20.5 C
New York
Friday, June 26, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 85

Polsek Cibarusah Datangi TKP Warga Yang Meninggal Tersengat Listrik Saat Menolong Anaknya

BIN | Bekasi – Warga Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi dikejutkan dengan ditemukanya Rifki Maulana (46) warga Kp.Tegal Panjang RT 004/002 Desa Wibawamulya Wibawamulya dalam kondisi meninggal karena tersengat listrik. Jumat (23/06/2023) sekira pukul 15.00 Wib.

Kejadian bermula saat anak korban sedang bermain di lantai 2 rumah kediaman. Lalu anak korban memainkan batang stainlees (galah), kemudian korban naik ke lantai 2 dan melarang anaknya agar tidak bermain batang stainlees (galah)

Kemudian, korban melihat anaknya terkena setrum dan secara spontanitas menarik anaknya. Nahas, galah tersebut mengenai korban sehingga korban terkena setrum dan terpental dengan posisi kepala bagian belakang membentur lantai.

Tidak lama kemudian, datang 3 orang tetangganya dan mengetahui korban dalam posisi tergeletak dan tidak bergerak, segera meminta tolong dan memanggil dokter terdekat. Selanjutnya, korban dibawa oleh pihak keluarga ke RS Medirosa 2 Cibarusah dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Atas kejadian tersebut, saksi yang juga tetangga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke perangkat Desa Wibawamulya dan diteruskan ke Polsek Cibarusah.

Mendapati laporan adanya orang meninggal dunia karena tersengat listrik, anggota Polsek Cibarusah segera meluncur ke tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi-saksi.

“Benar kami mendapatkan laporan dari masyarakat adanya orang meninggal dunia karena tersengat listrik. Kami segera meluncur ke rumah korban,”ucap Kapolsek Cibarusah, Iptu Ari Andhika Silamukti.

Anggota Polsek Cibarusah yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh jenazah tidak ditemukan tanda-tanda penganiyaan.

“Korban meninggal dikarenakan murni karena tersengat listrik saat menolong anaknya,” tegas Kapolsek.(Wati)

DPMPTSP Kabupaten Bekasi Berkomitmen Berikan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpatu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi berkomitmen terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.

Kepala DPMPTS Kabupaten Bekasi, Suhup terus memaksimalkan inovasi pelayanan melalui aplikasi Bekasi One Stop Service (BOSS). Dengan tujuan memudahkan masyarakat mengakses informasi perizinan di Kabupaten Bekasi.

“Sebagaimana visi yang diberikan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan untuk memantapkan kinerja dalam bekerja dan melayani (Makin Berani) DPMPTS terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” terang Suhup di kantornya pada Rabu, (21/06/2023).

Meskipun dalam hasil pemantauan evaluasi penyelenggara pelayanan publik pada DPMPTSP tahun 2022, memperoleh capaian indeks sebesar 4,55 atau predikat A tetapi pihaknya terus berupaya meningkatkan berbagai aspek pelayanan perizinan yang ada.

Suhup menerangkan ada 6 aspek yang terus dimaksimalkan. Pertama, aspek kebijakan pelayanan yang ditetapkan dari keputusan Kepala DPMPTSP tentang pelayanan perizinan berbasis risiko.

“Kita akan optimalisasikan penerapan standar pelayanan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kemudian penyusunan Standar Pelayanan juga sudah dilakukan,” jelasnya.

Pelaksanaan survei kepuasan masyarakat, katanya, terus dilakukan dengan melibatkan para pengguna layanan secara berkelanjutan.

“Kedua, ada aspek profesionalisme SDM-nya. Kita memberikan penghargaan bagi para pegawai yang memberikan pelayanan terbaik, dan dipublikasikan melalui kanal media sosial kami,” sambungnya.

Pada aspek sarana-prasarana, DPMPTS memperhatikan aspek kenyamanan, keamanan, kebersihan pengunjung yang sedang meminta pelayanan. Seperti misalnya jalur evakuasi, hotspot wifi, charger station, dan ruang bermain anak-anak bagi yang menunggu.

“Kemudian aspek sistem informasi pelayanan publik juga dilakukan dengan website yang bisa diakses, pengintegrasian SIPPN (Sistem Informasi Pelayanan Publik Nasional), serta standardisasi pelayanan yang terdapat di DPMPTSP,” ucapnya.

