12.4 C
New York
Tuesday, March 17, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 65

Polres Metro Bekasi Gelar Simulasi Sistem Pengamanan Dalam Kota (Sispamkota) Operasi Mantap Brata Tahun 2023 – 2024

BIN || Kabupaten Bekasi – Polres Metro Bekasi menggelar simulasi sistem pengamanan dalam kota (Sispamkota) Operasi Mantap Brata Tahun 2023 – 2024. Simulasi Sispamkota ini dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu dan Pilkada guna menjaga kondusifitas wilayah serta untuk menciptakan situasi pesta demokrasi yang aman tentram dan damai ditengah lingkungan masyarakat Kabupaten Bekasi.

Dalam kegiatan Sispamkota ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, bersama Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi, Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Inf. Danang Waluyo serta Unsur Forkopimda lainnya. Bertempat di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat. Pada Senin, (16/10/2023).

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan melalui simulasi pelaksanaan pengamanan tersebut yang diikuti jajaran anggota Polres Metro Bekasi kemudian Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, Satpol-pp serta melibatkan pihak KPU dan Bawaslu, sehingga simulasi yang dilaksanakan ini sesuai tahapan Pemilu bahwa jajaran TNI-Polri bersama Pemda siap untuk menciptakan situasi yang kondusif.

“Sispamkota ini disimulasikan ketika dari tahapan demi tahapan mulai dari pengiriman logistik, kemudian pemungutan surat suara hingga penghitungan, selain itu dalam simulasi tersebut terjadi situasi yang tidak kita harapkan, tentu untuk memberikan rasa aman tentram bagi masyarakat bahwa aparat kita siap,” ungkap Dani Ramdan.

Dirinya menambahkan upaya secara preventif harus diutamakan. Selain itu masyarakat juga diharapkan bisa menjaga diri dan keluarganya agar tidak mudah terprovokasi dengan lingkungan sekitar khususnya pada momentum pemilihan.

Kemudian dalam penyelenggaraan pesta demokrasi mendatang pemerintah daerah juga turut melibatkan BPBD Kabupaten Bekasi untuk mengantisipasi terjadinya bencana.

“Kalau pada saat persiapan ataupun pelaksanaan terjadi banjr misalnya kemudian angin puting beliung dan sebagainya semua harus kita persiapkan rencananya agar dalam pelaksaannya kita sudah tidak ragu semua pihak bisa mengerjakan apa yang menjadi tugasnya,” paparnya.

Pj Bupati Bekasi juga menginstuksikan jajaran Satpol-PP dan Linmas ditiap wilayah kecamatan maupun desa dan kelurahan juga turut menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat agar meningkatkan kesadaran bahwa Pemilu harus damai. Kemudian pada pelaksanaan pemungutan suara dimasing-masing TPS Satpol-PP bersama Linmas juga bisa menjaga keamanan dan ketertiban.

Semua aparat karena tugas pokoknya dibidang ketentraman dan ketertiban umum kami berharap jajaran satpol pp dan linmas  tidak hanya bertugas dalam pelaksanan, tetapi dari sekarang sudah ikut mensosialisasikan membawa kesadaran kepada masyarakat bahwa Pemilu harus damai walaupun berbeda pilihan tidak harus bentrok-bentrokan kalau ada ketidakpuasan harus disampaikan secara aturan,” kata Pj Bupati Bekasi.

Sementara itu Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi menyampaikan dalam simulasi Sispamkota Operasi Mantap Brata Tahun 2023 – 2024 pihaknya bersinergi dengan Kodim 0509 Kabupaten Bekasi dan pemerintah daerah, melalui latihan pengamanan sesuai tahapan demi tahapan seperti yang akan dilaksanakan pada saat berlangsungnya Pemilu tahun 2024 mendatang.

