11 C
New York
Thursday, April 30, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 240

DirjenPAS Resmikan Kampung Bersinar Jalin Kesepakatan dengan Mitra di Lapas Pemuda Tangerang

BIN | Tanggerang – Pastikan Optimalisasi Pelaksanaan Pembinaan mental spiritual keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) berjalan baik, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS) tandatangani perjanjian kerjasama dengan Pengasuh Pesantren Indonesia dan Yayasan Mahanaim Mulia Indonesia, Senin (24/01).

Penandatangan Perjanjian Kerjasama ini dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang, sekaligus Pencanagan Lapas Bersinar (Bersih dari Narkoba) dan Pembukaan Program Rehabilitasi Ketergantungan Narkoba serta Pembukaan Pelatihan Kemandirian Bersertifikat untuk WBP Lapas Pemuda Tangerang.

Dalam Kesempatan yang sama dilaksanakan juga penandatangan perjanjian kerjasama antara Lapas Pemuda Tangerang dengan Pengasuh Pesantren Indonesia, Yayasan Assiddiqiyah, PT Swen Inovasi Transfer dan Yayasan Besakih.

Kepala Lapas Pemuda Tangerang, Kadek Anton Budiharta menyatakan Kegiatan Pencanangan Lapas Bersinar dan Perjanjian Kerjasama serta pelatihan kemandirian merupakan implementasi dari 3 Kunci Pemasyarakatan Maju guna meningkatkan kinerja Pemasyarakatan dalam melaksanakan pembinaan dan reintegrasi WBP.
“Semua Kegiatan ini merupakan implementasi dari 3 Kunci Pemasyarakatan Maju yakni Deteksi Dini, Pemberantasan Narkoba dan Sinergitas antar penegak hukum, lembaga pemerintah dan masyarakat sebagai bagian dari pilar utama sistem pembinaa ditambah Back to Basics Pemasyarakatan sebagai penguatan kelembagaan,” ujarnya.

Tedjo Harwanto, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten menyatakan banyak inovasi dan program pembinaan yang sangat membangun di Lapas Pemuda Tangerang, hingga tempat ini tidak terlihat seperti Lapas tetapi lebih mirip layaknya kampung karena bervariasinya program pembinaan dan keasrian tempatnya.

“Dukungan dari semua mitra kerja sangat kami harapkan, karena tanpa dukungan dan kerjasama yang baik, mustahil tercapai hasilkan pembinaan yang baik,” tutur Tedjo dalam kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Wilayah Banten serta perwakilan Forkominda (Forum Komunikasi Daerah) Kota Tangerang serta Mitra Kerja sama Pemasyarakatan.

Sementara itu, DirjenPAS, Reynhard Silitonga menyatakan bahwa Pemasyarakatan memiliki 3 pilar utama unsur pembinaan, yakni WBP, Petugas dan masyarakat.

“Ketiganya ini harus saling mendukung. Bersinergi bersama untuk wujudkan reintegrasi yang baik bagi warga binaan. Menjadikan dia yang telah salah jalan menjadi manusia yang lebih baik hingga dapat kembali lagi ke masyarakat,” ungkap Reynhard.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja Pemasyarakatan yang telah membantu dan bersinergi denga UPT Pemasyarakatan ikut serta dalam kegiatan pembinaan dan reintegrasi sosial bagi WBP.

Dalam kegiatan tersebut, Dirjenpas berkesempatan meninjau Kampung Bersinar, Bale Baca, Kampus Kehidupan WBP Lapas Pemuda Tangerang, Sarana keterampilan dan olahraga, ruang kelas hingga dapur bersih Lapas Pemuda tangerang.

Kegiatan diakhiri dengan diresmikannya Rumah Edukasi Anti Narkoba oleh DirjenPAS di Kampung Bersinar yang nantinya akan dijadikan tempat sharing pengetahuan dan penguatan dan edukasi tentang bahaya narkoba. Serta peresmian Laboratorium Komputer sebagai sarana prasarana belajar di Kampus Kehidupan Lapas Pemuda Tangerang.

