21.5 C
New York
Saturday, August 22, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 63

Dua Laki-laki di Bekasi Diduga Jadi Korban Penganiayaan Pemilik LPK Exel

BIN | Bekasi – Dua laki-laki bernama Subandi (38), dan Rohadi (35) diduga menjadi korban penganiayaan H alias J (40) pemilik sebuah yayasan ketenagakerjaan. Penganiayaan terjadi di kantor LPK Exel, Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, hari Kamis (16/11/2023) lalu, jam 13.00 WIB,

Saat dikonfirmasi awak media di rumah kediaman Subandi di Desa Cipayung, Cikarang Timur, Subandi mengatakan penganiyaan terjadi ketika dirinya dan Rohadi ke kantor LPK milik H untuk mengklarifikasi tenaga kerja yang dibawa oleh Rohadi melalui LPK yang di kelola oleh H. Namun, ketika kedua korban sampai di kantor LPK, H bersama teman-temannya yang berjumlah empat orang langsung memukuli dan menendang kedua korban di ruangan berbeda manggunakan kaki bersepatu dan menggunakan tangan kosong, kabel dan golok yang bersarung.

“Awal mula kejadian itu, malam-malam saya ditelpon oleh pihak LPK untuk mengklarifikasi terkait masalah calon tenaga kerja, dengan niat yang baik dan tidak ada rasa curiga saya berdua datang, Nah di tengah perjalanan tiba tiba saya dihadang oleh para pelaku dan saya tidak diberi kesempatan untuk berbicara. Setiap saya bertanya, saya dibalas dengan pukulan,” ungkap Subandi. Selasa (21/11/2023)

Tidak berhenti sampai disitu, kedua korban bahkan di telanjangi tanpa busana dengan kedua kaki dan kedua tangannya diikat menggunakan lakban, bahkan dari pelaku ada perkataan yang menjurus ke pelecehan seksual.

“Posisi saya terikat dan saya cuma pasrah, pelaku di situ banyak, cuma kalau yang memukul dan menendang saya ada empat orang dan namanya saya juga enggak tahu. Saya dengar ada bilang bahasa “gua sod*mi lu! gua udah biasa nyod*mi.” kata Subandi dengan nada gemetar.

“Awalnya sih bilangnya saya mau diajak ke Polsek, saya ikutin karena merasa saya tidak bersalah. Ditengah perjalanan berubah pikiran tuh si pelaku, dibawalah saya ke kantor LPK dan di situ jangankan saya dikasih waktu untuk mediasi, untuk berbicara pun saya tidak bisa, turun dari mobil saja. saya dipukul 2 kali dengan helm sampai helm itu pecah. Kirain saya mau diajak bicara, ternyata di dalam saya mendapatkan perlakuan yang lebih kasar lagi, kaki dan tangan saya diikat, baju saya dirobek-robek di guntingin dan di situ saya disiksa bukan disiksa dengan tangan kosong aja, saya juga ditendang bahkan saya sempat diancam dengan golok di leher saya.” lanjut Subandi.

Akibal kejadian tersebut, Subandi mengalami luka lebam di mata sebelah kanan dan kening, bibir atas dan bawah luka gores dan gigi depan patah.

Sementara Rohadi mengalami luka robek di kepala, lecet dan memar di wajah, luka gores di punggung dan rasa sakit di dada.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke SPKT Polres Metro Bekasi pada Kamis (16/11/2023) dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/3137/XI/2023/SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA guna keperluan Penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut. (Wati)

Balitbangda Beri Penghargaan Inovasi dan Teknologi Expo (I-TEX) Dari SKPD Sampai Dengan Sekolahan

BIN || Bekasi – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) memberikan penghargaan Inovasi dan Teknologi Expo (I-TEX) Kabupaten Bekasi 2023 dari tingkat SKPD sampai dengan Sekolahan.

