BIN | Bintan – Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan himbau masyarakat agar tetap waspada mengingat banjir rob akibat pasangnya air laut.
Lurah Tembeling Tanjung, Mukromin mengatakan selain air laut yang pasang, curah hujan yang tinggi menjadi salahsatu faktor bencana banjir ini.
“Bencana ini sudah hampir setiap tahun mengalami banjir,” ucap Mukromin, (25/1).
Menurutnya, bencana tersebut mengingat Kelurahan Tembeling Tanjung berdekatan dengan pesisir pantai, oleh sebab itu kita menghimbau agar terus waspada disaat musim penghujan.
“Pada umumnya kepulauan bintan berdekatan dengan pantai,” tuturnya.
Dia mejelaskan, pihaknya sudah himbau kepada Rt bahkan Rw untuk mendata warga yang terdampak banjir akibat rob air laut.
“Pihak Rt sudah mendata warga yang terdampak banjir untuk segera mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bintan,” jelasnya.
Nantinya, kata dia, data warga terdampak akan di laporkan ke BPBD Kabupaten Bintan untuk mendapat bantuan.
“Saya menghimbau agar masyarakat berhati-hati dan tetap waspada dalam menghadapi banjir,” tutupnya.(Sobar/Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri Rapat Paripurna Penetapan Keputusan DPRD terhadap Raperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, pada Selasa (24/01/2023).
Dengan ditetapkannya keputusan tersebut, Kabupaten Bekasi telah sah memiliki Perda yang mendorong tingkat kualitas pendidikan pesantren.
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan, Perda mengenai Pesantren di Kabupaten Bekasi sudah menjadi keharusan, melihat kehadiran pondok pesantren sudah sejak dulu menjadi tempat menuntut ilmu dan basis perjuangan masyarakat Bekasi.
Sehingga dengan Perda ini, jelasnya, Pemkab Bekasi dapat meningkatkan fasilitasi terhadap lembaga pendidikan pesantren.
“Karena selama ini pondok pesantren masuk dalam kategori urusan kewenangan Pemerintah Pusat. Ketika kita (di daerah) mau memfasilitasi tentu membutuhkan payung hukum, Perda Pondok Pesantren inilah yang akan kita jalankan,” terang Dani usai Rapat Paripurna.
Selama ini menurut Dani Ramdan, Pesantren (yang tidak memiliki sekolah formal) belum mendapat fasilitasi atau bantuan yang sama seperti sekolah pada umumnya.
“Misalnya SD, sekolah negeri, swasta bisa BOS, kalau pesantren yang tidak punya sekolah, tidak bisa,” terangnya.
Padahal menurutnya, kehadiran pondok pesantren lebih tua ketimbang sekolah umum yang dikenal masyarakat sekarang, dan sama-sama memiliki tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Kita berharap dengan cara seperti ini bukan hanya Kementerian saja nanti yang bisa mengakses,” lanjutnya.
Pemkab Bekasi menambahkan, sebenarnya sudah dialokasikan dalam dana hibah pesantren-pesantren yang ada di Kabupaten Bekasi, namun dengan hadirnya Perda ini, peningkatan anggaran pesantren bisa ada di beberapa SKPD terkait.
“Pertama tentu peningkatan mutu, agar pesantren, baik sisi penyelenggaraan atau alumninya bisa meningkat. Kedua, tentu sebagai reward juga, karena dari Pondok Pesantren sudah lahir para pejuang, ke depan anak-anak kita yang mengenyam pendidikan pesantren juga akan mampu memberikan kontribusi besar untuk Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.
Senada dengan itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Muhammad Nuh menyampaikan, tahapan selanjutnya secara detail akan diatur dalam Peraturan Bupati.
“Namun secara garis besar, mutu dalam pelaksanaan pembelajaran di pesantren akan mampu didorong melalui alokasi anggaran, dengan payung hukum Perda ini,” tegasnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri pelantikan dan pengambilan janji sumpah 561 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu Serentak tahun 2024, di Gedung Serbaguna Komplek Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, pada Selasa (24/01/2023).