Kegiatan diakhiri dengan pemusnahan barang bukti hasil penggeledahan dan razia di Lapas Pemuda Tangerang yang dilakukan sejak bulan April 2021. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan dilaksanakan secara simbolis oleh DirjenPAS, Kepala Kantor Wilayah KemenkumHAM Banten dan Kepala BNN Propinsi Banten.( Red )

Harga Bahan Pokok Pasar Kabupaten Bekasi Masih Stabil

BIN | Kabupaten Bekasi – Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di Kabupaten Bekasi pada pekan terakhir Januari 2022 secara umum stabil. Bahkan untuk harga telur ayam broiler turun dari Rp26.000/kg menjadi Rp23.000/kg.

Data terbaru dari Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Senin (24/01/22) mencatat, harga minyak goreng curah turun tipis dari Rp20.000 menjadi Rp19.000/liter. Kemudian minyak goreng kemasan sederhana turun dari Rp21.000 menjadi Rp19.000/liter. Untuk minyak goreng Bimoli masih stabil di harga Rp22.000/liter. Kemudian harga gula pasir dalam negeri stabil di harga Rp14.000/kg.

Komoditas yang mengalami kenaikan yakni daging sapi murni bagian paha depan dan belakang naik dari Rp.120.000 menjadi Rp125.000/kg. Daging tetelan stabil di harga Rp60.000/kg dan daging sapi impor stabil di harga Rp80.000/kg.

Untuk harga daging ayam broiler stabil Rp38.000/kg, namun untuk daging ayam kampung turun dari Rp60.000 menjadi Rp50.000/kg.

Selanjutnya untuk harga cabai rawit hijau Rp15.000/kg, cabai rawit merah Rp30.000/kg. Untuk cabai merah keriting Rp30.000/kg dan cabai merah besar Rp35.000/kg. Bawang merah stabil di harga Rp30.000/kg kemudian bawang putih Rp26.000/kg.

Harga kacang kedelai lokal Rp15.000/kg, kedelai impor Rp14.000/kg. Kacang hijau Rp26.000/kg, kacang tanah Rp28.000 dan kentang Rp12.000/kg.

Untuk harga ikan mas stabil di harga Rp32.000/kg, ikan lele, Rp25.000/kg, ikan kakap Rp70.000/kg, ikan kembung Rp40.000/kg, ikan bandeng Rp35.000/kg dan tongkol Rp30.000/kg.

Selanjutnya untuk harga beras C4 medium Rp10.000/kg, Rojolele premium Rp12.000/kg, IR64 premium Rp10.000/kg, Pandanwangi premium Rp13.000/kg, IR64 medium Rp9.500/kg dan IR42 premium Rp10.000/kg. ( Red )

Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI, Pemerintah-DPR-Penyelenggara Sepakati Jadwal Pemilu Serentak

BIN | Jakarta – Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait Penetapan Jadwal Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 digelar di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Jakarta pada Senin (24/1/2022).

Agenda itu diikuti oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri mengatakan pemerintah sependapat terkait rencana pelaksanaan pemungutan suara pemilu untuk Pemilihan Presiden (Pilpres), DPR, DPRD, dan DPD yang jatuh pada 14 Februari 2024. “Kami kira dari pemerintah sependapat tanggal 14 Februari,” katanya.

Pemerintah berharap, penetapan jadwal pemilu diambil berdasarkan prinsip efisiensi di tengah situasi pemulihan ekonomi dan kondisi keuangan negara, baik di level pusat maupun pemerintah daerah. Dengan adanya efisiensi tersebut, akan berakibat pada anggaran dan tahapan kampanye.

“Ini juga dapat dimanfaatkan waktu yang mungkin kita anggap itu bisa untuk dipendekkan, seperti tahapan kampanye, kemudian juga memberikan waktu yang cukup juga kepada penyelenggara untuk melakukan proses yang lain,” ujar Mendagri.

Berkaca dari suskesnya pengalaman Pilkada Serentak 2020, Mendagri mengimbau untuk mengambil pelajaran positif yang bisa diterapkan pada Pemilu dan Pilkada tahun 2024.

Sebaliknya, pengalaman yang kurang bagus seperti panjangnya masa kampanye yang berakibat pada keterbelahan masyarakat perlu dikelola.

