10.9 C
New York
Wednesday, March 25, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 127

TACB Kabupaten Bekasi Jalankan Program Penelitian 107 Obyek Cagar Budaya

BIN | Kabupaten Bekasi – Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Bekasi akan menjalankan program penelitian 107 obyek yang diduga sebagai Cagar budaya. Ketua Tim Ahli Cagar Budayawan Kabupaten Bekasi Wahyudi H.S mengatakan sudah ada penelitian cagar budaya pada tahun 2017. Dengan begitu, akan dilakukan pengkajian kembali data-data yang talah ada di dinas terkait.

“Maka itu tugas kami setelah dibentuk serta dilantik akan mengkaji kembali data-data yang telah ada di Dinas sebanyak 107 dalam bentuk bangunan, struktur, benda serta situs,” ujar Wahyudi.

Dia mengatakan, untuk bangunan seperti Gedung Juang, Saung Ranggon serta bangunan Kolonial yang berada di Pebayuran. Sementara untuk sturktur bangunan seperti makam para ulama dan pahlawan.

“Maka tugas kami yang dijalankan mereview ulang 107 objek yang di duga sebagai cagar budaya, nanti bisa kurang ataupun lebih karena sesuai dengan regulasi cagar budaya itu untuk jangka panjang,” katanya.

Wahyudi H.S mengatakan, untuk program pendek dari tim ahli cagar budaya Kabupaten Bekasi akan membuat buku biografi tentang objek-objek yang diduga sebagai cagar budaya. Sehingga nanti apa yang telah diteliti dapat kepada masyarakat.

“Sehingga nanti akan kita olah sebagai salah satu penetapan cagar budaya terhadap bangunan, barang, struktur atau situs tersebut, mulai hari ini kami sudah meninjau yang ada di list 107 itu serta mengunjungi di 8 titik,” katanya.(Red)

Pemkab Bekasi Berikan Apresiasi Bagi Atlet Peraih Medali Dan Cabor Yang Berhasil Merebut Juara Umum

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan sambangi para atlet Kabupaten Bekasi yang sedang berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XIV 2022 di tiap venue pertandingan.

Dirinya, pertama mendatangi Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Olahraga Kuda Seluruh Indonesia (Pordasi) yang tak lain adalah Cabor pertama yang berhasil meraih Juara Umum.

Selanjutnya, dirinya menyambangi para atlet Catur pada Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Bekasi, di Hall Hotel Sariater, Subang.

“Raihan sementara medali atlet Kabupaten Bekasi pada Porprov XIV Jawa Barat 2022 masih on the track,” ujarnya saat ditemui, Minggu (6/11/2022).

Dani Ramdan didampingi Ketua Kontingen sekaligus Sekda Dedy Supriyadi dan Ketua KONI M. Reza Lutfi Hasan, memberikan apresiasi bagi atlet peraih medali dan cabor yang berhasil merebut gelar juara umum. Termasuk, atlet catur yang sudah menyumbangkan kepingan medali pada pertandingan hari pertama.

“Hari ini, sementara berkuda berhasil juara umum. Atlet catur meraih medali dua emas dan dua perak. Hal ini sangat mengembirakan dan membawa optimisme bahwa di akhir pertandingan nanti bisa berkontribusi menjadikan Kabupaten Bekasi juara umum pada Porprov Jawa Barat,” katanya.

Menurutnya, perolehan medali sementara dari beberapa Cabor yang sudah dipertandingkan secara umum sesuai target dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi.

“Capaian sekarang masih sesuai dengan yang dicanangkan meskipun ada emas yang lepas dari loncat indah, namun dikompensasi dengan lampauan target medali di Cabor berkuda, kemudian satu emas dari Cabor judo yang sebenarnya tidak ditargetkan sudah menambah capaian target hari ini,” terangnya.

