22 C
New York
Monday, June 22, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 223

Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki Membuka acara Forum Perangkat Daerah Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023

BIN | Kabupaten Bekasi – Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki membuka secara resmi acara Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023 yang berlangsung melalui zoom meeting di Command Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, pada Rabu (2/3/22).

Dalam sambutannya, Akhmad Marjuki meminta seluruh perangkat daerah mencermati berbagai usulan prioritas yang disampaikan pada Musrenbang Desa dan Kecamatan yang sudah dilaksanakan.

“Saya meminta usulan-usulan tersebut dapat diakomodir melalui berbagai program dan kegiatan, sehingga dapat dilaksanakan secara tepat guna dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Plt Bupati Bekasi juga meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi beserta tim anggaran pemerintah daerah, agar melakukan penelaahan terhadap usulan program dan kegiatan perangkat daerah, sehingga alokasi pendanaan daerah yang terbatas dapat didistribusikan secara tepat guna dan tepat sasaran.

“Saya berharap hasil dan kesimpulan dari forum perangkat daerah ini dapat disampaikan pada acara penutupan, khususnya terkait proyek strategis daerah dan program prioritas daerah yang akan dilaksanakan pada tahun 2023,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Akhmad Marjuki menegaskan, walaupun masa jabatannya akan berakhir pada tahun 2022 ini, namun dirinya akan berupaya semaksimal mungkin berkontribusi mencurahkan gagasan, pemikiran dan visi pembangunan Kabupaten Bekasi pada dokumen perencanaan pembangunan daerah tahun 2023-2026.

“Hal ini sebagai upaya untuk menghadirkan berbagai perubahan dan perbaikan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Bekasi,” tandasnya.(Red)

Kabag Kesra Bennie Yulianto Iskandar Hadiri Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

BIN | Kabupaten Bekasi – Kabag Kesra Setda Kabupaten Bekasi, Bennie Yulianto Iskandar mewakili Plt Bupati Bekasi menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Rumah Makan Mana Suka, Jalan Pulo Sirih, Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, pada Rabu, (02/03/2022).

Acara yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid-DMI Kecamatan Sukakarya tersebut menghadirkan penceramah Tubagus Muhidin AlBantani.

Dalam sambutannya, Kabag Kesra menyampaikan pesan dari Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki agar para pengurus dan anggota majelis taklim selalu menyesuaikan aktivitas dengan standar protokol kesehatan, mengingat masih merebaknya virus Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

“Ya, kita masih ada di masa pandemi Covid 19. Pemerintah saat ini sedang meningkatkan pencapaian vaksinasi dosis kedua,” katanya.

Karena itu dia mendorong bagi para pengurus dan anggota majelis taklim untuk melaksanakan vaksinasi bagi yang belum sampai dosis kedua.

“Kalau pencapaian vaksinasi dosis kedua dari pemerintah pusat ini di Indonesia sudah mencapai 70 persen, kemungkinan nanti kita bisa lebaran secara normal. Jadi saya mengingatkan baik yang belum vaksin ketiga, vaksin lansia, vaksin anak, agar segera ditingkatkan, karena ini merupakan ikhtiar kita menjaga kesehatan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BKMM-DMI Kecamatan Sukakarya, Ida Ratna Sari menyampaikan, acara Isra Mi’raj ini dihadiri oleh peserta dari berbagai majelis taklim di Sukakarya yang sudah menjalankan vaksinasi.

“Alhamdulillah ibu-ibu semua, saya sudah keliling ke majelis taklim yang di Sukakarya, Insya Allah kita ini semua sudah divaksin kedua seratus persen,” katanya.(Red)

Sekda Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi Gelar Rakor Gugus Tugas KLA

BIN | Kabupaten Bekasi – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi mengatakan, jumlah anak-anak di Kabupaten Bekasi sebanyak 1.023.717 jiwa atau 33,8 persen dari total penduduk Kabupaten Bekasi yang berjumlah 3.022.787 jiwa.

Hal tersebut disampaikan Sekda Dedy Supriyadi saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2022 yang berlangsung di Hotel Ayola Jl. Sriwijaya Lippo Cikarang, pada Rabu (02/3/2022).

Dedy mengatakan, rakor Gugus Tugas KLA bertujuan agar dapat menciptakan keluarga yang sayang anak, sebagai pra syarat untuk memastikan bahwa anak tumbuh dan berkembang dengan baik, terlindungi haknya.