“Kita ketahui memang election adalah puncak hallmark of democracy. Puncak terpenting dari demokrasi dimana satu-satunya momentum setiap warga negara menggunakan hak demokrasi mereka.

Maka satu keniscayaan, yang harus kita kelola adalah bagaimana perbedaan tersebut tidak menjadi potensi konflik,” tandas Mendagri.

Puspen Kemendagri

Warga Binaan Lapas Cikarang Dapatkan Program Asimilasi Di Rumah

BIN | Kabupaten Bekasi –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) merupakan sebuah institusi tertutup yang memiliki tingkat hunian tinggi, sangat rentan terhadap penyebaran dan penularan Corona Virus Disease (Covid-19).

Ditetapkan sebagai bencana non-alam, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan cepat melakukan upaya penyemalatan terhadap narapidana dan anak yang berada di Lapas, LPKA, dan Rutan melalui pengeluaran dan pembebasan melalui Asimilasi dan Integrasi guna mencegah dan menanggulangi penyebaran Covid-19.

Dimulai dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2020 tentang syarat pemberian Asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 pada tanggal 30 Maret 2020 yang kemudian diubah menjadi Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2020 tentang syarat dan tata cara pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang bebas, dan Cuti Bersayarat bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Menyesuaikan dengan masa kedaruratan pandemi Covid-19 peraturan menteri tersebut mengalami perubahan untuk kedua kalinya menjadi Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesi Nomor 43 Tahun 2021 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2020 tentang syarat dan tata cara pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang bebas, dan Cuti Bersayarat bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Perubahan terletak pada pasal 45 ayat (1) menjadi berbunyi : “Peraturan Menteri ini berlaku bagi narapidana yang tanggal 2/3 (dua per tiga) masa pidananya dan aank yang tanggal 1/2 (satu per dua) masa pidananya sampai dengan tanggal 30 Juni 2022”.

Dampak positif pun dirasakan oleh warga binaan Lapas Kelas IIA Cikarang (Lapas Cikarang). Semula warga binaan yang telah mengajukan program Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat, dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesi Nomor 43 Tahun 2021 maka meraka dapat diberikan program Asimilasi di Rumah dan bisa diusulkan kembali ke masyarakat lebih awal dari tanggal 2/3 masa pidananya.

Menindaklanjuti Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesi Nomor 43 Tahun 2021, Lapas Cikarang menyelenggarakan pengeluaran dan pembebasan narapidana melalui program Asimilasi di Rumah.

Total ada 42 (empat puluh dua) warga binaan Lapas Cikarang yang diberikan program Asimilasi di Rumah pada hari Senin, 24 Januari 2022. Dari 42 (empat puluh dua) warga binaan telah melalui pengecekan data dan dokumen, serta telah memenuhi syarat substantif dan administratif sesuai peraturan yang berlaku.

Kepala Lapas Cikarang, Veri menyampaikan dari 42 (empat puluh dua) warga binaan yang akan menjalankan Asimilasi di Rumah ini telah memenuhi syarat substantif yaitu berkelakuan baik dibuktikan dengan laporan perkembangan pembinaan dari masing-masing warga binan, dan syarat administraf berupa dokumen usulan dari penjamin, laporan penelitian kemasyarakatan dari Bapas, dan lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Semua warga binaan telah memiliki penjamin dari pihak keluarga dan pada proses pengembalian ke masyarakat warga binaan pun wajib dijemput oleh penjaminnya.

Selain kontribusi dari pihak penjamin ataupun keluarga, Lapas Cikarang juga berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) yang nantinya akan mengawasi dan melakukan pembimbingan kepada warga binaan selama menjalani Asimilasi di Rumah.

Kepala Lapas Cikarang menegaskan, Warga binaan yang diberikan Asimilasi hari ini, kalian belum bebas melainkan menjalankan sisa masa pidana di rumah dengan pengawasan oleh Bapas, dan akan diusulkan program Pembebasan Bersyarat, ataupun Cuti Bersyarat.

