3.3 C
New York
Sunday, March 15, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 241

Kemendagri Turun Tangan Mediasi Pembangunan Jalan Rusak di Kudus

BIN | Kudus – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) membahas khusus urusan teknis pembangunan di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Salah satu urusan yang menjadi perhatian itu yakni kerusakan jalan di Kudus, Jateng, yang sudah terbengkalai sejak 2017.

Pembahasan itu merupakan tindak lanjut dari rapat persiapan pembahasan Rapat Koordinasi Teknis Pembangunan (Rakortekbang) bersama Provinsi Jateng.

Diketahui, jalan rusak tersebut merupakan akses penghubung Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae ke Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo. Jalan itu telah rusak sejak 2017 dan belum pernah ada perbaikan dari pihak terkait. Padahal kerusakan itu telah menghambat mobilitas warga serta membahayakan keselamatan pengguna jalan. Dengan kondisi tersebut, warga setempat kesal dan menanami jalan itu dengan pohon pisang.

Merespons itu, sesuai arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Ditjen Bina Bangda bergerak cepat melakukan mediasi dengan OPD terkait. Langkah itu untuk mencari solusi atas kerusakan jalan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Bangda Kemendagri Sugeng Hariyono telah mengirim tim, dalam hal ini Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) II, untuk meninjau lapangan dan melakukan pertemuan dengan lintas OPD. Pertemuan itu untuk membahas berbagai program, salah satunya terkait kerusakan jalan di Desa Hadipolo.

Direktorat SUPD II Ditjen Bina Bangda Kemendagri pun melakukan kunjungan ke Desa Hadipolo, Kabupaten Kudus, Selasa (18/1/2022). Sebelumnya, telah dibahas secara teknis dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK), Dinas Perhubungan Provinsi Jateng, dan DPU BMCK Kabupaten Kudus terkait dengan pembenahan kerusakan jalan. Tak hanya itu, upaya dialog dengan Kepala Desa Hadipolo juga dilakukan untuk menemukan solusi perbaikan.

“Ke depan, Ditjen (Bina) Bangda akan memastikan dan terus mendorong Pemda untuk memprioritaskan terpenuhinya infrastruktur terutama yang menghubungkan sentra-sentra pertanian, industri dan pariwisata. Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan akan dimanfaatkan Ditjen Bangda untuk memastikan setiap Pemda benar-benar memahami prioritas program dan kegiatan,” kata Sugeng melalui keterangan tertulis.

Lebih lanjut ia mengingatkan Pemda, agar jangan sampai keluhan masyarakat dan berbagai masalah riil di lapangan justru tidak dimasukkan dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Diharapkan agar DPRD juga sesuai fungsinya, memperjuangkan aspirasi dan masalah riil di masyarakat sebagai pokok-pokok pikiran atau Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk dimasukkan dalam RKPD,” pungkas Sugeng.

Untuk diketahui, setelah kunjungan Tim SUPD II Ditjen Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri ke Desa Hadipolo, Kabupaten Kudus, seluruh perangkat pemerintahan, mulai dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten hingga perangkat pemerintah desa, memberi atensi khusus untuk segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut pada awal tahun 2022 ini.

Puspen Kemendagri

Rapat Minggon Kecamatan Bojongmangu Dihadiri Danramil 09 Cibarusah Dan Wakapolsek Cibarusah

BIN | Bekasi – Danramil 09/Cibarusah Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Kapten ARH Joedi Narto dan Wakapolsek Cibarusah, Iptu Jamil Supriyadi, menghadiri Rapat Minggon tingkat Kecamatan Bojongmangu yang dilaksanakan di aula Kecamatan Bojongmangu Kabupaten Bekasi. Rabu (19/01) pukul 09.30 WIB sampai dengan selesai.

Rapat Minggon tingkat Kecamatan Bojongmangu tersebut dihadiri Camat Bojongmangu Agung Suganda, Kepala Puskesmas Bojongmangu Dadan Mulyana, Ketua PGRI Suherman, Kepala Desa se – Kecamatan Bojongmangu, SekDes se – Kecamatan Bojongmangu dan Ketua BPD se – Kecamatan Bojongmangu.

Dalam Rapat Minggon Kapolsek Cibarusah yang diwakili Iptu Jamil membahas potensi penyebaran virus corona varian baru serta rencana vaksinasi Booster yang akan diselenggarakan pekan depan di Desa Sukabungah Kecamatan Bojongmangu.