“Jadi pelatihan ini ditunjukkan bagaimana pengamanan dari TNI dan pengamanan dari pemerintah daerah bersinergi mulai dari pengiriman kotak suara dari kantor KPUD ke PPK, kemudian dari PPK ke PPS hingga ke TPS dan kembali lagi ke PPK dan kembali ke KPUD untuk mengawal rangkaian tahapan Pemilu,” jelasnya.

Kapolres Metro Bekasi memastikan bahwa seluruh TPS akan dikerahkan anggota Polri-TNI bersama Satpol-PP dan Linmas. Selain itu anggota juga turut melakukan pengamanan di kantor KPUD, kantor Bawaslu hingga disetiap desa dan kecamatan bahkan dilingkungan komplek Pemkab Bekasi.

“Kita petakan dulu tingkat kerawanan dimasing-masing TPS baru kita bikin pola pengamanannya sekarang fokus persiapan pengamanan pendaftaran, setelah itu pengamanan kampanye mendekati bulan Februari akan kami umumkan kesiapan pengamanan TPS,” katanya.(Red)

Ketua RT bersama FKPM Meadow Green Amankan 12 Pasangan Tidak Resmi

BIN || KABUPATEN BEKASI – Para Ketua RT bersama Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Cluster Meadow Green, Perumahan Lippo Cikarang, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, mendapati 12 pasangan yang diduga tidak resmi saat kegiatan razia ke sejumlah kos-kosan yang ada di lingkungan RT.01, RT.02 dan RT.05, RW.01, Minggu (15/10/2023) dini hari.

Dalam kegiatan razia kos-kosan tersebut, para Ketua RT dan FKPM didampingi petugas dari Polsek Cikarang Selatan, Satpol PP Kecamatan Cikarang Selatan, Babinsa Desa Cibatu, serta puluhan security Cluster Meadow Green Lippo Cikarang. Ditemukan 12 pasangan tidak resmi dalam razia tersebut, dengan rincian dua pasangan di RT.01, sembilan pasangan di RT.02, dan satu pasangan di RT.05.

FKPM Cluster Meadow Green, Akhmad Syarif mengatakan, pihaknya melakukan razia karena selama ini banyak isu miring yang menyatakan Cluster Meadow Green menjadi tempat berkumpulnya pasangan yang tidak resmi, narkoba dan mabuk-mabukan.

“Berdasarkan informasi dari warga, kami melakukan pendataan dimana saja tempat kosannya, lalu kami adakan razia di RT.01, RT.02 dan RT.05. Bagi pasangan yang tidak resmi tersebut kami kasi waktu sampai hari Minggu tanggal 15 Oktober 2023 jam 12.00 sudah harus meninggalkan wilayah Meadow Green,” ungkapnya kepada para awak media.

Syarif menegaskan, pasangan yang tidak resmi tersebut diminta untuk membuat surat pernyataan, bahkan orangtuanya diminta untuk menjemput. Karena dalam razia ditemukan juga anak dibawah umur yang melakukan hal tersebut (hubungan suami istri,red).

“Dalam razia tadi kami juga menyita sejumlah alat kontrasepsi dan minuman keras (miras), ya mungkin nanti dari pihak berwajib yang akan mengamankan itu. Kami pun memberikan surat teguran kepada para pemilik kos-kosan, bahkan penutupan ya, karena ada satu wilayah yang memang isinya ada lima pasangan tidak resmi dan umur mereka masih relatif muda semua,” terangnya.

Untuk menghindari terjadinya hal serupa, Syarif mengaku pihaknya akan kembali melakukan pendataan ulang semua penghuni kos-kosan, kemudian meminta surat keterangan kerja dari pihak HRD masing-masing perusahaannya, sehingga dengan demikian bisa dipastikan para penghuni kosan adalah para pekerja.

“Kedepan kegiatan razia ini akan kita lakukan secara berkala, begitu mendapat laporan dari masyarakat. Kami juga mengecek ulang rumah yang sedang dilakukan renovasi, karena itu kewenangannya ada di RT dan RW. Jadi paling tidak harus ada izinnya,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua RT.01 RW.01 Cluster Meadow Green, Siti Nuraisyah, mengaku dari tiga kos-kosan di wilayah RT.01, pihaknya mendapati ada dua pasangan yang tidak resmi. Dan setelah dilakukan pengecekan dua pasangan tersebut bukan merupakan pasangan suami istri (pasutri).

