BIN | Jakarta – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran bersama dengan Forum Wartawan Polri (FWP) merayakan Hari Pers Nasional (HPN) yang ke-76 di Polda Metro Jaya pada Selasa (8/2/2022) pagi tadi.
“Selamat Hari Pers Nasional yang ke-76. Ini usia yang tidak muda lagi. Mudah-mudahan dengan usianya yang sudah matang, insan pers khususnya teman-teman Forum Wartawan Polri akan semakin profesional, semakin kritis, objektif dalam memberitakan hal-hal yang berkaitan dengan Polda Metro Jaya,” kata Irjen Pol Fadil kepada wartawan di Polda Metro Jaya.
Dalam sambutannya tersebut, Irjen Pol Fadil mengungkapkan pandangannya terhadap awak media. Menurutnya, wartawan bukan hanya sekadar mitra kerja, melainkan sahabat.
“Saya paham, sepenuhnya wartawan Polda Metro Jaya bukan hanya mitra, tapi sahabat buat saya. Jangan bosan berikan kritik, saya akan menghadapi semua untuk introspeksi,” sambung Kapolda Metro.
Lebih lanjut, pimpinan tertinggi di Polda Metro Jaya itu kemudian berbicara terkait pandemi Covid-19. Di hari pers ini, ia meminta agar awak media lebih gencar dalam memberitakan bahaya virus Covid-19 varian Omicron agar masyarakat lebih waspada dan tidak panik.
“Bantu kami untuk sosialisasikan ke masyarakat, namun harus waspada. Artinya kita tidak boleh menyepelekan, seperti yang saya katakan kita tidak usah panik. Yang perlu sekarang teman-teman media memberitakan, memotret dan beritakan ke kami agar kita bisa tolong masyarakat jika ada yang terinveksi,” jelas Irjen Pol Fadil.
Adapun dalam rangkaian peringatan HPN ini, acara dilanjutkan dengan pemberian plakat dari FWP ke Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran serta pembagian sembako untuk warga DKI Jakarta yang terdampak Covid-19 dan banjir. (Red/Wati)
BIN | Kabupaten Bekasi – Kecamatan Bojongmangu pada tahun anggaran 2021 mendapat anggaran pembangunan sebesar Rp 28 miliar yang dialokasikan untuk pembangunan jembatan penghubung jalur lintas selatan antara Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang.
“Untuk tahun anggaran 2022 Kecamatan Bojongmangu mendapatkan alokasi anggaran kurang lebih Rp 29,5 miliar. Salah satunya untuk pengadaan tanah jalan pendekat jembatan Sungai Cibeet,” kata Camat Bojongmangu, Agung Suganda saat menyampaikan sambutan di acara Musrenbang tingkat Kecamatan Bojongmangu, pada Senin (07/02/22).
Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodratullah hadir pada Musrenbang tersebut mengatakan, masyarakat Bojongmangu tidak boleh tergilas oleh pesatnya perkembangan jaman dan tidak terasing di tanah kelahiran sendiri.
“Warga Bojongmangu sekarang ini harus terbuka, bagaimana perusahaan besar dari Korea seperti Hyundai ada di Bojongmangu. Jadi bukan hanya pembangunan fisik yang harus dikedepankan, tapi bagaimana peningkatan sumber daya manusianya juga harus mengimbangi,” ujarnya.
Holik berharap semua perusahaan besar di Kecamatan Bojongmangu dapat berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja lokal dari wilayah Kecamatan Bojongmangu.
“Tenaga kerja yang mengisi perusahaan-perusahaan itu diharapkan ke depan adalah putra putri Bojongmangu,” ucapnya.
Ia juga menandaskan, semua pihak punya tanggung jawab moral bagaimana memaksimalkan anggaran pembangunan sehingga dapat mensejahterakan masyarakat.
“Insya Allah dari apa yang kita lakukan pada hari ini, mudah-mudahan pembangunan Bojongmangu terus berkembang,” ujarnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Bahkan jumlahnya mencapai dua setengah kali lipat dari angka kasus aktif puncak varian Delta pada tahun 2021 lalu.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah mengatakan, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi hingga Senin, 7 Februari 2022 mencapai sekitar 6.000 kasus.
Namun demikian Alamsyah menegaskan, untuk keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit rujukan di Kabupaten Bekasi masih terkendali.