Keluarga pun diharapkan dapat berperan serta dalam menjaga dan mengawasi warga binaan sehingga tidak mengulangi kembali perbuatan yang melanggar hukum. ( Red )

Warga Perumahan Bumi Cahaya Residen Cibarusah Adakan Giat Kerja Bakti

BIN | Bekasi – Indonesia memiliki beragam budaya komunal sejak dahulu, salah satunya gotong royong dalam melakukan kerja bakti. Kerja bakti merupakan kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk membuat lingkungan menjadi lebih baik dan memperindah lingkungan. Biasanya kerja bakti dilakukan setiap hari libur oleh masyarakat.

Solihin pengurus RT 003 RW 06 seksi Lingkungan yang mewakili Ketua RT mengajak warganya rutin melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan. Ajakan tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi untuk mencegah banjir dan penyakit disebabkan oleh nyamuk seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) maupun chikungunya.

“Kami terus ingatkan agar warga semakin peduli terhadap lingkungan. Salah satunya dengan mengadakan kerja bakti, membersihkan gorong-gorong, membersihkan waterpoon dari tumbuhan eceng maupun drainase secara rutin,” tuturnya kepada Beksi Indonesia News, Minggu (23/01).

Tidak lupa, ucapnya, dalam melakukan kerja bakti warga juga harus menerapkan protokol kesehatan (protkes). Tentunya agar terhindar dari virus Corona atau Covid-19.

Lanjut dia, pihaknya mengajak masyarakat untuk melakukan kerja bakti pada hari Sabtu atau Minggu setiap minggunya secara rutin. Selain itu juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami imbau warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.” pungkasnya. (Wati)

HUT PDI Perjuangan ke-49, DPD PDI Perjuangan Banten Aksi Serentak Tanam Pohon

BIN | Banten – Dalam rangka memperingati HUT PDI Perjuangan ke 49 tahun, DPD PDI Perjuangan Prop Banten melakukan gerakan penanaman pohon secara serentak di bantaran hilir sungai Cisadane yg berada di kota Tangerang, kec Neglasari , Kel mekar sari.

Sebanyak 5000 pohon mangrove juga pohon buah ( mangga, rambutan dan durian) ditanam di bantar sungai Cisadane untuk menjaga kelestarian sungai dan alam.

Acara penanman di Sungai Cisadane yang dilakukan oleh DPP Prov Banten juga memberikan secara simbolis 5000 pohon mangrove kepada aktivis lingkungan hidup yaitu kepada Yayasan Peduli Lingkungan Hidup Indonesia,

Diharapkan nantinya dapat di tanam disepanjang Bantaran sungai Cisadane yg berada di Prop Banten.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi ketua umum PDI Perjuangan ibu Dr. (H.C) Hj. Megawati Soekarnoputri untuk menjaga kelastaruan alam

Acara yang dilaksanakan tanggal 23 Januari 2022 bertepatan dengan peringatan Ulangtahun Ketua Umum PDI Perjuangan ke-75 tahun.

“Semoga panjang umur serta Sehat selalu,” ujar
H. Ade Sumardi, SE., M.Si sebagai DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten dalam rilisnya.

Ade Sumardi juga menambahkan himbauan untuk menanam pohon secara serentak se-Indonesia oleh DPP PDI Perjuangan dikarenakan ketua Umum PDI Perjuangan sangat mencintai Lingkungan sehingga menginstruksikan seluruh kader PDI Perjuangan untuk melestarikan lingkungan melalui gerakan penanaman pohon secara serentak di Seluruh Indonesia termasuk di Provinsi Banten.

Dalam sambutan ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, menghimbau kegiatan penanaman pohon ini tidak hanya dilakukan karena ada instruksi dari DPP Partai

“Jadikan serta tanamkan gerakan menanam pohon ini dilakukan oleh seluruh kader karena ibadah dan anjuran kepada Allah SWT, ” ujar Ade Sumardi.

Dampak bencana banjir, longsor, serta bencana alam lainnya merupakan bencana yang di sebabkan oleh ulah manusia yang tidak memperhatikan kelestarian Alam.

Untuk itu, PDI Perjuangan mengajak seluruh masyarakat Provinsi Banten untuk melaksanakan gerakan penanaman pohon.

