22.1 C
New York
Saturday, June 27, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 111

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, Dampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum Hadiri Syukuran Nelayan 6 Muara

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Mendampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum Menghadiri Acara Syukuran Nelayan 6 Muara

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mendampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri acara Syukuran Nelayan 6 Muara, yang berlangsung di TPI Pal Jaya Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya, pada Minggu (29/01/2023).

Acara tersebut dihadiri Kepala Staf Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksamana Pertama TNI Singgih Sugiarto.

Adapun 6 muara yang tergabung dalam syukuran laut ini yakni Muara Sungai Tawar, Muara Pal Jaya, Muara Sungai Niri Sungai Karatan, Muara Sungai Rindu dan Muara Sungai Jingkem.

Tradisi Nadran atau Syukuran Enam Muara yang dilaksanakan rutin setiap tahun oleh para nelayan di pesisir utara Kabupaten Bekasi itu berlangsung meriah dan berhasil menyedot perhatian masyarakat.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Razhanul Ulum yang mewakili Gubernur Jabar Ridwan Kamil, secara langsung membuka prosesi Syukuran Enam Muara ini, sekaligus melepas rombongan para nelayan melarungkan sesaji ke laut lepas.

“Hari ini adalah acara syukur laut sebagai wujud rasa syukur nelayan, sebagai bukti umat beriman bahwa jika mendapatkan anugerah dan rezeki harus bersyukur kepada Yang Maha Kuasa, supaya nikmat dan anugerahnya ditambah. Jadi saya sangat mendukung syukur laut nelayan di Kabupaten Bekasi,” kata Uu.

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan menyampaikan, sebagai pemimpin daerah dirinya merasa takjub dengan adat dan budaya yang masih terus lestari di Kabupaten Bekasi yang setiap kegiatannya mengandung nilai kekompakan dan gotong royong antar masyarakat maupun dengan pihak terkait lainnya.

“Adat, budaya maupun tradisi ini harus tetap dijaga dan dipelihara, karena ada kearifan lokal di situ, ada nilai-nilai penting yang terkandung di dalamnya. Dengan tradisi seperti ini, masyarakat terus diingatkan bahwa rejeki yang diterimanya, kesehatan dan keselamatan di laut itu merupakan anugerah dari Tuhan dan itu harus disyukuri, dan mereka mengekspresikannya melalui acara ini,” kata Dani Ramdan.

Dani mengungkapkan, tradisi Nadran seperti ini merupakan upaya masyarakat pesisir khususnya para nelayan untuk terus menjaga hubungan, tidak hanya dengan sesama manusia dan alam melainkan juga terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Sementara itu Camat Tarumajaya, Dede Mauludin menambahkan, tradisi Nadran atau Larung Sesaji ini merupakan bagian dari adat dan budaya yang mengandung nilai spiritual yang masih lestari di wilayahnya.

“Alhamdulillah hajat dari para nelayan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dengan kegiatan ini masyarakat khususnya para nelayan dapat jauh lebih semangat menjalani hidupnya yang bergantung pada laut,” ujarnya.

Dirinya berharap, disamping sebagai kegiatan budaya, acara ini juga sebagai salah satu upaya dalam mengembangkan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pariwisata.(Red)

BKPB Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi Adakan Raker Perdana di Awal Tahun 2023

BIN | Kabupaten Bogor – Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana (BKPB) Pemuda Pancasila (PP) Pengurus Cabang (PC) Kabupaten Bekasi menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana di awal tahun 2023. Kegiatan dilaksanakan di rumah makan Saung Kuring, Jonggol, Kabupaten Bogor. Sabtu (28/01/2023) pukul 13.30 WIB sampai dengan selesai.

Dalam rapat perdana awal tahun 2023, Ketua BKPB Kabupaten Bekasi, Helmy, dalam sambutannya mengatakan bahwasannya BKPB PP Kabupaten Bekasi ini murni para relawan yang bertujuan untuk ikut membantu pemerintah dan masyarakat dalam bidang kesehatan dan penanggulangan bencana.

“Kita ini benar-benar para relawan kemanusiaan, yang mana kita akan mematangkan program-program kesehatan dan kebencanaan, agar BKPB PP Kabupaten Bekasi dapat bergerak dan melakukan kemanusiaan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Tentunya kita akan bersinergi dengan TNI Polri dan pemerintah setempat,” kata Helmy.

