5 C
New York
Sunday, March 15, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 51

Bupati Bintan Roby Kurniawan, Berikan Timbangan Analog Kepada 10 Kelompok Usaha Ekonomi Produktif (KUEP)

BIN || BINTAN – Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyerahkan timbangan analog kepada 10 Kelompok Usaha Ekonomi Produktif (KUEP).

Penyerahan tersebut diberikan kepada masing-masing perwakilan kelompok, Kamis (18/01) di Kampung Wacopek, Kijang.

Bantuan timbangan ini berasal dari dana insentif fiskal, sebagai hasil dari penurunan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bintan yang mencapai 0,18 persen.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pelaku usaha dapat menjual produk mereka dengan timbangan yang tepat dan pas, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Insentif fiskal yang kita dapatkan dari pusat, ini salah satunya. Prinsipnya kita ingin wujud program maupun bantuan yang fokusnya langsung bersentuhan dan dirasakan masyarakat,” jelas Roby.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Bintan, Asy Syukri menjelaskan bahwa sebanyak 270 unit timbangan analog telah dihibahkan kepada 10 KUEP yang tersebar di Kabupaten Bintan.

Kelompok-kelompok ini terdiri dari pelaku usaha yang bergerak dalam bidang pembuatan kue, petani, ternak lele, dan laundry.

Dalam kesempatan ini, Ketua Kelompok Sumber Makmur, Suwari yang mewakili kelompok lainnya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bintan atas bantuan yang diberikan.

Mereka berharap bantuan ini dapat membantu dalam mencapai swasembada pangan dan meningkatkan keberkahan dalam usaha pertanian.

Usai penyerahan hibah, Roby juga sempat membuka diskusi ringan sembari berdialog dengan para anggota KUEP. Beberapa tujuan yang diharapkan tentunya untuk mengetahui secara pasti kondisi terkini para pelaku usaha di lapangan.(Red)

Bupati Bintan, Roby Kurniawan Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (FKP Ranwal)

BIN || Bintan – Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (FKP Ranwal) Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Bintan 2025-2045 memaparkan visi dan rencana pembangunan yang ambisius untuk masa depan Kabupaten Bintan.

Dalam pertemuan tersebut, Roby berbagi visi, mimpi dan cita-cita besar yang diharapkan dapat mengubah Bintan menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Dalam sambutan resminya, Bupati Bintan menyampaikan bahwa meskipun ada perubahan yang signifikan dalam 20 tahun terakhir, masih ada ruang untuk perbaikan yang perlu difokuskan dan dikerjakan dengan keras.

Tingkat kemiskinan, pengangguran, pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita menjadi fokus utama dalam upaya mencapai perubahan yang signifikan dalam 20 tahun mendatang.

Roby juga menekankan pentingnya kesinambungan dan kepemimpinan yang berkelanjutan dalam mencapai kemajuan. Dirinya ingin melihat Bintan melakukan lompatan, menjadi kota yang tangguh dan memiliki rencana kontingensi untuk menghadapi gangguan apapun.

“Pertemuan ini diadakan sebagai upaya untuk mendengarkan masukan dari seluruh komponen masyarakat sebagai pertimbangan dalam penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang.

Kita bisa mewujudkan semua harapan jika kita punya keberanian, kemauan dan nyali untuk melakukannya,” paparnya.

Roby berharap dengan melibatkan seluruh masyarakat, rencana pembangunan ini dapat menjadi cerminan kebutuhan dan aspirasi masyarakat Kabupaten Bintan.

Dengan visi pembangunan yang penuh optimisme dan komitmen untuk melibatkan masyarakat, Bupati Bintan menunjukkan keinginan yang kuat untuk memajukan Kabupaten Bintan ke arah yang lebih baik, tentunya menjadi daerah yang tangguh dan kokoh (resilient city).