Dalam acara yang dihadapi jajaran Forkopimda tersebut, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengharapkan anggota PPS yang tegas untuk konsisten pada sumpah janji yang diucapkan.
Selain itu, dirinya juga mengalami pengalaman pada Pemilu tahun 2019, terkait banyaknya petugas Pemilu yang gugur karena kelelahan bertugas. Terlebih lagi di Kabupaten Bekasi jumlah daftar pemilih di desa yang mencapai ratusan ribu.
Karena itu dia menginginkan Pemkab dan KPU Kabupaten Bekasi melakukan langkah mitigasi dengan analisis dan simulasi untuk mencegah terjadinya kembali hal demikian.
“Saya tadi cek tahun lalu di Tambun Selatan ada satu desa yang jumlah KPPS-nya sampai 250 orang, itu jumlah yang besar sekali, pasti jadi beban, di tingkat PPS. Nah ini dengan KPU akan kita lakukan analisis dan simulasi agar tidak terjadi seperti yang dialami di tahun 2019,” terang Dani usai acara.
Dengan melakukan langkah pencegahan jelasnya, akan mampu mengurangi beban yang dijalankan para petugas PPS.
“Beban yang cukup berat ini bisa kita lakukan mitigasi, sehingga nanti kelancaran dan keselamatan dari petugas tetap menjadi utama,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Bekasi Jajang Wahyudin mengemukakan, sebagaimana arahan KPU RI, telah membuat 11 poin penting dalam Pakta Integritas sebagai janji dan loyalitas petugas PPS.
Jajang juga mengingatkan seluruh penyelenggara pemilu yang ada di bawah KPU Kabupaten Bekasi harus berada dalam satu garis komando. Terlebih dahulu dalam tindakan yang berkenaan dengan hukum di lapangan.
“Jika ada sesuatu hal fakta di lapangan tak bisa diselesaikan dengan regulasi yang dipahami, maka KPU RI memerintahkan kepada kita semua untuk tidak melakukan penafsiran hukum atau tidak melakukan pemahaman hukum sendiri,” jelasnya.
Dia meminta jika hal tersebut terjadi, harus ada komunikasi dan koordinasi secara berjenjang di tingkatan penyelenggara.
“PPS ke PPK, PPK ke KPU Kabupaten Bekasi, ke Provinsi dan seterusnya,” pungkasnya.(Red)
BIN | Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meninjau Vihara Dharma Bhakti, Jakarta Barat, menjelang perayaan ibadah tahun baru Imlek 2023. Irjen Fadil ingin memastikan jelang perayaan ibadah Imlek berjalan aman lancar. “Ya kita amankan supaya kegiatan sembahyang tahun baru Imlek bisa berjalan dengan lancar. Ini juga salah satu kegiatan bagi saya untuk memastikan bahwa sembahyang menyambut Imlek bisa berlangsung dengan baik,” kata Fadil di lokasi, Sabtu (21/1/2023).
Fadil mengatakan salah satu cara menjaga perayaan lancar dengan melakukan sterilisasi dengan menurunkan tim Penjinak Bom. Fadil menegaskan pihak kepolisian juga akan mengawal seluruh rangkaian perayaan tahun baru Imlek hingga selesai.
“Kalau yang seperti vihara besar-besar kita lakukan sterilisasi. Kalau yang tradisional kita lakukan pengamatan secara manual saja,” ujarnya.
Fadil juga berseloroh ada perbedaan Imlek tahun ini dengan beberapa tahun terakhir. Yakni pada perayaan Imlek tahun ini tidak disertai dengan hujan.
“Perbedaannya Imleknya tahun ini cuma satu, nggak hujan,” singkatnya.
Fadil juga mendoakan untuk umat yang merayakan Imlek agar diberikan kesehatan dan kemudahan di tahun baru 2023 ini. Harapannya seluruh masyarakat yang merayakan Imlek mendapat hal yang baik.