Kegiatan tersebut akan berkelanjutan sehingga selain penghargaan terhadap inovasi baru, kemudian bisa di dayagunakan dengan secara maksimal. Acara berlangsung di Graha Pariwisata, Komplek Stadion Wibawamukti Cikarang Timur. Senin, 20/11/2023.

“Inovasi memang selalu ada yang namanya yang berkembang. Dengan adanya kegiatan seperti ini, akan terlihat perkembangan inovasi dari tingkat SKPD sampai dengan Sekolahan”. Ujar Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan

Dani juga melihat, di setiap stand ada perkembangan baru di tahun 2023. Dia berharap, semoga di tahun berikutnya akan ditemukan hal baru dan lebih menarik, bahkan lebih berinovasi lagi.

“Ini agar yang sudah menjadi juara, berkelanjutannya di pantau, sehingga selain penghargaan terhadap inovasi baru juga nanti kedepan harus ada penghargaan inovasi yang sudah menjadi juara, kemudian bisa di dayagunakan dengan maksimal”, tegas Dani.

Menurut Dani, harus dimanfaatkan, sehingga apa yang sudah hasilkan tidak berhenti tapi terus dibina dengan optimal. Dia menjelaskan setiap masalah harus ada solusi dengan melalui inovasi sehingga masing-masing perangkat daerah mencari inovasi agar menjadi solusi untuk dimanfaatkan oleh masyarakat bahkan anak-anak sekolah.( Adv)

Miris! Aksi Bela Palestina di Bekasi Dinodai Para Pencopet Yang Beraksi

BIN | Bekasi – Aksi Bela Palestina yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah, di nodai oleh perilaku tidak terpuji oleh para pelaku kejahatan, puluhan peserta mengaku menjadi korban pencopetan di saat aksi sedang berlangsung, yang dilaksanakan di sekitar area stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Minggu (19/11/2023) siang.

Salah satu peserta aksi, Mudrikah (18), mengaku kehilangan ponsel beserta Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang kebetulan KTP nya di simpan di dalam Casing Hpnya. Korban kehilangan ponselnya ketika sedang berada di antara ribuan masa.

Photo Korban

” Hp saya hilang sama KTP, kebetulan HP saya simpan di kantong kiri baju Gamis, taunya hilang, pas mau poto-poto, ” ujarnya kepada pewarta.

Sedangkan beberapa peserta lainnya, ada yang mengaku kehilangan dompet dan ponsel, yang rata-rata korbannya adalah wanita muda.

Dalam aksi Bela Palestina, merupakan dukungan kepada rakyat Palestina yang di hadiri oleh para pejabat Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan Tokoh Masyarakat guna mendukung Palestina untuk merdeka dan mengecam kekejaman tentara Israel. (***)

Ribuan Massa Ikuti Aksi Bela Palestina di Bekasi

BIN | Bekasi – Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat mengikuti Aksi Bela Palestina di depan Stadion Wibawamukti, Kabupaten Bekasi, Minggu (19/11/2023).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas sesama umat Muslim di Palestina yang saat ini sedang diperangi oleh penjajah Israel.

Aksi dukungan itu berlangsung dari pagi sejak pukul 06:00 WIB, ribuan orang berkumpul baik dari anak-anak hingga orang dewasa berkumpul melantunkan sholawat dan sesekali diiringi Takbir.

Masyarakat yang datang tak hanya berasal dari Kabupaten Bekasi, melainkan juga dari sejumlah daerah seperti dari Karawang, Jonggol dan Cileungsi.

Mereka yang datang, kebanyakan mengenakan pakaian muslim yang disertai atribut atribut-atribut seperti syal dan ikat kepala berlambang bendera negara Palestina.

Tak hanya itu, sebagai bentuk dukungan massa yang hadir juga membentangkan Bendera Palestina dan Bendera Indonesia secara berdampingan dengan ukuran yang cukup besar ditengah-tengah kerumunan massa.

