23 C
New York
Friday, August 21, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 50

Melihat warga Kabupaten Bekasi Kebanyakan Pekerja, Disdukcapil Buka Layanan Inovasi Sami-Sami ( Sabtu Minggu Siap Melayani)

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berupaya menjangkau layanan kepada masyarakat dalam hal administrasi kependudukan dan catatan sipil. Melihat warga Kabupaten Bekasi kebanyakan merupakan pekerja, Pemkab Bekasi melalui Disdukcapil akan membuka layanan inovasi bernama Sami-Sami atau Sabtu Minggu Siap Melayani.

Hal tersebut dikatakan Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Carwinda di Kantornya Kompleks Pemkab Cikarang Pusat pada Rabu (13/03/2024).

“Di tahun 2024 ini kami akan mengeluarkan program inovasi namanya Sami-Sami, Sabtu-Minggu Siap Melayani,” jelasnya.

Program Sabtu Minggu ini, menurutnya, akan dibuka dengan cara jemput bola, berkeliling ke titik wilayah masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Ini dikhususkan untuk mereka yang kesulitan mengambil cuti mengurus Adminduk.

“Kenapa kami mengeluarkan program ini, mungkin sebagian besar berapa persen masyarakat Kabupaten Bekasi merupakan pekerja ya, saya dengar mungkin untuk mereka ambil cuti agak sulit ya,” terangnya.

Oleh karenanya dalam rangka tujuan membahagiakan masyarakat, nantinya program ini akan dijalankan.

Selain itu, dalam menjangkau masyarakat yang jauh dari kantor pusat Pemkab Bekasi, Dukcapil juga akan membuka program Sidepi, atau Sisir Desa Pilihan.

“Jadi Sidepi itu, Sisir Desa Pilihan. Kami sadar, dari tempat penduduk mungkin ke kecamatan ada yang jauh, oleh karena itu kami minta ke Camat untuk menyisir Desa yang kira-kira tadi kendalanya terlalu jauh,” ucapnya.

Dengan pelayanan ini, sambungnya diharapkan masyarakat yang sulit menjangkau tempat layanan, akan bisa mendapatkan akses yang mudah mengurus administrasi kependudukan.(Red)

Kemenag Gelar Sidang Isbat; Hilal Awal Ramadhan 1445 H Masih Rendah, Secara Teori Tidak Terukyat

BIN | Jakarta – Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat (Penetapan) Awal Ramadan 1445 Hijriyah, di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama Jakarta, Minggu (10/3/2024).

Sidang yang diikuti oleh perwakilan ormas Islam, perwakilan duta besar negara sahabat, serta jajaran Kemenag ini diawali dengan Seminar Posisi Hilal yang disampaikan anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag H. Cecep Nurwendaya, M.Si.

Dalam paparannya, Cecep mengungkapkan, secara astronomis, posisi hilal di Indonesia pada saat Maghrib di tanggal 10 Maret 2024 atau 29 Syakban 1445 H masih berada di bawah kriteria baru MABIMS (Menteri Agama Brunei Indonesia Malaysia Singapura), yang ditetapkan pada 2021, sehingga kemungkinan tidak dapat teramati.

“Di seluruh wilayah Indonesia, posisi hilal pada 29 Sya’ban 1445 H sudah berada di atas ufuk. Namun demikian, masih berada di bawah kriteria imkanur rukyat MABIMS,” ungkap Cecep

Kriteria baru MABIMS menetapkan bahwa secara astronomis, hilal dapat teramati jika bulan memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasinya minimal 6,4 derajat. Sementara menurut Cecep, pada saat Magrib 10 Maret 2024, tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia berada antara: – 0° 20‘ 01“ (-0,33°) s.d. 0° 50‘ 01“ (0,83°) dan elongasi antara: 2° 15‘ 53“ (2,26°) s.d. 2° 35‘ 15“ (2,59°).

“Bila melihat angka tersebut, hilal menjelang awal Ramadan 1445 H pada hari rukyat ini secara teoritis dapat diprediksi tidak akan terukyat, karena posisinya berada di bawah kriteria Imkan Rukyat tersebut,” jelas Cecep.

