BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Kecamatan Cibarusah melakukan pelayanan perekaman E-KTP secara door to door untuk warga lansia, penyandang disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Wibawamulya, pada Rabu (18/01/2022).
Kepala Desa Wibawamulya, Firman Rully Zaelani mengatakan, layanan jemput bola tersebut merupakan program Simpro (Siap Melayani dan Mudah Prosesnya) dari Disdukcapil Kabupaten Bekasi, melalui petugas Kecamatan Cibarusah.
“Program Simpro ini memudahkan warga yang memiliki keterbatasan tertentu, untuk dapat memiliki dokumen kependudukan secara sah dan diakui sebagai penduduk di Kabupaten Bekasi maupun di Indonesia,” ujarnya.
Firman menuturkan, perekaman E-KTP tersebut dilakukan di empat RT di wilayahnya, diantaranya tiga warga penyandang disabilitas, tiga orang lansia dan dua ODGJ yang dilakukan di rumah mereka masing-masing.
“Pelayanan jemput bola ini untuk memastikan bahwa setiap orang atau penduduk yang ada di Desa Wibawamulya telah memiliki identitas resmi atau bukti diri yang sah tanpa terkecuali,” ujarnya.
Ia menuturkan, dengan memiliki E-KTP, warga yang memiliki keterbatasan seperti lansia, penyandang disabilitas dan ODGJ dapat diikutsertakan dalam program bantuan sosial dari pemerintah.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Menjamur Tempat Hiburan Malam (THM) ilegal di ruas jalan tanah merah,yang bertepatan di perbatasan Kecamatan Kedungwaringin-Karang bahagia di duga jadi pembiaran.
Hal tersebut di ungkapkan salah satu Tokoh Masyarakat Desa Karang Harum yang enggan di sebutkan identitasnya ketika di jumpai di kediamannya.(17/01/2023).
“THM di tanah merah ini sepertinya di biarkan begitu saja,tidak ada tindakan dari instansi terkait”.ulasnya.
Lebih lanjut dirinya menerangkan,THM di tanah merah ini sudah berdiri dan beroperasi sudah lama,meskipun sempat ada razia,sepertinya saya mengira hanya seremonial saja.
“Saya berharap,kalau memang bisa di brantas dan di tutup secara permanen saya sangat mengapresiasi kinerja instansi terkait,guna mencegah hal-hal yang tidak di inginkan di masa yang akan datang,contohnya untuk saat ini saja banyak anak di bawah umur yang berkunjung ke THM tersebut,bahkan Pemandu Lagu (PL)-nya juga ada yang dibawah umur”.
Berdasarkan informasi dan fakta yang di himpun Portal Media Group (PMG) Tempat Hiburan Malam (THM) yang berada di ruas jalan tanah merah tersebut terus berjalan,namun hanya libur di setiap malam jum’at.
Sehingga berita ini terbit,Kepala seksi ketentraman dan ketertiban (Kasi trantib) Kecamatan Kedungwaringin belum dapat di konfirmasi,karena masih ada giat di luar kecamatan.
“Nanti kita saling komunikasi saja kang”,singkat pak joko kasi trantib kecamatan kedung waringin ketika di konfirmasi melalui pesan singkatnya.(Red/Wati)
BIN | Jakarta – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M. Si memberikan Kuliah Umum kepada sekitar 150-250 orang Mahasiswa S1 Uhamka dan Dosen Uhamka di ruang Aula kampus A Uhamka, Jakarta Selatan, Rabu (18/01/2023).
“Membangun jaringan komunikasi untuk kepemimpinan kolaboratif” menjadi tema materi kuliah umum dari kapolda Metro Jaya. Dalam materi kuliahnya Irjen Fadil mengatakan, saat ini Situasi negara kita mengalami perubahan yang begitu cepat, sehingga negara mengalami Situasi yang penuh dengan ketidakpastian.
