4.4 C
New York
Saturday, March 14, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 27

GMI Kritik Keras Perubahan Nama Jembatan Muaragembong Diganti Nama Dani Ramdan

BIN || Kabupaten Bekasi – Terkait deklarasi bersama yang telah sepakat untuk menganugerahkan mantan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan sebagai bapak pembangunan Muaragembong dan memberikan nama eks jembatan kuning menjadi JEMBATAN DANI RAMDAN pada Sabtu 17/8/2024, di Desa Pantai Mekar, Muaragembong. Dikritik keras oleh Ketua Umum (Gabungan Masyarakat Indonesia) GMI Riden Bahrudin.

Riden mengatakan bahwa pembangunan jembatan kuning menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD tahun 2019 dimana masa itu Bupati Bekasi dipimpin oleh Neneng Hasanah Yasin, bukan Dani Ramdan yang saat itu Pj Bupati Bekasi.

“Itu kan jembatan bukan dibangun pada masa jabatan Dani Ramdan, melainkan pada zaman Neneng Hasanah Yasin, kok bisa nama jembatan diganti nama Dani Ramdan,” tegas Riden, saat diwawancarai, Senin (19/8/2024).

Riden menegaskan, dengan digantinya nama jembatan kuning di Muaragembong dirinya akan mempertanyakan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi prihal tersebut. Pasalnya penggantian nama baik itu bangunan, jalan, jembatan atau lainnya yang menggunakan APBD itu harus ada persetujuan DPRD.

“Harusnya ada kajian dari DPRD Kabupaten Bekasi atas penggantian nama jembatan kuning menjadi nama Dan Ramdan, kami akan mempertanyakan perihal tersebut ke DPRD sampai tuntas,” kata dia.

Riden menambahkan ada unsur politik didalam deklarasi tersebut, melihat masa tugas Dani Ramdan yang berakhir pada 14 Agustus 2024 dan adanya rencana Dani Ramdan maju di Pilkada Serentak 2024.

“Jelas Dani Ramdan bukan lagi sebagai Pj Bupati Bekasi saat hadir dalam deklarasi tersebut, ini jelas ada unsur politik yang terkandung dalam deklarasi itu, pasalnya Dani Ramdan berniat maju di Pilkada 2024,” tegas dia.

“Kamu juga mempertanyakan ASN dan para Kepala Desa Se Kecamatan Muaragembong yang hadir dalam acara tersebut, karena kami anggap mereka sudah tidak netral lagi, kami akan laporkan hal tersebut kepada pihak terkait,” sambungnya.

Riden berharap nama jembatan tersebut kembali diubah menjadi nama para tokoh Kabupaten Bekasi. GMI akan mengawal sampai tuntas hingga benar – benar diganti.

“Kami (GMI) akan mengawal sampai tuntas, nama jembatan di Muaragembong harus diubah kembali nama tokoh Kabupaten Bekasi yang telah berjuang, bukan nama orang yang sekarang ingin manju di Pilkada. Kami akan mengawal sampai tuntas,” tandasnya. (Red)

Muara Enim Kabupaten Seksi, Pemuda Muara Enim harus Melek Politik

BIN || Palembang – Pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pemilukada) langsung serentak merupakan prospek penting untuk membangun pemerintahan daerah yang demokratis. Pemilukada langsung serentak mengajak rakyat (pemilih) untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah (gubernur dan wakil gubernur, serta bupati dan wakil bupati/walikota dan wakil walikota) secara demokratis.

Sebelumnya seluruh warga negara Indonesia yang menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) telah melaksanakan pemilu pada 14 Februari 2024 lalu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tetapi ditahun yang sama Pemilukada serentak akan digelar pada tahun yang sama yaitu 27 November 2024 mendatang.

Pemilukada serentak yang akan dilaksanakan diatur dalam Pasal 201 Ayat (8) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 yang menyebutkan bahwa pemungutan suara serentak nasional dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota di seluruh wilayah Indonesia dilaksanakan pada bulan November 2024. Pemilukada serentak menciptakan pemerintahan yang stabil, karena konstelasi politiknya yang akan mengawal 5 tahun ke depan.

