25.1 C
New York
Saturday, August 22, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 76

Pj Bupati Bekasi Prioritaskan Siswa Siswi Kurang Mampu Masuk Sekolah Negri

BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan, kedepan akan memprioritaskan masyarakat yang kurang mampu, dalam penerimaan siswa-siswi di sekolah negeri yang ada di Kabupaten Bekasi.

Dani mengatakan, langkah tersebut sebagai upaya pemerintah daerah dalam menyiasati dilema problematika di bidang pendidikan.

Sehingga dengan begitu, pemerintah hadir untuk memenuhi hak-hak setiap warga negara dalam memperoleh pendidikan yang sesuai dengan kemampuannya.

“Oleh karena itu, kita harus melibatkan partisipasi masyarakat juga dan sekolah-sekolah swasta. Jadi tidak harus memaksakan diri semuanya harus ditampung di sekolah negeri.

Karena pada kenyataannya tidak akan pernah sanggup,” ucap Dani Ramdan, saat melakukan sidak pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri Sukaresmi 06, Cikarang Selatan, pada Rabu (06/09/23).

Dirinya menjabarkan bahwa, permasalahannya bukan hanya pada bangunan sekolah, melainkan juga keterbatasan pada tenaga pengajar yang kini kewenangannya ada pada pemerintah pusat.

“Begitu kita nambah (membangun) kelas, artinya harus nambah guru juga. Sedangkan guru kewenangannya PNS itu ada di pusat dan terbukti hampir semua sekolah ini sekarang lebih banyak honorernya daripada PNS-nya,” jelasnya.

Oleh karena itu, sambungnya, kedepan pemerintah daerah akan meningkatkan literasi dan edukasi kepada masyarakat bahwa sekolah negeri akan diprioritaskan kepada masyarakat miskin karena itu semua ditanggung oleh negara.

Adapun untuk masyarakat yang lebih mampu nantinya bisa memilih sekolah-sekolah swasta.

“Sekolah-sekolah swasta nanti juga kita fasilitasi dan kita awasi dari sisi mutunya, dari sisi beban biaya pendidikannya, sehingga nanti semua merata.

Kalau kita baca undang-undang pendidikan ini bukan hanya kewajiban pemerintah, masyarakat terutama keluarga, orang tua punya kewajiban yang sama untuk pendidikan anak-anaknya,” tambahnya.

Dani juga menjelaskan, untuk dapat mencapai hal itu, dengan mensosialisasikan pada tahap proses penerimaan peserta didik baru (PPDB). Nantinya lewat proses itu akan dibedakan mana orang tua yang tidak mampu dan mana orang tua yang mampu guna memprioritaskan bantuan-bantuan dari negara.

“Memang merubah mindset (pola pikir) bukan hal yang mudah, tetapi harus kita lakukan agar proses pendidikan yang berkeadilan ini bisa tercapai di negara kita, terutama di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.(Red)

BPBD Kabupaten Bekasi Distribusikan Air Bersih Kepada Warga Terdampak Kekeringan Akibat Musim Kemarau

BIN || Kabupaten Bekasi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi terus melakukan upaya untuk mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan akibat musim kemarau di wilayah Kabupaten Bekasi. 

Penyaluran bantuan air bersih tersebut berkolaborasi dengan perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan dan desa, TNI/Polri, FPRB dan relawan kebencanaan. 

Berikut ini penyaluran air bersih dari BPBD di beberapa desa di wilayah Kabupaten Bekasi, pada Rabu, 6 September 2023.

1. Pendistribusian 5000 liter air bersih untuk 80 Kepala Keluarga di Kp. Kramat Desa Samudrajaya Kecamatan Tarumajaya.

2. Pendistribusian 5000 liter air bersih untuk 100 Kepala Keluarga di Perum Sirna Bakti 2 RT 03 RW 02 Desa Sirnajati Kecamatan Cibarusah. 

3. Pendistribusian 5000 liter air bersih untuk 30 Kepala Keluarga di Kp. Gebang RT.005 RW.03 Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru. 

4. Pendistribusian 5000 liter air bersih untuk 180 kepala keluarga di Kp. Gombang RT 03 RW 06, Desa Sukakerta Kecamatan Sukawangi. 