“Saya ingin hak-hak anak di Kabupaten Bekasi bisa dipastikan terlindungi dengan baik,” tegasnya.

Dedy mengungkapkan, program Kabupaten Layak Anak merupakan tugas berat yang harus didukung secara bersama-sama.

Untuk itu, dirinya meminta kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi agar dapat melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Karena pemerintah tidak akan berhasil secara maksimal tanpa dukungan masyarakat dan dunia usaha.

“Mudah-mudahan dengan komitmen dan kerjasama yang baik, Kabupaten Bekasi di tahun berikutnya menjadi kabupaten layak anak tingkat madya,” ucapnya.

Dedy menambahkan, anak merupakan generasi penerus masa depan bangsa, yang akan menjadi pilar utama pembangunan nasional. Sehingga kualitas anak perlu ditingkatkan dan mendapatkan perlindungan secara sungguh-sungguh.

“Sumber daya manusia yang berkualitas tidak dapat lahir secara alamiah. Bila anak dibiarkan tumbuh dan berkembang tanpa perlindungan, maka mereka akan menjadi generasi yang lemah, tidak produktif dan kreatif,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi, Ani Gustini menyampaikan, upaya untuk meraih peringkat madya, salah satunya adalah harus ada dukungan dari semua pihak.

“Salah satu persyaratan untuk meningkatkan predikat dari Pratama menjadi Madya adalah kolaborasi antara dinas/instansi dan juga dari para pelaku usaha. Alhamdulillah semuanya telah mendukung, karena kunci keberhasilan itu adalah kolaborasi, kebersamaan dan saling support,” kata Ani.

Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2022 turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Dra I Gusti Agung Kim Fajar Widiyanti Oka.(Red)

Kemendagri Dorong Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemda

BIN | Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendorong Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada pengadaan barang/jasa di lingkungan pemerintah daerah (Pemda). Gerakan ini terus diperkuat usai penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) antara Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pada 25 Februari 2022 lalu.

Untuk mengulas dan menyosialisasikan SEB tersebut lebih dalam, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri menggelar Webinar Series Keuda Update Seri 8 Bertajuk “Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Daerah”, Rabu (2/3/2022).

Dalam sambutannya, Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuda Kemendagri Agus Fatoni mengatakan, SEB bertujuan untuk mendorong produk dalam negeri, mempercepat serapan anggaran, serta memangkas birokrasi, sehingga proses pengadaan barang dan jasa menjadi lebih efektif dan efisien.

“Tentu surat edaran ini akan bisa terlaksana apabila kita semua memahami bagaimana isi surat edaran ini. Kemudian pemerintah daerah juga melakukan langkah-langkah strategis dalam rangka pembentukan tim dan juga konsolidasi di internal pemerintah daerah. Kemudian OPD (Organisasi Perangkat Daerah-red) terkait juga melakukan upaya-upaya sesuai dengan tujuan sebagaimana surat edaran,” katanya.

Sementara itu, selaku keynote speaker Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro memaparkan, pemerintah telah memastikan produk-produk dalam negeri menjadi prioritas utama dalam pembangunan di Indonesia. Kemendagri sangat mengapresiasi kebijakan dalam mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia. Salah satu bentuk konkret dukungan tersebut, kata dia, telah diterbitkan berbagai aturan terkait kebijakan itu.

“Pemerintah berharap kita semua bahu-membahu dari pusat sampai daerah agar 40 persen potensi pengadaan barang dan jasa itu kita dorong untuk mengupayakan dan memberdayakan produk-produk dalam negeri, yang tentunya penyedianya adalah kawan-kawan kita yang bergerak di UMKM maupun koperasi,” tuturnya.

Suhajar melanjutkan, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar kurang lebih Rp 1.040 triliun, sekitar 52 persen di antaranya digunakan untuk pengadaan barang/jasa. Dari angka yang besar tersebut, pemerintah mendorong potensi pengadaan barang/jasa diarahkan minimal 40 persen untuk produk-produk dalam negeri. Harapannya, upaya itu akan menggerakkan serta menumbuhkembangkan koperasi dan UMKM di seluruh penjuru tanah air.