“Mudah-mudahan pekan depan kita sudah dapat melaksanakan vaksinasi Booster, saya menghimbau kepada semua pihak yang terkait agar dapat berpartisipasi dalam program ini, dan saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Bojongmangu untuk tetap waspada terhadap penyebaran virus yang saat ini sudah ada virus varian baru yaitu Omicron,” Kata Jamil selaku Wakapolsek Cibarusah.

Jamil menambahkan, perihal jembatan penghubung wilayah ujung Bekasi Selatan dengan Kabupaten Karawang yang terletak di Bojongmangu pengerjaannya sudah selesai.

“Alhamdulillah pengerjaan jembatan penghubung antara Bekasi dan Kabupaten Karawang sudah selesai dan in sya Allah itu akan diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, dan untuk Anggaran Dana Desa akan diprioritaskan untuk perbaikan jalan penghubung yang rusak di dua Kabupaten tersebut,” paparnya.

Sementara itu Danramil 09/Cibarusah menyampaikan, memasuki musim penghujan agar mengantisipasi terjadinya bencana alam, TNI, Polri dan Muspika harus bekerja sama dalam antisipasi dan tanggap darurat bencana.

“Kami dari TNI khususnya Koramil 09/Cibarusah siap untuk membantu Polri khususnya Polsek Cibarusah dan Muspika Bojongmangu, agar sama-sama siaga karena musim hujan yang sudah mulai tinggi intensitas curah hujannya, kita harus jalin komunikasi yang baik, sekecil apapun kejadian harus disampaikan.” pungkas Joedi. (Wati)

Isi Kekosongan Jabatan, Danrem 071/Wijayakusuma Pimpin Rotasi Jabatan Perwira Menengah Korem 071/Wijayakusuma

BIN | Banyumas – Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., pimpin rotasi jabatan Perwira Menengah Korem 071/Wijayakusuma guna mengisi kekosongan pejabat dilingkungan Korem 071/Wijayakusuma, Rabu (19/2/2022) di Aula Jenderal Sudirman Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.

Sejumlah Perwira Menengah Korem 071/Wijayakusuma yang mendapat rotasi jabatan tersebut diantaranya, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol., menjabat Kepala Staf Korem 071/Wijayakusuma yang sebelumnya jabatan Kepala Staf Korem 071/Wijayakusuma diserahkan pejabat lama kepada Danrem 071/Wijayakusuma, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono yang sebelumnya menjabat Kasi Perencanaan Korem 071/Wijayakusuma menjabat Dandim 0701/Banyumas menggantikan Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol., Mayor Cba (K) Rr. Sri Harjani, EDA, S.Sos., sebelumnya menjabat Pasi Bin Komsos Siter Korem 071/Wijayakusuma menjabat sebagai Kasi Perencanaan Korem 071/Wijayakusuma.

Mayor Inf Darul Quthni, S.Ag., menjabat Kasi Teritorial Korem 071/Wijayakusuma yang sebelumnya jabatan Kasi Teritorial Korem 071/Wijayakusuma diserahkan pejabat lama kepada Danrem 071/Wijayakusuma.

Kegiatan dilaksanakan melalui upacara Penyerahan Jabatan Kasrem 071/Wijayakusuma, Serah Terima Jabatan Dandim 0701/Banyumas dan Kasiren Korem 071/Wijayakusuma, serta Penyerahan Jabatan Kasiter Korem 071/Wijayakusuma dari Danrem 071/Wijayakusuma.

Disamping dilaksanakannya kegiatan tersebut, juga dilaksanakannya penandatanganan zona integritas dan kegiatan Serah Terima Jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Kodim 0701/Banyumas dari Ny. Wiwin Candra kepada Ny. Niar Iwan Dwi Prihartono yang dipimpin oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Dewi Lagan Safrudin serta penyerahan tugas jabatan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro dari Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Dewi Lagan Safrudin kepada Ny. Wiwin Candra.

Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., dalam amanatnya mengatakan, pergantian pejabat dalam suatu organisasi merupakan hal wajar serta dapat terjadi disetiap saat.

“Pergantian tersebut bertujuan agar pembinaan organisasi berlangsung secara berkesinambungan dan berkelanjutan, serta sebagai bagian dari tour of duty”, terang Danrem.

