BIN || BANDUNG – Kapoda Jawa Barat Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M pimpin Kirab Merah Putih bersama ULAMA, UMARA, TNI-POLRI SE-JAWA BARAT yang berlagsung dari Mapolda Jabar dengan titik akhir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (09/10/2023).
Dalam kirab Merah Putih tersebut dihadiri oleh Kapolda Jabar Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M, Watimpres RI Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali Bin Hasyim Bin Yahya, PJ Gubernur Jabar Bey Machmudin, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Erwin Djatniko, Kajati Jabar Ade Tajudin Sutiawarman, SH.,MH, Kakanwil Kemenag Jabar Drs. H. Ajam Mustazam, M.Si, Kaban Kesbangpo Jabar Dr. Drs. H. R. Iip Hidayat, M. Pd, Ketua PWNU Jabar KH. Juhadi Muhammad SH, serta Forkopimda Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat.
Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M mengatakan bahwa Kirab Merah Putih sendiri digelar bersama lintas elemen mulai dari unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI/ Polri, para pemuda, yang ditujukan untuk membangkitkan rasa kecintaan terhadap bangsa dan tanah air.
“Kirab Merah Putih ini guna menumbuhkan serta meningkatkan rasa kecintaan kepada bangsa dan negara kit tercinta,” Ungkapnya.
Lanjut Kapolda Jabar, “Kirab Merah Putih juga untuk merekatkan kebersamaan berbagai elemen masyarakat yang berkumpul dan mendapat penguatan mengenai kebangsaan,” Tambahnya.
Para rombongan yang mengikuti Kirab Merah Putih sendiri berangkat mulai dari Mapolda Jabar yang dipimpin oleh PJ Gubernur Jabar Bey Machmudin dan Habib Luthfi beserta jajaran Forkopimda Jabar, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur lainnya lakukan konvoi menuju GBLA dengan membawa atribut bernuansa merah putih. Bendera merah putih pun turut dikibarkan di atas kendaraan.
Sesampainya di GBLA, ratusan peserta Apel Kebangsaan kirab Merah Putih yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, telah berkumpul dan menyambut rombongan.
Terlihat rombongan disambut oleh ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat yang diiringi oleh Marching Band serta suara riuh dari masyarakat.
BIN | Bekasi – Indonesia merupakan negara dengan luas daratan yang besar, yaitu seluas kurang lebih 2,01 juta km2. Dengan luas wilayah yang besar tersebut, diperlukan infrastruktur sebagai sarana penghubung konektivitas antarwilayah sehingga aktifitas perekonomian dapat berjalan.
Aktifitas perekonomian yang bercirikan transaksi jual-beli sangat membutuhkan konektifitas antarwilayah agar terjadi pertukaran barang dan jasa dari satu wilayah ke wilayah lain. Dengan adanya aktifitas perekonomian di masyarakat, maka pertumbuhan ekonomi dapat ditingkatkan. Selain itu Pembangunan infrastruktur jalan tol dalam sebuah negara bisa dijadikan sebagai tolok ukur untuk mengetahui sejauh mana kemajuan perekonomian sebuah negara, baik secara makro maupun secara mikro.
Dinamika Pembangunan Jalan Tol di Indonesia
Sejarah jalan tol di Indonesia dimulai pada tahun 1978 dengan dioperasikannya jalan tol Jagorawi dengan panjang 59 km. Namun demikian, sampai pada 2014, Indonesia hanya memiliki 780 km jalan tol telah dibangun dan dioperasikan.
