12.4 C
New York
Tuesday, October 20, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 61

Kepala Diskominfosantik Yan Yan Akhmad Kurnia Mengapresiasi; SPBE Kabupaten Bekasi Pada Tahun 2023 Meningkat

BIN || Kabupaten Bekasi – Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektonik (SPBE) Kabupaten Bekasi pada Tahun 2023 meningkat tajam atau naik signifikan dari 1,71 menjadi 3,28 atau naik sekitar 1,57 dengan predikat baik dari semula yang hanya berpredikat cukup.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia mengatakan kenaikan tersebut sangat menggembirakan dan merupakan prestasi bagi Kabupaten Bekasi.

Ada beberapa faktor atau indikator yang membuat indeks SPBE Kabupaten Bekasi naik signifikan salah satunya adalah kebijakan Kabupaten Bekasi prihal SPBE. Saat ini Kabupaten Bekasi sudah memiliki Peraturan Bupati (Perbup) Tata Kelola SPBE.

“Kita sudah punya Perbup Tata Kelola SPBE, selanjutnya diaspek manajemen kita sudah memiliki dokumen perencanaan yang sudah kita rapikan.

Adapun untuk layanan kita memang sudah bagus, tinggal penguatan aja, ” ujarnya kepada bekasikab.go.id di ruang kerjanya pada Selasa (23/01/2024).

Adapun untuk beberapa dinas yang belum meningkat indeks SPBE-nya, karena ada domain yang tidak terdokumentasikan seperti contohnya dalam kebijakannya maupun manajemennya meliputi manajemen resiko, manajemen perubahan dan lain sebagainya.

“SPBE ini sejalan dengan pola maturitas tingkat kematangan ada lima tingkatan yaitu kegiatan yang tidak dilaksanakan, kegiatannya dilaksanakan tapi tidak terencana, kegiatan yang dilakukan sesuai rencana dan dilakukan secara keseluruhan, kegiatan itu dilaksanakan dan dievaluasi, lalu yang terakhir kegiatan itu sudah dilakukan tetapi kemudian diperbaiki,” ungkapnya.

Dikatakannya transformasi digital di Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah sejak lama oleh dinas-dinas dalam berbagai pelayanan publik yang dilakukan dalam kanal-kanal digital walaupun dilaksanakan secara bertahap.

Tetapi untuk layanan-layanan utama dari dinas sudah beralih semua dan untuk internal pemerintahan layanan administrasi sudah mulai didigitalisasi.

“Dalam pemerintahan mulai dari penganggaran, keuangan, pengelolaan barang sampai dengan tata kelola surat semuanya sudah digitalisasi,”paparnya.

Dikatakan saat ini Kabupaten Bekasi sudah memiliki data center atau pusat data yang merupakan salah satu indikator didalam tata kelola SPBE, jadi pusat data ini menyimpan semua data-data yang berasal dari semua perangkat daerah.

“Disetiap perangkat daerah pasti memiliki layanan yang berbasis elektronik, maka untuk saat ini semuanya diarahkan agar segera memenuhi kaidah SPBE,” terangnya.

Dia juga berharap agar indeks SPBE Kabupaten Bekasi Tahun 2024 Kabupaten Bekasi bisa naik level lagi yaitu mencapai predikat yang sangat baik.

Senada Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Bahrul Ulum mengatakan hasil yang diperoleh Pemkab Bekasi karena adanya indikator-indikator yang tercantum di dalam penilaian, salah satunya pengembangan perangkat lunak, tata kelola TIK dan pengembangan infrastruktur.

“Kita Diskominfosantik khususnya bidang TIK memiliki strategi khusus dari tahun-tahun sebelumnya, kita saat ini konsen pada pengembangan wilayah khususnya dibagikan infrastruktur, dan terbukti kita jaringan fiber oftic (FO) berkembang di 23 Kecamatan, 33 Perangkat Daerah, 66 Puskesmas dan 77 sekolah, Mall Pelayanan Publik, termasuk Forkopimda dimana secara infrastruktur kita lebih maksimal dan unggul dibanding dengan Kabupaten Kota lain di Jawa Barat,” tambahnya.

Atas capaian ini, Bahrul mengungkapkan, penerapan tata kelola teknologi informasi sudah diterapkan di tiap-tiap perangkat daerah dan pemanfaatannya efektif dan efisien.

