3.5 C
New York
Wednesday, March 25, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 132

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menginstruksikan PNS Pemkab Bekasi Beli Hasil UMKM di Aplikasi Bebeli

BIN | Kabupaten Bekasi – Guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menginstruksikan Aparatur Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bekasi membeli hasil Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di aplikasi Bebeli atau belanja langsung ke stand UMKM.

Hal tersebut disampaikan Dani Ramdan usai apel pagi Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang diikuti seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bekasi, di Plaza Pemda, Cikarang Pusat, pada Senin (17/10).

“Kalau anda ingin membantu UMKM kita, bahkan diantara para ASN juga ada yang punya bisnis UMKM. Silahkan juga pasarkan di Bebeli, atau buka stand di sini. Silahkan, atau ada saudara, tetangga yang punya UMKM bawa ke sini, supaya kita bisa mendukung majukan usahanya,” ujar Dani Ramdan.

Dani Ramdan menjelaskan, aplikasi digital untuk memenuhi kebutuhan masyarkat Kabupaten Bekasi kini tengah dikembangkan.

Selain bermedsos yang sehat, kata dia, dalam waktu dekat aplikasi Bebeli secara resmi akan dioperasionalkan.

“Aplikasi Bebeli ini adalah interaksi digital untuk kebutuhan sehari-hari kita, nanti sejak Bebeli ini diluncurkan atau dioperasionalkan, seluruh belanja dinas yang sifatnya atau barangnya ada di lapak Bebeli, harus belanja dari Bebeli, seperti makan minum rapat, ATK, mebeler dan sebagainya,” harapnya.

Dani Ramdan menjelaskan, setiap pembelanjaan akan dicek ulang pada bagian Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan lebih mendalam pengecekan dilakukan secara individu ASN.

“Kami sudah mengeluarkan surat edaran bahwa setiap bulan minimal ASN belanja Rp 20 ribu melalui Bebeli. Nanti ASN punya akun, dan situ wajib ASN kabupaten Bekasi.

Nantinya bisa dicek apakah surat edaran itu dilaksanakan atau tidak, karena pasti ketahuan bulan ini siapa yang sudah belanja melalui bebeli atau belum,” katanya.

Menurutnya, dengan belanja produk UMKM akan mendukung kemajuan masyarakat. Di antaranya sebagai linterasi digital atau memanfaatkan teknologi digital untuk kehidupan sehari-hari.

“Keduanya, mendorong produk lokal UMKM. Kalau sudah tersedia rekan ASN semua bisa belanja secara online atau secara langsung, akan di catat struk belanjanya dan diserahkan ke bendahara masing-masing untuk dicatat sebagai pelaksanaan kewajiban,” tandasnya.(Red)

Dani Ramdan mengatakan, untuk masalah stunting, Muslimat NU bisa bekerjasama dengan DP3A Kabupaten Bekasi.

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bekasi periode 2022-2027, di Pondok Putra Nur El Kasysyaf (YAPINK), Jl. Sultan Hasanudin No. 226, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, pada Minggu (16/10/22).

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan, sebagai organisasi yang anggotanya tersebar di berbagai kecamatan, PC Muslimat NU diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan Kabupaten Bekasi.

“Saat ini kami sedang fokus mengatasi tiga masalah, yaitu masalah pengangguran, miskin ekstrem dan stunting, semoga Muslimat NU dapat bersinergi membantu mengatasi masalah itu, ” ujarnya.

Dani Ramdan mengatakan, untuk masalah stunting, Muslimat NU bisa bekerjasama dengan DP3A Kabupaten Bekasi.

“Contohnya bagaimana ibu-ibu mengajarkan anak merawat balita dengan standar kesehatan, menjaga air bersih dan pengelolaan sampah, karena kebanyakan kasus stunting faktornya itu,” katanya.

Pemkab Bekasi juga mengajak kepada Muslimat NU yang mayoritas anggotanya ibu-ibu, untuk mengembangkan usaha dengan membuat produk UMKM yang ada di masing-masing kecamatan, guna mengurangi pengangguran.

