BIN || Jawa Barat – Maraknya pemberitaan Pembunuhan Vina di Berbagai media sosial , sehingga banyak sorotan dari masyarakat ,jadi konsumsi obrolan di setiap tempat, pasalnya sangat janggal dari Pertama kejadian.
Kepolisian Jawa Barat terus bergerak hingga akhirnya membuahkan hasil , Daftar pencarian orang ( DPO ) pelaku pembunuhan Vina akhirnya diringkus oleh kepolisian Polda Jawa Barat
Nur Hidayat ketua forum ormas / LSM kabupaten Cimahi sangat Mengapresiasi Kepolisian Polda Jawa Barat yang telah meringkus Daftar pencarian orang ( DPO) yang sudah lama menghilang.
Masih kata nur, Kasus ini memang sangat pelik, tapi begitu gigihnya kepolisian Polda Jawa Barat melakukan pencarian hingga akhirnya membuahkan hasil yang maksimal, katanya .(red)
BIN || BANDUNG – POLDA Jabar berhasil tangkap satu dari 3 pelaku kasus pembunuhan Vina Cirebon yang saat ini kembali hangat dan menjadi pembincangan di Indonesia.
Dengan berhasil mengungkap dan menangkap DPO yang buron selama 8 tahun itu Polda Jabar mendapatkan Apresiasi dari berbagai kalangan dan tokoh masyarakat Jawa Barat.
Salah satunya dari Ketua DPD KSPI JABAR Roy Jinto Ferianto yang mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas cepat tanggap nya Polda Jabar dalam mengungkap kasus pembunuhan Vina Cirebon dan berhasil menangkap satu dari tiga DPO yang diketahui sebagai dalang dari kasus pembunuhan ini.
Dirinya mengatakan bahwa Polda Jabar sangat tanggap dalam menangani kasus ini dan dengan cepat mampu menangkap satu dari tiga DPO yang buron selama 8 tahun ini.
“Saya sangat mengapresiasi atas kinerja Polda Jabar yang dengan cepat mampu mengungkap dan menangkap satu dari tiga DPO dan yang diduga sebagai orang dari kasus ini,” Ungkapnya.
Dirinya juga berharap semoga Polda Jabar bisa berhasil menangkap dua buronan laainya denga cepat.
“Semoga Polda Jabar bisa menangkap dua buronan lainya dengan cepat dan Polda Jabar menjadi lebih baik lagi kedepanya,” Pungkasnya.(red)
BIN || Kabupaten Tanggerang – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kabupaten Tanggerang menggelar pelantikan dan Rakercab di Hotel Vivare Tanggerang, Rabu (22/5).
Ketua Hipmi BPC Kabupaten Tanggerang, M. Agus Mulyana priode 2024-2027 mengucapkan terima kasih kepada semua kader yang sudah mendukung dan mensuport Rakercab Hipmi Kabupaten Tanggerang.
Diketahui pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Dandim 05/10, Pj Bupati Tanggerang, Kapolres, Kejari dan Ketua Umum BPP Hipmi dan Ketua Umum Provinsi Banten.
“Saya ucapkan terima kasih kepada kader-kader Hipmi yang sudah mendukung acara ini,” ucapnya.
Agus mengatakan kedepan pihaknya akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama membangun Kabupaten Tanggerang gemilang dan Indonesia Emas.
“Hipmi Kabupaten Tanggerang mempunyai kader yang besar untuk menjadi pengusaha dan bisa membangun Indoseia Emas,” katanya.
Sebab, kata dia, Kabupaten Tanggerang ini mempunyai potensi yang sangat luar biasa sehingga kota seribu industri ini menjadi primadona bagi para investor.
“Jadi jangan sampai kita ini seperti pribahasa ‘Tikus Mati Dilumbung Padi’, oleh karena itu Hipmi Kabupaten Tanggerang akan terus melakukan kolaorasi dengan Pemkab Tanggerang,” sebutnya.
Sementara Sekda Kabupaten Tanggerang, Maesal Rasyid mengatakan kemajuan bangsa baik tingkat daerah maupun pusat peran pemuda sangatlah dibutuhkan untuk kemajuan bangsa itu sendiri.
“Saya ucapkan selamat kepada Agus Mulyana yang terpilih menjadi ketua Hipmi Kabupaten Tanggerang,” ucapnya.
