23.2 C
New York
Thursday, August 20, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 28

Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi Bersama Kadin Pendidikan Imam Faturachman, Launching Program Strategi Akselerasi Pemerataan dan Peningkatan Kualitas Pendidikan (Sregep)

BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi didampingi Kepala Dinas Pendidikan Imam Faturachman, melaunching program Strategi Akselerasi Pemerataan dan Peningkatan Kualitas Pendidikan (Sregep) di Kabupaten Bekasi, yang berlokasi di Halaman SMPN 1 Cikarang Selatan pada Senin (11/11/2024). 

Program Sregep yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, memiliki tiga terobosan penting didalamnya, yakni Program Sinergi Perusahaan untuk Sekolah (PROSPEK), Program Prioritas Siswa Miskin Ekstrem Masuk Sekolah (PRISMA), serta Program Beasiswa Miskin Ekstrem Berprestasi (BIS EKSPRES). 

Dalam sambutannya, Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi menuturkan, melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan aspek kualitas serta pemerataan di bidang pendidikan, baik dari sisi sarana prasarana, tenaga pengajar, hingga aksesibilitas pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. 

“Melalui upaya ini, kita berharap seluruh anak-anak di Kabupaten Bekasi mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan belajar dilingkungan pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya. 

Dedy Supriyadi menilai, inovasi ini tidak hanya relevan namun juga krusial bagi perkembangan Kabupaten Bekasi. Terlebih lagi, sektor pendidikan merupakan pilar penting yang menjadi pondasi bagi kemajuan suatu bangsa. 

Ia pun meminta agar seluruh stakeholder terkait yang berada di Kabupaten Bekasi agar dapat bersinergi dan berkolaborasi memberikan dukungan. Sehingga program-program tersebut dapat terlaksana dengan optimal dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bekasi. 

“Pemerintah Daerah tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan dukungan dari seluruh jajaran mulai dari Dinas Pendidikan, Instansi terkait, perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi, para tenaga pendidik, serta seluruh masyarakat agar program ini dapat terlaksana secara optimal,” imbaunya. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturachman menambahkan, melalui terobosan-terobosan yang terdapat didalam program SREGEP, pemerintah daerah memastikan bahwa siswa miskin tetap memperoleh akses pendidikan yang bermutu. Juga berkesempatan meraih beasiswa bagi mereka yang berprestasi.

Imam juga mendorong kontribusi nyata perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi agar melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dapat membantu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Bekasi. 

“Kami berharap dengan potensi industri yang ada di Kabupaten Bekasi, perusahaan-perusahaan yang begitu banyak, melalui program TJSLP bisa berkontribusi membantu sekolah-sekolah disekitar atau yang berada di Kabupaten Bekasi baik sarana prasarana, peningkatan kapasitas guru, dan tentunya sekolah bisa meningkat,” ungkapnya.(Red)

BN Holik Pastikan Permasalahan Petani di Kabupaten Bekasi Bakal Teratasi

BIN || Kabupaten Bekasi – Ditengah perkembangan industri Kabupaten Bekasi yang semakin luas. Paslon No 2 BN Holik dan Faisal Hafan siap memberikan pelayanan untuk para petani.

Seperti diketahui, banyaknya persoalan petani di Kabupaten Bekasi tidak jauh berbeda seperti daerah daerah lain yaitu kelangkaan pupuk dan bibit ketika masuk masa tanam setiap musimnya.

“Kami akan memberikan pelayanan maksimal bagi para petani. Dari pelayanan inilah mana yang dimungkinkan, mana yang menjadi kebutuhan pokok, yang paling dasar diantaranya adalah pupuk. Nah, keberadaan pupuk yang terkadang jarang ditemukan, jangankan ngeridit, jangankan ngutang kontan aja pupuk susah.” Ungkap BN Holik (10/11).

Menurut Holik, adanya lahan pertanian di Kabupaten Bekasi sebenarnya bagus karena itu merupakan kepentingan yang mendasar sebagai kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Sejauh ini pertanian dikita itu bagus, sejauh mana itu menjadi kepentingan masyarakat. Terkait persoalan pengadaan bibit dan pupuk, kita akan mengurai persoalannya ada dimana.