‘marilah kita rawat Bumi kita yang kita cintai ini untuk kebaikan. Merdeka…” ujar Ade Sumardi.

Dalam kegiatan tersebut juga secara simbolis DPD PDIP Provinsi Banten menerima bingkisan kue keranjang ( kue cina/dodol cina) dari perwakilan masyarakat etnis Cina benteng, dlm rangka akan datagnya hari Imlek bagi warga sekitar yg mayoritas adalah warga etnis Cina benteng.

Penanaman secara serentak yg di lakukan oleh DPD PDI Perjuangan Prop Banten ini melibatkan, perwakilan dari badan partai tingkat Provinsi (bspn, badiklatda, Baguna, bbhar, bapilu dan BKN ), sayap partai tingkat Provinsi (TMP , Bamusi dan Repdem), Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Banten, Aktivis Lingkungan juga warga masyarakat sekitar.

Seoerti diketahui kegiatan ini di lakukan juga dlm rangka memberikan kesadaran kepd masyarakat umumnya utk tetap selalu menjaga lingkungan kita, bumi kita dr bencana yg mungkin bisa di timbulkan akibat penggundulan pohon oleh org yg tdk bertangung jawab.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat umum untuk bagaimana pentingnya menjaga keseimbangan alam.

” Semoga kegiatan ini bisa berjalan terus dan bisa ditiru atau diikuti oleh masyarakat sekitar bantaran sungai dan masyarakat luas pada umumnya ,”pungkas
DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten.(red)

Setuan Intelkam Polres Metro Bekasi Buka Gerai Vaksinasi Merdeka Booster Berani

BIN | Kabupaten Bekasi – Ratusan warga yang berada kampung Rawa Banteng Desa Jayamukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, mendapatkan Vaksinasi Merdeka Booster Berani yang di lakukan satuan intelkam polres metro Bekasi(Sabtu/ 22/01/22).

Bertempat di dalam perusahaan Harosa ratusan warga berkumpul untuk mendapatkan vaksinasi Merdeka Booster Berani tahap ketiga,di pimpin langsung kasat intelkam polres metro Bekasi AKPB Ervin Isdrianto SE.,M,Si.

Ratusan warga tampak antusias mengikuti vaksinasi jenis booster, dengan harapan dapat meningkatkan imun di tubuh ratusan warga yang melakukan vaksinasi.

Di tempat vaksinasi tersebut petugas intelkam polres metro Bekasi juga menurunkan Tim Tenaga Kesehatan yang terjadi dari Vaksinator 2 orang,Screening : 2 orang,Observator 2 orang dan petugas Inputor 2 orang.

Selain melakukan vaksinasi kepada ratusan warga petugas satuan intelkam polres metro Bekasi juga melakukan vaksinasi Merdeka Booster Berani tahap tiga pada ratusan karyawan yang berada di PT. Yuli Indonesia Dairy kawasan GIIC Desa Sukamukti Kecamatan Bojongmangu Kabupaten Bekasi dan PT. Dawee Elektronik KWS Jababeka Desa Harjamekar Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi

“Jenis Vaksin yang di berikan para ratusan karyawan di dua lokasi tersebut berjenis vaksin Moderna, dan yang mendapatkan vaksin merupakan masyarakat yang telah di vaksin tahap 2 selama 6 bulan”jelas Kasat Intel Polres Metro Bekasi AKPB Ervin Isdrianto SE.MSi.

“Sedangkan ratusan pada warga yang berada di kampung rawa banteng mendapatkan vaksinasi jenis Booster, dan itu merupakan vaksinasi tahap tiga”ujar Ervin.

Dengan dilaksanakan vaksinasi 3 Gerai secara Mobile yang di lakukan Sat Intel Polres Metro Bekasi dengan jumlah orang yang tervaksin dosis 3 sebanyak 535 orang,
di harapkan warga dapat terbebas dari wabah covid 19.

Sedangkan Pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di tiga tempat semuanya di lakukan dengan mematuhi protokol kesehatan.(Red)

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Hadiri Syukuran Sekretariat BPPH Pemuda Pancasila

BIN | Kabupaten Bekasi-Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bekasi gelar syukuran atas telah dibukanya Sekretariat baru yang beralamat di Jalan Raya Citarik RT 001/001, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jumat (21/1/2022).