Maka, lanjut Cecep, jika data tersebut dikaitkan dengan potensi rukyatul hilal, secara astronomis atau hisab, dimungkinkan awal bulan Ramadan jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024.

Hasil hisab ini, lanjut cecep selanjutnya akan dikonfirmasi melalui pengamatan hilal (rukyatulhilal). “Rukyatulhilal itu sifatnya konfirmasi. Jika nanti ada yang bisa mengamati hilal, maka Ramadan jatuh esok hari. Tapi bila tidak bisa teramati, maka bulan Syakban digenapkan menjadi 30 hari, sehingga1 Ramadan jatuh pada 12 Maret 2024,” ujar Cecep.

Hari ini, Kemenag menggelar pemantauan hilal (rukyatulhilal) awal Ramadan di 134 titik di seluruh Indonesia. Rukyatulhilal dilaksanakan Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota, bekerja sama dengan Pengadilan Agama, Ormas Islam serta instansi lain di daerah setempat.

Sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1445 H dilakukan dengan mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis atau hisab, serta hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan hilal.

Humas Kemenag RI

Satria Piningit Kabupaten Bekasi Asep Ayung Siap Bangun Kabupaten Bekasi Tambah Baik

BIN || Kabupaten Bekasi – Asep Saepulloh Spdi yang akrab di sapa Bang Ayung, merupakan seorang Tokoh aktivis Kabupaten Bekasi yang lahir dan besar di Bekasi dari kampung walahir, Desa karang Raharja Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Jawa – Barat.

Sebagai Aktivis beliau juga sudah hampir 25 tahun malang melintang dunia jurnalis, Asli orang Bekasi kepeduliannya pada tanah kelahirannya begitu besar.

Keinginannya agar masyarakat kabupaten Bekasi hidup sejahtera, Asep Saepulloh Spdi banyak mengkritisi pemerintah termasuk salah satunya soal pengangguran yang semakin menjamur di kabupaten Bekasi serta kecintaan pada lingkungan kabupaten Bekasi.

Keramahan dan supel dalam bergaul di kalangan organisasi LSM,Ormas, ASN, juga jurnalis beliau sudah ga asing , beliau juga Konsisten Dalam membela hak-hak orang kabupaten Bekasi.

Harapan Ayung hanya ingin bekasi tambah baik, rapih, tertata, dan ga ada ketimpangan dari hulu ke hilir, sudah saatnya satria piningit Bekasi tampil, katanya.(red)

Kabid Disbudpora Yudi Candra Permana;
Budayakan Hidup Sehat Dengan Senam

BIN || Kabupaten Bekasi – Aktipnya kegiatan dalam pekerjaan Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Disbudpora Kabupaten Bekasi, Yudi Candra Permana masih rutin melakukan Senam yang di laksanakan di plaza Pemerintahan kabupaten Bekasi Bersama instruktur senam dari yayasan jantung indonesia Kabupaten Bekasi (ibu sri mulyanti, ibu eli minarti, elay yunanti) senam plaza pemda karyawan karyawati Kabupaten Bekasi, pada Jum’at (08/03/2024).

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Disbudpora Kabupaten Bekasi, Yudi Candra Permana mengatakan, Senam jantung dapat membantu memperkuat otot jantung,meningkatkan fungsi jantung dan membantu memperlancar aliran oksigen ke seluruh bagian tubuh.

Senam jantung juga bagus untuk memerangi kolesterol jika dilakukan secara teratur,kadar asam urat,gula darah dan tekanan darah juga jadi lebih terkontrol.

Dengan melakukan olah raga senam secara teratur akan membuat kesehatan dan perkembangan fisik menjadi baik dan seimbang. Diyakini bahwa terdapat sumbangan yang sangat besar dari olah raga senam dalam meningkatkan self-concept (konsep diri).
Budayakan Hidup Sehat dengan Senam

Kami membudayakan senam untuk menjaga kesehatan bagi para ASN yang ada di lingkungan Pemkab Bekasi,” ungkap Kabid Disbudpora Kabupaten Bekasi

Sementara itu ditempat yang sama, Sri Mulyanti mengatakan. Gerakan Senam Jantung Sehat bertujuan menjaga performa jantung senantiasa normal, dan jantung juga dapat mengambil oksigen sebesar-besarnya dengan tujuan kadar oksigen dalam tubuh dapat terpenuhi. Minimal Senam Jantung Sehat ini dapat dilakukan 3 kali seminggu dengan durasi 30 menit,” jelas Sri Mulyanti.

