BIN | Kabupaten Bekasi – Hasbullah Andilusi akran disapa haji Andi terpilih menjadi ketua KNPI Kabupaten Bekasi periode 2022-2025. Dia berkomitmen untuk membawa perubahan untuk pembangunan pemuda kedepannya.
Hasbullah Andilusi terpilih secara aklamasi menjadi Ketua KNPI Kabupaten Bekasi setelah meraih suara terbanyak dalam Musda XIV Pemuda/KNPI Kabupaten Bekasi 2022 di Hotel Enso, Kamis (3/3/2022).
“Kedepan saya akan memposisikan pengurus atau struktural KNPI, orang-orang yang membangun untuk membanahi KNPI dan bagaimana kita bisa bersama-sama bangkitkan kembali giroh kemudian marwah KNPI ini,”kata dia.
Hasbullah memastikan dirinya akan merangkul semua OKP dan unsur pemuda di Kabupaten Bekasi lainnya agar keberadaan KNPI lebih optimal.
“Jadikan wadah ini sebagai tempat pusat kegiatan dan kegiatan Pemuda Kabupaten Bekasi, kedepan harus ambil bagian dan berperan dalam pengebangan minat dan bakat. Hari ini saya mewakili seluruh pemuda, tergabung terhimpun untuk bisa menuangkan ide dan gagasannya,” berbernya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Jawa Barat Ridwansyah Yusuf Achmad, KNPI Kabupaten Bekasi akan lebih baik dengan terpilihnya ketua yang baru.
“Saya bangga menjadi kebangkitan kepemudaan di Kabupaten Bekasi, selamat kepada Ketua terpilih semoga menjadi menjalankan amanah-amanah. Membangun Pemuda-Pemuda Kabupaten yang sangat hebat ini,”kata Ridwansyah Yusuf Achmad.
Lebih lanjut, yusuf berpesan kepada semua OKP/DPK mampu mempertahankan dalam idealisme.
“Selamat untuk semua OKP dan DPK, yang telah berjuang dan juga mempertahankan idealismenya. Sehingga KNPI di Kabupaten Bekasi lahir kembali dan terimakasih kepada semua pihak terkhusus TIM carteker lebih dari 2 tahun bekerja termasuk SC/OC, kemudian dukungan juga dari Pak Bupati,”jelasnya.
Disinggung terkait proses perjuangan musda KNPI Kabupaten Bekasi berjalan baik dan sukses.
“Kegiatan ini proses berjalan dengan baik, kami persembahkan Pemuda/KNPI yang menjadi mitra strategis dan kritis untuk pembangunan pemuda di Kabupaten Bekasi,”ungkapnya.(red)
BIN I Bekasi – Polsek Serang Baru Polres Metro Bekasi laksanakan monitoring dan pengamanan kegiatan penyaluran BPNT dari Kemensos kepada masyarakat Desa Nagacipta, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kamis (03/02/2022) pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai.
Turut hadir dalam kegiatan penyaluran BPNT Kapolsek Serang Baru, AKP. Sumantri, SH, yang diwakili oleh Bhabinkamtibmas Desa Nagacipta Aiptu Tulus, petugas kantor pos, staff Kecamatan, Kasie Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Serang Baru, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kecamatan Serang Baru,BPD dan staff Desa Nagacipta Kecamatan Serang Baru.
Kapolsek Serang Baru, AKP.Sumantri,SH,melalui Bhabinkamtibmas Aiptu Tulus, menuturkan, sebagai anggota Polri yang ditugaskan mengemban tugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau lebih akrab disebut Bhabinkamtibmas dituntut harus menjaga situasi dan kondisi keamanan di lingkungan wilayah binaannya.
Masih kata Aiptu Tulus, dalam melaksanakan monitoring dan pengamanan kegiatan penyaluran BPNT, Bhabinkamtibmas juga menghimbau kepada warga untuk menerapkan Protokol Kesehatan dan menjaga kondusifitas saat kegiatan berlangsung.
