23.5 C
New York
Tuesday, August 25, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 126

Debt Collector Ancam Bunuh Wartawan Pokja Polres Metro Bekasi



BIN | Kabupaten Bekasi – Sekelompok penagih utang (debt collector) dari sebuah finance melakukan tindakan kekerasan dan intimidasi terhadap sejumlah wartawan yang sedang bertugas peliputan.

insiden itu terjadi saat meliput sebuah kejadian percobaan pengambilan paksa satu unit kendaraan roda empat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Mereka mendorong dan merampas kamera saya, hp saya sampai jatuh, mereka juga mengancam sambil membawa sajam (senjata tajam) dan teriak-teriak gua bunuh elu, gua bunuh,” kata Heru Irawan seorang jurnalis yang menjadi salah satu korban, Selasa (06/12/22).

Diceritakannya, tindakan intimidasi itu berujung ancaman pembunuhan meskipun insiden itu terjadi di area perempatan lampu lalu lintas arah Mapolres Bekasi.

Kata Ia, sejumlah awak media mendapatkan perlakuan kasar dari kelompok penagih utang yang diperkirakan berjumlah belasan orang dengan mengendarai total empat unit kendaraan roda empat.

Heru bersama enam rekan media lain kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolres Metro Bekasi yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian. Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/3170/XII/2022/SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA atas nama Heru Irawan dan Eka Jaya Saputra.

Ditambahkan, Eka Jaya Saputra yang juga menjadi korban kedua mengatakan, kelompok penagih utang itu dilaporkan atas dugaan tindak pidana intimidasi dan penghalangan liputan sebuah peristiwa yang bermula saat dirinya bersama rekan jurnalis lain sedang meliput sebuah kejadian.

“Awalnya gerombolan debt collector memberhentikan mobil sehingga memancing kerumunan warga sekitar. Saya dan teman-teman kebetulan sedang di perjalanan mau ke Polres Bekasi, berhenti di lokasi itu dengan maksud melakukan peliputan namun dihalang-halangi,” katanya.

Eka mengaku kelompok penagih utang itu berusaha merampas peralatan liputan bahkan sempat memukul lehernya menggunakan telepon genggam dan mengancam saksi menggunakan senjata tajam.

“Pelaku berjumlah kurang lebih 20 orang, lalu beberapa saat kemudian datang petugas kepolisian yang membubarkan keributan sedangkan pelaku langsung membubarkan diri,” katanya.

“Kami sempat beberapa kali mengambil gambar serta video yang sudah kami serahkan kepada pihak berwajib sebagai barang bukti atas kejadian tersebut. Kami meminta polisi segera menindak tegas aksi jalanan debt collector ini karena sangat meresahkan sampai kami diancam akan dibunuh, mengerikan,” imbuh dia.

Sementara Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi Gidion Arif Setyawan mengatakan, sebenarnya sudah ada aturan main terkait kasus perdata utang piutang kendaraan bermotor.

“Prinsipnya perdataan, jadi memaksa orang lain untuk menyerahkan barang dan benda di tangan pihak ketiga itu tidak boleh. Ini baru saja saya tahu ada laporannya, nanti kita tindak. Jika itu ada video barang bukti (ancaman senjata tajam), laporkan saja,” kata dia.(Red)

Brigez Indonesia DPW dan DPC Kabupaten Bekasi menyalurkan Bantuan Untuk Korban Gempa di Kabupaten Cianjur

BIN | Kabupaten Cianjur – Brigez Indonesia DPW dan DPC Kabupaten Bekasi menyalurkan Bantuan Untuk Korban Gempa di Kabupaten Cianjur

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan aksi solidaritas terhadap sesama khususnya warga atau korban bencana gempa bumi Cianjur.

Diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, (21/11/2022) sekitar pukul 13.21 WIB.

Ratusan korban dikabarkan meninggal dunia akibat musibah tersebut. Bahkan ribuan rumah hancur dan warga hingga saat ini harus tinggal di tenda pengungsian.