Masyarakat Kabupaten Bintan pun diharapkan dapat bersama-sama mewujudkan visi ini melalui kerja keras, kolaborasi dan semangat gotong-royong.(red)

Penutupan Smart Expo Bupati Bintan Berpesan; Jadilah Pribadi Tangguh Memiliki Akhlak Luhur Mulia

BIN || BINTAN – Bupati Bintan, Roby Kurniawan mempunyai optimisme besar terhadap para pelajar dan generasi muda yang ada di Bintan. Hal itu disampaikannya saat menutup Smart Expo (Smex) Tunas Bangsa di SMP dan SMA Tunas Bangsa, Kawasan Wisata Lagoi, Rabu (17/01).

Salam sambutannya, Roby berpesan agar para pelajar mampu untuk terus mengembangkan potensi diri seiring dengan modernisasi yang kian pesat. Dirinya ingin melihat generasi milenial Bintan mampu menggenggam kemajuan di masa hadapan.

“Terus berjuang, tekun dalam belajar dan tambah terus pengetahuan maupun wawasan. Jadilah pribadi-pribadi tangguh yang memiliki akhlak luhur dan mulia dengan ilmu yang memadai,” kata Roby.

Bupati Bintan juga sempat mengapresiasi terhadap semua pihak yang terlibat hingga terselenggarakannya kompetisi bergengsi ini. Selain sebagai wadah adu kemampuan, ini juga momentum silaturahmi yang akan memperkuat persatuan dan kesatuan.

Smart Expo (Smex) kali ini mengusung tema “Empowering Students, Shaping the World” dimana kegiatan ini merupakan hal yang sangat positif untuk menyalurkan bakat, potensi maupun kreativitas para peserta didik.(Red)

Inginkan Atlet Profesional, Disbudpora Kabupaten Bekasi Rencanakan Pembangunan Lapangan Squash

BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Budaya dan Pemuda Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi tengah membangun sejumlah sarana dan prasarana olahraga. Satu di antaranya, percepatan pembangunan lapangan squash dengan anggaran mencapai Rp. 43 miliar.

Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha mengatakan pihaknya sedang membangun Sarpras olahraga di tengah masyarakat. Mulai dari lapangan squash, basket, futsal, bulutangkis, voli, dan lainnya.

“Insya Allah gedung lapangan squash akhir tahun 2024 ini sudah bisa digunakan,” katanya, Rabu (17/01).

Iman juga menjelaskan kegiatan proyek gedung squash tidak dikerjakan asal jadi, namun dikerjakan secara bertahap. Tahun 2024 ini pembangunan tersebut akan segera dilanjut dan proses lelang dengan pagu anggaran sebesar Rp. 15.6 Miliar.

“Cabang olahraga squash berlatih di Siliwangi Bandung, dengan dibangunnya lapangan sendiri maka akan bisa berlatih dengan baik lagi dan menciptakan atlet – atlet profesional,” jelas dia.

Iman menekankan pentingnya pembangunan sarpras olahraga, terutama setelah meraih juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022 untuk mencetak atlet berprestasi.

Fasilitas ini juga dianggap sebagai ruang publik bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk menyediakan fasilitas olahraga yang memotivasi masyarakat untuk aktif berolahraga.

“Dan masyarakat dapat membiasakan diri untuk senantiasa olahraga, membugarkan tubuh dengan harapan kesehatan terjaga dengan baik,” ucapnya.

Kata Iman, sejumlah fasilitas sarpras telah dibangun oleh pemerintah daerah seperti Stadion Wibawa Mukti.

Di stadion juga tersedia sejumlah venue olahraga seperti lapangan teknis, glamping dan kolam renang.

“Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkannya untuk berolahraga,” harapnya.

Dengan dibangunnya lapangan squash di Kabupaten Bekasi, maka atlet kita bisa berlatih dirumah sendiri, squash juga sudah ada di Sea Games dan Olimpiade.

“Tahun 2022 atlet squash Kabupaten Bekasi menyumbangkan 3 medali emas, dengan lapangan squash yang terbangun di Kabupaten Bekasi akan menumbuhkan rasa optimis akan lahirnya atlet atlet squash yang hebat dari Kabupaten Bekasi,” pungkasnya. (Bisri)

Bapenda Awal Tahun 2024 Cetak Massal Sebanyak 1.213.326 SPPT dan PBB P2

BIN || Kabupaten Bekasi – Upaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di awal tahun 2024 dengan mencetak secara massal sebanyak 1.213.326 Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2).