Melalui Senam Jantung Bersama, aliran oksigen ke seluruh tubuh meningkat, otot jantung lebih kuat, serta fungsi jantung bekerja lebih optimal. Hasil pantauan awak media ini, Senam Jantung Bersama di Pemkab Bekasi sangatlah bagus untuk kesehatan.tutupnya. (Mp)

PJ Bupati Bekasi; Project-Based Learning Implementasi Kerjasama Pemkab Bekasi Dengan UPI Bandung

BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan menghadiri acara Project-Based Learning Pemkab Bekasi dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung di Graha Pariwisata, Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, pada Kamis (7/3/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kominfosantik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, Kepala Dinas Pariwisata, Iyan Priyatna dan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi.

Dani Ramdan mengatakan, kegiatan Project-Based Learning adalah implementasi kerjasama antara Pemkab Bekasi dengan UPI Bandung yang sudah disepakati sebelumnya, dalam bentuk pengembangan industri pariwisata, UMKM dan city branding.

“Dalam satu bulan ke depan, Tim UPI Bandung akan bekerja membantu Pemkab Bekasi dalam mengembangkan inovasi, seperti redesign atau rebranding UMKM dan program pariwisata di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Dani berharap Project Based Learning ini juga dapat membangun city branding Kabupaten Bekasi. Karena setiap kabupaten dan kota yang berkembang pasti memiliki ciri khas tersendiri, sehingga masyarakat dari luar daerah tertarik dan mudah untuk mengingat kota tersebut.

“City branding merupakan suatu cara atau strategi yang dijalankan suatu kota tertentu untuk mempromosikan dan memasarkan daerahnya kepada publik, untuk mencapai keunggulan kompetitif,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) UPI Bandung, Arif Djauhari mengatakan, UPI mempunyai program gerakan peduli UMKM dan pariwisata yang sudah dilakukan di beberapa kota dan kabupaten di Jawa Barat.

“Kami lihat di Kabupaten Bekasi sangat membutuhkan identitas atau citra visual, yang bisa memberikan atau menguatkan karakteristik, karakter budaya, jadi sesuai dengan visi pak Pj Bupati Bekasi, kita membantu dalam proses, perancangan branding, baik untuk Pemerintah Kabupaten Bekasi dan dinas-dinas terkait,” ujarnya.

Arif menyampaikan, untuk tiga bulan kedepan UPI akan merancang city branding dari Dinas Pariwisata dan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi.

“Kami melibatkan 70 orang mahasiswa yang dibagi menjadi beberapa kelompok dan didampingi para dosen di bidang animasi, gems, brending, ilustrasi, dan bidang desain web,” terangnya.(Red)

Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Gelar Sosialisasi Kelengkapan Dan Pematangan Penerapan Informasi Berdasarkan IKAMI

BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi melalui Bidang Persandian menggelar sosialisasi kelengkapan dan kematangan penerapan keamanan informasi berdasarkan Indeks Keamanan Informasi (IKAMI).

Kegiatan yang dihadiri perwakilan perangkat daerah ini digelar di Hotel Swiss Belinn, Jababeka, Cikarang Utara, pada Kamis, (07/03/2024).

Kepala Dinas Kominfosantik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia menjelaskan keamanan informasi menjadi hal yang sangat penting untuk dipahami seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bekasi. Apalagi berbagai informasi maupun pelayanan saat ini sudah beralih ke dalam dunia digital (transformasi digital).

“Ini punya konsekuensi bagaimana agar layanan digital ini aman. Sehingga semua perangkat daerah karena mereka sebagai penanggung jawab dari keamanan informasi menjadi perlu melakukan pengamanan informasi,” ungkap Yan Yan usai membuka acara sosialisasi.

