-3 C
New York
Wednesday, March 18, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 83

Polsek Cibarusah Cek TKP Pencurian Kotak Amal Masjid Yang Viral di Medsos

Masjid Al-Muhajirin Cibarusah

BIN | Bekasi – Polsek Cibarusah cek TKP aksi pencurian kotak amal di Mesjid Al-Muhajirin, Perumahan Puri Persada Indah Jalan Persada Raya, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi, yang dilakukan oleh seorang pria terekam kamera CCTV masjid dan tersebar di media sosial, Minggu (02/07/2023)

Kejadian dugaan pencurian kotak amal tersebut diketahui pada hari Kamis 29 Juni 2023,sekira jam 17.21 Wib.

Kapolsek Cibarusah Iptu Arie Andhika Silamukti mengungkapkan, pada hari jumat, tanggal 30 Juni 2023 sekira pukul 12.30 Wib, selepas Shalat Jum’at pengurus masjid membuka kotak amal, akan tetapi gembok kunci kotak amal tersebut tidak dapat di buka. Kemudian, pengurus masjid merasa curiga, lalu kotak amal di buka paksa dengan menggunakan gerinda.

Kemudian, pengurus masjid melihat rekaman cctv dan benar seorang telah mengambil uang yang berada di dalam kotak amal tersebut. Diduga pelaku mengambil uang yang berada di dalam kotak amal tersebut dengan menggunakan kunci palsu.

“Setelah di buka oleh pengurus masjid, isi kotak amal tersebut hanya Rp.120.000 ( seratus dua puluh ribu rupiah), yang biasanya setiap membuka kotak amal tersebut terkumpul sekitar Rp.500.000 (lima ratus ribu rupiah),” ungkap Kapolsek.

Kapolsek menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus pencurian kotak amal di masjid tersebut. Polisi telah memperoleh rekaman CCTV di lokasi kejadian guna mengidentifikasi pelaku dan meminta keterangan dari saksi-saksi.

“Kami akan menyelidiki kasus ini dengan menggunakan rekaman CCTV sebagai bukti. Kami berharap pelaku dapat segera terungkap,” tegasnya.(Wati)

Polsek Serang Baru Giat Pisah Sambut Wakapolsek

BIN | Bekasi – Polsek Serang Baru Polres Metro Bekasi, melaksanakan acara pisah sambut Wakapolsek lama Iptu Nosim Santoso kepada Wakapolsek yang baru Iptu Sutarman.

Acara pisah sambut diadakan di aula Polsek Serang Baru yang dihadiri oleh Kapolsek beserta jajaran dan Bhayangkari Ranting Serang Baru, Sabtu (01/07/2023) pukul 10.00 Wib sampai dengan selesai.

Dalam sambutannya Kapolsek Serang Baru, AKP Josman Harianja mengucapkan terimakasih kepada Wakapolsek lama atas dedikasinya selama menjabat sebagai Wakapolsek Serang Baru.

“Terimakasih kepada Wakapolsek yang selama ini telah menjalankan tugas dengan baik, sehingga anggota Polsek Serang Baru tidak ada yang melakukan pelanggaran. Mudah-mudahan dengan acara pisah sambut ini, Wakapolsek yang baru dapat meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi.” ucap Kapolsek.

Sementara Iptu Nosim dalam acara pisah sambut, mengucapkan permintaan maaf dan ucapan terimakasih dengan nada sendu dihadapan jajaran Polsek Serang Baru.

“Saya mohon maaf bila selama saya menjabat ada kata-kata yang diucapkan kurang berkenan. Saya pribadi dan keluarga mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.” ucap Iptu Nosim.

Dalam kesempatan yang sama, Kanit Reskrim Polsek Serang Baru Iptu Mada Dhimas yang ditunjuk sebagai perwakilan jajaran Polsek Serang Baru mengatakan, Dirinya dan jajaran akan merasakan kehilangan sosok yang selalu memberikan ilmu.

