21.5 C
New York
Saturday, August 22, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 69

Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Sita Barang Bukti Sebuah Mobil Hasil Korupsi

BIN | Bekasi – Tim penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi menyita mobil Pajero dengan Nopol B 2817 SJC. Mobil mewah itu disita sebagai barang bukti dugaan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh oknum Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi SL dan RS.

“Pada hari Kamis tanggal 19 Oktober 2023 sekitar jam 13.00 Wib, Tim Penyidik Kejari Kab. telah melakukan tindakan penyitaan terhadap 1 (Satu) unit Mobil Pajero B 2817 SJC warna putih guna dijadikan sebagai barang bukti dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi berupa suap/ gratifikasi yang diduga dilakukan oleh SL dan RS,”ujar Kasi Pidana Khusu Kejari Kabupaten Bekasi Ronald Thomas Mendrofa, Kamis (19/10/23).

Penyitaan barang bukti ini didasarkan atas penetapan Pengadilan Negeri Cikarang nomor 606/PenPid.B-SITA/2023/PN Ckr.

Dalam penetapan ini, PN Cikarang memberi izin kepada penyidik untuk menyita satu unit mobil Mitsubishi Pajero berwarna putih tahun 2019/2020 dengan nomor polisi B 2817 SJC berikut kunci kontak.

“Bahwa upaya penyitaan tersebut merupakan bentuk komitmen dari Kejari Kab. Bekasi guna mengungkap dan menyelesaikan penanganan perkara tindak pidana korupsi berupa suap/ gratifikasi secara komperhensif dan profesional,”ungkapnya.

Seorang Waria Ditangkap Polsek Tambun Setelah Aniaya Korban Kecelakaan Hingga Tewas

BIN || Kabupaten Bekasi – satuan Reskrim Polsek tambun berhasil mengungkap dan menangkap pelaku penganiayaan korban kecelakaan hingga meninggal dunia, korban yang sempat tiga hari di sekap pelaku akhirnya meninggal karena mengalami luka di bagian kepala akibat pendarahan.

Terungkapnya kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban kecelakaan meninggal dunia di mana pelakunya merupakan seorang waria bernama ayu lestari alias Kennedi pergaulan(34) terjadi saat pelaku mencoba menyelamatkan korban Alfi Kusbian(20) Warga dusun IV desa rt 16 Rw 04 desa sukarahayu kecamatan kaduhan maringgai dari kecelakaan sepeda motor di jalan raya teuku umar tepatnya di jalan raya indoporlen tambun selatan kabupaten Bekasi.

Korban yang saat itu dalam kondisi terluka di bawa pelaku dengan menggunakan angkutan umum dan di turunkan di sebuah warung kosong yang tepatnya berada di depan PT. Suzuki Tambun, Sedangkan sepeda motor korban di biarkan di lokasi kecelakaan dan saat ini Masih dalam penyelidikan satuan Reskrim Polsek tambun.

Setelah di bawa ke sebuah warung kosong, pelaku sempat mengamankan barang berharga milik korban berupa, dompet dan lainnya, bukannya korban di bawa kerumah sakit untuk mendapat perobatan di warung kosong tersebut korban malah di aniaya dengan di hujami pukulan di bagian wajah hingga korban langsung tidak sadarkan diri.

“di tempat tersebut atau di warung kosong, korban sempat tiga hari di biarkan oleh pelaku yang akhirnya korban meninggal dunia” ucap Kanit Reskrim Polsek Tambun IPTU Putu Agum Guntara A.P., S.Tr.K.

Agum menjelaskan awalnya kami menduga korban meninggal akibat kecelakaan, namun kami sempat curiga dengan kondisi lebam korban di bagian wajah, yang akhirnya kami langsung membawa korban ke rumah sakit polri Kramat jati untuk di lakukan otopsi.

“dari hasil otopsi sementara menerangkan bahwa korban meninggal akibat pendarahan di kepala bagian belakang yang di sebabkan karena benda tumpul” ucap Agum.

Dari hasil otopsi tersebut satuan Reskrim Polsek Tambun langsung melarikan penyelidikan dengan meminta keterangan beberapa saksi termasuk warga yang semuanya mengarah ke pelaku karena sempat membawa pelaku saat terjadinya kecelakaan sepeda motor yang menimpa korban.