Artinya, kata dia, raihan medali untuk Kabupaten Bekasi masih on the track meskipun secara akumulasi hari ini tersalip oleh Kabupaten Bogor dan Kota Bandung sempat mendominasi capaian medali.

“Memang, dalam dua hari ini nomor-nomor andalan mereka yang dipertandingkan. Mulai hari ini dan besok nomor unggulan kita akan dipertandingkan sehingga optimis bisa naik peringkat lagi,” ujarnya.

Dijelaskannya, untuk mencapai target juara umum, sudah ditetapkan dari Cabor mana saja yang bisa meraih emas, perak dan perunggu.

Untuk bisa mengawal target itu diturunkan tim dari KONI dan pengurus Cabornya sendiri, serta ditugaskan seluruh kepala dinas sebagai bapak asuh untuk memberikan dukungan moril dan materil terhadap kesiapan mental dan fisik bagi seluruh atlet di lapangan.

“Setiap hari saya pantau melalui whatsapp grup, sejauh ini masih on the track, saya melihat komitmen mereka bagus dari semua dinas. Dinas yang beban kerjanya berat di akhir tahun ini kita tugaskan dua bapak asuh supaya bisa bergantian untuk bisa memberikan fasilitas bagi atlet,” tutupnya.(Red)

Pemenjaraan Korban Penggunaan Narkotika Sebabkan Pemborosan Anggaran Negara

BIN | Kalimantan Tengah – Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan menyoroti kelebihan kapasitas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang diisi oleh para narapidana narkotika. Menurutnya, pemenjaraan korban pengguna narkotika telah menyebabkan pemborosan anggaran negara.


Hinca mencontohkan, misalnya, untuk satu korban penggunaan narkoba karena membeli paket hemat sebesar Rp150 ribu dikenakan hukuman pidana. Namun, pihak berwenang akan mengeluarkan anggaran yang tidak sebanding dengan narkoba yang dikonsumsi oleh penyalahguna narkoba tersebut. Hal tersebut menurutnya merupakan pemborosan anggaran negara.


“Kalau kita hitung budget-nya. Dengan seseorang menggunakan narkoba yang paket hemat seharga Rp150 ribu, polisi akan mengeluarkan anggaran paling tidak Rp10 juta, Jaksa Rp10 juta, Hakim Rp10 juta, lalu diproses persidangannya ya, kalau dikumpulin Rp30 juta. Lalu diputuskan hukumannya, banyak yang divonis lima-tujuh tahun. Kalau satu hari biaya makannya Rp30 ribu di Lapas, kalikan satu bulan berapa, kalikan satu tahun berapa, kalikan lima tahun berapa. Maka itu menjadi puluhan bahkan ratusan juta, tergantung berapa tahun (vonis) nya tadi,” jelasnya kepada Parlementaria, usai mengikuti Kunjungan Kerja Legislasi Komisi III DPR RI di Palangkaraya, Sabtu (5/11/2022).


Untuk itu, Hinca mendorong pihak berwenang untuk menerapkan konsep penegakan hukum dalam permasalahan narkotika dengan benar. Yakni, dengan mengobati korban pengguna narkotika, bukan malah memenjarakan. Sehingga, berakibat pada semakin banyaknya narapidana dalam Lapas dan berimbas pada anggaran yang harus disiapkan.


Anggaran yang besar tersebut, menurutnya, lebih baik digunakan untuk mengobati (merehabilitasi) korban penggunaan narkoba. Sebab, di sana peran negara yang harus hadir dengan melindungi dan melayani warga negara yang sakit. Di mana pengguna narkotika sejatinya adalah korban yang sakit yang harus diobati, bukan dihukum.


“Apa hebatnya penegakan hukum (dengan cara seperti ini). Pertama, dia salah menerapkan konsepnya. Kedua, dapat menjebol APBN kita. Karena itu saya berteriak mengatakan, kita hentikan ini semua, kita hentikan kesalahan kolektif ini. Mulai dari polisi, jaksa, dan hakim. Ini kesalahan bersama, kita hentikan, kita perbaiki. Mari kita tobat nasional,” tegasnya.