Insyaallah BN Holik hadir membenahi persoalan yang terjadi ditengah – tengah ribuan masyarakat Kabupaten Bekasi terutama masalah pertanian.”

Perhatian BN Holik terhadap permasalahan petani di Kabupaten Bekasi sangat mungkin untuk dapat diwujudkan.

Pasalnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman belum lama ini ramai jadi pemberitaan media massa dengan ketegasannya menindak masalah kelangkaan pupuk dibeberapa daerah.

Selain itu, Menteri Pertanian pilihan Presiden tersebut juga menyampaikan, untuk pembelian pupuk sendiri sudah tidak diperlukan lagi kartu Tani melainkan cukup dengan menggunakan KTP saja .(bis)

Pemkab Bekasi Terima Kunker  Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menerima kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Kunjungan dipimpin oleh Direktur Ikan Air Laut Tinggal Hermawan bersama jajaran dan diterima langsung Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi didampingi Kepala Dinas Perikanan Iman Santoso di ruang rapat Bupati Bekasi, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat pada Rabu (06/11/2024).

Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi menyampaikan Pemerintah Kabupaten Bekasi menyambut baik atas program Budidaya Nila Salin yang akan dicanangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Program ini akan disosialisasikan masyarakat Kecamatan Muaragembong sebagai tempat yang cocok dijadikan Budidaya.

“Jadi itu ya Pak Direktur, kami Pemerintah bersama masyarakat di wilayah Muaragembong berharap program pemerintah pusat ini bisa dilaksanakan, baik uji coba maupun sosialisasinya bisa berjalan dengan baik,” ungkap Dedy dalam sambutan.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, terang Dedy, mendukung penuh atas pencanangan program ini. Apalagi dampak positifnya akan bisa menyejahterakan masyarakat di Kecamatan Muaragembong.

“Mungkin pada umumnya kami menyambut baik rencana sosialisasi tambak ini yang nantinya bisa menjadi alternatif dari Budidaya udang yang sebelumnya sudah dicanangkan Pemerintah pusat ke Kecamatan Muaragembong,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Ikan Air Laut Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya pada Kementerian Kelautan dan Perikanan, Tinggal Hermawan mengatakan program ini merupakan kelanjutan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo yang sebelumnya sudah dilakukan di Kabupaten Karawang. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan melanjutkan program ini yang rencananya bertempat di Kabupaten Bekasi.

Program ini terang Hermawan, dicanangkan di pesisir pantura secara keseluruhan cukup banyak sekitar 78.550 hektar tambak. Mulai dari daerah Serang sampai ke Banyuwangi.

“Di Pantura jumlahnya sekitar 146.000 hektar, ini baru perkiraan bahwa sekitar 78.000 hektar itu adalah tambak udang yang tidak produktif,” jelasnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Pusat mencanangkan kembali komoditasnya menjadi Ikan Nila Salin. Dengan penyiapan sarana lainnya seperti pangsa pasar dan lainnya dengan target waktu selama 3 tahun.

Untuk di wilayah Kabupaten Bekasi, KKP menargetkan secara bertahap. Tahun pertama sekitar 650 hektar,  tahun kedua 1.180 hektar dan tahun ketiga 1.180 hektar.

“Jadi totalnya ada 3.100 hektar. Namun ini bisa bergerak, kita harapannya Pemerintah Kabupaten Bekasi punya ketersediaan data yang lebih dari itu,” tuturnya.

Usai beraudiensi, Dirjen DJPB KKP langsung terjun ke Kecamatan Muaragembong bersama dengan Dinas Perikanan Kabupaten dan untuk menyosialisasikan program kepada masyarakat sekitar.(Red)

Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Rapat Koordinasi Penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)

BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, menggelar Rapat Koordinasi Penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Mandiri bagi Desa tingkat Kabupaten Bekasi yang berlangsung di Hotel Grand Cikarang, Jababeka pada Rabu (6/11/2024).

Acara tersebut menghadirkan pembicara Analisis Data dan Informasi dari Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Ayu Rizkia  dan BPKP Provinsi Jawa Barat Algi Praditia. 

