21.2 C
New York
Sunday, June 28, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 128

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Bersama Forkopimda Menghadiri Upacara Penutupan Kegiatan TMMD ke-115

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan bersama unsur Forkopimda menghadiri upacara penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 tahun 2022,di Lapangan Sepak Bola, Desa Kertasari, Kecamatan Pebayuran, pada Rabu (09/11/2022).

Upacara penutupan TMMD ke-115 dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 051/Wijayakarta, Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto yang diikuti anggota Satgas TMMD, kepolisian, Dishub, Satpol-PP, ormas dan elemen masyarakat.

Danrem 051/Wijayakarta Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto mengatakan, kegiatan fisik yang telah kita lakukan pada TMMD ke-115 di antaranya membangun infrastruktur jalan desa sepanjang 1.000 meter, membangun sarana mandi cuci kakus (MCK) komunal sebanyak 8 titik dan membangun 3 unit rumah tidak layak huni sebagai program tambahan dari TMMD reguler.

Selain pembangunan infrastruktur fisik untuk masyarakat di wilayah Kecamatan Pebayuran, pihaknya juga memberikan penyuluhan atau sosialisasi kepada masyarakat maupun generasi muda di wilayah setempat dengan melibatkan pihak Kepolisian dari Polres Metro Bekasi.

“Kami bersama Polres Metro Bekasi memberikan penyuluhan tentang bela negara, wawasan kebangsaan dan hukum, termasuk penyuluhan yang berkaitan dengan kesehatan dan pencegahan narkoba sebagai upaya agar generasi muda tidak terjerumus narkotika,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi penggunaan media sosial yang bijak, dan penyuluhan pertanian mengingat daerah Pebayuran masih banyak lahan persawahan.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengapresiasi TNI yang telah melakukan pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Pebayuran. Kegiatan tersebut, kata Dani, mendukung pemerataan pembangunan dengan upaya perbaikan rumah maupun infrastruktur lainnya.

“Hal yang paling bermakna bagi kami yaitu terbangunnya infrastruktur termasuk perbaikan rumah dan sarana lainnya. Selain itu manfaat kegotong-royongan jadi terpelihara dalam pelaksanaan TMMD dan manfaatnya yang ketiga adalah kemanunggalan TNI dengan rakyat ini semakin kuat, ini kunci dari sistem pertahanan kita, maka TNI harus selalu bersama rakyat dan rakyat selalu dekat dengan TNI,” ujarnya.

Dani Ramdan berharap, apa yang sudah dibangun dalam TMMD ke-115 dapat dipelihara dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat.(Red)

Aksi Unjuk Rasa Demo Di Lakukan Oleh Forum Lintas Desa ( FORLIDES ) Pt Suzuki Indomobil Motor Kawasan GIIC Bekasi Jawa Barat



BIN | Kabupaten Bekasi – Aksi demo tersebut yang di lakukan di kawasan giic,
Dari tuntutan surat menyurat terkait aksi demo yang di lakukan oleh forlides.
tentang perluasan tenaga kerja yang berada di jawa barat.
Aksi tersebut diwakili oleh lima unsur elemen desa , yaitu salah satunya desa sukamahi dan desa pasir ranji.

Untuk aksi ini di lakukan pagi sampai dengan selesai di kawasan GIIC. 8/11/2022 pada saat di lapangan terkait aksi demo forlides meminta kepada pihak perusahan mematuhi aturan yang berada di wilayah kabupaten Bekasi.
Terutama di kawasan giic
Tentang terkait perluasan tenaga kerja yang berada di jawa barat terutama di kabupaten bekasi, perda no 4 tahun 2016 tentang ketenagakerjaan.

Masa aksi pendemo unjuk rasa di motori oleh Sidik jayadi atau yang di sapa dengan sodok dari desa nagasari.
Dari aksi demo tersebut yang hadir di perkirakan 3000 pendemo dari lima desa.
Ini bukan hanya di peruntukan untuk pt suzuki saja dan ini adalah WARNING bagi perusahan yang berada di kawasan delta mas kabupaten bekasi tegasnya ” Sidik Jayadi.

