25.9 C
New York
Thursday, June 25, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 69

KELAS PREBUNKING: Membentuk Mahasiswa Berpikir Kritis di Era Misinformasi

BIN || Bandung – Sebagai agen perubahan, mahasiswa memiliki tantangan untuk tidak percaya pada berita bohong, termasuk mengetahui berbagai cara pencegahannya, salah satunya dengan mengikuti Kelas Prebunking , 3/9/23.

Kegiatan ini dinisiasi oleh Program Cek Fakta Masyarakat AntiFitnah Indonesia (MAFINDO) bekerja sama dengan AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia) serta didukung oleh cekfakta.com dan Google News Initiatives, bermitra dengan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba).

Bertempat di Aula Pascasarjana Unisba, kegiatan Prebunking ini diikuti oleh 32 orang peserta yang merupakan mahasiswa Fikom Unisba dari berbagai angkatan. Mereka antusias mengikuti acara ini dari pagi hingga sore hari, baik berupa materi yang sifatnya teori maupun praktik prebunking.

Project Officer Koalis Cek Fakta Mafindo Muh. Ansari menyampaikan tujuan dari kegiatan ini untuk mengajak peserta mahasiswa Fikom Unisba agar dapat memprediksi dan mencegah hoaks sebelum muncul dan beredar.

Melalui pelatihan ini juga diharapkan nantinya peserta bisa menjadi agen untuk menularkan kemampuannya dalam prebunking dan cek fakta di lingkungan dan komunitasnya.

Hal ini selaras dengan penyampaian Kaprodi Ilmu Komunikasi Fikom Unisba, Dr. Ani Yuningsih, Dra., M.Si bahwa Kelas Prebunking ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa generasi muda anak bangsa.

“Prebunking merupakan bentuk atisipasi kita, menjadi pemadam kabakaran juga merupakan hal baik (debunking) akan tetapi melakukan pencegahan itu lebih baik. jadi kelas prebunking ini sangat diperlukan terutama bagi mahasiswa.”

Di era di mana informasi palsu menyebar dengan cepat melalui media sosial, outlet berita, dan saluran komunikasi lainnya, pemikiran kritis dan literasi media menjadi semakin penting.

Istilah “prebunking” mengacu pada pendekatan proaktif untuk menghilangkan prasangka informasi palsu sebelum informasi tersebut menjadi populer, dan Kelas Prebunking dirancang untuk memberdayakan individu agar menjadi pencari kebenaran yang proaktif.

Mendukung hal tersebut, maka Mafindo dan Fikom Unisba berkomitmen untuk mempromosikan kebenaran, akurasi, dan pemikiran kritis di masyarakat.

Kami percaya bahwa dengan memberdayakan individu untuk menjadi konsumen informasi yang cerdas, kita dapat secara kolektif memerangi penyebaran informasi yang salah dan berkontribusi terhadap dunia yang lebih terinformasi dan terhubung.(Red)

Perundungan Anak Dibawah Umur Kembali Terjadi di Kabupaten Bekasi, Korban Trauma Berat

BIN | Bekasi – Kasus perundungan anak dibawah umur kembali terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. vidio berdurasi 61 detik menjadi viral di media sosial.

Dalam rekaman vidio, memperlihatkan tindakan kekerasan yang menimpa seorang anak perempuan, korban dianiaya terduga pelaku berjumlah 7 orang yang juga masih dibawah umur.

Ironisnya, kasus perundungan tersebut direkam oleh salah satu diantara enam terduga pelaku lainnya, video berdurasi 61 detik itu  viral dimedia sosial, Selasa (03/10) malam.

Dalam video memperlihatkan, DR yang mengenakan baju hitam-coklat mengenakan celana panjang hitam itu dihujani pukulan dan tendangan oleh tiga terduga pelaku.

Tak sampai disitu, korban yang sempat tersungkur akibat tendangan itu terus di ijak dibagian tubuh dan punggung oleh dua terduga pelaku lainnya.

Bak pemeran film Sinetron, keenan terduga pelaku satu diantaranya perekam video terus meluncur pukulan mengarah ke kepala meskipun korban sudah tak berdaya.