“Kepada Bapak-Ibu yang merayakan tahun baru Imlek, saya ucapkan selamat merayakan tahun baru Imlek bersama keluarga Gong Xi Fa Cai. Semoga tahun kelinci air ini yang pengusaha bisa lancar, yang berkarier bisa maju, yang berkeluarga keluarganya semakin rukun. Dan kita dalam berbangsa bernegara bermasyarakat selalu dalam lindungan Tuhan, salam persaudaraan dalam menghadapi masa masa yang tidak mudah ini,” imbuhnya.
BIN | Jogjakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi melakukan peninjauan jalur persiapan mudik Lebaran 2023. Kali ini, Irjen Firman meninjau jalur pantai selatan (pansela) pulau Jawa.
Dalam tinjauannya, Firman mengatakan secara umum belum banyak kendaraan melintasi jalur pantai selatan pulau Jawa. Padahal, menurutnya jalur tersebut cukup nyaman dan aman dilalui.
“Sayang saja fasilitas ini tidak bisa dieksplore dan tidak disampaikan kepada masyarakat. Ini bisa memecah volume kendaraan yang menuju wilayah timur untuk melaksanakan mudik,” kata Firman di Jembatan Kretek 2, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (21/1/2023).
Firman menuturkan, tidak ada salahnya nanti jika masyarakat yang ingin mudik bisa melewati jalur pantai selatan Jawa, lantaran pemandangan jalur ini sungguh indah dan bisa dinikmati.
“Tidak ada salahnya mereka yang akan berangkat terlebih dahulu bisa menikmati jalur pantai selatan jawa gitu ya, itu bisa melalui jalan yang kita sudah lalui bersama selama 3 hari ini dengan semua keindahan dan fasilitas yang ada,” katanya.
Untuk meyakinkan agar masyarakat yang mudik melintasi jalur pantai selatan Jawa, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemda dan Kementerian terkait.
“Semua harus bisa berkontribusi yang positif. untuk bagaimana masyarakat bisa kita yakinkan bahwa melalui selatan ini tidak ada ruginya, kita cinta indonesia kita cinta pemandangan, Tidak ada salahnya kita membangun juga yang ada,” ujarnya.
Lebih lanjut, jenderal bintang dua ini memberikan tips-tips untuk mudik aman dan nyaman, terutama jika melewati jalur pantai selatan pulau Jawa. Salah satunya pengaturan waktu keberangkatan.
“Pertama diatur waktu berangkatnya supaya lebih santai bisa menikmati jalan. Ada tempat-tempat singgah yang bisa dipakai dan dimanfaatkan. Pom bensin lebih banyak ketimbang tahun lalu ini patut diinfokan ke masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia juga meminta masyarakat memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan sehat. Ia pun menyarankan agar masyarakat tak mudik menggunakan sepeda motor demi keselamatan.
“Saya tetap mengimbau kalau bisa jangan pakai roda dua. Tetap silahkan roda empat, roda dua titipkan ke truk ada angkutan laut, kereta api seperti tahun lalu. Jadi ini saran keselamatan karena memang lelah kecuali banyak istirahatnya. Kalau sudah di jalan raya tidak boleh lengah kalau bicara keselamatan. Makanya orang harus sehat kalau di jalan,” katanya.
BIN | Kabupaten Bekasi – Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik meresmikan sarana olahraga tiga perumahan di Kecamatan Setu. Tiga perumahan tersebut adalah Perumahan Griya Setu Permai 2 Desa Ciledug, Perumahan Harmoni Desa Lubang Buaya dan Perumahan Cahaya Darussalam Desa Cijengkol.
Peresmian ini dihadiri para tokoh masyarakat, Polsek dan Koramil, serta aparatur Desa setempat. Diharapkan, sarana olahraga tersebut dimanfaat warga agar menjadi sehat dan dapat dimanfaatkan untuk silaturahim pertemuan warga.
“Ini menunjukkan begitu besar harapan kami segenap pemerintah agar masyarakat Kabupaten Bekasi bisa hidup dengan sehat,” ujarnya usai peresmian di Perumahan Cahaya Darussalam, Setu pada Sabtu (21/01).
