BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi menggelar IKP Goes To School yang berlangsung di Aula SMKN 2 Cikarang Barat pada Jumat (22/3/2024).
Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (IKP) pada Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Rhamdan Nurul Ikhsan mengatakan, tahun ini adalah pertama kali mensosialisasikan pemahaman terhadap literasi digital dengan sasaran tingkat SMK yang berada di Kabupaten Bekasi.
“Ini adalah kegiatan pertama yang di gelar di SMKN 2 Cikarang Barat, selanjutnya kita akan berkeliling di masing-masing kecamatan khususnya sasarannya adalah para pelajar tingkat SMA atau SMK,” jelasnya.
Rhamdan mengatakan, digelarnya kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang literasi digital, yang di sampaikan oleh para pemateri yang sesuai bidangnya. Di antaranya Cyber Bullying, Public Speaking serta tugas kehumasan seperti konten creator, yang sehari-hari di kerjakan para pelajar.
Lebih lanjut kata dia, dari Diskominfotik berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi para pelajar tentang pentingnya literasi digital di setiap sekolahan.
“Ya, mereka tadi yang hadir disini adalah semua kelas XII yang sebentar lagi mau lulus sehingga mudah-mudahan bisa nanti dipersiapkan jenjang selanjutnya,” katanya.
Ketua Pelaksana IKP Goes To School Anwar Badaruddin menyampaikan, mereka sangat antusias dengan adanya kegiatan ini dan disambut baik dari pihak sekolah SMKN 2 Cikarang Barat.
“Tadi kita lihat bersama-sama peserta sangat antusias serta dihadiri kurang lebih 150 peserta, sehingga peserta tersebut saling interaktif kepada narasumber, Insya Allah selanjutnya kita akan gelar kembali, ” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada para pelajar agar dapat memanfaatkan digital dengan baik.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan bersama jajaran Forkopimda menghadiri upacara penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 tahun 2024.
Upacara penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Kasdam Jaya/Jayakarta Brigjen TNI Tatang Subarna yang dilaksanakan di Lapangan Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia, pada Rabu, (20/03/2024).
Dalam amanatnya, Kasdam Jaya Brigjen TNI Tatang Subarna menyampaikan, TMMD merupakan program kerjasama yang terpadu dan berkelanjutan antara TNI, pemerintah daerah, Polri dan Kementerian Lembaga Pemerintah non Kementerian (LPNK) dalam rangka membantu percepatan pembangunan daerah.
“Hal tersebut tentunya telah memberikan manfaat yang besar, baik prajurit TNI maupun bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan inilah, maka akan tercipta kemanunggalan TNI dan rakyat yang kokoh, serta mampu membantu meningkatkan percepatan pembangunan daerah hingga meningkatkan taraf kehidupan masyarakat setempat,” ujarnya.
Dia menjelaskan, selama sebulan pada kegiatan TMMD, para prajurit TNI/Polri, pemerintah daerah, serta komponen masyarakat, secara bersama-sama antusias mendukung kegiatan pembangunan tersebut. Baik pembangunan fisik maupun non fisik untuk membangun sarana dan prasarana umum melalui TMMD kali ini.
Dia berharap, pembangunan yang telah diselesaikan secara bersama ini, agar dapat dipelihara, dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat setempat.
“Selain itu, diharapkan kegiatan non fisik seperti penyuluhan terhadap berbagai persoalan sosial dapat diteruskan secara terus-menerus tanpa ada henti,” harapnya.
Mewakili Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, Asisten Daerah III Kabupaten Bekasi Jaoharul Alam memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung pembangunan melalui kegiatan TMMD ke-119 di Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia. Sehingga pada pelaksanaannya dapat terselesaikan dengan tepat waktu.
“Alhamdulillah kegiatan yang dilaksanakan oleh TMMD ini sudah mencapai 100 persen semua dan setelah dicek memang betul adanya. Tentunya pemerintah daerah juga selalu mensupport baik dari sisi anggaran dan kebutuhan lain yang terkait dalam pelaksanaan TMMD baik yang bersifat fisik maupun non fisik,” ujarnya.
Jaoharul berharap, ke depannya kerjasama dan sinergitas Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi yang telah terjalin dengan sangat baik ini, dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan. Sebagai tanggung jawab bersama bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi.
“Harapan ke depan tentu kolaborasi ini tidak berhenti sampai disini ya, karena TMMD ini juga merupakan program berkelanjutan. Jadi kami pemerintah daerah juga setiap tahun menyediakan alokasi anggaran untuk mensupport kegiatan TMMD ini,” tandasnya.
Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf. Danang W mengatakan, kegiatan TMMD ke-119 ini dilaksanakan selama sebulan dengan melibatkan ratusan personel. Dimulai pada tanggal 20 Februari hingga 20 Maret 2024 di Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia menjadi desa yang terpilih tahun ini.
Danang menyebutkan, adapun pembangunan sasaran fisik yang telah dilaksanakan berupa pengecoran jalan di 5 lokasi sepanjang 1.075 meter, pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) 150 meter, pembangunan saluran air 500 meter, rehabilitasi 1 unit Posyandu Cempaka 05, serta kegiatan tambahan pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang bekerjasama dengan Baznas Kabupaten Bekasi.
“Alhamdulillah untuk pembangunan fisik semuanya telah mencapai 100 persen dan untuk pembangunan Posyandu lahannya berasal dari hibah warga setempat seluas 200 meter persegi,” jelasnya.
Selain itu, tambah dia, untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan seperti kedisiplinan, bahaya narkoba, kenakalan remaja, sosialisasi lalu lintas, UMKM, bahaya terorisme dan radikalisme, kamtibnas, kerukunan hidup bersama, kesehatan lingkungan, stunting, dan rekrutmen TNI/Polri.
Pada kegiatan ini turut dihadiri oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, camat, kepala desa, tokoh masyarakat dan lainnya.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Beredar di kalangan masyarakat masa bakti BPD akan habis, sebagian BPD banyak berharap Masa Jabatan di perpanjang seperti masa jabatan kepala desa.1/3
Dilain tempat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong memastikan sebanyak 179 Desa di Kabupaten Bekasi akan melakukan proses pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengingat masa jabatannya habis pada Juli 2024.
DPMD sudah membuatkan surat kepada para Camat untuk disampaikan kepada kepala desa untuk melaksanakan pengisian BPD yang telah habis masa jabatannya.
Sebagai tindaklanjut Surat Edaran Kemendagri bernomor 100.3.2.7/1491/BPD tertanggal 31 Maret 2023 perihal Pelaksanaan Pengisian dan Peresmian Anggota Badan Permusyawaratan Desa pada Masa Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 yang ditujukan kepada Gubernur dan Bupati/Wali Kota seluruh Indonesia.Dikatakan Rahmat Atong, mengenai pengisian BPD yang masa jabatannya habis sempat ada kegamangan, kenapa Pilkades bisa ditunda sementara BPD tidak, itu disampaikan BPD kepada dirinya.
Dikatakan Rahmat Atong, mengenai pengisian BPD yang masa jabatannya habis sempat ada kegamangan, kenapa Pilkades bisa ditunda sementara BPD tidak, itu disampaikan BPD kepada dirinya.
“Alhamdulillah, hari ini mereka sudah menerima seutuhnya. Kami sifatnya hanya melaksanakan tugas sebagaimana diamanatkan Kemendagri. Tidak ada niat untuk menghalangi dan murni ketentuannya seperti itu,” Ungkapnya.(Red)
BIN || Bintan – Salah satu program andalan yang langsung menyasar kepada masyarakat kembali dijalankan. Pemerintah Kabupaten Bintan membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga lanjut usia di Kelurahan Kijang Kota, Senin (18/03).
Masing-masing lansia akan menerima uang tunai Rp400.000 sebagai BLT Tahap I.
BLT Tahap I ini mulai dibagikan mulai hari ini hingga selanjutnya ke seluruh kecamatan. Kepala Seksi Anak, Lansia, Disabilitas, Gelandang, dan Pengemis Dinas Sosial Kabupaten Bintan, Roro Novi Ngesti mengatakan jadwal pembagian BLT Lansia tahap I akan mulai dilakukan di Kijang Kota.
“Masing-masing lansia yang namanya sudah terdata dapat mengambil BLT Tahap I di Aula Kantor Camat Bintan Timur,” katanya.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum baik di bulan yang baik.
Pembagian dana BLT Lansia yang dimulai di Kelurahan Kijang Kota sebanyak 1.089 orang. Roby menyebutkan, proses penyaluran dana BLT Lansia berbeda dari tahun sebelumnya, karena banyak meja yang disediakan untuk menyalurkan dana BLT Lansia sehingga tidak perlu terlalu lama mengantre.
“Alhamdulillah, untuk tahun 2024 ini sudah bisa kita mulai. Nah, ini hasil evaluasi tahun lalu, kita perbanyak meja dan petugasnya supaya atok nenek kita tidak lama mengantre,” ungkap Roby.
Roby berharap bantuan dana ini dapat bermanfaat buat para lansia. Ini yang dikatakan Roby sebagai wujud kehadiran Pemerintah dalam menjaga dan menjamin kesejahteraan masyarakat khususnya para lansia.