“Negara kita Sekarang berada dalam situasi yang penuh dengan ketidakpastian, perubahan terjadi begitu cepat, dan situasi saat ini akan menjadi tantangan bagi kita semua dan harus kita sadari supaya kita lebih waspada menghadapi situasi kedepan”, Kata Irjen Fadil.
Irjen Fadil melanjutkan, kepolisian adalah bagian dari masyarakat, baik organisasi bidang layanan jasa, pelayanan publik maupun penegakan hukum dan agar dapat beradaptasi dengan lingkungan maka dalam sebuah organisasi diperlukan perubahan struktur dan kultur dengan cepat.
“Dalam berbagai kesempatan khususnya di kepolisian, saya selalu menyampaikan organisasi ini adalah bagian dari masyarakat, baik organisasi bidang layanan jasa, pelayanan publik maupun penegakan hukum, maka dalam sebuah organisasi perubahan struktur, kultur harus kita lakukan dengan cepat untuk dapat beradaptaasi dengan Lingkungan”, Ucap Irjen Fadil.
“Ketika memimpin suatu organisasi kita harus kuasai betul situasi ekternal dan internal, hidup matinya suatu organisasi dipengaruhi oleh bagaimana merespon sebuah perubahan yang menjadi keniscayaan yang harus dilalui,” tambahnya.
Irjen Fadil menjelaskan, untuk menyesuaikan dengan tuntutan lingkungan, maka harus dilakukan modifikasi gaya kepemimpinan yang diantaranya adalah dengan melihat dan belajar dari praktek praktek yg dilakukan oleh kepemimpinan sebelumnya.
“Ada beberapa gaya kepemimpinan antara lain melihat dan belajar dari praktek praktek yang dilakukan oleh kepemimpinan sebelumnya. Dari hal tersebut, maka kita harus melakukan modifikasi Menyesuaikan dengan tuntutan lingkungan dan kendala-kendala yang dialami oleh organisasi saat ini” Ujar Irjen Fadil.
Irjen Fadil mengatakan, ada beberapa unsur kepemimpinan yang harus dimiliki, diantaranya memodelkan perilaku anggota organisasi yang diharapkan, pemimpin harus menginspirasi, menciptakan peluang, mampu berkolaborasi, menciptakan kepercayaan dan keberlanjutan.
”Anda sekalian lah yang menentukan Indonesia mampu menuju Indonesia emas, lakukan semuanya dengan penuh kasih sayang dan cinta.” Tutup Irjen Fadil
BIN | Kabupaten Bekasi – Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi melakukan serah terima hibah penataan arsip in aktif tahun 2022 kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi di ruang Prof. St. Burhanuddin Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Cikarang Pusat pada Rabu (18/01).
Dedy Supriyadi dalam sambutannya menyampaikan serah terima hibah penataan arsip seluas 107 meter linear beserta 535 box dan 18 rak arsip ini merupakan upaya Pemkab dan Kejari memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Dedy, pelayanan kepada masyarakat akan dapat berjalan baik apabila pengelolaan dan ketersediaan arsip dijalankan dengan baik.
“Karena itu Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, bersama Pemkab yang dalam hal ini Dinas Arsip dan Perpustakaan punya tanggung jawab bersama dalam mewujudkan pengelolaan arsip yang andal, untuk menjamin ketersediaan arsip yang otentik, utuh dan terpercaya,” jelasnya.
Dinas Arsip dan Perpustakaan, menurutnya, memiliki fungsi pembinaan kearsipan di wilayah Kabupaten Bekasi. Pembinaan tersebut dalam upaya pendampingan pengelolaan arsip pada tiap pencipta arsip termasuk Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.
“Telah dilaksanakan sejak tahun 2020, kita mengharapkan sinergi ini dapat mewujudkan tertib arsip yang berdampak pada kualitas layanan publik di Kabupaten Bekasi,” katanya.
Dedy juga mengemukakan langkah itu merupakan bentuk komitmen Pemkab Bekasi kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Bahkan, dengan dukungan ini Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi berhasil meraih peringkat penataan arsip terbaik se-Jawa Barat.