Raker yang dihadiri oleh Sekjen MPC PP Kabupaten Bekasi Iwan Lentik, Penasihat BKPB Eko Santoso, Sekretaris BKPB Dr. Edho dan sejumlah pengurus BKPB serta anggota tersebut, juga membahas tentang keoptimalan dan reshuffle kepengurusan.

“Raker ini juga kita bahas reshuffle pengurus yang ada di struktural, sehingga BKPB PP Kabupaten Bekasi ini benar-benar bisa optimal dalam menjalankan tugasnya,” ungkap Helmy.

Untuk menambah wawasan anggota BKPB, Raker kali ini juga menghadirkan narasumber dari BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi.

Helmy berharap, dengan adanya narasumber BPJS tersebut, semua yang hadir dalam Raker dapat mengerti dan memahami dengan jelas, kemudian wawasan dan ilmu tersebut digunakan untuk membantu masyarakat Kabupaten Bekasi.(Wati)

Rayakan Anniversary Street Race, Ini Pesan Kapolda Metro : Kurangi Balap Liar Dan Blokir Jalan Raya




BIN | Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si membuka gelaran Street Race yang kelima sekaligus merayakan first anniversary Street race Polda Metro Jaya. Tujuan dari street race ini adalah untuk menyalurkan energi anak muda yang hobi kecepatan, Sabtu (28/1/2023).

Fadil menjelaskan dari street race pertama sampai dengan street race hari ini terjadi peningkatan jumlah peserta sekaligus perbaikan penyelenggaraan awalnya hanya sekitar 365 peserta, sekarang peserta menjadi 1.200, tadinya hanya 5 kelas, 8 kelas sekarang menjadi 30 kelas.

Fadil Juga berpesan agar balap liar di DKI Jakarta bisa dikurangi.

“Semoga dapat disuarakan stop trek-trekan dan blokir jalan umum, agar tak ada lagi balapan liar yang menyebabkan kecelakaan di jalan raya”, kata Fadil, Sabtu, (28/01/2023).

Fadil berharap ke depannya ada lintasan khusus untuk balapan, bukan hanya aman tapi bisa juga menjadi sebuah ekosistem yang lebih kompleks untuk pengembangan-pengembangan ekonomi kreatif kemudian atmosfer balapan drag race.

Untuk menyediakan fasilitas tersebut, tutur Kapolda, perlu kolaborasi antar pihak. Lokasi balapan yang tepat juga harus ditentukan.

“Teman-teman pencinta kecepatan bukan butuh event semata, melainkan teman-teman butuh fasilitas penunjang,” ucap Fadil.

Perhelatan 1st Anniversary Street Race Polda Metro Jaya mengangkat tema ‘Mencari Prestasi Bukan Sensasi’. Sejak pagi, kawasan balap ini mulai dipenuhi tenda. Hujan deras membuat para pencinta kecepatan berdiri dan memarkir kendaraan mereka.

Fadil dan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono membuka acara tersebut dengan mengibarkan bendera bermotif kotak hitam putih. Mereka kemudian melakukan uji coba lintasan balap.
Heru Budi dan Fadil menunggangi motor Kawasaki dan melaju di lintasan balap sepanjang 500 meter itu. Lintasan inilah yang akan menjadi arena pertarungan 1.200 pembalap.

Masyarakat Apresiasi Langkah Divisi Humas Polri Dalam Menggelar Dialog Publik Jelang Pemilu 2024



BIN | Jakarta – Divisi Humas Polri menggelar dialog publik ke seluruh jajaran Polda serta Polres di seluruh Indonesia secara virtual menjelang Pemilu 2024, Kamis (26/1/23).

Dialog tersebut langsung dipimpin oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo dari Mabes Polri, Jakarta.

Dialog virtual turut dihadiri oleh sejumlah pejabat mulai dari jajaran Kabid Humas Polda seluruh Indonesia, sejumlah Pamen, Komisioner Bawaslu perwakilan mahasiswa dan para Kasi Humas Polres.

Dialog itu digelar dalam rangka menampik berita bohong, ujaran kebencian, politik identitas, polarisasi politik dan SARA pada Pemilu 2024 mendatang.