Pembangunan Jalan tol secara agresif dilakukan mulai tahun 2014 di masa pemerintahan Joko Widodo yang membangun jalan tol sejumlah kurang lebih 1900 km. Bahkan berdasarkan data dari KemenPUPR, ditargetkan hingga akhir 2024 akan tersambung jalan tol sepanjang total 3.196 km yang terseber Jawa, Sulawesi, Sumatera, Bali, dan Kalimantan yang seluruhnya termasuk dalam Proyek Strategis Nasional yang diprioritaskan untuk selesai maksimal di tahun 2024
Manfaat Riil Jalan Tol
1. Keterjangkauan daerah. Dengan adanya jalan tol akses ke daerah tersebut menjadi mudah.
2. Mempercepat waktu perjalanan kendaraan.
3. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
4. Membuka lapangan pekerjaan.
5. Memberikan pendapatan bagi negara.
Dari kelima manfaat di atas, sudah jelas bahwa jalan tol sangat berperan dalam memajukan ekonomi daerah dan negara. Dengan adanya jalan tol, daerah akan lebih maju, perjalanan pun menjadi lebih cepat, distribusi barang dan jasa menjadi lancar guna menunjang pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan pemerataan hasil pembangunan.
Terkait pembangunan tol tersebut, Sukaragam Serang Baru termasuk ke dalam peta pembangunan proyek tol dan akan memiliki gerbang tol akses dari Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan.
Dilihat dari trase Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan di GIS BPJT jalan tol ini akan melintasi Jalan Cikarang Cibarusah, Sukaragam, Serang Baru.
Tentunya, kehadiran gerbang tol ini membuka akses untuk wilayah selatan Kabupaten Bekasi khususnya Serang Baru, Cibarusah dan sekitarnya memangkas waktu dan biaya logistik.
Direktur JJS Hari Pratama mengatakan akan memberikan hasil yang terbaik dari proyek Jalan Tol Japek Selatan ini, sehingga akan semakin menghubungkan daerah-daerah di Jawa Barat. Hal ini juga berpotensi mendatangkan minat-minat investasi lain di Jawa Barat yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah industri, perumahan maupun wisata terutama di sepanjang trase jalan tol tersebut.
Jalan Tol Japek II Selatan dengan total investasi senilai Rp14,69 Triliun dan masa konsesi 35 tahun ini, diharapkan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Cikampek dari sisi selatan jika telah beroperasi penuh.
Jalan Tol Japek II Selatan tersebut nantinya akan memiliki 7 (tujuh) buah Gerbang Tol (GT) yaitu, GT Jati Asih, GT Bantar Gebang, GT Setu, GT Sukaragam, GT Taman Mekar, GT Kutanegara, dan GT Sadang.
BIN | Bekasi – Indonesia merupakan negara dengan luas daratan yang besar, yaitu seluas kurang lebih 2,01 juta km2. Dengan luas wilayah yang besar tersebut, diperlukan infrastruktur sebagai sarana penghubung konektivitas antarwilayah sehingga aktifitas perekonomian dapat berjalan.
Aktifitas perekonomian yang bercirikan transaksi jual-beli sangat membutuhkan konektifitas antarwilayah agar terjadi pertukaran barang dan jasa dari satu wilayah ke wilayah lain. Dengan adanya aktifitas perekonomian di masyarakat, maka pertumbuhan ekonomi dapat ditingkatkan. Selain itu Pembangunan infrastruktur jalan tol dalam sebuah negara bisa dijadikan sebagai tolok ukur untuk mengetahui sejauh mana kemajuan perekonomian sebuah negara, baik secara makro maupun secara mikro.
Dinamika Pembangunan Jalan Tol di Indonesia
Sejarah jalan tol di Indonesia dimulai pada tahun 1978 dengan dioperasikannya jalan tol Jagorawi dengan panjang 59 km. Namun demikian, sampai pada 2014, Indonesia hanya memiliki 780 km jalan tol telah dibangun dan dioperasikan.