Berdasarkan data yang diberikan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) sebanyak 204.807.222 Daftar Pemilih Tetap (DPT) diantaranya sebanyak 46.798.450 (22.85%) DPT adalah pemilih muda atau GEN Z. Dalam hal ini aspek penting kesuksesan pemilukada bukan hanya oleh stakeholders atau lembaga terkait tetapi juga masyarakat terkhusus pemilih muda.

Permasalahan yang kerap terjadi tentu adanya politik uang (money politic),kekerasan politik, keterlibatan aparat, dan penyalahgunaan wewenang menjadi hal yang sangat perlu dipahami oleh masyarakat terutama Gen Z yang aktif menggunakan media sosial sebagai sarana kampanye oleh para peserta Pemilukada Provinsi,kabupaten/kota.

Pemilukada mendatang tentu menjadi pekerjaan berat bagi KPU Provinsi maupun KPU kabupaten/kota. Selain itu perlunya masyarakat khususnya pemilih muda seperti GEN Z ini lebih mengenal calon pemimpin didaerahnya baik itu integritas,kapabilitas,rekam jejak dan yang paling penting ialah visi misi ataupun program kerja untuk membangun daerahnya.

Kita harus memahami itu karena saat ini bukan calon pemimpinnya yang menjadi titik fokus tetapi siapa orang dibalik calon pemimpin itu.Inilah yang menjadi evaluasi bagi kita masyarakat untuk ikut menyukseskan pemilukada dalam waktu dekat ini.

Muara Enim merupakan kabupaten yang seksi banyak orang ingin menjadi pemimpin di Kabupaten Muara Enim karena daerah lahan basah, banyak Sumber Daya Alam ada dikabupaten ini seperti Tambang Batu Bara , Gas Alam, serta disektor pertanian yang sangat subur dan berlimpah.

Kabupaten Muara Enim pada periode 2019-2024 sudah 7 kali perpindahan tangan jabatan bupati, ada yang kena Tindak Pidana Korupsi serta selalu silih berganti Penjabat setiap tahunnya yang membuat tidak efektif nya buat kemajuan Muara Enim karena selalu berganti sebuah kebijakan yang membuat masyarakat resah seperti tidak ada pembangunan dan kemajuan di Muara Enim ini.

Di ajang Pilkada tahun 2024 ini sudah banyak sekali terpampang muka muka Calon Bupati baik itu dari Putra Daerah serta Putra daerah lain yang ingin memimpin Muara Enim.

Terdapat 3 Mantan Penjabat Bupati Muara Enim yang ingin mencalonkan diri menjadi Bupati Muara Enim saling ingin berebut jadi Bupati Kembali, serta Calon-calon lainnya yang kira-kira ada sekitar 10an Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati yang terpampang di sekitar jalan-jalan Muara Enim.

“Sampai saat ini belum ada sebuah gagasan yang besar dari para Calon Pemimpin Daerah yang ada, Marilah Gen Z dan Pemuda Kabupaten Muara Enim kita harus lebih melek sama Politik, Lebih memfilter Calon-Calon pemimpin yang akan menjadi Pemimpin Daerah kita kedepan, Jangan sampai kejadian 2019 terulang kembali yang mementingkan kepentingan pribadi dari pada rakyat, kita harus teliti yang mana memiliki sebuah Kualitas, Integritas , dan Ikhlas untuk memimpin Muara Enim ini.

Kalau bisa diadakan juga oleh KPU Muara Enim untuk adu Gagasan yang bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim di hadapan Publik, biar ada sebuah Pangung Intelektual untuk memilih Pemimpin Kabupaten Muara Enim dan Harapan kepada Bawaslu melakukan tugas dan fungsinya untuk mengawasi dengan ketat, perangi sebuah Money Politik untuk Muara Enim bersih”, Ujar Muchammad Agung Pratama salah satu kader Himpunan Mahasiswa Islam dan Jurnalis Asal Muara Enim.(red)

Kasus Pengeroyokan Kiai Dan Banser, PCNU Kabupaten Bekasi Sambangi Mapolres Karawang

BIN || Karawang – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi mendatangi Mapolres Karawang guna menanyakan proses kelanjutan peristiwa pengeroyokan brutal terhadap Kiai bersama anak istrinya di dalam mobil hingga mengakibatkan luka parah terhadap dua Banser NU dan pengrusakan terhadap kendaraan yang ditumpangi Kiai.