“Pelaku dapat di amankan setelah sempat di mintai keterangan dan mengaku melakukan perbuatannya termasuk dengan melukai korban dengan sempat memukul bagian kepala korban hingga terjadi pendarahan hingga korban meninggal dunia” tutur Kapolsek Tambun Kompol Stanlly Soselisa, S.I.K., M.H.

“Dalam kasus ini pelaku di jerat pasal 338 tentang pembunuhan dan 351 ayat (3) tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia serta 359 tentang kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal dunia” tandes Stanlly. (Bis)

Pemkab Bekasi Dukung Penuh Operasi Mantap Brata 2023-2024

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mendukung penuh Operasi Mantap Brata 2023-2024  dalam mengawal dan mensukseskan Pemilu Serentak tahun 2024, mulai dari aspek anggaran, personel dan dukungan lainnya.

Hal itu disampaikan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024 di Lapangan Central Park Meikarta Cikarang Selatan, pada Selasa (17/10/2023).

Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi serta dihadiri Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf. Danang Waluyo, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Mohammad Nuh dan para Camat se-Kabupaten Bekasi. 

“Yang paling utama bantuan dalam bentuk anggaran dari kita (Pemkab Bekasi). Di luar itu kita ada bantuan personil Satpol PP dan Linmas untuk pengamanan di setiap TPS,” ujar Dani Ramdan.

Dani berpesan, semua stakeholder terutama masyarakat bila berbeda dalam pilihan pada Pemilu nanti, agar senantiasa tetap menjaga persatuan kesatuan, kedamaian, kondusivitas, serta ikut menangkal hoaks. 

Dani berharap, Operasi pengamanan Mantap Brata dapat berjalan lancar sehingga Pemilu 2024 nanti bisa terlaksana dengan aman, kondusif dan demokratis. 

“Harapannya pemilu bisa berjalan aman, damai, lancar dan demokratis dan tidak ada gangguan keamanan. Kalaupun terjadi adanya gangguan keamanan, seperti yang kita lihat di simulasinya semua aparat sudah siap mengamankannya,” tandasnya.

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana dan prasarana (sarpras) Operasi Mantap Brata 2023-2024. Sehingga Pemilu 2024 diharapkan dapat terselenggara dengan damai, lancar dan aman terkendali.

“Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia sekaligus menjadi titik penentuan masa depan bangsa. Hal ini sebagaimana penyampaian presiden bahwa tahun 2024 adalah momen politik yang sangat penting karena kita menyelenggarakan pesta demokrasi terbesar dan secara serentak dalam tahun yang sama,” ujarnya.

Twedy menambahkan, operasi Mantap Brata ini diselenggarakan mulai dari 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024 dengan rentang waktu selama 220 hari dalam pelaksanaannya.

“Dalam kegiatan gelar pasukan pagi ini ada sekitar 800 personil, kami bersinergi dengan TNI, Polri, serta pemerintah daerah. Dalam hal ini pemerintah daerah diwakili oleh Satpol PP, Linmas dan lainnya,” tambahnya.

Ia menambahkan, melihat pentingnya pengamanan Pemilu maka seluruh komponen masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi guna mensukseskan Pemilu 2024. Terlebih lagi, Pemilu 2024 memiliki kompleksitas tersendiri karena dilakukan secara serentak dengan rentang waktu yang berdekatan, wilayah luas, geografis yang beragam, serta jumlah pemilih yang besar.

“Harapan kami ke depan tentunya setelah adanya gelar pasukan pengamanan ini, personel semakin siap, baik siap secara fisik dan mental dengan sarana dan prasarana mulai dari perlengkapan perorangan dan perlengkapan pendukung lainnya juga siap,” tandasnya.(Red)

Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024, Polres Metro Bekasi Gelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota

BIN | Bekasi – Polres Metro Bekasi menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilu 2024 di Plaza Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat. Senin (16/10/2023)

Kegiatan simulasi tersebut merupakan kolaborasi bersama antara TNI, Polri, Pemda Kabupaten Bekasi, KPU dan Bawaslu untuk menciptakan suasana kesiapsiagaan Pemilu 2024.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Pj Bupati, Dani Ramdan, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, Dandim 0509, Letkol Inf. Danang Waloyo, KPUD, Bawaslu dan PJU Pemda Kabupaten Bekasi serta tamu undangan.