Sekretaris Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Eko Suparyadi mengatakan, rapat koordinasi tersebut bertujuan dalam rangka memberikan pembinaan bagi perangkat desa di wilayah Kabupaten Bekasi. 

“Ya, kami (Diskominfosantik) sebagai pembina PPID, bahwa dari Pemerintah Desa tidak ada lagi sangketa terhadap permohonan informasi yang tidak dipenuhi oleh pemerintah desa,” katanya. 

Sejauh ini, data dari Komisi Informasi ada 18 sangketa. Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mengambil langkah-langkah membantu Pemerintah Desa yang nantinya menjadi PPID Mandiri, untuk menyelesaikan sengketa tersebut.

Eko menjelaskan, untuk tingkat perangkat daerah mulai dari Dinas serta Kecamatan akan secepatnya digelar terkait pembinaan PPID. 

Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (IKP) pada Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Rhamdan Nurul Ikhsan mengatakan, untuk para peserta yang mengikuti kegiatan adalah yang menerima sangketa informasi publik dari Komisi Informasi Jawa Barat. 

“Kurang lebih peserta pada hari ini sebanyak 63 Desa tersebar di beberapa kecamatan, jadi masing-masing perwakilan kecamatan ada dua atau tiga serta sisanya yang terkait ada sangketa informasi,” ujarnya. 

Rhamdan mengatakan, desa merupakan badan publik mandiri ketika ada sangketa informasi. Dengan begitu pihaknya membuka sistem pendampingan. 

“Ya, jadi ketika ada salah satu Desa yang terkena sangketa informasi kita hanya memberikan pembinaan, sehingga pemerintah daerah wajib membina perangkat desa terutama PPID,” katanya. 

Sebelumnya, Diskominfosantik telah melaunching Aplikasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Melayani Informasi Masyarakat Tanpa Kendala (Menyala). 

“Kita ingin perangkat daerah bisa memanfaatkan aplikasi PPID Menyalah secara efektif serta mengelola pelayanan publik baik saran dan prasarana,” katanya.( Red )

Kodim 0424/Tanggamus Kembali Gelar Program Unggulan Kodam II Sriwijaya Dapur Masuk Sekolah

BIN || Tanggamus – Kodim 0424/Tanggamus kembali melaksanakan kegiatan program unggulan Kodam II Sriwijaya “Dapur Masuk Sekolah”, yang bertempat di SD Negeri 1 Dadirejo, Kec. Wonosobo , Kab. Tanggamus, Jumat (01/11/2024).

Kegiatan Program Dapur Masuk Sekolah Kodim 0424/Tanggamus yang dipimpin langsung oleh Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Vicky Heru Harsanto S.I.P,M.Si.,ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan otak dan gizi pada anak – anak usia sekolah.

Dalam sambutannya Kepala sekolah SD Negeri 1 Dadirejo Ibu Rohimawati S.Pd mengucapkan terima kasih kepada Kodam II/Swj khususnya Kodim 0424/Tanggamus atas terselenggaranya program unggulan dapur masuk sekolah di seekolahan kami.

“Terima kasih kepada Kodam II/Swj, kepada Korem 043/Gatam, kepada Bapak Dandim yang telah mempercayakan SD Negeri 1 Dadirejo sebagai tempat pelaksanaan kegiatan dapur masuk sekolah.

Kegiatan ini sangat bermakna dan bermanfaat sekali khususnya kami sebagai pendidik dan siswa – siswi yang ada di Kecamatan Wonosobo, demi peningkatan gizi dan pertumbuhan otak anak – anak”, ungkapnya.

Sementara itu Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Vicky Heru Harsanto S.I.P,M.Si.,menjelaskan, kegiatan dapur masuk sekolah merupakan program unggulan yang dilakukan oleh Kodam II/Swj melalui jajarannya.

“Pada kesempatan hari ini kami dari Kodim melaksanakan kegiatan, yang merupakan atensi dari Bapak Panglima Kodam II/Swj. Ini merupakan suatu program unggulan yang diberi nama dapur masuk sekolah.

Dapur masuk sekolah maksudnya kami dari pihak TNI bertugas khusus untuk memasak dan menyiapkan menu makanan bergizi yang sehat untuk anak – anak sekolah”, paparnya.