Peristiwa tersebut terjadi saat dalam perjalanan menuju acara pengajian haul Syeh Abdul Qodir Al Jaelani di pondok pesantren Al Baghdadi pimpinan Kiai Junaedi Al Baghdadi di Rengasdengklok, Karawang. Sabtu (10/08/2024).

Melalui sekretaris PCNU Kabupaten Bekasi, Kiai Syarif Bunarif menyampaikan bahwa Polres Karawang dianggap sangat lamban dalam menangani kasus ini.

“Kami bersama seluruh perwakilan pengurus PCNU datang ke Polres Karawang hari ini guna menanyakan sejauh mana penanganan kasus yang terjadi pada Kiai dan Banser kami,” ujar Kiai Syarif. Rabu (14/08/2024).

Kiai Syarif juga menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan mentolerir terhadap kasus ini demi menjaga marwah kehormatan Kiai NU.

“Kami tidak akan memaafkan terhadap peristiwa ini, semua yang terlibat harus diproses hukum secepatnya,” tegasnya.

Kedatangan rombongan pengurus PCNU Kabupaten Bekasi disambut oleh Kapolres Karawang, AKBP Edward Zulkarnain yang baru menjabat belum lama ini dengan mengenakan kaos oblong warna hitam di ruang Mapolres.

Dalam keterangannya, Kapolres mengatakan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap beberapa orang terkait peristiwa tersebut.

“Senin (11/08) kami sudah melakukan pemanggilan terhadap beberapa orang untuk datang besok (kamis, 15/08). Dan besok kita akan melakukan tindakan,” terang Kapolres.

Peristiwa yang dialami oleh Kiai Ihsanudin yang menjabat sebagai rois syuriah MWC-NU Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi bersama anak istri dalam satu mobil dan dua orang Banser NU yang masang badan untuk melindungi Kiai dari amukan gerombolan ratusan orang tak dikenal secara tiba-tiba terjadi pada Sabtu malam (10/08/2024) di Rengasdengklok, Karawang.

Dalam keterangan Kiai Ihsanudin, dirinya mengungkapkan bahwa saat itu ia sedang dalam perjalanan menuju pesantren Al Baghdadi untuk memenuhi undangan tausyiah dalam acara haul Syeh Abdul Qodir Al Jaelani.

Tiba-tiba dalam perjalanan, mobil dihadang oleh beberapa gerombolan bermotor roda dua langsung menghadangnya dan disusul gerombolan lainnya yang datang dari arah belakang mobil juga langsung mengkerubutinya menghancurkan kaca mobil.(Red)

Perpolitikan Berubah Total, BN Holik Qodratulloh Bersama Faizal Hafan Faridz Siap Maju Pilkada kabupaten Bekasi

BIN || Kabupaten Bekasi – Akhirnya semua butuh perjuangan, do’a dan kerja keras untuk mendapatkan apa yang kita inginkan dan masyarakat dambakan agar kabupaten Bekasi sejahtera dari segi sosial, pendidikan ekonomi dan lain lain dan ini terbukti oleh BN. Holik Qodratulloh sebagai calon Bupati dan Faizal Hafan Farid dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai wakil Bupati Bekasi. Selasa (14/08/2024).

Dengan  Berdasarkan rekomnendasi bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bekasi periode 2024-2029, dengan nomor 08-1310/rekom/Dpp-Gerindra 2024. Dewan pimpinan pusat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyetujui dan merekomendasikan BN.Holik Qodratulloh sebagai calon Bupati dan Faizal Hafan Farid dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai calon wakil Bupati Kabupaten Bekasi.