Dikatakan orang nomor satu di Korem 071/Wijayakusuma ini, acara serah terima jabatan tersebut merupakan kewajiban dan wujud tanggungjawab dalam mengemban tugas jabatan sesuai surat perintah yang diterimanya.

Selain itu, juga merupakan kehormatan dan penghargaan yang diberikan Korem 071/Wijayakusuma terhadap prajurit yang telah melaksanakan tugas dengan baik.

“Untuk pejabat baru yang sudah lama bertugas di jajaran Korem 071/Wijayakusuma, saya yakin dan percaya saudara dan saudari sudah memahami dinamika tugas yang akan dihadapi.

Untuk pejabat yang baru masuk menjadi prajurit Wijayakusuma, diharapkan akan menjadi prajurit yang peka dan mampu melaksanakan tugas pimpinan dengan baik sesuai makna yang terkandung pada sesanti Dhuaja Korem 071/Wijayakusuma Musthi Cakra Sukarno Aji”, himbaunya.

Disamping hal tersebut, Danrem juga menyampaikan apresiasinya kepada para pejabat lama atas dedikasinya dalam melaksanakan tugas pengabdiannya selama menjabat.

“Saya yakin dan percaya, selama memegang jabatan masing-masing, saudara telah melakukan dan melaksanakan tugas, wewenang dan tanggungjawab jabatan dengan baik. Diharapkan, kontribusi yang telah diberikan akan menjadi acuan pelaksanaan tugas bagi satuan yang ditinggalkan dan semoga sumbangsih tersebut mendapat balasan setimpal dan pahala berlipat dari Tuhan Yang Maha Kuasa”, harap Danrem.

“Terima kasih dan penghargaan saya sampaikan kepada para istri yang telah memerankan tugasnya dengan baik. Hal ini, karena peran istri sangatlah penting dalam memelihara moril dan semangat untuk mendorong suami meraih keberhasilan dalam melaksanakan tugas sebagai seorang prajurit”, pungkasnya.(Red/Dy)

Ketua STEI LPPM Bandung Barat; Revolusi Industri Menjadi Tantangan Lulusan STEI LPPM

BIN | BANDUNG – Ketua STEI LPPM Bandung Barat Dr. H. RM Imam I. Tunggara,M.Pd  mengatakan, bahwa Saat ini negara kita telah memasuki era digitalisasi dan globalisasi sesuai revolusi indutri 5.0 dalam dunia pendidikan menekankan pendidikan karakter , moral dan keteladanan.

Namun hal itu dikarenakan ilmu yang kita miliki saat ini akan tergantikan dengan kemajuan teknologi, akan tetapi penerapan keahlian softkill dan hardkill itu tidak dapat tergantikan oleh perkembangan teknologi.

Oleh karena itu revolusi industri yang pada saat ini kita laksanakan dan yang sedang berjalan yaitu revolusi 5.0 menekankan pada perguruan tinggi untuk menghadapi hal seperti ini tentunya menyiapkan sumber daya manusia yang handal, sumber daya manusia yang mempunyai keahlian di bidang masing masing yang nantinya akan terus bersaing dengan para lulusan lulusan perguruan tinggi yang lainnya, ungkap Imam tunggara seperti dilansir dari globalmedianews.co.id  dalam sambutannya  saat memimpin  sidang senat terbuka wisuda Sarjana ekonomi angkatan Ke 3 tahun 2022 STEI LPPM Bandung Barat yang dilaksanakan di Hotel grand pasundan, Kota Bandung, pada Kamis (13/01/2022).

Menurutnya, agar dapat dicapai oleh perguruan tinggi, maka perguruan tinggi harus menyiapkan beberapa hal yang dapat menopang terhadap perkembangan teknologi, khususnya teknologi informasi.

Revolusi industri ini menjadi tantangan bagi lulusan atau bagi alumni STEI LPPM Padalarang kab. Bandung barat, maka harus menyiapkan diri karena seaat alumni  setelah keluar dari perguruan tinggi itulah merupakan dunia nyata yang menghadapi lapangan kerja.

‘’Jadi diperlukankan keahlian ,keterampilan hardskill dan softskill untuk menjawab semua tantangan tantangan seperti itu’’ katanya.