Mengenai konsultasi dan pengaduan masyarakat juga dipublikasikan di website dpmptsp.bekasikab.go.id. Hal ini dilakukan untuk memudahkan akses kepad pengguna layanan.(Red)

Pemkab Bekasi Terapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Semua Rumah Sakit

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di semua rumah sakit di Kabupaten Bekasi secara bertahap. Hal itu untuk memberikan pelayanan kesehatan yang mudah, melalui keikutsertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Pertama prinsipnya kami mendukung KRIS JKN di seluruh RS yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, karena cakupan UHC-nya maksimal. Tuntutannya, ya bagaimana dilayani dengan sebaik baiknya.

Tentu, ujung tombaknya ada di rumah sakit,” ujarn Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan saat mempresentasikan implementasi KRIS JKN, secara virtual dalam Monitoring dan Evaluasi Implementasi KRIS JKN di Command Centre, Diskominfosantik, Kecamatan Cikarang Pusat, pada Kamis (22/6/2023).

Dani menjelaskan, untuk Kabupaten Bekasi dengan 23 Kecamatan memiliki jumlah penduduk 3,1 Juta Jiwa dan secara geografis lebih luas dari Jakarta.

Kabupaten Bekasi memiliki 53 Rumah Sakit. Dua diantaranya RSUD yakni, RSUD Kabupaten Bekasi untuk kelas B dan RSUD Cabangbungin kelas C.

“Dari 53 RS yang ada, baru 42 RS yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan ,” katanya.

Adapun untuk capaian Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Bekasi pada semester lalu sudah melampaui 100 Persen.

Namun dalam semester dua Tahun 2023 ini, terjadi penambahan penduduk, sehingga angka UHC menurun di angka 99,85 persen..

“Dengan capaian tersebut BPJS memberikan kemudahan untuk masyarakat Kabupaten Bekasi yang berobat di fasilitas kesehatan cukup pakai KTP dan akan dilayani,” tambahnya.

Untuk itu, Dani menambahkan dalam memaksimalkan KRIS, Pemkab Bekasi akan menganggarkan pembiayaan untuk RSUD Kabupaten Bekasi dan RSUD Cabangbungin serta di kegiatan Dinkes sendiri untuk kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev). Supaya, di rumah sakit pemerintah bisa menerapkan KRIS JKN ini.

“Kami membuat keputusan bupati, terkait KRIS serta edaran Bupati agar setiap rumah sakit swasta khususnya bisa memenuhi standar ini, baik tahun ini atau secara bertahap.

Langkah-langkahnya akan kami patenkan agar kami ada time line yang terkawal progresnya, sehingga seluruh rumah sakit bisa memenuhi KRIS JKN ini,” tukasnya. (Red)

PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan Tinjau Langsung Rutilahu

BIN | Kabupaten Bekasi – Sebagai elemen terpenting dalam mengintervensi dan menurunkan angka kemiskinan ekstrem dan stunting di Kabupaten Bekasi, Pemkab Bekasi konsisten membantu warga kurang mampu melalui pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) dan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Hal tersebut disampaikan Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan usai meninjau lokasi pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) dan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bersama Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan (Disperkimtan), Muspika Kecamatan Cibitung dan Kelurahan Wanasari di Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, pada Kamis (22/06/23).

“Jadi kita memang sasarannya masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem dan stunting baik yang sudah ataupun yang mencegah, itu yang kita ingin fokuskan lagi dan diprioritaskan. Kedua itu yang kita kerjakan dulu karena yang diukur saat ini adalah penyelesaian masalah miskin ekstrem dan stunting,” katanya.

Dani Ramdan mengatakan, Pemerintah Kabupaten bekasi melalui dinas terkait terus menjalankan program-program strategisnya, khususnya yang berkaitan dengan keberlangsungan hidup masyarakat dalam jangka panjang secara konsisten dan terus berkelanjutan dari tahun ke tahun.

“Kita Rutilahu tahun ini 2.500, tahun sebelumnya juga sebanyak 2.500. Jadi kalau dijumlah dari tahun ke tahun sudah puluhan atau ratusan ribu rumah yang kita perbaiki seperti ini. Demikian juga SPALD-S yang setiap tahunnya sebanyak 1.600 jadi kita harapkan ini bisa membantu masyarakat miskin untuk hidup lebih layak,” ucap Dani Ramdan.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir menambahkan, tahun ini pihaknya secara masif menjalankan program Rutilahu dan SPALD-S yang tersebar di hampir seluruh kecamatan se – Kabupaten Bekasi.