“Terimakasih bapak atas waktunya, saya perwakilan yang ditunjuk mengucapkan selamat jalan dan selamat bertugas di tempat yang baru buat Pak waka, jangan lupakan kami, juga terimakasih atas ilmu yang telah diberikan selama ini. Dan, untuk pak Wakapolsek yang baru, izin pak saya disini baru 6 (enam) bulan menjabat sebagai Kanit Reskrim, semoga pak Wakapolsek yang baru dapat menyalurkan ilmunya juga kepada unit Reskrim Polsek Serang Baru.” tutup Kanit Reskrim Polsek Serang Baru, Iptu Mada Dhimas. (Wati)

Terkait Adanya Dugaan Pencemaran Udara Oleh PT Hijau Lestari, Ini Tanggapan Kasat Pol PP Kabupaten Bogor

BIN | Bogor – Terkait asap Polusi limbah B3 dari pabrik Hijau Lestari yang berlokasi di Desa Weninggalih Kecamatan Jonggol yang asapnya diprotes oleh warga Cijati Tonggoh Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi pada, disikapi Kepala Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid, SE, M.Si.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Kasatpol PP PP menyatakan bahwa terkait hal ini dirinya harus melakukan pengecekan terlebih dahulu, dimana laporan harus berjenjang diproses. Dirinya percaya bahwa pihak Muspika Kecamatan Jonggol dan Pemdes sudah melakukan langkah-langkah lebih lanjut.

“Ketika ada keluhan dari warga masyarakat, limbah cair, limbah udara, dan sebagainya itu, Saran dari Saya supaya di lakukan Pengecekan di Lokasi” ujar Cecep.

Kasatpol PP juga menyatakan bahwa dalam hal pengecekan kandungan limbah merupakan domain Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor. Setelah mendapatkan laporan dari pihak Kecamatan . Hasil dari pengecekan dan rekomendasi Dinas Lingkungan Hidup merupakan dasar Satpol PP untuk melakukan penindakan.

Secara garis besar, Cecep Imam Nagarasid bahwa Pemkab Bogor mendukung dunia usaha karena akan membuka lapangan kerja, menaikan Perekonomian. Namun ketika usaha sudah mengakibatkan dampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan seperti pencemaran melalui limbah, maka tentunya akan diambil tindakan.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Ade Yana Mulyadi ketika di tanyakan melalui perpesanan whats app terkait limbah pabrik Hijau Lestari, belum menjawab pertanyaan.

Widodo, humas PT Hijau Lestari saat di konfirmasi oleh awak media Beksi Indonesia News lewat pesan whatsapp terkait adanya dugaan pencemaran udara akibat pembakaran aluminium dan sudah sejauh mana penanganan kasus tersebut, mengatakan, pihaknya masih berusaha untuk mencari jalan terbaik dan berupaya untuk terus memperbaiki SOP dalam penanganan limbah tersebut.

“Masih seperti yang kemarin sewaktu persuasif di Polsek.” jawabnya singkat singkat. Minggu (25/06/2023). (Wati)

Keluarga Minta Polisi Usut Kasus Meninggalnya Pedagang Nasi di Bekasi

BIN | Bekasi – Nasib malang menimpa Oni Wicaksono (36) warga Kampung Siluman RT05/RW01, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Ia tewas usai di keroyok masa pada 18 Juni 2023 lalu.

Genap sepekan mendiang Oni dimakamkan, keluarga korban kini hanya bisa berpasrah diri dengan kepergiannya, segala upaya pun telah ditempuh untuk menuntut hak dan kewajibannya.

Pria yang berprofesi sebagai pedagang nasi itu tewas diduga sebelumnya terlibat cekcok dengan pengemudi ojek online (online). Saat dilokasi kejadian ia diteriaki begal dan sempat jadi bulan-bulanan massa.

“Kronologi pada 18 Juni 2023, awal itu kalau saya denger dari warga di lokasi, katanya mau merebut motor, naik ojeg dari stasiun Tambun ke arah Kedaung Kramat Mundu, dari situ tukang ojeg bilang motor mau di ambil sehingga mengundang masa,” kata Yoyo (31) adik korban saat ditemui dilokasi, Sabtu, (24/06/2023).

Yoyo menjelaskan, dari teriakan pengemudi ojol itu memancing warga sekitar keluar dan menghakimi Oni. Pihaknya meminta kepada aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Sampai akhirnya almarhum kaka saya di keroyok masa oleh warga sekitar, kami dari keluarga meminta kasus ini segera di usut tuntas kenapa kaka saya di perlakukan seperti ini, kalau memang bersalah biarkan hukum yang berjalan,” jelasnya.

Ia menyebut, usai kejadian, pihaknya langsung membuat laporan ke Polres Metro Bekasi, kata Yoyo, kasus tersebut masih dalam penyelidikan petugas kepolisian, namun hingga saat ini belum ada kepastian.