Lebih lanjut Imam Tunggara menerangkan, Revolusi industri ini dimulai pada tahun 1780 dan berjalan sampai saat ini yang merupakan suatu terjadinya perubahan yang besar- besarab terhadap perkembangan teknologi dan informasi.

Sehingga revolusi industri merupakan upaya untuk menuju kepada perbaikan kepada dunia informasi dan dunia informatika, seperti yang kita saat ini lihat di situs – situs online yang sudah merambah di mana mana.

Pihaknya berpesan kepada 48 wisudwan/wati lulusan STEI LPPM Bandung Barat yang sudah berhasil menyandang Sarjana Ekonomi, bahwa wisuda ini bukan akhir dari perjuangan kalian, perjuangan sukses orang tua sukses kita bersama, bahwa kita melihat kesuksesan itu bukan dipandang daripada kalian telah dipandang kalian telah  menjadi seorang sarjana, kalian sudah menjadi sarjana ekonomi tapi  kesuksesan dapat kita raih dari beberapa hal.

Mahasiswa lulusan alumni STEI LPPM Bandung Barat harus sudah siap dengan perkembangan teknologi revolusi industri 5.0,ujarnya.

Selain itu Imam Tunggara mengatakan, bahwa kesuksesan dapat kita raih  dengan cara para alumni sudah harus mempunyai beberapa hal yang harus ditekuni, yang pertama para alumni  setelah lulus harus mempunyai mimpi besar (big dream) , bagimana kalian untuk meraih sukses itu  harus dimulai dari mimpi, mimpi itu bukan mimpi sambil tidur tapi mimpi sambil bekerja.

‘’kerja keras, kerja ikhlas  dan kerja tuntas, ini yang harus kalian kerjakan Dan kunci kunci sukses dapat kalian raih sebaik baiknya”,ungkapnya.

Marilah kita bermimpi utuk meraih kesuksesan mulai dari diri kita sendiri, mulai dari kampus kita  sendiri, bagaimana kita bisa meraih mimpi besar kita.

Namun mimpi besar ini tidak akan terwujud oleh kalian, walaupun kalian mempunyai cita-cita setinggi langit, mempunyai cita cita besar, tapi cita cita itu tidak akan dapat diraih tanpa kerja keras.

Menurutnya kerja keras sangat penting untuk meraih sebuah cita cita , meraih harapan harapan kita , meraih mimpi mimpi kita .kalian tentunya punya harapan punya cita cita dan punya keiinginan ,’’mau seperti apa saya kedepan’’.

Mahasiswa STEI Lppm Bandung Barat mesti sudah memikirkan bagaimana saya kedepan,bukan bagimana nanti (kumaha engke,red) tapi sudah  dengan du hal tadi yaitu mempunyai mimpi besar ,kerja keras dan yang ketiga ,kalian  tidak boleh menyerah, terus berjuang terus melakukan hal baik terus yang terbaik unytuk didri kalian , untuk orang tua nusa bangsa dan agama kita,

Pihaknya berharap kepada para lulusan STEI LPPM Bandung Barat itu harus bisa menjadi generasi – generai yang berguna bagi Nusa, bangsa dan agama.

‘’Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat ketika kalian sudah menjadi seorang sarjana, ilmu yang kalian sudah diperoleh dari kampus, bangku kuliah kalian terapkan di masyarakat’’ujarnya.

Amalkanlah ilmu yang kalian dapatkan untuk kemajuan masyarakat dan tetap berpedoman kepada diri kita sendiri, berpedoman pada bagaimana kita ingin maju dan berkembang. Seperti dikutip oleh bung karno ‘’Gapailah cita cita setinggi langit walaupun kalian jatuh akan jatuh bersama bintang bintang, begitupun kalian meraih mimpi – mimpi yang besar mimpi yang setinggi langit tidak jadi masalah, tapi ketika kalian jatuh kalian akan jatuh bersama bintang bintang artinya jika kalian gagal kalian tidak boleh menyerah, tidak boleh putus asa, terus maju dan terus berkembang.

Hari ini kalian sudah menyandang sarjana ekonomi, tinggal bagaimana kalian diterapkan didunia nyata, karena persaingan dunia kerja cukup ketat apalagi sekarang dunia, bangsa kita sedang diterpa oleh virus covid 19, mudah mudahan virus ini berlalu  sehingga dunia kerja bisa terbuka seluas-luasanya.