Pembangunan Jalan tol secara agresif dilakukan mulai tahun 2014 di masa pemerintahan Joko Widodo yang membangun jalan tol sejumlah kurang lebih 1900 km. Bahkan berdasarkan data dari KemenPUPR, ditargetkan hingga akhir 2024 akan tersambung jalan tol sepanjang total 3.196 km yang terseber Jawa, Sulawesi, Sumatera, Bali, dan Kalimantan yang seluruhnya termasuk dalam Proyek Strategis Nasional yang diprioritaskan untuk selesai maksimal di tahun 2024
Manfaat Riil Jalan Tol
1. Keterjangkauan daerah. Dengan adanya jalan tol akses ke daerah tersebut menjadi mudah.
2. Mempercepat waktu perjalanan kendaraan.
3. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
4. Membuka lapangan pekerjaan.
5. Memberikan pendapatan bagi negara.
Dari kelima manfaat di atas, sudah jelas bahwa jalan tol sangat berperan dalam memajukan ekonomi daerah dan negara. Dengan adanya jalan tol, daerah akan lebih maju, perjalanan pun menjadi lebih cepat, distribusi barang dan jasa menjadi lancar guna menunjang pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan pemerataan hasil pembangunan.
Terkait pembangunan tol tersebut, Sukaragam Serang Baru termasuk ke dalam peta pembangunan proyek tol dan akan memiliki gerbang tol akses dari Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan.
Dilihat dari trase Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan di GIS BPJT jalan tol ini akan melintasi Jalan Cikarang Cibarusah, Sukaragam, Serang Baru.
Tentunya, kehadiran gerbang tol ini membuka akses untuk wilayah selatan Kabupaten Bekasi khususnya Serang Baru, Cibarusah dan sekitarnya memangkas waktu dan biaya logistik.
Direktur JJS Hari Pratama mengatakan akan memberikan hasil yang terbaik dari proyek Jalan Tol Japek Selatan ini, sehingga akan semakin menghubungkan daerah-daerah di Jawa Barat. Hal ini juga berpotensi mendatangkan minat-minat investasi lain di Jawa Barat yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah industri, perumahan maupun wisata terutama di sepanjang trase jalan tol tersebut.
Jalan Tol Japek II Selatan dengan total investasi senilai Rp14,69 Triliun dan masa konsesi 35 tahun ini, diharapkan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Cikampek dari sisi selatan jika telah beroperasi penuh.
Jalan Tol Japek II Selatan tersebut nantinya akan memiliki 7 (tujuh) buah Gerbang Tol (GT) yaitu, GT Jati Asih, GT Bantar Gebang, GT Setu, GT Sukaragam, GT Taman Mekar, GT Kutanegara, dan GT Sadang.
BIN || KABUPATEN BEKASI – Kuasa Hukum korban dugaan penganiayaan yang terjadi di wilayah Kecamatan Tambelang, Boni Maruli Tua, meminta Polres Metro (Polrestro) Bekasi untuk memeriksa para terlapor dugaan kasus tersebut yang terjadi di Kampung Balong Ampel Desa Sukarahayu, pada hari Jumat tanggal 11 Agustus 2023 sekitar jam 21.00 WIB.
Hal itu disampaikannya kepada para awak media saat mendatangi Mapolrestro Bekasi, Kamis (6/10/2023), untuk menindaklanjuti hasil dari proses penyelidikan laporan Nomor LP/B/2262/VIII/2023/SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA pada tanggal 13 Agustus 2023.
Boni Pasaribu SH selaku kuasa hukum mengatakan, pasca dilaporkan ke kepolisian, Unit 3 Jatanras Polrestro Bekasi telah memeriksa korban dan sejumlah saksi termasuk pihak keluarga korban, serta orang-orang yang mengetahui dan yang berada di lokasi kejadian saat itu. Dikatakan dia, semuanya sudah terang benderang ada peristiwa penyerangan, ada TKP, ada korban, bahkan ada ditemukan beberapa buah sajam berupa celurit sedang diamankan oleh penyidik dan dalam hal ini juga sudah pasti ada pelaku.
“Harapan dari keluarga korban setelah semua proses itu dilakukan, seharusnya mengarah kepada pemeriksaan pihak terlapor, maupun saksi dari terlapor. Dan setelah kami bertemu dengan penyidik pemeriksaan terhadap beberapa orang dari saksi yang masih memiliki hubungan keluarga terlapor semua sudah dilakukan, dan proses selanjutnya adalah pemeriksaan terhadap para terlapor yang kami duga kurang lebih antara tujuh sampai delapan orang bahkan bisa lebih,” ungkapnya.
