23 C
New York
Friday, June 26, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 132

Gubernur Jabar Minta Dana Perlinsos di Kabupaten Bekasi Tepat Sasaran

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan mendampingi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam peluncuran program perlindungan sosial (Perlinsos) kabupaten Bekasi tahun 2022 di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Jum’at (21/10).

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berpesan agar BLT perlindungan sosial dari pusat, provinsi dan kabupaten bisa tepat sasaran.

“Ya, karena data penerima bantuan fokusnya kebanyakan di desa – desa,” ujar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil  mengingatkan ada tiga tahap dalam mengatasi kemiskinan di Kabupaten Bekasi. Di antaranya, memberikan bansos kepada mereka yang menderita kemiskinan parah, mereka yang sehat bisa dilatih untuk dijadikan karyawan dan yang ketiga punya semangat berbisnis wirausaha.

“Karena dari Bank Bjb sudah disediakan kredit tanpa bunga, yaitu  kredit mesra,” katanya.

Ridwan Kamil juga mengatakan desa yang maju yaitu didorong dari kinerja Kepala Desanya yang mau bergerak.

“Ya, tadi saya juga menyemangati agar para kades mau memanfaatkan fasilitas – fasilitas yang sudah disediakan, desa yang maju pasti karena kadesnya mau bergerak,” ujarnya.

Gubernur Jabar yang biasa disapa RK itu juga menilai jika Kabupaten Bekasi memiliki prestasi yang luar biasa, investasi tertinggi se- Indonesia, se-Jawa Barat,  bahkan targetnya tahun ini sampai Rp 60 triliun.

“Sehingga jangan sampai investasi banyak, pabriknya banyak, tapi penganggurannya juga banyak, makanya saya minta dipilah mana yang warga KTP-nya Kabupaten Bekasi, mana yang sudah kelamaan di sini tapi bukan KTP kabupaten Bekasi,” katanya.

Sementara itu, PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan sebagai wujud kepedulian pemerintah Kabupaten Bekasi untuk upaya melindungi masyarakat dari dampak kenaikan harga BBM yaitu memberikan program-program perlindungan sosial.

“Pemerintah kabupaten Bekasi juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang terdampak, dalam hal ini memberikan bantuan perlindungan sosial dengan total senilai Rp. 18.078.240.000, setara 3,55 persen dari Dana Tranfer Umum (DTU) Kabupaten Bekasi,” tandasnya. (*)

Langkah Pemkab Bekasi Antisipasi Longsor Sungai Cipamingkis



BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kecamatan Cibarusah bersama dengan Pemerintah Desa Sirnajati meninjau belasan warga yang tinggal di bantaran Sungai Cipamingkis yang terancam longsor karena kondisinya sangat kritis.

Camat Cibarusah, Muhamad Kurnaepi mengatakan, sejumlah warganya berada dalam zona tidak aman. Karena bibir bantaran sungai Cipamingkis dengan rumah warga hanya tinggal beberapa meter saja.

Belum lama ini, bantaran sungai Cipamingkis mengalami longsor dan mulai menyentuh salah satu rumah warga yang berada di Kampung Cigoong RT 03 RW 01.

“Kita sudah meninjau beberapa rumah yang kondisinya sangat kritis karena kondisi sudah sangat dekat ke tebing. Dikhawatirkan ini akan terus semakin parah karena air terus mengikis tanah yang menjadi bantaran sungai,” ucap Kurnaepi pada Rabu (19/10).

Kurnaepi menjelaskan, dengan kondisi cuaca yang mulai memasuki musim hujan, dikhawatirkan debit air sungai kembali deras dan membuat tebing bantaran sungai kembali longsor.

Pemerintah Kecamatan Cibarusah akan melaporkan hal ini kepada Pj Bupati Bekasi serta unsur terkait lainnya untuk mencari solusi terbaik. Karena hal ini bersangkutan dengan keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Tadi kita sudah tanyakan kepada warga apakah punya lahan lain, jika punya rencananya coba kita daftarkan sebagai prioritas program Rutilahu,” katanya.

“Akan tetapi mereka menyatakan tidak punya, karena ketentuannya dalam program Rutilahu adalah tanah atau lahan milik sendiri. Tapi semoga dari hasil laporan kepada Pj Bupati bisa mendapatkan penanganan dan solusi,” tambahnya.

