10 C
New York
Thursday, April 30, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 235

Giat Ops Yustisi Cegah Covid -19 Dan Omicron Di Wilayah Hukum Polsek Cibarusah

BIN | Bekasi – Giat kepolisian Oprasi Yustisi serta himbauan penegakan disiplin protokol kesehatan di wilayah kecamatan Cibarusah, anggota Polsek Cibarusah, Polres Metro Bekasi,Polda Metro Jaya,laksanakan himbauan kamtibmas dan edukasi protokol kesehatan. Minggu,
(6/2/2022) pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.

Pelaksanaan giat tersebut bertempat di depan Mako Polsek Cibarusah Jalan Raya Loji, Desa Cibarusah Kota Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, dengan 7 Petugas pelaksana anggota Polsek Cibarusah yang dipimpin Kanit Lantas Polsek Cibarusah Aipda Encep. Bentuk kegiatan tersebut memberikan himbauan tentang 5M dan penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 kepada pengguna kendaraan roda dua dan roda empat, serta kepada para pejalan kaki yang tidak menggunakan masker.

Kemudian pelaksanaan kegiatan ditujukan kepada masyarakat agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan karena covid-19 belum berakhir dengan mengedepankan 5M dalam kehidupan sehari – hari yaitu selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak/physical distancing, menghindari kerumunan dan mengurangi kegiatan di luar yang tidak penting.

Setelah itu petugas melaksanakan pembagian masker serta himbauan vaksinasi Booster dan pembinaan vaksinasi dilakukan agar masyarakat sadar pentingnya vaksin sehingga pelaksanaan vaksin pada masyarakat merata dan dapat meminimalisir penularan Covid-19, kemudian diharapkan juga masyarakat dapat antusias dan tidak takut lagi dengan tidak menyepelekan lagi adanya virus ,serta mengetahui informasi dari penularan virus Omicron yang terjadi saat ini. (Wati Ummu Arfi)

Pemerhati Anak, M.Rojak : Dorong Peran Serta Masyarakat Terbentuknya Posyandu Remaja

BIN | Bekasi,- Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melalui UPT Puskesmas Karang Satria bertempat di Kantor RW 08 Perumahan Taman Kintamani Desa Jejalenjaya Tambun Utara telah sukses melakukan kegiatan lounching terbentuknya Posyandu Remaja Kintamani. (5/1)

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Ibu Aulia mewakili Kasie Kesehatan Keluarga Bidang Kesehatan Masyarakat, Camat Tambun Utara Bapak Najamuddin, Lurah Desa Jejalenjaya Bapak Kumpul, Bimaspol, Babinsa Jejalenjaya, RS Kartika Husada Tambun Selatan, dan Pemerhati Anak Kabupaten Bekasi M.Rojak.

Sebelum acara simbolis peresmian terbentuknya Posyandu Remaja Kintamani, UPT Puskesmas Karang Satria menghadirkan tokoh Pemerhati Anak, M.Rojak, mantan Anggota Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) 2017-2019 sebagai narasumber dialog interaktif bersama warga perumahan Taman Kintamani, Jejalenjaya Tambun Utara.

“Saya sangat mengapresiasi terbentuknya Posyandu Remaja Kintamani yang di inisiasi ibu Susi selaku Kepala UPT Puskesmas Karang Satria beserta tim, Posyandu Remaja merupakan bagian program Pemerintah dilingkungan Dinas Kesehatan sangat perlu mendapat perhatian dan dukungan kita bersama segenap lapisan masyarakat.” Ujarnya M.Rojak

Ditambahkan lebih lanjut, M.Rojak menyampaikan, ” bahwa upaya bentuk perlindungan anak perlu pelibatan peran serta masyarakat secara aktif karena jelas disebutkan dalam Undangan- undangan Perlindungan Anak Nomor 35 tahun 2014 Pasal 72 ayat 1-2. Bahwa perlindungan anak dapat dilakukan secara perorangan maupun kelompok. Kehadirannya Posyandu Remaja dilingkungan masyarakat sebagai bentuk tanggungjawab setiap orang secara bersama-sama/kelompok untuk memastikan tumbuh kembang Remaja baik secara fisik dan mental.”

Penyebaran informasi seputar kesehatan masyarakat sangat penting utamanya dilingkungan terdekat yaitu keluarga.