Boni mengaku, dirinya sudah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari pihak kepolisian, yang menyatakan bahwa para saksi dari pihak terlapor sudah diperiksa semuanya, sehingga agenda dari penyidik kedepan adalah segera memeriksa para terlapor.
Dirinya menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan murni peristiwa kriminal atau kejahatan, karena sudah mengakibatkan seseorang mengalami luka berat, sempat korban itu dirawat di rumah sakit kurang lebih satu minggu. Kata dia, memang harapan kita tahapan selanjutnya adalah proses penyidikan dapat dilakukan secepatnya, karena yang pasti dalam peristiwa ini adalah ada korban yang hak-hak hukumnya harus dipertanggung jawabkan oleh para terduga pelaku. Apalagi sejak dilakukan laporan polisi sampai sekarang sudah berjalan selama kurang lebih dua bulan. Seharusnya sudah patut ada tersangka dalam kasus ini tanpa harus menunggu selama dua bulan belakangan, namun walaupun demikian dirinya menghormati teman-teman penyidik di Unit 3 Jatanras yang menangani perkara ini.
Dalam kesempatan tersebut, Penasehat Hukum korban menceritakan peristiwa tersebut yakni berawal dari dua kelompok anak muda yang akan melakukan aksi tawuran. Ada kelompok yang terdiri dari kurang lebih tiga orang dan kelompok yang terdiri dari kurang lebih tujuh orang. Karena melihat kelompok yang tujuh orang lebih banyak, maka kelompok yang tiga orang ini pun melarikan diri dari lokasi tawuran tersebut.
“Kelompok tiga orang ini lari ke salah satu gang. Mungkin karena ketakutan, pikirannya lagi kacau balau pada saat itu, di tengah jalan gang menabrak si korban yang sedang melintas menuju keluar gang untuk menjemput temannya. Nah setelah terjadi tabrakan antara tiga orang ini dengan si korban yang tidak mengetahui apa-apa, korban terjatuh, enggak lama kemudian yang tujuh orang ini langsung menyusul dan melakukan penyerangan kepada si korban yang tidak ada kaitannya dengan persoalan kedua kelompok pemuda ini, apalagi di tempat kejadian kan gelap, jadi tanpa berpikir panjang mereka melakukan penyerangan,” ungkapnya.
“Dari keterangan korban, korban sempat melarikan diri, sehingga kami melihat sudah ada tindakan aktif dari para terlapor, karena sempat melakukan pengejaran dan menyerang, dan ada juga teriakan-teriakan “bacok”, nah kebetulan ada salah seorang anak muda yang mendengar teriakan-teriakan tersebut dan yang bersangkutan pun sudah diperiksa sebagai saksi,” paparnya.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka di lutut, pinggang, pundak, dan pelipis pipi kanan, sehingga langsung dibawa oleh saksi R ke rumah sakit. “Kami akan terus mengawal proses penyelidikan dan atau penyidikan kedepan. Kami tegaskan tidak ada satu orang pun yang kebal hukum di republik ini, oleh karena itu kami sudah sampaikan kepada penyidik agar para terlapor secepatnya diperiksa, semata-mata bukan hanya untuk mempidanakan orang namun demi tegaknya supremasi hukum di negara ini harus ada yang menjadi tersangka dalam kasus ini,” tandasnya. (Rz)
BIN | Bekasi – Sebanyak 12 klub mengikuti Turnamen Bola Volly Karang Sambung (KSB) 08 Cup 2023 yang diadakan dilapangan Kp. Karang Sambung RT 08/04, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Minggu (8/10/2023).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Nagasari Nurdin, Ketua BPD Yusuf Mulyadi, Ketua Karangtaruna Isam Mulyana dan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Kabupaten Bekasi Dapil 1 dari Partai PDI Perjuangan Savira Ayu Arsita,S,E,M,HAN.Sidik Jayadi(sodok) ketua DPRT Garda Pasundan desa nagasari,Dian Rahman Staff desa Nagasari,Latief Wijaya ketua pp ranting desa nagasari dan tamu undangan lain nya.