“Ya, untuk bed occupancy rate (BOR) rumah sakit kita hari ini, untuk ICU 9 persen dan untuk Non ICU 49 persen. Itu setengah dari kapasitas maksimal seperti puncak kasus delta tahun kemarin,” kata Alamsyah usai mengikuti rapat koordinasi bersama Forkopimda di Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Senin (07/02/22).
Pihaknya menyebutkan, dari jumlah yang terkonfirmasi positif tersebut sebagian besar menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah, karena masih kategori gejala ringan dan tanpa gejala.
“Untuk isolasi terpusat, kita sedang menyiapkan 1.000 tempat tidur. Sedangkan yang saat ini dirawat sekitar 200 orang lebih yang tersebar di 52 rumah sakit rujukan,” terangnya.
“Sejauh ini di Kabupaten Bekasi sendiri baru ada satu kasus Omicron yang sudah terkonfirmasi, dan saat ini pasien tersebut sudah sembuh,” ungkapnya.
Alamsyah menerangkan, lonjakan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi tidak terpusat di klaster tertentu, tetapi menyebar di beberapa klaster.
“Yang terbanyak itu dari klaster keluarga, dari klaster industri ada 488 orang yang tersebar di 12 perusahaan dan dari klaster sekolah 47 orang,” jelasnya.
Terkait pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah, Alamsyah mengatakan, sesuai arahan dari Gubernur Jawa Barat, kebijakannya menyesuaikan dan dikembalikan ke daerah masing-masing.
“Jadi skemanya mungkin dilihat dari waktu satu minggu ini, kalau memang terjadi peningkatan, PTM akan dihentikan. Sekarang ini PTM masih berjalan 50 persen,” tambahnya.
Peningkatan kasus Covid-19, kata Alamsyah, tidak hanya terjadi di Kabupaten Bekasi, tapi juga di daerah lain. Selain itu, peningkatan kasus ini, tidak disertai dengan peningkatan kasus pasien yang dirawat di rumah sakit, ataupun kematian.
“Kita tetap menyiapkan langkah-langkah terhadap lonjakan kasus ini, tapi Insya Allah kita bisa melewatinya. Prediksi kita akhir Februari atau Minggu pertama Maret mudah-mudahan kita bisa melewati Omicron ini,” harapnya.
Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, terutama memakai masker saat beraktivitas.( Red )
BIN | Purwokerto – Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., bersama Forkopimda Banyumas, mengikuti Video Conference (Vicon) dengan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, Senin (7/2/2022) di Smart Room Graha Satria Kabupaten Banyumas.
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo menyampaikan beberapa arahan penting terkait perkembangan situasi Pandemi Covid-19 yang saat ini tengah pesat peningkatannya akibat adanya varian baru Omicron.
Dikatakan, trend kasus Omicron dunia seperti USA, Inggris dan Prancis, kasusnya masih sangat tinggi, tetapi untuk tingkat rawatnya dibawah varian Delta.
“Kita ingin menangani varian Omicron dengan manajemen yang lebih baik dari varian Delta, varian Omicron di Indonesia saat ini 93 % berada di Jawa dan Bali, tetapi tingkat rawat dan kematian masih rendah”, ujar Presiden RI.
Presiden menghimbau agar berhati-hati terhadap varian Omicron. Peningkatan kasus terjadi di Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI dan Banten, tetapi kematian masih rendah dan hospitalisasi masih cukup.
” Kasus jg terjadi di Bali dan terus meningkat, hospitalisasi juga tinggi, seperti kasus varian Delta yg terjadi bergelombang dalam rentang 2-3 minggu kemudian berkurang.
Diharapkan pada penanganannya harus disiapkan dengan baik untuk menghadapi varian Omicron ini”, jelasnya.
Diterangkan, dari pasien varian Omicron 66 % tanpa gejala. Sehingga harus berhati-hati dengan kasus varian Omicron. Bagi yang mengalami gejala ringan dan tanpa gejala agar diprioritaskan melaksanakan Isoman, sedangkan rumah sakit dipergunakan hanya untuk yang bergejala berat”, terangnya.
“Karakter pasien yang meninggal 66%, karena mereka yang belum vaksin lengkap. Artinya, vaksin berperan penting untuk menekan angka kematian kasus Omicron”, lanjutnya.