Dirinya beraharap, dengan keberadaan Hipmi dapat menggali potensi di Kabupaten Tanggerang dan dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah.
“Saya berharap setelah dilantik BPC Hipmi Kabupaten Tanggerang segera melakukan rapat untuk agenda kedepan, dan kami pemerintah daerah akan mendukung kegiatan-kegiatan Hipmi di Kabupaten Tanggerang,” tandasnya. (Bis)
BIN || Lingga – Dalam Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lingga, Kamis (02/05/2024) lalu, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) berhasil meraih 11 kursi dari 25 kursi di legislatif. Dapil Lingga 1 mencakup Kecamatan Lingga, Lingga Utara, Lingga Timur, dan Selayar Partai Nasdem memperoleh 4 kursi.
Kemudian pada Dapil Lingga 2 mencakup Kecamatan Senayang, Bakung Serumpun, Katang Bidare, dan Temiang Pesisir memperoleh 2 kursi, berikutnya pada Dapil Lingga 3 mencakup Kecamatan Singkep dan Singkep Pesisir memperoleh 3 kursi dan terakhir pada Dapil Lingga 4 mencakup Kecamatan Singkep Barat, Singkep Selatan, dan Kepulauan Posek lagi-lagi Partai Nasdem unggul dengan jumlah 2 kursi.
Berdasarkan rapat pleno internal DPD Partai Nasdem Lingga yang dilaksanakan pada Jum’at (10/05/2024) di Kantor DPD Nasdem Lingga, membuahkan satu keputusan dengan menetapkan 3 (tiga) nama Bakal Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Lingga, yakni M.Nizar sebagai calon Bupati, Raja Muchsin dan Ahmad Nashiruddin (Udin) sebagai calon Wakil Bupati.
Mengamati potensi Pilkada Kabupaten Lingga, Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga (IMKL), Ozy Mustari merespon serius duet M.Nizar dan Ahmad Nashiruddin sangat tepat.
“Bang Nizar selaku pucuk pimpinan di Eksekutif sedangkan Bang Udin sebagai pucuk pimpinan di Legislatif. Pengalaman sebagai pelaksana dan pengawas jika dipadukan sangatlah tepat membawa Lingga makin maju dan bersinar,” tutur putra kelahiran Panggak Laut Lingga ini.
Lebih lanjut disambung oleh Sekretaris IMKL, Raden Rangga B yang merupakan putra asli Panggak Darat Lingga ini sangat mendukung penuh jika Nizar-Udin diduetkan menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Lingga demi keberlanjutan Visi Misi yang searah dan sejalan dan yakin tidak berhenti di tempat. Bukan meninggalkan perjuangan di tengah jalan.
“Lingga butuh pemimpin muda yang berkomitmen hingga akhir perjuangan. Bukan meninggalkan teman seperjuangan ditengah jalan, jadi Visi Misi awal berjalan hingga selesai,” tambahnya.
Disambung Medi Iskandar putra Sungai Besar Lingga yang merupakan Bendahara IMKL dengan tegas menyatakan siap bergerak, berjuang dan merangkul rekan-rekan mahasiswa asal Lingga untuk meyakinkan masyarakat Lingga mendukung dan memilih Nizar-Udin untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lingga 2024-2029.
Juga tidak lupa Wakil Ketua IMKL, Zainal putra asli Kelumu Lingga ini lebih mempertegas siap menggerakan seluruh pengurus dan anggota IMKL Kota Tanjungpinang untuk turun bergerak berjuang bersama pulang ke Lingga.
“Dari data kita, jumlah mahasiswa asal Lingga yang berkuliah di Tanjungpinang lebih kurang 1.800 orang. InsyaAllah kita siap meyakinkan seluruh rekan-rekan untuk pulang ke Lingga menyukseskan Kande Nizar dan Kande Udin,” tutupnya.(ed)
BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi menganggarkan sekitar Rp 300 Miliar lebih melalui alokasi APBD Tahun 2024. Anggaran tersebut diprioritaskan untuk peningkatan pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan serta penataan dan pemeliharaan bangunan negara lainnya di Kabupaten Bekasi.