Karena itu, menurutnya, keamanan informasi ini mesti dilakukan dengan terarah melalui Indeks Keamanan Informasi (IKAMI) yang dikeluarkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Diskominfosantik akan memandu perangkat daerah untuk penerapannya.

“Sehingga harapannya keamanan informasi ini bisa lebih baik lagi. Ini tahap pertama kita sosialisasikan dulu,” ucapnya.

Ke depan perangkat daerah yang telah diberikan sosialisasi, akan dinilai penerapan IKAMI-nya yang dilakukan secara internal oleh Diskominfosantik.

“Karena ini juga menjadi bagian penilaian dari Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus menjadi bagian penilaian Indeks Reformasi Birokrasi. Harapannya ke depan ini sudah bisa diterapkan perangkat daerah,” tandasnya.

Kepala Bidang Persandian Diskominfosantik, Dede Sutardi menambahkan sosialisasi ini penting untuk meningkatkan kesadaran keamanan informasi di masyarakat, organisasi maupun pemerintah. IKAMI, jelasnya, merupakan matriks yang digunakan untuk mengukur tingkat keamanan informasi berdasarkan indikator yang telah ditentukan.

“Ya, pada sosialisasi ini kita hadir narasumber dari BSSN untuk menjelaskan konsep dasar keamanan informasi, jenis ancamannya, serangan yang kemungkinan terjadi dan langkah yang harus diambil untuk melindungi informasi dari ancaman tadi,” tuturnya.

Kemudian, bisa mengurangi risiko terjadinya pelanggaran keamanan informasi sekaligus keterampilan dalam mengelola informasi yang ada.(Red)

Berpeluang Kembali Duduk di DPRD Kabupaten Bekasi, Novy Yasin Raih Suara Terbanyak

BIN || Kabupaten Bekasi – Calon Legislatif Petahana Partai Golongan Karya (Golkar) Nomor urut 1, Novy Yasin meraih suara terbanyak pada Pemilu 14 Februari 2024 untuk DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Golkar yang meliputi Kecamatan Karang Bahagia, Sukakarya, Cabang Bungin, Kedung Waringin dan Pebayuran.

Novy Yasin sendiri adalah Caleg Petahana yang kembali mencalonkan diri dari Partai Berlambang pohon beringin tersebut sosok caleg perempuan yang sepak terjang dalam kancah politik di Kabupaten Bekasi tak diragukan lagi.

Bagaimana tidak, Novy Yasin sendiri sudah 2 periode duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2014 – 2019 dan 2019 – 2024. Sedangkan untuk periode 2024 – 2029, Novy Yasin berpeluang besar kembali melenggang ke Kursi DPRD Kabupaten Bekasi.

Partai besutan Airlangga Hartanto ini juga berpeluang juga menjadi pemenang Pemilu 2024 di Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan informasi yang diterima, Novy Yasin meraih suara terbanyak di Dapil 6 dengan total suara 15.706 dan suara Partai Golkar 5.191.

Adik dari Mantan Bupati Bekasi dua periode tersebut adalah sosok perempuan tangguh dalam kancah politik. Karena melekat nama Keluarga yang dijuluki Gedung Putih tersebut dalam setiap Pemilu selalu diperhitungkan dalam sepak terjangnya dalam kancah perpolitikan dalam setiap langkahnya.

Terbukti, Petahana yang maju kembali di Pemilihan DPRD Kabupaten Bekasi dari Daerah Pemilihan 6 dari Partai Golkar meraih suara terbanyak dan sangat berpeluang besar untuk kembali menduduki jabatan sebagai DPRD Kabupaten Bekasi periode 2024-2029.

Sebagai informasi, Novy Yasin sendiri diperiode 2019 – 2024 menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dan Hingga saat ini Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bekasi masih melalukan rekapatulasi suara tingkat Kabupaten.( Him )

Dani Ramdan Didampingin Kadin Pertanian, Abdillah Majid Resmikan Pencanangan Benih Varietas Padi Lokal

BIN || Kabupaten Bekasi – Dani Ramdan didampingi Kepala Dinas Pertanian, Abdillah Majid meresmikan pencanangan benih varietas padi lokal Pusaka Bhagasasi di Kantor UPTD Balai Benih Kampung Tambun, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, pada Senin (04/03/2024).

