12.6 C
New York
Monday, March 16, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 64

Dikegiatan Pembinaan Kapasitas, Ondang Donal Ingatkan BPD Harus Melaksanakan Tupoksi Sesuai Regulasi

BIN | Pangandaran – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Se-Kecamatan Bojongmangu Kabupaten Bekasi, menggelar kegiatan Pembinaan kapasitas untuk meningkatkan kapasitas peran serta BPD dalam Pemerintah desa, di Hotel Horison Palma Pangandaran Jawa Barat,Jum’at, (13/10/2023).

Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan dua hari dari hari Jumat tanggal 13 sampai 14 Oktober 2023, di bantu oleh PT Eky Persada International, yang di ikuti oleh ketua dan anggota BPD se – kecamatan Bojongmangu dan dibuka secara resmi oleh Plt Camat Bojongmangu Sapto Noviantoro, dengan narasumber kepala DPMD kabupaten Bekasi Rahmat Atong.

Ketua F- BPD kecamatan Bojongmangu, Ondang Donal, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota BPD Se-Kecamatan Bojongmangu yang begitu kompak mengikuti kegiatan Pembinaan Kapasitas BPD Se Kecamatan Bojongmangu.

“BPD harus melaksanakan tupoksi sesuai regulasi dan semua anggota BPD semakin optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya agar rancangan peraturan desa dapat terselenggara secara maksimal”, Ungkap Ondang Donal

Sementara itu, Plt Camat Bojongmangu Sapto Noviantoro, kegiatan pembinaan tersebut untuk meningkatkan pemahaman tugas dan fungsi BPD terkait Penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa, agar BPD dapat menjalankan fungsi legislatif tingkat desa sebagai pengawas kinerja Kepala Desa.

Melalui kegiatan ini, anggota BPD diingatkan kembali akan tugas-tugasnya. Bagaimana bersama dengan kepala desa, Misalnya terkait penyerapan aspirasi masyarakat dan pengesahan RAPBDes, dan BPD harus menjalankan tugas pokok dan fungsi pengawasan di tingkat desa agar roda pemerintah desa dapat terkontrol.

Sapto, juga berharap, kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh semua anggota BPD di Kecamatan Bojongmangu sehingga terjalin sinergitas yang baik antara BPD dan pemerintah desa. 

“Ya, adanya BPD dan pemerintahan desa dengan berbagai fungsi dan kewenangannya diharapkan mampu mewujudkan sistem checks and balances dalam penyelenggaraan pemerintahan desa dan juga sebagai mitra pemdes. Diharapkan dengan adanya pembinaan ini, BPD akan meningkatkan kinerjanya dan berperan aktif dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan desa,”pungkasnya.

Kemudian, Kepala Dinas PMD Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong, dan juga sebagai narasumber dalam kegiatan pembinaan BPD, berpesan, agar BPD memiliki Gagasan,Inisiatif dan Kolaborasi yang mengedepankan kepentingan Masyarakat desa

“Ya, ada 4 (empat) strategi untuk BPD, pertama melaksanakan dan memaksimalkan kapasitas dalam membantu Pemerintah Desa dan elemen lain, kedua melakukan penguatan fungsi organisasi BPD, ketiga mengembangkan daya inisiatif, responsive , imajinati, kolaborasi dan inovatif, Terakhir keempat merencanakan program kerja yang jelas dan terarah Bersama pemerintah desa serta bermanfaat bagi Masyarakat”, Ungkapnya. (Ahim)

Diduga Akibat Permasalahan Keluarga, Seorang Guru Tewas Gantung Diri di Serang Baru

BIN | Bekasi – Seorang laki-laki yang berprofesi sebagai guru di Kampung Pasir Randu, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, ditemukan tewas gantung diri.

Guru berinisial SS (32) itu ditemukan gantung diri di dalam rumahnya tepatnya di pintu kamar. Sabtu (21/10/2023) pagi hari.

Saat ditemukan, SS dalam posisi tergantung tali tambang, menggunakan ember Cat tembok sebagai pijakan kaki.

SS ditemukan sudah tidak bernyawa oleh Ibu korban sekitar pukul 06.00 Wib, berdasarkan keterangan pihak keluarga, SS diduga bunuh diri karena ada masalah keluarga.