Dari aksi tersebut di kawal oleh pihak POLISI dan TNI, tuntutan dari pihak forlides harus segera di realisasi oleh pihak pt suzuki dan perusahaan lainya agar dapat bersinergi.
Apa bila Untuk saat belum ada titik temu terkait perluasan tenaga kerja.
mungkin ini akan berkelanjutan apa bila tidak di penuhi tuntutan forlides.

Alhamduliah aksi demo tersebut berjalan dengan baik dan kondusif. dikawal hingga aksi usai oleh pihak POLISI dan TNI. (Ynt)

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Mengapresiasi Atlet Peraih Medali Porprov Jawa Barat 2022

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengapresiasi para atlet peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2022. Dengan banyak capaian medali, Kabupaten Bekasi memiliki peluang besasr merebut juara umum pada olahraga multi event empat tahunan tersebut.

Optimisme Pj Bupati Bekasi dikatakan usai menyaksikan langsung laga terakhir loncat indah di Kolam Renang UPI Bandung, Kota Bandung, Senin (07/11).

Pada laga terakhir itu, satu atlet loncat indah yakni Hendra Setiawan berhasil menutup pertandingan dengan Raihan medali emas di nomor menara 3 m putra.

“Alhamdulillah, hari ini mencapai target setelah kemarin agak meleset di nomor yang kita unggulkan ini,” ungkapnya.

Bagi Dani, laga terakhir nomor 3 m sudah menunjukan langkah menuju capaian juara umum. Karena, secara target, tim Loncat Indah Kabupaten Bekasi berhasil mencapainya.

Dirinya menyebutkan, pada pada laga penutup tersebut, dua medali berhasil ditorehkan. Satu emas dari Hendra, satu perak lain oleh pasangan Mochammad Sandy Pratama-Gita Lestari pada nomor synchro menara mixed.

Meski begitu, harapan akan lebih besar lagi jika didukung atlet dari cabang olahraga lain bisa terpacu semangatnya untuk meraih medali emas.

“Semoga ini semakin memperkuat semangat kita, optimis kita untuk meraih gelar juara umum di Porprov ini,” katanya.

Dani berpesan kepada seluruh atlet yang akan bertanding agar tetap fokus dan menjaga semangatnya. Sehingga target yang dicanangkan bisa terealisasi.

“Bagi atlet mana pun motivasi untuk juara itu pasti dimiliki, karena mereka berlatih bertahun tahun, bercucuran keringat dan lain sebagainya untuk arena ini. Sehingga yang penting dijaga adalah moril itu, karena saat pertandingan pasti ada gangguan emosi dan fokus makanya kita perlu menjaga itu,” ungkapnya.

Dani juga menegaskan kepada bapak angkat cabang olahraga yang merupakan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bekasi untuk proaktif memberikan support kepada atlet. Supaya, kehadiran pemerintah daerah bisa dirasakan langsung oleh atlet.

“Maka dari itu saya tugaskan kepada perangkat daerah untuk terjun membantu KONI dan pengurus cabor menjaga situasi itu dan juga memberikan dukungan moril dan materil selama pertandingan berlangsung,” katanya.(Red)

DPP IWO Laporkan Kasus Dugaan Penculikan Dengan Kekerasan Wartawan ke Komnas HAM

BIN | Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia melaporkan kasus dugaan penculikan dengan kekerasan dua wartawan Karawang ke Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM).

Mereka mendatangi Kantor Komnas HAM, Senin (7/11/2022),  yang berlokasi di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat. Setelah sebelumnya menggelar aksi di Mako Polres Karawang.

Ketua Umum DPP IWO Indonesia, NR. Icang Rahardian yang didampingi Sekretaris DPP IWO Indonesia, Epih Fauzi, Ketua Harian DPP IWO Indonesia, Ryan S Kahman dan Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Karawang, Syuhada Wisatra, mengatakan, IWO Indonesia melaporkan dugaan penculikan dengan kekerasan terhadap dua wartawan Karawang, Gusti Setva Gumilar dan Zaenal Mustopa, ke Komnas HAM, karena menilai lambannya kinerja pihak-pihak terkait dalam menangkap dan mengadili tersangka.