Terakhir, Politisi Fraksi Partai Demokrat ini mengatakan akan mengusulkan kepada Presiden Jokowi untuk mengampuni korban penggunaan narkotika yang sudah terlanjur dipidana. “Saya meminta Presiden Jokowi sebagai kepala negara untuk mengampuni seluruh pengguna, korban-korban yang tadi, orang-orang sakit yang dipidana itu, negara harus mengeluarkannya, mengampuninya, dan mengobatinya sampai sembuh,” tutupnya.


Diketahui, Revisi Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sedang menjadi pembahasan di Komisi III DPR RI. Terkait revisi UU tersebut, Komisi III sedang menerima dan mengumpulkan berbagai masukan dari berbagai pihak sebagai bahan pembahasan RUU tersebut. Pada Jumat (4/11) Komisi III menggali masukan RUU Narkotika dengan menggelar diskusi bersama Kapolda Kalimantan Tengah, Kepala BNNP Kalimantan Tengah dan Kajati Kalimantan Tengah beserta jajaran, di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Red)

Aksi Giat Fogging Di Lakukan Warga Perumahan Kota Serang Baru ( KSB) Blok A Rt02/022 Antisipasi Penyakit Demam Berdarah



BIN | Kabupaten Bekasi – Warga perumhan kota serang baru KSB , gencar melakukan fogging di rt 01 dan 02 rw 022, antusias warga ksb senang sekali dengan di adakanyan fogging di wilayah lingkungan rt.

fogging di lakukan bergantian tiap-tiap orangnya ,operator fogging itu di lakukan oleh warga ksb itu sendiri.
yang di kawal oleh tiap rt masing -masing rt 01 ( p iman) dan Rt 02 ( p Dwi efendi) dan juga di kawal oleh Rw ( p Agus suryanto ) dan juga keamanan linmas ( p Sahrul ) dan warga setempat.

6/11/2022 , giat fogging ini di lakukan oleh warga dari rt 01 samapai rt 02 pada pukul 08 :00 wib sampai selesai,
Alhamdulilahnya sumbangan untuk fogging itu sendiri mendapt 342,00 ribu untuk akomodasi dan sebagainya ujar ketua linmas ” sahrul.

Insa allah kedepanya akan di agendakan rutinitas untuk mencegah penyakit demam berdarah atau yang lainya
Alhamdulilah fogging berjalan dengan aman dan kondusif ( ynt )

Bapas Kelas II Bekasi Hadirkan Musisi Mantan Narapidana di Acara Seminar Motivasi

BIN | Kabupaten Bekasi – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bekasi bekerjasama dengan PT Bageur Insan Mandiri, menggelar Seminar Motivasi dengan tema “Mari Bangkit, Menggapai Mimpi “. Sabtu, (05/11/2022) pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai.

Bertempat di Cafe Imah Bageur , Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kadiv pas Jawa Barat M. Hilal, Kabapas Cikarang, Heri Sulistiyo Bc.IP.,S.H.,M.H dan jajarannya, Kalapas Cikarang, Kalapas Karawang, Babinsa Koramil 12 Serang Baru, klien Bapas kelas II Bekasi, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kepala Bapas kelas II Bekasi, Heri Sulistiyo, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Seminar Motivasi kali ini dalam rangka memperkenalkan diri dan memberikan motivasi kepada klien Bapas kelas II Bekasi dan masyarakat, bahwa ada seorang mantan narapidana kasus narkoba yang kini telah sukses dan berhasil didunia musik.



“Kegiatan ini adalah dalam rangka memperkenalkan diri dan memberikan motivasi kepada klien, disini kami menghadirkan ananda Alloff yang dulunya pernah menghuni Lapas kelas II A Bekasi, tapi berkat keahliannya dalam bermusik yang ananda Alloff ini kembangkan, akhirnya setelah keluar dari Lapas ananda Alloff berhasil didunia musik,” kata Heri.