Ketua Brigez Kabupaten Bekasi, Dede Khoer Efendi mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan harian sembako dan sejumlah uang.

“Kami kirim bantuan sembako, kebutuhan sehari-hari dan sejumlah uang,” ucap Dede kepada awak media Beksi Indonesia News, Senin (05/12/2022).

Dede menyebut, bantuan yang dikirimkan untuk korban gempa di Kabupaten Cianjur tersebut bersumber dari dana gotong-royong anggota Brigez Indonesia DPW dan DPC Kabupaten Bekasi.

“Kami bergotong – royong sesama anggota dalam mengumpulkan dana ini, karena ini bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita di Cianjur,” ucap Dede.

Kata Dede, bantuan diberikan langsung kepada warga Kabupaten Cianjur yakni di daerah Cugenang.

Menurut Dede, rencananya dalam satu atau dua pekan kedepan bantuan akan kembali dilakukan. Bentuk bantuannya akan disesuaikan dengan kebutuhan warga.

“Mungkin bantuannya tidak akan jauh berbeda, tapi kami akan fokus pada kebutuhan pribadi seperti alat mandi, keperluan bayi, pampers atau pembalut wanita,” imbuhnya.

Dede berharap, bantuan yang diberikan
bisa meringankan beban warga meski ia menyadari bantuan tersebut belum bisa mengcover semua keperluan warga secara keseluruhan.

“Kami paham bantuan ini tidak bisa mengcover semua kebutuhan warga terdampak gempa, tapi setidaknya bisa meringankan beban saudara kita yang kena musibah,” terangnya.

“Kami juga berharap warga Cianjur khususnya yang terkena dampak Gempa diberi kekuatan dan ketabahan melewati musibah ini,” pungkasnya.(Wati)

Pemkab Rapat Secara Virtual Dengen Kementrian Dalam Negeri Bahas Pengendalian Inflasi Daerah

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengikuti rapat koordinasi pengendalian Inflasi daerah secara virtual bersama Kementrian Dalam Negeri di Command Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat pada Senin (5/12/2022).

“Alhamdulillah untuk inflasi di Kabupaten Bekasi setelah dievaluasi masih setabil, artinya upaya yang kita lakukan selama ini seperti operasi pasar melalui pemantau harga – harga lalu juga subsidi bagi masyarakat kecil,” ujar Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan.

Langkah tersebut dinilai cukup efektif, sehingga inflasi di Kabupaten Bekasi stabil. Menurutnya, pada tahun depan pemerintah daerah akan terus melakukan langkah agar inflasi stabil dengan menjaga stock kebutuhan pokok masyarakat.

“Kita akan bekerjasama dengan daerah penghasil melalui kerjasama swasta untuk memperbanyak atau memenuhi stock pangan di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Dani Ramdan juga berharap harga kebutuhan pokok masyarakat tidak meningkat. Caranya memenuhi kebutuhan pasokan sembako di pasaran.

“Tergantung pasokan, kalau pasokannya memadai berarti tidak akan ada kenaikan harga, karena daya beli cukup tinggi,” tambahnya.

Pemkab akan melakukan antisipasi agar kebutuhan pokok, terutama beras terus tersedia di pasaran. “Karena sekarang baru masuk musim tanam lagi dan seperti telur, ayam, cabai,” tandasnya.(Red)

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Tinjau Langsung Lokasi Tanggul Sungai Citarum Yang Rembes

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, meninjau langsung lokasi tanggul Sungai Citarum yang rembes di Desa Setialaksana dan Desa Lenggahjaya, Kecamatan Cabangbungin.

Rembesan tersebut mengakibatkan adanya genangan air di beberapa jalan dan rumah warga sekitar tanggul.

Pj Bupati Bekasi mengungkapkan, selama ini kondisi tanggul Sungai Citarum di daerah tersebut dinilai cukup aman. Bahkan dapat mengalirkan air dari kawasan pemukiman menuju sungai. Hal itu dikarenakan tanggul telah dilengkapi pintu air dengan katup pengaman dari area luar tanggul ke dalam sungai Citarum.