“Dalam pengecekan tersebut kami meminta tanda pengenalnya. Kami juga meminta mereka membuat surat pernyataan bersedia untuk dikeluarkan dari wilayah Cluster Meadow Green,” ungkapnya.

Dirinya selaku Ketua RT mengaku sudah menempelkan peraturan RT ke seluruh lokasi kos-kosan, agar penghuni kosan dalam waktu 1×24 jam wajib lapor ke Ketua RT setempat. Dan menyerahkan identitas kependudukan. Pasangan yang tidak resmi pun tidak diperbolehkan tinggal di kosan.

“Kedepan kami akan lebih tegas lagi. Tidak ada kompromi lagi kalau aturan yang sudah kita terapkan, tidak dipenuhi oleh pemilik kos. Jadi kita tidak fleksibel dan ada toleransi lagi seperti itu. Pemilik kos juga masalahnya banyak yang tidak tinggal disini. Mereka hanya punya usaha disini. Dimana rumah kos-kosan itupun tidak ada izin usaha, tetapi izin rumah tinggal tunggal,” paparnya.

Sementara itu, Ketua RT.05 RW.01, Mia Silvana Tapran, mengaku dalam kegiatan razia kos-kosan di wilayah RT.05 ditemukan satu pasangan yang tidak resmi. Bahkan, pihak perempuan dalam kondisi mabuk setelah sampai ke lokasi kosan.

“Iya kami kan menegur pihak pemilik dan pengelola kosan, agar kedepannya lebih ketat lagi dalam mengawasi para penghuni kosan, jangan sampai membawa pasangan yang tidak resmi masuk ke kamar kosan,” tandasnya. (red)

Ini Pesan Kapolsek Cibarusah Dalam Giat Silaturahmi Bersama Pokdar Kamtibmas

BIN | Bekasi – Kapolsek Cibarusah AKP Arie Andhika Silamukti, S.T.K, S.I.K, M.SI, didampingi Wakapolsek Iptu Indradi dan Kanit Binmas Ipda Rianto, memberikan arahan sekaligus menjalin silahturahmi bersama PokdarKamtibmas Subsektor Cibarusah di Perumahan Mutiara Bekasi Jaya Blok B RT 02/07 Desa Sindangmulya Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Minggu (15/10/2023) Pukul 15.30 Wib sampai dengan selesai.

Dalam giat itu, hadir Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Cibarusah, H. Sugeng, Ketua Paguyuban Mutiara Bekasi Jaya, Aryani, RW 007, Supardi dan anggota Pokdarkamtibmas Subsektor Cibarusah.

Dalam pertemuan itu, Kapolsek menyampaikam keinginannya untuk bertemu dengan seluruh jajaran PokdarKamtibmas di wilayah Cibarusah untuk mengenal lebih dekat dengan Pokdarkamtibmas.

Kapolsek juga mengajak jajaran Pokdar diharapkan mampu bersinergi dengan jajaran instansi terkait guna menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif khususnya di wilayah Cibarusah.

“Kedatangan Kami selain silaturahim, juga ingin peran serta Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Cibarusah berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan yang bertujuan agar Lingkungan di wilayah aman dan kondusif,” ujar Kapolsek.

Kapolsek mengingatkan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas apabila ada masalah atau kejadian di lingkungan agar segera diselesaikan atau dicarikan jalan keluarnya.

“Polri khususnya Polsek Cibarusah sedang berbenah diri, supaya kedepan keberadaan Polri di tengah-tengah masyarakat dapat merasakan aman dan tenang. Polri akan merespon dengan cepat aduan masyarakat terkait dengan gangguan guantibmas,” sambungnya.