“Semenjak ada masalah keluarga dia pindah rumah yang baru selesai di bangun. Orangnya terlihat murung dan jadi pendiam, tidak pernah cerita apa-apa,” terang salah satu kerabat korban.

Kapolsek Serang Baru, AKP Josman Harianja membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Ya benar seorang laki-laki berinisial SS ditemukan meninggal akibat bunuh diri di dalam rumahnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan ditemukan pada tubuh SS. Kami cek TKP dan membawa korban ke RSUD Cileungsi. Kemudian pihak keluarga langsung membawa SS untuk dikebumikan.” pungkas Kapolsek Serang Baru, AKP Josman Harianja. (Wati)

Dampak Positif Proyek Tol Japek II Selatan, Warga Berangkatkan Keluarga Ibadah Haji ke Tanah Suci Mekkah

BIN | Bekasi – Proyek nasional pembangunan Tol Japek II Selatan telah memberikan dampak positif bagi sejumlah warga di tiga desa yang berada di Kecamatan Serang Baru dan Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Sebagai kompensasi atas pengaruh proyek tol tersebut, beberapa warga memutuskan untuk membeli tanah dan mendirikan usaha.

Salah satu warga yang mendapat manfaat dari proyek tol ini adalah H. Sani, yang berasal dari Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Ia menerima ganti rugi dari proyek nasional, yakni Jalan Tol Japek II Selatan seksi 3 Taman Mekar – Sadang. Sebagai akibat dari dampak pembangunan tol, H. Sani harus mengalihkan dua rumah dan lahan miliknya dengan total luas mencapai 3 hektare. Dalam bentuk ganti rugi, H. Sani menerima dana sebesar Rp 15 miliar.

H. Sani, memanfaatkan dana ganti rugi tersebut untuk membangun rumah baru. Selain itu, ia juga menggunakan sebagian dana untuk membeli tanah dan mobil yang akan digunakan untuk usaha.

“Saya juga berharap, semoga dengan pembangunan tol bisa berdampak positif untuk ekonomi masyarakat Desa Wibawamulya dan memberikan peluang pekerjaan bagi warga,” ungkapnya.

Tak hanya H. Sani, salah satu tokoh masyarakat desa Wibawamulya, H. Soleh, juga merasakan manfaat serupa dari proyek tol ini. Ia menerima ganti rugi hampir mencapai Rp 10 miliar setelah lahan seluas 12.500 meter dan bangunanya yang terletak di Kp Tegal Panjang Wibawamulya terkena dampak proyek Tol Japek II Selatan.

“Selain ganti tanah, tanaman yang ada di sekitar lahan juga diganti, saya sudah 30an tahun lebih memiliki tanah tersebut untuk usaha pembuatan batu bata. Saat ini saya dapat membeli lahan sawah kembali dan lebih luas,kemudian saya dapat membiayai anak cucu 9 orang untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci.” ujar H. Soleh

Diketahui, proyek jalan tol Japek II Selatan seksi 3 Taman Mekar – Sadang. Secara konstruksi, jalan tol ini akan memiliki tujuh buah Gerbang Tol (GT) yaitu, GT Jati Asih, GT Bantar Gebang, GT Setu, GT Sukaragam, GT Taman Mekar, GT Kutanegara, dan GT Sadang memiliki panjang sekira 24,85 kilometer dan saat ini masih dalam proses pengerjaan. Dengan adanya proyek tol ini, diharapkan akan memberikan manfaat lebih lanjut bagi perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah proyek. (Wati)

Ribuan Liter Air Bersih Didistribusikan Untuk Warga Oleh Polsek Cibarusah

BIN | Bekasi – Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi, melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan ribuan liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak oleh kondisi kekeringan di wilayah setempat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (14/10/2023), di daerah Kecamatan Cibarusah.

Kapolsek Cibarusah, AKP Arie Andhika Silamukti menjelaskan, bahwa kegiatan pembagian air bersih tersebut adalah bentuk komitmen Polri untuk selalu hadir dan peduli terhadap masyarakat yang memerlukan bantuan.

“Dalam upaya mendukung masyarakat yang terdampak musim kemarau, kami mengirimkan kurang lebih ribuan liter air bersih yang kemudian dibagikan kepada warga di wilayah terdampak. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolsek Cibarusah.