“Memang ada pintu untuk katup pengaman dari area luar tanggul ke dalam sungai. Jika kondisi sungai normal, air justru masuk dari pemukiman ke sungai,” tuturnya saat diwawancarai pada Senin (5/12).

Setelah melihat langsung kondisi tanggul, Pj Bupati menjelaskan bahwa rembesan air diakibatkan adanya lubang di luar pintu air tanggul, sehingga meskipun saluran pembuangannya telah ditutup, air Sungai Citarum bisa tetap masuk.

“Walaupun saluran pembuangannya ditutup, ternyata air tetap merembes ke bawah, berarti kita simpulkan ada lubang di luar pintu air yang merembes,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Pemkab Bekasi akan melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk segera dilakukan penanganan dan antisipasinya, mengingat musim penghujan telah datang dan diprediksi akan berlangsung hingga awal tahun 2023.

“Kita akan segera koordinasikan dengan BBWS Citarum untuk penanganan dan antisipasinya, karena musim hujan ini masih panjang sampai awal tahun depan,” lanjutnya.

Sementara untuk warga sekitar tanggul, Dani Ramdan berpesan agar selalu waspada dengan melakukan ronda secara bergilir, terutama saat malam hari, guna memeriksa ketinggian air Sungai Citarum dan kondisi rembesan tanggul. Apabila telah muncul tanda bahaya, maka diharapkan warga dapat segera dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

“Tadi saya sudah sampaikan kepada Camat dan Kepala Desa, warga sekitar bisa ronda setiap malam terutama untuk memeriksa tinggi air dan besaran rembesan air. Jika ada tanda-tanda bahaya, harus segera evakuasi ke tempat yang lebih aman,” ucapnya.(Red)

Bayi Malang Ditemukan Terbungkus Baju Almamater Sekolah

BIN | Kabupaten Bekasi – Warga serang baru, di gegerkan penemuan bayi di belakang sebuah bangunan SMA di desa Sukaragam, Kec Serang Baru, Kabupaten Bekasi. (05/12/2022).

Bayi malang tersebut meninggal setelah mendapatkan pertolongan warga yang di bawa ke salah satu bidan .

Menurut keterangan warga, Asmani, dirinya kaget ketika melintas melihat sesosok bayi, yang di bungkus baju almamater milik salah satu sekolah SLTA di serang baru.

” Saya pikir boneka, gak taunya bayi, Langsung saya teriak dan lapor ke warga sekitar ” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Serang Baru, AKP, Harianja yang datang ke lokasi penemuan, mengatakan pihaknya sudah melakukan olah TKP, dan sedang mencari pelaku pembuangan bayi malang tersebut.

” Kami menduga, bayi tersebut meninggal karena kedinginan, dan segera kami makamkan, untuk pelaku, tim reserse sudah melakukan penyelidikan dan mencari Pelaku nya ” ujarnya.

Kasus penemuan Bayi malang yang berjenis kelamin perempuan tersebut, kini dalam penanganan Polsek serang baru.( Wati )

Diguyur Hujan Deras, Perumahan Telaga Harmoni Terendam Banjir Akibat Buruknya Drainase

BIN | Kabupaten Bekasi – Hujan deras kurang lebih 3 jam dengan intensitas sedang mengakibatkan banjir menerpa rumah warga disebahagian besar Perumahan Telaga Harmoni, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Minggu (04/12/2022) sekira pukul 17.00 WIB.

Sebanyak 126 rumah warga terendam banjir, rata-rata di wilayah blok F, bahkan disebahagian ada yang mencapai hingga setinggi lutut kaki.

Seperti dikeluhkan salah seorang warga yang bernama Dio, dia mengatakan penyebab banjir di lingkungannya dikarenakan tidak berfungsinya saluran – saluran yang tersedia.