Adapun Rekomendasi tersebut dikeluarkan pada 13 Agustus 2024, yang ditanda tangani langsung oleh ketua umum Gerindra yaitu H. Prabowo Subianto dan Sekretaris jendral Gerindra H. Ahmad Muzani, di Jln. Harsono RM. No 54 Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan

Alhamdulillah hari ini kami bersama sahabat kami bapak Faizal Hafan Farid sudah di rekomendasikan oleh. ketua umum Gerindra yaitu H. Prabowo Subianto dan Sekretaris jendral Gerindra H. Ahmad Muzani untuk bertarung di kancah Calon Bupati dan wakil bupati Bekasi, hanya satu dari masyarakat Bekasi mohon doa dan restunya, dan tidak lupa salam kami kepada keluarga di rumah”  ungkap BN.  Holik Qudratullah dengan gembira nya

BN.  Holik Qudratullah juga dengan demikian kami dengan pengurus partai dan koalisi,. Maupun para simpatisan agar segera terus bergerak untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar memilih calon Bupati dan wakilnya sesuai dengan hati nurani dan kinerja nyata,. Demi Bekasi yang kita cintai ini.

“Terimah kasih semuanya yang telah memberikan saya support, khususnya peran penting Sekjen DPP Partai Gerinda H. Ahmad Muzani, yang telah memperjuangkan saya untuk mendapatkan Rekom Calon Bupati dan wakil Bupati Bekasi, para simpatisan dan masyarakat Kabupaten Bekasi yang telah mempercayai saya untuk membangun Bekasi sesuai harapan masyarakat” tutupnya.(Red)

Pengurus MWC-NU Cikarang Utara Dilantik Oleh Wakil Ro’is Syuriah PCNU Kabupaten Bekasi

BIN || Kabupaten Bekasi – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melantik jajaran pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) Kecamatan Cikarang Utara bertempat di Hotel Ibis Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Minggu (11/08/2024).

Pengurus MWC-NU Cikarang Utara beserta jajarannya secara resmi dilantik oleh wakil ro’is syuriah PCNU Kabupaten Bekasi, KH. Ahmad Cholid Dawam didampingi Sekretaris Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bekasi, Kiai Syarif Bunarif.

Acara pelantikan yang dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus MWC-NU Cikarang Utara berikut para undangan unsur Muspika Cikarang Utara dan para Kepala Desa ataupun perwakilannya berjalan lancar sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB.

Ketua panitia acara yang sekaligus menjabat sebagai bendahara Tanfidziyah MWC-NU Cikarang Utara Utara, Ghalib Mustafa menyampaikan bahwa dengan pelantikan ini agar seluruh jajaran pengurus bisa solid dan saling menjalin ukhuwah Islamiyah yang lebih baik lagi di lingkungan wilayah Cikarang Utara khususnya dan secara umum mencakup Kabupaten Bekasi.

“Dengan dilantiknya para pengurus hari ini, semoga kedepan terus bisa saling membangun ukhuwah Islamiyah dan menjaga kekompakan antar para penguris,” ujarnya.

Sementara itu ketua terpilih Tanfidziyah MWC-NU Cikarang Utara periode 2024-2029 Kiai Sukirman juga menyampaikan kepada seluruh jajaran pengurus yang telah dilantik agar kedepan bisa maksimal menjalankan tugas amanah organisasi hingga bisa bermanfaat untuk masyarakat luas.

“Kepada para pengurus, kedepan diharapkan agar bisa menjalankan program-program tugas organisasi yang bisa bermanfaat untuk warga nahdliyin Cikarang Utara.” Pungkasnya.(Red)

55 Perusahaan Yang Ada Di Kabupaten Bekasi Ikuti Lomba Adu Kecepatan dan Keselamatan Fire Fighter Skill Competition

BIN || Kabupaten Bekasi – Lomba adu kecepatan dan keselamatan dalam event Bekasi Fire Fighter Skill Competition tahun 2024 Kabupaten Bekasi diramaikan 55 Perusahaan baik yang ada di dalam kawasan maupun di luar kawasan Kabupaten Bekasi.  Kegiatan ini digelar di Deltamas Boulevard, Sukamahi Cikarang Pusat pada Rabu (07/08/2024).

Lomba ini memperebutkan juara pada dua kategori yaitu Hose Laying, dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Lomba yang dibuka langsung oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan ini merupakan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Bekasi Ke-74 Tahun dan HUT RI Ke-79 tahun.