“Kita sudah terapkan siklusnya dan banyak perangkat daerah yang melakukan koordinasi dan konsultasi ke Diskominfo, mengingat saat ini kita masih terus berkejaran dengan penataan tata kelola TIK karena bukan hanya berbicara berbasis menata, tapi bagaimana kita mengedukasi teman-teman perangkat daerah agar bisa merencanakan, mengembangkan dan merealisasikan inovasi-inovasi sesuai dengan trek yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE” tutupnya. (Red)

Ini Kata Sekda Kabupaten Bekasi; LKPP Bertujuan ntuk Mendorong Pengadaan Barang Jasa Pemerintah

BIN || Kabupaten Bekasi – Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 Tentang, pengadaan barang jasa Pemerintah, memberi amanat kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk mengembangkan, merumuskan, dan meletakkan kebijakan pengadaan barang jasa Pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi saat membuka acara Sosialisasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Bekasi di Gedung Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Selasa (23/1/2024).

“Salah satu kebijakan yang telah dihasilkan yang dikembangkan dan dirumuskan adalah strategi dan kebijakan pembinaan sumber daya manusia di bidang pengadaan barang jasa pemerintah,” ujarnya.

Dedy menyampaikan, kebijakan, aturan, dan regulasi yang dirumuskan dan dikembangkan LKPP bertujuan untuk mendorong pengadaan barang jasa pemerintah.

Dengan itu, tentunya akan memenuhi prinsip pengadaan yaitu, efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil dan akuntabel.

Oleh sebab itu, kata dia, pelaku pengadaan barang jasa wajib memiliki potensi dalam pelaksanaan pengadaan barang jasa pemerintah, khususnya pejabat pembuat komitmen, pejabat pengadaan, dan pokja pemilihan.

“Sebagai pelaku pengadaan, terutama pejabat pembuat komitmen, dituntut untuk selalu meningkatkan dan mengembangkan kompetensi, profesionalisme, dan kemampuan dalam bidang pengadaan barang jasa pemerintah,” jelasnya.

Dedy menambahkan, seiring dengan kebijakan dan regulasi yang telah ditetapkan, penguatan kompetensi pejabat pembuat komitmen ini berpedoman pada Kamus Kompetensi Teknis di Bidang Pengadaan Barang Jasa Pemerintah yang telah dirumuskan oleh LKPP dalam Peraturan LKPP No. 3 Tahun 2023 tentang Kamus Kompetensi Teknis Pengadaan Barang Jasa Pemerintah.

Dimana, kompetensi PPK meliputi perencanaan pengadaan pemilihan penyedia. Pengelolaan kontrak, dan pengelolaan pengadaan secara swakelola adalah kompetensi yang wajib dimiliki agar tercapainya tujuan pengadaan barang jasa pemerintah, yaitu menghasilkan barang jasa yang tepat dari setiap anggaran yang dibelanjakan didasarkan dari aspek kualitas, jumlah waktu, biaya, lokasi, dan penyedia.

“Maka sangat penting untuk pemahaman terhadap peraturan pengadaan barang jasa ini. Saya harapkan seluruh peserta dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh agar mendapat pemahaman yang menyeluruh terhadap materi yang disampaikan serta aktif berkonsultasi dengan narasumber apabila terdapat hal-hal yang perlu ditanyakan,” imbuhnya.

Dedy berpesan, kepada para pejabat pembuat komitmen agar memahami betul berkenaan dengan aspek, yang berkaitan dengan kompetensi dan tugas. Sehingga dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dapat berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Acara sosialisasi ini dihadiri Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia (LKPP RI), Dr. Hermawan, Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN), serta para Kepala Dinas, Kepala Badan, Inspektorat, Kepala Bagian, dan para Camat se-Kabupaten Bekasi.(Red)

Helat Deklarasi Relawan, Chairika Putri Targetkan Perolehan 10 Ribu Suara

BIN || KABUPATEN BEKASI – Menghadapi kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang, sejumlah Calon Anggota Legislatif (Caleg) di wilayah Kabupaten Bekasi terus meningkatkan konsolidasi bersama para kader dan tim pemenangan.

Demikian juga halnya dengan Caleg DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Demokrat, Chairika Ananda Putri, yang melakukan deklarasi dan penguatan tim pemenangan yang dilaksanakan di Kampung Cibitung Bedeng Kelurahan Telagaasih, Kecamatan Cikarang Barat, Sabtu (20/1/2024).