“Perkara kesehatan, zaman dahulu orang tua sangat proaktif datang ke Posyandu membawa balita diperiksa fisiknya dengan diberikan imunisasi dan ditimbang secara rutin. Saat anak beranjak remaja kebanyakan orang tua saat ini melihat tumbuh kembang anak hanya secara fisik tapi kurang perhatian pada mentalnya. Orang tua tidak boleh abai pada perkara kesehatan mental remaja karena persoalan munculnya beberapa kasus kekerasan anak remaja timbul akibat kurangnya pengetahuan terhadap aspek kesehatan mental. Melahirkan generasi sehat secara fisik memang penting tetapi jauh lebih penting lagi juga secara mental.” Tegas Rojak, dalam paparannya.

Pemerintah Kecamatan Tambun Utara melalui Camat Bapak Najamuddin meminta kepada instansi pemerintah Desa Jejalenjaya untuk bersama-sama masyarakat agar merumuskan program pemberdayaan masyarakat lebih besar sekala prioritas posting anggaran kearah pemberdayaan masyarakat untuk dimasukkan kedalam rancangan APBD kedepannya.

“Saya selaku Camat Tambun Utara pastinya akan selalu medukung untuk merekomendasikan segala bentuk kegiatan masyarakat, baik itu oleh pemerintah desa dan Puskesmas Jejalenjaya, terlebih Posyandu Remaja ini sangat penting karena menyangkut kebaikan masa depan generasi kita. Kalau tidak ada program buat Posyandu Remaja saya akan coret, saya pastikan posyandu remaja mendapatkan dukungan yang bersumber dari APBD”, ujarnya Najamuddin, disambut tepuk tangan riuh oleh warga sekitarnya.

Dijelaskan Kepala UPT Puskesmas Karang Satria Ibu Susi, bahwa Tujuan Posyandu Remaja dibentuk untuk, Pertama, Memberikan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja. Kedua, Memberikan pengetahuan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi dan NAPZA bagi remaja. Ketiga, Menciptakan wadah generasi muda dimasing-masing desa sebagai wadah pembinaan dan memahami pentingnya gaya hidup sehat.( Ww )

Hindari Papasan, Sebuah Dump Truk Terguling Dijalan Pegadungan

BIN | Kabupaten Bekasi – Sebuah truk terguling di Jalan Raya Pegadungan, Kelurahan Sertajaya,Kabupaten Bekasi pada sore ini. Truk berplat nomor B 9167 FYU itu penuh dengan muatan tanah menuju lokasi proyek yang jaraknya sekitar 300 meter dari kejadian. Sabtu (5/02/2022).

Truk tersebut mengalami kecelakaan diduga akibat dari papasan dengan mobil lainnya,sehingga mobil truk tersebut tidak dapat menghindari lubang jalan akibat longsor yang berbulan – bulan belum diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi

“Kecelakaan di Jalan Raya Pegadungan terjadi sekitar pukul 15.15 WIB, mobil tersebut berpapasan dengan mobil lainnya dan tidak bisa menghindari lubang bekas longsor yang sampai saat ini belum juga diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi,mobil truk yang terguling sudah dalam penanganan petugas,” ujar Asep

Namun tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Petugas Lantas Polsek Cikarang Timur mendatangi tempat kejadian untuk memastikan penyebab kecelakaan yang sebenarnya. (Wati)

Forum Advokat Kabupaten Bekasi Giat Bakti Sosial Bantuan Sembako di Wilayah Muara Gembong

BIN | Kabupaten Bekasi – Ditengah guyuran hujan yang melanda sebagian besar wilayah Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi, tidak menyurutkan semangat para advokat yang tergabung di Forum Advokat Kabupaten Bekasi (FAKB) untuk melaksanakan kegiatan Bakti Sosial sumbangan sembako bagi masyarakat yang terdampak banjir rob, Sabtu (05/02/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Forum Advokat Kabupaten Bekasi Ulung Purnama, SH.,MH., Sekjen Deni Wijaya, SH, Dewan Penasehat H.Deddy Rohendi, SH., MH., Adv Sairan Nurdiansyah, SH., Adv Libet Astoyo, SH., Adv Sepriyanto, SH., Nawawi Hendrawan, SH. dan beberapa paralegal yang tergabung di KBH Wibawa Mukti diantaranya H.Aena Johan dan H.Cacu Suhendar.