Saat dikonfirmasi Rabu (04/10) siang, Sumiyati (36) orang tua korban membenarkan kejadian tersebut, peristiwa keji itu terjadi di Kawasan Jababeka 8, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi beberapa Minggu lalu.

“Kejadian pada Sabtu kurang lebih dua Minggu lalu, anak saya tiba-tiba menutup diri, pas saya tanya awalnya enggak ngaku pas ngerasain sakit di perut dan sesak nafas,” kata Sumiyati saat ditemui dilokasi Rabu.

Ia menjelaskan, setelah itu baru dia menjelaskan kejadian yang sebenarnya dan benar peristiwa pilu itu direkam oleh salah satu terduga pelaku.

“Sempat kaget pas liat video anak saya di pukul secara keji seperti itu, bagaimana pun juga saya tidak terima dengan perlakuan terhadap anak saya,” jelas Sumiyati.

Kendati kejadian itu sudah diketahui oleh pihak guru, kata dia, dirinya menyebut tidak ada satupun niat dari pihak sekolah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan alasan diluar dari kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Awalnya pihak sekolah tidak mau menyelesaikan masalah ini, alasan diluar wilayah sekolah (jam belajar), maka kami sepakat untuk melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Bekasi,” jelasnya.

Setelah itu, lanjut dia, pihak sekolah dibantu babinkabtmas dan Babinsa melakukan mediasi dengan jalur kekeluargaan dan sepakat untuk berdamai.

“Tadi hasil mediasi kami dan keluarga ke enam terduga pelaku dipanggil kesekolah dan sepakat berdamai, dengan menyanggupi biaya perobatan anak saya,” ujarnya.

Meskipun begitu, dirinya masih memendam rasa sakit atas derita yang dialami oleh korban. Luka yang diderita sang anak masih bisa sembuh namun luka hati sulit diobati.

“Sampai kapanpun saya masih belum ikhlas liat anak saya seperti ini, apalagi anak saya sudah enggak mau sekolah beberapa hari ini masih trauma berat liat rekan rekan di sekolah nya,” ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut Sumiyati, korban selain mengalami trauma juga masih merasakan sesak nafas akibat tendangan kaki yang mengenai punggung DR. Pihaknya berharap ada pendampingan serius dari Dinas terkait.

“Sampai saat ini masih merasakan sesak nafas, saya berharap ada pendampingan dari dinas untuk memulihkan rasa trauma anak saya meskipun kasus ini sudah ditempuh dengan jalur kekeluargaan dan tidak ada lagi kedepannya kasus seperti ini dilingkungan ini,” tandasnya. (Red)

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Hadiri Acara Sosialisasi Pembauran Kebangsaan Pelajar SMA dan SMK se-Kabupaten Bekasi

BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri acara sosialisasi pembauran kebangsaan bersama para pelajar SMA dan SMK se-Kabupaten Bekasi, yang digelar di Aula SMKN 1 Cikarang Barat, pada Rabu (04/10/2023).

Dani Ramdan mengatakan, para pelajar adalah generasi penerus yang akan menjadi pemimpin di masa depan. Karena itu mereka harus disiapkan tidak hanya dibekali pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga wawasan kebangsaan. 

“Karena mereka nanti yang akan menjadi penggerak utama, pemelihara Negara Kesatuan Republik Indonesia dan empat pilar lainnya yaitu, Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, UUD 1945 dan NKRI,” ujarnya. 

Terkait pencegahan terhadap radikalisme dan tawuran pelajar, Dani menegaskan, perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada para pelajar, dengan dukungan para guru dan kepala sekolah di setiap sekolah di wilayah Kabupaten Bekasi.  

“Apabila masih melakukan tawuran, tentu kita adakan penindakan disiplin sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mulai dari disiplin di tingkat sekolah. Upaya ini untuk menciptakan lingkungan sekolah yang anti radikalisme, anti hoax, anti narkoba dan mencegah terjadinya tawuran pelajar,” ungkapnya. 

Selain itu, Dani mengatakan, implementasi dari wawasan kebangsaan adalah turut serta melaksanakan hak politik pada Pemilu tahun 2024 bagi mereka yang sudah berusia 17 tahun. 