Kapolsek menekankan bahwa kegiatan bakti sosial ini adalah wujud nyata kepedulian Polri melalui Polsek Cibarusah terhadap masyarakat di saat mereka membutuhkan. Dalam situasi seperti ini, Polri ingin menunjukkan kehadiran positifnya dan memastikan bahwa warga yang terdampak kekeringan mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.

“Ada sebanyak 23 ribu liter air bersih yang kita distribusikan di empat titik yaitu, desa Sirnajati 2 titik, Cibarusah Kota 1 titik dan Ridogalih 1 titik,” ungkap AKP Arie Andhika Silamukti.

Adanya bantuan air bersih dari Polri melalui Polsek Cibarusah, disambut baik oleh masyarakat setempat yang sangat membutuhkan pasokan air dalam menghadapi kondisi kekeringan. Kegiatan ini mencerminkan peran positif Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi dalam memberikan bantuan sosial dan dukungan kepada masyarakat yang memerlukan di wilayah tersebut.(Wati)

Polsek Sukatani Buru Sindikat Begal, Satu Tertangkap Sisanya Kabur

Ilustrasi

BIN | Bekasi – Polsek Sukatani Polres Metro Bekasi sampai saat ini mengaku masih terus memburu para pelaku begal yang beraksi di Kampung Rawa Keladi Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya yang terjadi pada hari minggu tanggal 17 September 2023.

Dalam aksi tersebut komplotan begal berhasil merampas salah satu kendaraan bermotor roda dua merek honda Vario Warna putih tahun 2023 dengan nopol B 5677 FNU milik warga.

Beruntung salah seorang warga ada yang mengenali diantara para pelaku, kemudian korban melaporkannya kepada pihak kepolisian Polsek Sukatani.

Sehingga pihak kepolisian berhasil menangkap salah satu pelaku. Sementara para pelaku lainya yang diduga puluhan masih dalam pengejaran, kendati demikian Polisi saat ini mengaku sudah diketahui kediamannya para pelaku.

Kapolsek Sukatani AKP Efa Sudiyono, mengatakan, dalam perkara tersebut perlunya peran serta dari masyarakat diantaranya dalam hal informasi.

Sebab kata dia, jajarannya sudah beberapa kali mendatangi kediaman para pelaku namun tidak diketemukan pelakunya, diduga sudah melarikan diri.

“Masih dalam pengejaran. Jika ada masyarakat yang mengetahui keberadaan nya para pelaku segera infokan ke Mapolsek Sukatani, “tegasnya kepada wartawan Jumat (19/10/23).

Efa mengaku jajarannya menemukan kendala dalam melakukan pengejaran para terduga pelaku, yaitu belum adanya sistem aplikasi yang bisa melacak keberadaan para pelaku melalui gadget. Namun demikian, pengejaran terus dilakukan oleh tim penyidik dengan secara maraton.

“Alat untuk mendeteksi medsos polsek belum punya alatnya. Internet kan internasional. Polda yg punya Walau online kita tidak tahu keberadaan nya di mana.. Untu mengetahui pake alat khusus,”bebernya.

Pihaknya juga terus berupaya agar segera bisa menangkap para pelaku begal yang kerap sangat meresahkan wilayah hukumnya tersebut. Untuk tercapainya hal itu tentunya itu juga perlunya doa dan dukungan dari masyarakat.

“Mohon doa dan dukungan nya,”harapnya.

Sekedar di ketahui, para pelaku begal sesuai informasi dari tim penyidik Polsek Sukatani berdomisili di Desa Sukakerta, Desa Sukawangi Kecamatan Sukawangi dan juga Sukatani. Sehingga diharapkan dengan sudah teridentifikasi kediamannya kepolisian bisa lebih mudah menangkap para pelaku.