Dalam kegiatan tersebut, Caleg yang mengusung tagline muda membawa perubahan tersebut menargetkan perolehan minimal 10 ribu suara di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 yang meliputi Kecamatan Cikarang Barat dan Kecamatan Cibitung.

“Insyaallah dengan dibantu para kader dan relawan saya bisa menembus 10 ribu suara. Untuk tim pemenangan sendiri alhamdulillah saat ini sudah lebih dari 100 orang,” ungkapnya kepada para awak media.

Untuk mencapai target perolehan suara tersebut, Chairika mengaku telah membentuk dua tim yang dikhususkan untuk kalangan dewasa dan kalangan milenial atau anak muda. Menurutnya, hampir 50 persen pemilih saat ini adalah kategori generasi milenial.

Perempuan yang merupakan Cucu Lurah Hormat Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Baba Endji Bin Ana tersebut, menargetkan perolehan suara di sejumlah basis seperti di Desa Sukadanau, Kelurahan Telagaasih, Desa Telaga Murni, Desa Kalijaya, Kelurahan Wanasari dan Desa Wanajaya.

“Kami sedang mengupayakan agar di setiap TPS bisa terpenuhi para saksi. Karena saksi juga merupakan kunci agar suara kita tidak hilang, sehingga saksi ini akan kami terus upayakan agar terpenuhi, mengingat di Dapil 2 ini persaingan cukup ketat ya, karena banyak incumbent yang kembali mencalonkan diri,” terangnya.

Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) dari Partai Demokrat, Achdar Sudrajat, bersama rombongan. Dirinya mengingatkan para kader dan relawan untuk bekerja keras dalam memenangkan Chairika Ananda Putri sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bekasi.

“Hari ini saya mempunyai dua tugas yaitu menjalankan reses sebagai anggota DPRD Provinsi Jabar dan melakukan sosialisasi menjelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres Tahun 2024 mendatang,” ungkapnya.

Achdar menyampaikan kepada para kader dan relawan bahwa tugas anggota dewan ada tiga, yaitu Bujeting atau menyusun anggaran, Legislasi yaitu menyusun Perda dan terakhir controlling atau pengawasan.

Dirinya juga melakukan simulasi pencoblosan kertas suara untuk Chairika Ananda Putri sebagai Caleg DPRD Kabupaten Bekasi dan Achdar Sudrajat sebagai Caleg DPRD Provinsi Jabar. (zal)

BRILIAN kembali Bagikan Ratusan Porsi Bakso, Kaos dan Kalender dan Ajak Masyarakat Pilih Prabowo – Gibran

BIN || Kabupaten Bekasi – Barisan Relawan Militan Gibran (Brilian), pendukung Capres-Cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran membagikan ribuan porsi bakso, kaos dan kalender di 20 titik lokasi di Kabupaten Bekasi,

Hari ini, Sabtu 20 Januari 2024, Relawan Militan Gibran (Brilian) membagikan ratusan bakso,kaos dan kalender di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Setu dan Kecamatan Cibitung.

Titik pertama di Kp Cigebang Desa Cibening Kecamatan Setu dan titik kedua di Kp Cibuntu, Kecamatan Cibitung.

Selain membagikan bakso, Relawan Brilian memberikan sosialisasi dan sekaligus mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024 mendatang untuk memilih Paslon nomor urut 2 yaitu PRABOWO GIBRAN untuk Indonesia Maju.

Kegiatan ini diinisiasi oleh para pelaku UMKM di Indonesia yang terdiri dari para pedagang bakso, pedagang mie ayam, martabak, siomay, batagor, gorengan, dan lain-lain.

Disela sela kegiatan pembagian bakso,Ketua Barisan Relawan Militan Gibran (Brilian), Bambang Haryanto mengatakan Kegiatan ini sudah dilaksanakan di 19 titik lokasi se Kabupaten Bekasi.

Dikatakan Bambang, Setelah pembagian Bakso Gratis, akan dilanjutkan pembagian Minyak Goreng, sembako, Sambil diadakan pengobatan gratis dan senam Gemoy.