“Ya, anak-anak sekolah yang usia 17 tahun juga mempunyai tangung jawab untuk melaksanakan hak politiknya pada Pemilu 2024 supaya masa depan bangsa kita ke depan bisa lebih baik,” terangnya. 

Sementara itu, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bekasi, KH. Ahmad Ghufron menyampaikan, FPK memiliki peran untuk sosialisasi tentang dasar-dasar ideologi bangsa, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan NKRI. 

“Kami juga menampung aspirasi dari berbagai etnis atau suku, ras maupun budaya yang ada di Kabupaten Bekasi,” ucapnya. 

Dirinya berharap kepada para pelajar di Kabupaten Bekasi agar menjauhi perilaku negatif seperti tawuran ataupun tindakan radikalisme yang lain. 

“Pelajar ini diharapkan bisa menjaga keselarasan dengan pelajar-pelajar yang lain dan tidak melakukan tawuran, tidak ada hoax, tidak ada diskriminasi, serta mereka tahu tugas mereka adalah belajar dalam rangka menggapai cita-citanya,” katanya. 

Penipuan Modus Lowongan Kerja, Pelaku Nyamar Jadi Manager

BIN | Bekasi – Polisi tangkap seorang pria di Cikarang Selatan Bekasi penipuan modus lowongan pekerjaan (loker) yang korbannya hampir 154 orang. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku berinisial JFH itu berpura-pura menjadi manager di perusahaan.

“Kasus penipuan tenaga kerja di mana korbannya ini sebanyak 154 orang yang sudah tertipu,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Po Twedi Aditya Bennyahdi di Bekasi, Selasa (3/10/2023).

Twedi mengatakan peran pelaku ini menyamar menduduki jabatan manajer di perusahaan untuk meyakinkan para korban. Pelaku mengaku mendapatkan jatah dari perusahaan untuk memasukkan sebanyak 150 karyawan.

“Modus operandinya pelaku ini menyamar mengaku sebagai manajer suatu perusahaan, kemudian korban-korbannya pertama ini direktur menjadi sekretaris dianggap sebagai sekretaris dari manajer mereka diberi tugas untuk merekrut dan mencari calon pekerja,” ucapnya.

Twedi menjelaskan cara pelaku mendapatkan keuntungan dari korbannya, pelaku meminta uang sebanyak Rp 500 ribu kepada para korban dengan alasan untuk medical check up dan pembukaan rekening.

“Meminta uang masuk kerja sebesar Rp 500 ribu dengan alasan untuk kepentingan medical check up dan pembukaan rekening. Lalu uang tersebut di transfer ke akun dana milik pelaku kemudian uang tersebut oleh pelaku digunakan untuk kepentingan pribadi pelaku sendiri,” jelasnya.

Atas perbuatannya akhirnya pelaku diciduk. Kepada polisi dia (pelaku) mengaku melakukan aksinya lantaran ingin mendapatkan keuntungan besar karena tidak mempunyai pekerjaan tetap.

“Pelaku tidak memiliki pekerjaan tetap hingga timbul niat pelaku untuk melakukan penipuan dengan cara berpura-pura sebagai manajer,” imbuhnya.

Pelaku JFH sudah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan. Atas kasus tersebut, tersangka dijerat Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. (Red)

Soal Kasus Buldozer, Putusan MA Dody Supriadi Tidak Terbukti Bersalah

BIN || Kabupaten Bekasi- Kejaksaan Negeri Cikarang mengeksekusi terhadap kasus pengadaan alat berat grader jenis buldozer di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi pada tahun anggaran 2019 ke Lapas Cikarang.

Namun hal demikian dibantah oleh kuasa hukum terdakwa Dody Agus Suprianto dengan surat putusan Nomor: 40/Pid.sus-TPK/2022/PN.Bdg pada tanggal 26 Oktober 2022 yang menyatakan Dody Agus Suprianto tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

“Pengadilan Negeri Bandung telah membacakan putusan bahwa terdakwa Dody Agus Suprianto tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan Primair dan Subsider,” ucap Febrianto Torihoran, (2/10).

Tak hanya itu, Febrianto Torihoran selaku pengacara tengah berupaya melayangkan surat permohonan salinan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 1212 K/Pid.Sus/2023.