“Masih penyidikan itu yang saya tau, sampai saat ini belum ada tindak lanjut dan belum ada kabar ke keluarga,” ujarnya.

“Dari pihak keluarga sudah membuat laporan malam hari kejadian, sampai saat ini belum ada tindakan tegas. Harapan dari keluarga secepatnya pelaku ini di tangkap sesuai hukum berlaku di Indonesia,” harapnya.

Adapun luka korban akibat dikeroyok massa, kata dia, dibagian kepala bagian belakang, kemaluan dan paha sebelah kiri kemudian di tubuh korban terdapat luka bekas sundutan rokok.

“Untuk luka-luka Kaka saya terlihat di kepala bagian belakang robek, kemaluan dan paha sebelah kiri dan di dada terdapat sundutan rokok. Untuk jasad saya tidak melihat langsung hanya di foto,” tuturnya.

Sementara itu, Nung Khasanah (37) ibu korban menyebut, dirinya tak menyangka, anak ke dua dari tiga bersaudara ini tewas mengenaskan. Sebagai ibu, Ia sudah berfirasat tidak mengenakan sehari sebelum kejadian.

“Saya bermimpi gigi bagian atas copot, enggak taunya dapet kabar anak saya meninggal dunia,” ujar Nung.

Nung menjelaskan, dirinya tak menyangka bahwa anaknya akan mengalami nasib memilukan (meninggal secara tragis), pihaknya mendorong kepada kepolisian agar segera mengusut tuntas kasus ini.

“Saya enggak menyangka anak saya meninggal kaya gini, Almarhum anak saya meninggal istri dan satu anak usia 11 tahun, hari Senin tepat sepekan meninggalnya korban,” jelasnya.

“Saya berharap kasus ini segera di usut tuntas, saya masih belum menyangka anak saya meninggal dengan cara seperti ini,” tandasnya.

Sebelumnya, dikabarkan korban tewas saat memesan ojek online, dari stasiun Tambun ke arah Kedaung Kramat Mundu, sesampainya dilokasi korban sempat melakukan penodongan terhadap pengemudi menggunakan gunting.

Dari situ, pengemudi ojol tersebut berteriak hingga akhirnya memancing masa keluar, kesal dengan aksi diduga percobaan penodongan, warga secara berutal mengeroyok dan korban tewas di tempat. Sejauh ini kasus tersebut tengah di tangani pihak kepolisian Polres Metro Bekasi. (Red/Wati)

PDI-Perjuangan Merahkan Stadion GBK

BIN | Jakarta – Stadion Gelora Bung Karno Jakarta hari ini di penuhi Ratusan Ribu kader-kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang hadir dalam rangka perayaan puncak Peringatan Bulan Bung Karno dari seluruh wilayah di Indonesia.Sabtu (24/06/2023)

Acara puncak peringatan Bulan Bung Karno 2023 yang bertema Kepalkan Tangan Persatuan Untuk Indonesia Raya oleh Partai PDI-Perjuangan di pimpin langsung oleh Ketua Umum Ibu.Hj.Megawati Soekarnoputri,di hadiri pula oleh Presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko Widodo,H.Ganjar Pranowo yang juga adalah Calon Presiden 2024 dari partai PDI-Perjuangan,acara ini juga di hadiri oleh banyak tokoh-tokoh penting di indonesia seperti Wakil Presiden KH.Ma’ruf Amin,Ketua-Ketua Umum Partai Politik serta di ramaikan juga oleh artis-artis ibu kota dan banyak sekali hiburan sehingga menjadikan acara pada hari ini semakin semarak.

Sejak sabtu pagi Stadion Gelora Bung Karno (GBK)Jakarta telah di penuhi oleh kehadiran para kader yang di datangkan oleh perwakilan dari Kota dan Kabupaten,terlihat juga hadir DPC.PDI-Perjuangan Kabupaten Bekasi dalam acara tersebut.

Soleman.SE Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Bekasi saat diwawancara awak media mengatakan pada acara hari ini membawa 1200 orang yang terdiri dari pengurus DPC, PAC,Pengurus Ranting,Pengurus Anak Ranting serta Sayap partai.