“Penyaluran ini di tujukan kepada masyarakat yang terdampak oleh Pandemi dan hari ini penerima bantuan BPNT dari Desa Nagacipta jumlahnya 132 KPM,” ujar Bhabinkamtibmas Aiptu Tulus kepada media Beksi Indonesia News.
Aiptu Tulus menambahkan, meminta masyarakat untuk terus menjaga Kamtibmas dan penerapan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah di masa pandemi Covid-19.
“Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polsek Serang Baru, guna terciptanya situasi kondisi yang aman dan nyaman. Kami pun berharap melalui sosialisasi Protokol Kesehatan yang dilakukan secara terus menerus kesadaran masyarakat akan meningkat dalam mematuhi Prokes 5M, dengan demikian mata rantai penyebaran virus covid-19 secara perlahan bisa kita putus,” pungkas Aiptu Tulus.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Desa Nagacipta melalui Ketua Forum BPD Serang Baru, Tarsan Hermawanto, menerangkan bahwa kegiatan penyaluran BPNT berjalan dengan lancar dan Pemdes Nagacipta berterimakasih kepada Pemerintah yang telah memberikan bantuan BPNT untuk warganya.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah yang melalui Kemensos telah memberikan bantuan BPNT kepada warga kami, mudah-mudahan bantuan BPNT ini benar-benar digunakan dengan sebaik-baiknya, karena bantuan BPNT ini program Pemerintah melalui kantor pos untuk membantu masyarakat dalam masa pandemi.” tutup Ketua Forum BPD Serang Baru, Tarsan Hermawanto yang didampingi TKSK Kecamatan Serang Baru, Jajang.
BIN | Jakarta – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro mengajak para pegawai Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) bisa mencintai pekerjaannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, para pegawai DKPP patut berbangga karena mendapat kesempatan melayani lembaga terhormat seperti DKPP. Pasalnya, lembaga itu berperan mengawal dan menjaga agar KPU dan Bawaslu dapat bekerja sesuai aturan dalam menegakkan demokrasi di Indonesia.
Hal itu disampaikan Suhajar saat menjadi narasumber pada Rapat Internalisasi Nilai BerAKHLAK dalam Penguatan Kode Etik Pegawai di Lingkungan DKPP, yang berlangsung secara luring dan daring di Kantor DKPP, Rabu (2/3/2022). BerAKHLAK merupakan core values ASN dengan makna Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Kecintaan itu, kata Suhajar, perlu ditumbuhkan. Ia meyakini, orang-orang yang telah memilih ASN sebagai profesi dapat teguh pada pilihannya.
“Kalau kau telah memilih sebagai pegawai negeri, cintailah pegawai negeri apa adanya,” kata Suhajar.
Selain itu, Suhajar mengaku telah melakukan survei kepada para ASN di lingkungan Kemendagri mengenai alasan mereka menjadi ASN. Sebagian besar responden menjawab, mereka ingin berkontribusi terhadap negara seperti memperbaiki pelayanan masyarakat.
Namun ada juga beberapa responden yang memberi alasan kurang bagus untuk mendukung produktivitas kinerja. Misalnya ada yang menganggap profesi ASN memiliki beban kerja yang rendah, dan ada pula yang hanya mengharapkan gaji. Anggapan tersebut, kata Suhajar, perlu diluruskan agar dapat menunjang kinerja para ASN.
“Berarti memang ada di antara kita yang belum sepenuh hatinya menjadi pegawai negeri seperti mencintai dirinya sendiri. (Padahal) negara ini berharap banyak dengan kita semua, berharap kita ini menjadi pegawai kelas dunia di tahun 2024,” terang Suhajar.
BIN I Kabupaten Bekasi – Melonjaknya berbagai bahan pokok memberatkan warga khususnya para ibu rumah tangga yang harus memutar otak untuk meminimalisir pengeluaran untuk kebutuhan bahan pokok.
Harga yang melonjak diantaranya minyak goreng di mana harga bahan pokok tersebut mengalami lonjakan kenaikan mencapai seratus persen,guna meringankan beban warga masyarakat,pengurus Alhidayah Dewan Pimpinan Pusat partai golkar melakukan kegiatan sosial dengan menjual minyak goreng murah pada ribuan masyarakat.