“Kita sudah anggarkan dari rencana kerja Dinas Cipta Kerja dan Tata Ruang, total sekitar Rp 300 miliar lebih untuk membangun sarana pendidikan SD maupun SMP Negeri dan sarana kesehatan, baik pembangunan maupun pemeliharaan bangunan Puskesmas di 23 Kecamatan se-Kabupaten Bekasi,” kata Pranoto, Sub Koordinator Teknis Tata Bangunan dan Perumahan Ahli Muda, Bidang Bangunan Negara Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi.
Pranoto mengungkapkan, pembangunan tersebut meliputi beberapa jenis kegiatan diantaranya, pembangunan sarana pendidikan bangun ruang kelas baru SD dan SMP negeri masing -masing dua unit, sehingga total jadi 4 unit dengan anggaran sekitar Rp 28 miliar lebih.
“Penambahan ruang kelas baru SD sebanyak 112 ruang dengan pagu anggaran sekitar kurang lebih Rp 25,5 miliar lebih,” ucapnya.
Kemudian penambahan ruang kelas baru SMP sebanyak 16 ruang yang di anggarkan Rp 21,6 miliar lebih.Dan pembangunan sarana prasarana dan utilitas sekolah (penataan halaman dan pemagaran) SD dan SMP masing-masing 50 titik dengan alokasi total Rp 11,2 miliar lebih.
“Rehabilitasi sedang dan berat ruang kelas SD sebanyak 243 ruang dan SMP sebanyak 80 ruang kelas total anggaran sekitar Rp 145,9 miliar lebih,”imbuhnya
Selain itu juga, ada pembangunan 1 unit Puskesmas dengan pagu anggaran sekitar Rp 771 juta dan rehabilitas dan pemeliharaan Puskesmas sebanyak 5 unit dengan alokasi sekitar Rp 1,6 miliar lebih.
“Kemudian penataan bangunan dan lingkungan sekitar Rp 70 miliar,” ujarnya.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Pendataan dan Penagihan Pajak Daerah (UPTD P2PD) Wilayah III kembali memberikan kemudahan layanan pajak kepada masyarakat.
Salah satunya melalui pelayanan mobil keliling yang hadir di Halaman Kantor Desa Jayasampurna Kecamatan Serang Baru, pada Kamis (16/05/2024).
Kepala UPTD P2PD Wilayah III Kabupaten Bekasi, Rika Nurmaya menuturkan, pelayanan Mobil Keliling tersebut merupakan upaya Jemput Bola dalam menjangkau Wajib Pajak (WP) yang bertempat tinggal jauh dari kantor pelayanan pajak. Selain mendekatkan pelayanan, hal ini juga untuk meningkatkan kontribusi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak.
“Kegiatan hari ini, tidak hanya memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak. Petugas kami juga membuka pelayanan berkas untuk mutasi, permohonan baru, ataupun pemecahan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT),” ungkapnya
Rika menyebutkan, selain menekankan kepada petugas untuk memberikan pelayanan secara ramah dan profesional. Ia juga meminta agar petugas dapat informatif ketika bertemu masyarakat sebagai bentuk literasi dan edukasi kepada masyarakat.
Oleh karena itu, dalam kegiatan tersebut juga disampaikan sosialisasi terkait Aplikasi SAPA Bekasi, dimana melalui kanal digital tersebut masyarakat dapat mengakses layanan pajak lainnya secara online melalui gadget masing-masing.
“Untuk Aplikasi SAPA Bekasi masyarakat dapat mendownload melalui Playstore, dalam aplikasi tersebut tersedia menu informasi seputar pelayanan pajak seperti masyarakat yang ingin melakukan pembayaran online, mengecek tunggakan atau tagihan ditahun sebelumnya,” terangnya.
Ia berharap, masyarakat dapat memanfaatkan dengan baik kemudahan akses pelayanan pajak yang telah diberikan. Terlebih lagi, saat ini juga terdapat program keringanan pembayaran SPPT PBB-P2.
“Kami informasikan juga bahwa pada periode tanggal 1 April 2024 sampai dengan 30 Juni 2024 diberikan keringanan sebesar 15 persen, semoga ini juga dapat memotivasi masyarakat untuk membayar pajak,” imbaunya.
Dalam kesempatan yang sama, Rudi Hermawan selaku Kasi Pelayanan Desa Jayasampurna menyambut baik hadirnya pelayanan mobil keliling tersebut di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan ini membantu masyarakat yang berada di desanya dalam mengurus berkas pajaknya.