BN Holik menyampaikan dirinya sebagai Ketua DPRD terus berupaya menampung aspirasi warga di perumahan-perumahan tersebut, termasuk sarana olahraga yang diresmikannya.
“Ada utusan saya di setiap desa, kita coba mengakomodasi dan sampaikan ke Dinas terkait,” lanjutnya.
Sementara itu Ketua RW 015, Desa Cijengkol, Budiman Budi mengaku senang aspirasi warga untuk pembuatan SOR direalisasikan oleh Pemkab Bekasi melalui Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.
“Sekarang anak-anak bisa main bola di Sarana Olahraga ini, sebelumnya anak-anak bermain dijalan dan dipinggir jalan tol. Kami ucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD dan Pemkab Bekasi,” tandasnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menyambangi Kelenteng Ngo Kok Ong (Yayasan Virya Darma) di Jalan Klenteng, Cibarusah Kota, Kecamatan Cibarusah Kota, Kabupaten Bekasi, Jum’at (20/1/2023).
Kunjungan ini guna memastikan kesiapan pengamanan jelang perayaan Imlek yang jatuh pada hari Minggu (22/1/2023) mendatang.
“Hari ini saya meninjau kesiapan pengamanan perayaan Imlek,” tutur Twedi.
Ia menuturkan, berbagai upaya telah dilakukan seperti pengecekan dan patroli guna memberika rasa aman kepada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah imlek.
“Pengecekan dan patroli kami lakukan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat (jemaat) yang akan beribadah,” ucap Twedi.
Ia menjelaskan, patroli ini dilakukan sebagai upaya memastikan wilayah hukumnya Kabupaten Bekasi tetap aman. Ia tidak mau terlena dengan situasi yang relatif kondusif pada saat ini.
“Nantinya saya akan turun langsung memimpin Patroli, akan dilanjutkan pada siang dan malam hari, untuk menjaga perayaan Imlek di Kabupaten Bekasi berjalan dengan aman dan lancar,” terangnya.
Ia menambahkan, lusa pihaknya bersama Forkopimda akan turun langsung melakukan apel dan patroli ke Klenteng-klenteng yang ada di Wilayah Hukum Kabupaten Bekasi.
“Lusa kami bersama Forkopimda akan meninjau langsung,” pungkasnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pariwisata (Dispar) di tahun 2023 tengah menggodok Peraturan Bupati (Perbup) mengenai wisata Industri yang menjadi program unggulan.
Hal ini merupakan langkah untuk menata manajemen dari berjalannya wisata Industri di Kabupaten Bekasi.
Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dispar Kabupaten Bekasi, Bramantio Soewarno menyampaikan, wisata industri pada tahun ini di masa Kepala Dinas Pariwisata Iyan Priyatna, menjadi program prioritas.
Bramantio juga menerangkan sambil menunggu disahkannya Perbup, pihaknya juga tengah melakukan koordinasi ke berbagai pihak, seperti perusahaan, manajemen kawasan industri, sampai kepada para pelaku usaha wisata Industri.
“Ini jadi program prioritas Pak Kadin, kita gencarkan wisata industri supaya lebih tertata, Pak Kadin juga memerintahkan untuk mengunjungi beberapa kawasan industri, kemarin itu ke Hyundai, ke AHM, ke Diamond,” terang Bram di kantornya pada Kamis, (19/01/2023).
Untuk mendukung program Wisata Industri, Bram mengungkapkan, pihaknya sudah menjalin kolaborasi dengan Asosiasi Penyelenggara Perjalanan Wisata (Asperwi), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan pihak terkait lain-lain.
“Jadi nanti kita coba sinergikan, misalnya kita buat paket wisata, mulai dari menentukan lokasi perusahaan yang akan dikunjungi, tempat makan, termasuk hotel dan destinasi berikutnya yang akan dikunjungi,” terangnya.
Menurut Bram, apabila hal ini berjalan, dia optimis ada potensi besar untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari hasil wisata Industri ini. Terlebih wisata Industri baru ada di Kabupaten Bekasi.
“Kalau ini berjalan, kita bisa bayangkan berapa banyak PAD yang masuk ke kita, dari beberapa tempat,” ungkapnya.