Dalam press conference, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Twedi menekankan, pentingnya simulasi ini sebagai bukti komitmen negara dalam menjamin keamanan Pemilu 2024, khususnya di Kabupaten Bekasi.

“Apa yang kita simulasikan hari ini adalah situasi ril yang ada di lapangan, simulasi ini sebagai upaya antisipasi dalam mencegah kemungkinan masalah yang terjadi pada saat Pemilu nanti ,” ujarnya.

Kombes Pol Twedi menyampaikan apresiasi kepada gabungan TNI, Polri, Pemda, KPU dan Bawaslu atas terselenggaranya simulasi Sispamkota ini. Terima kasih untuk totalitas menghayati tugas dan perannya masing-masing dalam persiapan pengamanan Pemilu 2024 mendatang.

Kapolres menjelaskan, simulasi Sispamkota dilakukan dengan tujuan mempersiapkan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi saat pengamanan Pemilihan Umum 2024.

“Simulasi ini menjadi gambaran apa saja kemungkinan yang terjadi selama pelaksanaan Pemilu 2024, sampai dengan situasi yang terburuk pun kami persiapkan dan antisipasi. Sejauh ini Kabupaten Bekasi dalam kondisi aman dan kondusif, tapi kita tetap harus mempersiapkan diri dengan segala kemungkinannya ,” pungkasnya.(Wat)

Polres Metro Bekasi Gelar Simulasi Sistem Pengamanan Dalam Kota (Sispamkota) Operasi Mantap Brata Tahun 2023 – 2024

BIN || Kabupaten Bekasi – Polres Metro Bekasi menggelar simulasi sistem pengamanan dalam kota (Sispamkota) Operasi Mantap Brata Tahun 2023 – 2024. Simulasi Sispamkota ini dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu dan Pilkada guna menjaga kondusifitas wilayah serta untuk menciptakan situasi pesta demokrasi yang aman tentram dan damai ditengah lingkungan masyarakat Kabupaten Bekasi.

Dalam kegiatan Sispamkota ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, bersama Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi, Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Inf. Danang Waluyo serta Unsur Forkopimda lainnya. Bertempat di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat. Pada Senin, (16/10/2023).

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan melalui simulasi pelaksanaan pengamanan tersebut yang diikuti jajaran anggota Polres Metro Bekasi kemudian Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, Satpol-pp serta melibatkan pihak KPU dan Bawaslu, sehingga simulasi yang dilaksanakan ini sesuai tahapan Pemilu bahwa jajaran TNI-Polri bersama Pemda siap untuk menciptakan situasi yang kondusif.

“Sispamkota ini disimulasikan ketika dari tahapan demi tahapan mulai dari pengiriman logistik, kemudian pemungutan surat suara hingga penghitungan, selain itu dalam simulasi tersebut terjadi situasi yang tidak kita harapkan, tentu untuk memberikan rasa aman tentram bagi masyarakat bahwa aparat kita siap,” ungkap Dani Ramdan.

Dirinya menambahkan upaya secara preventif harus diutamakan. Selain itu masyarakat juga diharapkan bisa menjaga diri dan keluarganya agar tidak mudah terprovokasi dengan lingkungan sekitar khususnya pada momentum pemilihan.

Kemudian dalam penyelenggaraan pesta demokrasi mendatang pemerintah daerah juga turut melibatkan BPBD Kabupaten Bekasi untuk mengantisipasi terjadinya bencana.

“Kalau pada saat persiapan ataupun pelaksanaan terjadi banjr misalnya kemudian angin puting beliung dan sebagainya semua harus kita persiapkan rencananya agar dalam pelaksaannya kita sudah tidak ragu semua pihak bisa mengerjakan apa yang menjadi tugasnya,” paparnya.

Pj Bupati Bekasi juga menginstuksikan jajaran Satpol-PP dan Linmas ditiap wilayah kecamatan maupun desa dan kelurahan juga turut menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat agar meningkatkan kesadaran bahwa Pemilu harus damai. Kemudian pada pelaksanaan pemungutan suara dimasing-masing TPS Satpol-PP bersama Linmas juga bisa menjaga keamanan dan ketertiban.