“Kami sudah menyampaikan beberapa hal kepada Komnas HAM terkait dugaan tindak pidana penculikan dengan kekerasan yang terjadi kepada dua wartawan di Kabupaten Karawang,”kata Icang dalam jumpa persnya, Senin (7/11/2022).

Hal ini tersebut, lanjutnya, karena pihaknya menilai, sangat lambannya penanganan yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait.

“Sehingga kami melaporkan kasus dugaan penculikan dengan kekerasan ini kepada Komnas HAM, dengan harapan semua pihak yang diduga terlibat segera ditangkap dan perkara ini menjadi lebih terang benderang. Dan terduga pelaku dapat segera dilakukan penahanan dan diadili,” tegasnya. (Red)

TACB Kabupaten Bekasi Jalankan Program Penelitian 107 Obyek Cagar Budaya

BIN | Kabupaten Bekasi – Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Bekasi akan menjalankan program penelitian 107 obyek yang diduga sebagai Cagar budaya. Ketua Tim Ahli Cagar Budayawan Kabupaten Bekasi Wahyudi H.S mengatakan sudah ada penelitian cagar budaya pada tahun 2017. Dengan begitu, akan dilakukan pengkajian kembali data-data yang talah ada di dinas terkait.

“Maka itu tugas kami setelah dibentuk serta dilantik akan mengkaji kembali data-data yang telah ada di Dinas sebanyak 107 dalam bentuk bangunan, struktur, benda serta situs,” ujar Wahyudi.

Dia mengatakan, untuk bangunan seperti Gedung Juang, Saung Ranggon serta bangunan Kolonial yang berada di Pebayuran. Sementara untuk sturktur bangunan seperti makam para ulama dan pahlawan.

“Maka tugas kami yang dijalankan mereview ulang 107 objek yang di duga sebagai cagar budaya, nanti bisa kurang ataupun lebih karena sesuai dengan regulasi cagar budaya itu untuk jangka panjang,” katanya.

Wahyudi H.S mengatakan, untuk program pendek dari tim ahli cagar budaya Kabupaten Bekasi akan membuat buku biografi tentang objek-objek yang diduga sebagai cagar budaya. Sehingga nanti apa yang telah diteliti dapat kepada masyarakat.

“Sehingga nanti akan kita olah sebagai salah satu penetapan cagar budaya terhadap bangunan, barang, struktur atau situs tersebut, mulai hari ini kami sudah meninjau yang ada di list 107 itu serta mengunjungi di 8 titik,” katanya.(Red)

Pemkab Bekasi Berikan Apresiasi Bagi Atlet Peraih Medali Dan Cabor Yang Berhasil Merebut Juara Umum

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan sambangi para atlet Kabupaten Bekasi yang sedang berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XIV 2022 di tiap venue pertandingan.

Dirinya, pertama mendatangi Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Olahraga Kuda Seluruh Indonesia (Pordasi) yang tak lain adalah Cabor pertama yang berhasil meraih Juara Umum.

Selanjutnya, dirinya menyambangi para atlet Catur pada Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Bekasi, di Hall Hotel Sariater, Subang.

“Raihan sementara medali atlet Kabupaten Bekasi pada Porprov XIV Jawa Barat 2022 masih on the track,” ujarnya saat ditemui, Minggu (6/11/2022).

Dani Ramdan didampingi Ketua Kontingen sekaligus Sekda Dedy Supriyadi dan Ketua KONI M. Reza Lutfi Hasan, memberikan apresiasi bagi atlet peraih medali dan cabor yang berhasil merebut gelar juara umum. Termasuk, atlet catur yang sudah menyumbangkan kepingan medali pada pertandingan hari pertama.