Tidak itu saja, Kapolsek juga berpesan agar Pokdar dapat Sosialisasi Pokdarkamtibmas. Sehingga Pokdarkamtibmas dapat berkembang di seluruh desa.

Mengingat masih minimnya CCTV di tempat-tempat strategis dan sebagian masih minim penerangan jalan utama di wilayah Cibarusah, maka dari itu pelaksanaan Siskamling di lingkungan harus ditingkatkan sebagai bentuk tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Dengan minimnya CCTV di tempat strategis dan masih ada beberapa wilayah yang minim penerangan jalan, oleh karena itu peran dan kerjasama rekan -rekan bersama warga untuk meningkatkan Siskamling. Sementara, permasalahan kenakalan remaja, untuk antisipasi segera melaporkan atau membubarkan anak-anak sekolah yang berkumpul atau bergerombol, agar tidak terjadi tawuran,” pungkas Kapolsek. (Wati)

Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Malam Hari, Polsek Cibarusah Giat OKJ di Perbatasan

BIN | Bekasi – Guna antisipasi terjadinya tindak pidana Curat, Curas, Curanmor, begal maupun kejahatan lainnya serta gangguan ketertiban masyarakat di malam hari. Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) di  Jl.Raya Cendrawasih, Perumahan Grand Taman Sari 5 perbatasan Cibarusah – Serang Baru, Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Sabtu (15/10/2023) pukul 00.00 Wib sampai dengan selesai. 

Kegiatan OKJ guna antisipasi terjadinya kejahatan saat jam malam dengan rute wilayah Kabupaten Bekasi khususnya kecamatan Cibarusah. Pelaksanaan patroli dipimpin Kapolsek Cibarusah, AKP Arie Andhika Silamukti bersama anggota, personil Koramil 09/Cibarusah, Pol PP Kecamatan Cibarusah dan Karang Taruna.

Dengan kegiatan OKJ ini, Polisi lebih terlihat oleh Masyarakat dan bisa turun langsung dalam memberikan rasa aman dan nyaman serta memberikan pelayanan kepada Masyarakat.

OKJ ini rutin dilaksanakan di malam hari, dalam pelaksanaannya, para personil memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan, menyapa dan berdialog dengan Masyarakat yang sedang berkumpul atau untuk memberikan himbauan kamtibmas. (Wati

Ratusan Hektare Sawah Gagal Panen, Petani di Kabupaten Bekasi Menjerit

BIN | Bekasi – Para petani di Karang Setia dan Karang Asih Kabupaten Bekasi mengeluh karena padi yang mereka tanam, gagal panen akibat kekeringan.

Unda Suhanda (76) salah satu petani asal Karang Setia meminta pemerintah daerah turun tangan untuk mencarikan solusi akibat gagal panen yang para petani rasakan.

Unda mengaku, ratusan hektare padi yang seharusnya memasuki masa panen, menguning kering dan kosong isinya karena air yang juga tidak mencukupi bahkan tidak ada, akibat musim kemarau.

“Para petani Karang Setia dan Karang Asih merasa kesulitan dan butuh bantuan dari pemerintah,” kata Unda, Sabtu (14/10/2023).

Akibat gagal panen tersebut, petani mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Para petani berharap, agar pemerintah memberikan bantuan dan solusi terbaik bagi petani yang sawahnya mengalami gagal panen akibat kekeringan ini.

“Kondisi padi memang parah kering kerontang padinya seperti ini. Kami berharap pemerintah memberikan solusi nyata seperti normalisasi kali agar saluran air sampai ke sawah-sawah kami,” ungkapnya.

Hal ini, lanjut dia, menyebabkan para petani mengalami kesulitan pangan. Sedangkan biaya yang dikeluarkan petani untuk proses produksi sudah sangat banyak, dengan lahan sawah yang begitu luas.