“Jadi untuk SPALD-S di Kabupaten Bekasi di tahun 2023 itu kurang lebih ada sebanyak 1.825 titik yang tersebar di 22 desa di 12 kecamatan. Sedangkan untuk program Rutilahu tahun 2023 kurang lebih 2.500 teresebar di 180 desa,” jelas Chaidir.

Sepanjang bergulirnya kedua program tersebut, pihaknya terus bekerjasama dengan dinas atau SKPD terkait dalam menentukan warga-warga yang masuk kategori tidak mampu atau daerah yang stuntingnya tinggi sehingga jangkauan dari kedua program ini dapat tepat sasaran.

“Oleh sebab itu kita coba eksekusi di sarana dan prasananya, mudah-mudahan angka kemiskinan ektrem dan stunting ini bisa ditangani,” terangnya.(Red)

Pemkab Bekasi Dukung Polri Me-reaktivasi dan Merevitalisasi Satkamling

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mendukung upaya Polri me-reaktivasi dan merevitalisasi Satkamling yang dikenal di masyarakat sebagai Pos Kamling.

Dukungan itu disampaikan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, usai mengikuti Apel Bersama Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di Lapangan Promoter Polres Metro Bekasi, Cikarang Utara, pada Rabu (21/06/2023).

“Tentu bukan sekedar dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan, tetapi ini nilai-nilai dasar bangsa Indonesia yaitu gotong-royong sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Acara Apel Satkamling tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi Dandim 05/09 Kabupaten Bekasi Letkol Inf Danang dan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik.

Dani mengatakan, Satkamling menjadi salah satu untuk memperkuat jati diri bangsa, dimana bangsa ini dalam keamanan adalah tanggung jawab seluruhnya.

“Seperti mendoktrin masyarakat untuk melaksanakan Satkamling secara permanen disetiap pemukiman masyarakat Kabupaten Bekasi,” katanya.

Pj Bupati menegaskan, akan menginstruksikan para camat dan kepala desa untuk mendukung Satkamling dengan memberikan atensi dan menghidupkan kembali Satkamling di wilayah masing-masing.

“Nanti keaktifan Satkamling ini akan menjadi salah satu penilaian dalam Lomba Kampung Bersih Makin Berani, yang akan kembali digelar dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Bekasi ke-73 tahun ini,” terangnya.

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi Twedy Aditya Bennyahdi mengatakan, dengan adanya Satkamling ini bisa membentuk keamanan swakarsa dilingkungannya masing-masing. Satkamling ini juga menjadi amanat Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Tadi juga sudah disampaikan bahwa nanti akan ada pelatihan untuk meningkatkan kemampuan perorangan dalam menjalankan Satkamling salah satunya harus memiliki kemampuan menyelesaikan permasalahan dengan cepat walaupun permasalahan yang kecil,” terangnya.

Dia mengajak Forkopimda Kabupaten Bekasi untuk mengaktifkan kembali Satkamling yang sudah ada. Dengan keberadaan Satkaming ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman, nyaman kepada warga setempat.

Kapolres Metro Bekasi bersama Forkopimda juga memberikan penghargaan kepada juara Satkamling di Wilayah Kabupaten Bekasi.

Diantaranya juara 1 Satkamling RW 08 Desa Telaga Murni, Juara 2 Satkamling RW 20 Desa Sukaragam Kecamatan Serangbaru dan Juara 3 Satkamling RW 08 Desa Mekarmukti Kecamatan Cikarang Utara.(Red)

KPU Kabupaten Bekasi Tetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Tahun 2024

BIN | Kabupaten Bekasi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu Tahun 2024 sebanyak 2.200.209 pemilih .

Hal tersebut ditetapkan melalui rapat pleno terbuka yang dilaksanakan di Aula KPUD Kabupaten Bekasi, Jalan Raya Rengas Bandung, No:103, Desa Karang Sambung, Kecamatan Kedungwarungin, pada Rabu ( 21/06/23).