Kehadiran nya dalam puncak Perayaan Bulan Bung Karno yang ke 122 Tahun ini di landasi oleh kecintaan nya terhadap sosok pendiri bangsa indonesia,dan menurutnya ini adalah acara yang sangat spektakuler di tahun 2023 dalam rangka menyambut euforia tahun politik yang tentunya kami juga menganggap ini sebagai kosulidasi akbar demi memenangkan Pencalonan Presiden Bapak Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 nanti.”ujarnya

Soleman juga mengimbau kepada seluruh kader yang hadir baik dari Kabupaten Bekasi ataupun yang berasal dari wilayah lain nya agar turut menjaga ketertiban danu senantiasa menjaga kebersihan sepanjang jalan nya acara hari ini agar acara dapat berjalan dengan hikmat dan kodusif.

Soleman juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Dewan Pimpinan Daerah (DPD),Seluruh Pengurus DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Bekasi Team Panitia Penyelengara,TNI dan Polri yang telah bekerja keras untuk dapat mensukseskan jalan nya acara pada hari ini,serta seluruh kader PDI-Perjuangan kabupaten bekasi yang hadir pada acara peringatan Bulan Bung Karno sehingga acara dapat terselenggara dengan semarak”tutup Soleman.SE Ketua DPC.PDI-Perjuangan Kabupaten Bekasi berlalu memasuki Tribun Stadion GBK. (Wati)

Polsek Cibarusah Datangi TKP Warga Yang Meninggal Tersengat Listrik Saat Menolong Anaknya

BIN | Bekasi – Warga Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi dikejutkan dengan ditemukanya Rifki Maulana (46) warga Kp.Tegal Panjang RT 004/002 Desa Wibawamulya Wibawamulya dalam kondisi meninggal karena tersengat listrik. Jumat (23/06/2023) sekira pukul 15.00 Wib.

Kejadian bermula saat anak korban sedang bermain di lantai 2 rumah kediaman. Lalu anak korban memainkan batang stainlees (galah), kemudian korban naik ke lantai 2 dan melarang anaknya agar tidak bermain batang stainlees (galah)

Kemudian, korban melihat anaknya terkena setrum dan secara spontanitas menarik anaknya. Nahas, galah tersebut mengenai korban sehingga korban terkena setrum dan terpental dengan posisi kepala bagian belakang membentur lantai.

Tidak lama kemudian, datang 3 orang tetangganya dan mengetahui korban dalam posisi tergeletak dan tidak bergerak, segera meminta tolong dan memanggil dokter terdekat. Selanjutnya, korban dibawa oleh pihak keluarga ke RS Medirosa 2 Cibarusah dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Atas kejadian tersebut, saksi yang juga tetangga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke perangkat Desa Wibawamulya dan diteruskan ke Polsek Cibarusah.

Mendapati laporan adanya orang meninggal dunia karena tersengat listrik, anggota Polsek Cibarusah segera meluncur ke tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi-saksi.

“Benar kami mendapatkan laporan dari masyarakat adanya orang meninggal dunia karena tersengat listrik. Kami segera meluncur ke rumah korban,”ucap Kapolsek Cibarusah, Iptu Ari Andhika Silamukti.

Anggota Polsek Cibarusah yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh jenazah tidak ditemukan tanda-tanda penganiyaan.

“Korban meninggal dikarenakan murni karena tersengat listrik saat menolong anaknya,” tegas Kapolsek.(Wati)

DPMPTSP Kabupaten Bekasi Berkomitmen Berikan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpatu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi berkomitmen terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.

Kepala DPMPTS Kabupaten Bekasi, Suhup terus memaksimalkan inovasi pelayanan melalui aplikasi Bekasi One Stop Service (BOSS). Dengan tujuan memudahkan masyarakat mengakses informasi perizinan di Kabupaten Bekasi.

“Sebagaimana visi yang diberikan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan untuk memantapkan kinerja dalam bekerja dan melayani (Makin Berani) DPMPTS terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” terang Suhup di kantornya pada Rabu, (21/06/2023).

Meskipun dalam hasil pemantauan evaluasi penyelenggara pelayanan publik pada DPMPTSP tahun 2022, memperoleh capaian indeks sebesar 4,55 atau predikat A tetapi pihaknya terus berupaya meningkatkan berbagai aspek pelayanan perizinan yang ada.

Suhup menerangkan ada 6 aspek yang terus dimaksimalkan. Pertama, aspek kebijakan pelayanan yang ditetapkan dari keputusan Kepala DPMPTSP tentang pelayanan perizinan berbasis risiko.

“Kita akan optimalisasikan penerapan standar pelayanan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kemudian penyusunan Standar Pelayanan juga sudah dilakukan,” jelasnya.

Pelaksanaan survei kepuasan masyarakat, katanya, terus dilakukan dengan melibatkan para pengguna layanan secara berkelanjutan.