Dikegiatan Peningkatan Kapasitas BPD Pebayuran, Ini Kata Rahmat Atong

BIN || Bandung Barat – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Se-Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, menggelar kegiatan peningkatan kapasitas dalam program bertema Capability Building untuk tahun 2023. Kegiatan ini diselenggarakan di Grafika Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat selama dua hari yaitu hari Kamis-Jumat, (19-20/10/2023).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong, mengatakan bahwa momen seperti ini harus diikuti oleh semua anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Bukan hanya bisa saling bersilaturahmi satu sama lain, namun bisa saling tukar inovasi
untuk kemajuan desa di seluruh Kabupaten Bekasi”, ujarnya

Sementara menurut Ketua Forum BPD Kecamatan Pebayuran, Barkah Fatimah, materi pembekalan yang diberikan pada agenda ini dimaksudkan agar seluruh Insan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki kapabilitas yang setara dan merata dalam memahami berbagai macam regulasi agar fungsi sinergitas antar personil pemerintahan desa bisa berjalan secara optimal untuk kepentingan masyarakat banyak.

Para peserta berasal dari 12 Desa yaitu :
Desa Sumbereja berjumlah 10 orang, Desa Karangpatri berjumlah 10 orang, Desa Sumberurip berjumlah 10 orang, Desa Karangjaya berjumlah 10 orang, Desa Karangreja berjumlah 9 orang, Desa Sumbersari berjumlah 10 orang, Desa
Karanghaur berjumlah 8 orang, Desa Bantarsari berjumlah 6 orang, Desa Kertajaya berjumlah 10 orang, Desa Bantarjaya berjumlah 6 orang, Desa Karangsegar berjumlah 10 orang dan Desa Karangharja berjumlah 10 orang.

Mereka mendapatkan berbagai materi dari beberapa narasumber yang relevan dengan kondisi di lapangan.

“Program Capacity Building yang diikuti oleh peserta secara keseluruhan sangat bermanfaat karena tidak hanya mendapatkan materi di dalam kelas, namun juga mendapatkan pengalaman yang sangat berharga pada saat kegiatan outbound di luar ruangan sehingga semua peserta semakin dekat dan kompak. Semoga kedekatan dan kekompakan ini bisa
tetap terbawa pada saat bertugas di Desa masing-masing.”ucap Ketua BPD Karangpatri Nurhayati yang akrab disapa Umi itu.

Salah satu peserta, Syamsul, merasa bangga dapat mengikuti pelatihan yang membuat
seluruh peserta memiliki banyak ilmu serta wawasan tentang fungsi legislasi dari BPD.

Menurutnya, proses pelatihan ini memotivasi peserta untuk lebih optimal lagi bersinergi
dengan pemerintah desa untuk kepentingan pembangunan bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa Kabupaten Bekasi, H. Karno, Sekretaris Jenderal Forum Badan Permusyawaratan Desa Kabupaten Bekasi, Salip Saepuloh, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Pebayuran, Mulyadi Alzauhadi mewakili Camat Pebayuran.

Berdasarkan penelusuran dan informasi, anggaran untuk kegiatan peningkatan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kecamatan Pebayuran merupakan yang paling kecil dibanding dengan anggaran di kecamatan lainnya di Kabupaten Bekasi. Namun di tengah terbatasnya anggaran, kegiatan ini tetap bisa berjalan secara maksimal dan profesional. (Ahim)

Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Sita Barang Bukti Sebuah Mobil Hasil Korupsi

BIN | Bekasi – Tim penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi menyita mobil Pajero dengan Nopol B 2817 SJC. Mobil mewah itu disita sebagai barang bukti dugaan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh oknum Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi SL dan RS.

“Pada hari Kamis tanggal 19 Oktober 2023 sekitar jam 13.00 Wib, Tim Penyidik Kejari Kab. telah melakukan tindakan penyitaan terhadap 1 (Satu) unit Mobil Pajero B 2817 SJC warna putih guna dijadikan sebagai barang bukti dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi berupa suap/ gratifikasi yang diduga dilakukan oleh SL dan RS,”ujar Kasi Pidana Khusu Kejari Kabupaten Bekasi Ronald Thomas Mendrofa, Kamis (19/10/23).

Penyitaan barang bukti ini didasarkan atas penetapan Pengadilan Negeri Cikarang nomor 606/PenPid.B-SITA/2023/PN Ckr.

Dalam penetapan ini, PN Cikarang memberi izin kepada penyidik untuk menyita satu unit mobil Mitsubishi Pajero berwarna putih tahun 2019/2020 dengan nomor polisi B 2817 SJC berikut kunci kontak.

“Bahwa upaya penyitaan tersebut merupakan bentuk komitmen dari Kejari Kab. Bekasi guna mengungkap dan menyelesaikan penanganan perkara tindak pidana korupsi berupa suap/ gratifikasi secara komperhensif dan profesional,”ungkapnya.