“Capaian vaksinasi sangat menentukan, karenanya, Para Pejabat terkait agar melihat angka capaian vaksinasi didaerah yang masih dibawah 70%, untuk mempercepat vaksinasi dosis pertama dan kedua bagi Lansia”, paparnya.
Presiden menghimbau untuk disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan, terutama dalam penggunaan masker dan percepatan Vaksinasi, Disamping itu, semua rumah sakit agar dicek kembali terkait dengan kesiapan obat-obatan, alat kesehatan, serta berkoordinasi dengan Kemenkes.
Masyarakat harus terus diberi pemahaman terkait Covid-19 terutama varian baru Omicron, dan manajemen penanganan harus tetap dikedepankan, pungkasnya.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Kecamatan Bojongmangu menggelar acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bojongmangu Tahun Anggaran 2023 yang berlangsung di aula Kecamatan Bojongmangu, Desa Bojongmangu,Kecamatan Kabupaten Bekasi, pada Senin (7/02/22) pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi , Bapeda, Dewan dapil 1,Camat Bojongmangu, Kepala Desa sekecamatan Bojongmangu, Danramil 09/Cibarusah, Polsek Cibarusah yang diwakili oleh WakaPolsek, Ketua BPD sekecamatan Bojongmangu dan Ketua RT/RW sekecamatan Bojongmangu.
Dalam sambutannya, Camat Bojongmangu Agung Suganda menyampaikan, tema Perencanaan Pembangunan Daerah tahun 2023 adalah pemantapan ketahanan ekonomi daerah yang berdaya saing, melalui percepatan pembangunan Infrastruktur yang berkualitas menuju Bekasi bangkit dan sejahtera, sehingga perekonomian masyarakat Bojongmangu bisa terbantu dari segala bidang, baik itu bidang pertanian, bidang perternakan , bidang pendidikan, bidang keagamaan, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat Bojongmangu pun tumbuh pesat tidak ada lagi warga yang miskin.
“Mudah-mudahan dengan adanya Musrenbang yang dihadiri oleh pejabat daerah Kabupaten Bekasi, apa yang kita harapkan dapat terealisasi dalam semua bidang di Kecamatan Bojongmangu ini, sehingga masyarakat Bojongmangu bisa tumbuh pesat perekonomiannya.” Pungkas Camat Bojongmangu. (Wati)
BIN | Bekasi – Guna meningkatkan tali silaturahim, Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bekasi mengadakan Pertemuan Rutin di Living Plaza Jababeka, kabupaten Bekasi, Senin (07/02/2022).
Dengan Gebyar Bazar UMKM GOW mengambil Tema “Membangun perempuan Kreatif Indonesia Maju”. Dalam pertemuan tersebut nampak di hadiri 33 organisasi kewanitaan dan menampilkan 28 stand hasil karya UMKM.Ahmad Marzuki PLT Bupati kabupaten Bekasi dalam sambutan nya menyampaikan “saya sangat antusias melihat kegiatan pertemuan rutin GOW ini dan mengharapkan kegiatan ini dapat terus meningkatkan peran dan fungsi wanita itu sendiri, serta berperan aktif dalam UMKM yang dapat membantu masyarakat pada umum nya”. Lebih lanjut menyampaikan, dengan ini saya buka pertemuan rutin Gabungan Organisasi Wanita, “pungkas nya”
Dalam Pertemuan Rutin GOW tersebut Dra. Hj. Ani Gustini, M.M. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Bekasi tidak nampak hadir di karenakan masih dalam kondisi berkabung.
Dalam sambutan yang di wakilkan oleh Titin Fatimah menyampaikan, semoga dalam pertemuan rutin ini dapat meningkatkan peran wanita serta peningkatan pemahaman wanita terhadap inovasi, teknologi pemberdayaan, dan semua itu bermuara pada peningkatan sumber daya wanita itu sendiri, lebih lanjut mengucapkan terima kasih akan kehadiran ibu plt Bupati bekasi dan memohon untuk membuka secara langsung akan pertemuan rutin GOW kabupaten Bekasi ini, “pungkas nya”.
Mimi Mintarsih Ketua DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi ketika di temui di sela sela kegiatannya menyampaikan, “Kami Srikandi Pemuda Pancasila kabupaten Bekasi sangat antusias akan di selenggarakan nya pertemuan rutin ini di mana dalam cara ini juga menyelenggarakan gebyar UMKM yang saat ini sudah 28 stand yang dibuka termasuk dari stand srikandi Pemuda Pancasila itu sendiri.