“Kepala daerah agar berpihak kepada rakyat yang banyak, rakyat yang banyak itu ada di UMKM ini di antaranya. Jadi kalau 50 persen lebih dari 1.040 triliun lebih APBD provinsi, kabupaten/kota, itu untuk pengadaan barang dan jasa. Dan 40 persen di antaranya kita dapat arahkan untuk kawan-kawan kita yang berada pada sektor koperasi, UMKM yang mengolah produk dalam negeri,” tandasnya.

Webinar ini dihadiri oleh berbagai narasumber kompeten, yaitu Asisten Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Hermin Esti Setyowati; Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut Kementerian Perindustrian Dini Hanggandari; Analis Kebijakan Madya/Koordinator Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) AL Sihombing; Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Budiono Subambang; dan Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Ditjen Bina Keuda Kemendagri Horas Maurits Panjaitan.

Puspen Kemendagri

Datangi Lokasi Banjir di Lamongan, Puan Dorong Normalisasi Sungai dan Pembuatan Pintu Air

BIN | Jawa Timur – Dalam kunjungannya ke Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Ketua DPR RI Puan Maharani mendatangi lokasi banjir di wilayah Kecamatan Glagah dan Kecamatan Deket. Puan ingin melihat kondisi warga terdampak banjir.

Lokasi pertama yang didatangi Puan adalah Dusun Meluke, Desa Sidomulyo, Kecamatan Deket, Rabu (2/3/2022). Di sini, Puan menengok SDN 1 Sidomulyo yang masih terendam banjir sehingga tidak dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Luapan banjir berasal dari pinggiran area tambak. Banjir juga mempengaruhi akses jalan warga, termasuk untuk menuju sekolah. Sejak bulan Desember, sekolah kerap terendam banjir.

Seorang siswa kelas 3 SDN 1 Sidomulyo bernama Dion mengungkapkan kegelisahannya kepada Puan karena tidak bisa bersekolah.

“Sudah lebih dari setahun belajar di rumah (karena pandemi Covid-19), saya ingin kembali kumpul dengan teman dan guru di sekolah,” kata Dion.

Setelah dari Sidomulyo, Puan lalu meninjau Desa Soko, Kecamatan Glagah, yang juga menjadi langganan banjir si Lamongan.

Fenomena banjir ini sudah terjadi selama 3 tahun berturut-turut dan belum ada penanggulangannya.

Puan berdialog dengan warga terdampak banjir di Balai Desa Soko. Banyak ibu-ibu berkeluh kesah kepada Puan.

Di lokasi ini, Puan juga turut memantau pengurukan pasir batu kapur untuk menimbun banjir. Ia didampingi oleh Camat Soko, Khoirul.

“Saya sudah mendengar dan sepakat bahwa terkait musibah banjir di sini, tidak cukup yang namanya solusi jangka pendek. Seperti yang tadi kita lakukan dengan penimbunan (pengurukan),” kata Puan saat berdialog dengan warga.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini menegaskan perlunya solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir berkepanjangan di Lamongan. Puan mengingatkan agar Pemerintah Daerah serius menyelesaikan persoalan banjir.

“Perlu ada perbaikan infrastruktur contohnya jalanan dan berbagai teknologi yang bisa membantu mengatasi banjir. Kemudian bisa juga penyediaan pompa air dan pembukaan serta pembuatan pintu air,” tuturnya.

Puan berjanji akan mendorong agar permasalahan banjir di Lamongan bisa segera diselesaikan.

“Normalisasi sungai harus dilakukan sebagai salah satu upaya solusi jangka panjang dari masalah banjir di sini,” ucap Puan.

Lebih lanjut, Ketua DPR mengingatkan perlunya upaya antisipasi dari dampak banjir. Puan meminta Pemda segera melakukan fogging.

“Supaya tidak muncul wabah Demam Berdarah,” tegas mantan Menko PMK itu.

Puan sempat mendatangi DPC PDI Perjuangan Lamongan. Masalah banjir menjadi salah satu hal yang dibahas Ketua DPP PDIP itu dengan kader-kader PDIP setempat.

DPC PDIP Lamongan diketahui telah memberi bantuan kepada warga terdampak banjir.