“Dengan cara berjualan online, saya kira dari Muslimat NU yakin bisa. Apalagi ketuanya sangat banyak pengalaman, saya yakin bisa membawa ibu-ibu untuk memberikan yang terbaik untuk kemajuan di Kabupaten Bekasi,” terangnya.

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Bekasi, Sari Darmayanti, berharap, kehadiran Muslimat NU Kabupaten Bekasi bisa membawa kemanfaatan, keberkahan serta kesejukan untuk masyarakat.

“Terutama untuk kaum perempuan yang ada di Kabupaten Bekasi, dengan program partisipatif, koloboratif serta inovatif,” ujarnya.

Muslimat NU juga siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program-program yang bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Kemarin kami sudah menjalankan program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) untuk mendorong masyarakat mengikuti imunisasi anak,” ungkapnya.

Selain itu, kata Sari, dalam waktu dekat, Muslimat NU bekerjasama dengan Baznas Kabupaten Bekasi untuk mengadakan sunatan massal.

Acara Pelantikan Pengurus PC Muslimat NU Kabupaten Bekasi, turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Bekasi, Ria Sabarina Dani Ramdan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi, Ani Gustini.

Kepala Kemenag Kabupaten Bekasi, Asnawi, Camat Tambun Selatan Junaefi, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bekasi, Vera Susanti, Ketua Baznas Kabupaten Bekasi Syamsul Bachri, Pimpinan Ponpes Yapink KH. Ahmad Kholid Dawam.(Red)

UPTD Kabupaten Bekasi : Masyarakat Harus Sadar Masalah Sampah

BIN | Kabupaten Bekasi – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kabupaten Bekasi bergerak cepat membersihkan tumpukan sampah liar yang berada di perbatasan Desa Wibawamulya Kecamatan Cibarusah dengan Desa Sukaragam Kecamatan Serang Baru tepatnya di jalan Kampung Gebang-KSB.

Kepala UPTD Kabupaten Bekasi wilayah 6 (Cibarusah, Bojongmangu, Serang Baru, Cikarang Selatan) Budi Haryanto, melalui Kasubag TU UPTD wilayah enam Abdul Azis mengatakan kepada awak media Beksi Indonesia News, pihaknya menerima pengaduan dari masyarakat dan informasi dari pihak desa terkait adanya sampah liar di perbatasan Kecamatan Serang Baru dengan Kecamatan Cibarusah.

“Iya, kami (UPTD) mendapatkan pengaduan dari masyarakat dan informasi bahwa adanya sampah liar yang mengeluarkan bau menyengat,” ucap Abdul Azis, Kamis (15/10/2022).

Abdul Azis mengatakan, dalam pelaksanaan pembersihan sampah, pihaknya melaksanakan pembersihan serta akan melakukan monitoring rutin berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk melihat kondisi terupdate dalam penanganan sampah di lokasi tersebut.

“Kami berharap pemerintah desa dari dua desa tersebut kooperatif dan dapat bersinergi dalam penanganan masalah itu, karena memang setiap perbatasan itu rawan ya khususnya masalah sampah, harus ada kerjasama dalam penanganannya,” kata Kasubag TU UPTD Kabupaten Bekasi wilayah enam.

Pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh petugas dan pemerintah desa yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Abdul Azis juga berharap kepada pemerintah desa untuk memasang spanduk himbauan atau larangan serta menindak tegas warga yang tidak patuh terhadap himbauan atau larangan yang membuang sampah sembarangan di wilayah tersebut.

“Kami sudah sampaikan kepada pihak pemerintah desa agar memasang spanduk himbauan ditempat itu dan dalam kesempatan ini , kami titip pesan agar setiap ada sampah liar tolong secepatnya informasikan kepada kami untuk segera ditindaklanjuti penanganannya, kami juga berpesan kepada masyarakat agar bisa meningkatkan kesadarannya untuk tidak membuang sampah sembarangan.” pungkasnya. (Wati)

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan; Pemkab Akan Memformulasikan TPST Dan TPS3R

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, pemerintah daerah akan memformulasikan Tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) dan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di setiap kecamatan dan desa.

Konsep tersebut sebagai langkah terbaik dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng Kecamatan Setu.