Semua aparat karena tugas pokoknya dibidang ketentraman dan ketertiban umum kami berharap jajaran satpol pp dan linmas  tidak hanya bertugas dalam pelaksanan, tetapi dari sekarang sudah ikut mensosialisasikan membawa kesadaran kepada masyarakat bahwa Pemilu harus damai walaupun berbeda pilihan tidak harus bentrok-bentrokan kalau ada ketidakpuasan harus disampaikan secara aturan,” kata Pj Bupati Bekasi.

Sementara itu Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi menyampaikan dalam simulasi Sispamkota Operasi Mantap Brata Tahun 2023 – 2024 pihaknya bersinergi dengan Kodim 0509 Kabupaten Bekasi dan pemerintah daerah, melalui latihan pengamanan sesuai tahapan demi tahapan seperti yang akan dilaksanakan pada saat berlangsungnya Pemilu tahun 2024 mendatang.

“Jadi pelatihan ini ditunjukkan bagaimana pengamanan dari TNI dan pengamanan dari pemerintah daerah bersinergi mulai dari pengiriman kotak suara dari kantor KPUD ke PPK, kemudian dari PPK ke PPS hingga ke TPS dan kembali lagi ke PPK dan kembali ke KPUD untuk mengawal rangkaian tahapan Pemilu,” jelasnya.

Kapolres Metro Bekasi memastikan bahwa seluruh TPS akan dikerahkan anggota Polri-TNI bersama Satpol-PP dan Linmas. Selain itu anggota juga turut melakukan pengamanan di kantor KPUD, kantor Bawaslu hingga disetiap desa dan kecamatan bahkan dilingkungan komplek Pemkab Bekasi.

“Kita petakan dulu tingkat kerawanan dimasing-masing TPS baru kita bikin pola pengamanannya sekarang fokus persiapan pengamanan pendaftaran, setelah itu pengamanan kampanye mendekati bulan Februari akan kami umumkan kesiapan pengamanan TPS,” katanya.(Red)

Ketua RT bersama FKPM Meadow Green Amankan 12 Pasangan Tidak Resmi

BIN || KABUPATEN BEKASI – Para Ketua RT bersama Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Cluster Meadow Green, Perumahan Lippo Cikarang, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, mendapati 12 pasangan yang diduga tidak resmi saat kegiatan razia ke sejumlah kos-kosan yang ada di lingkungan RT.01, RT.02 dan RT.05, RW.01, Minggu (15/10/2023) dini hari.

Dalam kegiatan razia kos-kosan tersebut, para Ketua RT dan FKPM didampingi petugas dari Polsek Cikarang Selatan, Satpol PP Kecamatan Cikarang Selatan, Babinsa Desa Cibatu, serta puluhan security Cluster Meadow Green Lippo Cikarang. Ditemukan 12 pasangan tidak resmi dalam razia tersebut, dengan rincian dua pasangan di RT.01, sembilan pasangan di RT.02, dan satu pasangan di RT.05.

FKPM Cluster Meadow Green, Akhmad Syarif mengatakan, pihaknya melakukan razia karena selama ini banyak isu miring yang menyatakan Cluster Meadow Green menjadi tempat berkumpulnya pasangan yang tidak resmi, narkoba dan mabuk-mabukan.

“Berdasarkan informasi dari warga, kami melakukan pendataan dimana saja tempat kosannya, lalu kami adakan razia di RT.01, RT.02 dan RT.05. Bagi pasangan yang tidak resmi tersebut kami kasi waktu sampai hari Minggu tanggal 15 Oktober 2023 jam 12.00 sudah harus meninggalkan wilayah Meadow Green,” ungkapnya kepada para awak media.

Syarif menegaskan, pasangan yang tidak resmi tersebut diminta untuk membuat surat pernyataan, bahkan orangtuanya diminta untuk menjemput. Karena dalam razia ditemukan juga anak dibawah umur yang melakukan hal tersebut (hubungan suami istri,red).

“Dalam razia tadi kami juga menyita sejumlah alat kontrasepsi dan minuman keras (miras), ya mungkin nanti dari pihak berwajib yang akan mengamankan itu. Kami pun memberikan surat teguran kepada para pemilik kos-kosan, bahkan penutupan ya, karena ada satu wilayah yang memang isinya ada lima pasangan tidak resmi dan umur mereka masih relatif muda semua,” terangnya.