Kurnaepi juga mengimbau kepada warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Cipamingkis untuk selalu berhati-hati dan waspada. Mengingat intensitas hujan beberapa waktu terakhir mulai meningkat.

Dia juga mengapresiasi inisiatif warganya yang beberapa diantaranya membongkar sendiri bangunan rumahnya agar sedikit menjauh dari bantaran sungai.

“Melalui Pak RW untuk terus memberikan imbauan agar tetap waspada dan berhati-hati dengan curah hujan yang tinggi. Apabila mulai ada tanda-tanda longsor kembali mungkin bisa diimbau untuk mengungsi ke rumah saudara terlebih dahulu,” pintanya.

Sementara itu, dari pesan Whatsapp yang diterima Camat Cibarusah, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan, mitigasi jangka pendeknya jika arus sungai Cipamingkis sedang tinggi, penghuni rumah tersebut dievakuasi dulu ke tempat lain.

“Amankan juga barang-barang berharganya. Koordinasikan dengan Kadesnya dimana tempat evakuasinya. Jangka menengahnya undang rapat DSDABMBK dan BBWS untuk upaya penguatan tebing kalinya,” tulis Pj Bupati dalam pesan Whatsapp yang diterima Camat Cibarusah, Muhammad Kurnaepi. (Red/Wati)

Media Online Durasi24.com Resmi Lounching


BIN | Kabupaten Bekasi – Bertempat di Cafe Santai Desa Batujaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, Durasi24.com ini resmi diperkenalkan kepada masyarakat,Jumat 21 Oktober 2022. Ditandai dengan pemotongan tumpeng dan santunan kepada 10 anak yatim-piatu.

Dalam acara tersebut,turut hadir Dewan Pembina dan Penasehat serta jajaran Durasi24.com, perwakilan instansi pemerintahan setempat dan puluhan awak media online.

Dalam sambutannya dipembukaan launching, Pimpinan Redaksi H. Rahman bekerjasama dengan PT. Agung Nugraha. Ia mengungkapkan, bahwa peran media di masa sekarang ini sangatlah strategis, guna mendukung program pemerintah.

“Pertama-tama, saya ucapkan terimakasih kepada dewan pembina serta penasehat, yang alhamdulilah selalu memberikan motivasi serta memberikan sebuah edukasi yang positif,”ungkap Rahman

Rahman Sapan Teguh menambahkan, rasa syukur atas kehadiran puluhan wartawan dari berbagai media online yang sudah menyempatkan hadir di acara Ceremony Launching media online Durasi24.com

“Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas Rahmatnya yang senantiasa memberikan kita kesempatan untuk bisa berkumpul di acara launching ini, terimakasih kawan kawan, tanpa kalian Durasi 24 bukanlah siapa-siapa,”tambah Rahman.

Dalam kesempatan yang sama, Samanhudi selaku Dewan Pembina media online Durasi24 menyampaikan, dengan kehadirannya didalam keredaksian, dirinya berharap dapat memberikan energi positif dan berusaha untuk memberikan yang terbaik.

Samanhudi juga berharap, media online harus menjalin kemitraan dengan berbagai elemen dan dapat meningkatkan kualitas media melalui para jurnalisnya.

“Saya berharap, kehadiran media dapat bersinergi dengan semua elemen, tingkatkan kualitas, karena sekarang zaman digital, harus banyak belajar untuk meningkatkan SDM media itu sendiri.” tukas Samanhudi.(Wati)

Police Goes to School di Pondok Pesantren Nuu Waar

BIN | Kabupaten Bekasi – Polres Metro Bekasi menggelar kegiatan “Police And Army Goes To Pesantren ” ke Pondok Pesantren Nuu Waar Al Fatih Kaffah Nusantara (AFKN), Taman Sari, Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional tahun 2022. Jumat (21/10/2022) pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.

Kedatangan pihak Kepolisian Polres Metro Bekasi mendapat sambutan hangat dari pengurus dan para santri di Ponpes Nuu Waar.

Turut hadir dalam kegiatan Police and Army Goes to School Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan dan jajarannya, Dandim 0509/Bekasi Letkol Inf M. Horison Ramadhan dan jajarannya, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Waar AFKN, Ustadz M. Zaaf Fadzlan Rabbany Garamatan, Santriawan dan Santriwati Ponpes Nuu Waar.

Kombes Pol Gidion Arif Setyawan dalam sambutannya menjelaskan, Police Goes to School kali ini dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober 2022.