“Hari ini, sementara berkuda berhasil juara umum. Atlet catur meraih medali dua emas dan dua perak. Hal ini sangat mengembirakan dan membawa optimisme bahwa di akhir pertandingan nanti bisa berkontribusi menjadikan Kabupaten Bekasi juara umum pada Porprov Jawa Barat,” katanya.

Menurutnya, perolehan medali sementara dari beberapa Cabor yang sudah dipertandingkan secara umum sesuai target dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi.

“Capaian sekarang masih sesuai dengan yang dicanangkan meskipun ada emas yang lepas dari loncat indah, namun dikompensasi dengan lampauan target medali di Cabor berkuda, kemudian satu emas dari Cabor judo yang sebenarnya tidak ditargetkan sudah menambah capaian target hari ini,” terangnya.

Artinya, kata dia, raihan medali untuk Kabupaten Bekasi masih on the track meskipun secara akumulasi hari ini tersalip oleh Kabupaten Bogor dan Kota Bandung sempat mendominasi capaian medali.

“Memang, dalam dua hari ini nomor-nomor andalan mereka yang dipertandingkan. Mulai hari ini dan besok nomor unggulan kita akan dipertandingkan sehingga optimis bisa naik peringkat lagi,” ujarnya.

Dijelaskannya, untuk mencapai target juara umum, sudah ditetapkan dari Cabor mana saja yang bisa meraih emas, perak dan perunggu.

Untuk bisa mengawal target itu diturunkan tim dari KONI dan pengurus Cabornya sendiri, serta ditugaskan seluruh kepala dinas sebagai bapak asuh untuk memberikan dukungan moril dan materil terhadap kesiapan mental dan fisik bagi seluruh atlet di lapangan.

“Setiap hari saya pantau melalui whatsapp grup, sejauh ini masih on the track, saya melihat komitmen mereka bagus dari semua dinas. Dinas yang beban kerjanya berat di akhir tahun ini kita tugaskan dua bapak asuh supaya bisa bergantian untuk bisa memberikan fasilitas bagi atlet,” tutupnya.(Red)

Pemenjaraan Korban Penggunaan Narkotika Sebabkan Pemborosan Anggaran Negara

BIN | Kalimantan Tengah – Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan menyoroti kelebihan kapasitas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang diisi oleh para narapidana narkotika. Menurutnya, pemenjaraan korban pengguna narkotika telah menyebabkan pemborosan anggaran negara.


Hinca mencontohkan, misalnya, untuk satu korban penggunaan narkoba karena membeli paket hemat sebesar Rp150 ribu dikenakan hukuman pidana. Namun, pihak berwenang akan mengeluarkan anggaran yang tidak sebanding dengan narkoba yang dikonsumsi oleh penyalahguna narkoba tersebut. Hal tersebut menurutnya merupakan pemborosan anggaran negara.


“Kalau kita hitung budget-nya. Dengan seseorang menggunakan narkoba yang paket hemat seharga Rp150 ribu, polisi akan mengeluarkan anggaran paling tidak Rp10 juta, Jaksa Rp10 juta, Hakim Rp10 juta, lalu diproses persidangannya ya, kalau dikumpulin Rp30 juta. Lalu diputuskan hukumannya, banyak yang divonis lima-tujuh tahun. Kalau satu hari biaya makannya Rp30 ribu di Lapas, kalikan satu bulan berapa, kalikan satu tahun berapa, kalikan lima tahun berapa. Maka itu menjadi puluhan bahkan ratusan juta, tergantung berapa tahun (vonis) nya tadi,” jelasnya kepada Parlementaria, usai mengikuti Kunjungan Kerja Legislasi Komisi III DPR RI di Palangkaraya, Sabtu (5/11/2022).


Untuk itu, Hinca mendorong pihak berwenang untuk menerapkan konsep penegakan hukum dalam permasalahan narkotika dengan benar. Yakni, dengan mengobati korban pengguna narkotika, bukan malah memenjarakan. Sehingga, berakibat pada semakin banyaknya narapidana dalam Lapas dan berimbas pada anggaran yang harus disiapkan.