“Jadi seiring dengan penyempurnaan pengelolaan TPA Burangkeng, strategi selanjutnya yaitu mengurangi sampah dari sumbernya dengan cara membuat unit-unit pengolahan di setiap kecamatan dan desa.

Di tingkat kecamatan itu TPST dan di tingkat desanya TPS3R,” ucap Dani Ramdan, saat meninjau rencana perluasan TPA Burangkeng, Sabtu (15/10/22).

Pembangunan TPST dan TPS3R di Kabupaten Bekasi sendiri saat ini sudah berjalan dan rencananya TPS3R melalui CSR dari PT. Hyundai akan segera diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Tanggal 21 Oktober nanti kita akan resmikan, kalau ini sukses maka akan menjadi pilot project dan akan dibangun lagi dua unit, ditambah satu unit lagi dari kementerian,” kata Dani.

Senada dengan itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong menjelaskan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin, menekan jumlah volume sampah yang dibuang ke TPA Burangkeng, yang jumlahnya mencapai 600 hingga 700 ton/per hari.

Untuk itu, di tahun ini Dinas Lingkungan Hidup akan membangun unit-unit TPST dengan mengalokasikan anggaran APBD Perubahan atau ABT.

“Di tahun 2022 ini kita akan membangun TPST sebanyak 11 unit yang tersebar di beberapa kecamatan, kita akan coba maksimalkan lagi di tahun depan agar setiap kecamatan memiliki unit pengelolaan sampah terpadu,” kata Atong.

TPST tersebut, lanjut Atong, akan difungsikan sebagai tempat pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, pendauran ulang, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah.

TPST memiliki sistem proses sampah yang lebih kompleks, karena TPST mengelola sampai pada pemrosesan akhir sampah sehingga aman untuk dikembalikan ke lingkungan.

Atong menjelaskan, strategi pengurangan volume sampah di TPA Burangkeng akan dilakukan dengan menjadikan TPA sebagai tempat untuk memproses dan mengembalikan sampah ke media lingkungan secara aman bagi manusia dan lingkungan.

“Sehingga dengan dilakukannya pengelolaan sampah terlebih dahulu di TPST, maka TPA hanya perlu melakukan pengurugan dengan metode landfill yang dikembangkan menjadi controlled landfill dan sanitary landfill yang jauh lebih aman,” terangnya.

Atong menandaskan, TPST memiliki peran yang sangat penting dalam menekan jumlah volume sampah yang dibuang ke TPA Burangkeng. Sehingga ke depan, sampah yang dibuang ke TPA Burangkeng hanya residu saja yang tidak bisa lagi didaur ulang.(Red)

Rakerda dan Pelantikan Pengurus Partai Golkar Masa Bhakti 2020-2025 Di Hadiri PJ Bupati Bekasi

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri Rakerda dan Pelantikan Pengurus Partai Golkar masa bhakti 2020-2025, di Hotel Holiday Inn, Jababeka Cikarang, pada Sabtu (15/10/2022).

Atas nama pemerintah daerah, Dani Ramdan menyampaikan selamat kepada pengurus Partai Golkar Kabupaten Bekasi yang baru saja lantik, dan berharap Partai Golkar dapat meningkatkan sinergitasnya untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi dan terus berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat.

Terkait dengan agenda Pemilu 2024, Pj Bupati Bekasi mengatakan, pemerintah daerah bersama KPU, Bawaslu dan stakeholder lainnya, bertekad untuk bisa mewujudkan dan menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada yang terbaik di Kabupaten Bekasi.

“Tiga indikator keberhasilan Pemilu yang akan kita upayakan, yakni angka partisipasi masyarakat yang tinggi, terselenggaranya Pemilu yang damai, demokratis dan berkualitas, serta terpilihnya anggota legislatif dan pemimpin-pemimpin terbaik, sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Keberhasilan penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Bekasi, kata Dani Ramdan, akan sangat tergantung dari para peserta Pemilu, yang diantaranya adalah Partai Golkar sebagai salah satu partai besar.