Bertempat di perumahan Vila mutiara gading satu dan Perumahan puri harapan Desa setia asih kecamatan Tarumajaya kabupaten Bekasi Jawa barat,pengurus Alhidayah DPP partai Golkar Siti Qomariyah,memimpin langsung pendistribusian minyak goreng pada ribuan warga di dua tempat tersebut.
Di hadapan ribuan warga pengurus Alhidayah dewan pimpinan pusat partai Golkar bidang sosial dan kesehatan siti Qomariyah,mengaku sangat prihatin dengan kondisi naiknya beberapa harga pokok belakangan ini,dengan menggandeng kementrian perekonomian Erlangga Hertanto yang juga ketua umum DPP partai Golkar, berinisiasi membuka dan menggelar pasar murah dengan menjual minyak goreng di bawah harga pasaran.
“hari ini ada dua tempat pengurus Alhidayah DPP partai Golkar menggelar pasar murah dengan menjual minyak goreng kemasan dua liter dengan harga di bawah pasaran” ucap Siti Qomariyah yang merupakan pengurus alhidayah bidang sosial dan kesehatan.
“di dua tempat tersebut sebanyak 1500 minyak goreng kami jual murah dengan harapan dapat meringankan beban warga khususnya para ibu rumah tangga yang saat ini di buat pusing dengan kenaikan berbagai harga bahan pokok”ucap Qomariyah.
Pengurus alhidayah bidang sosial dan kesehatan Siti Qomariyah juga berharap apa yang di lakukan dapat bermanfaat bagi warga masyarakat yang berada di kabupaten Bekasi.
“rencana aksi serupa akan kami lakukan di beberapa wilayah di kabupaten Bekasi, saya pribadi juga sangat berterima kasih dengan bapak menteri perekonomian Erlangga Hertanto yang mesuport dan mendukung aksi yang kami lakukan pada warga kabupaten Bekasi” tandes Siti Komariyah. (Red)
BIN | Bekasi – Polisi mengamankan pria berinisial PS alias A Cong (45), pemilik usaha produksi minuman keras (miras) jenis arak putih (ciu) di Perumahan BDP Jalan Dirgantara Raya Blok A3, Jatisari, Jatiasih, Kota Bekasi.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaan masyarakat yang mencium aroma kecut di sekitar rumah yang dijadikan tempat produksi miras.
“Pelaku memproduksi minuman keras, yang bersangkutan tidak memiliki izin sesuai dengan peraturan yang berlaku, ” ujar Kombes Hengki kepada wartawan, Rabu (2/3/2022).
Dari penggeledahan rumah tersebut, lanjut KombesPol Hengki, polisi berhasil mengamankan juga menyita sejumlah barang bukti berupa 10 dus sampel miras berjenis ciu, 8 Jerigen Ciu, dan peralatan produksi.
“Berbagai macam alat bukti untuk memproduksi minuman keras kita amankan. Banyak, namun beberapa masih ada yang di tempat kejadian perkara yang kami masih dipasangi garis polisi,” tutur KombesPol Hengki.
Berdasarkan keterangan pelaku, kata KombesPol Hengki, pelaku telah memproduksi miras sejak September 2021. Tersangka menjual miras seharga Rp10 ribu. “Sehingga sebulan memperoleh keuntungan sebesar Rp80-100 juta sebulan,” ucap KombesPol Hengki.
Atas perbuatannya, pelaku akan dikenakan dengan Pasal 204 ayat 1 KUHP Sub Pasal 142 Jo Pasal 91 Ayat 1 UU RI no 18 tahun 2012 tentang Pangan. Dan Pasal 107 Pasal Jo Pasal 24 ayat 1 UU RI no 7 tahun 2014 tentang Perdagangan ancaman 4 Tahun.(Wati)
BIN I Bekasi – Polisi mengamankan pria berinisial PS alias A Cong (45), pemilik usaha produksi minuman keras (miras) jenis arak putih (ciu) di Perumahan BDP Jalan Dirgantara Raya Blok A3, Jatisari, Jatiasih, Kota Bekasi.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaan masyarakat yang mencium aroma kecut di sekitar rumah yang dijadikan tempat produksi miras.