Untuk menghindari terjadinya hal serupa, Syarif mengaku pihaknya akan kembali melakukan pendataan ulang semua penghuni kos-kosan, kemudian meminta surat keterangan kerja dari pihak HRD masing-masing perusahaannya, sehingga dengan demikian bisa dipastikan para penghuni kosan adalah para pekerja.

“Kedepan kegiatan razia ini akan kita lakukan secara berkala, begitu mendapat laporan dari masyarakat. Kami juga mengecek ulang rumah yang sedang dilakukan renovasi, karena itu kewenangannya ada di RT dan RW. Jadi paling tidak harus ada izinnya,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua RT.01 RW.01 Cluster Meadow Green, Siti Nuraisyah, mengaku dari tiga kos-kosan di wilayah RT.01, pihaknya mendapati ada dua pasangan yang tidak resmi. Dan setelah dilakukan pengecekan dua pasangan tersebut bukan merupakan pasangan suami istri (pasutri).

“Dalam pengecekan tersebut kami meminta tanda pengenalnya. Kami juga meminta mereka membuat surat pernyataan bersedia untuk dikeluarkan dari wilayah Cluster Meadow Green,” ungkapnya.

Dirinya selaku Ketua RT mengaku sudah menempelkan peraturan RT ke seluruh lokasi kos-kosan, agar penghuni kosan dalam waktu 1×24 jam wajib lapor ke Ketua RT setempat. Dan menyerahkan identitas kependudukan. Pasangan yang tidak resmi pun tidak diperbolehkan tinggal di kosan.

“Kedepan kami akan lebih tegas lagi. Tidak ada kompromi lagi kalau aturan yang sudah kita terapkan, tidak dipenuhi oleh pemilik kos. Jadi kita tidak fleksibel dan ada toleransi lagi seperti itu. Pemilik kos juga masalahnya banyak yang tidak tinggal disini. Mereka hanya punya usaha disini. Dimana rumah kos-kosan itupun tidak ada izin usaha, tetapi izin rumah tinggal tunggal,” paparnya.

Sementara itu, Ketua RT.05 RW.01, Mia Silvana Tapran, mengaku dalam kegiatan razia kos-kosan di wilayah RT.05 ditemukan satu pasangan yang tidak resmi. Bahkan, pihak perempuan dalam kondisi mabuk setelah sampai ke lokasi kosan.

“Iya kami kan menegur pihak pemilik dan pengelola kosan, agar kedepannya lebih ketat lagi dalam mengawasi para penghuni kosan, jangan sampai membawa pasangan yang tidak resmi masuk ke kamar kosan,” tandasnya. (red)

Ini Pesan Kapolsek Cibarusah Dalam Giat Silaturahmi Bersama Pokdar Kamtibmas

BIN | Bekasi – Kapolsek Cibarusah AKP Arie Andhika Silamukti, S.T.K, S.I.K, M.SI, didampingi Wakapolsek Iptu Indradi dan Kanit Binmas Ipda Rianto, memberikan arahan sekaligus menjalin silahturahmi bersama PokdarKamtibmas Subsektor Cibarusah di Perumahan Mutiara Bekasi Jaya Blok B RT 02/07 Desa Sindangmulya Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Minggu (15/10/2023) Pukul 15.30 Wib sampai dengan selesai.

Dalam giat itu, hadir Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Cibarusah, H. Sugeng, Ketua Paguyuban Mutiara Bekasi Jaya, Aryani, RW 007, Supardi dan anggota Pokdarkamtibmas Subsektor Cibarusah.

Dalam pertemuan itu, Kapolsek menyampaikam keinginannya untuk bertemu dengan seluruh jajaran PokdarKamtibmas di wilayah Cibarusah untuk mengenal lebih dekat dengan Pokdarkamtibmas.

Kapolsek juga mengajak jajaran Pokdar diharapkan mampu bersinergi dengan jajaran instansi terkait guna menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif khususnya di wilayah Cibarusah.