“Mudah-mudahan kita bisa terus bersinergi, mewujudkan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada yang terbaik,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Bekasi juga menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun yang ke-58 untuk Partai Golkar, yang akan diperingati pada 20 Oktober yang akan datang.(Red)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Rahmat Atong; Terus Melakukan Penataan di TPA Burangkeng

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengatasi permasalahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng Kecamatan Setu yang sudah melebihi kapasitas.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, langkah yang akan dilakukan yakni memperluas lahan, menambah alat berat dan pengolahan sampah terpadu.

“Ya, tiga langkah strategis yang akan segera direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi adalah perluasan dengan pembebasan lahan milik warga, penambahan alat berat dan pengolahan sampah terpadu,” kata Dani Ramdan, saat meninjau kondisi TPA Burangkeng bersama dinas terkait, pada Sabtu (15/10/22).

Perluasan lahan TPA Burangkeng, kata Dani, merupakan langkah terpenting sebagai solusi untuk menampung sampah yang dibuang ke TPA Burangkeng, setidaknya dalam kurun waktu hingga akhir tahun 2023.

Hal itu sebagai upaya mengatasi overload-nya TPA Burangkeng dan mencegah terjadinya longsoran sampah seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, sehingga berimbas kepada tersendatnya pembongkaran sampah.

“Perluasan lahan akan dilakukan untuk anggaran tahun 2023, akan tetapi bisa dimanfaatkan sejak akhir tahun ini, karena warga sendiri sudah menyetujuinya,” ungkapnya.

Untuk saat ini, lanjut Dani, perluasan TPA Burangkeng yang akan segera dilakukan seluas 2,1 hektar dan kedepan rencananya akan dilakukan perluasan kembali kearah barat mencapai 5 hektar.

“Dengan perluasan lahan, diharapkan nantinya juga dapat digunakan untuk unit pengolahan, jadi nanti kita siapkan teknologi pengolahan sampahnya agar terurai dimana sampah yang sudah terurai ini akan digunakan sebagai bahan bakar atau Refused Derived Fuel (RDF) oleh PT. Indocement,” terangnya.

Selain perluasan, penambahan alat berat dan pengolahan secara terpadu juga akan segera direalisasikan oleh pemerintah daerah untuk menangani permasalahan di TPA Burangkeng.

“Penambahan alat berat kita telah anggarkan dalam APBD Perubahan yakni satu loader dan satu unit buldozer,” katanya.

DLH Siapkan Kantor Pemantauan Sampah di TPA Burangkeng.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong mengatakan, sesuai arahan Pj Bupati Bekasi, pihaknya akan membuat Kantor Pemantauan Sampah sebagai salah satu inovasi pengoptimalan manajerial untuk menanggulangi terjadinya longsoran sampah dan antrean truk sampah di TPA Burangkeng.

sampah di TPA Burangkeng.

“Mulai Senin nanti, Dinas Lingkungan Hidup, mulai dari Kepala Dinas hingga Kabid-kabidnya akan memantau langsung di sini. Ini merupakan suatu upaya pengawasan dalam mengantisipasi beberapa kali terjadinya longsoran sampah termasuk antrean truk sampah agar tidak terjadi lagi kedepannya,” kata Atong, saat mendampingi Pj Bupati Bekasi meninjau TPA Burangkeng.

Saat ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, kata Atong, terus melakukan penataan di TPA Burangkeng dengan mengoptimalkan 3 unit excavator dan 4 unit buldozer. Diharapkan dengan adanya penambahan alat berat seperti yang disampaikan oleh Pj Bupati Bekasi dapat memaksimalkan penataan sampah di TPA Burangkeng termasuk penataan jalannya.

“Iya semoga penambahan 2 unit alat berat ini dapat membantu memaksimalkan penataan sampah dan menarik tumpukan (gunungan) sampah yang penuh ke area tengah yang masih memadai,” terangnya.(Red)

Setda Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, Melepas Keberangkatan 700 Orang Santri Ke Ponpes Gontor

BIN | Kabupaten Bekasi – Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asda 1) Setda Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, mewakili Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan melepas keberangkatan 700 orang santri asal Kabupaten Bekasi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Gontor, Provinsi Jawa Timur, untuk melanjutkan studi.