“Semoga kegiatan kami ini bisa menyentuh hati masyarakat Kabupaten Bekasi. Dan pada tanggal 14 Februari 2024 masyarakat menentukan pilihannya Pada pasangan nomor urut 2 PRABOWO – GIBRAN. Sehingga Pasangan PRABOWO – GIBRAN bisa memenangkan konstalasi Pemilihan Presiden pada 14 Feburuari Tahun 2024 dengan cukup satu putaran saja untuk Menuju Indonesia Maju”, tegasnya.(HM)

Relawan Militan Prabowo-Gibran Bagikan 450 Mangkok Bakso Gratis Ditiga Desa Kabupaten Bekasi

BIN || Kabupaten Bekasi – Barisan Relawan Militan Gibran pendukung Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo-Gibran bagikan ribuan porsi bakso, kaus dan kalender di Kabupaten Bekasi.

Kegiatan itu sekaligus mengajak masyarakat untuk pergi ke TPS menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024 mendatang.

Kegiatan ini diinisiasi oleh para pelaku UMKM di Indonesia yang terdiri dari para pedagang bakso, pedagang mie ayam, martabak, siomay, batagor, gorengan, dan lain-lain.

Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan di 20 desa yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Ini hari pertama kita mulai dari Kecamatan Kedungwaringin, Kecamatan Cikarang Utara, dan Kecamatan Cikarang Timur,” ungkap Ketua Brilian Bambang Haryanto sela – sela kegiatan pada hari Selasa, (16/1/2024).

Sebanyak 450 porsi bakso disediakan di tiga desa yaitu Desa Kedungwaringin, Desa Waluya, dan Desa Karang Sari. Menurut Bambang, dengan menyediakan makan bakso gratis itu cara mudah untuk memancing dan menghadirkan warga di kalangan emak-emak

“Mengingat bakso merupakan makanan kegemaran emak-emak, maka di setiap titik lokasi selalu dipadati emak-emak pencinta kuliner bakso yang segar dan pedas,” ujatnya.

Pada kesempatan itu Bambang juga menyampaikan kepada masyarakat yang hadir agar hati-hati memilih pemimpin pada Pilpres 2024 nanti.

“Jangan tergiur janji-janji manis, lihat dan perhatikan rekam jejak kinerjanya. Pilihlah yang sudah terbukti bisa bekerja dan dapat melanjutkan pembangunan yg telah dikerjakan oleh Presiden Jokowi selama hampir 10 tahun ini,” ujarnya (Ahim)

Bupati Bintan Roby Kurniawan, Berikan Timbangan Analog Kepada 10 Kelompok Usaha Ekonomi Produktif (KUEP)

BIN || BINTAN – Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyerahkan timbangan analog kepada 10 Kelompok Usaha Ekonomi Produktif (KUEP).

Penyerahan tersebut diberikan kepada masing-masing perwakilan kelompok, Kamis (18/01) di Kampung Wacopek, Kijang.

Bantuan timbangan ini berasal dari dana insentif fiskal, sebagai hasil dari penurunan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bintan yang mencapai 0,18 persen.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pelaku usaha dapat menjual produk mereka dengan timbangan yang tepat dan pas, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Insentif fiskal yang kita dapatkan dari pusat, ini salah satunya. Prinsipnya kita ingin wujud program maupun bantuan yang fokusnya langsung bersentuhan dan dirasakan masyarakat,” jelas Roby.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Bintan, Asy Syukri menjelaskan bahwa sebanyak 270 unit timbangan analog telah dihibahkan kepada 10 KUEP yang tersebar di Kabupaten Bintan.

Kelompok-kelompok ini terdiri dari pelaku usaha yang bergerak dalam bidang pembuatan kue, petani, ternak lele, dan laundry.

Dalam kesempatan ini, Ketua Kelompok Sumber Makmur, Suwari yang mewakili kelompok lainnya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bintan atas bantuan yang diberikan.

Mereka berharap bantuan ini dapat membantu dalam mencapai swasembada pangan dan meningkatkan keberkahan dalam usaha pertanian.

Usai penyerahan hibah, Roby juga sempat membuka diskusi ringan sembari berdialog dengan para anggota KUEP. Beberapa tujuan yang diharapkan tentunya untuk mengetahui secara pasti kondisi terkini para pelaku usaha di lapangan.(Red)

Bupati Bintan, Roby Kurniawan Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (FKP Ranwal)

BIN || Bintan – Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (FKP Ranwal) Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Bintan 2025-2045 memaparkan visi dan rencana pembangunan yang ambisius untuk masa depan Kabupaten Bintan.