“Pelaku memproduksi minuman keras, yang bersangkutan tidak memiliki izin sesuai dengan peraturan yang berlaku, ” ujar Kombes Hengki kepada wartawan, Rabu (2/3/2022).
Dari penggeledahan rumah tersebut, lanjut KombesPol Hengki, polisi berhasil mengamankan juga menyita sejumlah barang bukti berupa 10 dus sampel miras berjenis ciu, 8 Jerigen Ciu, dan peralatan produksi.
“Berbagai macam alat bukti untuk memproduksi minuman keras kita amankan. Banyak, namun beberapa masih ada yang di tempat kejadian perkara yang kami masih dipasangi garis polisi,” tutur KombesPol Hengki.
Berdasarkan keterangan pelaku, kata KombesPol Hengki, pelaku telah memproduksi miras sejak September 2021. Tersangka menjual miras seharga Rp10 ribu. “Sehingga sebulan memperoleh keuntungan sebesar Rp80-100 juta sebulan,” ucap KombesPol Hengki.
Atas perbuatannya, pelaku akan dikenakan dengan Pasal 204 ayat 1 KUHP Sub Pasal 142 Jo Pasal 91 Ayat 1 UU RI no 18 tahun 2012 tentang Pangan. Dan Pasal 107 Pasal Jo Pasal 24 ayat 1 UU RI no 7 tahun 2014 tentang Perdagangan ancaman 4 Tahun. (Wati)
BIN | Jawa Timur – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung upaya modernisasi pabrik pupuk milik Petrokimia Gresik. Hal tersebut disampaikan Puan dalam kunjungan kerjanya ke pabrik Amoniak-Urea I B Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Rabu (2/3/2022).
Selain modernisasi pabrik pupuk, Puan juga meminta kepada manajemen Petrokimia Gresik untuk bisa menjaga pasokan pupuk secara nasional, baik pupuk subsidi maupun non-subsidi.
“Kita minta kepada direksi dan komisaris untuk bisa membuat Petrokimia Gresik ini menjadi salah satu pabrik pupuk yang kemudian lebih modern, lebih handal, dan bisa mencukupi kebutuhan pupuk di Indonesia,” ujar Puan.
Lebih lanjut Puan mengungkapkan bahwa upaya peningkatan kapasitas produksi pupuk di Petrokimia Gresik juga masih sangat memungkinkan.
Namun hal tersebut tentunya perlu memperhatikan dari kebutuhan yang ada. Terutama saat ada perubahan atau peralihan pupuk dari subsidi ke non-subsidi pada bulan Juli 2022 mendatang.
“Tentu saja harus ada perhitungan yang cermat, jangan sampai kelebihan atau kekurangan,” jelas Puan.
Senada dengan Puan, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengaku siap menjaga produktivitas pabrik pupuk Petrokimia Gresik. Sebagai produsen pupuk terlengkap di Indonesia, Petrokimia Gresik saat ini memasok enam jenis pupuk bersubsidi yaitu Urea, NPK, SP-36, ZA, Organik Granul dan Organik Cair.
Dari alokasi pupuk bersubsidi nasional sebanyak 9,1 juta ton, Petrokimia Gresik mendapat penugasan untuk menyalurkan sebanyak 5 juta ton. Selain itu, Petrokimia Gresik juga menyuplai 1,8 juta liter pupuk cair, serta melayani berbagai kebutuhan pupuk non-subsidi, baik retail maupun korporasi. Kapasitas produksi pabrik Petrokimia Gresik sendiri mencapai 8,9 juta ton yang terdiri dari produk pupuk maupun non pupuk (bahan kimia).
“Untuk memenuhi harapan tersebut, Petrokimia Gresik terus melakukan modernisasi pada utilitas pabrik, sehingga lebih handal dan mampu menjaga ketahanan pangan nasional melalui penyaluran pupuk yang tepat waktu,” jelasnya.