“Pemkab Bekasi berkomitmen dan konsisten terus membantu dalam pelayanan arsip maupun nanti pada saat alih media ke transformasi digital,” katanya.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Ricky Setiawan Anas menyampaikan, selama dirinya bertugas sudah melakukan kerjasama bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah sebanyak 2 kali dalam penataan arsip.
“Di masa saya di tahun 2021 telah melakukan penataan sebanyak 97 meter linear, beserta box dan rak arsip, yang telah diserahterimakan sebanyak 107 meter linear dengan 535 box dengan 18 rak arsip,” terangnya.
Ricky menyampaikan penataan arsip di instansinya merupakan hal vital baik dalam merekam hasil kerja maupun penanganan perkara yang ditangani Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.
“Arsip tersebut memang harus ditata dengan baik untuk adanya kepastian hukum apabila dikemudian hari ada hal-hal yang belum selesai yang akan ditindaklanjuti kembali,” katanya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan MoU dengan Korea Selatan dalam program Sister City. Kerjasama tersebut untuk mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Kabupaten Bekasi.
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengungkapkan sebelumnya melakukan MoU program Sister City saat berkantor di Provinsi Jawa Barat.
“Dulu pernah melakukan ini, seperti di Kabupaten Purwakarta serta membuat draf MoU dan menyiapkan berkas dokumen serta sebagai syarat terbentuknya kerjasama Sister City,” Ujar Dani Ramdan setelah menandatangani MoU tersebut pada Selasa (17/01).
Dani mengatakan, spirit dan inisiasi Kadin memang sudah selayaknya memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah, terutama soal ketenagakerjaan. MoU Sister City tersebut merupakan inisatif dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi.
“Saya melihat potensi kerjasama itu sangat bisa terbangun melalui program SisterCcity ini. Terutama saya tertarik dengan musiman pekerja,” terangnya.
Dani juga memberikan apresiasi kepada Kadin Kabupaten Bekasi yang telah memberikan program tersebut untuk masyarakat Kabupaten Bekasi. Katanya, substansi Sister City memiliki tujuan mengembangkan hubungan persahabatan dan saling pengertian antara negara dengan kultur dan demografi yang berbeda.
Namun spirit ini harus bergeser ke bentuk kerja sama yang lebih konkrit dan saling menguntungkan. Karena di Indonesia aturan terkait Sister City diatur dalam surat edaran Kemendagri No. 193/1652/PUOD pada 26 April 1993.
“Surat edaran ini mengatur tentang tata cara pembentukan hubungan kerja sama,” katanya.
Ketua Kadin Kabupaten Bekasi Heri Noviar kerjasama tersebut dapat mencapai peningkatan dan kemajuan dibidang-bidang strategis. Menurutnya, Sister City atau kota bersaudara adalah konsep menghubungkan dua kota dilokasi negara yang berbeda.
“Tentunya untuk menciptakan konektivitas budaya dan kontak sosial antar penduduk yang kemudian bisa dikembangkan dalam bentuk kerjasama lainnya,” tambahnya.(Red)
BIN | BOGOR – Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Selasa (17/1).
Rakornas yang mengusung tema Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi ini dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo dan diikuti oleh seluruh Kepala Daerah serta Forkopimda se-Indonesia.
Dani Ramdan menyampaikan, dirinya berkomitmen menjalankan arahan Presiden Jokowi terkait pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrem, investasi, serta percepatan belanja APBD.
“Secara umum ada dua kata yang bisa kita simpulkan dari arahan Presiden dan para Menteri, yakni kita harus optimis dan waspada,” ujarnya.
Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk lebih bersemangat dan bekerja lebih keras lagi agar bisa menjaga tren pertumbuhan dan menjaga agar inflasi tetap terkendali, kemiskinan ekstrem harus ditekan dan dikurangi, serta investasi dengan Key Performance Indikator (KPI).
“Kabupaten Bekasi sudah cukup bagus pengendalian inflasinya dan ini harus dijaga. Apalagi di Kabupaten Bekasi daerah destinasi utama, investasinya harus terus dijaga, termasuk percepatan perijinan dan belanja APBD harus dipercepat dan dipertajam dengan kandungan belanja produk daerah yang lebih tinggi,” jelasnya.