Untuk kegiatan gebyar UMKM di buka selama 13 hari, dalam kesempatan ini juga saya berharap terwujud nya wanita tangguh, terampil, mandiri, berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat. Lebih lanjut Ketua DPC Srikandi Pemuda Pancasila Mimi Mintarsih menyampaikan, dalam gebyar UMKM ini Srikandi Pemuda Pancasila juga membuka stand yang menampilkan produk produk diantara nya, Kembang Goyang, Keripik pisang , Stik Bawang, Peyek pastel Keripik ubi dll, semua itu hasil karya UMKM Srikandi Pemuda Pancasila “pungkas nya”.
Dalam pertemuan rutin GOW tersebut di isi acara seminar dan dialog serta para peserta yang hadir di suguhkan penampilan seni tari dari kabupaten Bekasi. (Tim)
BIN | Sambas – Untuk mendukung pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk, Motaain dan Skouw, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melakukan kunjungan ke lokasi pengembangan ekonomi di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat pada Jumat (4/2/2022).
Hasil peninjauan ini dilaporkan Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan (Deputi II) Paulus Waterpauw, kepada Kepala BNPP yang notabene Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. “Peninjauan Lokasi Pelaksanaan Program/Kegiatan Inpres Nomor 1 Tahun 2021 di Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat oleh Tim PKPD dan Tim PRKP Kedeputian II,” lapor Paulus.
Tim yang dimaksud Paulus tersebut, adalah Tim BNPP yang diwakili oleh Asisten Deputi (Asdep) Potensi Kawasan Perbatasan Darat (PKPD) Asnil dan Asdep Penataan Ruang Kawasan Perbatasan (PRKP) Suroyo, beserta jajaran di bawah Kedeputian Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan.
Tim tersebut menemukan sejumlah kendala yang menghambat pengembangan agrikultur, perikanan, dan industri di kecamatan perbatasan di Kabupaten Sambas.
Di Kecamatan Tebas dan Salatiga, petani padi hibrida dan padi rawa kesulitan mempertahankan keberlanjutan produksi beras karena kurangnya dukungan pupuk bersubsidi dan rendahnya harga gabah kering, terutama saat panen raya berlangsung. Selain itu, sedikitnya permintaan beras premium dan timpangnya bantuan untuk padi hibrida membuat petani enggan melanjutkan budidaya tanaman ini.
“Untuk padi hibrida, cuma ada bantuan benih saja. Jadi, diminta harus disamakan dengan padi rawa. Harus ada (bantuan) penunjang yang lainnya,” tutur Asdep PKPD Asnil.
Pertanian serupa di Kecamatan Sejangkung juga menghadapi kendala sarana dan prasarana, yakni kurangnya unit traktor untuk mengolah lahan dan mesin perontok padi untuk memproses hasil panen. Saat ini, hanya terdapat satu unit traktor yang digunakan oleh sembilan kelompok tani. Sementara itu, mereka juga tidak memiliki mesin perontok padi sehingga proses pascapanen dilakukan secara manual.
Di Kecamatan Tekarang dan Sebawi, pengembangan kawasan sentra produksi tanaman jeruk yang menerapkan teknologi Buah Berjenjang Sepanjang Tahun (Bujangseta) terkendala oleh susahnya pengaturan waktu panen, rendahnya kemampuan petani, masalah produksi pascapanen, kondisi alam yang tidak menentu, hama penyakit, mahalnya sarana produksi, sulitnya akses permodalan, serta buruknya akses jalan usaha tani.
Sementara itu, pembangunan pusat pembenihan dan pengembangan kawasan sentra produksi tanaman lada di Kecamatan Galing terkendala oleh infrastruktur jalan yang belum memadai. Akses menuju lokasi bahkan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.
Begitu juga dengan industri kemasan lada di Kecamatan Sejangkung. Akses ke lokasi masih berupa jalan desa sehingga perlu ada peningkatan agar dapat dilalui kendaraan logistik. Selain itu, kawasan ini juga belum terjangkau oleh jaringan internet.
Tim BNPP juga sempat meninjau pembangunan jalan nasional ruas Tebas-Jembatan Sambas Besar yang menjadi akses utama Pusat Pariwisata Temajuk.