5. Pendistribusian 10.000 liter air bersih untuk 120 kepala keluarga di Kp. Cikawung RT 03 RW 06, Desa Karangmulya Kecamatan Bojongmangu.

6. Pendistribusian 5000 liter air bersih untuk 65 KK di Kp. Ciendog Desa Ridomanah Kecamatan Cibarusah.

Pemkab Bekasi mengajak peran serta masyarakat untuk membantu warga terdampak kekeringan, berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bekasi. Adapun kebutuhan mendesak saat ini yakni air bersih, bak penampungan (toren) dan jerigen air.(Red)

KC Bekasi Salurkan Air Bersih ke Sukawangi dan Muaragembong

BIN || KABUPATEN BEKASI – Musibah kekeringan yang melanda sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi, telah menggerakkan berbagai komponen dan stakeholder untuk membantu warga masyarakat yang terkena dampak. Seperti yang dilakukan Tim Kristoro Center (KC) Bekasi yang memberikan bantuan air bersih di Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi dan Kecamatan Muaragembong, Selasa (5/9/2023).

Pantauan awak media di lokasi, puluhan warga masyarakat di wilayah RT.03/02 Desa Sukaringin, terlihat berduyun-duyun membawa galon untuk mendapatkan bantuan air bersih tersebut. Masyarakat sangat antusias karena bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan minum dan masak.

Pengusaha yang juga Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Gerindra, Kris Susmantoro (Kristoro) mengatakan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk dedikasinya sebagai kader Partai Gerindra dan warga Kabupaten Bekasi, kepada masyarakat yang sekarang ini tengah mengalami musibah kekeringan.

“Mudah-mudahan pemberian bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga masyarakat yang terkena dampak kekeringan. Pemberian bantuan air bersih ini sudah kami lakukan sejak satu minggu yang lalu. Mudah-mudahan kegiatan ini kedepannya bisa terus berkelanjutan,” ungkapnya kepada para awak media.

Calon Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta ini, berharap agar musibah kekeringan sekarang ini mendapat perhatian dari pemerintah, baik Pemda, kecamatan dan desa, serta dapat saling bersinergi untuk membantu warga masyarakat yang dilanda kekeringan.

“Alhamdulillah selama ini tim Kristoro Center selalu sigap untuk terjun langsung dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak kekeringan, seperti sebelumnya ke Kecamatan Cibarusah, Sukawangi dan Muaragembong, tentunya setelah berkoordinasi dengan apartur terkait,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum (Ketum) Kristoro Center Bekasi, Iswanto, mengaku pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian sosial dari tim Kristoro Center, kepada warga masyarakat yang dilanda kekeringan, khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi dan Karawang.

“Kami menerjunkan armada untuk membawa air bersih untuk selanjutnya disalurkan kepada warga masyarakat. Untuk Desa Sukaringin ini merupakan salah satu desa yang paling terkena dampak dari musibah kekeringan sekarang ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RT.03/02 Desa Sukaringin, Romin, mewakili masyarakat mengaku bersyukur telah menerima bantuan air bersih dari Tim Kristoro Center Bekasi, karena musibah kekeringan sekarang ini sangat dirasakan dampaknya bagi warga masyarakat sekitar.

Romin mengatakan, musibah kekeringan yang melanda masyarakat ini sudah berlangsung hingga tiga bulan. Untuk wilayah RT.03/02 ini terdapat 98 Kepala Keluarga (KK). Dirinya pun mengaku jika musibah kekeringan ini baru sekarang dirasakan oleh warganya.

“Akibat musim kemarau yang panjang ini para petani juga sangat merasakan dampaknya. Karena sawah mereka tidak teraliri, padahal masyarakat sini mayoritas sebagai petani. Kami juga sudah berusaha untuk mengisi kali agar airnya masuk ke wilayah kami, tapi kan memang airnya sulit,” keluhnya. (zal)

Musim Kemarau, Petani di Bekasi Beralih Tanam Cabai

Petani Desa Sukasari Kecamatan Serang Baru

BIN | Bekasi – Sejumlah petani di Kabupaten Bekasi mencoba peruntungan beralih tanam cabai seperti yang dilakukan petani di desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru. Ini dilakukan lantaran setelah kesulitan air di musim kemarau.