Seorang Waria Ditangkap Polsek Tambun Setelah Aniaya Korban Kecelakaan Hingga Tewas

BIN || Kabupaten Bekasi – satuan Reskrim Polsek tambun berhasil mengungkap dan menangkap pelaku penganiayaan korban kecelakaan hingga meninggal dunia, korban yang sempat tiga hari di sekap pelaku akhirnya meninggal karena mengalami luka di bagian kepala akibat pendarahan.

Terungkapnya kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban kecelakaan meninggal dunia di mana pelakunya merupakan seorang waria bernama ayu lestari alias Kennedi pergaulan(34) terjadi saat pelaku mencoba menyelamatkan korban Alfi Kusbian(20) Warga dusun IV desa rt 16 Rw 04 desa sukarahayu kecamatan kaduhan maringgai dari kecelakaan sepeda motor di jalan raya teuku umar tepatnya di jalan raya indoporlen tambun selatan kabupaten Bekasi.

Korban yang saat itu dalam kondisi terluka di bawa pelaku dengan menggunakan angkutan umum dan di turunkan di sebuah warung kosong yang tepatnya berada di depan PT. Suzuki Tambun, Sedangkan sepeda motor korban di biarkan di lokasi kecelakaan dan saat ini Masih dalam penyelidikan satuan Reskrim Polsek tambun.

Setelah di bawa ke sebuah warung kosong, pelaku sempat mengamankan barang berharga milik korban berupa, dompet dan lainnya, bukannya korban di bawa kerumah sakit untuk mendapat perobatan di warung kosong tersebut korban malah di aniaya dengan di hujami pukulan di bagian wajah hingga korban langsung tidak sadarkan diri.

“di tempat tersebut atau di warung kosong, korban sempat tiga hari di biarkan oleh pelaku yang akhirnya korban meninggal dunia” ucap Kanit Reskrim Polsek Tambun IPTU Putu Agum Guntara A.P., S.Tr.K.

Agum menjelaskan awalnya kami menduga korban meninggal akibat kecelakaan, namun kami sempat curiga dengan kondisi lebam korban di bagian wajah, yang akhirnya kami langsung membawa korban ke rumah sakit polri Kramat jati untuk di lakukan otopsi.

“dari hasil otopsi sementara menerangkan bahwa korban meninggal akibat pendarahan di kepala bagian belakang yang di sebabkan karena benda tumpul” ucap Agum.

Dari hasil otopsi tersebut satuan Reskrim Polsek Tambun langsung melarikan penyelidikan dengan meminta keterangan beberapa saksi termasuk warga yang semuanya mengarah ke pelaku karena sempat membawa pelaku saat terjadinya kecelakaan sepeda motor yang menimpa korban.

“Pelaku dapat di amankan setelah sempat di mintai keterangan dan mengaku melakukan perbuatannya termasuk dengan melukai korban dengan sempat memukul bagian kepala korban hingga terjadi pendarahan hingga korban meninggal dunia” tutur Kapolsek Tambun Kompol Stanlly Soselisa, S.I.K., M.H.

“Dalam kasus ini pelaku di jerat pasal 338 tentang pembunuhan dan 351 ayat (3) tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia serta 359 tentang kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal dunia” tandes Stanlly. (Bis)

Pemkab Bekasi Dukung Penuh Operasi Mantap Brata 2023-2024

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mendukung penuh Operasi Mantap Brata 2023-2024  dalam mengawal dan mensukseskan Pemilu Serentak tahun 2024, mulai dari aspek anggaran, personel dan dukungan lainnya.

Hal itu disampaikan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024 di Lapangan Central Park Meikarta Cikarang Selatan, pada Selasa (17/10/2023).

Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi serta dihadiri Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf. Danang Waluyo, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Mohammad Nuh dan para Camat se-Kabupaten Bekasi. 

“Yang paling utama bantuan dalam bentuk anggaran dari kita (Pemkab Bekasi). Di luar itu kita ada bantuan personil Satpol PP dan Linmas untuk pengamanan di setiap TPS,” ujar Dani Ramdan.