Diketahui bahwa Dana BLT Lansia tersebut diperuntukkan untuk 5.068 orang lansia. Setiap lansia menerima dana BLT sejumlah Rp400.000. Dana BLT lansia tahap pertama disalurkan sejak 18 hingga 28 Maret 2024 yang tersebar di 10 Kecamatan se-Kabupaten Bintan.
Dengan rincian terbagi menjadi 1.709 orang di Kecamatan Bintan Timur, 744 orang di Kecamatan Bintan Utara, 434 orang di Kecamatan Gunung Kijang, 474 orang di Kecamatan Toapaya.
Kemudian 548 orang di Kecamatan Teluk Sebong, 302 orang di Kecamatan Seri Kuala Lobam, 510 orang di Kecamatan Teluk Bintan, 48 orang di Kecamatan Mantang, 206 orang di Kecamatan Bintan Pesisir, dan 93 orang di Kecamatan Tambelan.
Diharapkan ke depan dengan disalurkannya BLT tersebut bisa membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di Kabupaten Bintan khususnya di bulan Ramadan menjelang hari raya.
Diingatkan kembali kepada lansia yang belum terdata agar bisa melaporkan diri ke RT/RW setempat sehingga bisa ikut merasakan manfaat BLT Lansia.(Sr)
BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar Rapat Evaluasi Anggaran dan pelaksanaan kegiatan pembangunan yang dihadiri para kepala perangkat daerah dan camat di Ruang KH. R Ma’mun Nawawi, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, pada Selasa (19/03/2024).
Rapat dipimpin langsung Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Dedy Supriyadi beserta para Asisten Daerah.
Dani Ramdan menyampaikan dalam Rapim ini, kepala perangkat daerah terus didorong untuk meningkatkan realisasi belanja atau penyerapan anggaran. Hal tersebut untuk menjaga agar kinerja perangkat daerah tetap stabil.
Selain perjanjian kinerja, instruksi khusus pimpinan (IKP) juga menjadi upaya untuk terus mengoptimalkan kerja perangkat daerah.
“Pertama seperti biasa kita bahas realisasi anggaran dan pendapatan. Kemudian pengadaan barang dan jasa, terus mengenai SP4N LAPOR! dari Diskominfosantik,” ungkapnya.
Dalam hal pendapatan asli daerah, khususnya dari perangkat daerah penghasil, jelasnya, akan ditargetkan pendapatan dari bulan ke bulan. Dengan harapan target akhir bisa tercapai, terlebih sampai melebihi target pendapatan.
Oleh karena itu dia menginstruksikan para Camat untuk bisa mendorong agar bisa mencapai target pendapat perbulan.
“Makanya kita berikan stimulan, diskon pajak sampai 20 persen kalau dia bayar sampai akhir Maret, itu dari PBB, ini adalah sumber pendapatan kita terbesar,” tuturnya.
Selain membahas realisasi dan pendapatan, rapim juga membahas persiapan gelaran MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Bekasi, pengecekan infrastruktur jalan untuk pemudik di beberapa titik, pengendalian harga bahan pokok serta pengaturan lalu lintas dari Dinas Perhubungan.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Guna menyiapkan jalur mudik Lebaran 2024 dengan kondisi jalan yang mantap, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi membersihkan sisa-sisa tanah di sepanjang ruas jalan nasional antara Kota Cikarang hingga perbatasan Kabupaten Karawang.
Kepala UPTD Wilayah V DLH Kabupaten Bekasi, Samsuro Mandiansyah mengatakan, pembersihan tersebut berdasarkan instruksi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Ya, pembersihan dilakukan karena sisa kapur bahan pembuat keramik di ruas jalan pantura. Akibat keluar masuk kendaraan sehingga mengakibatkan ketidaknyamanan dan dapat membahayakan bagi para pengguna jalan,” ujarnya pada Selasa, (19/03/2024).
Hal ini dilakukan, kata dia, guna menambah kenyaman dan keamanan para pengguna jalan, memperlancar arus lalu lintas, serta menambah kerapian jalan nasional sebagai persiapan menjelang arus mudik lebaran di tahun 2024.
“Kami telah membersihkan jalan ini sepanjang kurang lebih 100 meter yang berada di beberapa titik lokasi. Dengan menerjunkan sebanyak 20 personel pesapon dan 1 unit tangki mobil berisi air yang telah dibersihkan oleh tim kami,” tambahnya.