“Kami mengharapkan ada bantuan dari pemerintah setempat. Sehingga kami bisa memenuhi kebutuhan pangan kami, kalau petaninya sejahtera, panen bagus harga beraspun terjangkau dan kami dapat bisa membiayai keluarga kami,.” pungkasnya.(Wati)

Milad Ke-65 UNISBA Gelar Seminar Bersama OJK

BIN || Bandung – Kemajuan teknologi membawa dampak yang beragam bagi peradaban manusia, sisi positif dan negatif dari kemunculannya menjadi persoalan baru bagi pemanfaat teknologi tersebut terutama teknologi digital.

Salah satu dampak negatif dari kemajuan dan pemanfaatan teknologi digital adalah maraknya penipuan digital yang menyasar anak-anak muda termasuk didalamnya para mahasiswa.

Mengantisipasi masifnya tindak kejahatan ini, maka panitia Milad Unisba yang ke 65 mengadakan acara Seminar Nasional kolaborasi antara UNISBA dengan OJK dalam kegiatan OJK Mengajar.

Acara ini bertujuan untuk dapat memberikan informasi dan edukasi terkait finansial ke masyarakat terutama mahasiswa dengan tema “Digital Financial Literacy”.

Acara yang dilaksanakan pada Jumat 13 Oktober 2023 berlangsung secara hybrid sehingga dapat diikuti secara langsung di aula maupun melalu link zoom meeting.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan kuliah umum oleh Hasan Fawzi Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital Dan Asset Kripto.

Sedangkan yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Ferry Darmawan, M.Ds dosen Fikom Unisba, Ronald Yusuf Wijaya Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI), Chrisma Albandjar Wakil Bendahara II Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), moderator Firmansyah, S.Ikom dosen Fikom Unisba.

Dalam sambutannya, Rektor Unisba Prof. Dr. H. Edi Setiadi, SH., MH mengatakan bahwa acara ini penting bagi mahasiswa sebagai generasi Z yang akrab dengan teknologi, dan harus berhati-hati terhadap kejahatan finansial yang disebabkan oleh perkembangan teknologi.

Sementara dalam paparannya, Hasan Fawzi menegaskan bahwa dibalik tawaran menggiurkan tentang layanan digital juga memuat resiko yang cukup tinggi.

Tips memilih produk layan digital yang baik dengan 2 L , yakni legal yakni memastikan yang menawarkan produk layanan jasa tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan dan usaha yang dijelaskan.

Selanjutnya juga harus logis yakni memastikan benefit dari produk yang ditawarkan oleh perusahaan masuk akal atau tidak.

Dihadapan para mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas ini, Fawzi juga membagikan tips ringan agar terhindar dari kejahatan finansial di dunia digital, antara lain jangan membagikan data pribadi.

Pastikan kartu debit/kredit tidak digesek pada sembarang alat, jangan pernah mengunduh link dari pihak yang tidak dipercaya, hindari internet (wifi) publik terutama apabila membuka data pribadi dan perketat lapisan password, OTP dan sebagainya.

Sejalan dengan paparan tersebut, Ronald Yusuf Wijaya Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) menjelaskan bahwa etika marketplace peer to peer syariah adalah mempertemukan yang punya project dengan yang punya uang sehingga aman, namun masalahnya lembaga keuangan yang ilegal jauh lebih banyak dari yang legal, sehingga muncul banyak kejahatan finansial di dunia digital.

Sementara Chrisma Albandjar mengingatkan peserta seminar terutama para mahasiswa bahwa dompet digital adalah dompet transaksi melalui smartphone.

Maka sangat perlu untuk menjaga keamanan fintech (Financial Technology) dengan mengunduh aplikasi yang bisa dipercaya, termasuk berhati-hati dalam memberikan foto dan KTP ke orang lain.