“Program Police and Army Goes To School kali ini dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2022. Selain itu, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memupuk tali silaturahmi dan kedekatan antara Polri dengan para ulama yang nantinya akan berimbas pada terjalin baiknya hubungan antara Polri dengan santri-santri.” jelas Kapolres.

Menurutnya, para santri harus mempunyai semangat seperti para santri terdahulu, yang ikut serta membantu memerdekakan Bangsa dan Negara Indonesia.

“Kita patut berbangga menjadi Santri karena keluarga pejuang atau pahlawan Nasional seperti KH. Hasyim Asy’ari,Secara garis besar kita bergerak saling mengajak berbuat baik harus dipahami bahwa kaum muda adalah harapan bangsa, berjuanglah terus untuk meraih cita-cita, karena keberhasilan dan kesuksesan tidak bisa diraih secara instan,” kata Kombes Pol Gidion.

Kaum muda, kata Kapolres, harus terhindar dari tawuran dan hal-hal yang negatif. Pihaknya berharap seluruh santri di Ponpes Nuu Waar tidak ada yang menggunakan narkoba, lantaran itu melanggar hukum

“Jagalah pergaulan karena pergaulan yang saat ini akan menjadi tolak ukur masa depan. Hindari tawuran, hindari narkoba, hindari pergaulan buruk dan bijak dalam menggunakan Medsos.” tegas Kapolres.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Nuu Waar mengatakan dalam sambutannya, pihaknya sangat berterimakasih karena telah memilih Pondok Pesantren Nuu Waar sebagai diadakannya kegiatan Police and Army Goes to School.

“Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Polres Metro Bekasi dan Kodim 0509 Kabupaten Bekasi yang memilih Pondok Pesantren kami untuk kegiatan ini, karena ini salah satu bentuk pihak TNI Polri dalam menjaga marwah santri. Kegiatan ini berguna menjalin ukhuwah Basyariah, ukhuwah Bataniyah dan ukhuwah kebangsaan, mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan ilmu pengetahuan kepada para santri,dan TNI Polri bersama santri adalah garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.” tutup Ustadz M. Zaaf Fadzlan Rabbany Garamatan. (Wati)

BMKG Memprakirakan Cuaca Kabupaten Bekasi

BIN | Kabupaten Bekasi – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Kabupaten Bekasi, pada pagi hari hingga menjelang siang berawan. Namun pada siang dan sore hari berpeluang terjadi hujan ringan. Kemudian cuaca kembali berawan pada malam hari.

Berikut ini prakiraan cuaca beberapa Kecamatan di Kabupaten Bekasi, yang dikutip dari laman resmi bmkg.go.id, Jumat (21/10/22).

  1. CIKARANG PUSAT.

Untuk daerah Cikarang Pusat pada pagi hingga menjelang siang ini berawan. Pada siang dan sore hari diprediksi turun hujan ringan. Kemudian pada malam hari kembali berawan. Suhu antara 24-32 derajat celsius. Pada pagi hingga malam hari angin berhembus dari arah timur, tenggara dan timur laut dengan kecepatan 10 km/jam.

  1. CIKARANG TIMUR.

Cuaca pagi hingga menjelang siang berawan. Namun diprakirakan hujan ringan pada siang dan sore hari. Kemudian kembali berawan pada malam hari. Suhu antara 24-32 derajat celsius. Kecepatan angin 10 km/jam pada pagi hingga sore hari dari arah timur, tenggara, dan timur laut.

  1. CIKARANG BARAT

Di pagi hari hingga menjelang siang berawan. Siang dan sore hari diprakirakan hujan ringan. Kemudian pada malam hari kembali berawan. Suhu antara 24-33 derajat celcius. Dari pagi hingga sore hari angin berhembus 10 km/jam dari arah tenggara, timur, utara dan timur laut. Serta pada malam hari angin kembali dari arah timur.

  1. SUKATANI

Pada pagi hingga menjelang siang langit berawan. Namun cuaca siang hingga sore hari diprediksi hujan ringan. Pada malam hari kembali berawan. Suhu antara 24-33 derajat celcius. Angin berhembus dari arah tenggara, timur, utara, dan timur laut dengan kecepatan angin 10 km/jam pada pagi hingga malam hari.