Seperti terpantau awak media Beksi Indonesia News, dua buruh tani sibuk mencangkul lahan sawah untuk menanam cabai. Menanam cabai sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir. Selasa (05/09/2023)

”Ini mau tanam cabai besar,” kata Oden, salah seorang buruh tani yang menanam cabai di sawah milik Ucep Saman warga setempat.

Sejak beberapa tahun terakhir, ia memang dipercaya merawat tanaman cabai.

”Di sini kalau tanam padi pas mulai ada hujan, kalau musim kemarau kami tanam antara cabai dan terong itu saja,” imbuh dia.

Menurutnya, ada beragam alasan kenapa tidak tanam padi. Salah satunya, selain pengairan air di sawah tidak ada dan sangat sulit hanya mengandalkan air hujan.

”Lokasi sawahnya agak naik, kalau mengairi sulit, ada air di bekas galian tapi sekarang airnya surut” ujar Oden.

Senada, Yahya buruh tani lainnya menuturkan, musim kemarau seperti sekarang sebagian sawah petani tak lagi tanam padi.

”Ada juga yang tanam timun, intinya kami harus tetap menggarap lahan walaupun musim kemarau” pungkas Yahya. (Wati)

Ketua LPM Desa Cilangkara Berikan Bantuan Air Bersih

BIN | Bekasi – Kekeringan atau kelangkaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi nampaknya belum kunjung reda. Hal ini menggugah berbagai instansi, komunitas, para donatur dan pemerintah sendiri untuk berlomba-lomba meringankan beban masyarakat dengan cara memberikan bantuan air bersih.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Ketua LPM Desa Cilangkara, Yono. Dirinya mengatakan, bahwa pendistribusian air bersih di Kp. Cilangkara RT 06/03 dengan jumlah 77 KK, merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama dan juga upaya untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Hal ini akan membantu mereka memenuhi kebutuhan air untuk minum, masak, mandi, kebersihan, berwudu, serta untuk hewan ternak,” ungkap Yono. Minggu (03/09/3023)

Yono juga mengajak seluruh pihak untuk terus menebar kebaikan demi membantu warga yang mengalami kekeringan dan krisis air.

“Saya mengajak kepada warga untuk ikut serta dalam kegiatan sosial ini. tutup Yono. (Wati)

Kristoro Center Bekasi Serahkan Bantuan Korban Musibah Kebakaran

BIN || KABUPATEN BEKASI – Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang tertimpa musibah, Tim Kristoro Center (KC) Bekasi menyerahkan bantuan kepada Agus warga Kampung Pekopen RT.06 RW.05 Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, yang mengalami musibah kebakaran beberapa hari yang lalu, Minggu (3/9/2023).

Kebakaran yang menghanguskan kediaman Agus beserta keluarga sendiri terjadi pada hari Sabtu (2/9/2023) dini hari. Penyebab kebakaran sendiri belum diketahui.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Kristoro Center Bekasi, Ahmad Fawzy mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan inisiatif dari pengusaha Kris Susmantoro yang memang memiliki kepekaan terhadap warga masyarakat yang tertimpa musibah.

“Beliau selama ini memang banyak membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti bantuan pendidikan, pangan, perlengkapan ibadah dan lain-lain,” ungkapnya kepada para awak media didampingi Ketum Kristoro Center Bekasi, Iswanto, dan Ketua Kordes Tambun, Andryan.

Di masa musim kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi beberapa hari belakangan ini, Kris Susmantoro yang juga Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Gerindra ikut menerjunkan armada untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terkena dampak, seperti ke seluruh desa di wilayah Kecamatan Cibarusah.

Bahkan, dalam beberapa hari kedepan, Kris Susmantoro melalui Tim Kristoro Center Bekasi akan mengirimkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Babelan dan Tarumajaya, sehingga diharapkan bantuan tersebut akan sedikit meringankan beban warga masyarakat yang terkena dampak tersebut.