Dalam kesempatan itu Forum Advokat Kabupaten Bekasi berkunjung ke kediaman Pak Darman Ketua Pokdarwis Citra Alam Bahari yang juga mantan Kepala Desa Pantai Mekar.

Sambutan hangat dari warga masyarakat sangat luar biasa dengan adanya kegiatan bakti sosial pembagian sembako. Ketua Forum Advokat Kabupaten Bekasi , Ulung Purnama, SH.,MH., menyampaikan, “Saya berterima kasih kepada Pak Darman Ketua Pokdarwis Citra Alam Bahari yang juga mantan kepala desa Pantai Mekar yang sudah menerima rombongan kami, bakti sosial dalam bentuk bantuan sembako yang kami berikan merupakan bentuk kepedulian para advokat yang tergabung di Forum Advokat Kabupaten Bekasi, semoga bermanfaat untuk masyarakat muara gembong”.

Pak Darman saat diwawancarai oleh awak media, mengatakan “Kehadiran para Advokat yang tergabung di Forum Advokat Kabupaten Bekasi sangat membantu dan membawa nilai positif untuk masyarakat. Banjir rob menjadi kendala saat ini bagi masyarakat Muara Gembong yang sebagian besar bekerja sebagai petani tambak dan nelayan”.

“Saya berharap perhatian dari pemerintah kabupaten maupun pemerintah propinsi atau lembaga-lembaga swadaya masyarakat Kabupaten Bekasi untuk sama-sama melihat dan membantu masyarakat muara gembong dalam mengatasi persoalan banjir rob yang sangat berdampak terhadap perekonomian.

Perlu diketahui bahwa potensi wisata, pertanian tambak di Muara Gembong sangat luar biasa, namun perlu perhatian serius dari pemerintah untuk mengembangkan itu semua”, paparnya.

Perwakilan masyarakat yang juga penggiat Pramuka peduli Muara Gembong, Zainul AS (Acong) juga menyampaikan, “Terima kasih kami perwakilan masyarakat Desa Pantai Mekar dan juga Pantai Bahagia kepada Forum Advokat Kabupaten Bekasi yang sudah jauh – jauh datang ke wilayah kami dalam kegiatan bakti sosial sumbangan sembako pada hari ini”.

“Yang dibutuhkan masyarakat muara gembong yang terdampak banjir rob adalah penanggulangan abrasi laut. Akibat adanya banjir rob saat ini warga membutuhkan bahan sembako untuk kelangsungan hidup karena warga tidak bisa beraktifitas seperti biasanya untuk menopang ekonomi keluarga, dengan hadirnya Forum Advokat Kabupaten Bekasi menjadi pemicu lembaga-lembaga swadaya masyarakat lain ataupun pemerintah untuk hadir memberikan bantuan kepada masyarakat Muara Gembong terdampak banjir rob”, tutupnya.( Red )

Kwarran Pramuka Cikarang Utara Helat Sosialisasi Program Kerja TH 2021 – 2024

BIN | Kabupaten Bekasi – Kepengurusan Kwartir Ranting Pramuka Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menggelar sosialisasi Program Kerja Masa Bakti 2021 – 2024 dengan seluruh para pembina SD/MI, SMP/MTS serta SMA/SMK/MA.

Helatan program kerja tersebut disambut antusias para tamu undangan yang diadakan di SDIT Insan Kamil Perumahan Graha Asri, Komplek Lavender, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sabtu, 05/02/2022.

Kegiatan rapat koordinasi dengan seluruh para pembina tersebut dalam rangka Sosialisasi Program Kerja Kwartir Ranting Cikarang Utara Masa Bakti 2021 – 2024 dengan menghadirkan narasumber dari Penerbit Erlangga

Romdhoni Sugianto Hasan, S. Pd. I selaku Ketua Kwarran Cikarang Utara mengatakan, “Alhamdulillah, saya ucapkan banyak-banyak terimakasih kepada seluruh para kakak pembina yang menghadiri serta pengurus kwarran sehingga acara ini bejalan baik dan lancar”.

Dari keterangannya, Kwarran Cikarang Utara sudah merancang program kerja kedepan di antaranya Bidang Anggota Muda dan Bidang Anggota Dewasa. Rencana tersebut menurutnya dari sosialaisasi hingga gelaran kegiatan akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi mengingat covid-19.

“Kami sudah siapkan rancangan kerja kedepan, insya Allah semua berjalan lancar. Diantaranya ada bidang anggota muda dan bidang anggota dewasa, dimulai dari sosialisasi hingga helatan kegiatan kondisional karena masih covid-19”. Tuturnya.