Melalui kesempatan itu, Heri berharap agar klien di Bapas kelas II Bekasi,semangat melakukan introspeksi serta perbaikan diri dan mengembangkan potensi yang telah dipelajarinya selama pembinaan.

“Saya berharap, kolaborasi dan sinergi antara Lapas, Bapas dan PT Bageur Insan Mandiri dalam membina dan memberikan pelatihan, membuat para klien dapat kembali kepada masyarakat dan diterima oleh masyarakat,sehingga para klien tercapai cita-citanya dan rencananya bersama untuk mewujudkan pribadi yang lebih baik”, sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Balai Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Jawa Barat, M Ilham, menyampaikan bahwa kegiatan Seminar motivasi ini diprakarsai oleh Bapas untuk mendukung lounching album Alloff mantan narapidana Lapas kelas II A Bekasi kasus narkoba.

“Acara ini sebagai bentuk dukungan kami kepada adinda Alloff dalam lounching albumnya, ini membuktikan kepada masyarakat bahwa seorang mantan narapidana bisa bermanfaat dan memberikan inspirasi yang positif, maka saya berharap kepada masyarakat agar tidak memandang sebelah mata kepada orang-orang yang pernah bersalah, berikan kesempatan kepada mereka agar mereka menjalani kehidupan yang normal.” tutupnya. (Wati)

PJ Bupati Bekasi Mengapresiasi Seluruh Tenaga Kesehatan di Kabupaten Bekasi Berhasil Capai Target Program BIAN

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Bekasi yang telah berjuang serta berhasil memenuhi target capaian Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tahun 2022 hanya dalam waktu tiga minggu.

“Saya ingin bertemu langsung dengan para pejuang yang telah mengangkat capaian program BIAN kita yang dalam 3 minggu saja sudah mencapai target,” katanya dalam pertemuan dengan Tim Tenaga Kesehatan Program BIAN Kabupaten Bekasi, di Jababeka Golf & Country Club, Cikarang Utara, Sabtu (5/11).

Ia menjabarkan salah satu faktor yang membuat target capaian berhasil diraih, yaitu kekuatan pikiran. Menurutnya, jika sejak awal telah memiliki pola pikir positif dan terus bersemangat, maka target tersebut akan bisa dicapai selain adanya dukungan dari strategi-strategi yang diterapkan.

“Jika pikiran kita bisa, maka kita akan bisa dalam mencapai target. Dengan strategi-strategi yang kita terapkan, akhirnya berhasil,” tuturnya.

Selain itu, Pj Bupati Bekasi selalu mengingatkan terkait rasa malu dan rasa bertanggung jawab apabila Kabupaten Bekasi berada di peringkat bawah. Hal itu dikatakannya dapat dijadikan motivasi dalam mengejar ketertinggalan.

“Kita membagikan dua rasa, yaitu rasa malu ketika kita tahu ada di peringkat terbawah, dan tasa tanggung jawab agar anak-anak bisa terlindungi dari wabah penyakit menular,” tambahnya.

Dani Ramdan berharap di sisa waktu 10 hari ini, Pemkab Bekasi dapat meningkatkan capaian target hingga 95 persen atau bahkan lebih, sesuai yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Dalam 10 hari ke depan akan terus kita jaga motivasi ini untuk bisa mencapai target sesuai dari Provinsi Jawa Barat yaitu 95 persen,” harapnya.(Red)

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Menyambut Baik Hadirnya Kampus Politeknik Kepribadian

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyambut baik hadirnya Kampus Politeknik Kepribadian di Desa Bantar Jaya Kecamatan Pebayuran, dalam membantu menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter di Kabupaten Bekasi.

Dani Ramdan berpesan, selain mengajarkan pengetahuan dan teknologi kepada para mahasiswa, Politeknik Kepribadian juga harus memperkuat pendidikan karakter.