Bram melanjutkan agar hal ini berjalan, maka regulasi berupa Peraturan Bupati sangat dibutuhkan, karena akan mampu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam pengembangan wisata Industri.
“Wisata Industri ini akan berjalan dengan baik apabila didukung oleh tiga aspek penunjang, yakni 3A, Aksesibilitas, Amenitas, dan Atraksi,” terangnya.
Aksesibilitas yaitu penunjang dalam menuju tempat wisata, seperti tranportasi dan jalan, Amenitas atau fasilitas pendukung di destinasi, seperti ATM, Toserba, Pom Bensin, Souvenir, dan Atraksi yaitu hal yang menjual atau dipertontonkan dari destinasi wisata.
“Misalnya kita ke Muaragembong, atraksinya ya laut, ke Tarumajaya, ya ekowisata, makanya karena ada potensi dan penunjang yang besar dan lengkap ini jadi program prioritas,” jelasnya.
Selain itu, Bram juga menyampaikan perlunya dukungan dari masyarakat sekitar destinasi wisata yang tak lain adalah warga Kabupaten Bekasi sendiri.
“Kami meyakini apabila warga sekitar destinasi bisa memupuk rasa memiliki bagi potensi wisata Industri ini, akan banyak pengunjung yang datang, dan meningkatkan ekonomi warga sekitar,” pungkasnya.(Adv)
BIN | Kabupaten Bekasi – Terkait Tempat Hiburan Malam (THM) ilegal diruas jalan tanah merah,yang menjadi keresahan masyarakat mendapat respon positif dari Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) Kabupaten Bekasi.
Deni Mulyadi Plt Kasatpol PP Kabupaten Bekasi ketika di jumpai awak media diruang kerjanya Kamis (19/01/2023) mengatakan,
” Nanti kita tertibkan,berdasarkan laporan dari bawah,baik dari masyarakat,pemerintah desa ataupun tingkat Kecamatan,karena kata dia saya juga banyak mendapatkan laporan di wilayah lain juga”.Ulasnya.
Lebih lanjut dirinya menerangkan,kalau sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait THM tersebut,meskipun bilang camat akan berkoordinasi kepada Satpol pp kabupaten bekasi,tapi faktanya belum ada.” Terangnya.
Dirinya juga menegaskan,jika ada yang melakukan pungli di tempat THM,baik dari ASN ataupun THL mengatasnamakan Satpol pp,laporkan sama saya,karena lanjut Deni hal tersebut juga salah satu aduan yang saya terima.
Maka dari itu,kami Satpol PP Kabupaten Bekasi (Red) sedang melakukan penertiban Kendaraan operasional juga,karena di khawatirkan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan di lakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.(*)
BIN | Kabupaten Bekasi – Anggota Polsek Serang Baru dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran yang menewaskan tiga orang di toko material Maju Jaya di Kp.Ceper RT 03/02 desa Sukasari kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kamis (19/01/2023) pukul 13.30 WIB sampai dengan selesai.
Kapolsek Serang Baru AKP Josman Harianja mengatakan, penyidik melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab utama kebakaran, dan memeriksa serta memastikan secara ilmiah penyebab kebakaran tersebut, karena adanya korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada Senin (16/01/2023) itu.
“Kami dari Polsek Serang Baru bersama-sama Puslabfor Mabes Polri melakukan olah TKP ini, untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran di toko material itu,” kata Kapolsek Serang Baru, AKP Josman Harianja.
Dalam peristiwa itu, tiga orang yang diketahui satu keluarga meninggal dunia, yakni Titin (43), Asep (14), dan Aminah (6 bulan).
“Hal tersebut dilakukan karena menyangkut adanya korban jiwa,” kata Kapolsek menambahkan.
Sebelumnya, Kapolsek Serang Baru mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dua orang warga yang melihat kejadian kebakaran toko material Maju Jaya.
“Kami sudah meminta keterangan saksi dua warga yang tempat tinggalnya bersebelahan dengan toko material.” tutup Kapolsek.(Wati)