  1. SETU

Cuaca pagi hingga menjelang siang berawan. Diprakirakan hujan ringan pada siang dan sore hari. Kemudian kembali berawan pada malam hari. Suhu antara 24-32 derajat celsius. Kecepatan angin 10 km/jam pada pagi hingga malam hari dari arah tenggara, timur, utara dan timur laut.

  1. TAMBUN UTARA

Untuk daerah Tambun Utara pada pagi hingga menjelang siang berawan. Pada siang dan sore hari diprediksi hujan ringan. Kemudian kembali berawan pada malam hari. Suhu antara 24-32 derajat celsius. Angin berhembus dari arah tenggara, timur, utara dan timur laut dengan kecepatan angin 10 km/jam.

  1. TAMBELANG

Cuaca pagi hingga menjelang siang berawan. Namun diprediksi hujan ringan pada siang dan sore hari. Kemudian kembali berawan pada malam hari. Suhu antara 24-33 derajat celsius. Kecepatan angin 10 km/jam pada pagi hingga malam hari dari arah tenggara, timur, utara dan timur laut.

  1. TARUMAJAYA

Pada pagi hari cuaca berawan. Namun menjelang siang diprakirakan terjadi hujan petir, pada siang hari hujan ringan, dan sore hari hujan sedang. Pada malam hari diprediksi hujan ringan. Suhu antara 25-28 derajat celcius. Angin berhembus dari arah barat dengan kecepatan 10 km/jam pada siang dan sore hari.

(Redaksi)

Tanah Bantaran Sungai Cipamingkis Cibarusah Longsor



BIN | Kabupaten Bekasi – Hujan deras yang mengguyur kawasan Kabupaten Bekasi dalam beberapa hari terakhir, membuat tebing setinggi 15 meter di bantaran sungai Cipamingkis, di Kampung Cigoong RT 03 RW 01, Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, longsor akibat kondisi tanah yang labil.

Akibat longsoran tersebut, sebanyak 2 rumah warga rusak terbawa longsoran tanah, meski begitu, beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.

“Itu suaranya gemuruh, gubrak-gubrak gitu baru longsor gitu, ya saya menghindar aja menyelamatkan diri, yang roboh itu ada 2 rumah, karena kena longsoran tanahnya ke bawah,” jelas Anang (42) warga dilokasi longsoran, Kamis (20/10/2022).

Anang juga menuturkan, peristiwa longsor kerap terjadi pada malam hari, pada saat warga tengah tertidur lelap. Longsor diakibatkan tebing setinggi 15 meter itu tergerus arus aliran sungai Cipamingkis saat debitnya tinggi usai diguyur hujan.

“Inikan pertamanya, datang banjir deras sekali emang kejadiannya suka malam hari, kalau siang itu gak pernah sampai longsor-longsor itu,” ujarnya.

“Takut jelas, sebenernya kalau masalah takut mah ya emang takut, tapi mau pindah kemana kita gak ada tempat lagi.” ungkapnya.

Sementara itu, Muhamad Kurnaepi Camat Cibarusah mengatakan, jumlah rumah atau kepala keluarga yang ada disepanjang bantaran sungai yang rawan longsor tercatat ada 11 rumah.

“Untuk yang terdampak atau yang ada disepanjang bantaran sungai Cipamingkis ini ada kurang lebih 11 kepala keluarga atau rumah, paling rawan berdasarkan peninjauan kami ada 2 rumah, 1 rumah sudah kita evakuasi ke rumah saudaranya yang lebih aman, nah yang 1 rumah lagi masih bertahan,” ucapnya.

Pemerintah Daerah sendiri menurutnya, sudah melakukan upaya pencegahan agar tidak ada korban jiwa dalam peristiwa lonsornya tanah bantaran sungai tersebut.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada korban jiwa, sesuai arahan Bapak Pj Bupati juga kita harus melakukan mitigasi menyiapkan evakuasi segera bila cuaca efektivitas hujan yang terus menerus seperti ini kondisinya,” kata Kurnaepi.

Untuk jangka panjang, kata Kurnaepi, Pemkab Bekasi telah berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dalam penanganan longsor tersebut, pasalnya kondisinya saat ini sangat mengkhawatirkan dan masih dimungkinkan terjadinya longsor susulan.

“Beliau juga sudah menginstruksikan ke Dinas terkait dalam ini untuk berkoordinasi dengan BBWS pengelola atau yang berwenang atas tentang sungai Cipamingkis ini, untuk penanganan jangka panjangnya.” tutupnya.