“Bagaimana air bisa mengalir kalau saluran air kecil, sudah mampet dan dangkal, ditambah air dari perumahan sebelah mengalir ke perumahan Telaga Harmoni,“ keluhnya.

Warga berharap, developer dan Pemerintah Desa serta intansi terkaiy dapat memberikan perhatian serius serta mencari solusi mengenai permasalahan banjir ini, sebab penanggulangannya sangat membutuhkan campur tangan Developer dan Pemerintahan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, penyebab banjir diakibatkan pendangkalan dan penyempitan saluran air yang tersedia, disamping saluran air utama (induk) untuk menampung debit air yang datang dari wilayah lainnya sudah mulai over kapasitas dan aliran air menuju kali Desa Jayasampurna tidak maksimal, sehingga semua bertumpu di Perumahan Telaga Harmoni, sehingga debit air yang tumpah berbalik dan menggenangi rumah warga.

Menghadapi hal tersebut,Kepala Desa Sukasari menjelaskan kepada awak media Beksi Indonesia News, dirinya akan berkordinasi dengan pihak pengembang dan Kepala Desa Jayasampurna serta pihak terkait, agar secepatnya bertindak, sehingga banjir di perumahan tidak terjadi lagi.

” Saya tadi bersama Kapolsek Serang Baru menelusuri permasalahan banjir ini, dan ternyata di Desa tetangga yaitu Desa Jayasampurna banyak sekali penyumbatan aliran air, saya akan membuat jadwal untuk bertemu para Kepala Desa Serang Baru di Kecamatan,dimana nanti pertemuan tersebut membahas mengenai drainase- drainase perumahan untuk segera diperbaiki,agar nanti ketika hujan, air tidak lagi menggenangi wilayah Perumahan Telaga Harmoni,” jelasnya.(Wati Ummu Arfi)

Tim Hockey Putra dan Putri Jawa Barat Berhasil Menumbangkan Lawannya

BIN – Tim Hockey Putra dan Putri Jawa Barat berhasil menumbangkan lawannya pada laga pembuka Kejurnas Hockey Outdoor Tahun 2022 yang berlangsung di Lapangan Hockey Outdoor Senayan Jakarta.

Pembukaan Kejurnas Hockey Outdoor di laksanakan di Lapangan Hockey Senayan Jakarta mulai tanggal 3-9 Desember 2022, Kejurnas Hockey Outdoor dibuka secara resmi oleh Bpk Mayjen TNI Purn Suwarno selaku Wakil Ketua Umum I KONI Pusat.

Pada laga pembuka mempertemukan pertandingan antara tim dari Provinsi Jawa Barat putra berhadapan dengan tim tuan rumah Provinsi DKI Jakarta putra, laga yang sangat penting ini dimaksimalkan yang terbaik oleh tim Jawa Barat dan tidak tanggung-tanggung asuhan dari Ketua Umum Pengprov FHI Jawa Barat H. Syahrir, S.E.,M.I.Pol ini langsung menggempur pertahanan dari tim DKI Jakarta, Jawa Barat telah berhasil mengalahkan tim tuan rumah dengan skor yang sangat meyakinkan 7-0 tanpa balas.

Kegembiraan ini tidak hanya dirasakan oleh Ketua Umum Pengprov FHI Jawa Barat tentunya dirasakan oleh para pelatih putra yang dinahkodai oleh Coach Yanuar dkk yang sudah mempersiapkan tim ini dengan baik.

Tidak hanya tim Hockey Putra Jawa Barat,Tim Hockey Outdoor Putri juga memberikan performa terbaiknya dalam laga perdana Kejurnas Hockey Outdoor Tahun 2022, mereka berhasil mengalahkan tim Hockey Putri DIY dengan skor telak 11-0.

Tentunya ini merupakan awal yang baik yang harus dipertahankan sampai akhir pada kejuaraan ini,Coach Hendro dkk bertekad agar kondsi atlet tetap bugar dan mampu mempertahankan penampilan terbaik secara keseluruhan.

