saluran sekunder dan tersier dan kerjasama dengan pihak PJT Agar bisa memberikan manfaat jangka Panjang,” sarannya.
Zuli juga menyindir kinerja anggota DPRD Kabupaten Bekasi Dapil 5 dan Dapil 6. Menurutnya anggota DPRD itu memiliki kewenangan pengawasan terhadap kinerja ekskutif. Menurunya, kinerja DPRD Kabupaten Bekasi masih jauh dari harapan untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bekasi.
Nah sudah saatnya momentum masyarakat memilih wakil rakyat yang dapat membawa apsirasi masyarakat dengan baik, sebagai wakil rakyat juga harus dapat memperjuangkan nasib masyarakat,” tandasnya.
BIN || Kabupaten Bekasi – Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Bekasi gelar nonton bareng film ‘Kejarlah Janji’ di Pondok Pesantren Modern Daarunnadwah Kecamatan Kedungwaringin.
Diketahui Nobar tersebut bertepatan pada Hari Santri Nasional 22 Oktober 2023. Ketua Divisi Teknis KPU RI, Idham Khalid menyampaikan film ‘Kejarlah Janji’ mempunyai pesan dan kesan demokrasi tentang pemilihan umum 2024 mendatang.
“Film ini banyak narasi yang memberikan edukasi kepada kita semua, khususnya para santri yang ada di pesantren,” ucapnya.
Selain itu, kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya untuk memberikan sosialisasi dan pendidikan politik kepada pemilih pemula yang dirangkai dalam program “KPU Goes to Pesantren”.
“Ini merupakan upaya untuk mengajak pemilih pemula untuk lebih peduli terhadap politik dan ikut menunaikan hak pilih pada 14 Februari 2024,” ujarnya.
Ia menyebut film ‘Kejarlah Janji’ merupakan produksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja sama dengan Asta Jaya Centra Cinema, Padi Padi Creative, dan Garin Workshop untuk menyambut Pemilu 2024.
“Pada 14 Februari 2024 akan dilaksanakan proses Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI dan DPD RI. Kita berharap dengan sosialisasi ini pemilih pemula bisa terpacu untuk memberikan hak suaranya,” tandasnya (Bisri)
BIN | Pangandaran – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Se-Kecamatan Bojongmangu Kabupaten Bekasi, menggelar kegiatan Pembinaan kapasitas untuk meningkatkan kapasitas peran serta BPD dalam Pemerintah desa, di Hotel Horison Palma Pangandaran Jawa Barat,Jum’at, (13/10/2023).
Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan dua hari dari hari Jumat tanggal 13 sampai 14 Oktober 2023, di bantu oleh PT Eky Persada International, yang di ikuti oleh ketua dan anggota BPD se – kecamatan Bojongmangu dan dibuka secara resmi oleh Plt Camat Bojongmangu Sapto Noviantoro, dengan narasumber kepala DPMD kabupaten Bekasi Rahmat Atong.
Ketua F- BPD kecamatan Bojongmangu, Ondang Donal, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota BPD Se-Kecamatan Bojongmangu yang begitu kompak mengikuti kegiatan Pembinaan Kapasitas BPD Se Kecamatan Bojongmangu.
“BPD harus melaksanakan tupoksi sesuai regulasi dan semua anggota BPD semakin optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya agar rancangan peraturan desa dapat terselenggara secara maksimal”, Ungkap Ondang Donal
Sementara itu, Plt Camat Bojongmangu Sapto Noviantoro, kegiatan pembinaan tersebut untuk meningkatkan pemahaman tugas dan fungsi BPD terkait Penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa, agar BPD dapat menjalankan fungsi legislatif tingkat desa sebagai pengawas kinerja Kepala Desa.
Melalui kegiatan ini, anggota BPD diingatkan kembali akan tugas-tugasnya. Bagaimana bersama dengan kepala desa, Misalnya terkait penyerapan aspirasi masyarakat dan pengesahan RAPBDes, dan BPD harus menjalankan tugas pokok dan fungsi pengawasan di tingkat desa agar roda pemerintah desa dapat terkontrol.
Sapto, juga berharap, kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh semua anggota BPD di Kecamatan Bojongmangu sehingga terjalin sinergitas yang baik antara BPD dan pemerintah desa.