“Sebelumnya sudah diinformasikan kepada RT, RW, serta masyarakat desa bahwa akan dibuka loket pembayaran pajak di Kantor Desa, sehingga banyak warga yang antusias datang untuk mengurus ataupun menanyakan informasi seputar pajak kepada petugas tadi,” ungkapnya.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kecamatan Tambun Utara menggelar pembinaan bagi pegawai yang berada di lingkungan Kecamatan Tambun Utara baik ASN maupun Non ASN yang berlangsung di Hotel Grand Cikarang pada Rabu (15/05/2024).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi Endin Samsudin.
Kepala BKPSDM Kabupaten Bekasi Endin Samsudin mengatakan, kegiatan ini untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan kinerja para pegawai dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.
Lebih lanjut, kata dia, disiplin merupakan salah satu kunci dalam menciptakan kinerja yang efektif dan berkualitas disetiap lingkungan kerja.
“Ya, karena pembinaan tersebut adalah bagaimana Kabupaten Bekasi berupaya mewujudkan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sehingga bisa menjadikan budaya kerja yang bisa memberikan terbaik bagi masyarakat secara optimal,” ungkapnya.
Endin mengatakan, sosialisasi pembinaan pada ASN yang ada di Kecamatan Tambu Utara untuk lebih memahami lagi tentang peraturan disiplin bagi pegawai ASN.
“Kami mensosialisasikan tentang pemanfaatan teknologi terkait dengan administrasi kepegawaian dan juga sosialisasi tentang penegakkan disiplin, bahwa sebenarnya disiplin pegawai itu tidak serta merta adalah tugasnya BKPSDM atau kepegawaian tetapi menjadi tugas bersama,” katanya.
Camat Tambun Utara Najmuddin menambahkan, kegiatan tersebut membahas kinerja di antaranya tanggung jawab serta komitmen sebagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional dan berkualitas.
“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, para pegawai di Kecamatan Tambun Utara semakin menyadari pentingnya menjaga kedisiplinan dan integritas dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil, sehingga para pegawai akan mambu memberikan pelayanan yang lebih baik dan efisien kepada masyarakat,” terangnya.(red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Sosial Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Validasi dan Verifikasi data Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), yang bertempat di Grand Zuri Hotel Cikarang, pada Selasa (14/05/2024).
Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Daryono menuturkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mendapatkan data yang valid mengenai Lembaga Kesejahteraan Sosial yang ada di Kabupaten Bekasi agar sesuai dengan kondisi di lapangan, baik dalam legalitas terdaftar, akreditasi, serta reakreditasi yayasan ataupun lembaga.
“Kita ingin agar Lembaga Kesejahteraan sosial yang belum terakreditasi dapat mengajukan permohonan dan bagi yang telah terakreditasi akan tetapi masa aktifnya telah kadaluarsa dapat segera melakukan akreditasi,” ungkapnya.
Daryono menjelaskan, dalam mengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial para pengurus harus memahami standar administrasi yang mesti dipenuhi. Akreditasi menjadi instrumen penting untuk memastikan kualitas layanan yang diberikan, baik dari sisi regulasi maupun integritas.
“Tentu dipahami juga bahwa LKS ini sebagai suatu lembaga, dalam memberikan pelayanan sosial kepada warga binaannya, mereka sudah memenuhi kriteria dan sesuai dengan ketentuan yang ada. Harapannya, kemitraan antara Dinsos dan LKS ini semakin sinergi sehingga tujuan akhir meningkatnya kesejahteraan sosial di masyarakat Kabupaten Bekasi itu dapat tercapai,” terangnya.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Indah Sulistiowati menambahkan, berdasarkan data yang terdaftar saat ini ada sekitar 153 Lembaga Kesejahteraan Sosial di wilayah Kabupaten Bekasi. Namun baru sebagian besar yang secara administrasi telah terakreditasi.
Penguatan pemahaman kepada pengurus LKS terkait tata kelola administrasi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan integritas serta mematuhi standar dalam penyediaan pelayanan.
“Sehingga melalui kegiatan ini, LKS tersebut diarahkan membuat permohonan pengajuan untuk akreditasi, mengingat akreditasi itu sendiri menjadi bagian untuk mendapat bantuan sosial baik dari pusat, provinsi maupun daerah. Dan yang kita undang LKS yang sudah terakreditasi tapi masa aktifnya sudah habis jadi harus melakukan reakreditasi dan juga LKS yang baru yang belum mengajukan proses akreditasi,” katanya.(Red)
BIN || Kabupaten Bekasi – Kasus dugaan penipuan dan Penggelapan, Penyidik Polsek Pebayuran Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya (PMJ) di minta segera Menangkap terduga Pelakunya Bernama DIMAS MANUGROGO.
Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan dengan Pelapor (Korban) MARTONO alias LUPUS tersebut sudah berjalan cukup lama, namun hingga berita ini di turunkan belum ada kepastian hukumnya.
Hal itu terlihat berdasarkan Laporan Korban Dengan Nomor : STPL / B/75/XI/ 2023 / SPKT / POLSEK PEBAYURAN / POLRES METRO BEKASI / POLDA METRO JAYA tertanggal 16 November 2023.
Korban yang sekaligus Pelapor MARTONO alias LUPUS, di dampingi saksi Korban ANWAR SOLEH alias ANWAR UBAN yang keduanya berprofesi sebagai Wartawan, Menceritakan kronologis kejadian terjadinya dugaan Penipuan dan Penggelapan dengan terduga pelaku (kini Terlapor) DIMAS MANUGROHO.
Dikatakan, awalnya MARTONO alais LUPUS dan ANWAR SOLEH keduanya hendak melalukan uji Laboratorium dua jenis barang Blac Karbor dan Sulfur, untuk di ketahui apakah kedua barang tersebut mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) apa tidak.
Terlapor DIMAS MANUGROHO yang mengaku dirinya sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Mebgaku bisa membantu melakukan uji Laboratorium (Lab) di kantornya, dan meninta sejumlah Uang kepada korban MARTONO alais LUPUS.
Sejumlah yang di serahkan Oleh Pelapor MARTONO alais LUPUS kepada Terlapor DIMAS MANUGROHO itu, adalah Uang milik ANWAR SOLEH alais ANWAR UBAN. Dikatakan, sejumlah uang tersebut di serahkan dari Pelapor MARTONO alias LUPUS kepada pelaku DIMAS MANUGROHO di Wilayah hukum Pelsok Pebayuran, tepatnya di kampung Pisangan Desa Karang Patri Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, Paparnya.
Akan tetapi, kata MARTONO alias LUPUS dan ANWAR SOLEH, setelah di tunggu tunggu beberapa lama, apa yang di janjikan Terlapor DIMAS MANUGROHO bisa membantu melakujan uji Laboratorium Blac Carbon dan sulfur tersebut, Tidak ada buktinya.
Beberapa kali di tanyakan, Terlapor DIMAS MANUGROHO hanya janji janji terus yang tidak ada kepastianya. Sadar dirinya Menjadi Korban Penipuan, maka MARTONO alias LUPUS dan ANWAR SOLEH alais ANWAR UBAN, keduanya Melaporkan keoada Polisi di Polsek Pebayuran Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya, Terangnya lagi.
MARTONO alais LUPUS dan ANWAR SOLEH alias ANWAR UBAN, miminta kepada Penyidik Polsek Pebayuran, karena kasus yang mereka laporkan itu sudah cukup lama, Penyidik untuk mekakukan Tindakan Sesuai Prosedur dan Profesional, untuk segera Menangkap Terduga pelaku atau terlapor DIMAS MANUGROHO dan di Proses lebih lanjut sesuai Kitap Undang Undang Hukum acara Pidana (KUHP). Imbuhnya.
“Ya kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan yang kami Laporkan, dengan Terlapor DIMAS MANUGROHO terdebut sudah cukup lama. Oleh sebab itu, kami selaku pihak Korban sekaligus pelapor meminta agar Penyidik Polsek Pebayuran yang menangani kasus ini, segera Melakukan tindakan hukum sesuai aturan yang ada, Dan Menangkap terduga Pelaku atau terlapor DIMAS MANUGROHO, sehingga kasus yang kami laporkan itu mendapat Kepastian hukum.
Jujur, kami bertanya tanya, ada apa, kenapa Penyidik berlarut larut Menangani kasus yang kami laporkan itu..? Sedangkan Pelapornya Jelas, Pelakunya Jelas, Saksi saksi Jelas, Barang bukti juga jelas.. ? seharusnya penyidik bertindak cepat, melakukan tindakan hukum sesuai aturan yang ada, sekaligus nenyita sulfur dan Blac Carbor sebagai Barang bukti guna keoentigan proses hukum selanjutnya.