Rapat pleno terbuka tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bekasi dan disaksikan oleh jajaran Komisioner Bawaslu Jabar dan Bawaslu Kabupaten Bekasi, Forkopimda dan Perwakilan Partai Politik juga dihadiri oleh 23 PPK se- Kabupaten Bekasi.

“Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 03 Tahun 2022 pemuktahiran data pemilih tersebut harus diakhiri pertanggal 21 Juni 2023 secara serentak di Indonesia.

Sehingga data DPT ini diperoleh dari hasil pemuktahiran data pemilih di Daftar Pemilih Sementara (DPS) dari perbaikan data sampai pada penyisiran validasi data baik data pemilih ganda maupun meninggal dunia dan lain-lainya,” ungkap Ketua KPUD Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudi.

Dia mengungkapkan hasil rapat pleno terbuka tersebut sudah disepakati bersama bahwa DPT Kabupaten Bekasi Pemilu Tahun 2024 dengan Jumlah DPT sebanyak 2.200.209 pemilih.

Angka tersebut terbanyak DPT dari Kecamatan Tambun Selatan dengan jumlah 332.525 pemilih, kedua terbanyak DPT dari Kecamatan Babelan dengan jumlah 180.903 dan ketiga terbanyak diperoleh dari DPT Kecamatan Cibitung dengan 172.246 pemilih

“Yang paling sedikit jumlah DPT-nya dari Kecamatan Bojongmangu hanya 21.525, kemudian Kecamatan Muaragembong sebanyak 30.658 serta Kecamatan Setu sebanyak 30.696 pemilih,”ucapnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Syaiful Bachri mengatakan hasil rapat pleno penetapan DPT tersebut cukup alot dalam mencocokan data dari KPU tersebut sehingga pada akhirnya pihaknya bisa menerima dan menyetujui hasil rapat pleno tersebut.

“Ya tadi ada sedikit perbedaan pandangan dan perbedaan data namun ketika sudah kembali di buka dan dicocokan akhirya clear,dan kita menerima dan menyetujuinya,” pungkasnya. (Red)

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan; Intensifikasi Pajak Daerah Upaya Tingkatkan PAD

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan, intensifikasi pajak daerah merupakan upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Terlebih ke depan, Pemkab Bekasi sudah mencanangkan program pembangunan infrastruktur, percepatan pembangunan serta program lainnya. Karena itu peningkatan pendapatan daerah dibutuhkan agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar.

Hal ini disampaikan Dani Ramdan saat memimpin rapat intensifikasi pajak daerah di ruang rapat Bupati Bekasi, pada Selasa (20/06/2023).

Dari hasil rapat ini, jelas Dani Ramdan, ada beberapa objek pajak yang akan dioptimalkan untuk menggenjot PAD Kabupaten Bekasi. Seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah/Bangunan (BPHTB).

“Pertama, PBB-BPHTB. PBB ini mulai dari masalah NJOP-nya disesuaikan, ada juga yang menyangkut piutang, karena ini masih besar, ini akan kita coba genjot, dengan berbagai strategi yang tadi dibahas,” ungkapnya usai rapat.

Pajak restoran khusunya katering, jelasnya, akan segera didorong untuk memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD) Kabupaten Bekasi. Nantinya ini akan ditugaskan kepada UPT Bapenda Kabupaten Bekasi untuk mengumpulkan pengusaha katering.

“Semua UPTD melakukan sosialisasinya nanti Hari Kamis. Nanti setelah itu kita kejar komitmennya untuk melaksanakan,” sambungnya.

Dani menambahkan, objek pajak lainnya adalah pajak air tanah yang akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dikarenakan perizinan penetapannya merupakan wewenang provinsi.

“Pembayarannya memang ke Kabupaten. Oleh karena itu Senin depan kita juga akan mengundang DPMPTSP Provinsi, ESDM, Samsat menyangkut pajak parkir dan beberapa hal yang kaitannya dengan pusat dan provinsi untuk kita sinkronisasi,” tuturnya.

Dani menambahkan banyak perizinan reklame yang perizinannya sudah habis mereka tidak segera memperpanjangnya. Karena perizinannya sudah habis maka tidak bisa dibayar pajaknya ke Pemkab Bekasi.