Pj Bupati Dani Ramdan menyampaikan event adu ketangkasan ini menjadi momentum latihan bersama sekaligus mengukur kompetensi, keterampilan, pengetahuan dari para petugas Pemadam Kebakaran dalam menanggulangi kebakaran di perusahaannya masing-masing. Dari sini juga bisa dibangun jejaring petugas antar perusahaan.

“Jadi memang aparat, petugas, peralatan Pemadam Kebakaran belum seimbang dibanding luas wilayah dan jumlah penduduk. Di sini kita punya tim-tim Pemadam Kebakaran dan K3 di perusahaan yang juga bisa mengamankan perusahaannya, bangunan, orang dan infrastruktur di kawasan masing-masing,” ungkapnya usai membuka acara.

Menurut Dani mereka diharapkan dapat berkontribusi aktif menjadi agent penyelamatan di wilayah kawasannya. Minimal dia menekankan perusahaan punya K3, sistem proteksi kebakaran, termasuk Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Nah ini yang akan dipastikan oleh Dinas Damkar. Sebetulnya peminatnya banyak, tetapi memang dibatasi mengingat waktu dan kesanggupannya dari panitia, nanti ke depan mungkin ada jamborenya yang lebih besar lagi,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Adeng Hudaya menjelaskan 55 tim ini berasal dari perusahaan dalam kawasan maupun luar kawasan yang memiliki petugas Damkar. 55 ini mengikuti ada di 2 kategori. Kategori hose laying ada 19 tim dan K3 berjumlah 36 tim.

Adeng menerangkan antusiasme peserta dalam jumlah saat ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. Dia mengharapkan tahun mendatang peserta bisa lebih banyak lagi yang berpartisipasi.

“Alhamdulillah cukup meriah, semua antusias ini langsung akan kita laksanakan dari pagi sampai selesai,” katanya.

Bakesbangpol Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024

BIN || Kabupaten Bekasi – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bekasi menggelar rapat koordinasi terkait kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 di Ballroom Hotel Grand Cikarang Jababeka pada senin (05/08/2024).

Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bekasi, Asep Buchori dan didampingi Komisioner Anggota Bawaslu Jabar, Saiful Bahri, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) Kesbangpol Kabupaten Bekasi, Abdul Majid.

Sekretaris Bakesbangpol Asep Buchori berharap Pilkada serentak ini mendapatkan partisipasi tinggi dari masyarakat.

“Jadi melalui KPU dan Bawaslu mensosialisasikan kepada masyarakat tolak politik uang, kalau bisa bagaimana mendidik masyarakat agar mau memilih memimpin yang bagus dan amanah untuk kemajuan Kabupaten Bekasi,” katanya.

Lebih lanjut kata dia, Bakesbangpol selalu komunikasi dan monitoring sebelum Pilkada maupun sesudah Pilkada. harapannya dapat terus mengevaluasi Pilkada yang berjalan dengan kondusif dan aman.

Bahkan berharapa para pemilih tingkat pelajar SMA untuk ikut partisipasi mengikuti pendidikan politik agar memberikan suaranya di Pilkada nanti. Bahkan juga di bidang organisasi masyarakat atau Ormas dapat berperan aktif agar mendukung Pilkada Kabupaten Bekasi di 2024 berjalan dengan baik.

“Sesuai dengan visi dan misi seorang pemimpin Kabupaten Bekasi, ya kami juga ada dibidang ormas terus melakukan sosialisasi, agar Pilkada ini berjalan dengan sukses,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) Kesbangpol Kabupaten Bekasi Abdul Majid menyampaikan, di tahun 2017 partisipasi pemilih untuk Pilkada 68 persen. Diharapkan tahun 2024 ini harus meningkat menjadi 80 persen atau 82 persen.