Dani Ramdan menyampaikan, dengan adanya varietas padi lokal Pusaka Bhagasasi ini diharapkan ke depannya bisa menjadi trademark Kabupaten Bekasi.

Hadirnya varietas padi lokal ini menjadi salah satu strategi dalam menjaga kedaulatan pangan, memperkokoh peran dan kedudukan serta meningkatkan kontribusi Kabupaten Bekasi sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Barat.

“Saya berharap agar ke depannya ini bisa dikembangkan kualitasnya menjadi kategori sebagai beras premium, supaya harganya menguntungkan para Petani serta menjadi trademark Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Dani menambahkan, sebagai upaya mendukung pengembangan benih lokal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pertanian akan memberikan Asuransi Panen bagi para petani yang menggunakan varietas padi lokal Pusaka Bhagasasi.

“Jadi Petani yang menggunakan bibit ini (Pusaka Bhagasasi) akan dilengkapi asuransi yang dibayar oleh Dinas Pertanian. Artinya kalau sampai gagal panen, ini bisa diganti dengan asuransi yang preminya nanti dibayar oleh pemerintah,” tambahnya

Selain itu, kata dia, ke depannya Pemkab Bekasi juga akan mengembangkan Varietas Beras Merah yang berasal dari wilayah Kecamatan Bojongmangu. Varietas ini merupakan temuan yang akan dikembangkan selanjutnya.

“Varietas ini bisa bertahan terhadap cuaca kering dan hujan juga. Ini juga cukup memberi prospek harapan dan juga saya mendorong Dinas Pertanian yang dibantu.(Red)

Bapenda Kabupaten Bekasi Berupaya Tingkatkan Pajak Daerah

BIN || Kabupaten Bekasi – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi terus berupaya meningkatkan target pajak daerah di 2024 menjadi 2,6 triliun. Sebelumnya, pajak daerah Kabupaten Bekasi mencari angka 2,4 triliun di tahun 2023.

Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Bekasi- Ani Gustini mengungkapkan, saat ini Bapenda tengah mengupayakan kenaikan pajak daerah sebesar 200 M untuk mencapai angka 2,6 triliun. Kenaikan tersebut murni berasal dari pajak daerah, di luar retribusi.

Menurut Ani, penyumbang terbesar pajak daerah berasal dari BPHTB dan PBB-P2, kedua jenis pajak tersebut menyumbang angka 70% dari total keseluruhan 11 jenis pajak.

“Kalau potensi tetap kita di lapangan, dari restoran terutama Kabupaten Bekasi ini, kalau di yang lain, ada penambahan perumahan, jadi menambah juga dari setoran pajaknya, seperti itu,” ungkap Ani saat ditemui Metronesia.id.

Sementara itu, Ani mengungkapkan Bapenda juga sudah menyusun strategi untuk mengupayakan kesadaran masyarakat agar membayar pajak tepat waktu.

Strategi tersebut meliputi, pertama, Bapenda berencana mengeluarkan payung hukum yang berisi peraturan apabila masyarakat membayar pajak di awal waktu, akan mendapatka diskon. Peraturan tersebut berlaku hanya untuk PBB.

Kemudian poin kedua, Bapenda melalui UPTD setempat akan langsung mendatangi masyarakat sekitar untuk mensosialisasikan terkait pembayaran pajak serta melayani pembayaran pajak.

“UPTD kita punya empat, nah mereka langsung jemput bola ke masyarakat, jadi UPTD nanti bersama Bank Jabar. Nanti kita bekerja sama juga dengan RT dan RW setempat untuk woro-woro dan jemput bola,” lanjut Ani.

Sementara itu, untuk pembayar pajak dari perusahaan besar yang menunggak, Bapenda akan memproses mereka sesuai dengan SOP yakni memberi teguran sebanyak tiga kali, kalau pun masih mangkir, mereka akan memberikan sanksi sesuai SKK.

Di sisi lain, Ani juga turut mengungkapkan, Bapenda mengalami beberapa kesulitan penarikan pajak, khususnya pajak dari catering dan parkir. Untuk pajak catering, Ani menilai sulit pendataannya.