Pada kesempatan tersebut, Kadiv Humas Polri dalam arahan ke jajaran Humas Polda dan Polres seluruh Indonesia menginstruksikan untuk memperbanyak, mengamplifikasi, menggelorafikasi dan mendiseminasi pemberitaan positif dan mengisi konten-konten positif di berbagai platform media sosial, sehingga akan berdampak pada public trust (kepercayaan masyarakat) terhadap Polri dan mewujudkan Kamtibmas yang kondusif pada Pemilu 2024.

Kegiatan itupun mendapat apresiasi dari masyarakat, karena dianggap sangat positif sebagai persiapan menjelang pemilu 2024.

Forum Generasi Milenial Indonesia (FGMI) lewat koordinatornya Muhamad Suparjo SM memberikan apresiasi kepada Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo yang telah mengadakan kegiatan Dialog Publik jelang pemilu 2024.

“Tentu ini sangat positif, terlebih lagi Polri sebagai garda terdepan dalam pengamanan pemilu nanti, makanya harus terus diadakan dialog sebagai bentuk persiapan dalam menghadapi pemilu 2024”, Ungkap Suparjo kepada awak media, Kamis (26/01)

Suparjo menambahkan bahwa kegiatan dialog ini juga sangat penting untuk memberikan pelajaran dan pendidikan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu 2024 mendatang, karena banyak hal yang harus dicegah seperti Politik Isu SARA sehingga tidak terjadi konflik antar masyarakat.

“Benar kata Irjen Dedi harus memperbanyak konten-konten positif dan mencegah Isu SARA menjelang pemilu nanti agar keadaan menjadi kondusif pada pemilu 2024 mendatang”, tutup Suparjo.

Bidic Launching Podcast Dengan KPUD, Bawaslu Dan Ketua DPRD

BIN | Kabupaten Bekasi – Bekasi Diskusi Club (BIDIC) launching Podcast dengan Ketua KPUD, Ketua Bawaslu dan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dengan tema ‘Menakar Calon Pemimpin Bekasi 2024’.

Presiden Direktur Bidic, Budiarta mengatakan kegiatan ini mengingat sebentar lagi Kabupaten Bekasi bakal mengikuti Pemilu 2024.

Jadi, nantinya masyarakat bisa memilih sosok pigur untuk dijadikan pemimpin Kabupaten Bekasi.

“Bukan hanya mejelang pemilu saja, akan tetapi Bidic dapat memfasilitasi isu berbagai persoalan di Kabupaten Bekasi dengan menghadirkan Narasumber yang Berkompeten untuk menjawab dan cara menyelesaikannya, sehingga adanya informasi berimbang secara interaktif dan edukatif sehingga masyarakat luas mendapatkan informasi yang sesuai fakta dilapangan,” ucapnya.

Ketua KPUD Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin menerangkan, pelaksanaan Pemilu sedang berjalan sesuai tahapan dan berdasarkan target KPU RI.

Bahkan selain itu, KPUD Kabupaten Bekasi juga diantaranya sudah mempunyai konsep untuk Pemilih Pemula seperti dihari besar Palentine.

“Jadi nanti dihari Palentine bukan lagi Hari Kasih Sayang Tapi Kasih Suara dan bukan lagi harus ngasih Coklat, tetapi ngasih Coklit,” kata Jajang.

Saat ini Pemilu sedang berjalan dan belum sampai pada tahapan pendaftaran dan hal ini perlu dibahas pada sesi Bidic berikutnya agar publik memahami tentang tahapan pemilu selanjutnya.

“Kami menargetkan pada Pemilu kali ini menargetkan pemilih pemula seperti anak-anak muda yang baru lulus sekolah,” terangnya.

Hal selaras dikatakan Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Saepul Bahri diskusi ini bukan untuk awal dan terakhir tetapi juga bisa terus berlanjut kedepanya secara konsisten sebagai bahan corong informasi untuk masyarakat. Sebab masih ada tahapan yang perlu kita bahas agar publik memahami.

“Masih ada tahapan lainnya seperti calon legislatif dan Bupati yang sedang kami siapkan sesuai harapan,” ucapnya.

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Hm. BN Holik Qodratullah mengatakan, Partai politik pada hakekatnya menginginkan suatu kemenangan.