Tim Hockey Putra dan Putri Jawa Barat telah melakukan yang terbaik pada laga pembuka Kejurnas Hockey Outdoor. H. Syahrir selaku Ketua Umum tidak menyangka akan berhasil dengan skor yang begitu luar biasa,langkah ini akan menjadi motivasi semangat yang bagus untuk seluruh Tim Hockey Jawa Barat baik putra maupun putri.

Ketua Umum tetap berpesan agar senantiasa menjaga kondsi semuanya karena ini baru hari pertama masih ada hari-hari berikutnya yang merupakan tantangan besar bagi tim Hockey Jawa Barat baik Putra ataupun Putri.(Red)

Solar Langka Diduga Dimonopoli, Puluhan Petani Kab Bekasi Gelar Aksi Protes Di SPBU

BIN | Kabupaten Bekasi – Puluhan petani di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat melakukan protes akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar subsidi yang terjadi sejak satu pekan terakhir.

Akibatnya, para petani terpaksa harus melakukan pemotongan padi secara manual dalam musim panen. Dalam aksinya, para petani membentangkan spanduk, yang bertuliskan desakan agar pasokan solar bagi petani bisa kembali lancar.

Menurut Nomir (49) salah satu petani yang ikut dalam aksi tersebut menuturkan, petani seperti dirinya sangat membutuhkan BBM solar untuk penggunaan mesin panen padi miliknya. Hingga terpaksa harus menanggung kerugian dalam panen raya, lantaran mengalami gagal panen.

“Ini masalah kelangkaan solar, kami dari pertanian ini sangat kekurangan solar. Karena di lokasi kami (sawah) sedang ada panen, sedangkan panen raya itu lahannya pada kebanjiran, makanya kami ini pake komben (mesin panen),” jelas Nomir pada awal media Jumat (2/12/2022).

Nomir juga mengungkapkan, dari setiap pembelian solar, dirinya mendapatkan jatah 60 liter untuk satu surat rekomendasi, sedangkan satu orang petani diijinkan untuk memegang hingga tiga surat rekomendasi jadi total sebanyak 180 liter.

“Kami dapat jatah solar satu surat 60 liter, sedangkan kami membolehkan membawa surat 3, jadi 180 liter per hari,” ungkapnya.

Tingginya kebutuhan solar bagi para petani di wilayah Gabus, Tarumajaya, Babelan, Cabangbungin, Sukawangi, Sukakarya, dan Tambun Utara,Pebayuran dan Cikarang, para petani mendesak pemerintah melalui pertamina agar bisa segera mengembalikan distribusi solar subsidi kepada para petani, jika kondisi ini terus berlarut maka ancaman gagal panen menghantui para petani, sehingga merugi saat musim panen.

“sepertinya keberadaan solar yang harusnya untuk para petani di monopoli orang tidak bertanggung jawab,yang imbasnya berdampak bagi kami kaum kecil” tambah Soleh petanj lainnya.

Soleh menyesalkan kelangkaan solar saat ini dan kami para petani berharap pihak Kepolisian dapat memberantas oknum yang memonopoli hingga bermbas kelangkaan cukup parah bagi para petani.

“Semoga apa yang kami lakukan di dengar bapak kapolres dan Kapolda bahkan bapak Kapolri,hingga para petani tidak lagi resah dengan langkanya solar di wilayah kabupaten Bekasi” teriak para petani dengan nada kecewa.(Red/Wati)

Diduga BPNT KPM Desa Bantarjaya Dipaksa Belanja ke E-Warung Oleh Oknum Perangkat Desa

BIN | Kabupaten Bekasi – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang sebelumnya disalurkan dalam bentuk bahan pangan pokok berupa sembako kepada keluarga penerima manfaat (KPM), sudah diganti menjadi bantuan uang tunai.