“Karena hampir semua perusahaan saat ini butuh SDM yang karakternya kuat, disiplin, jujur, mempunyai kepedulian yang tinggi dan leadership yang baik, dan itu bisa dibentuk di kampus ini,” kata Dani Ramdan, usai mengisi kuliah umum di Aula Kampus Politeknik Kepribadian, Desa Bantar Jaya Pebayuran, pada Sabtu (5/11/22).

Dani Ramdan mengatakan, hadirnya Kampus Politeknik Kepribadian merupakan gagasan yang sangat luar biasa dalam membantu menyiapkan SDM yang kompeten di bidangnya.

“Ya, nanti kita akan bantu keberadaan kampus ini supaya lebih terpublikasi. Juga penyaluran untuk para lulusannya, dan praktek kerja para mahasiswa di pemerintahan desa bisa dibuatkan MoU,” terangnya.

Ketua Yayasan Kepribadian Anak Bangsa, G. Anwar AS berharap, Kampus Politeknik Kepribadian dapat melahirkan SDM yang terampil, cerdas dan berkepribadian serta bermanfaat untuk masyarakat.

“Semoga kami bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dan memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat dan generasi muda Kabupaten Bekasi, agar mereka lebih siap dalam menghadapi tantangan dunia kerja saat ini,” ujarnya.(Red)

Gelar Reses, BN Holik : Saya Akan Selalu Berjuang Untuk Kesejahteraan Masyarakat

BIN | Kabupaten Bekasi – Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodratulah, menggelar reses II Tahun 2022, di Kp.Sampora RT.08 RW.05 Desa Jayamulya Kecamatan Serang Baru. Reses tersebut dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, simpatisan BN Holik dan masyarakat yang turut hadir sangat antusias. Jum’at (04/11/2022) pukul 13.20 WIB sampai dengan selesai. 

Masa reses merupakan masa penting yang sejatinya secara fungsional sebagai media menjaring aspirasi masyarakat. Reses merupakan kewajiban bagi anggota DPRD dalam menjaring informasi untuk kemudian disalurkan. 

BN Holik memaparkan, aspirasi yang berhasil dihimpun melalui reses nantinya akan diperjuangkan melalui lembaganya.

“Saya juga berharap apa yang menjadi usulan masyarakat nantinya juga dapat disampaikan dalam musrembang tingkat desa, Kecamatan, dan kabupaten, saya juga berharap masyarakat tidak bosan untuk memberikan masukan,” paparnya.

Ketua DPRD dari Fraksi Partai Gerindra ini menyampaikan, bahwa apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan selalu di perjuangkan dan akan minta Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk diprioritaskan.

“Intinya, kami selalu siap untuk memperjuangkan aspirasi warga,” ujar pria yang akrab disapa bang BN ini.

Dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya. Oleh karena itu, BN Holik mengaku akan selalu berjuang demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi.

Selain itu BN Holik juga menyampaikan kepada masyarakat, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan walaupun masa pandemi telah usai.

“Perjuangan kami untuk kesejahteraan masyarakat tidak akan pernah luntur dan walaupun saat ini pasca pandemi tetaplah saya berharap masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.(Wati)

Pj Bupati Bekasi Bersama TNI-Polri Giat Bersih-bersih Sampah

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi melakukan aksi bersih-bersih sampah pada kegiatan gotong royong TNI-Polri di Jalan Gemalapik, Pasirkonci, Desa Sukasari, Kecamatan Cikarang Selatan pada Jumat (04/11).

Kegiatan bersih-bersih sampah liar itu juga diikuti Dinas Lingkungan Kabupaten Bekasi, Pemerintah Kecamatan Cikarang Selatan dan Pemerintah Desa Sukasari.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan jika lokasi bersih-bersih sampah liar ini merupakan tempat yang sudah lama dijadikan pembuangan sampah liar warga dan pedagang sekitar. Padahal, Pemkab Bekasi telah menutup lokasi tersebut agar tidak dijadikan tepat buang sampah liar.