“Oleh sebab itu kami ingin menunjukan DPRD sebagai wakil rakyat ada ditengah masyarakat,” kata Holik.

Apalagi kata dia, Kabupaten Bekasi sudah mencatat sejarah menjadi juara Porprov dan hal itu berkat dukungan DPRD Kabupaten Bekasi serta masyarakat.

“Saya berharap hal ini bisa bermanfaat bagi masyarakat bekasi,” ujarnya.

Dirinya berharap bisa mengoptimalkan kinerjanya sebagai wakil rakyat. Dan ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa DPRD hadir untuk rakyat bekasi.

“Besar harapan kami dapat mengoptimalkan, Karena KPUD dan Bawaslu salah satu sarana yang bisa mengantarkan pada parlemen,” tutupnya. (Bis)

Diskominfosantik Terima Kungker Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi

BIN | Kabupaten Bekasi – Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, pada Kamis, (26/01/2023).

Dalam kunjungan tersebut, Komisi II DPRD diterima langsung oleh Plt. Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Ade Komarudin, didampingi Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Rhamdan Nurul Ikhsan, Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Bahrul Ulum dan Kabid Statistik Sektoral, Dede Sutardi.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Rhamdan Nurul Ikhsan menyampaikan, Diskominfosantik membutuhkan peran serta Komisi II DPRD dalam upaya mengoptimalkan fungsi Command Center untuk pelayanan publik yang lebih baik.

“Ke depan kita ingin Command Center itu bisa menjadi pusat kendali untuk memantau berbagai aktivitas pelayanan kepada masyarakat, misalnya pemantauan arus lalu lintas, kemudian penanganan pengaduan pelayanan publik dan yang lainnya,” terangnya usai menerima kunjungan.

Pada kunjungan tersebut, Komisi II DPRD juga membahas pelayanan jaringan yang ada di Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Bidang Statistik dan Persandian.

Mengenai strategi optimalisasi Bidang IKP, lanjut Ramdan, pihaknya mengupayakan sesuai arahan dari Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, untuk mengoptimalkan fungsi kehumasan di Diskominfosantik agar bisa lebih baik dalam menjembatani komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan masyarakat.

“Ya, kita akan coba maksimalkan terutama apa yang menjadi konsen pimpinan, pastinya nanti coba kita cari solusi dan kita kembangkan sistem yang efektif dari yang sudah berjalan baik kita akan lanjutkan,” tuturnya.

Komisi II terangnya juga menyarankan agar dilakukan kajian mengenai kebutuhan-kebutuhan yang ada di Diskominfosantik, dan akan dilanjutkan ke Badan Anggaran.

“Jadi nanti Komisi II DPRD akan mencarikan solusi berkaitan dengan anggaran itu supaya bisa lebih dimaksimalkan lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Himawan Abror mengatakan, kunjungan kerja yang dilakukan Komisi II ini merupakan upaya menjalin sinergi dengan lebih baik lagi, antara DPRD dengan Diskominfosantik.

“Tujuannya adalah bagaimana memaksimalkan perangkat yang ada, bisa lebih bermanfaat buat masyarakat secara luas,” ungkap pria yang akrab disapa Tole ini.

Himawan menuturkan, dari hasil kunjungan ini, Diskominfosantik masih terbilang memiliki anggaran terbatas untuk melaksanakan berbagai program sesuai dengan tupoksinya.

“Jangan sampai program-program kerja terhambat karena anggaran yang tidak cukup. Karena kalau bicara anggaran kan banyak hal yang harus dibahas misalnya faktor prioritas,” lanjutnya.

Komisi II, lanjut Himawan, berupaya mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan dari Diskominfosantik untuk diakomodir melalui mekanisme di DPRD Kabupaten Bekasi.

“Ya, bidang-bidang dan divisi yang ada di Diskominfosantik sudah cukup baik, tetapi masih harus didorong dari sisi anggaran. Meskipun tidak menutup kemungkinan apa yang sudah ada dan dikerjakan oleh Dinas sekarang bisa lebih dimaksimalkan lagi ke depannya,” ujarnya.

Gapensi BPC Kabupaten Bekasi Siap Mendukung Pemerintah Daerah Dalam Pembangunan Infrastruktur

BIN | Kabupaten Bekasi – Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) BPC Kabupaten Bekasi siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih berkualitas di tahun anggaran 2023.