Dalam pertemuan tersebut, Roby berbagi visi, mimpi dan cita-cita besar yang diharapkan dapat mengubah Bintan menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Dalam sambutan resminya, Bupati Bintan menyampaikan bahwa meskipun ada perubahan yang signifikan dalam 20 tahun terakhir, masih ada ruang untuk perbaikan yang perlu difokuskan dan dikerjakan dengan keras.

Tingkat kemiskinan, pengangguran, pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita menjadi fokus utama dalam upaya mencapai perubahan yang signifikan dalam 20 tahun mendatang.

Roby juga menekankan pentingnya kesinambungan dan kepemimpinan yang berkelanjutan dalam mencapai kemajuan. Dirinya ingin melihat Bintan melakukan lompatan, menjadi kota yang tangguh dan memiliki rencana kontingensi untuk menghadapi gangguan apapun.

“Pertemuan ini diadakan sebagai upaya untuk mendengarkan masukan dari seluruh komponen masyarakat sebagai pertimbangan dalam penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang.

Kita bisa mewujudkan semua harapan jika kita punya keberanian, kemauan dan nyali untuk melakukannya,” paparnya.

Roby berharap dengan melibatkan seluruh masyarakat, rencana pembangunan ini dapat menjadi cerminan kebutuhan dan aspirasi masyarakat Kabupaten Bintan.

Dengan visi pembangunan yang penuh optimisme dan komitmen untuk melibatkan masyarakat, Bupati Bintan menunjukkan keinginan yang kuat untuk memajukan Kabupaten Bintan ke arah yang lebih baik, tentunya menjadi daerah yang tangguh dan kokoh (resilient city).

Masyarakat Kabupaten Bintan pun diharapkan dapat bersama-sama mewujudkan visi ini melalui kerja keras, kolaborasi dan semangat gotong-royong.(red)

Penutupan Smart Expo Bupati Bintan Berpesan; Jadilah Pribadi Tangguh Memiliki Akhlak Luhur Mulia

BIN || BINTAN – Bupati Bintan, Roby Kurniawan mempunyai optimisme besar terhadap para pelajar dan generasi muda yang ada di Bintan. Hal itu disampaikannya saat menutup Smart Expo (Smex) Tunas Bangsa di SMP dan SMA Tunas Bangsa, Kawasan Wisata Lagoi, Rabu (17/01).

Salam sambutannya, Roby berpesan agar para pelajar mampu untuk terus mengembangkan potensi diri seiring dengan modernisasi yang kian pesat. Dirinya ingin melihat generasi milenial Bintan mampu menggenggam kemajuan di masa hadapan.

“Terus berjuang, tekun dalam belajar dan tambah terus pengetahuan maupun wawasan. Jadilah pribadi-pribadi tangguh yang memiliki akhlak luhur dan mulia dengan ilmu yang memadai,” kata Roby.

Bupati Bintan juga sempat mengapresiasi terhadap semua pihak yang terlibat hingga terselenggarakannya kompetisi bergengsi ini. Selain sebagai wadah adu kemampuan, ini juga momentum silaturahmi yang akan memperkuat persatuan dan kesatuan.

Smart Expo (Smex) kali ini mengusung tema “Empowering Students, Shaping the World” dimana kegiatan ini merupakan hal yang sangat positif untuk menyalurkan bakat, potensi maupun kreativitas para peserta didik.(Red)

Inginkan Atlet Profesional, Disbudpora Kabupaten Bekasi Rencanakan Pembangunan Lapangan Squash

BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Budaya dan Pemuda Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi tengah membangun sejumlah sarana dan prasarana olahraga. Satu di antaranya, percepatan pembangunan lapangan squash dengan anggaran mencapai Rp. 43 miliar.

Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha mengatakan pihaknya sedang membangun Sarpras olahraga di tengah masyarakat. Mulai dari lapangan squash, basket, futsal, bulutangkis, voli, dan lainnya.

“Insya Allah gedung lapangan squash akhir tahun 2024 ini sudah bisa digunakan,” katanya, Rabu (17/01).

Iman juga menjelaskan kegiatan proyek gedung squash tidak dikerjakan asal jadi, namun dikerjakan secara bertahap. Tahun 2024 ini pembangunan tersebut akan segera dilanjut dan proses lelang dengan pagu anggaran sebesar Rp. 15.6 Miliar.