Dalam acara syukuran yang digelar di Sekretariat baru BPPH PP turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN. Holik Qodratullah yang datang langsung dan mengikuti proses syukuran hingga selesai.

BN. Holik mengucapkan selamat dan sukses atas syukuran sekretariat baru BPPH PP Kabupaten Bekasi, dengan ini dirinya berharap agar BPPH PP bisa memberikan bantuan hukum kepada masyarakat Kabupaten Bekasi yang membutuhkan.

“Saya mengucapkan selamat kepada BPPH PP yang telah menggelar syukuran atas sekretariatnya yang baru, dengan ini berarti sudah remsi telah dibuka. Insyallah akan menyapa masyarakat apa yang menjadi persoalan mereka di Kabupaten Bekasi, terutama terkait permasalahan hukum,” kata dia, disela waktunya usai acara.

BN Holik yakin dengan sudah dibukanya Sekretariat BBPH PP Kabupaten Bekasi bisa banyak ikut serta membantu masyarakat yang terkendala permasalahan hukum. Artinya bahwa sungguh sangat bernilai keberadaannya (BPPH PP) bagi masyarakat.

“Saya percaya ini akan menjadi bagian dari yang tak ternilai harganya terkait dengan akan adanya bantuan hukum kepada masyarakat Kabupaten Bekasi dan mencoba mengeleminir persoalan-persoalan hukum di Kabupaten Bekasi,” kata dia.

Sementara, Ketua BPPH PP Kabupaten Bekasi Ujang Suryadi, SH. MH mengucapkan terima kasih banyak kepada Ketua DPRD yang telah meluangkan waktunya ikut serta dalam acara syukuran sekretriat BPPH PP yang baru.

“Saya mewakili seluruh anggota dan pengurus BPPH PP Kabupaten Bekasi mengucapkan terima kasih banyak atas kehadian Ketua DPRD diacara syukuran sekretariat kami yang baru, semoga dengan kehadian belaiu menjadi penyemangat kami dalam memberikan bantuan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata dia.

Bukan hanya itu, Ujang mengaku membuka lebar pintu sekretariat BPPH PP bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum. “bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum, kami siap membantu terutama bagi yang tidak mampu kami siap membantu secara gratis tanpa harus mengeluarkan biaya apapun,” tandasnya.(Red)

Danrem 071/Wijayakusuma Tinjau Bencana Alam Tanah Longsor di Petungkriyono.

BIN | Pekalongan – Bencana alam tanah longsor yang menimpa sejumlah titik diruas jalan di Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan ditinjau langsung Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., Jumat (21/1/2022).

Bencana alam tanah longsor yang terjadi pada Rabu (19/1/2022) ini mengakibatkan beberapa ruas jalan penghubung Petungkriyono-kayu puring tertutup material longsoran sehingga mengakibatkan arus lalu lintas sempat lumpuh total.

Danrem 071/Wijayakusuma saat meninjau menyampaikan apresiasinya kepada Dandim 0710/Pekalongan Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan yang telah cepat dan tanggap mengatasi kejadian bencana alam tanah longsor tersebut, dengan melakukan pembersihan dan membuka jalan di 6 titik ruas jalan yang tertimbun longsor bersama segenap komponen dan elemen masyarakat diwilayah, sehingga ruas jalan tersebut bisa dilalui masyarakat kembali.

Dikatakan Danrem saat jumpa pers mengatakan, kunjungannya ke lokasi bencana alam ini, setelah mendapat laporan dari Dandim 0710/Pekalongan terkait telah terjadinya tanah longsor di enam titik diruas jalan penghubung antara Petungkriyono dengan Kayu puring.

“Terkait dengan langkah-langkah penanggulangan bencana alam tanah longsor ini, kita telah bekerjasama dan bersinergi dengan segenap komponen baik dari Polri, Pemerintah Daerah maupun dengan instansi terkait lainnya”, terangnya.