Namun fakta di lapangan, ketentuan Kementerian Sosial (Kemensos) RI itu diduga masih dicurangi oleh sejumlah oknum. Salah satunya terjadi di beberapa Desa di Wilayah kabupaten Bekasi. Seperti di Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Jawa Barat, yang Membagikan Bansos uang tunai pada Hari Selasa (29/11/2022).

Diduga sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dipaksakan oleh Oknum perangkat Desa yang mengarahkan KPM agar membelanjakan uang tunai yang mereka terima dari kantor pos untuk membeli paket sembako.

Diperkuat adanya dugaan di arahkan oleh perangkat Desa tersebut salah satunya informasi dari warga kampung pintu RT 003/003 yang baru menerima 2 karung beras yang berquantity 10 kilo gram/karung.

“Untuk saat ini,dengan uang 400.000 saya baru menerima beras 2 karung,perkarungnya 10kg,lalu untuk komoditi lainya informasi dari Rukun Tangga (RT) menyusul”,ujar warga yang enggan di sebutkan namanya.

lebih lanjut dirinya menambahkan,tadinya saya mau belanja ke pasar,tapi di haruskan di belanjakan di Desa,jelasnya.

sementara itu,salah satu perangkat Desa Bantarjaya ketika di hubungi awak media menerangkan,”memang betul bang,untuk komoditi lainya nyusul,karna masih dalam tahap pengemasan,nnti kalau sudah rapih di kemas langsung di antar”,jelasnya.

Di tempat terpisah,Endin Samsudin Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi ketika di hubungi awak media melalui telpon aplikasi whatsappnya menjelaskan,

“untuk bantuan yang di salurkan melalui kantor pos,teknis penyaluranya semuanya tunai,di dampingi oleh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM),binmaspol dan bhabinkamtibmas masing-masing desanya,dan uangnya memang harus di belanjakan ke sembako,tapi tidak boleh di arahkan atau di paksa”,jelasnya.

jadi,kalau ada yang mengarahkan apa lagi yang menyunat bantuan tersebut,di laporkan saja.Karna peraturan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia tidak boleh ada pengarahan dan paksaan,tegasnya.(Red/Wati)

Kalak BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis, Saat Ini Pihaknya Terus Monitoring Lokasi Terdampak bencana Banjir

BIN | Kabupaten Bekasi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi telah menyiapkan posko-posko bencana di daerah rawan bencana banjir di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan monitoring terhadap lokasi-lokasi yang sering terdampak bencana banjir.

“Ya, kita terus monitoring dengan melibatkan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), Destana, Katana dan relawan lainnya,” kata Muchlis, usai mengikuti latihan gabungan penanggulangan bencana bersama Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, di Situ Rawa Binong, Desa Hegarmukti Cikarang Pusat, Jumat (02/12).

Terkait dengan mulai datangnya musim hujan, Muchlis mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai untuk aktif memantau kondisi ketinggian air.

“Apabila ada informasi air mulai naik atau banjir, masyarakat agar melakukan evakuasi mandiri dulu. Apabila kondisi banjirnya masif, tim BPBD akan turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” terangnya.

Muchlis mengatakan, BPBD Kabupaten Bekasi tetap siaga meskipun sebagian personelnya saat ini ikut membantu penanggulangan bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

“Sebagian personel, peralatan dan logistik saat ini kita arahkan untuk membantu korban gempa Cianjur, tapi kita tetap siaga karena intensitas hujan di Kabupaten Bekasi makin tinggi,” ujarnya.

Terkait digelarnya latihan gabungan penanggulangan bencana dari Kodim 0509 bersama Polri dan perangkat daerah, yang digelar di Situ Rawa Binong, Muchlis mengatakan, BPBD sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Kami sangat apresiasi, dan kami support baik personel, peralatan maupun logistik lainnya. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa kita lanjutkan,” katanya.

BPBD Kabupaten Bekasi, lanjutnya, ke depan akan berupaya untuk menggelar latihan gabungan bersama TNI Polri dan elemen lainnya, dalam meningkatkan sinergitas antisipasi terjadinya bencana alam.(Red)