Menurutnya, dalam persidangan tidak ada aliran dana bahkan saksi ahli dan BPKP pun menyatakan tidak ada aliran dana ke terdakwa Dody Supriadi.

Bahwa Jaksa Penuntut Umum telah mengajukan upaya hukum kasasi terhadap putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dan diterima oleh Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bandung pada tanggal 2 November 2022.

“Upaya hukum itu telah dikirimkan Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bandung ke Mahkamah Agung Republik Indonesia pada tanggal 9 Desember 2022,” katanya.

Terhadap upaya hukum kasasi tersebut, Mahkamah Agung Republik Indonesia telah memutus perkara a quo pada tanggal 17 Mei 2023 sebagaimana dalam petikan surat Nomor: 1212 K/Pid.Sus/2023.

Semantara itu, Lembaga LKPP, Antonius menyebutkan setelah dirinya diminta untuk menjadi saksi ahli bahwa Dody Supriadi sudah tidak lagi bertugas di PPK melainkan pindah bertugas ditempat lain.

“Jadi PPK yang baru yang merencanakan teknis pengadaan lelang tersebut,” ucapnya.

Dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018 menyebutkan tentang dukungan peralatan untuk pelaksanaan kegiatan. Jadi, kata dia, bukan untuk kompetisi yang menentukan pemenang dalam pelaksanaan kontrak.

“Maka pemenang kontrak harus menjamin keberlangsungan dari alat yang ditentukan, seperti menjamim kerusakan sparepart dan lainnya,” pungkasnya.(Bis)

Dua Orang Siswi Diduga Jadi Korban Perundungan, Orang Tua Laporkan ke Polisi

BIN | Bekasi – Dua orang siswi berinisial K dan N menjadi korban perundungan. Kali ini korbannya adalah siswi MTs Assyifa Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada hari Rabu lalu (27/09/2023)

Siswi MTs Assyifa itu diduga mendapatkan perundungan oleh sejumlah siswi salah satu Sekolah Menengah Pertama Negri (SMP) Cibarusah. Berdasarkan video berdurasi 28 detik yang viral di media sosial, tampak dua siswi berbaju putih dan hitam itu dirundung dua siswi lainnya.

Nampak siswi berbaju putih tersebut dipukul, didorong, ditampar hingga berulang kali terjatuh di tanah.

Atas kejadian itu Orang tua K dan N, mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke PPA Polres Metro Bekasi.

“Kami sudah laporkan ke Kepolisian atas pengeroyokan ini,” singkatnya ketika dikonfirmasi, Senin (02/10/2023).

Menurut orang tua korban berinisial K, kejadian tersebut terjadi di sebuah tanah lapang daerah Sindangmulya, Cibarusah. K dan N dibully karena saling ejek.

“Namanya anak-anak saling ejek-ejekan, terus anak saya dari Kp. Ceper Serang Baru dibawa ke tanah lapang yang di Warung bambu itu dan anak saya di rundung,” tukasnya.(Wati)

Pesan Bung Leo Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi Dalam Memaknai Hari Kesaktian Pancasila

BIN || Kabupaten Bekasi – Hari kesaktian Pancasila adalah hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tahun tepatnya tanggal 01 Oktober.

Tujuannya agar masyarakat dapat memahami sejarah bangsa Indonesia dan menyadari pentingnya peran pancasila sebagai ideologi utama negara.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat dijadikan momentum untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme agar jangan sampai luntur. Nilai-nilai utama dalam butir-butir pancasila bisa dimaknai sebagai semangat untuk membangun kembali jati diri bangsa.

Sebab itulah sebagai generasi penerus bangsa jajaran Karang Taruna kabupaten Bekasi turut memperingati upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bersama pemerintah kabupaten (Pemkab) Bekasi, yang di laksanakan di plaza Pemda kabupaten Bekasi. Minggu (1/10/2023).

Begitulah ungkapan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi Acep Juandi, atau yang akrab di sapa Bung Leo, yang di temui saat setelah selesai upacara.

“Hari Kesaktian Pancasila hendaknya menjadi momentum untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan patriotisme, serta sebagai wahana untuk membangun kebersamaan serta merajut Bhineka Tunggal Ika.