Ketua Panitia H. Ade Bayu sekaligus tokoh pemuda karang sambung mengatakan, turnamen voli ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Nagasari yang diikuti oleh 12 klub voli putra.
“Alhamdulillah hari ini pemuda karang sambung telah mensukseskan Turnamen Bola Volly KSB 08 Cup 2023 yang diikuti oleh 12 klub voli putra, turnamen ini sebagai bentuk silaturahmi antar pemuda yang ada di Kecamatan Serang Baru, khususnya Desa Nagasari,” kata Ade.
Ade juga mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan Pemerintah Desa (Pemdes) Nagasari, Karangtaruna dan Bacaleg DPRD Kabupaten Bekasi dari Dapil I dari Partai PDI Perjuangan Ibu Savira Ayu Arsita,S,E,M,HAN.
“Atas nama keluarga besar KSB 08 saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Savira Ayu Arsita,S,E,M,HAN (bacaleg PDIP dapil 1) yang sudah mendukung penuh Turnamen Volly Ball KSB 08 CUP 2023, semoga apa yang dicita-citakan beliau bisa terwujud, aminnn,” tambahnya.
Sementara itu Ketua Karangtaruna Nagasari Isam Mulyana, menyampaikan bahwa olahraga voli juga menjadi olahraga yang digemari masyarakat Serang Baru, khususnya Desa Nagasari sehingga atas nama Karangtaruna dirinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada panitia yang telah mengadakan turnamen ini.
“Semoga Turnamen Voli ini yang diadakan oleh para pemuda karang sambung dapat menjadi event tahunan sehingga bisa dilaksanakan setiap tahun,” ungkapnya.
Isam Mulyana juga berharap dengan diadakannya turnamen ini bisa memunculkan bibit atlet Cabang Olahraga Voli yang bisa membaw nama baik Kecamatan Serang Baru, khusuy Desa Nagasari dan Kp. Karang Sambung.
“Kita juga berharap melalui turnamen voli ini muncul bibit-bibit atlet voli yang bisa bermain di even atau turnamen untuk di tingkat nasional maupun internasional,” tutup dia.(Red)
BIN | Bekasi – Anggota komisi IX DPR- RI drg. Putih Sari, bersama BKKBN Propinsi Jawa Barat melakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kemasyarakat guna mengatasi Stunting.
Lokasi yang dipilih di lapangan Salsa Futsal, Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu (08/10/2023).
Anggota komisi IX DPR – RI drg Putih Sari, menjelaskan bagaimana caranya supaya anak bayi tidak mengalami Stunting. Si Bayi benar-benar harus mengkonsumsi makanan bergizi dan para ibu tidak malas mendatangi posyandu. Karena posyandu pada saat ini sangat berperan penting , untuk mengetahui perkembangan tubuh balita dan pertumbuhan sang balita terkontrol.
Menurut drg Putih Sari, Stunting di Kabupaten Bekasi masih menjadi perhatiannya. Oleh karena itu, dirinya bersama BKKBN provinsi Jabar tak henti memberikan edukasi ke masyarakat Kabupaten Bekasi.
”Sebagai wakil masyarakat Kabupaten Bekasi, saya terus melakukan KIE soal Stunting, sesuai program yang sudah disepakati dengan BKKBN,” jelas drg Putih Sari.
Kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) diikuti lebih dari 300 peserta yang merupakan warga setempat.
“Kegiatan sosialisasi ini mendapatkan sambutan yang sangat antusias dari warga. Mudah-mudahan kedepannya semakin banyak warga yang faham tentang masalah stunting,” tutupnya. (Wati)
BIN | Jawa Tengah – Seorang Warga Dusun Dua Rt 22 Rw 04, Desa Kandang, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, murka lantaran lahannya diduga dirusak dan tanaman miliknya ditebang, dengan dalih pelebaran jalan umum.