Seperti diketahui, Kris Susmantoro selaku Calon Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII meliputi Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta, terus melakukan konsolidasi bersama tim serta terjun ke lapangan untuk menyapa dan mendengarkan aspirasi masyarakat. (zal)

Marjaya Sargan Resmi Pimpin Partai NasDem Kabupaten Bekasi

BIN || KABUPATEN BEKASI – Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Saan Mustopa, resmi melantik Ketua dan jajaran pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi yang dirangkai dengan kegiatan Training of Trainer (ToT) Saksi Pemilu 2024 di Hotel Grand Zuri Cikarang, Minggu (3/9/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kesbangpol Kabupaten Bekasi Encep Supriatin Jaya, Ketua KPU Kabupaten Bekasi beserta anggota, para Calon Legislatif (Caleg) DPR RI, DPRD Provinsi Jabar dan DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai NasDem, serta para kader.

Dalam sambutannya, Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jabar, Saan Mustopa, meminta para pengurus baik DPD, DPC hingga Ranting Partai NasDem se-Kabupaten Bekasi, untuk meningkatkan konsolidasi menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

“Sekarang ini waktu menuju tanggal 14 Februari 2024 sudah tinggal hitungan hari. Karena itu dalam waktu yang sangat singkat ini, para pengurus harus melakukan percepatan konsolidasi dan menyusun kekuatan, karena tanpa adanya konsolidasi maka sulit kita mendapatkan hasil yang baik,” ungkapnya.

Saan menjelaskan, Kabupaten Bekasi menargetkan minimal tujuh kursi legislatif dalam Pileg 2024 mendatang. Menurutnya, target tersebut dapat tercapai jika seluruh pengurus bisa solid dan memastikan semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) bisa terisi saksi dari Partai NasDem.

Selain itu, Partai NasDem juga harus memastikan agar mempunyai Anggota DPRD Provinsi Jabar. Saan mengaku optimis target minimal satu kursi DPRD Provinsi Jabar bisa tercapai setelah melihat para Caleg dari Partai NasDem yang ada sekarang ini cukup kompetitif.

“Kita juga harus memastikan NasDem memperoleh kursi di DPR RI. Jika Pemilu 2019 kemarin kita meraih satu kursi, Ketum menargetkan agar di Dapil Jabar VII ini kita bisa memperoleh dua kursi. Caranya adalah bagaimana Kabupaten Bekasi bisa memberikan setidaknya 200 ribu suara buat DPR RI,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Saan juga ingin memastikan agar suara Capres dan Cawapres yang sudah dideklarasikan oleh Partai NasDem, bisa memperoleh suara yang maksimal dan menjadi pemenang di Kabupaten Bekasi. Dengan perolehan 20 juta untuk Capres dan Cawapres di Jawa Barat.

Untuk mencapai target-target tersebut, lanjut Saan, para pengurus harus memiliki semangat, motivasi dan tekad yang maksimal. Karena hal itu menurutnya merupakan syarat yang tidak bisa ditawar-tawar, dimana sisa waktu yang ada sekarang ini harus dapat dimaksimalkan.

“Kebersamaan menjadi hal yang sangat penting menuju tahun 2024 mendatang. Para pengurus dan caleg harus membangun hubungan kolaborasi dan sinergitas, sehingga akan tercipta kerja kolektif. Karena tidak ada tujuan besar yang diraih dengan sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi, Marjaya Sargan, mengakui amanah Ketua NasDem Kabupaten Bekasi tidaklah mudah. Namun dirinya mengaku tidak takut dan khawatir dengan tantangan tersebut, karena didukung seluruh jajaran pengurus DPD, DPC hingga Ranting yang solid.

“Saya mengajak para pengurus dan caleg untuk sama-sama berjuang untuk memenangkan Partai NasDem di tahun 2024 mendatang. Ada tiga hal yang harus dimaksimalkan agar target-target partai bisa tercapai, yaitu harus memaksimalkan capres, harus ada kolaborasi caleg DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Bekasi, serta tangan besi dari Ketua DPW agar seluruh jajaran bisa berkolaborasi,” tegasnya. (zal)

FIKOM UNISBA KERJASAMA DENGAN HIPMI KAB, BANDUNG BARAT UNTUK MENGGALI POTENSI KEWIRAUSAHAAN PEREMPUAN

BIN || Bandung – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba) menjalin kerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bandung Barat dalam menggali potensi dan menumbuhkan motivasi kewirausahaan bagi para perempuan di Desa Paku Haji, Kabupaten Bandung Barat,2/9/23.

Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Sabtu 2 September 2023, bertempat di Aula Desa Paku Haji, dan dihadiri oleh para peserta rombongan belajar, pengurus desa, perwakilan dari HIPMI Kabupaten Bandung Barat, dan perwakilan dari Fikom Unisba, baik mahasiswa maupun dosen.

Implementasi dari kerjasama antara Fikom Unisba dan HIPMI Kabupaten Bandung Barat adalah dengan diselenggarakannya pemberian materi “Kewirausahaan” oleh perwakilan HIPMI Kabupaten Bandung Barat, Adi C. Wiratmadja.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (BEM Fikom Unisba) ini merupakan rangkaian kegiatan dari Program Sekolah Perempuan (Koper) “Athena”, yang bertujuan untuk menggali potensi dan menumbuhkan motivasi bagi para perempuan di Desa Pakuhaji untuk berwirausaha.

Materi yang disampaikan pada pertemuan ini adalah tentang “Memahami dan Membuat Business Model Canvas”, yang memberikan gambaran baru mengenai bisnis model canvas kepada para peserta yang merupakan rombongan belajar Koper Athena. Didalamnya mencakup pengetahuan yang dapat menambah pemahaman rombongan belajar mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan ketika ingin membuat suatu bisnis, dan juga berisikan tips-tips untuk mengembangkan produk agar menarik pembeli.

Dengan diberikannya materi tersebut, diharapkan dapat membangun pengetahuan dan semangat rombongan belajar Koper Athena untuk menciptakan suatu bisnis baru ataupun mengembangkan bisnis yang sudah mereka miliki.

Keberadaan ibu rumah tangga selalu dilihat hanya sebatas untuk memasak, merawat anak dan membersihkan rumah saja sehingga tak jarang ibu rumah tangga dipandang tidak dapat berkontribusi terhadap perekonomian keluarga.

Jika dilihat dari intensitas waktu di rumah yang tinggi, seorang ibu rumah tangga memiliki potensi yang besar untuk menciptakan suatu produk yang dapat dipasarkan dan bernilai rupiah untuk mendukung perekonomian keluarga. Di era sekarang ini, banyak sekali bisnis-bisnis yang terus bermunculan sehingga perlu adanya gebrakan-gebrakan baru dalam dunia bisnis terutama bagaimana cara untuk mengembangkan suatu produk dan strategi pemasaran perlu dikuasai.

HIPMI sebagai organisasi independen para pengusaha muda yang bergerak dibidang perekonomian dan menaungi UMKM, memiliki keahlian dan keterampilan dalam membina para anggotanya untuk memetakan kebutuhan pasar, sehingga dapat membantu para perempuan di Desa Pakuhaji untuk fokus mengembangkan bisnis yang mereka miliki dan bagaimana cara memasarkannya sesuai target yang ingin dicapai.

Materi kewirausahaan ini berhasil membuat rombongan belajar Koper Athena antusias, dilihat dari adanya diskusi secara langsung yang diajukan kepada pemateri.

Dengan adanya kerja sama antara HIPMI Kabupaten Bandung Barat dan Fikom Unisba diharapkan bisnis yang dikembangkan oleh rombongan belajar dapat dinaungi langsung oleh HIPMI Kabupaten Bandung Barat.

Angga selaku Ketua Umum HIPMI Kabupaten Bandung Barat juga menyampaikan, “Semoga kerja sama dan pemberian materi ini menjadi pembuka usaha-usaha di Desa Pakuhaji yang nantinya siap dinaungi oleh HIPMI Kabupaten Bandung Barat”, ujarnya.

Sebelum pemberian materi mengenai kewirausahaan, Tim PPK Ormawa yang diwakili oleh Muhammad Rangga Pratama, memberikan materi fotografi yang didukung langsung dengan praktek dihadapan rombongan belajar. Materi dan praktek fotografi ini memberikan pengetahuan kepada rombongan belajar mengenai tata cara foto produk yang baik, benar dan juga menarik.

Foto produk sangatlah penting untuk mempromosikan produk di pasaran sehingga penting untuk menciptakan foto produk yang menarik untuk memikat target pasar. Melalui praktek ini, rombongan belajar ikut mencoba secara langsung teknik-teknik yang sudah dipaparkan oleh Rangga.