Dia mengimbau, bagi para pengguna jalan agar tetap waspada dalam berkendara, mengingat arus mudik di Kabupaten Bekasi diprediksi meningkat tahun ini.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi telah merampungkan Rapat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Kabupaten Bekasi yang diselenggarakan di Harper Hotel Cikarang Selatan pada Senin (18/03/2024)
Usai rampung, Ketua KPU Kabupaten Bekasi Ali Rido menyampaikan, sesuai dengan hasil kalkulasi partisipasi yang dihimpunnya, angka partisipasi masyarakat di Kabupaten Bekasi dalam Pemilu tahun 2024 naik. Adapun angka partisipasinya naik menjadi 81,81 persen.
“Partisipasi masyarakat pemilihan yang kami lakukan khususnya di Kabupaten Bekasi Alhamdulillah dari grade di tahun 2019 partisipasi sebesar 81,36 dan pada tahun ini di Pemilu 2024 dari 5 jenis pemilihan, Alhamdulillah tercatat tidak kurang dari 81,81% artinya meningkat dari tahun 2019,” papar Ali Rido.
Upaya ini, menurutnya, merupakan hasil kerja keras penyelenggara Pemilu dari tingkat desa, kecamatan sampai kabupaten. Apalagi Pemerintah Kabupaten Bekasi juga terus mendukung penyelenggara dengan berbagai pendekatan yang dilakukan.
“Alhamdulillah pada hari ini 18 Maret 2024 Rapat Pleno Terbuka tingkat Kabupaten Bekasi sudah selesai, diakhiri oleh PPK Tambun Selatan. Sehingga kalkulasi dari 5 jenis surat suara sudah selesai,” tuturnya.
KPU Kabupaten Bekasi juga, sambung Ali Rido, telah menyelesaikan pembacaan rekapitulasi suara di tingkat Provinsi Jawa Barat kemarin.
“Alhamdulillah pula semalam kita sudah menjalankan kegiatan Pleno Rekapitulasi penghitungan suara tingkat Provinsi Jawa Barat, berjalan lancar,” ungkapnya.(Adv)
BIN || Tanjungpinang – DPRD Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan Rapat Paripurna ke-06 dan ke-07 Masa Sidang Ke-1 Tahun Anggaran 2024 bertempat di Ruang Balairung Wan Seri Beni Pusat Perkantoran Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Pulau Dompak, Senin, (18/03/2024).
Paripurna ini sendiri Beragendakan Jawaban Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Kepulauan Riau terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana dan yang mana kemudian dilanjutkan dengan Pembentukan Panitia Khusus DPRD Provinsi Kepulauan Riau terhadap Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.
Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Jumaga Nadeak, SH dan dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, dan masing-masing Kepala Perangkat/Wakil dari OPD Provinsi Kepulauan Riau.
Pada rapat Paripurna ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang pada kesempatan ini diwakilkan oleh H. Ansar Ahmad Sebagai Gubernur Provinsi Kepulauan Riau memberikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Kepulauan Riau terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana yang telah disampaikan pada Paripurna sebelumnya.
“Tanggungjawab Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, dimana salah satunya yaitu pengurangan risiko bencana dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan.
Dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tersebut pada Pasal 28 ayat 1 mengamanatkan untuk menyusun regulasi terkait rencana penanggulangan bencana yang mana pada rencana penanggulangan bencana memuat program-program pembangunan daerah dalam upaya pengurangan risiko bencana. Rencana Penanggulangan Bencana ini akan dilegalkan melalui Peraturan Kepala Daerah.” Ucap Ansar Ahmad.
“Tentang Peran budaya lokal (kearifan lokal) dalam penanggulangan bencana di masyarakat dan keterlibatan masyarakat dalam penanggulangan bencana. Penjelasan terkait kearifan lokal pada Naskah Akademik ada pada halaman 111 dan 112, namun kami akui memang tidak terdapat secara rinci bagaimana peran keberadaan budaya lokal (kearifan lokal) dalam penanggulangan bencana di Provinsi Kepulauan Riau.
Keterlibatan masyarakat secara tidak langsung telah dilakukan pada serangkaian kegiatan sosialisasi ke masyarakat di Kab/Kota di Provinsi Kepulauan Riau, pada forum ini disampaikan betapa pentingnya peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana dari saat bencana belum terjadi, saat terjadi dan setelah bencana terjadi, serta pendanaan yang dibutuhkan dari swakelola masyarakat dalam penanggulangan bencana.”Lanjutnya.
Sedangkan untuk masalah Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). Penguatan kelembagaan Forum pengurangan risiko bencana telah dibentuk melalui Surat Keputusan Gubernur Nomor 1349 Tahun 2023 tentang Pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana Masa Bakti 2023-2026.