“Ya, menurut laporan  RT setempat, banyak yang membuang sampah ke sini, warga sekitar, warga yang lewat, sengaja membuang sampah pakai motor dan ada juga dari pedagang,” ujar Dani Ramdan

Agar tak dijadikan tempat buang sampah kembali, Pj Bupati Bekasi akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup agar mengadakan tempat layanan sampah satu container. Dengan begitu, warga sekitar dan para pedagang bisa membuang sampah ke container tersebut.

“Kita  juga akan sampaikan kepemilik lahan terkait kontainer tersebut yang bisa di tarik dengan truk, itu sekaligus untuk peningkatan layanan kepada masyarakat, karena memang situasi seperti ini, di tutup juga susah pemilik lahan juga membiarkan,” jelasnya.

Dani Ramdan juga meminta kepada masyarakat agar membuang begitu saja. Kalau bisa, warga dapat memilah terlebih dahulu agar pemanfaatan sampah bisa dilakukan dengan mudah.

“Semua masyarakat ingin bersih sampah dari rumahnya. Namun agar bersih caranya bukan seperti itu buang dimana saja, nanti  kita sediakan kontainer maka buanglah pada kontainer sesuai jadwal yang diterapkan, Jangan nanti kontainernya tidak ada membuang sampahnya, sembarangan,  harus tepat waktu disiplin,” Jelas Dani Ramdan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Bekasi, Eman Sulaeman menegaskan akan secepatnya berkoordinasi dengan pemilik lahan, untuk minta izin apa kita bisa menaruh kontainer ditempatnya tersebut.

“Kita akan segera bicara dengan kepala Desa Sukasari, RT setempat, jadi disini masuk daftar layanan. Kita minta izin ke pemilik lahan ini, apa kita bisa menaruh kontainer di sini, jika nanti diizinkan akan segera membentuk jadwal atau mengatur jadwalnya melakukan pelayanan dengan UPTD kebersihan wilayah VI,” katanya.(Red)

Hadiri Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat, Ini Pesan Gubernur Ridwan Kamil



BIN | Kabupaten Bekasi – Bagi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dunia penyiaran bukan lagi dunia yang asing. Pasalnya, pria yang akrab dipanggil Kang Emil ini, sebelum menjadi Gubernur Jabar dan Walikota Bandung, pernah menjadi penyiar radio dan televisi.

“Saya dulu penyiar Radio Ardan dan PRFM dan siaran di STV sebelum jadi Kompas TV, punya acara sendiri namanya Solusi Kamil, gara-gara itu saya terpilih jadi Wali Kota Bandung,” tutur Ridwan Kamil saat menyampaikan sambutan di acara Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat ke-15 tahun 2022, di Hotel Nuanza Cikarang, Rabu malam (02/11).

Ridwan Kamil mengatakan, dirinya merasa perlu hadir di ajang Anugerah KPID Jabar untuk merepresentasikan siapa itu Jawa Barat.

“Jawa Barat provinsi dengan penduduk 50 juta, siaran televisi jumlah paling besar se-Indonesia, dengan jumlah siaran 450 lebih, paling banyak di Indonesia,”.
Ridwan Kamil, ada tiga dimensi yang harus diperhatikan oleh lembaga siaran, yakni menyajikan informasi yang akurat, anti hoax, mengedukasi dan menghibur.

“Karena informasi, kebenaran menjadi penting. Jangan hanya berita buruk adalah berita baik . Informasi yang baik adalah informasi yang menginspirasi,” ujarnya.

Selain itu, Ridwan Kamil mengatakan, peran para kepala daerah sangat penting untuk membina lembaga siaran di wilayah masing-masing.

“Saya berharap, lembaga siaran di Jawa Barat, tidak hanya banyak, tapi kualitasnya juga meningkat,” tulisnya. (*)