“Padahal kegiatannya berlangsung. Nah ini kita ingin ada persepsi yang sama, apakah berbasis izin (bisa dipungut pajak) atau berbasis kegiatan. Kalau berbasis kegiatan kan meski mereka izinnya sedang proses, bayar pajaknya sudah bisa. Tapi kalau berbasis izin, berarti izinnya dipercepat,” katanya.

Sebelumnya Pemkab Bekasi juga telah menggelar rapat bersama OPD penghasil pajak seperti Dinas Pariwisata, dan Dinas Perhubungan.

Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi, unsur/pejabat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pembangunan Sutia Resmulyawan, serta UPT Bapenda.(Red)

Giat PFMD Sukses, Kalapas llA Cikarang Ucapkan Terimakasih ke Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya

BIN || Bekasi- Kegiatan pembinaan Fisik, Mental dan Disiplin (PFMD) yang berlangsung dua hari di Markas Komando Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya yang digelar oleh Lembaga kelas llA Cikarang Kabupaten Bekasi telah resmi ditutup dengan upacara bendera merah putih dihalaman Lapas kelas llA Cikarang di jalan Cilampayan Jl. Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/6/2023).

Kalapas kelas llA Cikarang, S.E.G. Johannes Bc.IP., SH., M.Si., dalam sambutannya selaku inspektur upacara mengatakan, tujuan dari adanya kegiatan pembinaan Fisik, Mental dan Disiplin adalah untuk meningkatkan kedisiplinan, ketaatan bagi petugas lapas dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Dalam hal ini kita bekerjasama dengan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, kenapa kita lakukan di sana, sejauh ini hubungan sinergitas Lapas kelas llA Cikarang dengan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya sudah berlangsung lama. Baik itu dalam rangka pengamanan maupun dalam rangka kegiatan apa saja, kami selalu melibatkan Batalyon D Pelopor”, ucapnya.

Oleh karena itu, masih lanjut Kalapas kelas llA Cikarang, dengan maksud tujuan dilakukan di Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya sehingga hubungan yang sudah terjalin baik ini maka Lapas kelas llA Cikarang melibatkan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan meminta bantuannya dalam kerjasama kegiatan ini.

” Saya ucapkan Terimakasih atas kerjasama Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya yang sangat profesional dalam mendidik anak-anak buah saya dalam membentuk kedisiplinan mereka, oleh karena itu kepercayaan kami terhadap Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya sangat tinggi sekali dalam pelaksanaan kegiatan ini”, imbuhnya.

Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, AKBP Budi Prasetya SIK., MSi. Dimarkas Komando Batalyon D Pelopor mengatakan kepada awak media, bahwa Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya sudah membantu demi kelancaran kegiatan Lapas kelas llA Cikarang dengan mengadakan tempat di Markas Komando Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya.

“Siapa pun yang meminta bantuan, Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya siap membantu. Maupun itu dari Institusi atau masyarakat, yang terpenting bisa bermanfaat bagi kita semua”, terangnya.

Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, AKBP Budi Prasetya SIK., M.Si. juga sebaliknya mengucapkan Terimakasih kepada Lapas kelas llA Cikarang yang telah mempercayakan Markas Komando Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya sebagai tempat pembinaan Fisik, Mental dan Disiplin ASN petugas Lapas kelas llA Cikarang yang berjumlah 108 orang, dan kerjasama ini adalah sebagai solidaritas Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dengan Lapas kelas llA Cikarang.

“Harapan saya untuk ASN Lapas kelas llA Cikarang dengan adanya kegiatan ini ya semakin bagus dalam kedisiplinan bekerja dan melaksanakan dengan baik”, harapnya.(@SR)

Antisipasi Kenakalan Remaja, Polsek Cibarusah Adakan Giat Police Goes to School

BIN | Bekasi – Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya, mengelar kegiatan Goes to School di SMK Abdi Negara Jl. Raya KH. Ma’mun Nawawi, Desa Sindangmulya ,Kecamatan Cibarusah. Kegiatan goes to school yang dihadiri jajaran Polsek Cibarusah, guru dan pelajar untuk mencegah kenakalan remaja. Rabu (14/06/2023).

Kapolsek Iptu Arie Andhika Silamukti,S.T.K,S.I.K,M.S.I mengungkapkan, meningkatkan keamanan di dunia pendidikan juga menjadi perhatian pihak kepolisian, terutama dengan meningkatnya kasus kenakalan remaja.