“Sehingga bisa berkolaborasi dengan para penyelenggara mensukseskan Pilkada serentak ini agar para pemilih meningkat dan berjalan dengan sukses,” harapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri pemateri Komisioner Bawaslu Jabar Saeful Bahri, Kepada Bidang Ketahaan Ekonomi, Sosial dan Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan, Kesbangpol Jabar Endang Ruli dan Ketua KPU Kabupaten Bekasi Ali Rido.(Red)

Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi mewakili Pj Bupati Hadiri dan Buka Seminar Bekasi Fire Fighter Skill Competition Kedua

BIN || Kabupaten Bekasi – Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi mewakili Pj Bupati menghadiri dan membuka seminar Bekasi Fire Fighter Skill Competition kedua Tahun 2024 di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat pada Senin (05/08/2024).

Acara yang digelar oleh Dinas Pemadam Kebakaran tersebut dihadiri sekitar 220 perwakilan perusahaan, dari kawasan Deltamas PT. Delta Pura, GIIC, serta perusahaan di kawasan lainnya di Kabupaten Bekasi.

Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi menyampaikan apresiasi kepada PT. Delta Pura atau Deltamas dan perusahaan lainnya dalam mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Bekasi. Menurutnya, seperti dalam kerjasama program Pemadam Kebakaran pihak perusahaan, selain sebagai pencegahan, tujuan akhirnya pada bagaimana kenyamanan investasi bisa terus dijalankan di Kabupaten Bekasi.

“Dengan mengusung tema menuju wilayah industri yang aman, nyaman dan ramah lingkungan di dalam investasi, dalam seminar ini akan menjelaskan mitigasi dalam lingkungan kerja yang menggunakan perangkat Pemadam standar nasional, sehingga harapannya bisa menanggulangi bencana kebakaran,” ungkapnya dalam sambutan.

Dalam acara ini juga dilakukan kerjasama antara Pemkab Bekasi dengan PT Pembangunan Deltamas mengenai penanggulangan kebakaran dan penyelamatan dalam kawasan kota Deltamas, GIIC dan sekitarnya. Upaya ini menjadi bentuk konkret dari mewujudkan standar keselamatan dan Perlindungan lingkungan di kawasan industri.

“Kita ketahui kawasan industri yang aman dan nyaman menjadi faktor kunci dalam menarik investasi atau investor,” tuturnya.

Sekda mengharapkan apa yang dilakukan PT Deltamas menjadi contoh bagi pengelola kawasan lainnya di Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya menjelaskan event Bekasi Fire Fighter Skill Competition tahun 2024 ini menjadi yang kedua, dalam rangka meningkatkan kemampuan petugas Damkar bersama petugas di perusahaan-perusahaan mencegah potensi dan memitigasi kebakaran di industri. Menurut Adeng, industri atau perusahaan memiliki potensi yang tinggi terhadap terjadinya kebakaran.

“Ini dalam rangka merefresh kembali para petugas Damkar maka kita lombakan. Jadi mereka sebelum lomba itu kan latihan. Nah seminar ini kita gelar untuk menambah wawasan dan pengetahuan,” jelasnya.

Untuk Bekasi Fire Fighter Skill Competition ini rencananya akan digelar pada tanggal 7 Agustus 2024. Bertempat di jalan Boulevard Deltamas. Ada 5 kategori yang dilombakan antara lain fox flying. Sementata untuk Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) itu dilombakan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Nanti mereka akan dinilai mengenai, cepat, tepat dan safety. Kalau cepat dan tepat tapi tidak safety kan bahaya juga ya,” tandasnya. Saat ini sudah ada sekitar 50 perusahaan yang mendaftar mengikuti lomba tersebut.(Red)

Akhirnya…!!! DPP Partai Gerindra Berikan Surat Tugas Kepada BN Holik Qodratulloh Pada Pilkada 2024 Kabupaten Bekasi

BIN – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra mengeluarkan surat tugas untuk BN Holik Qodratulloh pada pilkada 2024 Kabupaten Bekasi. Surat tugas ditandatangani langsung Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal H. Ahmad Muzani.

“Surat tugas dari Ketua Umum DPP Gerindra pak Prabowo Subianto sudah saya terima, kita langsung sosialisasikan kepada seluruh kader supaya langsung bergerak untuk memenangkan pilkada di Kabupaten Bekasi,” kata BN Holik Qodratulloh dihubungi awak media, Selasa, 23 Juli 2024 siang.