“Ya, adanya BPD dan pemerintahan desa dengan berbagai fungsi dan kewenangannya diharapkan mampu mewujudkan sistem checks and balances dalam penyelenggaraan pemerintahan desa dan juga sebagai mitra pemdes. Diharapkan dengan adanya pembinaan ini, BPD akan meningkatkan kinerjanya dan berperan aktif dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan desa,”pungkasnya.
Kemudian, Kepala Dinas PMD Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong, dan juga sebagai narasumber dalam kegiatan pembinaan BPD, berpesan, agar BPD memiliki Gagasan,Inisiatif dan Kolaborasi yang mengedepankan kepentingan Masyarakat desa
“Ya, ada 4 (empat) strategi untuk BPD, pertama melaksanakan dan memaksimalkan kapasitas dalam membantu Pemerintah Desa dan elemen lain, kedua melakukan penguatan fungsi organisasi BPD, ketiga mengembangkan daya inisiatif, responsive , imajinati, kolaborasi dan inovatif, Terakhir keempat merencanakan program kerja yang jelas dan terarah Bersama pemerintah desa serta bermanfaat bagi Masyarakat”, Ungkapnya. (Ahim)
BIN | Bekasi – Seorang laki-laki yang berprofesi sebagai guru di Kampung Pasir Randu, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, ditemukan tewas gantung diri.
Guru berinisial SS (32) itu ditemukan gantung diri di dalam rumahnya tepatnya di pintu kamar. Sabtu (21/10/2023) pagi hari.
Saat ditemukan, SS dalam posisi tergantung tali tambang, menggunakan ember Cat tembok sebagai pijakan kaki.
SS ditemukan sudah tidak bernyawa oleh Ibu korban sekitar pukul 06.00 Wib, berdasarkan keterangan pihak keluarga, SS diduga bunuh diri karena ada masalah keluarga.
“Semenjak ada masalah keluarga dia pindah rumah yang baru selesai di bangun. Orangnya terlihat murung dan jadi pendiam, tidak pernah cerita apa-apa,” terang salah satu kerabat korban.
Kapolsek Serang Baru, AKP Josman Harianja membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
“Ya benar seorang laki-laki berinisial SS ditemukan meninggal akibat bunuh diri di dalam rumahnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan ditemukan pada tubuh SS. Kami cek TKP dan membawa korban ke RSUD Cileungsi. Kemudian pihak keluarga langsung membawa SS untuk dikebumikan.” pungkas Kapolsek Serang Baru, AKP Josman Harianja. (Wati)
BIN | Bekasi – Proyek nasional pembangunan Tol Japek II Selatan telah memberikan dampak positif bagi sejumlah warga di tiga desa yang berada di Kecamatan Serang Baru dan Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Sebagai kompensasi atas pengaruh proyek tol tersebut, beberapa warga memutuskan untuk membeli tanah dan mendirikan usaha.
Salah satu warga yang mendapat manfaat dari proyek tol ini adalah H. Sani, yang berasal dari Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Ia menerima ganti rugi dari proyek nasional, yakni Jalan Tol Japek II Selatan seksi 3 Taman Mekar – Sadang. Sebagai akibat dari dampak pembangunan tol, H. Sani harus mengalihkan dua rumah dan lahan miliknya dengan total luas mencapai 3 hektare. Dalam bentuk ganti rugi, H. Sani menerima dana sebesar Rp 15 miliar.
H. Sani, memanfaatkan dana ganti rugi tersebut untuk membangun rumah baru. Selain itu, ia juga menggunakan sebagian dana untuk membeli tanah dan mobil yang akan digunakan untuk usaha.
“Saya juga berharap, semoga dengan pembangunan tol bisa berdampak positif untuk ekonomi masyarakat Desa Wibawamulya dan memberikan peluang pekerjaan bagi warga,” ungkapnya.
Tak hanya H. Sani, salah satu tokoh masyarakat desa Wibawamulya, H. Soleh, juga merasakan manfaat serupa dari proyek tol ini. Ia menerima ganti rugi hampir mencapai Rp 10 miliar setelah lahan seluas 12.500 meter dan bangunanya yang terletak di Kp Tegal Panjang Wibawamulya terkena dampak proyek Tol Japek II Selatan.