“Cabang olahraga squash berlatih di Siliwangi Bandung, dengan dibangunnya lapangan sendiri maka akan bisa berlatih dengan baik lagi dan menciptakan atlet – atlet profesional,” jelas dia.

Iman menekankan pentingnya pembangunan sarpras olahraga, terutama setelah meraih juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022 untuk mencetak atlet berprestasi.

Fasilitas ini juga dianggap sebagai ruang publik bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk menyediakan fasilitas olahraga yang memotivasi masyarakat untuk aktif berolahraga.

“Dan masyarakat dapat membiasakan diri untuk senantiasa olahraga, membugarkan tubuh dengan harapan kesehatan terjaga dengan baik,” ucapnya.

Kata Iman, sejumlah fasilitas sarpras telah dibangun oleh pemerintah daerah seperti Stadion Wibawa Mukti.

Di stadion juga tersedia sejumlah venue olahraga seperti lapangan teknis, glamping dan kolam renang.

“Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkannya untuk berolahraga,” harapnya.

Dengan dibangunnya lapangan squash di Kabupaten Bekasi, maka atlet kita bisa berlatih dirumah sendiri, squash juga sudah ada di Sea Games dan Olimpiade.

“Tahun 2022 atlet squash Kabupaten Bekasi menyumbangkan 3 medali emas, dengan lapangan squash yang terbangun di Kabupaten Bekasi akan menumbuhkan rasa optimis akan lahirnya atlet atlet squash yang hebat dari Kabupaten Bekasi,” pungkasnya. (Bisri)

Bapenda Awal Tahun 2024 Cetak Massal Sebanyak 1.213.326 SPPT dan PBB P2

BIN || Kabupaten Bekasi – Upaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di awal tahun 2024 dengan mencetak secara massal sebanyak 1.213.326 Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2).

Pencetakan massal tersebut disaksikan oleh Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi yang mewakili Pj Bupati Bekasi, dan Kepala BPKD, Hudaya, Asda I Sri Enny Mainiarti dan Asda III, Jaoharul Alam, di kantor Bapenda Kabupaten Bekasi, Komplek Pemkab Bekasi, pada Selasa (16/01/2024).

Sekertaris Daerah Dedy Supriyadi (Sekda) yang mewakili Pj.Bupati Bekasi mengungkapkan, selain peningkatan pendapatan asli daerah, penerbitan SPPT PBB P2 juga dilakukan untuk mencegah keterlambatan pendistribusian kepada wajib pajak, katanya.

Sekda Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi hadiri pencetakan massal SPPT dan PBB di kantor Bapenda Kabupaten Bekasi ( Selasa, 16/01/2024)

Menurut Dedy, PBB P2 merupakan penyumbang pendapatan sekitar 24,06 persen dari keseluruhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi.

“Dengan pencetakan di awal tahun 2024 ini kita harapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, mudah-mudahan target di 2024 ini bisa tercapai,” ujar Dedy kepada.Media, Selasa.(16/01/2024).

Dedy menambahkan, pihaknya akan melakukan pengecekan secara langsung di unit-unit dan loket pelayanan pajak yang ada di bawah naungan Bapenda Kabupaten Bekasi, sebagai salah satu upaya Pemkab Bekasi untuk memastikan target dari PAD bisa tercapai.

“Tidak hanya Bapenda saja nanti juga melibatkan Camat, Desa, sampai ke bawah ke tingkat RT-RW,” imbuhnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi, (Bapenda) Ani Gustini menambahkan target PBB P2 di tahun 2024 mengalami kenaikan dari Rp. 130.500.000.000 atau 21,04 persen menjadi Rp. 750.500.000.000.

“Bapenda Kabupaten Bekasi,terus melakukan imbauan kepada masyarakat melalui pelayanan di UPT untuk taat membayar pajak PBB P2, terangnya.

“Saat ini pembayaran sudah sangat mudah dilakukan secara online maupun di ritel-ritel yang dekat dengan masyarakat.
“Di Alfa Mart, kemudian bisa lewat M-Banking, dan lainnya. Saya berharap masyarakat taat pajak, karena pembangunan yang dirasakan masyarakat itu merupakan hasil dari pajak,” tutupnya. (Red)


“Di Alfa Mart, kemudian bisa lewat M-Banking, dan lainnya. Saya berharap masyarakat taat pajak, karena pembangunan yang dirasakan masyarakat itu merupakan hasil dari pajak,” tutupnya. (Adv)