“Masalah banjir di Lamongan ini menjadi tugas Pemda tapi partai akan terus mengawalnya hingga persoalan banjir teratasi,” tutup Puan.(Red)

Plt. Kadispora Kabupaten Bekasi Henri Lincoln Mengatakan, Pihaknya Bersama NPCI Siap Jadi Tuan Rumah Peparda VI

BIN | Kabupaten Bekasi – Kabupaten Bekasi akan menjadi tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VI yang yang dijadwalkan akan digelar pada Oktober-November 2022.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengatakan, pihaknya bersama National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi sudah siap baik sarana dan prasarana maupun akomodasi para atlet.

“Ya, memang dari segi venue, Kabupaten Bekasi sudah siap. Selain itu, Pemkab Bekasi juga sudah menganggarkan kurang lebih Rp 46 miliar, dan sisanya akan disupport dari Pemprov Jabar,” kata Henri, saat menerima kunjungan kerja Komisi V DPRD dan Dispora Jawa Barat dalam rangka persiapan Peparda VI tahun 2022 di Stadion Wibawamukti, Kelurahan Sertajaya Cikarang Timur, Selasa, (01/03/22).

Menurutnya, dengan Kabupaten Bekasi menjadi tuan rumah, akan menjadi suatu keuntungan. Terlebih para atlet sudah mengenal venue yang ada di Stadion Wibawamukti.

“Dari segi sosial ekonomi kita juga diuntungkan. Dengan adanya tamu ke Kabupaten Bekasi akan menambah pemasukan untuk hotel,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) NPCI Kabupaten Bekasi, Norman Yulian mengatakan, selain kesiapan sarana dan prasarana, pihaknya juga sudah menyiapkan akomodasi baik fasilitas hotel dan transportasi.

“Untuk atlet kita sudah siap menurunkan atlet yang akan bertanding di 12 cabang olahraga, baik lapis utama maupun kedua, termasuk atlet yang ikut serta di Peparnas Papua tahun 2021 lalu, untuk meraih target juara umum,” ujarnya.

Norman menyebutkan, NPCI Kabupaten Bekasi untuk kedua kalinya menjadi tuan rumah Peparda tingkat Jawa Barat, setelah sebelumnya event ini dihelat pada tahun 2014 lalu.

“Kami berharap Peparda VI ini menjadi ajang prestasi atlet NPCI agar semakin meningkat, sekaligus sosialisasi untuk keberadaan atlet disabilitas Kabupaten Bekasi,” ucapnya.(Red)

Plt Bupati Bekasi Mengambil Sumpah Janji Jabatan 263 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 327 (P3K)

BIN | Kabupaten Bekasi – Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki mengambil sumpah janji jabatan 263 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 327 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) jabatan fungsional guru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk formasi tahun 2021.

Acara penyerahan keputusan pengangkatan CPNS dan P3K tersebut berlangsung secara simbolis melalui zoom meeting di Command Center Gedung Diskominfosantik, Komplek Pemda Kabupaten Bekasi, Kecamatan Cikarang Pusat pada Selasa (1/3/2022).

“Kami berharap kepada bapak/ibu siap mencurahkan tenaga dan mendedikasikan diri untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Bekasi,” kata Marjuki.

Dengan diserahkannya putusan pengangkatan tersebut, Plt Bupati Bekasi menegaskan, para pegawai yang dilantik dapat menerapkan konsep BERAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.

“Saya juga berharap kepada seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya yang baru diangkat menjadi ASN formasi tahun 2021, agar memiliki integritas dan terus meningkatkan kompetensi, walaupun saat ini kita masih menghadapi tantangan dan keterbatasan di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya.

Plt Bupati juga berpesan kepada CPNS dan P3K yang diangkat, terutama kepada para tenaga pendidik agar tidak lengah dan terus beradaptasi di tengah pandemi, agar dapat menebarkan kebaikan kepada generasi penerus bangsa.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi Abdillah Majid mengatakan, jumlah CPNS yang dilantik sebanyak 263 orang, yang ditetapkan pada Dinas Kesehatan sebanyak 119 orang, RSUD Kabupaten Bekasi 62 orang, dan penempatan lainnya 82 orang. Kemudian untuk P3K jabatan fungsional guru sebanyak 327 orang.

“Mudah-mudahan CPNS dan P3K yang baru diangkat ini bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, tanggung jawab dan penuh semangat,” imbuhnya.(Red)

Pembibitan Sub Sektor 3 Satgas Citarum Harum Ditinjau Komandan SST 1



BIN I Bekasi – Kapten Infantri Fatwanul selaku Komandan SST 1 SEKTOR 20 Citarum Harum mengunjungi lokasi pembibitan yang berada di wilayah sub 3 Cikarang Timur. Selasa (01/03/2022).