Sementara Ali Agung sebagai ketua panitia kegiatan bertutur, “Selain kepengurusan Kwarran Cikarang Utara yang baru, sudah cukup lama kita tidak ada kegiatan. Jadi, kami selaku pengurus Kwarran memiliki tanggung jawab untuk itu serta berusaha semaksimal mungkin untuk menggairahkan kembali keparamukaan khususnya di wilayah kami”.

Ia berharap dengan program kerja dan rapat koordinasi tersebut, diharapkan Pramuka khususnya di Cikarang Utara gereget, kembali bergairah dan menggeliat dengan program yang dicanangkannya. ( My )

Mukhtar Khairi; Dukung Pemerintah, TNI-POLRI Jaga Stabilitas Keamanan Negara

BIN | Jakarta – Sikap aparat hukum dalam menangani kasus terorisme menjadi salah satu kunci sukses dalam upaya penanggulangan paham intoleransi dan radikalisme.
 
Mukhtar Khairi, mantan narapidana terorisme yang sudah kembali cinta tanah air mengajak segenap masyarakat Indonesia untuk saling bahu-membahu mencegah paham intoleransi dan radikalisme yang kian masif pergerakannya di sosial media.
 
Melihat pada kejadian beberapa waktu lalu, paham intoleransi dan berujung tindakan radikalisme sudah terjadi pada lingkungan millenial.
 
Minimnya literasi pada generasi muda bangsa, ditambah derasnya arus informasi yang begitu masif yang didukung oleh kemajuan teknologi menjadi salah satu indikator suksesnya penyebaran paham intoleransi lewat narasi hoax di sosial media yang terbukti mampu mempengaruhi generasi muda untuk berperilaku intoleran.
 
Pemerintah telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan paham intoleransi dan radikalisme lewat kerjasama berbagai instansi seperti Polri, TNI dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
 
“Assalamualaikum wr wb, Saya Mukhtar Khairi eks. narapidana terorisme, dengan ini menyatakan bahwa saya sangat mendukung Kepolisian dan pemerintah untuk menangani serta memberantas paham intoleransi dan radikalisme serta ujaran kebencian hingga berita hoax demi menjaga Stabilitas kemananan Negara Republik Indonesia,” katanya
 
Ia juga mengajak mayarakat untuk bersama-sama menjaga kemanan, ketertiban dan terus menjalin harmonisasi.
 
Dengan pesan singkat ini saya berharap dan mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu menjaga kemanan dan ketertiban guna terciptanya harmoni berbangsa dan bernegara,” Ujarnya lewat pesan singkat kepada wartawan, Sabtu (22/1/22)
 
Sebagaimana yang telah diungkapkan peran serta masyarakat menjadi penentu dalam penanggulangan paham intoleransi dan radikalisme mulai dari pencegahan hingga menerima kembali eks. Napiter yang telah kembali mencintai negeri. ( My )

Sanksi Doping Akhirnya Dicabut, Puan: Jadikan Ini Pelajaran Penting

BIN | Ketua DPR RI Puan Maharani bersyukur atas pencabutan sanksi dari Badan Anti Doping Dunia (WADA) kepada Indonesia. Menurutnya, pencabutan sanksi ini sangat melegakan, khususnya para atlet nasional yang sedang mempersiapkan diri bertanding pada sejumlah ajang internasional yang akan datang.

“Saya memberikan apresiasi atas upaya tim Indonesia yang berhasil menghapus sanksi dari WADA. Maka pengalaman ini harus bisa dijadikan pelajaran penting supaya ke depan tidak terulang lagi,” ujar Puan, Jumat (4/2/2022).

Sanksi dari WADA diberikan pada September 2021 akibat Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) dianggap tidak patuh dalam menerapkan program pengujian doping. Akibatnya Indonesia tak bisa mengibarkan Bendera Merah Putih dalam event-event internasional meskipun keluar sebagai juara.

Dalam ajang Thomas Cup lalu, Bendera Merah Putih tidak bisa dikibarkan walaupun tim Indonesia keluar sebagai pemenang. Kejadian tersebut sempat membuat kecewa masyarakat Indonesia. Apalagi, hukuman dari WADA selama satu tahun juga dapat mengancam Indonesia tidak bisa menjadi tuan rumah event olahraga internasional.