Dani menuturkan, untuk menekan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bekasi, langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan data harus betul-betul akurat, terpadu, terkoordinasi, dan terorkestrasi, sehingga bisa melahirkan kebijakan yang spesifik dan tepat.
“Kebetulan kita juga sedang menyelesaikan Sensus Regsosek itu yang akan menjadi data dasar yang nanti akan lebih kuat lagi dalam mengintervensi kemiskinan,” pungkasnya.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam arahannya mengajak seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota bersama Bank Indonesia untuk bekerja keras dalam menangani inflasi yang kini menjadi momok bagi semua negara.
“Saya minta seluruh pemerintah daerah bersama Bank Indonesia terus memantau harga-harga barang dan jasa yang ada, agar selalu terdeteksi sedini mungkin sehingga bisa kita kejar dan antisipasi untuk kita selesaikan,” terangnya.
Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga meminta kepada kepala daerah untuk turun langsung memantau harga barang dan jasa di lapangan. Ia juga mengimbau setiap pemerintah daerah untuk berhati-hati dalam menaikan tarif Barang Milik Daerah (BMD) karena hal tersebut dapat mempengaruhi laju inflasi.
“Kepala daerah harus sering-sering ke pasar, cek harga pangan, jangan sekedar ngomong aman-aman saja. Pemerintah daerah juga harus hati-hati dalam penaikan tarif BMD-nya, jika masih kuat bertahan ya bertahan, tapi jika sudah tidak kuat silahkan naikkan tapi jangan terlalu tinggi tarifnya, karena itu mempengaruhi laju inflasi kita,” tegasnya. (Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berupaya meningkatkan pencapaian target wajib pajak.
Salah satunya yakni dengan melakukan cetak massal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di awal tahun 2023.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi mengatakan, bahwa dengan dilakukannya cetak massal SPPT PBB-P2 di awal tahun, menjadi momentum dalam mengoptimalisasi pendapatan di Kabupaten Bekasi.
“Selain untuk meningkatkan pencapaian target, cetak massal SPPT PBB-P2 di awal tahun ini juga untuk menghindari keterlambatan pendistribusian SPPT kepada Wajib Pajak,” jelasnya di Kantor Bapenda Kabupaten Bekasi, Komplek Pemda Cikarang Pusat, Selasa (17/1).
Dirinya juga menyampaikan, di tahun 2022 realisasi PBB-P2 berhasil melebihi target yang telah ditetapkan yaitu mencapai 108,23 persen. Sedangkan target PBB-P2 di tahun 2023 mengalami kenaikan sebesar 11,06 persen.
“Ini peningkatan yang cukup besar, dan saya juga minta pada saat termin evaluasi kinerja ketiga harus dilaporkan tingkat pencapaiannya,” ucapnya.
Sekda menambahkan, selain cetak massal SPPT PBB-P2 diawal tahun, upaya lain yang dilakukan untuk optimalisasi pendapatan adalah dengan melakukan pemutakhiran data secara berkelanjutan, berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, serta melakukan pengawasan dan evaluasi untuk memastikan pengelolaan PBB-P2 sudah berjalan sesuai rencana.
“Saya berharap, dengan dilakukannya cetak massal SPPT PBB-P2 lebih awal, dapat meningkatkan pelayanan penyampaian SPPT PB-P2 serta diterima oleh wajib pajak tepat waktu,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pajak Daerah pada Bapenda Kabupaten Bekasi, Jenal menjelaskan, PBB-P2 merupakan sumber pendapatan yang cukup potensial sebagai sumber pembiayaan kegiatan pemerintah pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat. Adapun PBB-P2 mempunyai kontribusi sebesar 24,71 persen terhadap PAD Kabupaten Bekasi.