Agustian, pemilik lahan seolah dilangkahi lantaran sejumlah warga yang diduga atas perintah dari Kepala Desa dengan dalih melakukan kerja bhakti justru melakukan pengrusakan tanaman dan penyerobotan lahan. Peristiwa ini terjadi pada 4 agustus 2023 lalu pada hari Jumat pagi.
Agustian, anak kandung dari pemilik lahan menceritakan, jika aksi pemotongan sejumlah pohon itu tanpa adanya izin sebelumnya dari pemilik sah dari tanah tersebut.
“Status tanah sah bersertifikat, namun oknum kades yang bersangkutan tidak ada permisi atau izin dari pemilik sah tanah tersebut, bahkan saat pemilik tanah sampai dilokasi semua semua sudah dirusak “, ungkap Agustian.
Hingga saat ini tambah Agustian, dari pihak desa atau Kepala Desa yang bersangkutan tidak ada itikat baik untuk membicarakan hal tersebut kepada pemilik tanah.
Atas kejadian dugaan pengrusakan tanaman dan penyerobotan lahan, pihak pemilik menilai telah terjadi kesewenang-wenangan oknum Kepala Desa tersebut. Pemilik tanah berencana akan melaporkan dugaan perusakan dan penyerobotan tersebut ke pihak kepolisian.
Sementara Kepala Dusun dua bernama Hirtanto, saat dikonfirmasi melalui sambungan telfon, membenarkan adanya kerja bhakti saat itu, yang diperintahkan oleh Kepala desa.
“benar waktu itu ada kerja bakti, tapi kalau itu masuk kedalam penyerobotan tanah atau pengrusakan aku kurang paham, jalau kerja bakti atas perintah kepala desa”, terang Hirtanto.
Hirtanto juga mengakui jika pemotongan ( pengrusakan pohon) belum mengantongi izin kepada pemilik pohon sebelumnya. Namun Kepala dusun dua seakan menumbalkan masyarakat, dirinya justru menyebut untuk pengrusakan pohon itu atas inisiatif masyarakat, bukan perintah kepala desa.
“Sebelumnya kalau untuk pemotongan itu sih kayaknya belum ijin, kalau kerja bakti atas perintah kepala desa, semengerti saya kejadiannya itu inisiatif warga sendiri , karena saya dateng sudah pada tumbang”, imbuh Hirtanto
Kepala Dusun 2, Hirtanto menambahkan bahwa seharusnya ijin dilakukan jauh-jauh hari disampaikan kepada pemilik lahan.
” Jadi gak waktu itu juga, jadi kemarin saya sebelumnya sudah menyarankan ke pak kades untuk mengundang para pemilik tapi kata pak kades gak usah, nanti bareng kerja nantinya saja ,” terang Hirtanto. (Wati)
BIN | Bekasi – Krisis air bersih dampak kemarau panjang di Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, belum berakhir dan semakin meluas warga yang terdampak.
Mengurangi beban warga, Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Sektor Serang Baru Peduli membantu pendistribusian air bersih di empat desa yang berada di wilayah Kecamatan Serang Baru.
Ketua Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Sektor Serang Baru, Ila Kurnia.S.E mengungkapkan, pendistribusian air bersih di empat desa merupakan hasil penjaringan permintaan warga.
“Kami distribusikan 42 ribu liter air bersih. Kali ini kami lakukan dengan cara survei lokasi dan skala proiritas wilayah yang benar-benar membutuhkan,” urainya. Sabtu (07/10/2023)
Ila Kurnia menyatakan, bantuan air bersih masih menggunakan mobil tangki dengan mendatangi wilayah yang terdampak.
“Kami mendatangi langsung ke empat titik atau empat desa, karena tidak semua warga atau si kampung tersebut memiliki penampungan air. Semoga bermanfaat untuk warga,” terangnya.
Amy (35) salah satu warga Kp Campaka RT 07/04 Desa Nagacipta yang ikut antre mendapatkan air bersih, mengucapkan terima kasih kepada Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Sektor Serang Baru yang sudah bergerak cepat memberikan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan karena dampak kemarau panjang.