Harapanya Siswa SD Negeri 1 Dadirejo mendapatkan gizi tambahan, karena mereka merupakan generasi penerus kita, sehingga diharapkan bisa menjadi penerus – penerus di masa depan yang berkualitas, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pada tahun 2045 nanti kita akan menyongsong Indonesia Emas,”Pungkasnya.(Wn)

Bawa Pulang Penghargaan Juara 1 Humas Jabar Awards, Kepala Desa Sindangmulya : Informasi Bagian dari Pelayanan Publik

BIN || BANDUNG – Pemerintah Desa Sindangmulya secara mengejutkan berhasil meraih Penghargaan sebagai Juara 1 Kategori Social Media Desa of The Year dalam ajang Humas Jabar Awards tahun 2024, yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta, Kota Bandung, Kamis (31/10/2024).

Kepala Desa Sindangmulya, Selpia Indriyani mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kemajuan teknologi bisa dimanfaatkan dengan baik sebagai media informasi dan komunikasi antara pemerintah desa dengan masyarakat.

“Kita melihat bahwa media sosial sudah menjadi bagian dari pelayanan publik. Kalau ada informasi layanan yang harus sampai ke masyarakat jika masih dikemas secara birokrasi seperti surat-menyurat sepertinya sudah tidak relevan lagi saat ini,” katanya.

Selpia menandaskan, bahwa penyebarluasan informasi melalui media sosial jauh lebih cepat menjangkau masyarakat. Selain itu komunikasi dua arah juga bisa dilakukan antara pemerintah desa dengan masyarakat jika mengalami kendala atau permohonan bantuan dan lain-lain.

“Setiap hari kita sampaikan jenis-jenis layanan yang akan diadakan oleh Desa Sindangmulya baik itu berkolaborasi dengan dinas atau instansi lainnya. Juga bisa menjawab keluhan dan kendala warga, sehingga pemerintah desa bisa hadir memberikan pelayanan secara cepat dan tidak terbatas oleh jam operasional,” katanya.

Selain informasi layanan, melalui akun Instagram Pemdes.Sindangmulya, Selpia juga berusaha memberikan edukasi kepada masyarakat secara luas serta membuka publik untuk menilai kinerjanya sebagai bentuk pertanggungjawaban tugas seorang kepala desa.

Dalam kesempatan tersebut, Selpia yang menerima langsung penghargaan tersebut mengungkapkan rasa bahagianya setelah desanya diumumkan sebagai pemenang juara pertama kategori desa tingkat Jawa Barat. Dirinya mendorong agar desa-desa lainnya juga terbuka untuk memanfaatkan sosial media sebagai pelayanan publik di era modern ini.

“Alhamdulillah tadi juga disampaikan oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Pak Bey Machmudin agar media sosial bisa memberikan dampak yang positif bagi masyarakat. Jadi sudah saatnya kita bertranformasi, karena ternyata masyarakat juga sangat mendukung dan antusias,” ujarnya.(Red)

Partai Golkar DPD Kabupaten Bekasi Turut Prihatin Dengan Dugaan Gratifikasi ketua DPC PDIP

BIN || Kabupaten Bekasi – Pasca penahanan ketua DPC Partai Demokrasi indonesia Perjuangan kabupaten Bekasi dengan dugaan gratifikasi sebagai mana yang telah di sangkakan oleh kejaksaan Negri Cikarang pada selasa 29/10/2024 lalu menjadi sorotan dan isyu yang sangat ramai di kalangan masyarakat kabupaten Bekasi dan dukungan penangguhan pun datang dari segala elemen rekan Partai.

Tak terkecuali dengan Partai Golkar DPD Kabupaten Bekasi melalui wakil ketua Rudi Hartono di kantor nya pada Rabu 30/10/2024, menyampaikan rasa simpatik dan dukungan nya pada rekan sesama penggiat politik untuk memohon penangguhan penahanan pada saodara Solaeman atas dugaan gratifikasi yang di sangkakan oleh pengadilan Negri cikarang.