Apabila dalam waktu dekat ini kasus yang kami laporkan itu tidak segera ada Kepastian hukumnya, maka Laporan akan kami Cabut dan kami akan Laporkan ke Polres Metro Bekasi atau Polda Metro Jaya (PMJ)” Tutup MARTONO alias LUPUS dan ANWAR SOLEH alais ANWAR UBAN.
Sementara itu Penyidik Polsek Pebayuran Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya, Brigadir HERNANDES Melalui telepon selulernya mengatakan, Pihaknya sudah Melakukan Pemanggilan terhadap terduga pelaku atau Terlapor DIMAS MANUGROHO, tetapi terlapor tidak hadir memenuhi panggilan penyidik.
Dan dikatakan, Penyidik akan melalukan pemanggilan ulang atau panggilan kedua kepada Terlapor DIMAS MANUGROHO. Dan Pabila Panggilan kedua terlapor masih juga tidak mau hadir, maka Penyidik akan melakukan Upaya Paksa terhadap Terduga pelaku atau terlapor DIMAS MANUGTOHO. Terang Penyidik Brigadir HERNANDES melalui telepon selulernya. (Tim Redaksi)
BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi berhasil meraih Predikat Kepatuhan Tinggi (Zona Hijau Muda) atau Kategori B dalam penilaian penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2023 terhadap unit pelayanan yang ada di Perangkat Daerah.
Kegiatan penyampaian hasil penilaian penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2023 oleh Ombudsman RI tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Gedung Bupati Bekasi, pada Senin (13/5/2024).
Predikat penilaian tersebut merupakan hasil penilaian intensif yang dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia kepada 7 unit pelayanan di Pemkab Bekasi, diantaranya Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Puskesmas Mekarmukti, serta Puskesmas Cibatu.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi mengatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil perjuangan dan komitmen tinggi dari Perangkat Daerah dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Oleh sebab itu, ia mengapresiasi unit-unit layanan tersebut yang telah berhasil membuktikan hasil kinerja maksimal kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.
“Kita patut mengucapkan syukur karena kita saksikan bersama ada penyerahan piagam kepada unit yang menjadi penilaian. Tentunya raihan ini tidak mudah, butuh perjuangan, komitmen dan konsistensi kita khususnya dalam pelayanan publik,” katanya saat diwawancarai.
Dengan meningkatnya predikat ini, Pemkab Bekasi akan terus berkomitmen meningkatkan kolaborasi antar perangkat daerah, dibantu bimbingan dan evaluasi yang dilakukan Ombudsman RI agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat terus membaik sehingga masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang diberikan dan predikat Pemkab Bekasi bisa naik ke Kategori A di tahun berikutnya.
“Tentu kita harus berkolaborasi, berkomitmen, dan konsisten yang tinggi untuk mewujudkan hal tersebut sehingga setiap tahunnya nilai kita meningkat. Ini tidak terlepas dari bimbingan, monitoring, dan evaluasi dari Ombudsman RI,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, Dedy Irsan, menjelaskan bahwa penilaian yang dilakukan ini merupakan bagian dari rencana program prioritas pembangunan nasional yang mendapatkan perhatian tinggi dari Presiden RI. Oleh sebab itu, penilaian juga dilakukan kepada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa selain indikator-indikator penilaian, juga terdapat internal complain handling yang menjadi perhatian. Karena dengan efektifnya internal complain handling maka laporan dari masyarakat harus disampaikan langsung kepada unit yang bersangkutan dan diselesaikan pada tingkat pemerintah daerah sebelum disampaikan ke Ombudsman RI.
Ia berharap hal tersebut sudah diterapkan di Pemkab Bekasi, sehingga dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ombudsman RI siap mendampingi dan membimbing jika Pemkab Bekasi berkomitmen untuk jadi lebih baik, karena mempertahankan nilai akan lebih sulit dari memperolehnya, tapi tidak akan sulit jika ada komitmen dari jajaran Pemkab Bekasi,” tuturnya.
Sebagai informasi, berikut peringkat hasil penilaian dari 7 unit pelayanan di Pemkab Bekasi:
1. Dinas Pendidikan.
2. Puskesmas Mekarmukti.
3. Dinas Sosial.
4. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).