(Red/Wati)

Bapas Kelas II Bekasi dan PT Bageur Insan Mandiri Bersinergi Lakukan Pelatihan dan Bimbingan



BIN | Kabupaten Bekasi – Bapas Kelas II Bekasi melaksanakan program unggulan berupa Bimbingan Kemandirian pembuatan pizza dengan mengundang berbagai stake holder terkait. Pelatihan ini dilaksanakan di Cafe Imah Bageur yang berlokasi tidak jauh dari Kantor Bapas. mbuatan makanan kekinian yang mudah, aplikatif, dan bisa dipraktekkan untuk usaha pribadi/kelompok, diharapkan bisa memberikan keterampilan kepada klien pemasyarakatan Bapas Kelas II Bekasi sehingga bisa memberikan bekal untuk penghidupan mereka setelah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan/Rumah Tahanan Negara sesuai dengan amanat UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Balai Pemasyarakatan Kelas II Bekasi melaksanakam kegiatan bimbingan kemandirian dengan tema meningkatkan keteampilan wirausaha Pelatihan Pembuatan Pizza bagi klien Pemasyarakatan. Kegiatan ini bekerjasama dengan PKK Desa Pasir Tanjung.

Kegiatan bimbingan kemandirian diikuti oleh 50 klien Bapas kelas II Bekasi yang hadir. Kegiatan berjalan lancar dan peserta sangat antusias dalam mngikuti acara hingga selesai.

“Harapan kami dengan adanya kegiatan bimbingan kemandirian ini, dapat meningkatkan kemampuan klien balai pemasyarakatan Bekasi, sehingga mampu menambah skill untuk menunjang kehidupannya nanti agar lebih baik lagi.” ujar Jumadi dalam kegiatan bimbingan dan pelatihan yang mewakili Kabapas.

Dalam kesempatan yang sama, Hj. Mar Mariyah selaku Kepala Desa Pasir Tanjung saat di wawancara awak media mengatakan, pihaknya selaku Pemerintah Desa sangat mendukung kegiatan tersebut karena memberikan ilmu yang bermanfaat bagi klien Bapas.

“Kami dari Pemerintah Desa Pasir Tanjung yang melibatkan PKK sangat mensupport kegiatan pelatihan seperti ini, karena ini bisa bermanfaat dan mudah-mudahan ilmu ini bisa mereka praktekan untuk berwirausaha setelah bebas nanti,” ujar Kepala Desa Pasir Tanjung.(Wati)

Plt. Kadinkes Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah; Keluarkan Edaran Penggunaan Obat Sirup Mengandung Cemaran EG Dan DEG

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mengeluarkan Surat Edaran tentang penggunaan obat sirup yang beresiko mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG).

Surat Edaran Nomor SR.01.05/12553/DINKES/2022 itu diterbitkan menindaklanjuti Surat Kementerian Kesehatan Nomor : SR.01.05/III/3461/2022, tanggal 18 Oktober 2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi serta penjelasan BPOM RI tentang isu obat sirup yang beresiko mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah mengatakan, pihaknya sejalan dengan langkah Kemenkes dan BPOM RI, untuk melakukan tindakan pencegahan (secara konservatif) dengan memberikan edaran dan sosialisasi kepada seluruh fasilitas kesehatan, organisasi profesi yang bergerak di kesehatan, dan apotek di Kabupaten Bekasi untuk menghentikan pemberian obat sirup kepada pasien atau konsumen.

Hal ini dilakukan dalam upaya mencegah terjadinya kasus gagal ginjal misterius, terlebih kepada anak-anak yang tren kasusnya tengah naik.

“Dua hari ini kita sudah buat edaran, kemudian sosialisasi ke seluruh faskes, organisasi profesi, kemudian apotek, agar sirup jangan dulu dikasihkan ke pasien atau konsumen, diganti dengan persediaan yang lain, tablet, suppositoria dimasukkan dalam anus kemudian lewat infusan,” ungkap dr. Alamsyah, saat ditemui di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, pada Kamis, (20/10/2022).

Sampai saat ini, kata Alamsyah, sesuai dengan tren yang terjadi, tingkat fatalitas terhadap gagal ginjal akut misterius yang dipicu oleh zat EG dan DEG dalam sirup, tingkatnya bisa mencapai 50 persen. Karenanya baik resep maupun penjualan sirup di apotek mesti dihentikan sementara.