Pada kesempatan itu pula salah satu rombongan langsung mencoba memfoto produk usaha rumahan miliknya dan juga beberapa yang memfoto makrame hasil dari program “Bengkel Kreativitas” yang diadakan oleh Koper Athena pada pertemuan minggu sebelumnya.***

Majlis Nurul Hidayah Desa Cilangkara Ikuti Lomba Marawis Tingkat Kabupaten Bekasi

Majlis Nurul Hidayah Desa Cilangkara

BIN | Bekasi – Puluhan peserta mengikuti acara perlombaan Marawis di Pollux Mall Cikarang yang diselenggarakan oleh Forum UMKM Kabupaten Bekasi. Sabtu (02/09/2023)

Nurul Hidayah desa Cilangkara yang dibina oleh Abad Abdillah, salah satu tokoh muda dari desa Cilangkara, Kecamatan Serang Baru,adalah salah satu peserta dalam perlombaan Marawis tersebut.

Abad menyampaikan, tujuan Nurul Hidayah mengikuti lomba Marawis ini untuk menyemarakkan kembali marawis di Kabupaten Bekasi. Saat ini eksistensi kesenian marawis dinilai sudah mulai tertinggal.


“Melalui lomba marawis ini, kita besarkan kembali marawis di Kabupaten Bekasi khususnya desa Cilangkara,” serunya.

Ia menambahkan, peserta marawis Nurul Hidayah berasal dari usia anak-anak, para pemuda dan remaja yang diharapkan dapat menyemarakan marawis kalangan milenial.

“Alhamdulillah ini adalah penampilan pertama bagi Nurul Hidayah, buat kami menang kalah tidak jadi masalah,” ujarnya.

Abad juga mengatakan, sudah seharusnya dari tingkat desa sampai dengan tingkat dinas terkait Kabupaten Bekasi, dapat melestarikan dan menjaga seni budaya Indonesia melalui generasi muda.

“Saya berharap ada perhatian dari mulai tingkat pemerintahan desa sampai dinas terkait seni marawis ini. Apalagi didalam personil marawisnya ada anak-anak muda. Saya sangat bangga dengan anak-anak muda ini, karena ditengah maraknya kenakalan remaja masih ada anak-anak muda yang memilih kegiatan positif ini.” tutupnya.(Wati)

Majlis Nurul Hidayah Desa Cilangkara Ikuti Lomba Marawis Tingkat Kabupaten Bekasi

Majlis Nurul Falah Desa Cilangkara

BIN | Bekasi – Puluhan peserta mengikuti acara perlombaan Marawis di Pollux Mall Cikarang yang diselenggarakan oleh Forum UMKM Kabupaten Bekasi. Sabtu (02/09/2023)

Nurul Hidayah desa Cilangkara yang dibina oleh Abad Abdillah, salah satu tokoh muda dari desa Cilangkara, Kecamatan Serang Baru,adalah salah satu peserta dalam perlombaan Marawis tersebut.

Abad menyampaikan, tujuan Nurul Hidayah mengikuti lomba Marawis ini untuk menyemarakkan kembali marawis di Kabupaten Bekasi. Saat ini eksistensi kesenian marawis dinilai sudah mulai tertinggal.

“Melalui lomba marawis ini, kita besarkan kembali marawis di Kabupaten Bekasi khususnya desa Cilangkara,” serunya.

Ia menambahkan, peserta marawis Nurul Hidayah berasal dari usia anak-anak, para pemuda dan remaja yang diharapkan dapat menyemarakan marawis kalangan milenial.

“Alhamdulillah ini adalah penampilan pertama bagi Nurul Hidayah, buat kami menang kalah tidak jadi masalah,” ujarnya.

Abad juga mengatakan, sudah seharusnya dari tingkat desa sampai dengan tingkat dinas terkait Kabupaten Bekasi, dapat melestarikan dan menjaga seni budaya Indonesia melalui generasi muda.

“Saya berharap ada perhatian dari mulai tingkat pemerintahan desa sampai dinas terkait seni marawis ini. Apalagi didalam personil marawisnya ada anak-anak muda. Saya sangat bangga dengan anak-anak muda ini, karena ditengah maraknya kenakalan remaja masih ada anak-anak muda yang memilih kegiatan positif ini.” tutupnya. (Wati)