Pj Bupati Kabupaten Bekasi, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi,Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat turut hadir dan memberikan orasi yang isinya adalah bentuk penolakan penjajahan oleh Israel terhadap Palestina.

Terlihat juga dalam aksi solidaritas bela Palestina dan Masjidil Aqsha, panitia menyediakan posko penggalang dana bantuan, yang nantinya akan dikirimkan untuk rakyat Palestina.

Salah satu massa yang hadir, Rahman Arif (35) yang dimintai tanggapannya menilai peristiwa yang terjadi di Palestina merupakan suatu penjajahan yang tak beradab dilakukan oleh negara Israel.

“Sebab bukan hanya tentaranya yang menjadi korban masyarakat sipil terutama wanita dan anak anak sudah banyak yang meninggal akibat serangan Israel terhadap Palestina,” ucapnya.

Terpisah, Dani (19) anak muda yang ikut dalam aksi solidaritas itu juga mengharapkan penindasa-penindasan yang terjadi terhadap rakyat Palestina dapat segera berakhir.

“Kami sebagai umat muslim, ketika melihat saudara kita sesama muslim di bombardir tentu tidak terima, kami datang kesini memberikan dukungan dan doa untuk keselamatan rakyat Palestina,” tukasnya. (Wati)

Imam Mahdi Dempu Ditunjuk Jadi Pj Kades Sukadanau

BIN | Bekasi – Dengan dikeluarkannya SK penunjukan Imam Mahdi Dempu Sebagai Pj Kepala Desa Sukadanau oleh Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan, maka Imam menggantikan Plt Kades Sukadanau Ilham Maulana yang masa jabatannya telah berakhir.

Penunjukan Imam mendapat dukungan dari sejumlah tokoh masyarakat hingga aparatur desa setempat. Salah satu tokoh masyarakat H. Anwar mengatakan, sebagai masyarakat dirinya siap mendukung kepemimpinan Imam Mahdi Dempu sebagai Pj Kepala Desa.

Lebih lanjut, H. Anwar menuturkan siapa pun sosoknya yang ditunjuk menjabat sebagai Pj Kades Sukadanau, akan selalu didukung oleh masyarakat demi pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lancar.

“Jadi setau pak haji siapa pun yang ditunjuk jadi Pj kami dukung, agar pelayanan kepada masyarakat itu bisa berjalan normal siapa pun gitu kan, sekarang ada yang ditunjuk ya Alhamdulillah berarti Sukadanau ini sekarang sudah ada petugasnya sebagai Pejabat Kepala Desa,” ujar H. Anwar saat dikonfirmasi, Sabtu (18/11/23).

Ia berharap, Imam Mahdi yang ditunjuk sebagai Pj Kades Sukadanau bisa memberikan kontribusi nyata dari hasil kerjanya untuk membangun dan mensejahterakan warga Sukadanau. Terlebih, penunjukan terhadap dirinya adalah amanah yang diberikan oleh masyarakat dan negara, agar bisa tetap menjaga amanah tersebut.

“Harapannya ya lebih baik lah dari yang sudah, karena mereka bekerja itu betul-betul sebagai pelayan masyarakat. Karena kalau dia di percaya sebagai pejabat oleh negara itu kan oleh negara ya, jagalah amanah itu sebaik-baiknya,” tuturnya.

“Saya juga belum ketemu Imam Mahdi yang mana orangnya baru dengar aja kalau ditunjuk jadi Pj Kades,” ungkapnya.

Penunjukan Imam Mahdi Dempu sebagai Pj Kades Sukadanau juga direspon positif oleh para perangkat desa, seperti yang diungkap oleh Jaelani Kepala Dusun 3 Desa Sukadanau.

Menurutnya, sebagai aparatur desa yang membawahi 4 wilayah RW dan 9 wilayah RT akan selalu mendukung kepemimpinan Pj Kades agar pelayanan dan program-program pemerintah bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

“Sebagai aparatur desa saya, apa pun yang diputuskan oleh Pj Bupati ya saya setuju-setuju aja, siapa pun yang ditunjuk itu nanti kan akan jadi Kades saya, akan jadi partner saya di kantor desa,” ucapnya.