“Terima kasih kepada Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Sektor Serang Baru, yang telah memberikan bantuan air bersih kepada kami. Kami harap bantuan ini dapat terus dilakukan selama kami masih kesulitan mendapatkan air bersih, karena selama kekeringan ini kami ambil air di kampung Kojengkang yang jaraknya 2 kiloan,” katanya.
Hingga malam hari, pendistribusian air bersih masih berlangsung. Lokasi disalurkannya air bersih hasil penjaringan permintaan warga berada di Desa Sukasari, Desa Cilangkara, Desa Nagacipta dan Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. (Wati)
BIN | Bekasi – Seorang remaja di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tewas tenggelam di danau Akong bekas galian pasir. Danau itu sudah enam tahunan belakangan dijadikan lokasi pemancingan oleh warga. Sabtu sore (06/10/2023) sekira pukul 16.40 Wib.
Tim SAR gabungan yang mendapat laporan tersebut langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pencarian.
Ketua tim Brimob Batalyon D Polda Metro Jaya, Ipda Evan, menjelaskan, remaja berumur 17 tahun tersebut berasal dari Kp Leungsir Serang Baru. Ia bersama empat temannya berenang di danau tersebut.
“Kami SAR Brimob Batalyon D Polda Metro Jaya dengan Basarnas Kabupaten Bekasi, telah mencari korban tenggelam di Danau Akong Desa Jayasampurna. Menurut keterangan saksi, korban tersebut berenang dan mengalami kram kemudian kelelahan sehingga tenggelam,” ungkap Ipda Evan. Jumat malam (06/10/2023)
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Unit Basarnas Bekasi, Rizky Dwi Anto, memaparkan, Tim SAR gabungan yang diterjunkan 60 personel dan dibagi menjadi dua tim untuk pencarian korban.
“Tim dibagi menjadi dua, yang pertama adalah tim melakukan pencarian dengan menggunakan Aqua Eye, selanjutnya setelah Aqua Eye menemukan objek dibawah permukaan air kita lakukan penyelaman. Kemudian tim kedua, kita melakukan pencarian darat dengan alat bantu penerangan,” papar Rizky.
Rizky mengatakan, setelah melakukan pencarian selama lima jam, Jenazah EM ditemukan petugas gabungan pada kedalaman enam meter dan Jasad dibawa ke Polsek Serang Baru untuk dilakukan identifikasi korban.
“Alhamdulillah, pukul 22.50 Wib korban ditemukan dalam keadaan terlentang dan sudah meninggal dunia. Kemudian Jenazah kami bawa ke Polsek Serang Baru untuk identifikasi.” tutupnya. (Wati)
BIN | Bekasi – Kasus bullying atau perundungan viral di media sosial yang terjadi di Kabupaten Bekasi. Dalam video amatir yang tersebar di media sosial mempertontonkan aksi perundungan terhadap dua siswi MTs di sebuah lapang terbuka di wilayah Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi hingga viral.
Kasus dugaan perundungan antar pelajar di Cibarusah tersebut kini dalam penanganan pihak Kepolisian Resort Metro Bekasi setelah orang tua korban melakukan pelaporan ke PPA Polres Metro Bekasi.
Menanggapi pelaporan kasus dugaan perundungan tersebut, kuasa hukum terlapor, Imbran B.H, SH, mengatakan jika kliennya tidak melakukan perundungan.
“Sejauh ini yang kami temukan, peristiwa itu tidak ada perundungan, klien kami mengatakan itu pyur kesepakatan dua lawan dua tidak seperti yang dituduhkan pelapor,” kata Imbran. Jumat (06/10/2023)
Sebagai kuasa hukum terlapor, Imbran masih menggunakan jalan mediasi untuk penyelesaian kasus dugaan perundungan yang terjadi pada kliennya.
“Kami masih menghargai UPTD,PPA dan Kepala Sekolah, barangkali masih bisa dimusyawarahkan atau di mediasikan dengan baik-baik. Tapi bilamana jalan musyawarah ini tidak bisa ditempuh, maka kami pasti akan melaporkan balik.” tukasnya. (Wati)