Pelepasan tersebut dihadiri oleh Kabag Kesra Setda Kabupaten Bekasi, Benni Yulianto Iskandar dan pengurus Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Kabupaten Bekasi, di Stadion Wibawa Mukti Kelurahan Sertajaya Cikarang Timur, pada Jumat (14/10/2022).

Asda 1 Kabupaten Bekasi, Sri Enny mengatakan, Pemkab Bekasi memberikan dukungan dan semangat kepada para santri asal Kabupaten Bekasi yang sedang menuntut ilmu di Ponpes Gontor.

“Ya, pesan dari Pak Pj Bupati Bekasi, agar mereka bersemangat dan sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu agar kelak menjadi orang-orang yang sukses, dan bisa memberikan kontribusi untuk Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Sri Enny menjelaskan, pihaknya siap untuk membantu dan mendukung program para santri Gontor asal Kabupaten Bekasi yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.

“Ya, kalau yang bisa kita kerjakan dari Pemerintah Daerah pasti akan kita dukung sepenuhnya, asalkan bermanfaat bagi masyarakat,” terangnya.

Dirinya berharap para santri Gontor asal Kabupeten Bekasi agar bisa memberikan yang terbaik untuk daerahnya dan menjadi generasi penerus bangsa yang baik serta berguna untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.

Pengurus Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Kabupaten Bekasi, Aboy Maulana, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah memfasilitasi dan mendukung kelancaran keberangkatan para santri Gontor.

“Kami ucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang telah mendukung kegiatan ini, dan menyemangati para santri untuk kembali ke tempat belajar. Semoga mereka ke depan bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Bekasi,” ucapnya.(Red)

PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan; Reformasi Satu Data Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Regsosek

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah akan melaksanakan reformasi satu data perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat, melalui kegiatan pendataan registrasi sosial ekonomi atau (Regsosek).

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, pendataan Regsosek dilaksanakan pada 15 Oktober sampai 14 November 2022.

“Petugas pendataan Regsosek akan mendatangi seluruh keluarga yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi,” kata Dani Ramdan, Jumat (14/10).

Oleh karena itu, Dani Ramdan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi, untuk menerima kedatangan petugas Regsosek dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan memberikan jawaban yang benar.

“Saya juga meminta kepada para camat, kepala desa, ketua RT, ketua Dusun, ketua RW, agar membantu kelancaran Regsosek ini, untuk mewujudkan satu data perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang valid,” ujarnya.(Red)

Kurang Perhatian, Tumpukan Sampah di Perbatasan Desa Wibawamulya dengan Sukaragam Mengeluarkan Aroma Tidak Sedap

BIN | Kabupaten Bekasi – Sering dijadikan tempat pembuangan sampah, warga yang sering melintas di jalan Kampung Gebang – Perumahan Kota Serang Baru (KSB) perbatasan Desa Sukaragam Kecamatan Serang Baru dan Desa Wibawamulya Kecamatan Cibarusah, kesal dengan banyaknya tumpukan sampah di tepi jalan tersebut.

Diungkapkan Iwan (40) warga pengguna jalan kepada awak media Beksi Indonesia News, tumpukan sampah yang terdapat di wilayah perbatasan antara Kecamatan Cibarusah dengan Kecamatan Serang Baru itu, acap kali menimbulkan bau menyengat hingga ke kawasan pemukiman.

“Pemerintah dua wilayah tersebut harus tegas dan konsisten, kalo begini terus dibiarkan apalagi mulai musim hujan ini, bisa menyumbat aliran air dan menimbulkan bau menyengat,ditambah banyak lalat,” ujarnya, Jumat (14/10/2022).

Pemerintah Desa Sukaragam yang diwakili oleh Sekdes Neman Sukma Wijaya saat diminta keterangan awak media Beksi Indonesia News menerangkan, pihaknya baru melakukan himbauan tertera lewat papan yang di pasang di area pembuangan sampah tersebut.

“Kami sudah pasang papan sebagai himbauan dilarang buang sampah, memang sepertinya kebanyakan masyarakat dari luar yang buang sampah di area itu.” ungkapnya.