Koalisi ketiga partai telah memenuhi syarat untuk mengusung bakal calon bupati dan wakil bupati dengan kekuatan 19 kursi DPRD Kabupaten Bekasi meliputi delapan kursi Gerindra, tujuh PKB, serta empat kursi dari Demokrat.

Koalisi ini menjadi kekuatan kedua setelah sebelumnya PDIP, PPP dan PBB yang lebih dulu mendeklarasikan diri menyatukan kekuatan, dan disusul oleh PKS.

Perbedaannya, koalisi baru ini belum secara resmi menyebutkan kandidat yang akan diusung.

Berikut isi surat tugas DPP Partai Gerindra kepada BN Holik Qodratulloh selaku bakal calon kepala daerah dan atau bakal calon wakil kepala daerah, sebagai berikut :

Berkoordinasi dengan pengurus DPD, DPC, PAC, dan pimpinan ranting Partai Gerindra untuk menyusun dan melaksanakan kerja pemenangan di wilayah penugasan.

Melaksanakan kerja terukur untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas bakal calon kepala daerah dan atau wakil kepala daerah dan partai Gerindra.

Melengkapi partai koalisi untuk memenuhi persyaratan minimal 20% kursi DPRD.

Melengkapi pasangan bakal calon yang dapat menunjang kemenangan.
Bersedia menaati manifesto perjuangan, AD/ART, dan arahan Partai Gerindra.

Jika kelengkapan partai koalisi dan pasangan bakal calon tidak dapat dipenuhi hingga batas waktu yang ditentukan, maka DPP Partai Gerindra akan mengevaluasi penugasan ini.(Red)

Koalisi Masyarakat Kabupaten Bekasi Layangkan Surat Untuk Kemendagri

BIN || Kabupaten Bekasi,- Koalisi Masyarakat Peduli Pilkada Kabupaten Bekasi telah mengajukan sebuah petisi kepada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Petisi ini berisi tuntutan terhadap penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dinilai tidak berjalan secara optimal.

Mereka menyoroti adanya potensi kecurangan dan pelanggaran asas-asas demokrasi dalam proses Pilkada di Kabupaten Bekasi,Senin22/7/24.

Dalam petisi tersebut, koalisi menyatakan bahwa Pilkada harus berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil serta tertib administrasi. Namun, mereka menilai bahwa esensi tersebut tidak tercapai akibat adanya potensi munculnya fraud voters dan kecurangan oleh oknum pejabat aktif yang melegalisasi wewenang jabatannya.

“Kami meminta kepada Kementerian Dalam Negeri untuk memberikan hak jawab serta klarifikasi kepada masyarakat Kabupaten Bekasi atas kebenaran surat permohonan Pj. Bupati Bekasi yang mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah tertanggal 15 Juli 2024,” kata H. Riden Bahrudin Ketua Umum Ormas DPP GMI, salah satu perwakilan koalisi.

Petisi ini juga meminta agar surat pengunduran diri Pj. Bupati Bekasi sebagai calon Kepala Daerah pada Pilkada Serentak 2024 ditolak karena diduga melanggar hukum dan melakukan kejahatan demokrasi.

Mereka juga menuntut pengusutan tuntas terhadap dugaan konspirasi tindak kejahatan demokrasi yang melibatkan Pj. Bupati Bekasi dan oknum di Kementerian Dalam Negeri.

Petisi yang diajukan pada 21 Juli 2024 ini diakhiri dengan harapan bahwa Kementerian Dalam Negeri dapat merealisasikan tuntutan mereka guna mewujudkan penyelenggaraan Pilkada yang adil dan jujur serta menjunjung tinggi supremasi hukum. Petisi ini ditandatangani oleh para ketua dari beberapa LSM di Kabupaten Bekasi, yaitu ORMAS GMI, LSM Penjara dan LSM ARB.

Petisi ini mencerminkan keprihatinan masyarakat terhadap integritas proses demokrasi di Kabupaten Bekasi dan menuntut tindakan tegas dari pemerintah pusat untuk memastikan Pilkada berlangsung sesuai dengan asas-asas konstitusi. (Red)