“Kami dari partai Golkar DPD kabupaten Bekasi tentu nya prihatin dengan apa yang menimpa dengan saodara kami di PDIP, menurut kami saodara leman dalam permasalahan/ kasus nya Bisa untuk di tangguh kan oleh kejaksaan,” ungkap nya

“Kenapa harus ada penangguhan,? Meski kami berbeda arah politik dalam pemilihan Bupati 27 November mendatang, tidak elok menurut kami penangkapan ini karena pasti nya akan banyak tuduhan dan tanggapan miring dari masyarakat, bahwa penahan nya tak lebih dari permainan politik pilbup” ujar Rudi.

“Saya Rudi hartono secara pribadi dan atas nama pribadi turut bersedia menjadi penjamin penangguhan saodara Solaeman” tandas nya.

“Harapan kami dari Partai Golkar DPD kabupaten bekasi, kejaksaan negri cikarang agar bisa menangguhkan penahanan saodara Solaeman sampai pesta demokrasi ini selesai dan tentu nya tidak mencoreng institusi kejaksaan sendiri,” pungkas Rudi.(Ron)

RSUD Batin Mangunang Terima Kunjungan Tim Pengampu Layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) RSUD Abdoel Moeloek

BIN || Tanggamus – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang dr Theresia Hutabarat berserta jajaranyan menyambut Kunjungan Tim pengampu Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) RSUD Abdoel Moeloek di ruang Komite Medik RSUD Batin Mangungang. Jl. Soekarno Hatta, Pekon Kedamaian, Kec. Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Jum’at (25/10/2024).

Lanjut dr Theresia Hutabarat mengucapkan selamat datang kepada tim yang diketuai oleh dr Prambudi Sp.A, dr. Heni dekasari Sp.Og dan kepala ruangan perinatologi serta kepala ruangan kebidanan RS Abdoel Moeloek di RSUD Batin Mangunang Ini.

Ia berharap dengan adanya kunjungan ini dapat memperkuat sumber daya manusia serta juga pemenuhan standar peralatan serta memberikan masukan dalam peningkatan dua layanan tersebut.

Sementara itu ketua tim pengampu disela kegiatan mengatakan kunjungan ini Dalam upaya peningkatan dan pemerataan pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung, Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUDAM) ditunjuk sebagai lokus jejaring pengampuan dibawah Kementerian kesehatan (Kemenkes) RI.

Program pengampuan ini bertujuan untuk mensinergikan potensi, baik tenaga medis, keperawatan dan tenaga kesehatan lainnya, serta sarana, prasarana dan alat kesehatan dalam pelaksanaan pelayanan, pengembangan SDM dan penelitian dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.”Ujarnya.

Kemenkes RI kini menargetkan Sembilan layanan prioritas kesehatan untuk jenis penyakit dengan angka kesakitan dan kematian tertinggi secara nasional di Indonesia. Yaitu, penyakit jantung (kardiovaskular), kanker (onkologi), penyakit ginjal (uronefrologi), stroke, diabetes melitus (DM), penyakit hati (gastrohepatologi), tuberkulosis (TB), penyakit menular (penyakit infeksi emerging), serta kesehatan ibu dan anak.

Selanjutnya Tim pengampu kesehatan ibu dan anak RSAM didampingi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang dr Theresia Hutabarat berserta jajaranyan meninjau Ruang perawatan seperti ruang perinatologi, kamar operasi, ruang kebidanan, ruang ICu dan ruang IGD.(Wn)

ORMAS BASIS Kabupaten Bekasi. Dukung Penuh Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bekasi no urut 2, BN Holik Qodratullah dan H. Faizal Hafan Farid

BIN || KABUPTEN BEKASI, – Organisasi Masyarakat Barisan Anak Bekasi (ORMAS BASIS), Kabupaten Bekasi. Dukung Penuh Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bekasi no urut 2, BN Holik Qodratullah dan H. Faizal Hafan Farid (BHF).

Budiarta Sekertaris Umum BASIS Kabupaten Bekasi mengatakan kami Ormas Basis sesuai arahan Dewan Pembina, untuk mendukung Sepenuhnya Kemenangan Paslon 02, Pengurus Basis Kabupaten hingga tingkat Ranting terus Bekerja maksimal turut mensosialisasikan pasangan Calon 02, BN Holik Qodratullah dan H. Faizal Hafan Farid (BHF).