“Selain ganti tanah, tanaman yang ada di sekitar lahan juga diganti, saya sudah 30an tahun lebih memiliki tanah tersebut untuk usaha pembuatan batu bata. Saat ini saya dapat membeli lahan sawah kembali dan lebih luas,kemudian saya dapat membiayai anak cucu 9 orang untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci.” ujar H. Soleh
Diketahui, proyek jalan tol Japek II Selatan seksi 3 Taman Mekar – Sadang. Secara konstruksi, jalan tol ini akan memiliki tujuh buah Gerbang Tol (GT) yaitu, GT Jati Asih, GT Bantar Gebang, GT Setu, GT Sukaragam, GT Taman Mekar, GT Kutanegara, dan GT Sadang memiliki panjang sekira 24,85 kilometer dan saat ini masih dalam proses pengerjaan. Dengan adanya proyek tol ini, diharapkan akan memberikan manfaat lebih lanjut bagi perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah proyek. (Wati)
BIN | Bekasi – Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi, melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan ribuan liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak oleh kondisi kekeringan di wilayah setempat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (14/10/2023), di daerah Kecamatan Cibarusah.
Kapolsek Cibarusah, AKP Arie Andhika Silamukti menjelaskan, bahwa kegiatan pembagian air bersih tersebut adalah bentuk komitmen Polri untuk selalu hadir dan peduli terhadap masyarakat yang memerlukan bantuan.
“Dalam upaya mendukung masyarakat yang terdampak musim kemarau, kami mengirimkan kurang lebih ribuan liter air bersih yang kemudian dibagikan kepada warga di wilayah terdampak. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolsek Cibarusah.
Kapolsek menekankan bahwa kegiatan bakti sosial ini adalah wujud nyata kepedulian Polri melalui Polsek Cibarusah terhadap masyarakat di saat mereka membutuhkan. Dalam situasi seperti ini, Polri ingin menunjukkan kehadiran positifnya dan memastikan bahwa warga yang terdampak kekeringan mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.
“Ada sebanyak 23 ribu liter air bersih yang kita distribusikan di empat titik yaitu, desa Sirnajati 2 titik, Cibarusah Kota 1 titik dan Ridogalih 1 titik,” ungkap AKP Arie Andhika Silamukti.
Adanya bantuan air bersih dari Polri melalui Polsek Cibarusah, disambut baik oleh masyarakat setempat yang sangat membutuhkan pasokan air dalam menghadapi kondisi kekeringan. Kegiatan ini mencerminkan peran positif Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi dalam memberikan bantuan sosial dan dukungan kepada masyarakat yang memerlukan di wilayah tersebut.(Wati)
BIN | Bekasi – Polsek Sukatani Polres Metro Bekasi sampai saat ini mengaku masih terus memburu para pelaku begal yang beraksi di Kampung Rawa Keladi Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya yang terjadi pada hari minggu tanggal 17 September 2023.
Dalam aksi tersebut komplotan begal berhasil merampas salah satu kendaraan bermotor roda dua merek honda Vario Warna putih tahun 2023 dengan nopol B 5677 FNU milik warga.
Beruntung salah seorang warga ada yang mengenali diantara para pelaku, kemudian korban melaporkannya kepada pihak kepolisian Polsek Sukatani.
Sehingga pihak kepolisian berhasil menangkap salah satu pelaku. Sementara para pelaku lainya yang diduga puluhan masih dalam pengejaran, kendati demikian Polisi saat ini mengaku sudah diketahui kediamannya para pelaku.
Kapolsek Sukatani AKP Efa Sudiyono, mengatakan, dalam perkara tersebut perlunya peran serta dari masyarakat diantaranya dalam hal informasi.
Sebab kata dia, jajarannya sudah beberapa kali mendatangi kediaman para pelaku namun tidak diketemukan pelakunya, diduga sudah melarikan diri.
“Masih dalam pengejaran. Jika ada masyarakat yang mengetahui keberadaan nya para pelaku segera infokan ke Mapolsek Sukatani, “tegasnya kepada wartawan Jumat (19/10/23).
Efa mengaku jajarannya menemukan kendala dalam melakukan pengejaran para terduga pelaku, yaitu belum adanya sistem aplikasi yang bisa melacak keberadaan para pelaku melalui gadget. Namun demikian, pengejaran terus dilakukan oleh tim penyidik dengan secara maraton.