Ia juga berpesan kepada para alumni lulusan  STEI LPPM  Bandung Barat ini agar senantiasa bisa menjaga almamater kampus kita tercinta bersama sama.

Kesuksesan, keberhasilan saudara – saudara ini bukan semata mata sukses atas keberhasilan diri sendiri tapi keberhasilan hari ini yang pertama semata mata karena Alloh SWT, bahwa alloh lah yang telah memberikan rahmat kepada kalian dan memberikan ridho kepada kalian dalam meraih gelar sarjana, yang kedua berterima kasihlah kepada orang tua,ucapnya.( Red )

Pelaku Pencabulan Bocah Lelaki Penderita Autis Diamankan Polres Metro Bekasi Kota

BIN | Kabupaten Bekasi – Polres Metro Bekasi Kota mengamankan seorang pria FS (46) pelaku pencabulan terhadap bocah lelaki di bawah umur penderita autis. Perbuatan bejat tersebut dilakukan di rumahnya.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki mengatakan pengungkapan kasus pencabulan terhadap anak laki-laki ini viral di media sosial pasca-seorang warganet melakukan aduan terbuka melalui akun Twitter.

“FS kita amankan di kediamannya yang menjadi tempat lokasi kejadian perkara,” ujar KombesPol Hengki dalam konferensi pers di Mapolrestro Bekasi Kota kemarin.

“Tersangka cocok dengan informasi, adanya informasi dari media sosial sangat membantu dalam penegakan hukum,” sambung KombesPol Hengki.

Menurut KombesPol Hengki, modus pelaku melakukan pencabulan dengan mengajak korban main ke rumahnya. Kemudian dipaksa melayani nafsu bejat pelaku. Korban juga diancam jika menceritakan kepada orang lain.

“Setelah kejadian tersebut, tersangka memberikan uang Rp15.000 serta mengancam korban untuk tidak bercerita kepada siapapun,” tutur KombesPol Hengki.

Atas perbuatannya, pelaku FS akan dikenakan dengan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 17/2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.
(Wati)

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Sambangi Bangunan SMPN 1 Cabangbungin Dan Kunjungi Ibu Anah Yang Sakit

BIN | Kabupaten Bekasi
Pasca viralnya pemberitaan terkait bangunan gedung sekolah SMPN 1 Cabangbungin, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN.Kholik didampingi Camat Cabangbungin Asep Buchori .S, sidak ke SMPN I Cabangbungin.Selasa (18/01)

Sidak tersebut berbarengan setelah Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN, Kholik bersama Plt Bupati dan unsur Forkopimda melakukan kunjungan ke Tanggul Citarum, di Kampung Tapak Serang Desa Langah Jaya Kabupaten Bekasi.

“Saya miris dan prihatin dengan fakta yang ada di sini, ada sebanyak 13 lokal ruang kelas tidak bisa digunakan, sekolah tak terawat, rumput alang – alang tumbuh tinggi – tinggi dan ini harus menjadi perhatian Pemkab Bekasi khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi,” kata BN. Kholik saat sidak.

“Kami sebagai perwakilan aspirasi masyarakat akan mendorong segera dilakukannya perbaikan gedung sekolah ini, demi terciptanya kenyamanan siswa siswi dan para guru pendidik dalam melakukan proses kegiatan belajar mengajar,” ucap BN Kholik kepada awak media.

“Dengan 800 Siswa siswi yang ada ini, sangat kurang maksimal dan kami akan menjadikan prioritas utama segera membangun dan memperbaiki gedung sekolah yang tidak layak ini,” imbuh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Kholik.

Camat Cabangbungin Asep Buchori, mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi sedalam – dalamnya kepada Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

“Semoga dengan adanya perhatian dan sidak Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN.Kholik, secepatnya akan di perbaiki gedung sekolah ini dan kami pun sudah memasukan kedalam Musrembang Kecamatan di Tahun 2022 ini,” terang Asep.

Marni Plt Kepala Sekolah SMPN 1 Cabangbungin mengamini ucapan Camat Cabangbungin, dirinya berharap agar pihak Pemkab Bekasi segera membangun gedung sekolah, karena fasilitas sekolah penting untuk membangun dan mencerdaskan generasi bangsa.