Di akhir sesi, dosen Fikom Unisba Ferry Darmawan menegaskan bahwa menjaga keamanan data pribadi perlu dilakukan oleh siapa saja yang terhubung ke dunia digital karena kriminalitas di dunia digital sangat marak saat ini, sejalan dengan meningkatnya pengguna internet saat ini.(Red)

Sekretaris Umum DPP GMI Akan Laporkan Kontraktor Curang Ke APH

BIN || Karawang – Sekretaris Umum DPP Gabungan Masyarakat Indonesia (GMI) menduga proyek peningkatan sarana infrastruktur pembangunan yang bersumber APBD Karawang melalui Dinas PUPR – SDA tahun 2023, diduga pihak pelaksana berlaku curang, dan mengurangi kualitas yang ada, Kamis (12/10/23).

Dikatakan, Asep Saepullah, S.Pd.I, sebagai Sekum DPP GMI, bahwa pihaknya akan melaporkan pihak pelaksana beserta yang berkompeten adanya perilaku nakal dalam melaksanakan pekerjaan proyek pembangunan yang bersumber APBD Karawang. Dan harus kita buka-bukaan Rencana Anggaran Belanja (RAB), karena ini memakai uang Negara khususnya di Kabupaten Karawang salah satunya dinas Terkait.

“Kita akan melaporkan bagi kontraktor dan yang berkompeten yang telah curang dalam melaksanakan pekerjaan ke pihak APH, karena dari prilakunya telah merugikan masyarakat luas,” ucapnya sembari menunjukan berkas.

Dengan adanya tersebut, pihaknya pun telah menduga bahwa pihak terkait telah kong kaling kong, sehingga pihak pelaksana dengan leluasa dalam melaksanakan tugasnya untuk pekerjaan pembangunan bersumber APBD Karawang tidak sesuai spesifikasi.

“Pihak kontraktor atau pelaksana bisa leluasa dalam melaksanakan pekerjaan untuk pembangunan tidak sesuai spesifikasi diduga kuat juga akibat tidak tegasnya pihak pengawas dari dinas terkait, atau adanya kong kaling kong,” terangnya.

Sebelum lanjut melaporkan kepada pihak penegak hukum, pihaknyapun akan melayangkan surat kepada Dinas PUPR Karawang, untuk klarifikasi adanya dugaan kuat pihak pelaksana dan yang berkompeten tidak mengacu SOP yang sudah di tentukan.

“Akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu, karena hal ini sangat penting, dan ini merupakan tupoksi untuk maju keranah selanjutnya, karena dari hasil klarifikasi yang nantinya akan mendapatkan tambahan penguat untuk laporan kepada pihak penegak hukum,” ujarnya.

Lanjutnya, realisasi pembangunan tahap reguler yang bersumber APBD Karawang, diduga dalam pelaksanaannya banyak penyimpangan diperkuat hasil dari tim investigasi untuk kontruksi menggunakan sebagian bahan material tidak berkualitas.

“Berkas kita sudah siapkan yang nantinya akan dibawa ke pihak APH, dalam berkas ini ada keterangan bahwa ada beberapa hasil pekerjaan pembangunan dan lokasi lainnya yang mengandung bahan material tidak berkualitas, dengan perusahan atau CV yang sama dan saya juga menduga ada KKN antara Pemborong dan pihak Dinas” pungkasnya. (Red)

Warga Dan Pengguna Jalan Raya Sultan Hasanudin Tambun Resah Dengan Keberadaan Median Jalan



BIN | Bekasi – Keberadaan median jalan atau U – Turn yang harusnya dapat memperlancar jalan dua arah, tidak berlaku di wiiayah kabupaten Bekasi,keberadaannya malah di manfaatkan kepentingan pribadi para pengusaha yang membuka usahanya di jalan Pantura kabupaten Bekasi.

Ini juga terjadi di jalan raya Sultan hasanudin, tepatnya di depan mapolsek tambun, nampak median jalan atau U – Turn dengan kondisi terantai gembok depan Toko Bazar Bangunan hingga membuat kesemrawutan kondisi jalan di tempat tersebut.