Dani berpesan, semua stakeholder terutama masyarakat bila berbeda dalam pilihan pada Pemilu nanti, agar senantiasa tetap menjaga persatuan kesatuan, kedamaian, kondusivitas, serta ikut menangkal hoaks. 

Dani berharap, Operasi pengamanan Mantap Brata dapat berjalan lancar sehingga Pemilu 2024 nanti bisa terlaksana dengan aman, kondusif dan demokratis. 

“Harapannya pemilu bisa berjalan aman, damai, lancar dan demokratis dan tidak ada gangguan keamanan. Kalaupun terjadi adanya gangguan keamanan, seperti yang kita lihat di simulasinya semua aparat sudah siap mengamankannya,” tandasnya.

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana dan prasarana (sarpras) Operasi Mantap Brata 2023-2024. Sehingga Pemilu 2024 diharapkan dapat terselenggara dengan damai, lancar dan aman terkendali.

“Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia sekaligus menjadi titik penentuan masa depan bangsa. Hal ini sebagaimana penyampaian presiden bahwa tahun 2024 adalah momen politik yang sangat penting karena kita menyelenggarakan pesta demokrasi terbesar dan secara serentak dalam tahun yang sama,” ujarnya.

Twedy menambahkan, operasi Mantap Brata ini diselenggarakan mulai dari 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024 dengan rentang waktu selama 220 hari dalam pelaksanaannya.

“Dalam kegiatan gelar pasukan pagi ini ada sekitar 800 personil, kami bersinergi dengan TNI, Polri, serta pemerintah daerah. Dalam hal ini pemerintah daerah diwakili oleh Satpol PP, Linmas dan lainnya,” tambahnya.

Ia menambahkan, melihat pentingnya pengamanan Pemilu maka seluruh komponen masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi guna mensukseskan Pemilu 2024. Terlebih lagi, Pemilu 2024 memiliki kompleksitas tersendiri karena dilakukan secara serentak dengan rentang waktu yang berdekatan, wilayah luas, geografis yang beragam, serta jumlah pemilih yang besar.

“Harapan kami ke depan tentunya setelah adanya gelar pasukan pengamanan ini, personel semakin siap, baik siap secara fisik dan mental dengan sarana dan prasarana mulai dari perlengkapan perorangan dan perlengkapan pendukung lainnya juga siap,” tandasnya.(Red)

Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024, Polres Metro Bekasi Gelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota

BIN | Bekasi – Polres Metro Bekasi menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilu 2024 di Plaza Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat. Senin (16/10/2023)

Kegiatan simulasi tersebut merupakan kolaborasi bersama antara TNI, Polri, Pemda Kabupaten Bekasi, KPU dan Bawaslu untuk menciptakan suasana kesiapsiagaan Pemilu 2024.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Pj Bupati, Dani Ramdan, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, Dandim 0509, Letkol Inf. Danang Waloyo, KPUD, Bawaslu dan PJU Pemda Kabupaten Bekasi serta tamu undangan.

Dalam press conference, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Twedi menekankan, pentingnya simulasi ini sebagai bukti komitmen negara dalam menjamin keamanan Pemilu 2024, khususnya di Kabupaten Bekasi.

“Apa yang kita simulasikan hari ini adalah situasi ril yang ada di lapangan, simulasi ini sebagai upaya antisipasi dalam mencegah kemungkinan masalah yang terjadi pada saat Pemilu nanti ,” ujarnya.

Kombes Pol Twedi menyampaikan apresiasi kepada gabungan TNI, Polri, Pemda, KPU dan Bawaslu atas terselenggaranya simulasi Sispamkota ini. Terima kasih untuk totalitas menghayati tugas dan perannya masing-masing dalam persiapan pengamanan Pemilu 2024 mendatang.

Kapolres menjelaskan, simulasi Sispamkota dilakukan dengan tujuan mempersiapkan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi saat pengamanan Pemilihan Umum 2024.

“Simulasi ini menjadi gambaran apa saja kemungkinan yang terjadi selama pelaksanaan Pemilu 2024, sampai dengan situasi yang terburuk pun kami persiapkan dan antisipasi. Sejauh ini Kabupaten Bekasi dalam kondisi aman dan kondusif, tapi kita tetap harus mempersiapkan diri dengan segala kemungkinannya ,” pungkasnya.(Wat)