Anggaran yang besar tersebut, menurutnya, lebih baik digunakan untuk mengobati (merehabilitasi) korban penggunaan narkoba. Sebab, di sana peran negara yang harus hadir dengan melindungi dan melayani warga negara yang sakit. Di mana pengguna narkotika sejatinya adalah korban yang sakit yang harus diobati, bukan dihukum.


“Apa hebatnya penegakan hukum (dengan cara seperti ini). Pertama, dia salah menerapkan konsepnya. Kedua, dapat menjebol APBN kita. Karena itu saya berteriak mengatakan, kita hentikan ini semua, kita hentikan kesalahan kolektif ini. Mulai dari polisi, jaksa, dan hakim. Ini kesalahan bersama, kita hentikan, kita perbaiki. Mari kita tobat nasional,” tegasnya.


Terakhir, Politisi Fraksi Partai Demokrat ini mengatakan akan mengusulkan kepada Presiden Jokowi untuk mengampuni korban penggunaan narkotika yang sudah terlanjur dipidana. “Saya meminta Presiden Jokowi sebagai kepala negara untuk mengampuni seluruh pengguna, korban-korban yang tadi, orang-orang sakit yang dipidana itu, negara harus mengeluarkannya, mengampuninya, dan mengobatinya sampai sembuh,” tutupnya.


Diketahui, Revisi Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sedang menjadi pembahasan di Komisi III DPR RI. Terkait revisi UU tersebut, Komisi III sedang menerima dan mengumpulkan berbagai masukan dari berbagai pihak sebagai bahan pembahasan RUU tersebut. Pada Jumat (4/11) Komisi III menggali masukan RUU Narkotika dengan menggelar diskusi bersama Kapolda Kalimantan Tengah, Kepala BNNP Kalimantan Tengah dan Kajati Kalimantan Tengah beserta jajaran, di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Red)

Aksi Giat Fogging Di Lakukan Warga Perumahan Kota Serang Baru ( KSB) Blok A Rt02/022 Antisipasi Penyakit Demam Berdarah



BIN | Kabupaten Bekasi – Warga perumhan kota serang baru KSB , gencar melakukan fogging di rt 01 dan 02 rw 022, antusias warga ksb senang sekali dengan di adakanyan fogging di wilayah lingkungan rt.

fogging di lakukan bergantian tiap-tiap orangnya ,operator fogging itu di lakukan oleh warga ksb itu sendiri.
yang di kawal oleh tiap rt masing -masing rt 01 ( p iman) dan Rt 02 ( p Dwi efendi) dan juga di kawal oleh Rw ( p Agus suryanto ) dan juga keamanan linmas ( p Sahrul ) dan warga setempat.

6/11/2022 , giat fogging ini di lakukan oleh warga dari rt 01 samapai rt 02 pada pukul 08 :00 wib sampai selesai,
Alhamdulilahnya sumbangan untuk fogging itu sendiri mendapt 342,00 ribu untuk akomodasi dan sebagainya ujar ketua linmas ” sahrul.

Insa allah kedepanya akan di agendakan rutinitas untuk mencegah penyakit demam berdarah atau yang lainya
Alhamdulilah fogging berjalan dengan aman dan kondusif ( ynt )

Bapas Kelas II Bekasi Hadirkan Musisi Mantan Narapidana di Acara Seminar Motivasi

BIN | Kabupaten Bekasi – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bekasi bekerjasama dengan PT Bageur Insan Mandiri, menggelar Seminar Motivasi dengan tema “Mari Bangkit, Menggapai Mimpi “. Sabtu, (05/11/2022) pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai.

Bertempat di Cafe Imah Bageur , Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kadiv pas Jawa Barat M. Hilal, Kabapas Cikarang, Heri Sulistiyo Bc.IP.,S.H.,M.H dan jajarannya, Kalapas Cikarang, Kalapas Karawang, Babinsa Koramil 12 Serang Baru, klien Bapas kelas II Bekasi, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kepala Bapas kelas II Bekasi, Heri Sulistiyo, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Seminar Motivasi kali ini dalam rangka memperkenalkan diri dan memberikan motivasi kepada klien Bapas kelas II Bekasi dan masyarakat, bahwa ada seorang mantan narapidana kasus narkoba yang kini telah sukses dan berhasil didunia musik.