Kunjungan tersebut adalah untuk melihat secara langsung perkembangan pembibitan serta mengajak anggota yang ada di Sub sektor 3 Citarum Harum untuk terus merawat pohon agar tumbuh subur.



“Saya ingin melihat dan mengetahui secara langsung perkembangan pembibitan yang dikerjakan oleh anggota serta kendala ataupun permasalahan yang dihadapi di Sub sektor 3 ,”ujar Kapten Infantri Fatwanul.

Kapten Infantri Fatwanul juga mengingatkan kepada anggotanya agar setiap kegiatan yang dilaksanakan harus menjadi contoh bagi masyarakat sekitarnya.

“Dengan apa yang sudah dikerjakan saat ini, kita mengharapkan kepada masyarakat untuk ikut bersama – sama menjaga lingkungan agar tetap bersih,” ucap Kapten Infantri Fatwanul.

Kepala Desa Cipayung, H. Azan yang pada kesempatan itu berada di lokasi juga menyampaikan, ucapan terimakasih atas kerja anggota Sub sektor 3 Satgas Citarum Harum dalam melaksanakan penghijauan bantaran sungai di Desa Cipayung.

“Penghijauan lahan yang sudah dilaksanakan di tepi sungai akan sangat bermanfaat untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekitarnya,” pungkas H Azam.

(Wati)

BPBD Kabupaten Bekasi Berikan 900 Cerucuk Bambu Untuk Menahan Longsor Di Tambun Utara.

BIN | Kabupaten Bekasi- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi berikan bantuan cerucuk bambu untuk menahan longsor dibantaran kali Bekasi. Diketahui pemasangan itu dibantu Relawan Tangguh Utara (Retara).

Ketua Retara Kabupaten Bekasi, Yopi mengatakan sebanyak 900 batang bambu yang diberikan BPBD Kabupaten Bekasi untuk menahan longsor kali Bekasi, Tambun Utara.

“Pemasangan cerucuk ini dikerjakan selama tiga hari yang dibantu para pegiat lingkungan dan unsur pemerintah kecamatan,” ucapnya.

Kondisi longsor yang terjdi dibantaran kali Bekasi itu telah terjadi sejak satu bulan lalu lantaran tingginya luapan air.

“Hampir 500 meter tanah yang tergerus air dengan kedalaman antara 6 sampai 7 meter,” kata dia.

Akibat tanah yang rawan longsor ini mengakibatkan dua rumah warga hilang terbawa arus air kali Bekasi.

“Saat ini dua rumah yang terbawa longsor sudah tak terlihat terbawa tanah masuk ke dalam kali Bekasi,” ujar Yopi.

Oleh karenanya, dia berharap dengan pemasangan cerucuk bambu dapat menahan tanah bantaran kali Bekasi agar tidak lagi terjadinya longsor. (Red)

Tujuh Desa Ditiga Kecamatan Kabupaten Bekasi Banjir Akibat Luapan Kali Bekasi

BIN | Kabupaten Bekasi- Sebanyak tujuh desa dari tiga kecamatan di Kabupaten Bekasi terendam air luapan Kali Bekasi dengan ketinggian bervariasi sejak Kamis (17/2) dini hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln mengatakan, tujuh desa yang terendam luapan Kali Bekasi, antara lain Desa Babelan Kota dan Kebalen di Kecamatan Babelan dan Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi.

Kecamatan Tambun Utara menjadi wilayah paling banyak terdampak luapan Kali Bekasi.

Di kecamatan itu setidaknya ada empat desa yang terendam, di antaranya Desa Sriamur, Karangsatria, Satriajaya, serta Satriamekar

“Ketinggian banjir berkisar antara 30 sentimeter sampai 2 meter. Paling tinggi dua meter di Kampung Turi mengingat lokasinya yang berada tepat ditepi Kali Bekasi,” katanya.

Dia berharap, wilayah hulu yakni Kabupaten Bogor, yang dialiri Sungai Cileungsi dan Cikeas tidak dilanda hujan mengingat hingga siang tadi banjir belum sepenuhnya surut.

“Sampai siang tadi masih tergenang. Semoga di Bogor tidak hujan jadi banjirnya tidak kembali naik,” harapnya (Bis).