Setelah selesai sidak ke SMPN 1 Cabangbungin, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN.Kholik menyambangi ibu anah di Kampung Pulobambu Desa Karangbahagia.

Anah (70 Thn) yang saat ini rumahnya sedang dibangun dari bantuan BAZNAS kabupaten Bekasi, karena ambruk,
ibu Anah yang kebetulan sedang sakit di berikan bantuan oleh ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN.Kholik, berupa uang tunai.

“Sengaja saya mampir kesini untuk melihat ibu Anah yang rumahnya roboh Minggu lalu, saya tau dari rekan media yang memberitakan, ini bantuan secara pribadi dari saya dan semoga bisa membantu ibu Anah walaupun kecil,” kata BN Kholik.

Dalam pantauan awak media rumah ibu Anah yang sedang di bangun oleh BAZNAS sudah mencapai 50 persen, dan terus dilakukan pembangunannya, saat ini Ibu Anah dan anak cucunya sementara menumpang di rumah saudaranya sambil menunggu rumahnya selesai diperbaiki dan siap huni.( Red )

Tetap Prokes, Korem 071/Wijayakusuma Gelar Upacara Bulanan Awal Tahun 2022

BIN | Banyumas – Pandemi Covid-19 yang menerpa diseluruh penjuru negara didunia lebih dari kurun waktu dua tahun, menjadikan segala aktifitas manusia berhenti. Namun, dengan tetap melakukan disiplin Protokol Kesehatan yang ketat, aktifitas tersebut dapat dilaksanakan walaupun dengan pembatasan-pembatasan yang diterapkan.

Begitu pula dengan pelaksanaan kegiatan Upacara di makorem 071/Wijayakusuma pada awal Tahun 2022 ini, dengan tetap menerapkan disiplin Protokol Kesehatan, Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan *Upacara Bendera bulanan yang dilaksanakan setiap Tanggal 17 seperti sebelum sebelumnya yang sudah dilaksanakan.

Upacara yang diselenggarakan ini, menindaklanjuti kebijakan Komando Atas, untuk menghormati dan menghargai jasa para pahlawan kusuma bangsa.

Upacara Bendera tanggal 17 an di bulan Januari ini, selaku Irup Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., diikuti segenap prajurit dan PNS Makorem 071/Wijayakusuma serta Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma.

Danrem 071/Wijayakusuma, membacakan amanat tertulis dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., menyampaikan apresiasinya kepada segenap prajurit dan PNS Angkatan Darat, karena sepanjang Tahun 2021, telah melaksanakan tugas yang diamanatkan oleh negara dengan baik.

“Selaku Kepala Staf Angkatan Darat, saya mengucapkan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tinginya atas kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan oleh seluruh prajurit dan PNS Angkatan Darat, karena sepanjang tahun 2021 yang lalu, berbagai tugas yang diamanatkan oleh negara, telah dapat kita laksanakan dengan baik”, paparnya.

Dikatakan, berbagai tugas seperti pengamanan perbatasan, penanggulangan bencana alam, termasuk penanganan pandemi Covid-19, tugas-tugas perbantuan lainnya, telah menjadi bukti nyata pengabdian kita kepada bangsa dan negara.

“Pencapaian ini tentu harus dapat kita pertahankan dan ditingkatkan di tahun ini, karena berbagai agenda yang bersifat nasional maupun internasional juga menuntut kesiapan TNI AD di tahun 2022 ini”, pintanya.

“Untuk menyambut tugas mulia tersebut, maka kesiapan operasional harus terus dipelihara. Disamping itu, program peningkatan profesionalisme prajurit TNI AD harus menjadi prioritas dalam tahun anggaran 2022”, himbaunya.

Diterangkan Kasad, meski banyak prestasi yang berhasil ditorehkan TNI AD pada tahun lalu, namun demikian masih terdapat berbagai kekurangan yang harus segera diperbaiki. Salah satunya adalah masih adanya berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit maupun PNS TNI AD. Hal ini harus menjadi koreksi kita bersama, agar tidak terjadi kembali di masa mendatang.

Disamping hal tersebut, Kasad dalam amanatnya menyampaikan beberapa penekanan sebagai pedoman bagi prajurit dan PNS Angkatan Darat, yakni untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Mengimplementasikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dimanapun bertugas dan berada.