Lebih lanjut Dwi Satriyo menjelaskan, Petrokimia Gresik saat ini memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang sebagian besar terdiri dari generasi milenial. Dwi Satriyo menilai para milenial Petrokimia Gresik sangat akrab dengan teknologi, sehingga upaya modernisasi yang dilakukan oleh perusahaan dapat berjalan dengan baik dan membantu menjaga produktivitas pabrik.
Selain modernisasi pabrik, Petrokimia Gresik juga telah menerapkan digitalisasi di berbagai lini perusahaan. Mulai dari produksi, distribusi, pemasaran, dan operasional lainnya. Kedepan, Petrokimia Gresik juga akan terus memperluas digitalisasi operasionalnya.
“Harapannya, perusahaan dapat berjalan dengan semakin efektif dan efisien,” pungkas Dwi Satriy.(Red)
BIN I Jakarta – Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan agar seluruh anggota Polri untuk tidak terlibat dalam urusan demokrasi. Instruksi ini untuk menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Arahan Bapak Presiden menjadi pedoman dalam implentasi di lapangan. Seluruh anggota Polri siap melaksanakan perintah presiden,” ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu (2/3/2022).
Pada kesempatan yang sama, Irjen Pol Dedi juga mengingatkan bagi anggota Polri terbukti melakukan pelanggaran tentunya akan diberikan sanksi hukuman.
“Akan menegakkan disiplin dengan melakukan penegakan hukum kepada siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran,” ucap Irjen Pol Dedi.
Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta anggota TNI-Polri untuk tidak terlibat dalam urusan demokrasi. Kepala Negara meminta kepada TNI-Polri untuk memberikan contoh kepada masyarakat terkait konsep kedisiplinan nasional tersebut.
Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi saat memberi sambutan di acara pembukaan rapat pimpinan (rapim) TNI-Polri 2022. Tahun ini, rapim TNI-Polri mengusung tema ‘TNI-Polri Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional dan Reformasi Struktural’.
“Saya minta kepada jajaran TNI dan Polri untuk bisa memberikan contoh kepada masyarakat urusan yang sama, kedisiplinan nasional,” jelas Presiden Jokowi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (1/3/2022). (Wati)
BIN I Jakarta – Korp Lalu Lintas (Korlantas) Polri berencana menerapkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di jalan tol. Pemberlakuan ini nantinya berkoordinasi dengan Jasa Marga.
Pernyataan tersebut disampaikan Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan saat menghadiri syukuran ulang tahun PT Jasa Marga ke-44 yang digelar pada Selasa (1/3/2022).
Menurut BrigjenPol Aan, kerjasama Korlantas dan Jasa Marga merupakan inovasi baru dalam penegakan hukum berbasis ETLE, khususnya di jalan tol. Kamera ETLE tersebut bakal menangkap pelanggaran overload dan batas kecepatan.
“Saat ini sudah ada tujuh titik untuk Weigt in Motion (WIM), kemudian ada 5 titik speed cam. Nantinya semuanya akan terkoneksi dengan ETLE yang ada di Korlantas,” ungkap Brigjen Pol Aan Suhanan seperti dikutip dari laman resmi Korlantas Polri.
Lebih lanjut Brigjen Pol Aan menjelaskan, penerapan ETLE iniakan mulai disosialisasikan selama 30 hari ke depan. Selama masa uji coba, para pengendara yang tertangkap kamera ETLE di jalan tol akan diberikan surat teguran yang langsung dikirim ke alamat pengendara.
“Artinya nanti disosialisasikan kepada masyarakat pengguna jalan, dikirimkan surat konfirmasi untuk yang melanggar. Ini belum diberikan tindakan selama 30 hari ke depan, hanya peringatan saja,” ucap Brigjen Pol Aan.
Untuk lokasi penerapan penegakan hukum melalui ETLE di jalan tol, Brigjen Pol Aan menyebut untuk tahap awal kamera akan ditempatkan di ruas tol yang dikelola oleh PT Jasa Marga.
“Saat ini yang kita integrasikan di tol yang di kelola Jasa Marga ada di Cakung, Cikampek dan pintu gerbang tol. Begitu pula speedcam baru di tol yang dikelola oleh Jasa Marga,” tutur Brigjen Pol Aan.