“Di Indonesia ini sudah banyak kasus kira-kira sampai 200 lebih, dengan fatality-nya sekitar 50 persen. Sambil diteliti oleh Kemenkes bersama BPOM itu kita sosialisasi, jangan dulu dikonsumsi, termasuk dokter, bidan, perawat kita sampaikan,” tuturnya.

Alamsyah menyebutkan, untuk saat ini belum ada kasus yang muncul di Kabupaten Bekasi mengenai kasus suspek gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak seperti yang sudah terjadi di daerah lain.

“Kalau kita di Kabupaten Bekasi dari 52 Rumah Sakit, belum ada laporan bahwa ada yang merawat anak yang dengan kasus suspect seperti itu,” jelasnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bekasi, agar menahan untuk mengonsumsi obat-obatan sirup. Untuk masyarakat yang menemukan gejala, segera datang ke faskes yang sudah disediakan Pemkab Bekasi sebagai rujukan.

“Kalau itu memang suspect kasus tersebut, (biayanya) ditanggung oleh BPJS,” terangnya.(Red)

Pemkab Bekasi Tandatangani Perjanjian Kerjasama Dengan Perusahaan Listrik Negara PT. PLN (Persero)

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerimtah Kabupaten Bekasi menandatangani perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Listrik Negara PT. PLN (Persero) yang berlangsung di Ruang Rapat KH. Raden Ma’mun Nawawi, Kantor Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, pada Kamis (20/10/2022).

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, perjanjian kerjasama itu untuk meningkatkan akurasi data pemungutan pajak Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang sampai saat ini akurasi datanya belum optimal.

“Ya, mudah-mudahan dengan perjanjian kerjasama ini, bisa lebih terbuka dan lebih transparan,” kata Dani Ramdan.

Dari sisi kewajiban, lanjut Dani, Pemkab Bekasi harus membayar penggunaan listrik PJU, termasuk PJU yang rusak atau mati yang tetap harus dibayar.

“Semoga dengan kerjasama ini, ada mekanisme untuk penambahan meteran dan sebagainya, sehingga kita akan lebih efisien dalam membayar penggunaan listrik PJU,” terangnya.

Dani mengungkapkan, untuk ruas jalan di Kabupaten Bekasi yang belum ada PJU-nya, Pemkab Bekasi telah menyiapkan dari anggaran perubahan, dan mengalokasikan anggaran untuk tahun 2023.

“Kita juga akan tingkatkan dari sisi pengawasannya, mekanisme kontrolnya dari dinas, seperti PJU di jalan dari Dishub, kalau di perumahan pengawasannya dari Disperkimtan, dan akan menjadi indikator kinerja individu dari kepala dinasnya,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Bekasi saat ini tengah menjajaki jalur kabel bawah tanah yang akan bekerjasama dengan pihak swasta.

“Semua kawat atau kabel yang saat ini menggantung di udara, baik PLN, Telkom dan lainnya akan dipasang di bawah tanah. Saluran bawah tanah itu kita bangun bersama swasta, dan harus ada biaya sewanya yang diatur melalui peraturan bupati,” ujarnya.(Red)

FPRB Kedungwaringin Komintmen Bakal Kurangi Resiko Banjir


BIN | Kabupaten Bekasi – Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Kecamatan Kedungwaringin, Budi Hermawan tinjau titik lokasi rawan banjir diperbatasan Kabupaten Bekasi dan Karawang.

Menurutnya, sepanjang bantaran kali citarum dan cibeet terlihat banyak sekali sampah yang berceceran bahkan ada sebagian sudah menumpuk dibawah jembatan pebatasan Karawang Bekasi.

“Akibat kurangnya kesadaran dari masyarakat yang membuang sampah sembarangan kewilyah bantaran kali,” ucapnya.

Maka dari itu kita menegaskan kepada mayarakat Kedungwaringin untuk tidak membuang sampah sembarangan ke bantaran kali, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan.

“Mengingat wilayah Kedungwaringin setiap tahunnya menjadi langganan banjir, maka dari itu kesadaran bersama harus kita tingkatkan karena mencegah lebih baik dari pada mengobati,” jelasnya.

Kedepannya ia beserta anggota FPRB Kecamatan Kedungwaringin akan melakukan kerjabakti dengan membersihkan solokan yang berada diwilayah Kecamatan Kedungwaringin agar terhindar dari banjir. (Bis)