TNI AD harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi. Melakukan tindakan-tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan rakyat, agar mampu menumbuhkan kecintaan dan kasih sayang rakyat kepada TNI AD.

Seluruh Dansat, untuk menjadi pemimpin yang hebat, karena pemimpin yang hebat pasti dicintai anak buahnya, akan tetapi lebih hebat lagi bila seorang pemimpin juga mencintai anak buahnya. Memantapkan soliditas dan sinergitas internal TNI dengan komponen bangsa lainnya dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Ingat!!! Sekecil apapun kebaikan yang kamu lakukan, akan menjadi riak-riak yang tidak berujung, Namun sebaliknya, sekecil apapun keburukan yang kamu lakukan akan menjadi awal bagi keburukan-keburukan berikutnya. Jadi teruslah berbuat kebaikan dimanapun berada”, pesan Kasad kepada segenap prajurit dan PNS Angkatan Darat mengakhiri amanat tertulisnya. (Dy)

218,46 Kg Sabu Dan 16.586 Butir Ekstasi Diamankan BNN, 11 Tersangka Ditangkap

BIN | Jakarta – Mendukung program pemerintah dalam memberantas narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap kasus kejahatan narkotika jenis sabu dengan berat 218,46 kg dan ekstasi sebanyak 16.586 butir.

Selain itu, tersangka yang ditangkap sebanyak 11 orang masing-masing dari wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Riau.

“Melalui penyitaan narkotika jenis sabu dan ekstasi dari ketiga jaringan ini, BNN telah menyelamatkan lebih dari satu juta jiwa anak bangsa dari penyalahgunaan narkotika,” terang Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose, dalam siaran persnya, kepada wartawan, di Jakarta, Senin (17/01/2022).

Menurut Komjen Pol Petrus, pengungkapan tiga kasus besar tersebut merupakan kerja keras tim gabungan serta dukungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) setempat. Petrus memaparkan, kasus pertama diungkap petugas pada tanggal 7 Januari 2022, di daerah Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Pada awalnya, petugas BNN mendapatkan informasi tentang pengiriman narkotika dari Pontianak ke Balikpapan,” ungkap Komjen Pol Petrus.

Usai dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua tersangka berinisial AM dan MN di Pelabuhan Penyeberangan Kariangau, Balikpapan.

Lebih jauh Komjen Pol Petrus mengatakan, selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan di dalam mobil double cabin yang dikendarai para tersangka dan menyita 10 bungkus teh China berisi sabu seberat 10,57 kilogram.

“Sabu tersebut disembunyikan di antara dinding bak samping kiri dan kanan mobil. Pengembangan pun dilakukan oleh petugas BNN hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku IK di parkiran rumah sakit di daerah Balikpapan,” tutur Komjen Pol Petrus.

Sementara itu, Komjen Pol Petrus menambahkan, kasus kedua diungkap BNN di daerah Dumai, Provinsi Riau. Yaitu awali pada tanggal 8 Januari 2022, petugas mengamankan dua orang tersangka berinisial AJ dan YT di daerah Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai berikut barang bukti sabu seberat 10,56 kilogram.

“Tak berselang lama, petugas mengamankan dua tersangka berinisial RS dan RA yang berada tidak jauh dari TKP pertama. Dari keduanya petugas menyita sabu seberat 36,87 kilogram dan ekstasi sebanyak 16.586 butir,” tutur Komjen Pol Petrus.

Tak berhenti di sini, petugas pun terus melakukan pengembangan kasus dan petugas berhasil menangkap tersangka berinisial EP berikut barbuk sabu seberat 128,82 kilogram di Dumai, pada (10/01/2022).

“Dari jaringan ini, total sabu yang disita adalah 176,26 kilogram,” sambung Komjen Pol Petrus.

Empat hari berselang, anggota BNN kembali mengungkap kasus ketiga di daerah Kalimantan Barat.

“Tepatnya, pada tanggal 14 Januari 2022 petugas BNN melakukan penangkapan terhadap tiga orang tersangka berinisial RAH, ARD, dan JUL di sebuah perumahan di kelurahan Saigon, Pontianak, Kalbar,” ungkap Komjen Pol Petrus.

Dari hasil penggeledahan di rumah tersebut, petugas menyita sabu seberat 31,63 kilogram yang disembunyikan di lemari pakaian.