“Seluruh anggota Gapensi Kabupaten Bekasi bertekad untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bekasi yang jauh lebih baik, profesional dan proporsional,” kata Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Gapensi Kabupaten Bekasi, Wasju Juanda, pada Kamis (26/01/23).

Gapensi Kabupaten Bekasi, lanjut Wasju, memiliki total sebanyak 169 anggota yang telah memperpanjang KTA dan telah memenuhi regulasi baru sesuai yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dari total 257 anggota.

Wasju menuturkan, melihat banyaknya pengusaha lokal yang memiliki persepsi yang sama dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur berkualitas di Kabupaten Bekasi, diharapkan pemerintah daerah dapat lebih optimal dalam menjalankan program pembangunan di tahun 2023.

“Dengan memberdayakan pengusaha jasa kontruksi lokal, maka perekonomian akan tetap berputar di daerah, pajaknya juga akan terserap kembali,” terangnya.

Dari sisi pertanggungjawaban, kata Wasju, pengusaha lokal juga akan lebih bisa diandalkan. Terutama skala pengerjaan menengah ke bawah.

Dirinya berharap, dengan terus mendorong pengusaha lokal memenuhi kriteria dan regulasi yang telah ditetapkan. Pemerintah daerah dapat menyerap minimal 50 persen dari pekerjaan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah daerah di tahun 2023.

“Pemerintah juga nantinya bisa melihat bahwa kita bekerja bagus, integritas kita juga bagus dan kualitas pekerjaan kita bagus, itulah salah satu bentuk pembinaan kita kepada anggota. Jadi diharapkan, secara bertahap melalui sinergitas ini, infrastruktur di Kabupaten Bekasi semakin membaik dari tahun ke tahun,” ujarnya.(Red)

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN. Holik Qodratulloh Tanggapi Tuntutan Buruh PT. Hung-A Indonesia

BIN | Kabupaten Bekasi – Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Hm. Bn Holik Qodratulloh tanggapi sejumlah tuntutan buruh PT. Hung-A Indonesia.

Menurutnya, sebanyak 330 karyawan yang di PHK akibat dampak perang Ukraina dan Rusia yang membuat produksi perusahaan tersebut menurun.

“Kurang lebih 2.000 karyawan PT. Hung-A Indonesia dan 330 orang yang terkena PHK, maka dari itu kami fasilitasi aspirasi buruh kepada pihak perusahaan,” tuturnya, (25/1).

Oleh sebab itu para buruh merencanakan aksi demo selama 4 hari berturut-turut. Namun, hal itu tidak Sampai terjadi setelah Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Hm. Bn. Holik Qodratulloh mempasilitasi aspirasi buruh tersebut.

Diketahui ada 5 poin tuntutan 1 diantaranya sudah disepakati pihak perusahaan untuk membantu membiayai adminitrasi jaminan hari tua oleh pemerintah.

“Pihak perusahaan membantu membiayai segala pembiayaan administrasi,” kata dia.

Dia menuturkan pihak perusahaan hanya mengantarkan para buruh sampai ditanggung oleh pemerintah.

“Untuk pembiayaan ditanggung pemerintah biasanya 6 bulan,” tuturnya.

Hasil kesepakatan tersebut dituangkan dalam perjanjian yang diketahui langsung Presiden Direktur PT. Hung-A Indonesia.

“Hal itu adalah sebuah perjuangan, dan pada akhirnya yang di PHK kurang lebih 6 bulan pembiayaannya ditanggung oleh Pemerintah,” jelasnya.

Holik menjelaskan hal itu adalah sebuah perjuangan sekaligus menunjukan bahwa DPRD Kabupaten Bekasi peduli terhadap persoalan buruh dan masyarakat lainnya.

“Kami tunjukan bahwa kami peduli terhadap buruh atau pun hal-hal yang mengait persoalan masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Dia berharap Kabupaten Bekasi tetap kondusif dan perekonomian pulih sehingga rakyat Kabupaten Bekasi sejahtera.(Bis)

Peresmian Nama Jalan KH.R Ma’mun Nawawi Pemkab Bekasi Akan Undang Wapres Dan Gubernur Jabar

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar rapat Persiapan Peresmian Nama Jalan KH.R Ma’mun Nawawi pada ruas jalan Cibarusah-Mekarmukti, di aula KH.R Ma’mun Nawawi, Gedung Bupati Bekasi, Komplek Pemkab, Cikarang Pusat pada Rabu, (25/01).

Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten Daerah I dr. Sri Enny Mainiarti, bersama Asisten Daerah II Iwan Ridwan dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Bekasi, Iman Santoso.

Asda I Pemkab Bekasi dr. Sri Enny Mainiarti menjelaskan akan mengundang Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk melakukan seremonial peresmian nama jalan tersebut.

Meski begitu lanjut Enny, hasil rapat rencana peresmian ini masih menunggu persetujuan dari Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan.

“Harapannya nanti bisa diresmikan sampai ke Pak Wapres ya bisa hadir di sini, Pak Gubernur juga bisa hadir, jadi beberapa harapan kita mudah-mudahan bisa terlaksana supportnya ke peresmian jalan ini dan lain-lain akan kita sampaikan ke Pak Pj Bupati,” jelasnya seusai rapat.

Enny mengemukakan, meskipun seremonial peresmiannya baru dicanangkan, secara sosial perubahan nama jalan tersebut sudah disambut baik oleh masyarakat, pada saat Pemkab Bekasi melakukan sosialisasi keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 124.4 Kep. 689 Pemotda/2022 tentang penamaan Jalan K.H.R. Ma’mun Nawawi pada ruas jalan Cibarusah -Mekarmukti.

“Ada SK-nya dan tidak ragu-ragu lagi menggunakan nama jalan tersebut. Sekaligus kita juga menginformasikan mensosialisasikan sosok KH Ma’mun Nawawi ini sebagai Calon Pahlawan Nasional (CPN),” katanya.

Proses peresmian ini terangnya, akan dijalankan dengan bersurat kepada istana dan Gubernur dengan perkiraan waktu pelaksanaan peresmiannya di Februari 2023.

“Bapak Wapresnya kapan bisa hadir, atau menyesuaikan waktu beliau. Tapi harapannya kita Februari ini kalau memungkinkan terlaksana, karena masih kita usulkan kalau beliau berkenan,” katanya.

Menurut beliau peresmian ini sangat bernilai bagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang bangga dan menghargai jasa dari KH.R Ma’mun Nawawi Calon Pahlawan Nasional asal Cibarusah.

“Memberikan nama jalan sesuai dengan nama beliau ini adalah satu semangat buat masyarakat Kabupaten Bekasi, momen untuk mengingat kembali bagaimana perjuangannya,” pungkasnya.(Red)

Bappeda Kabupaten Bekasi Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)

BIN | Kabupaten Bekasi – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bekasi Tahun 2023 di hotel Swiss Bellin pada Rabu (25/01).

Kegiatan ini menyerap aspirasi masyarakat untuk pembangunan Kabupaten Bekasi pada tahun berikutnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi, yang membuka kegiatan tersebut menjelaskan, Forum Konsultasi Publik ini dapat menyerap aspirasi di kalangan masyarakat.

Prioritas pembangunan seperti infrastruktur, pengurangan angka pengangguran, stunting, pengurangan kemiskinan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bekasi pasca pandemi Covid-19.

“Seperti Musrenbang tingkat Kecamatan serta Musrenbang tingkat Kabupaten Bekasi, bisa mendapatkan inovasi dan ide untuk program pembangunan daerah di tahun 2024,” ujar Dedy Supriyadi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi Entah Ismanto mengatakan jika setiap desa telah menginput program pembangunan pada SIPD yang telah disediakan Bapedda. Nantinya, dari masukan itu akan dipilih program pembangunan yang menjadi prioritas.

“Kita ingin ada saran dan masukan dari masyarakat serta perbaikan di RKPD awal menuju Musrenbang tingkat Kabupaten Bekasi, tentunya ada tahapan-tahapan yang harus dilalui seperti melalui Forum SKPD,” katanya.

Dia juga berharap setiap OPD konsen terhadap prioritas yang sudah disepakati, karena capaiannya dilihat dari indikator kinerja utama Dinas atau OPD.

“Hingga akhirnya indikator pemerintah daerah dengan sasaran program yang bisa dipertanggungjawaban itu harapan kita,” tambahnya.(Red)