“Kegiatan ini adalah dalam rangka memperkenalkan diri dan memberikan motivasi kepada klien, disini kami menghadirkan ananda Alloff yang dulunya pernah menghuni Lapas kelas II A Bekasi, tapi berkat keahliannya dalam bermusik yang ananda Alloff ini kembangkan, akhirnya setelah keluar dari Lapas ananda Alloff berhasil didunia musik,” kata Heri.

Melalui kesempatan itu, Heri berharap agar klien di Bapas kelas II Bekasi,semangat melakukan introspeksi serta perbaikan diri dan mengembangkan potensi yang telah dipelajarinya selama pembinaan.

“Saya berharap, kolaborasi dan sinergi antara Lapas, Bapas dan PT Bageur Insan Mandiri dalam membina dan memberikan pelatihan, membuat para klien dapat kembali kepada masyarakat dan diterima oleh masyarakat,sehingga para klien tercapai cita-citanya dan rencananya bersama untuk mewujudkan pribadi yang lebih baik”, sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Balai Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Jawa Barat, M Ilham, menyampaikan bahwa kegiatan Seminar motivasi ini diprakarsai oleh Bapas untuk mendukung lounching album Alloff mantan narapidana Lapas kelas II A Bekasi kasus narkoba.

“Acara ini sebagai bentuk dukungan kami kepada adinda Alloff dalam lounching albumnya, ini membuktikan kepada masyarakat bahwa seorang mantan narapidana bisa bermanfaat dan memberikan inspirasi yang positif, maka saya berharap kepada masyarakat agar tidak memandang sebelah mata kepada orang-orang yang pernah bersalah, berikan kesempatan kepada mereka agar mereka menjalani kehidupan yang normal.” tutupnya. (Wati)

PJ Bupati Bekasi Mengapresiasi Seluruh Tenaga Kesehatan di Kabupaten Bekasi Berhasil Capai Target Program BIAN

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Bekasi yang telah berjuang serta berhasil memenuhi target capaian Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tahun 2022 hanya dalam waktu tiga minggu.

“Saya ingin bertemu langsung dengan para pejuang yang telah mengangkat capaian program BIAN kita yang dalam 3 minggu saja sudah mencapai target,” katanya dalam pertemuan dengan Tim Tenaga Kesehatan Program BIAN Kabupaten Bekasi, di Jababeka Golf & Country Club, Cikarang Utara, Sabtu (5/11).

Ia menjabarkan salah satu faktor yang membuat target capaian berhasil diraih, yaitu kekuatan pikiran. Menurutnya, jika sejak awal telah memiliki pola pikir positif dan terus bersemangat, maka target tersebut akan bisa dicapai selain adanya dukungan dari strategi-strategi yang diterapkan.

“Jika pikiran kita bisa, maka kita akan bisa dalam mencapai target. Dengan strategi-strategi yang kita terapkan, akhirnya berhasil,” tuturnya.

Selain itu, Pj Bupati Bekasi selalu mengingatkan terkait rasa malu dan rasa bertanggung jawab apabila Kabupaten Bekasi berada di peringkat bawah. Hal itu dikatakannya dapat dijadikan motivasi dalam mengejar ketertinggalan.

“Kita membagikan dua rasa, yaitu rasa malu ketika kita tahu ada di peringkat terbawah, dan tasa tanggung jawab agar anak-anak bisa terlindungi dari wabah penyakit menular,” tambahnya.

Dani Ramdan berharap di sisa waktu 10 hari ini, Pemkab Bekasi dapat meningkatkan capaian target hingga 95 persen atau bahkan lebih, sesuai yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Dalam 10 hari ke depan akan terus kita jaga motivasi ini untuk bisa mencapai target sesuai dari Provinsi Jawa Barat yaitu 95 persen,” harapnya.(Red)