Saat ditanya harapannya, Jaelani mengungkapkan dirinya berharap Pj Kades yang ditunjuk langsung oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi itu bisa membenahi kondisi desa Sukadanau dengan baik. Pasalnya, banyak permasalahan masyarakat yang membutuhkan solusi dan tindakan nyata dari seorang Kepala Desa.

“Harapannya ya agar bisa membenahi Desa Sukadanau lebih baik lagi, ya pengennya mah masyarakat itu sejahtera ya kan, terutama tenaga kerja dan kesejahteraan itu aja,” tutupnya.

Konflik Perumahan Harmoni Sindangmulya, Polsek Cibarusah Mediasi Semua Pihak

BIN | Bekasi – Konflik antara warga Kampung Cikoronjo Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi mendapat perhatian langsung dari Polsek Cibarusah. Agar konflik tersebut tidak berlanjut, Polsek Cibarusah pun mengundang kedua belah pihak.

“Sudah, kami sudah memanggil baik pengembang maupun warga. Kami mediasi agar konflik tidak berlarut-larut,” Kata Kapolsek Cibarusah, AKP Arie Andhika Silamukti. Jumat (17/11/2023) sore.

Kapolsek mengatakan, pemanggilan itu dilakukan sebagai mediasi pertama dan terkuak duduk persoalan yang sebenarnya.

“Sebetulnya ada kesalahpahaman saja antara pihak warga dan pengembang,” kata Kapolsek.

Kapolsek menyebutkan kesalahpahaman itu terkait permasalahan jalan pribadi milik salah satu warga yang akan dijadikan akses jalan menuju perumahan, namun belum dipenuhi oleh pengembang.

“Prinsipnya sebagai penegak hukum, kami telah menjalankan fungsi kami. Tujuannya agar konflik tidak berlanjut. Pengembang tetap bekerja dan warga sekitar juga mendapatkan sesuai yang diinginkan,” ungkap Kapolsek Cibarusah.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pembangunan perumahan subsidi Harmoni Sindangmulya di Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah mendapat protes warga. Buntutnya warga pun menggelar aksi protes, Jumat (17/11/2023) pagi tadi. Di depan pintu masuk perumahan, warga melakukan aksi tutup jalan akses ke perumahan Harmoni Sindangmulya dengan memasang batako sebagai bentuk penolakan. (Wati)

Diperkirakan Ratusan Ribu Warga Akan Ikut Aksi Damai Bela Palestina di Stadion Wibawamukti

BIN | Bekasi – Panitia penyelenggara Aksi Damai Bela Palestina tengah mempersiapkan kegiatan solidaritas Aksi Bela Palestina yang rencananya akan berlangsung di lingkungan Stadion Wibawamukti pada Minggu (19/11/2023) mulai pukul 06.00 Wib sampai dengan 10.00 Wib.

Dijelaskan Ketua panitia penyelenggara, KH. Ahmad Dahlan, menyebut bahwa kegiatan solidaritas ini muncul seiring tumbuhnya kesadaran untuk membela Palestina di seluruh dunia khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi.

Terlebih lagi, pelanggaran perang level berat yang berulang kali dipertontonkan Israel membuat kepedulian kemanusiaan kepada Palestina tumbuh subur di mana-mana.

“Pada 19 November 2023 nanti juga membuktikan kesadaran kemanusiaan Indonesia khususnya warga Bekasi untuk Palestina,” ujar KH. Ahmad, Jumat (17/11/2023).

Dirinya juga menegaskan bahwa aksi tersebut tidak didasari hal lain melainkan semata-mata karena rasa kemanusiaan terpanggil.