“Kedatangan Kami selain silaturahim, juga ingin peran serta Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Cibarusah berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan yang bertujuan agar Lingkungan di wilayah aman dan kondusif,” ujar Kapolsek.

Kapolsek mengingatkan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas apabila ada masalah atau kejadian di lingkungan agar segera diselesaikan atau dicarikan jalan keluarnya.

“Polri khususnya Polsek Cibarusah sedang berbenah diri, supaya kedepan keberadaan Polri di tengah-tengah masyarakat dapat merasakan aman dan tenang. Polri akan merespon dengan cepat aduan masyarakat terkait dengan gangguan guantibmas,” sambungnya.

Tidak itu saja, Kapolsek juga berpesan agar Pokdar dapat Sosialisasi Pokdarkamtibmas. Sehingga Pokdarkamtibmas dapat berkembang di seluruh desa.

Mengingat masih minimnya CCTV di tempat-tempat strategis dan sebagian masih minim penerangan jalan utama di wilayah Cibarusah, maka dari itu pelaksanaan Siskamling di lingkungan harus ditingkatkan sebagai bentuk tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Dengan minimnya CCTV di tempat strategis dan masih ada beberapa wilayah yang minim penerangan jalan, oleh karena itu peran dan kerjasama rekan -rekan bersama warga untuk meningkatkan Siskamling. Sementara, permasalahan kenakalan remaja, untuk antisipasi segera melaporkan atau membubarkan anak-anak sekolah yang berkumpul atau bergerombol, agar tidak terjadi tawuran,” pungkas Kapolsek. (Wati)

Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Malam Hari, Polsek Cibarusah Giat OKJ di Perbatasan

BIN | Bekasi – Guna antisipasi terjadinya tindak pidana Curat, Curas, Curanmor, begal maupun kejahatan lainnya serta gangguan ketertiban masyarakat di malam hari. Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) di  Jl.Raya Cendrawasih, Perumahan Grand Taman Sari 5 perbatasan Cibarusah – Serang Baru, Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Sabtu (15/10/2023) pukul 00.00 Wib sampai dengan selesai. 

Kegiatan OKJ guna antisipasi terjadinya kejahatan saat jam malam dengan rute wilayah Kabupaten Bekasi khususnya kecamatan Cibarusah. Pelaksanaan patroli dipimpin Kapolsek Cibarusah, AKP Arie Andhika Silamukti bersama anggota, personil Koramil 09/Cibarusah, Pol PP Kecamatan Cibarusah dan Karang Taruna.

Dengan kegiatan OKJ ini, Polisi lebih terlihat oleh Masyarakat dan bisa turun langsung dalam memberikan rasa aman dan nyaman serta memberikan pelayanan kepada Masyarakat.

OKJ ini rutin dilaksanakan di malam hari, dalam pelaksanaannya, para personil memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan, menyapa dan berdialog dengan Masyarakat yang sedang berkumpul atau untuk memberikan himbauan kamtibmas. (Wati

Ratusan Hektare Sawah Gagal Panen, Petani di Kabupaten Bekasi Menjerit

BIN | Bekasi – Para petani di Karang Setia dan Karang Asih Kabupaten Bekasi mengeluh karena padi yang mereka tanam, gagal panen akibat kekeringan.

Unda Suhanda (76) salah satu petani asal Karang Setia meminta pemerintah daerah turun tangan untuk mencarikan solusi akibat gagal panen yang para petani rasakan.

Unda mengaku, ratusan hektare padi yang seharusnya memasuki masa panen, menguning kering dan kosong isinya karena air yang juga tidak mencukupi bahkan tidak ada, akibat musim kemarau.

“Para petani Karang Setia dan Karang Asih merasa kesulitan dan butuh bantuan dari pemerintah,” kata Unda, Sabtu (14/10/2023).

Akibat gagal panen tersebut, petani mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Para petani berharap, agar pemerintah memberikan bantuan dan solusi terbaik bagi petani yang sawahnya mengalami gagal panen akibat kekeringan ini.

“Kondisi padi memang parah kering kerontang padinya seperti ini. Kami berharap pemerintah memberikan solusi nyata seperti normalisasi kali agar saluran air sampai ke sawah-sawah kami,” ungkapnya.