Anehnya hanya berjalan sepuluh meter dari median yang baru di buka sudah ada median resmi yang seharusnya dapat di manfaatkan dan bukan kepentingan pemilik usaha di jalan tersebut.

“Ko bisa ya, petugas lalu lintas dan petugas dinas perhubungan maupun kementrian pekerjaan umum, membuka lagi media jalan padahal sudah ada median jalan yang hanya berjarak 10 meter dari lokasi median yang baru di buka” ucap Agung(25) seorang pengguna jalan yang biasa melintas.

“kalau median jalan yang di buka untuk pemerintah pelayanan masyarakat mungkin tidak masalah, kalau yang saat ini berada(di depan mapolsek tambun red) sepertinya di buat untuk kepentingan toko bazar bangunan, sudah tau kondisi jalan kerap krodit akibat macet,malah di buat yang baru lagi median jalannya” kesal Agung.

Hal yang sama di ungkapan hari(30) warga pejalan kaki, dengan nada kesal menolak keberadaan median jalan yang dianggap buat kepentingan pengusaha saja.

“Itu gembok rantai yang menutup madian jalan saja yang saya dengan di pegang oleh pihak pengusaha, manfaat apa dengan di buka nya median jalan baru untuk kami warga masyarakat, padahal hanya berjarak 10 meter sudah ada median jalan,kenapa tidak itu saja di manfaatkan” ucap Hari dengan nada marah.

“Aneh saya dengan aparat penegak hukum kenapa tidak mau bertindak,padahal imbasnya ke petugas juga apabila nanti terjadi kecelakaan atau krodit karana macet,terlebih di bukanya median jalan Tampa ada ijin baik dari kementrian pekerjaan umum maupun dari dinas perhubungan kabupaten Bekasi” tandesnya.

Para pengguna jalan dan warga berharap kepada kementrian pekerjaan umum dan dinas perhubungan maupun petugas kepolisian lalu lintas polres metro Bekasi,untuk menindak tegas pemilik usaha dan segera menutup median jalan agar tidak menimbulkan korban jiwa.

Atlit Perwakilan Cikarang Timur Banyak Raih Medali Di Ajang Porkab Bekasi 2023

BIN || Kabupaten Bekasi – Perenang andalan Kecamatan Cikarang Timur Vanessa Mutiara Larasaty berjaya menyumbangkan Medali Emas Pada Nomor 800 Meter Gaya Bebas Putri Dengan Catatan Waktu 13.42 Detik dalam ajang Pekan Olahraga Kabupaten Bekasi (PORKAB). Rabu, 11 – 15 Oktober 2023.

Atlit putri asal Kampung Rawabangkong RT.001 RW.002 Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur adalah seorang siswi kelas VI SDN 02 Sertajaya.

Darsum orang tua atlit berprestasi ini mengatakan Vanessa sukses menjadi yang pertama menyumbangkan medali emas pada ajang renang Lintasan di ajang Porkab ini.

“Alhamdulillah anak saya dapat menyumbangkan medali emas dan tentunya ini adalah sebuah kebanggaan kita semua warga Cikarang Timur, dan sepertinya Vanessa juga yang pertama untuk Cikarang Timur meraih medali emas dalam ajang Porkab ini,” ungkapnya.

Ditambahkan Darsum, di ajang renang perwakilan Kecamatan Cikarang Timur selain Vanessa juga ada lagi yang meraih satu medali emas lagi untuk Putra. Darsum mengatakan Ihsan Faqih meraih juara dalam 400 m gaya ganti Putra. Disebutkan Darsum Cikarang Timur mengirim 6 atlit perenang dan dua atlit berhasil meraih Emas.

“kecamatan Cikarang Timur mengirim 6 perwakilan cabang olahraga renang yaitu 4 putra 2 putri dan Alhamdulillah kita mampu meraih dua medali emas di perenang Putri dan Putra tentunya ini prestasi yang sangat membanggakan,” ungkapnya.