“Tidak perlu tanya agama, tidak perlu tanya ajaran apa, menyaksikan kedzaliman Negara Israel terhadap orang tidak bersalah dibom dibunuh seperti itu, saya rasa rasa kemanusiaan kita pasti terpanggil. Tidak usah pakai alasan apa-apa” tandasnya.

Seruan aksi dari berbagai elemen masyarakat dan agama ini menurutnya adalah bentuk keinginan untuk menyuarakan kepada dunia bahwa masyarakat Indonesia khususnya warga Kabupaten Bekasi menolak dan mengecam segala bentuk penjajahan yang dilakukan oleh Israel.

Lebih lanjut lagi, pendiri Yayasan Darul Fikri Bekasi itu menyampaikan, sesama muslim, kita semua harus juga merasakan apa yang dialami oleh saudara muslim di Palestina. Sesama muslim ibaratnya satu bangunan dituntut untuk saling menguatkan dan saling membantu.

“Dalam hal ini kita harus melakukan militansi dan fanatisme yang positif, kita harus mendukung kemerdekaan negara Palestina,” jelasnya.

Sementara itu, menurut KH.Dede Sulaeman selaku Ketua Penanggungjawab menyampaikan, sejumlah yang hadir diantaranya pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, MUI, ASN, Majelis-majelis pengajian, Buruh, serta pimpinan ormas dan keagamaan.

“Diperkirakan, perkiraan massa yang hadir sekitar seratus ribu orang, Insyaa Allah akan hadir.” tutupnya. (Wati)

Pembangunan Perumahan Harmoni Sindangmulya Diprotes Warga Sekitar

BIN | Bekasi – Pembangunan perumahan subsidi Harmoni Sindangmulya di Kp. Cikoronjo RT 02/06 Sindangmulya, Cibarusah, diprotes warga sekitar. Pihak pengembang dianggap tak mematuhi ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bekasi Nomor 9 Tahun 2017 tentang Perumahan dan Permukiman.

Perumahan Harmoni Sindangmulya sendiri telah dibangun sejak 4 bulan belakangan. Sejak awal proses pembangunan perumahan itu, pengembang terkesan cuek mengabaikan keluhan warga sekitar terkait saluran drainase dan jaringan jalan.

“Menurut saya, perumahan Harmoni Sindangmulya telah melanggar ketentuan Perda nomor 9 tahun 2017, di mana semestinya perumahan tersebut memiliki jaringan jalan sendiri, saluran air (drainase), tempat pemakaman dan kemungkinan besar tidak mempunyai AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan),” tutur H. Guntur tokoh masyarakat sekitar, Jumat (17/12/2023).

Guntur menilai, ada point dalam peraturan daerah yang tak di taati oleh pengembang Harmoni Sindangmulya. Bahkan hingga saat ini, tak ada itikad baik menjelaskan persoalan itu kepada warga sekitar.

Guntur juga mengutarakan agar Pemerintah Kabupaten Bekasi tegas terhadap pengembang yang tidak mematuhi aturan.

“Saya berharap kepada Pemerintahan Kabupaten Bekasi dan jajarannya menegakkan Perda nomor 9, tahun 2017 tentang perumahan dan permukiman tersebut agar tidak merugikan warga sekitar” tegas Guntur.

Selain itu, ia juga mendesak pemerintah Kabupaten Bekasi untuk tidak memberikan rekomendasi kepada pengembang “nakal” yang tujuannya hanya ingin meraup keuntungan.

“Saya harap Pemerintah Kabupaten Bekasi dan jajarannya tidak berorientasi kepada keuntungan semata, tapi juga mempertimbangkan tentang dampak kerusakan lingkungan yang terjadi, dan juga menerapkan sebuah kesepakatan bersama yang tertuang dalam peraturan daerah,” terangnya.

Lebih lanjut, Guntur juga menyinggung, belum adanya sosialisasi terhadap pembangunan perumahan tersebut. Dirinya pun merasa heran, lantaran pengembang berani tak mengikuti prosedur yang ditetapkan pemerintah.