Pencetakan massal tersebut disaksikan oleh Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi yang mewakili Pj Bupati Bekasi, dan Kepala BPKD, Hudaya, Asda I Sri Enny Mainiarti dan Asda III, Jaoharul Alam, di kantor Bapenda Kabupaten Bekasi, Komplek Pemkab Bekasi, pada Selasa (16/01/2024).

Sekertaris Daerah Dedy Supriyadi (Sekda) yang mewakili Pj.Bupati Bekasi mengungkapkan, selain peningkatan pendapatan asli daerah, penerbitan SPPT PBB P2 juga dilakukan untuk mencegah keterlambatan pendistribusian kepada wajib pajak, katanya.

Sekda Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi hadiri pencetakan massal SPPT dan PBB di kantor Bapenda Kabupaten Bekasi ( Selasa, 16/01/2024)

Menurut Dedy, PBB P2 merupakan penyumbang pendapatan sekitar 24,06 persen dari keseluruhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi.

“Dengan pencetakan di awal tahun 2024 ini kita harapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, mudah-mudahan target di 2024 ini bisa tercapai,” ujar Dedy kepada.Media, Selasa.(16/01/2024).

Dedy menambahkan, pihaknya akan melakukan pengecekan secara langsung di unit-unit dan loket pelayanan pajak yang ada di bawah naungan Bapenda Kabupaten Bekasi, sebagai salah satu upaya Pemkab Bekasi untuk memastikan target dari PAD bisa tercapai.

“Tidak hanya Bapenda saja nanti juga melibatkan Camat, Desa, sampai ke bawah ke tingkat RT-RW,” imbuhnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi, (Bapenda) Ani Gustini menambahkan target PBB P2 di tahun 2024 mengalami kenaikan dari Rp. 130.500.000.000 atau 21,04 persen menjadi Rp. 750.500.000.000.

“Bapenda Kabupaten Bekasi,terus melakukan imbauan kepada masyarakat melalui pelayanan di UPT untuk taat membayar pajak PBB P2, terangnya.

“Saat ini pembayaran sudah sangat mudah dilakukan secara online maupun di ritel-ritel yang dekat dengan masyarakat.
“Di Alfa Mart, kemudian bisa lewat M-Banking, dan lainnya. Saya berharap masyarakat taat pajak, karena pembangunan yang dirasakan masyarakat itu merupakan hasil dari pajak,” tutupnya. (Red)


“Di Alfa Mart, kemudian bisa lewat M-Banking, dan lainnya. Saya berharap masyarakat taat pajak, karena pembangunan yang dirasakan masyarakat itu merupakan hasil dari pajak,” tutupnya. (Adv)

Ketua Umum LSM Cindai Kepri; Pemilu 2024 Ini Jalidah Pemilih Cerdas, Bukan Korban Hoax dan Provokasi

BIN || Kepri – Dalam upaya mewujudkan Pemilihan Umum (PEMILU) tahun 2024, Ketua Umum LSM Cerdik Pandai (Cindai) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) , Edi Susanto mengajak kepada segenap elemen masyarakat Indonesia pada umumnya dan Kepri pada khususnya agar tetap memegang asas Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber Jurdil) dan berkualitas serta terhindar dari informasi, kabar, berita yang palsu atau bohong (Hoax).

Masyarakat diberikan hak penuh untuk memilih calon pemimpin, dari tingkat pemerintah pusat hingga daerah. Perlu kejelian dan kewaspadaan yang tinggi agar tidak menjadi korban Hoax di era digital yang sudah tidak terbendung lagi.
“Pemilu ini harus kita jalankan dengan damai.

Di era digital yang masif saat ini, kita harus lebih kritis dan bijaksana. Mana informasi benar, mana informasi hoax. Sehingga kita tidak mudah terprovokasi,” ungkap Edi Cindai (sapaan akrab) disela-sela santai di Posko Cindai Tanjungpinang, Selasa (16/01/2024).