“Alat untuk mendeteksi medsos polsek belum punya alatnya. Internet kan internasional. Polda yg punya Walau online kita tidak tahu keberadaan nya di mana.. Untu mengetahui pake alat khusus,”bebernya.
Pihaknya juga terus berupaya agar segera bisa menangkap para pelaku begal yang kerap sangat meresahkan wilayah hukumnya tersebut. Untuk tercapainya hal itu tentunya itu juga perlunya doa dan dukungan dari masyarakat.
“Mohon doa dan dukungan nya,”harapnya.
Sekedar di ketahui, para pelaku begal sesuai informasi dari tim penyidik Polsek Sukatani berdomisili di Desa Sukakerta, Desa Sukawangi Kecamatan Sukawangi dan juga Sukatani. Sehingga diharapkan dengan sudah teridentifikasi kediamannya kepolisian bisa lebih mudah menangkap para pelaku.
BIN || Bandung Barat – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Se-Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, menggelar kegiatan peningkatan kapasitas dalam program bertema Capability Building untuk tahun 2023. Kegiatan ini diselenggarakan di Grafika Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat selama dua hari yaitu hari Kamis-Jumat, (19-20/10/2023).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong, mengatakan bahwa momen seperti ini harus diikuti oleh semua anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
“Bukan hanya bisa saling bersilaturahmi satu sama lain, namun bisa saling tukar inovasi untuk kemajuan desa di seluruh Kabupaten Bekasi”, ujarnya
Sementara menurut Ketua Forum BPD Kecamatan Pebayuran, Barkah Fatimah, materi pembekalan yang diberikan pada agenda ini dimaksudkan agar seluruh Insan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki kapabilitas yang setara dan merata dalam memahami berbagai macam regulasi agar fungsi sinergitas antar personil pemerintahan desa bisa berjalan secara optimal untuk kepentingan masyarakat banyak.
Para peserta berasal dari 12 Desa yaitu : Desa Sumbereja berjumlah 10 orang, Desa Karangpatri berjumlah 10 orang, Desa Sumberurip berjumlah 10 orang, Desa Karangjaya berjumlah 10 orang, Desa Karangreja berjumlah 9 orang, Desa Sumbersari berjumlah 10 orang, Desa Karanghaur berjumlah 8 orang, Desa Bantarsari berjumlah 6 orang, Desa Kertajaya berjumlah 10 orang, Desa Bantarjaya berjumlah 6 orang, Desa Karangsegar berjumlah 10 orang dan Desa Karangharja berjumlah 10 orang.
Mereka mendapatkan berbagai materi dari beberapa narasumber yang relevan dengan kondisi di lapangan.
“Program Capacity Building yang diikuti oleh peserta secara keseluruhan sangat bermanfaat karena tidak hanya mendapatkan materi di dalam kelas, namun juga mendapatkan pengalaman yang sangat berharga pada saat kegiatan outbound di luar ruangan sehingga semua peserta semakin dekat dan kompak. Semoga kedekatan dan kekompakan ini bisa tetap terbawa pada saat bertugas di Desa masing-masing.”ucap Ketua BPD Karangpatri Nurhayati yang akrab disapa Umi itu.
Salah satu peserta, Syamsul, merasa bangga dapat mengikuti pelatihan yang membuat seluruh peserta memiliki banyak ilmu serta wawasan tentang fungsi legislasi dari BPD.
Menurutnya, proses pelatihan ini memotivasi peserta untuk lebih optimal lagi bersinergi dengan pemerintah desa untuk kepentingan pembangunan bagi masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa Kabupaten Bekasi, H. Karno, Sekretaris Jenderal Forum Badan Permusyawaratan Desa Kabupaten Bekasi, Salip Saepuloh, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Pebayuran, Mulyadi Alzauhadi mewakili Camat Pebayuran.
Berdasarkan penelusuran dan informasi, anggaran untuk kegiatan peningkatan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kecamatan Pebayuran merupakan yang paling kecil dibanding dengan anggaran di kecamatan lainnya di Kabupaten Bekasi. Namun di tengah terbatasnya anggaran, kegiatan ini tetap bisa berjalan secara maksimal dan profesional. (Ahim)