Puan menilai, upaya cepat dari Pemerintah bersama pihak-pihak terkait patut diapresiasi karena akhirnya Indonesia tidak harus menjalani hukuman selama satu tahun.

“Kita merasakan betapa kecewanya saat tim Indonesia menang di ajang dunia seperti Thomas Cup kemarin, tapi Bendera Merah Putih yang menjadi kebanggaan kita tidak bisa berkibar di podium,” sebutnya.

“Tapi kita akhirnya lega bahwa masalah yang menjadi sorotan besar masyarakat Indonesia ini bisa cepat teratasi, dan menjadi pelajaran berarti untuk tidak mengulanginya lagi,” imbuhnya.

Keputusan pencabutan sanksi WADA yang sudah diumumkan hari ini juga dinilai akan berdampak pada semangat atlet Merah Putih pada ajang-ajang olahraga internasional selanjutnya. Apalagi di tahun ini, kata Puan, perhelatan Asian Games akan digelar.

“Bayangkan kalau Bendera Kita tak juga berkibar di podium Asian Games. Padahal kita punya atlet-atlet hebat yang saya yakin akan membawa banyak medali kemenangan,” kata mantan Wakil Ketua Pengarah Asian Games 2018 ini.

Puan pun berpesan kepada LADI agar tidak lagi lalai untuk mengikuti aturan-aturan yang diharuskan, khususnya yang terkait dengan kebijakan internasional. Sebab dampaknya bukan hanya akan dirasakan lembaga secara internal, tapi juga oleh para atlet serta rakyat Indonesia secara keseluruhan.

“Kelalaian bisa berakibat pada nama baik dan kehormatan bangsa. Saya juga berharap Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga, terus melakukan pengawasan agar Indonesia terhindar dari segala sanksi di dunia olahraga,” tutup Puan.( Red )

Encun Camat Cibitung: Bank Sampah di RW 18 Perumahan Bekasi Regency Berhasil Dalam Menciptakan Lingkungan Bersih

BIN | Kabupaten Bekasi – Camat Cibitung, Encun Sunarto menjadikan RW 18 Perumahan Bekasi Regency, Desa Wanasari sebagai role model dalam pengolahan sampah rumah tangga dengan mengoptimalkan peran bank sampah.

Bank sampah di RW 18 Perumahan Bekasi Regency dinilai berhasil dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat yang kemudian membuat Kecamatan Cibitung keluar sebagai juara 1 tingkat Provinsi Jawa Barat kategori Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS).

“Iya saya lihat hadirnya bank sampah di RW 18 ini sangat positif dan memiliki peran yang besar dalam meminimalisir pembuangan sampah ke TPS. Kita melihat banyak sampah-sampah produktif yang bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” ucap Encun, Kamis (03/02/22).

Menurutnya, pemerintah kecamatan menginginkan output lingkungan bersih dan sehat ini menular terhadap semua Rukun Warga (RW) yang ada di Kecamatan Cibitung. Sebab pengelolaan bank sampah membawa manfaat besar jika dikelola dengan baik dan dengan treatment yang tepat.

“Sampah-sampah rumah tangga nyatanya jauh bernilai ekonomis. Kita punya inovasi ecoenzime yang didapat melalui fermentasi dari sampah, ecoenzime ini fungsinya seperti desinfektan yang saat ini sedang dilakukan uji lab dan dari PMI pun sudah dikatakan bahwa ini bisa digunakan,” katanya.

Oleh sebab itu, dirinya menginginkan setiap RW di Kecamatan Cibitung memiliki bank sampah yang dikelola secara langsung dengan melibatkan para pengurus RT dan RW, dengan memaksimalkan tempat yang tidak terpakai untuk keperluan bank sampah tersebut.

“Kita berharap setiap RT menjadi unit-unit bank sampah yang kemudian dikumpulkan di masing-masing RW. Kita yakin bahwa inovasi bank sampah di lingkungan warga ini mampu menjadi terobosan yang baik khususnya untuk Kabupaten Bekasi dalam mengurangi volume sampah rumah tangga di TPS,” ujarnya. ( Red )

Pesilat Kabupaten Bekasi Akan Tampil Ajang Sea Games Hanoi

BIN | Kabupaten Bekasi – Dua pesilat asal Kabupaten Bekasi, dipastikan tampil di ajang Sea Games Hanoi, Vietnam yang akan digelar pada 12-23 Mei 2022. Mereka ikut mewakili Indonesia setelah berhasil lolos pada Seleksi Nasional (Seleknas) pada 04 Desember 2021.