Target PBB-P2 tahun 2023 mengalami kenaikan sebesar 60 milyar atau 11,06 persen dari target tahun 2022 dengan jumlah SPPT yang dicetak untuk tahun 2023 sebanyak 1.153.772 lembar.(Adv)
BIN | Kabupaten Bekasi – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Bekasi Yana Suyatna menghadiri kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang di gelar Universitas Pelita Bangsa di Aula B lantai 6 pada Senin (16/01).
Ketua Kwarcab Kabupaten Bekasi Yana Suyatna mengatakan, dari Pusdiklat Kabupaten Bekasi mengirim tim khusus (tim Sus) ke pelatihan tersebut. Nantinya calon pembina akan memahami kode kehormatan Pramuka serta metode pendidikan Pramuka.
“Yang terpenting mereka bisa mengajarkan kepada anak didik kita baik ditingkat siaga SD, penggalang SMP, peneggak SMA maupun di Pandega mahasiswa sehinga bisa mengharumkan tentang kepramukaan,” katanya.
Yana mengapresiasi kegiatan ini sangat baik bagi calon pembina, sehingga terus menggalih ilmu sebanyak-banyaknya dan bermanfaat bagi orang banyak.
“Saya mengapresiasi kegiatan seperti ini, kalau bisa bukan hanya di PGSD saja melainkan ke semua fakultas yang berada di UPB ini,” terangnya.
Rektor Universitas Pelita Bangsa Hamzah Muhammad Mardi Putra mengatakan, kegiatan pramuka harus dikembangkan dengan baik agar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
“Semoga ilmu dari Kakak-kakak pelatih bermanfaat dan dapat diaplikasikan setelah lulus dari IPB dan dikembangkan kemasyarakatan,” harapnya.
Selain itu, Kaprodi PGSD Universitas Pelita Bangsa Titin Sunaryati mengatakan, kegiatan ini adalah yang ke dua. Peserta semua mahasiswa sangat antusias mengikutinya.
“Yang mengikuti peserta sebanyak 128, dari 3 kelas or di Bumi Perkemahan Bojongmangu,” katanya.
Titin mengatakan, kegiatan ini sesuai dengan kurikulum PGSD. Bukan hanya memberikan ilmu, tetapi juga praktek yang sudah dikerjakan di beberapa bulan kemudian.
“Kegiatan ini juga kita gabungkan dengan mata kuliah PKN seperti mencetak warga negera yang disiplin, tanggung jawab dan berkarakter salah satunya adalah mata kuliah kepramukaan,” katanya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan meresmikan Mushola Nuur Al-‘Adli Pengadilan Negeri Cikarang, di aula PN Cikarang, Komplek Pemkab, Cikarang Pusat, pada Senin, (16/01). Musholah ini merupakan dukungan dari hibah Pemkab Bekasi kepada PN Cikarang yang merupakan mitra kerja.
Dani Ramdan berharap, dengan dibangunnya mushola ini mampu memenuhi kebutuhan spiritual para hakim, pejabat dan masyarakat Kabupaten Bekasi dalam memberi maupun mencari keadilan. Apalagi, masyarakat yang membutuhkan pelayanan PN Cikarang sangat banyak untuk diselesaikan.
“Jadi banyak dari masyarakat yang berinteraksi ke sini, pencari keadilan, maka diperlukan fasilitas tempat ibadah. Kami melihat di sini juga para hakim, pejabat, yang memberikan rasa keadilan, mereka membutuhkan sarana peribadatan, sehingga mereka terjaga lahir batin,” ujar Dani Ramdan usai acara peresmian.
Dani mengatakan, mushola tersebut memiliki fasilitas dan kondisi bangunan yang sangat bagi para pegawai maupun masyarakat yang ingin menjalankan ibadah sholat di PN Cikarang.
“Kami berharap, mushola ini sesuai namanya juga Nuur Al Adli, Cahaya Keadilan, jadi memberikan cahaya baik bagi para pimpinan di sini, hakim dan pegawai maupun masyarakat pencari keadilan dengan inspirasi dari musholla ini,” harapnya.