Lebih lanjut, Ketua Umum Cindai Kepri ini juga mengingatkan kembali pada 14 Februari 2024 nanti, dimana masyarakat akan memilih pemimpin-pemimpin bangsa. Baik di Eksekutif maupun Legislatif yang akan menentukan masa depan bangsa lima tahun kedepan.

“Kita bukan memilih kucing dalam karung. Kita memilih pemimpin dan wakil rakyat. Jadi harus faham benar rekam jejaknya. Bukan karna orientasi politik uang (money politic) atau yang sering disebut serangan fajar saja,” ungkapnya sambil bercanda.

Selain itu, Edi Cindai juga menyampaikan bahwa penting bagi semua pihak untuk mendorong kampanye yang berkualitas dan menyehatkan demokrasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan memprioritaskan politik berbasis gagasan, bukan adu domba dan hoax.

“Kita harus menjadi pemilih cerdas. Manfaatkan media online dan media sosial dengan bijak, jangan makan mentah-mentah dan langsung share (bagikan) kemana-mana. Telusuri dulu kebenarnnya,” tutupnya.(Ed)

Kepala Dinas SDABMBK Henry Lincoln Dampingi  PJ Bupati Bekasi, Tinjau Langsung Ruas Jalan Kalimalang Pasar Tegal Danas

BIN || Kabupaten Bekasi – Bupati Bekasi, Dani Ramdan, dan Kepala Dinas SDABMBK Henry Lincoln melakukan peninjauan pada ruas jalan Kalimalang di depan pasar Tegal Danas, Kecamatan Cikarang Pusat, hingga perbatasan Kabupaten Karawang pada Senin (15/1/2024).

Ruas jalan Kalimalang ini akan segera beroperasi dua arah dalam waktu dekat,jalan ini sangat membantu mengurangi kemacetan,juga membuat masyarakat terbantu aksesnya.

Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Camat Cikarang Pusat.

“Dari segi konstruksi, kami sudah mencapai target yang telah ditetapkan. Semua betonnya sudah selesai sesuai dengan kontrak. Saat ini, kami tinggal menunggu agar dapat digunakan.

Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga akan melanjutkan proyek pelebaran Jalan Kalimalang sepanjang kurang lebih 200 meter hingga batas Jalan Cipayung-Pasir Tanjung, Cikarang Pusat yang berbatasan dengan Kabupaten Karawang,” kata Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan.

Pemkab Bekasi Bersama Kejari Tandatangani Perjanjian Kerjasama Dengan Seluruh Perangkat Daerah

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama dengan Kejaksaan Negeri menandatangani perjanjian kerjasama dengan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bekasi, diselenggarakan di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat pada Senin (15/01/2024).

Kegiatan yang dijalankan sekaligus dengan pengesahan dan penyerahan DPA SKPD Tahun 2024 ini bertujuan untuk mendorong peningkatan dan akuntabilitas pengelolaan anggaran dari OPD hingga Pemerintah Desa.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan kerjasama antara Pemkab Bekasi bersama Kejari ini merupakan upaya memastikan kegiatan anggaran di tahun 2024 lebih akuntabel. Terlebih Kejari akan membantu dan mendorong agar Pendapatan daerah bisa lebih optimal.

“Karena pengalaman tahun lalu, kita genjot belanja, ternyata pendapatannya belum optimal gitu ya, biasanya baru menjelang triwulan 3 atau 4. Ini akan kita perbaiki tahun ini,” ungkapnya usai penandatanganan kerjasama.

Dani menjelaskan tahun 2024 kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi diturunkan hingga ke tingkat SKPD. Selain itu juga merupakan upaya melakukan pencegahan.

“Kalau dulu ada isu, ada kasus baru dilakukan, kalau sekarang kita ada kasus atau tidak ada kita dorong, karena sifatnya lebih preventif,” tuturnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Dwi Astuti Beniyati mengungkapkan upaya pencegahan ini di tahun 2024 dilakukan untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah. Pendampingan juga akan dilakukan untuk mengoptimalkan akuntabilitas pengelolaan anggaran.