“Ya, dua atlet kita berhasil lolos seleknas. Kini, tengah menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas),” ujar Kepala Pelatih Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Bekasi, Bayu Hananto Kurniawan pada Kamis (3/2/2022).

Adapun dua atlet yang berhasil meraih tiket Sea Games tersebut yakni Rahmawati dan Asep Yuldan Sani. Kini keduanya tengah menjalani training centre di Padepokan Pencak Silat TMII.

“Di Sea Games nanti Rahmawati turun di satu nomor, dan Asep turun di dua nomor yakni beregu putra dan tunggal putra,” ucapnya.

Bayu menyebutkan, pada Sea Games nanti lawan- lawan kuat akan dihadapi dua atletnya. Meski begitu, dirinya optimistis atletnya akan memberikan hasil maksimal bagi Indonesia.

“Sejauh ini atlet sudah sangat siap. Karena sudah melangsungkan TC dan sebelumnya juga sudah menjalani latihan intensif,”.( Red )

Polres Metro Bekasi Gebyar Expo Virtual Barang Bukti 2022

BIN | Kabupaten Bekasi – Polres Metro Bekasi menggelar kegiatan pengembalian barang bukti dengan tema ‘Gebyar Expo Virtual Barang Bukti Polres Metro Bekasi 2022’ di halaman Mapolres, Kamis (3/2/2022).

Sebanyak 68 unit motor curian hasil tangkapan tahun 2021 dan Januari 2022. Seluruhnya ditampilkan ke masyarakat untuk dikembalikan kepada pemiliknya.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setiawan mengatakan, gebyar expo ini juga dilakukan secara virtual melibatkan kepolisian sektor di wilayah hukumnya serta telah diinformasikan serta disebarluaskan melalui Instagram atau situs – situs resmi akun Polres Metro Bekasi sebelumnya kepada masyarakat.

“Kami melakukan pengembalian barang bukti, secara virtual di polsek-polsek dan Polres Metro Bekasi, didampingi perwakilan Kejari Cikarang dan Pengadilan Negeri Cikarang,” kata Kombes Pol Gidion Arif Setyawan.

Gidion juga menyampaikan dari total 68 sepeda motor yang dipamerkan, sebanyak 12 unit di antaranya diserahkan langsung secara simbolis kepada pemilik maupun pihak keluarga korban kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang mendatangi Mapolres Metro Bekasi.

“Ada 12 orang yang hadir di sini untuk dikembalikan motornya dan kami serahkan. Ada juga 68 sepeda motor lainnya yang kami sampaikan informasinya secata virtual maupun fisik. Ini adalah hasil temuan Januari 2022, Desember 2021 dan bulan-bulan sebelumnya,” Ungkapnya.

Sedangkan 68 unit sepeda motor lainnya sudah teridentifikasi pemiliknya dan akan diserahkan kembali ke polsek-polsek yang telah melakukan ungkap kasus.

Gidion mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan motor agar membawa surat-surat bukti kepemilikan untuk dicocokkan kembali dengan data yang telah dikantongi kepolisian.

“Harus memiliki identitas kepemilikan yang sah. Kalau terjadi peralihan atau balik nama terhadap pemiliknya diinformasikan saja, kami sudah pegang datanya. Kalau belum dihubungi petugas kami, silakan datang ke sini, kalau memang mirip dan cocok identitasnya akan kami kembalikan. Dan ini gratis, tidak dipungut biaya,” Ungkapnya.

Selain itu, Sunari seorang korbn kasus curanmor mengaku bersyukur setelah motornya ditemukan oleh polisi. Sunari menceritakan bahwa dirinya telah menjadi korban pembegalan di Kalimalang pada 17/10/2021 lalu.

“Hilang motor tanggal 17/10/2021, pada saat pulang kerja tepatnya malam minggu sekitar jam 1 malam saya dicegat sama tiga orang. Pelaku bawa senjata tajam berupa cerulit dua orang. TKP di Tegal Gede Kalimalang, bawah ‘fly over’. Pas mau pulang kerja di MM2100 jam satu malam. Hitungan detik lah itu, dua kali dibacok, saya menghindar dan menyelamatkan diri, lalu motor dibawa kabur,” kata Sunari.( Red )