Sementara itu, Muhamad Fajri,SH yang mewakili Pemerintah Desa Wibawamulya saat dikonfirmasi lewat telepon Whatsapp mengatakan, Pemerintah Desa Wibawamulya sering menghimbau kepada warga untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami dalam setiap rapat didesa atau tempat lainnya,sering memberikan himbauan kepada warga agar tidak membuang sampah sembarangan,’ katanya singkat.

Sudah mulai memasuki musim penghujan ini, Pemerintah setempat seharusnya melakukan pembersihan dan pengawasan dilokasi-lokasi rawan buang sampah terutama jalan perbatasan. Dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2021 menyebutkan bahwa pemdes mempunyai tugas menjamin terselenggaranya pengelolaan sampah yang baik dan berwawasan lingkungan di wilayah kerjanya.

Kesadaran masyarakat juga dibutuhkan guna menciptakan lingkungan yang bersih. Biasanya, lokasi perbatasan wilayah menjadi sasaran pembuangan sampah sembarangan. Sehingga, perlu pengawasan baik dari pemdes maupun masyarakat. Dalam penindakannya pembuang sampah sembarangan dituang pada Peraturan Daerah (Perda) No 04 tahun 2012 tentang ketertiban umum. Di Perda itu diatur segala aspek terkait ketertiban umum, termasuk kebersihkan lingkungan dari sampah. Tindakan mulai dari teguran dan pidana penjara enam bulan atau denda maksimal Rp50 juta bagi warga yang buang sampah sembarangan. (Wati)

Pemkab Bekasi Kawal Lima Qori-qoriah Terbaik Dalam Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-29

BIN | Kabupaten Bekasi – Lima qori-qoriah terbaik Kabupaten Bekasi memperkuat kafilah Provinsi Jawa Barat dalam Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-29 yang digelar dari 13-17 Oktober 2022 di Kalimantan Selatan.

Mereka adalah Muhammad Hisyam Said dari Cabang Tilawah Anak Putera, Wafa Maulida Ulfah dari Cabang 1 Juz Puteri, Ibrahim, Cabang Tafsir Bahasa Indonesia Putera, Himmah Aliyah, Cabang Tafsir Bahasa Indonesia Puteri dan Kamarul Huda, dari Cabang Kaligrafi Kontemporer Putera.

Pemkab Bekasi, yang diwakili Asisten Daerah I Setda sekaligus sebagai Ketua LPTQ Kabupaten Bekasi, dr. Sri Enny Mainiarti dan Kabag Kesra, Bennie Y. Iskandar, hadir langsung di Kalimantan Selatan untuk mengawal dan memberikan dukungan kepada para peserta.

“Ya, saya bersama Ibu Asda 1, selaku Ketua umum LPTQ memberikan supporting kepada peserta dan pembina, dengan pesan untuk menjaga kesehatan, dan kebutuhan para peserta secara langsung,” kata Kabag Kesra, Bennie Y. Iskandar, Kamis (13/10).

Dia melanjutkan, peserta dari Kabupaten Bekasi ini merupakan para juara yang telah berhasil meraih prestasi terbaik pada MTQ ke-37 tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2022.

“Pada MTQ Jawa Barat lalu, kita mendapat 5 medali emas, dan mereka yang ikut MTQ Nasional adalah Juara 1 tingkat Jawa Barat, yang sudah mendapat pembinaan di tingkat provinsi,” tuturnya.

Bennie berharap, para peserta dari Kabupaten Bekasi dapat memberikan performa terbaiknya di ajang MTQ Nasional tahun ini, sehingga mampu membawa nama baik Jawa Barat, terlebih nama Kabupaten Bekasi di tingkat nasional.

“Tentu saja harapannya mereka bisa memberikan upaya terbaiknya di event Nasional ini sehingga mengharumkan nama Provinsi Jabar, yang insya Allah juara lahir-batin dan tentu saja mengharumkan Kabupaten Bekasi,” tandasnya.

Bennie mengharapkan, dari upaya maksimal yang dilakukan peserta, dapat menjadi pertimbangan di kemudian hari, agar Kabupaten Bekasi sebagai daerah di Jawa Barat yang menjadi tuan rumah MTQ tingkat Nasional.(Red)