“Jadi tugas kami untuk mendampingi, kalau penindakan itu upaya terakhir, tapi saat ini kita lakukan pencegahan dulu,” jelasnya.

Kejari, sambungnya, akan membantu mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah sekaligus membantu memaksimalkan anggaran di OPD.

Selain itu, pendampingan dan konsultasi juga akan dilakukan dengan program Jaga Desa dalam rangka peningkatan akuntabilitas di tingkat pemerintahan desa.

“Jadi di bulan Januari 2024 ini nanti kita Kejari dan Pemkab akan turun kita jadwalkan akan melakukan pendampingan ke desa-desa, kemudian kecamatan juga sekaligus,” katanya.(Red)

Disdukcapil Kembali Lakukan Agenda Rutin Program Siap Melayani Mudah Prosesnya (Simpro)

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Disdukcapil kembali melakukan agenda rutin program Siap Melayani Mudah Prosesnya (Simpro) ‘jemput bola’ pada akhir pekan.

Program tersebut untuk membantu masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan dengan cara jemput bola.

Pelaksanaan kali ini di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang hendak mengupdate data kependudukannya ataupun melakukan perbaikan data yang sudah ada.

Dikatakan Kepala Unit Pelayanan Adminduk Cikarang Selatan, Yayat Chandrahayat pada Senin, 15/1.

Hadirnya layanan Adminduk yang diinisiasi oleh Disdukcapil Kabupaten Bekasi dengan jemput bola disambut baik Kepala Desa Serang, Irwan Handoko.

Dirinya mengatakan dengan program jemput bola yang dilakukan Disdukcapil sangat membantu masyarakat.

“Kegiatan jemput bola Disdukcapil sangat membantu masyarakat yang terkendala waktu atau tidak sempat dalam menyelesaikan keperluan dokumen kependudukannya di hari kerja”, ujarnya.(Red)

Pemerintah Kabupaten Bekasi Gelar Pengesahan dan Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar pengesahan dan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bekasi, diselenggarakan di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat pada Senin (15/01/2024).

Acara ini dihadiri Pj Bupati Dani Ramdan, Sekda Dedy Supriyadi, Kajari Kabupaten Bekasi Dwi Astuti Beniyati, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah dan Camat.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan pengesahan DPA yang sudah tepat di awal tahun 2024 ini diharapkan dapat segera direalisasikan. Minimal pelaksanaan dalam hal anggaran kas.

Meski baru memasuki awal tahun, katanya, ada perangkat daerah yang sudah menjalankan kegiatan pembangunan infrastruktur.

“Minimal biaya kas itu seperti gaji, biaya listrik itu harus dijalankan, tetapi ada juga beberapa perangkat daerah yang sudah menjalankan kegiatan, termasuk di antaranya kegiatan konstruksi,” jelasnya usai acara.

Dani menuturkan tahun 2024 ini, Pemkab Bekasi memprioritaskan pada pelaksanaan dan kesuksesan Pemilu tahun 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah di akhir tahun yang akan datang. Kemudian melanjutkan program pembangunan infrastruktur.

“Melanjutkan di tahun lalu, jalan-jalan yang belum tersambung yang butuh diperbaiki kemudian masalah kesejahteraan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, lapangan kerja ini ada keberhasilan yang sudah kita raih. Akan kita lanjutkan di tahun 2024,” ungkapnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah, Hudaya mengatakan penyerahan DPA ini melibatkan 59 SKPD dengan total anggaran pendapatan daerah sekitar Rp 6,87 triliun. Sementara total anggaran belanja sekitar Rp 7,55 triliun lebih.

“Terdiri dari 139 program, 297 kegiatan, dan 944 sub kegiatan. Perlu disampaikan kepada seluruh Kepala SKPD mulai tahun 2024 ini kita hanya menggunakan SIPD sesuai dengan arahan Mendagri dan Surat dari Kepala BPKP yang mengatur aplikasi yang digunakan hanya satu, yaitu SIPD,” terangnya. (red)