“Dari keterangan para tersangka, sabu tersebut diselundupkan melalui jalur tikus (Non PLBN) di sekitar perbatasan Entikong,” tutup Komjen Pol Petrus.(Wati)

Pedagang : Baru Sekarang Bupati Mau Makan Dikantin Pemda

BIN | Kabupaten Bekasi- Pelaksana Tugas Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki beserta pejabat eselon II lainnya melakukan Breakfast di lingkungan kompleks Pemkab Bekasi, senin (17/1).

Lebih menariknya lagi, H. Akhmad Marjuki lebih memilih sarapan dikantin sekitaran Pemda Bekasi itu dengan menu yang terbilang standar yang pada umumnya masyarakat menyukai.

“Sarapan disini hanya spontanitas saja, kebetulan kita abis apel pagi,” ucapnya.

Sebelumnya, Ia menanyakan kepada SKPD apakah sudah sarapan atau belum?.

“Jika belum, kita sarapan di kantin pemda saja,” tanya dia.

Menurutnya buat apa kita makan diluar jika di rumah sendiri (kantin-red) sangat enak masakannya dengan harga yang terjangkau.

“Ternyata menu disini sangat variatif dan tempatnya pun cukup respentatif,” tuturnya.

Sementara, pedagang kantin sekitaran Pemda Bekasi yang sering dipanggil Mang Ling mengaku kaget ketika Plt Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki datang dan memesan menu sarapan disini.

“Setelah Bu Neneng Hasanah Yasin, baru sekarang lagi Bupati mau makan di Kantin Pemda,” kata Mang Ling.

Mang Ling berharap kedatangan Plt Bupati Beksi H. Akhmad Marjuki ini dapat menggairahkan kembali minat makan ASN agar memilih makan dikantin sekitaran Pemda Bekasi. (Bis)

Lestarikan Pencak Silat Seni Adat Lampung

BIN | Lampung – Pekon Tebabunuk menggelar Butamat untuk menjaga dan melestarikan Tradisi Seni dan Budaya adat Lampung dibumi Begawi Jejama, Kabupaten Tanggamus Lampung.

Kepala Pekon Tebabunuk, Selamat Putra Yadin, bersama tokoh pemuda Karang Taruna dan masyarakat melaksanakan acara Butamat Pencak Silat khagom Mufakat, di Pekon Tebabunuk Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, Minggu (16/01).

Selamat Putra, selaku Kepala Pekon Tebabunuk mengatakan, Pencak Silat seni budaya Lampung merupakan budaya warisan leluhur yang senantiasa harus dilestarikan. Ia meyakini pencak silat akan tetap lestari jika tradisi ini diajarkan kepada masyarakat terutama generasi muda.

“Saya yakin jika Pencak Silat ini diajarkan pada generasi muda, maka tradisi seni dan budaya ini akan tetap ada ditengah gempuran budaya asing,” katanya.

Dia menilai, pelestarian seni tradisional ini merupakan tanggung jawab semua pihak, mulai dari semua lapisan masyarakat sampai semua unsur pemerintahan. Pemerintah Pekon harus jadi pelopor paling depan untuk eksistensi seni tradisional sebagai salah satu peninggalan nenek moyang.

“Ini tanggung jawab kita semua, baik pemerintah daerah maupun masyarakat harus menjadi pelopor terdepan dalam melestarikannya, kalau bukan kita siapa lagi,” tegasnya.

Indonesia sebagai Negara yang kaya akan adat budaya dan kesenian, sedikit demi sedikit mulai terkikis zaman peradaban modern yang lambat laun akan punah dimakan zaman. Maka Putera dan Puteri daerah dan para sesepuh adat saat ini berkewajiban menjaga dan melestarikan kekayaan budaya.

Kegiatan Butamat dihadiri para tokoh Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) Kabupaten Tanggamus, Wakil Panglima Pengitogh Alam Kerjaaan Adat Paksi Pak Skala Brak Kepaksian Pernong Lampung wilayah Tanggamus Mirza YB, Anggota DPRD Tanggamus Helmi, Bupati Tanggamus Hj Dewi Handayani yang diwakili Firman, Camat Kota Agung Barat Firdaus, serta sesepuh Pencak Silat Aden Syafi’i, Bacis, dan puluhan pendekar lainnya.( WN )