Dirjen Badan Peradian Umum Mahkamah Agung RI, Bambang Myanto mengatakan jajaran PN Cikarang membutuhkan sarana untuk mempertebal ketakwaan sehingga mampu menambah baik pelayanan kepada masyarakat.
Saat ini, lanjutnya, jajaran PN Cikarang yang dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Cikarang Eddy Daulatta Sembiring sudah menunjukkan prestasi dengan pengukuran secara sistem aplikasi EIS (Evaluasi Implementasi SIPP) yang dimiliki Dirjen Badan Peradilan Umum.
PN Cikarang sjuga edang diajukan untuk menjadi Pengadilan Kelas 1 B dari status yang sekarang di Kelas 2. Dari jumlah banyaknya kasus yang ditangani, PN Cikarang sudah sangat layak menjadi kelas 1 B. setahun, penanganan perkara kasus mencapai 1500 perkara.
“Mengukur tingkat kepatuhan, kedisiplinan serta kinerja, jadi di sini (PN Cikarang) pernah ranking 1 nasional,” jelasnya.
Sementara itu Ketua Pengadilan Negeri Cikarang Eddy Daulatta Sembiring menyampaikan Pengadilan Negeri Cikarang akan terus mempertahankan prestasi yang sudah diraih, dengan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, maupun dalam kenaikan grade PN Cikarang dari Kelas II menjadi Kelas I B.
“Tentunya kami mengharapkan doa dan dukungan dari segenap masyarakat Kabupaten Bekasi agar ini semua dapat terealisasi,” tutupnya.
Acara ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Bekasi, Sekda Dedy Supriyadi, Ketua Pengadilan Tinggi Bandung Herri Swantoro dan Penceramah Ustadz Adi Hidayat.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Tiga orang tewas dalam kebakaran di sebuah toko material sekaligus tempat tinggal di Jalan Raya Pasir Randu Kp Ceper RT 003 RW 002 Desa Sukasari Kecamatan Serang Baru. Senin (16/01/2023) sekitar pukul 03.30 WIB. Para korban itu diduga terjebak di dalam rumah di lantai dua tersebut.
Menurut warga, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada saat seluruh anggota keluarga pemilik toko bangunan sedang terlelap tidur.
“Kalau awal mula kejadian saya lagi tidur, pas ada yang minta tolong saya keluar lihat sudah ada api besar didalam rumah itu, saya terus keluar nolongin korban,” jelas Alex (43) warga dilokasi kejadian saat diwawancarai awak media.
Alex menyebut ada sekitar 6 orang yang menjadi korban dalam insiden tersebut, korban merupakan satu keluarga 3 orang tewas dilantai dua, dan 3 lainnya mengalami luka patah tulang akibat melompat dari lantai dua saat menyelamatkan diri.
“Kalau korban itu kan totalnya ada 6 orang, yang 3 mah berhasil turun ke bawah, yang 3 lagi gak sempat ke bawah terus itu api mah udah gede,” ungkapnya.
Asal api diduga dari konsleting listrik berasal dari lantai dua, sehingga menyambar keseluruh lantai dibangunan dua lantai tersebut.
“Api gede dari tinner, cat, kayu, motor lima, kalau mobil enggak ada,” ujarnya.
“Yang pertama rumah dulu, baru percikannya ke bawah. Pas merembet ke bawah kan banyak material jadi ada percikan gitu.” imbuhnya.
Saat kebakaran terjadi, kata Alex, para penghuni tengah tertidur lelap, sehingga diduga korban meninggal dunia terjebak dilantai dua saat akan memyelamatkan diri.
“Kalau korban di dalam rumah, ibunya di kamar, korban satu lagi di ruang tengah.” tutur Alex.
Lebih lanjut Alex mengatakan, jasad korban yang merupakan ibu dan kedua anaknya itu ditemukan sudah dalam kondisi hangus terbakar.
“Kalau yang meninggal ada tiga, ibu sama bayi dan satu anaknya. Kalau yang selamat suaminya, anaknya, sama cucunya.” tutup Alex. (Wati/Red)