“Nanti berikutnya mungkin para pengelola jalan tol lain ini bisa berkontribusi, berkolaborasi mengintegrasikan kameranya kepada ETLE Korlantas,” tambah Brigjen Pol Aan.
Sementara itu, Kepala BPJT (Badan Pengelola Jalan Tol) Danang Parikesit turut mendukung diterapkannya penegakkan hukum melalui ETLE di jalan tol.
“Kita harapkan dengan adanya era baru ETLE, ini akan menjadikan jalan tol kita betul-betul modern dengan sistem yang terintegrasi secara elektronik dan transformasi digital betul-betul bisa terjadi di jalan tol,” terang Danang. (Wati)
BIN | Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan rangkaian kunjungan kerja (kunker) di beberapa wilayah di Jawa Timur. Di Surabaya, Puan mengecek harga serta ketersediaan minyak goreng dan tempe yang belakangan langka di pasar.
Puan mengawali pengecekannya dengan mendatangi Pasar Tambahrejo, Surabaya, Rabu (2/3/2022) pagi. Ia berkeliling pasar dan bertanya seputar harga kebutuhan pokok kepada pedagang.
Sesekali, Puan tampak berbincang dengan pedagang seputar harga dan pasokan sembako, termasuk minyak goreng dan tempe.
Kepada salah satu pedagang bernama Slamet, Puan bertanya dampak harga kenaikan kedelai terhadap penjualan tempe. Slamet sehari-harinya menjajakan tempe dengan membawa motor berkeranjang dan berdagang di area pintu masuk pasar.
“Sepapan tempe biasanya harga Rp 10 ribu bu. Sekarang naik jadi Rp 12 ribu. Agak memberatkan masyarakat,” kata Slamet kepada Puan.
Puan juga bertanya ke pedagang tempe lainnya, Warinten. Bahkan perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu sempat ikut membantu menjajakan barang dagangan milik perempuan yang sudah berjualan di Pasar Tambarejo selama 40 tahun tersebut.
“Senang Mba Puan mau mampir ke toko saya dan banyak beli barang. Terima kasih Mba Puan ikut menjualkan tempe saya saat ada yang mau beli,” kata Warinten.
Puan juga mengecek pasokan minyak goreng, yang masih cukup langka di pasaran. Meski begitu, Warinten menyebut pedagang sudah mengikuti harga minyak goreng yang sudah ditentukan pemerintah.
“Kalau saya menjual memang ingin harganya jangan mahal-mahal. Jadi pembelinya senang, pedagangnya juga senang,” tuturnya.
Sementara itu Puan mengatakan kehadirannya ke Pasar Tambahrejo untuk mendengar keluhan langsung dari masyarakat.
“Di pasar rakyat ini sedang banyak keluhan rakyat. Mulai dari minyak goreng langka, tahu tempe mahal, daging sapi mahal. Maka itu saya sebagai Ketua DPR-RI turun langsung meninjau dan ingin dengar langsung dari mulut pedagang apa saja masalah yang ditemui,” ungkap Puan.
Mantan Menko PMK ini meminta Pemerintah untuk peka dengan keluhan rakyat. Menurut Puan, harus ada solusi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang terhadap berbagai persoalan itu.
“Berbagai opsi bisa dibahas oleh Pemerintah bersama DPR. Yang penting harus cepat geraknya. Jangan rakyat terlalu lama menunggu solusi. Karena dapur harus tetap ngebul,” tegasnya.
Saat melakukan kunjungan ini, Puan didampingi oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijo, dan Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur Whisnu Sakti Buana. Puan juga turut didampingi anggota DPR RI, Puti Guntur Soekarno dan Indah Kurnia.
Cek Pasokan Tempe
Setelah dari Pasar Tambahrejo, Puan langsung menuju Kampung Tempe Sukomanunggal. Di desa ini terdapat paguyuban yang terdiri dari 12 pengrajin tempe, 7 pengrajin 1 tempe gembos, dan 1 pengrajin tahu.