Karang Taruna Kabupaten Bekasi, diharapkan harus siap dan mampu berdaya saing. Ingat, semangat 1 Oktober itu merupakan tonggak keberhasilan para pejuang dan para pahlawan dalam mempertahankan ideologi Negara serta menstabilkan keamanan dari kelompok kelompok tertentu yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa,” katanya.

Leo berharap kader Karang Taruna Kabupaten Bekasi jangan hanya sekedar menghafal namun juga harus bisa mengimplementasikan butir-butir pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan cara memanusiakan manusia.

“Pokok tertinggi dari pancasila adalah sila kesatu yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Ini sudah jelas, artinya sebagai manusia yang beragama haruslah memperkuat keimanan dan ketaatan.

Jika itu sudah dilakukan dengan baik barulah sikap dan perbuatan kita akan otomatis sampai kepada yang disebutkan dalam sila-sila berikutnya.” Pesannya.

Bernada yang sama Ade Guniwa juga berharap, sebagai generasi muda agar mengisi ruang di masyarakat secara aktif dan kreatif serta serta terus berinovasi membuat terobosan-terobosan demi efektifnya dalam penyelesaian permasalahan sosial di lingkungan tempat tinggal.

“Dalam kesempatan ini, kami (Garda Sakti Sekata Karang Taruna Kabupaten Bekasi) bersama beberapa intansi ikut serta kegiatan apel di halaman pemerintah daerah kabupaten Bekasi dalam rangka memperingati hari Kesaktian Pancasila.

Dalam apel ini bukti Garda Sakti Sekata Karang Taruna kabupaten Bekasi selalu terdepan membangun kemistri serta loyalitas kepada pemerintah daerah di setiap kegiatan yang ada di kabupaten Bekasi yang sama-sama kita cintai dan banggakan ini.” Pungkasnya.( Goli )

Polisi Amankan 6 Pelajar Bawa Sajam Diduga Hendak Tawuran

BIN | Bekasi – Kepolisian Polsek Serang Baru Polres Metro Bekasi berhasil mengamankan 6 anak remaja yang diduga akan melakukan aksi tawuran di Jl. Pasar Cibenda, Kp Tegal Kadu, RT 12/06, Sirnajaya Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Pada Sabtu (30/09/2023) pukul 17.00 Wib.

Para remaja yang bergerombol dengan menggunakan sepeda motor tersebut melakukan aksi kebut-kebutan dan mencari lawan untuk tawuran.

Disampaikan Kapolsek Serang Baru AKP Josman Harianja, jajarannya menerima laporan dari warga bahwa ada sekelompok pelajar yang akan melakukan tindak tawuran bertempat diwilayah Desa Sirnajaya.

” Kita langsung cek lokasi yang dimaksud, dan benar didapati sekelompok pelajar hendak tawuran, sehingga kami segera mengamankan para pelajar tersebut ke Mako Polsek Serang Baru,” terangnya.

AKP Josman mengatakan, 6 Pelajar yang diamankan berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bekasi. Ketika di periksa oleh Polisi, didapati membawa 3 buah senjata tajam jenis clurit dan golok.

“Para remaja yang kita amankan tersebut berasal dari beberapa sekolah SMK dan SMP yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi, saat ini seluruh pelajar tersebut pun menjalani pemeriksaan di kantor Polsek Serang Baru dan pemanggilan para orang tua,” ungkapnya.

Kapolsek Serang Baru meminta kepada seluruh orangtua dan para guru untuk mengawasi anak-anaknya, dan tak membiarkannya berkeliaran usai pulang sekolah.

“Kepada orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya untuk selalu diingatkan dan diawasi untuk pulang dan tidak nongkrong,” imbaunya. (Wati)

Kebakaran di Desa Sukaragam Habiskan Satu Bangunan Rumah

BIN | Bekasi – Satu unit rumah non permanen milik Abdul Gani (67) di Kp. Buni Sari RT 01/01 Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, habis terbakar. Sabtu (30/09/2023) sore, sekira jam 16.00 Wib.