Ahmad Patoni pengurus Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Cikarang Timur sangat mengapresiasi atas pencapaian yang luar biasa dari atlit renang tersebut yang sudah membawa harum Kecamatan Cikarang Timur dalam ajang Porkab Kabupaten Bekasi tahun 2023 ini.

“Perenang kita (Cikarang Timur) ada enam yang ikut mewakili Kecamatan Cikarang Timur. Dua diantara mereka keluar sebagai juara,” kata Patoni.

Dirinya berharap ajang ini mampu menambah pengalaman dan jam terbang para perenang Cikarang Timur sehingga atlet-atletnya semakin teruji serta tangguh sampai tingkat ajang olahraga besar lainnya baik di tingkat provinsi, nasional atau murah-mudahan sampai tingkat internasional.

“Semoga bisa semakin baik catatan waktu yang dibukukan lewat ajang-ajang yang diikuti berikutnya dan kembali bisa membawa harum nama Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawabarat atau bahkan nama Indonesia di mata internasional kedepannya,” ucap Patoni.

Ahmad Patoni juga menjelaskan raihan medali dalam Porda sementara ini untuk cabang renang meraih 2 emas, 3 perak dan 4 perunggu, sedangkan dalam cabang karate mendapatkan 1 perak dan 1 perunggu. Artinya total yang di raih perwakilan Kecamatan Cikarang Timur 2 emas, 4 perak dan 5 perunggu.( Goli )

Abu Fitri Siap Majukan Pelaku UMKM Kabupaten Bekasi

BIN || KABUPATEN BEKASI – Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX Kabupaten Bekasi, Abu Fitri Mu’min, siap memajukan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut diungkapkan Caleg dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini, saat menghelat kegiatan pelatihan kepada para pelaku UMKM yang dilaksanakan di Cafe Ethnic Perumahan Metland Tambun, Kecamatan Tambun Selatan (Tamsel), Senin (9/10/2023).

“Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan semangat berwirausaha dari para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi, baik yang sudah berjalan maupun yang sedang merintis usaha,” ungkapnya kepada para awak media.

Pria yang akrab disapa Fitri tersebut menjelaskan, dalam kegiatan tersebut, para pelaku UMKM mendapatkan materi dari narasumber yang memang sangat berkompeten di bidangnya, sekaligus memberikan strategi bagaimana memasarkan produknya kepada para konsumen.

Para peserta berasal dari wilayah Kecamatan Tambun Selatan, Cibitung, Cikarang Barat, Cikarang Pusat, dan Tambun Utara. Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri dari PT Mitra Bisnis Gemilang (MBG) Syariah, yaitu Gus Zein dan Dedi, serta Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Tambun.

“Insyaallah kedepan kegiatan pelatihan kewirausahaan seperti ini akan terus berlanjut. Mudah-mudahan para peserta yang hadir akan terus bertukar informasi, dan nantinya akan membuat agenda kegiatan seperti ini,” terangnya.

Fitri mengakui para pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Bekasi selama ini sudah mendapatkan perhatian dari Pemda Kabupaten Bekasi, hanya saja selama ini pelaku UMKM mempunyai kesulitan dalam memasarkan hasil produknya.

“Para peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini ya, bahkan mereka banyak yang minta kontak pemateri agar kedepannta bisa langsung berkomunikasi, untuk menjalin bisnis yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, salah satu pelaku UMKM usaha kue kering dan nasi boks, Eni, mengaku kegiatan kewirausahaan ini sangat menggugah para pelaku UMKM untuk semakin memajukan usahanya. Dirinya pun akan mengajak para pelaku UMKM yang lain untuk mengikuti kegiatan seperti ini.

Eni berharap usahanya akan semakin maju lagi. Meskipun sebelumnya sempat berhenti karena adanya pandemi COVID 19, sehingga banyak pelanggan yang pindah ke tempat yang lain. “Saya juga secara pribadi tertarik ya untuk bergabung dengan PT MBG, setelah tadi mendapatkan materi dari para narasumber,” tandasnya. (Zal)