“Kita optimis BHF Menang, dan insya Allah Paslon 02 memenangkan kontestasi Pilkada Bekasi 2024, masa Periode 2024-2029.” Jelas. Budiarta Kepada Media Jurnal Indonesia Baru. Rabu (24/10/2024).

Budiarta juga menjelaskan Kita mendukung Paslon 02 karena jelas Misi dan Visinya, dan apa yang menjadi Programnya bila terpilih sebagai Bupati Bekasi, itu sangat tepat dan beliau adalah figur yang sangat Hamble dan dekat dengan masyarakat dan selama ini banyak memiliki pengalaman memimpin dari Kepala Desa hingga Ketua DPRD Kabupaten Bekasi pernah beliau emban.

“Keunggulan Paslon 02 adalah memiliki akses langsung dengan Pak Prabowo Presiden RI, karena itu sangat Penting agar bantuan dari Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Kabupaten Bekasi lebih maksimal.” Ucapnya.

Masih Kata Budiarta, sosok BN Holik selama menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, sudah memberikan bukti nyata membangun Kabupaten Bekasi, dan program-program yang dimiliki sangat signifikan dan realita untuk membangun Kabupaten Bekasi serta beliau (BN Holik) asli putra daerah yang sangat mengerti permasalahan yang ada.

“Saat ini Ormas BASIS yang berkantor di Ruko Delta Mas, sekaligus menjadi posko Pemenangan 02. Yang di Pimpin langsung oleh Ketua Umum Ormas BASIS bapak Eman Sulaiman. (Red)

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Ani Gustini; Ada Peningkatan Sektor Pajak Daerah Dari 2,67 triliun Menjadi 2,76 triliun

BIN || Kabupaten Bekasi – Peningkatan sangat luar biasa Pemerintah Kabupaten Bekasi, target penerimaan dari sektor pajak daerah untuk tahun ini, dari Rp2,67 triliun menjadi Rp2,76 triliun. Hal ini berdasarkan evaluasi yang tercantum dalam dokumen APBD Perubahan 2024.

“Kami terus berupaya mengoptimalkan berbagai langkah untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak, agar target yang telah ditetapkan tahun ini dapat tercapai,” ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi, Ani Gustini, saat ditemui di Cikarang pada hari Rabu.

Hingga pekan kedua bulan Oktober 2024, pendapatan dari sektor pajak telah mencapai Rp1,91 triliun, atau sekitar 69,15 persen dari target yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat.

Tim kami terus melakukan survei lapangan untuk mendata potensi wajib pajak sebagai upaya maksimal dalam mencapai target penerimaan sektor pajak daerah.

“Alhamdulillah, kami masih perlu sekitar Rp800 miliar lagi. Semoga target pajak daerah dapat tercapai hingga akhir tahun nanti,” tambahnya.

Selain itu, mereka juga berfokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui tujuh sektor pajak, termasuk Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), pajak reklame, pajak air tanah, serta pajak sarang burung walet.

Tak ketinggalan, sektor pajak mineral bukan logam dan batuan, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta penerimaan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga menjadi perhatian.

Optimalisasi penerimaan daerah dari sektor ini dilakukan melalui program diskon untuk PBB-P2, sebagai salah satu cara untuk mendorong masyarakat agar lebih bijak dalam membayar pajak.

Kami juga mengadakan Forum Group Discussion secara berkelanjutan dengan pelaku usaha dan pengelola kawasan industri, dengan harapan dapat meningkatkan potensi pendapatan dari sektor pajak.

“Kami akan terus menggali potensi PAD yang merupakan sumber pendanaan untuk pembangunan daerah,” tegasnya.

Ani menambahkan bahwa beberapa sektor pajak, seperti PBJT yang mencakup pajak makanan, minuman, dan jasa perhotelan, telah menunjukkan pencapaian yang sangat baik, selain penerimaan dari BPHTB dan PBB-P2.

“Beberapa sektor pajak telah berhasil mendongkrak capaian target dengan realisasi lebih dari 75 persen. Namun, masih ada beberapa sektor yang belum optimal dan kami akan maksimalkan dalam beberapa bulan ke depan,” tutupnya.( Red )