Dengan memperkuat Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) diharapkan dapat tercipta kerjasama yang lebih efektif antar lembaga terkait dan meningkatkan efektifitas dalam mengurangi risiko bencana serta meningkatkan kesiap-siagaan dalam menghadapi bencana dimasa depan.”tutupnya.
Setelah mendengarkan jawaban Pemerintah terkait Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Kepulauan Riau terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, maka DPRD Provinsi Kepulauan Riau melanjutkan Paripurna dengan Pembentukan Panitia Khusus terhadap Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.
Yang mana setelah dilakukan Diskusi serta pengambilan suara maka terpilih la Wahyu Wahyudi, A.Md sebagai ketua Pansus, Harlianto, S.Kom., MM dan Drs. Khazalik sebagai Wakil Ketua, serta Anggota yang berisikan H. Lis Darmansyah, SH :Widiastadi Nugroho, ST : Ery Suandi : Mustamin Bakri, S.Sos., M.Si : Dra. Hj. Dewi Kumalasari, M.Pd : H. Kamaruddin Ali, SH : Hanafi Ekra, S.Ag., M.Pd.I : Ir. Wirya Putra Sar Silalahi : Ririn Warsiti, SE., MM : Alex Guspeneldi, SH., MH : Rudy Chua SE., MH : DR.H. Irwansyah SE.,MM.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Sejumlah area pesawahan di Kecamatan Cabangbungin sebagai salah satu lumbung padi di wilayah bagian utara Kabupaten Bekasi telah memasuki masa tanam padi di awal tahun 2024.
Hal tersebut disampaikan Camat Cabangbungin, Asep Buchori saat dijumpai di kantornya pada Senin, (18/03/2024).
Camat Cabangbungin Asep Buchori mengatakan, mulainya masa tanam padi di Kecamatan Cabangbungin, dilihat dari segi kondisi cuaca musim penghujan dengan intensitas curah hujan normal. Sehingga para petani tidak khawatir dengan ancaman banjir yang bisa menyebabkan gagal panen.
“Ya, untuk area pesawahan kurang lebih ada sekitar 3.000 hektar yang berada di wilayah Kecamatan Cabangbungin. Kemudian sekitar 70 persen masyarakat Kecamatan Cabangbungin ini penghasilannya dari sektor Pertanian,” jelasnya.
Asep menambahkan, hal tersebut diharapkan dapat membantu para Petani di wilayah Cabangbungin agar dapat menghasilkan panen yang maksimal. Sehingga bisa meningkatkan hasil panen, dari beberapa bulan sebelumnya yang mengalami penurunan hasil panen akibat dilanda kekeringan.
“Ya, diakhir tahun kemarin merupakan masa panen, karena apabila penanaman dimulai pada Desember 2023 dan Januari 2024 dikhawatirkan terjadinya banjir. Sehingga masa tanamnya mundur dan baru dilaksanakan di akhir Februari ini,” ungkapnya.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Cabangbungin dalam menyalurkan bibit padi kepada para petani di wilayahnya.
“Alhamdulillah untuk penyaluran bibitnya berjalan lancar dan tidak ada permasalahan. Karena kita punya Gapoktan yang berhubungan langsung dengan sektor Pertanian,” tambah dia.
Dirinya berharap, untuk pertanian di wilayah Kecamatan Cabangbungin dapat berjalan baik dan maksimal sesuai apa yang diharapkan pada musim tahun ini, katanya.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah melakukan pengecekan (inspeksi) infrastruktur jalan yang akan dijadikan jalur para pemudik. Pengecekan itu dilakukan baik jalur utama maupun jalur alternatif.
“Baik itu cek kondisi jalannya, maupun kelengkapan sarana-prasarananya,” ungkap Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan usai memimpin Upacara Hari Korpri bagi Pegawai di Lingkungan Pemkab Bekasi di Plaza Pemkab pada Senin (18/03/2024).
Dia menuturkan, dalam rangka persiapan mudik ini sebetulnya Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah melakukan perbaikan infrastruktur jalan sebelum Ramadan datang. Ini dilakukan agar dapat menghemat dan mempercepat kesiapan jalan bagi para pemudik yang melalui Kabupaten Bekasi.
Selain kesiapan infrastruktur jalan, Pemkab Bekasi menunggu arahan dari Polres Metro Bekasi akan menyiapkan dukungan dan kelengkapan di posko layanan mudik sebagai sarana istirahat para pemudik.
“Tentu menunggu arahan dari Polres Metro Bekasi ya. Karena biasanya sebagai koordinator pengamanan arus mudik ini ada di Polres,” tuturnya.(Red)