Puan berjalan kaki sekitar 100 meter di lorong permukiman warga untuk mengecek produksi di Kampung Sukomanunggal yang memasok tempe di kota Surabaya dan sekitarnya. Ia juga berdialog dengan para pengrajin yang mengeluhkan kenaikan harga kedelai sehingga berdampak terhadap produksi tempe tahu.
“Kedelai naik dari harga Rp. 8.000 menjadi Rp. 11.500/Kg. Lumayan berat bu,” kata salah satu pengrajin tempe di Kampung Sukomanunggal.
Pengrajin akhirnya menyiasati dengan mengecilkan bentuk tempe dan tahu. Sebab jika terlalu menaikkan harga jual, dikhawatirkan berdampak terhadap pembelian masyarakat.
Kepada pengrajin, Puan mengatakan kelangkaan kedelai sudah diprediksi dari tengah tahun 2020 akibat perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok. Menurutnya, ada berbagai antisipasi yang bisa dilakukan sejak awal.
“Indonesia dapat berkomunikasi dengan beberapa negara penghasil kedelai selain AS. Contohnya Brazil atau Argentina,” ungkap Puan.
Ketua DPR juga mengatakan perlu ada gotong royong dan koordinasi antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan Kementerian Pertanian untuk menyesuaikan pasokan dan off taker kedelai lokal. Puan menyebut seharusnya sejak tahun 2020 Pemerintah bisa melakukan riset serius dalam memaksimalkan komoditas non kedelai untuk jadi tempe.
“Misalnya Koro pedang, koro benguk, kacang tanah, kacang hijau, lamtoro, bahkan daun singkong. Keberhasilan penelitian seperti itu bisa untuk parsial substitusi,” ucap cucu Proklamator Bung Karno tersebut.
“Kita minta agar sebelum Ramadhan masalah kedelai ini harus sudah bisa diselesaikan,” lanjut Puan.
Datangi Pabrik Minyak Goreng
Setelah mengecek pasokan tempe, Puan kemudian mendatangi Pabrik Wilmar Nabati Indonesia di Gresik, Jawa Timur. Di PT Wilmar, ia masuk ke dalam pabrik untuk melihat proses produksi hingga pengepakan minyak goreng.
PT Wilmar Nabati Indonesia mamasok maksimal 30 persen market minyak konsumsi di Indonesia. Produk dari PT Wilmar antara lain minyak goreng Fortune, Sania, dan Sovia.
Puan lalu mendapat penjelasan dari Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia, Ridwan Brandes yang menyatakan sebenarnya sudah menyiapkan pasokan yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Namun minyak goreng kini langka akibat masyarakat banyak memborong minyak goreng sejak kebijakan Pemerintah menurunkan harga eceran tertinggi (HET) menjadi Rp 14 ribu/liter.
“Masyarakat berpikir mumpung murah makanya diborong. Maka demand meninggi dan hilang di pasaran,” jelas Ridwan.
Puan menegaskan akan mendorong Pemerintah untuk menelusuri dan menyelesaikan persoalan kelangkaan minyak goreng.
“Katanya ada panic buying, apakah karena itu? Sebab hanya saat-saat tertenru saja ada panic buying. Pemerintah harus meyakinkan masyarakat bahwa supply dan demand bisa dijaga sehingga nggak ada panic buying,” kata Puan.
Ketua DPR berharap agar dalam waktu dekat masyarakat bisa memperoleh minyak goreng dengan harga normal. Kepada Pemerintah, Puan meminta untuk menggelar operasi pasar.
“Saya minta antara Pemerintah pusat dengan pemerintah daerah berkoordinasi untuk menggelar operasi pasar. Antara Pemda dan Pemerintah pusat harus sinergi untuk mengatasi masalah minyak goreng ini,” urainya.
Puan juga mengimbau masyarakat agar tidak perlu panic buying. Kepada pihak-pihak tak bertanggung jawab yang melakukan penimbunan, ia meminta agar aparat melakukan tindakan tegas.
“Masyarakat tidak perlu panic buying, karena produksi minyak goreng dari produsen normal, artinya stok sebenarnya aman. Dan percaya pada program penurunan harga minyak goreng dilakukan Pemerintah untuk jangka panjang,” tutup Puan.(Red)