“Hingga kini belum ada sosialisasi ataupun mediasi yang di lakukan oleh pihak pemerintahan desa sebagai aparatur wilayah. Pembangunan tersebut akan memicu bom waktu kedepannya,” ucapnya.

Ia juga mengutarakan, kultur wilayah akan berubah sesuai dengan populasi di lingkungan. Terlebih, kondisi jalan yang masih milik warga, dan juga drainase yang belum ada akan menjadi pekerjaan rumah jika dampak yang di khawatirkan benar terjadi.

“Jalan ini masih milik salah satu warga, anehnya pihak pengembang tidak izin dahulu kepada warga pemilik tanah, saya berharap ada penyelesaian agar tidak terjadi masalah kedepannya.” tutupnya. (Wati)

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Lantik 138 Pejabat Fungsional

BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan melantik dan mengambil sumpah janji jabatan 138 pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Bekasi, di Aula KH Noer Alie, Kantor Bupati Bekasi, Komplek Pemda Cikarang Pusat, pada Kamis (16/11/2023). 

Dari 138 pejabat fungsional yang dilantik, 135 orang merupakan pengangkatan pertama kali dalam jabatan fungsional guru, 2 orang pengangkatan melalui perpindahan dari jabatan pelaksana ke jabatan fungsional pengawas kemetrologian dan 1 orang pengangkatan ke jabatan fungsional pengelola pengadaan barang/jasa.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengingatkan, agar para guru yang sudah dilantik bisa meningkatkan kompetensi, sehingga bisa menjadi ahli di bidang pendidikan. 

“Peningkatan kompetensi sangat penting, supaya mereka menjadi ahli-ahli di bidang pendidikan. Karena yang namanya japung (jabatan fungsional) itu, basisnya adalah keahlian. Jadi kalau japung gak punya keahlian, ya bukan japung namanya,” ujarnya. 

Lebih lanjut, kata dia, guru akan membawa perubahan bagi bangsa, karena fungsi pendidikan. Oleh karena itu, tugas guru harus dijalani dengan sepenuh hati, penuh keteguhan dan juga tanggung jawab. 

Ia berpesan kepada para guru yang dilantik, saat mengajar harus mengedepankan kesabaran dan berinovasi memberikan terobosan baru . Setelah dilantik sebagai pejabat fungsional, guru dapat melaksanakan tugas dengan profesional, penuh tanggung jawab dan berdedikasi tinggi.

“Ketika mereka memilih fungsi guru, ada konsekuensi harus dijalankan. Di balik kemuliaannya itu,” katanya. (Red

Diduga Terpeleset, Pria Asal Bekasi Tewas di Kamar Mandi

BIN | Bekasi – Seorang pria ditemukan tewas di kamar mandi Cyber Cafe Emperor Game Center, Ruko Roxy, Jalan Kasuari Cikarang Baru, Kabupaten Bekasi, Kamis (16/11/2023) sekitar pukul 17.00 Wib.

Salah seorang saksi, Uda Rowi mengatakan, dirinya mendengar suara seperti jatuh dan minta tolong, lalu saksi menghampiri korban yang sudah tergeletak dilantai kamar mandi dengan mulut mengeluarkan darah.

“Saya mengantarkan pesanan mie untuk kasir, kemudian saya mendengar ada yang minta tolong. Ketika pintu kamar dibuka, ternyata orang itu posisi tergeletak dengan mulut mengeluarkan darah dan kami langsung minta bantuan ke warga untuk menghubungi Polisi,” kata Uda Rowi pemilik kedai kopi.

Belum diketahui penyebab kematian korban. Kepolisian telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan memintai keterangan saksi.

Jenazah korban yang bernama Iwan (40) yang beralamat di Durenjaya Bekasi Kota tersebut kemudian dibawa ke RSUD Cibitung guna pemeriksaan lebih lanjut. (Wati)