Hal ini, lanjut dia, menyebabkan para petani mengalami kesulitan pangan. Sedangkan biaya yang dikeluarkan petani untuk proses produksi sudah sangat banyak, dengan lahan sawah yang begitu luas.

“Kami mengharapkan ada bantuan dari pemerintah setempat. Sehingga kami bisa memenuhi kebutuhan pangan kami, kalau petaninya sejahtera, panen bagus harga beraspun terjangkau dan kami dapat bisa membiayai keluarga kami,.” pungkasnya.(Wati)

Milad Ke-65 UNISBA Gelar Seminar Bersama OJK

BIN || Bandung – Kemajuan teknologi membawa dampak yang beragam bagi peradaban manusia, sisi positif dan negatif dari kemunculannya menjadi persoalan baru bagi pemanfaat teknologi tersebut terutama teknologi digital.

Salah satu dampak negatif dari kemajuan dan pemanfaatan teknologi digital adalah maraknya penipuan digital yang menyasar anak-anak muda termasuk didalamnya para mahasiswa.

Mengantisipasi masifnya tindak kejahatan ini, maka panitia Milad Unisba yang ke 65 mengadakan acara Seminar Nasional kolaborasi antara UNISBA dengan OJK dalam kegiatan OJK Mengajar.

Acara ini bertujuan untuk dapat memberikan informasi dan edukasi terkait finansial ke masyarakat terutama mahasiswa dengan tema “Digital Financial Literacy”.

Acara yang dilaksanakan pada Jumat 13 Oktober 2023 berlangsung secara hybrid sehingga dapat diikuti secara langsung di aula maupun melalu link zoom meeting.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan kuliah umum oleh Hasan Fawzi Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital Dan Asset Kripto.

Sedangkan yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Ferry Darmawan, M.Ds dosen Fikom Unisba, Ronald Yusuf Wijaya Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI), Chrisma Albandjar Wakil Bendahara II Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), moderator Firmansyah, S.Ikom dosen Fikom Unisba.

Dalam sambutannya, Rektor Unisba Prof. Dr. H. Edi Setiadi, SH., MH mengatakan bahwa acara ini penting bagi mahasiswa sebagai generasi Z yang akrab dengan teknologi, dan harus berhati-hati terhadap kejahatan finansial yang disebabkan oleh perkembangan teknologi.

Sementara dalam paparannya, Hasan Fawzi menegaskan bahwa dibalik tawaran menggiurkan tentang layanan digital juga memuat resiko yang cukup tinggi.

Tips memilih produk layan digital yang baik dengan 2 L , yakni legal yakni memastikan yang menawarkan produk layanan jasa tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan dan usaha yang dijelaskan.

Selanjutnya juga harus logis yakni memastikan benefit dari produk yang ditawarkan oleh perusahaan masuk akal atau tidak.

Dihadapan para mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas ini, Fawzi juga membagikan tips ringan agar terhindar dari kejahatan finansial di dunia digital, antara lain jangan membagikan data pribadi.

Pastikan kartu debit/kredit tidak digesek pada sembarang alat, jangan pernah mengunduh link dari pihak yang tidak dipercaya, hindari internet (wifi) publik terutama apabila membuka data pribadi dan perketat lapisan password, OTP dan sebagainya.

Sejalan dengan paparan tersebut, Ronald Yusuf Wijaya Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) menjelaskan bahwa etika marketplace peer to peer syariah adalah mempertemukan yang punya project dengan yang punya uang sehingga aman, namun masalahnya lembaga keuangan yang ilegal jauh lebih banyak dari yang legal, sehingga muncul banyak kejahatan finansial di dunia digital.

Sementara Chrisma Albandjar mengingatkan peserta seminar terutama para mahasiswa bahwa dompet digital adalah dompet transaksi melalui smartphone.

Maka sangat perlu untuk menjaga keamanan fintech (Financial Technology) dengan mengunduh aplikasi yang bisa dipercaya, termasuk berhati-hati dalam memberikan foto dan KTP ke orang lain.

Di akhir sesi, dosen Fikom Unisba Ferry Darmawan menegaskan bahwa menjaga keamanan data pribadi perlu dilakukan oleh siapa saja yang terhubung ke dunia digital karena kriminalitas di dunia digital sangat marak saat ini, sejalan dengan meningkatnya pengguna internet saat ini.(Red)