“Oleh karena hal tersebut sebagai upaya menekan kasus itu, Polsek Cibarusah menggelar kegiatan pembinanan dan penyuluhan Kamtibmas dikalangan pelajar melalui program Police Go to School,” kata Kapolsek.

Disebutkan, Polri juga hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk melakukan pendekatan dengan sekolah-sekolah. Dalam pendekatan tersebut, Kepolisian dapat lebih intens menyampaikan pesan kepada pelajar khususnya tentang kunci utama dalam kehidupan adalah kedisiplinan dan serta masalah bahaya kenakalan di kalangan pelajar.

“Kegiatan Police Goes to School ini untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas pelajar, dan kami berharap semoga dengan kegiatan ini mampu membuka hati para pelajar agar tidak melakukan perilaku yang melanggar hukum yang tentunya merugikan banyak pihak, terutama pelajar itu sendiri,” ujar Kapolsek.

Kapolsek Cibarusah menambahkan, kegiatan Goes to School ini tetap pada mandat kepolisian lebih fokus untuk memberikan pesan kamtibmas dalam rangka menjaga situasi tetap kondusif.

“Bagaimana kita dapat mengingatkan mereka untuk tertib berlalu lintas,melarang mereka untuk nongkrong-nongkrong dan melarang mereka untuk tawuran, maka materi atau pesan kamtibmas yang disampaikan juga menyesuaikan dengan kondisi kaum milenial.” pungkas Iptu Arie Andhika. (Wati)

Miris Pantai Santolo Garut Sepi Akibat Pungli dan Sampah Berserakan

BIN || Garut – Pantai Santolo yang terletak di Desa Pamalayan Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat dijawa barat ketika berlibur hari besar dan libur panjang.

Pantai yang sangat indah yang sempat menjadi primadona wisata, pantai santolo memiliki pasir putih ombaknya yang besar dan indah, Saat ini pantai terlihat sepi dan kotor terlihat jelas pemandangan sampah berserakan terkesan tidak terawat. Selasa 13/6/2023.

“Salah seorang pengunjung asal bandung ( O ) kepada awak media menyampaikam adanya pungutan liar di gerbang Utama Pantai santolo ( Portal ) tanpa memberikan karcis distribusi satu mobil kami dimintai 60.000,- belum lagi didalam kena biaya parkir 30.000 ditambah dekat penyebrangan 60.000 juga.” Ucapnya.

Dilokasi destinasi yang sama pungutan liar ini juga terjadi dialami pengunjung pantai santolo( R ) bersama 6 temannya Pengunjung asal Purwakarta mengeluhkan mahalnya biaya masuk dipantai ini penjaganya pun tidak ramah sepertinya preman.” Jelasnya

Warga pedagang begitupun pengunjung kepada awak media menyampaikan mengeluh tidak ada nya bak sampah dan tong sampah dilokasi pariwisata pantai santolo, Seolah tidak adanya perhatian serius dari dinas pariwisata dan aparatur terkait.

Belum lagi akses jalan yang kurang layak menuju area pariwisata tesebut yang seharusnya bisa jadi perhatian pihak terkait, untuk bisa dijadikan pendapatan daerah dan juga bisa menjadi lahan bagi masyarakat untuk mendapat income yang lebih baik dan jadi nilai ekonomi khususnya warga desa pamalayan.

“Dengan banyaknya sampah berserakan dilingkungan pantai dan akses jalan yang kurang mendukung serta dengan berbagai permasalahan yang ada, seharusnya Pemkab, Dinas pariwisata dan aparatur terkait bisa dengan cepat untuk merespon kondisi destinasi pariwisata pantai yang ada di kabupaten garut agar bisa menjadi destinasi pavorit buat wisatawan lokal dan juga wisatawan asing, agar bisa menjadi nilai ekonomi, sesuai dengan program pemerintah.” Pungkas warga !!

Ibu Iis ( Kasubag Dinas Pariwisata Garut ) saat dikonfirmasi Beksi Indonesia News via whastapp mengakui dan membenarkan adanya sering terjadi pungutan liar yang dilakukan oleh beberapa oknum preman tersebut.

sekaligus akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk dapat menertibkan pungli ( premanisme )dan tidak akan segan-segan bertindak tegas bila perlu melaporkan kekepolisian.” tutupnya

( SR/Redaksi )