Menurut Danrem, dengan situasi curah hujan yang sangat tinggi, tentunya kita memerlukan alat berat untuk memperbaiki keadaan tersebut. Dan ada langkah-langkah pencegahan untuk mengantisipasi jangan sampai terulang kembali. Hal ini nantinya akan kita bicarakan dengan steakholder lainnya untuk diambil langkah yang terbaik.

Danrem menghimbau dengan kejadian tanah longsor ini agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada dimusim yang ekstrim ini.

“Kepada masyarakat, saya menghimbau, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang terjadi saat ini, karena cuaca yang sangat ekstrim seperti saat ini, potensi terjadinya bencana alam sangat mungkin terjadi terutama bencana alam tanah longsor dan banjir”, pungkasnya.( Red/Dy )

Tinjau Langsung Kondisi Tanjung Adikarto, Kemendagri Siap Jembatani Upaya Pembangunan Lanjutan

BIN | Kulon Progo – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) meninjau langsung kondisi Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (20/1/2022). Tinjauan itu untuk menghimpun informasi seputar berbagai kendala yang membuat pelabuhan tersebut kurang berkembang.

Adapun tinjauan tersebut dipimpin Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) II Iwan Kurniawan yang diutus oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Bangda Sugeng Hariyono.

Dalam kunjungan itu, Iwan disambut oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Bayu Mukti Sasongka dan Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo Armansyah Gatot Subroto.

Ketiganya terlibat dialog membahas berbagai kendala yang membuat pelabuhan tersebut belum beroperasi secara maksimal. Dalam kesempatan itu, juga turut dibahas kondisi infrastuktur, dukungan pihak terkait, hingga potensi yang ada. Dialog juga dilakukan dengan mendengarkan masukan dari para nelayan.

Iwan menjelaskan, kedatangannya di Provinsi DIY untuk menginventarisasi berbagai permasalahan di daerah tersebut. Beberapa hari sebelumnya, Ditjen Bina Bangda juga berkunjung ke Provinsi Jawa Tengah dengan agenda serupa.

Berbagai permasalahan tersebut nantinya akan dibahas pada Rapat Koordinasi Teknis dan Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) bersama pemerintah daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan kementerian/lembaga lainnya. Rapat tersebut rencananya akan digelar pada Februari mendatang.

Dalam forum itu salah satunya akan dibahas mengenai program strategis pembangunan Tanjung Adikarto agar kementerian/lembaga memberi perhatian terhadap agenda tersebut.

“Untuk isu ini akan kami kawal di Rakortekrenbang supaya ada angka, ada kegiatan, ada anggaran yang diturunkan oleh K/L (kementerian dan lembaga) untuk menindaklanjuti pertemuan ini,” ujar Iwan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Bayu Mukti Sasongka mengatakan, pihaknya berharap pembangunan Tanjung Adikarto dapat segera diselesaikan. Dirinya juga berharap, Kemendagri dapat mengoordinasikan kementerian dan lembaga terkait lainnya untuk mendukung pembangunan tersebut.

Hal senada juga disampaikan Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo Armansyah Gatot Subroto. Dirinya berharap pembangunan bisa segera terwujud karena memiliki banyak dampak positif bagi kehidupan masyarakat sekitar. Selain di sektor kelautan dan perikanan, keberadaan infrastruktur tersebut akan berdampak ke sektor lainnya seperti pariwisata.

“Multiplier effect-nya akan banyak dengan adanya pelabuhan ini, jadi kita sangat menunggu-nunggu pelabuhan ini bisa segera beroperasi,” ujar Gatot.

Baik Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi DIY maupun Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, keduanya mengaku siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan Kemendagri dalam mendukung pembangunan di pelabuhan tersebut.

Diketahui, Tanjung Adikarto yang telah dibangun sejak 2005 belum beroperasi secara maksimal karena terbatasnya infrastruktur, seperti keberadaan pemecah ombak yang kurang memadai.

Akibatnya, nelayan kesulitan menyandarkan perahunya di dermaga utama Tanjung Adikarto karena ombaknya terlalu besar. Selain itu, jalur masuk perahu ke arah dermaga juga tertutup akibat sedimentasi, sehingga menyulitkan nelayan mengakses fasilitas tersebut.

Puspen Kemendagri