“Kedua, ada aspek profesionalisme SDM-nya. Kita memberikan penghargaan bagi para pegawai yang memberikan pelayanan terbaik, dan dipublikasikan melalui kanal media sosial kami,” sambungnya.

Pada aspek sarana-prasarana, DPMPTS memperhatikan aspek kenyamanan, keamanan, kebersihan pengunjung yang sedang meminta pelayanan. Seperti misalnya jalur evakuasi, hotspot wifi, charger station, dan ruang bermain anak-anak bagi yang menunggu.

“Kemudian aspek sistem informasi pelayanan publik juga dilakukan dengan website yang bisa diakses, pengintegrasian SIPPN (Sistem Informasi Pelayanan Publik Nasional), serta standardisasi pelayanan yang terdapat di DPMPTSP,” ucapnya.

Mengenai konsultasi dan pengaduan masyarakat juga dipublikasikan di website dpmptsp.bekasikab.go.id. Hal ini dilakukan untuk memudahkan akses kepad pengguna layanan.(Red)

Pemkab Bekasi Terapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Semua Rumah Sakit

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di semua rumah sakit di Kabupaten Bekasi secara bertahap. Hal itu untuk memberikan pelayanan kesehatan yang mudah, melalui keikutsertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Pertama prinsipnya kami mendukung KRIS JKN di seluruh RS yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, karena cakupan UHC-nya maksimal. Tuntutannya, ya bagaimana dilayani dengan sebaik baiknya.

Tentu, ujung tombaknya ada di rumah sakit,” ujarn Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan saat mempresentasikan implementasi KRIS JKN, secara virtual dalam Monitoring dan Evaluasi Implementasi KRIS JKN di Command Centre, Diskominfosantik, Kecamatan Cikarang Pusat, pada Kamis (22/6/2023).

Dani menjelaskan, untuk Kabupaten Bekasi dengan 23 Kecamatan memiliki jumlah penduduk 3,1 Juta Jiwa dan secara geografis lebih luas dari Jakarta.

Kabupaten Bekasi memiliki 53 Rumah Sakit. Dua diantaranya RSUD yakni, RSUD Kabupaten Bekasi untuk kelas B dan RSUD Cabangbungin kelas C.

“Dari 53 RS yang ada, baru 42 RS yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan ,” katanya.

Adapun untuk capaian Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Bekasi pada semester lalu sudah melampaui 100 Persen.

Namun dalam semester dua Tahun 2023 ini, terjadi penambahan penduduk, sehingga angka UHC menurun di angka 99,85 persen..

“Dengan capaian tersebut BPJS memberikan kemudahan untuk masyarakat Kabupaten Bekasi yang berobat di fasilitas kesehatan cukup pakai KTP dan akan dilayani,” tambahnya.

Untuk itu, Dani menambahkan dalam memaksimalkan KRIS, Pemkab Bekasi akan menganggarkan pembiayaan untuk RSUD Kabupaten Bekasi dan RSUD Cabangbungin serta di kegiatan Dinkes sendiri untuk kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev). Supaya, di rumah sakit pemerintah bisa menerapkan KRIS JKN ini.

“Kami membuat keputusan bupati, terkait KRIS serta edaran Bupati agar setiap rumah sakit swasta khususnya bisa memenuhi standar ini, baik tahun ini atau secara bertahap.

Langkah-langkahnya akan kami patenkan agar kami ada time line yang terkawal progresnya, sehingga seluruh rumah sakit bisa memenuhi KRIS JKN ini,” tukasnya. (Red)

PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan Tinjau Langsung Rutilahu

BIN | Kabupaten Bekasi – Sebagai elemen terpenting dalam mengintervensi dan menurunkan angka kemiskinan ekstrem dan stunting di Kabupaten Bekasi, Pemkab Bekasi konsisten membantu warga kurang mampu melalui pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) dan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Hal tersebut disampaikan Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan usai meninjau lokasi pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) dan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bersama Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan (Disperkimtan), Muspika Kecamatan Cibitung dan Kelurahan Wanasari di Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, pada Kamis (22/06/23).

“Jadi kita memang sasarannya masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem dan stunting baik yang sudah ataupun yang mencegah, itu yang kita ingin fokuskan lagi dan diprioritaskan. Kedua itu yang kita kerjakan dulu karena yang diukur saat ini adalah penyelesaian masalah miskin ekstrem dan stunting,” katanya.