Informasi dihimpun wartawan, api pertama kali muncul sekitar pukul 15.30 Wib. Kobaran api dengan cepat merembet ke bagian lainnya yang terbuat dari kayu dan belum diketahui penyebabnya.

Warga yang takut api merambat ke bangunan lain langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Selain itu warga juga berupaya membantu memadamkan api untuk mengantisipasi kemungkinan kebakaran sampai meluas.

Kepada awak media, pemilik rumah menyampaikan, dirinya bersama istri sedang bekerja harian memilah-milah sampah dibelakang rumahnya yang hanya berjarak 50 meter. Kemudian terdengar teriakan kebakaran dari salah satu anaknya. Naas api sudah membesar. Akibat kebakaran tersebut 100% bangunan rumah terbakar bersama isinya. Ia juga mengatakan, salah satu anaknya terluka dalam kejadian tersebut.

“Surat-surat penting dan pakaian habis terbakar tidak ada yang bisa diselamatkan, anak saya juga tangannya melepuh karena berusaha menyelamatkan mesin cuci pakaian.” ungkap Abdul Gani terbata-bata. (Wati)

Karang Taruna Desa Hegarmanah Adakan Bakti Sosial Donor Darah dan Pentas Seni Budaya

BIN || Kabupaten Bekasi – Dalam rangka bulan bakti ulang tahun Karang Taruna ke 63 para pemuda Karang Taruna Desa Hegarmanah Kecamatan Cikarang Timur gelar acara pentas seni budaya dan sosial donor darah di pelataran kantor Desa Hegarmanah. Sabtu, 30 september 2023.

Menurut Ahmad Patoni selaku ketua Karang Taruna Desa Hegarmanah dan penanggung jawab kegiatan tersebut, sebenernya kegiatan donor darah ini sudah rutin dilakukan hanya saja di bulan bakti ulang tahun Karang Taruna ini sedikit berbeda secara konsep dengan di tambahkannya pentas seni budaya sebagai pemeriah kegiatan.

“Donor darah sudah rutin di lakukan. Kali ini kami tambahkan pentas seni budaya, harapannya nanti itu kegiatan ini melibatkan pelaku budaya dari beberapa padepokan terdekat dan di lombakan, agar menghidupkan kembali budaya tradisional dan semoga dapat memotifasi,” ucapnya.

Ali Umar selaku Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikarang Timur yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menambahkan bahwa diadakannya kegiatan bulan bakti ulang tahun Karang Taruna ke 63 ini memang murni inisiatif dari teman-teman yang Karang Taruna Desa Hegarmanah kemudian bekerjasama dengan pemerintahan Desa Hegarmanah.

Adapun soal anggaran yang diperoleh untuk kegiatan ini yaitu dari hasil swadaya pengurus beserta anggota dan dibantu masyarakat luas sehingga kegiatan tersebut berjalan maksimal dan berjalan dengan baik.

“Kegiatan Karang Taruna Kecamatan Cikarang Timur ikut mendorong dengan melibatkan para pengurus Karang Taruna Desa sekecamatan Cikarang Timur. Alhamdulillah anggota Karang Taruna yang hadir cukup banyak dan ikut donor darah,” tuturnya.

Ahmad Alamsyah selaku ketua BPD Desa Hegarmanag juga menyampaikan dukungan khususnya untuk Karang Taruna Desa Hegarmanah serta berterimakasih kepada pemerintah Desa Hegarmanah karena bagaimanapun juga desa menjadi motor penggerak paling berperan dalam sosialisasi donor darah dan kegiatan pentas seni budaya hingga berjalan dengan baik dan meriah.

Harapan kedepannya semoga Karang Taruna Desa Hegarmanah ini lebih proaktif, pemerintahannya juga bisa lebih proaktif, dan pemudanya itu bisa lebih aktif dan kreatif sebagai simbol bahwasanya sebagai pemuda itu memang cerminan masa depan bangsa yang nanti akan menjadi pemimpin-pemimpin yang akan datang 5-10 tahun kedepan.

“Jadi harapan kami BPD, pemerintah desa dan masyarakat desa bisa bersinergi dan mensupport terus Karang Taruna untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang lebih aktif dan kreatif,” imbuhnya.( Goli )