“Agak sulitnya karena ada sistem kontraknya per tahun, kalau dulu kan enggak kontrak. Ketika kontraknya habis, perusahaan langsung pindah ke catering lain. Kedua, kendalanya sekarang di dalam perusahaan pun ada pengusaha catering yang memasak di dalam, nah agak sulitnya itu kita menembus masuk kedalamnya itu, ” kata Ani.

Sementara itu untuk pajak parkir, Bapenda mengalami keselutin penarikan lantaran rata-rata ruko sudah memiliki pengusaha parkirnya sendiri yang berhubungan dengan ormas.(Red)

Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, dr Arif Kurnia; Pasien Korban Pencurian Sepeda Motor Sudah Kembali Kerumah

BIN || Kabupaten Bekasi – Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, dr Arif Kurnia menyatakan pasien korban pencurian sepeda motor di Underpass Cibitung, Jalan Bosih Raya, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung pada 27/02/2024) sudah kembali kerumahnya di Kampung Kebon RT002/002, Desa Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi pada, Senin (04/03/2024).

“Korban masuk pada Kamis minggu lalu dan sudah dilakukan pengobatan serta perawatan. Sampai hari ini sudah dilakukan rotgen dan pemeriksaan laboratorium terhadap pasien,” ujarnya.

Dikatakannya kondisi pasien wanita bernama Indah Agustiyani (28th) sudah cukup baik dan stabil tinggal pemulihan pada bekas luka-luka yang terseret motor.

“Hari ini direncanakan pulang dan kita akan menjadwalkan kontrol untuk monitoring luka bekas terseret tersebut,” jelasnya.

Untuk biaya sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagaimana disampaikan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan saat mengunjungi korban dirumahnya pada Rabu (28/02/2024) malam.

“Kami menanggung seluruh biaya pengobatan menggunakan Jamkesda dan dilanjutkan dengan KIS PBI APBD mudah-mudahan segera pulih kembali dan untuk perkembangan medisnya yang berhak untuk memberikan keterangan pihak rumah sakit, “ terangnya.

Terpisah Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor di Underpass Cibitung, Jalan Bosih Raya, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung yang mengakibatkan seorang wanita terseret hingga 150 meter karena berusaha mempertahankan kendaraan yang dirampas.

“Alhamdulillah pada 2 Maret pukul 02.30 WIB berhasil diamankan pelaku utama bernama Sandra alias Andra di wilayah Kabupaten Indramayu dan Agus di Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat,” kata Wakapolres Metro Bekasi AKBP Saufi Salamun di Mapolsek Cikarang Barat, Senin (04/03/2024)..

Dia menuturkan, saat kejadian pada Tanggal 27 Februari 2024 sekira Pukul 10:45 WIB, kedua pelaku yang tengah memantau lokasi, melihat kendaraan bermotor milik Murni Asih terparkir di halaman Kursus Mobil Persemija dengan kunci kontak yang masih menggantung dan langsung mengambil motor tersebut.

“Namun salah satu karyawan wanita bernama Indah Agustiyani (28th) yang melihat kejadian, sontak langsung mengejar dan bermaksud mengamankan sepeda motor tersebut, naas justru terseret hingga ratusan meter,” tambahnya.

Pengejaran pun dilakukan bersama Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi memimpin tim dibantu dengan Tim Jatanras Polda Metro Jaya dan Tim Cyber Polda Metro Jaya untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Menurutnya, modus operandi tersangka yakni dengan cara berkeliling mencari sepeda motor yang kuncinya tertinggal dikontak sepeda motor.

“Didapati informasi dan dikantongi bahwa yang melakukan pencurian adalah 2 orang laki-laki yang salah satunya diketahui bernama Sandra. Adapun peran masing-masing pelaku yaitu pelaku pertama atas nama Sandra bertugas mengambil sepeda motor, kemudian pelaku kedua atas nama Agus bertugas mengawasi TKP dan sebagai joki,” paparnya lagi.

Kini kedua pelaku ditahan di Polsek Cikarang Barat, dan atas perbuatannya keduanya dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun.(Red)