Dani Ramdan mengatakan, Pemerintah Kabupaten bekasi melalui dinas terkait terus menjalankan program-program strategisnya, khususnya yang berkaitan dengan keberlangsungan hidup masyarakat dalam jangka panjang secara konsisten dan terus berkelanjutan dari tahun ke tahun.

“Kita Rutilahu tahun ini 2.500, tahun sebelumnya juga sebanyak 2.500. Jadi kalau dijumlah dari tahun ke tahun sudah puluhan atau ratusan ribu rumah yang kita perbaiki seperti ini. Demikian juga SPALD-S yang setiap tahunnya sebanyak 1.600 jadi kita harapkan ini bisa membantu masyarakat miskin untuk hidup lebih layak,” ucap Dani Ramdan.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir menambahkan, tahun ini pihaknya secara masif menjalankan program Rutilahu dan SPALD-S yang tersebar di hampir seluruh kecamatan se – Kabupaten Bekasi.

“Jadi untuk SPALD-S di Kabupaten Bekasi di tahun 2023 itu kurang lebih ada sebanyak 1.825 titik yang tersebar di 22 desa di 12 kecamatan. Sedangkan untuk program Rutilahu tahun 2023 kurang lebih 2.500 teresebar di 180 desa,” jelas Chaidir.

Sepanjang bergulirnya kedua program tersebut, pihaknya terus bekerjasama dengan dinas atau SKPD terkait dalam menentukan warga-warga yang masuk kategori tidak mampu atau daerah yang stuntingnya tinggi sehingga jangkauan dari kedua program ini dapat tepat sasaran.

“Oleh sebab itu kita coba eksekusi di sarana dan prasananya, mudah-mudahan angka kemiskinan ektrem dan stunting ini bisa ditangani,” terangnya.(Red)

Pemkab Bekasi Dukung Polri Me-reaktivasi dan Merevitalisasi Satkamling

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mendukung upaya Polri me-reaktivasi dan merevitalisasi Satkamling yang dikenal di masyarakat sebagai Pos Kamling.

Dukungan itu disampaikan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, usai mengikuti Apel Bersama Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di Lapangan Promoter Polres Metro Bekasi, Cikarang Utara, pada Rabu (21/06/2023).

“Tentu bukan sekedar dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan, tetapi ini nilai-nilai dasar bangsa Indonesia yaitu gotong-royong sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Acara Apel Satkamling tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi Dandim 05/09 Kabupaten Bekasi Letkol Inf Danang dan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik.

Dani mengatakan, Satkamling menjadi salah satu untuk memperkuat jati diri bangsa, dimana bangsa ini dalam keamanan adalah tanggung jawab seluruhnya.

“Seperti mendoktrin masyarakat untuk melaksanakan Satkamling secara permanen disetiap pemukiman masyarakat Kabupaten Bekasi,” katanya.

Pj Bupati menegaskan, akan menginstruksikan para camat dan kepala desa untuk mendukung Satkamling dengan memberikan atensi dan menghidupkan kembali Satkamling di wilayah masing-masing.

“Nanti keaktifan Satkamling ini akan menjadi salah satu penilaian dalam Lomba Kampung Bersih Makin Berani, yang akan kembali digelar dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Bekasi ke-73 tahun ini,” terangnya.

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi Twedy Aditya Bennyahdi mengatakan, dengan adanya Satkamling ini bisa membentuk keamanan swakarsa dilingkungannya masing-masing. Satkamling ini juga menjadi amanat Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Tadi juga sudah disampaikan bahwa nanti akan ada pelatihan untuk meningkatkan kemampuan perorangan dalam menjalankan Satkamling salah satunya harus memiliki kemampuan menyelesaikan permasalahan dengan cepat walaupun permasalahan yang kecil,” terangnya.

Dia mengajak Forkopimda Kabupaten Bekasi untuk mengaktifkan kembali Satkamling yang sudah ada. Dengan keberadaan Satkaming ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman, nyaman kepada warga setempat.

Kapolres Metro Bekasi bersama Forkopimda juga memberikan penghargaan kepada juara Satkamling di Wilayah Kabupaten Bekasi.

Diantaranya juara 1 Satkamling RW 08 Desa Telaga Murni, Juara 2 Satkamling RW 20 Desa Sukaragam Kecamatan Serangbaru dan Juara 3 Satkamling RW 08 Desa Mekarmukti Kecamatan Cikarang Utara.(Red)