“Diharapkan ke depan, Pusat Pariwisata Temajuk akan lebih cepat berkembang dengan dibangunnya jembatan dan jalan ini,” ungkap Asnil.
Selain meninjau pelaksanaan Inpres 1 Tahun 2021, tim turut berkunjung ke Desa Pemangkat Kota di Kecamatan Pemangkat untuk melihat potensi budidaya ikan tangkap darat. Di lokasi tersebut, kurangnya jumlah ekskavator menjadi kendala yang menghambat pengembangan tambak seluas 850 hektare.
BIN | Bekasi – UMKM Cibarusah Kota menggelar pelatihan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan penerimaan UMKM di wilayah Cibarusah Kota, Kecamatan Cibarusah ,Kabupaten Bekasi,pada Minggu (6/1/2022) bertempat di aula Desa Cibarusah Kota, pukul 13.00 sampai dengan 15.00 WIB.
“Kegiatan ini sangat baik dilakukan, selain fungsi pendataan ,kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat khususnya yang memiliki usaha tentang arti penting memiliki NIB bagi usahanya”, ungkap Suparman Koordinator UMKM Cibarusah Kota kepada media Beksi Indonesia News.
Pada sesi pelatihan ini, peserta dibimbing secara detail mulai dari proses awal pendaftaran akun di oss.go.id hingga melengkapi data pelaku usaha dan data kegiatan usaha.
Hasil dari pelatihan ini nantinya peserta akan mendapatkan fisik NIB bagi usahaya. Hal-hal yang perlu disiapkan saat mengikuti pelatihan adalah data NIK, email aktif dan nomor telpon seluler aktif. Bagi para pelaku usaha yang belum berkesampatan mengikuti sesi pelatihan bisa melakukan pendaftaran online di oss.go.id.(Wati)
BIN | Bekasi – Warga Perumahan Puri Persada Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi, gelar pemilihan Ketua RW 12 di aula Kampung Tangguh Puri Persada, Minggu (6/1/2022).
Dengan mempertimbangkan kondisi pandemi covid-19 saat ini, maka pemilihan dilakukan secara door to Door, yakni dengan cara Ketua RT didampingi oleh Saksi, panitia dan tim keamanan melakukan kunjungan ke masing-masing rumah untuk memilih calon Ketua RW.
Pemilihan ketua RW bisa dilakukan secara musyawarah, namun untuk menghindari kecemburuan sosial, maka tetap diadakan pemilihan langsung. Sesuai kesepakatan pada saat musyawarah penjaringan kemarin, sistem pemilihan secara door to door ini dilakukan untuk menghindari kerumunan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Pemilihan ketua RW ini dilakukan dengan cara door to door oleh panitia dan saksi, ini untuk menghindari kerumunan massa karena kita ketahui saat ini masih situasi pandemi,” ujar Rizal Ketua BPD Sindangmulya kepada media Beksi Indonesia News.
Pemilihan ketua RW kali ini Terdapat tiga kandidat yang mencalonkan diri untuk maju sebagai Ketua RW 12. Nama -nama calon peserta Ketua RW 12, Nomor Urut 1. Piat Supriatna. Nomor Urut 2. Malik Ibrahim dan Nomor Urut 3. Muliadin , dan semua peseta sudah memenuhi syarat sesuai aturan yang berlaku ,sampai berita ini di turunkan untuk perolehan sementara di pimpin nomor urut 2. Malik Ibrahim. (Wati)
BIN | Kabupaten Bekasi – DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi lakukan perhelatan HUT ke-14 di Icon City, Kecamatan Cikarang Pusat Bekasi, Minggu 06/02/2022.
Perayaan HUT Partai Gerindra ini dilakukan secara virtual bersama Sekretaris DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani, dan DPD Partai Gerindra Jawa Barat yang dihadiri juga sayap Partai salah satunya Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) PC Kabupaten Bekasi dan PPIR.
Dalam acara tersebut selain pengurus DPC Kabupaten Bekasi juga dihadiri beberapa anggota DPRD Fraksi Gerindra Kabupaten Bekasi.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha mengatakan bahwa semoga tetap bisa menjadi juara di Kabupaten Bekasi dan bisa bertambah kursi legislatif di DPRD Kabupaten Bekasi dan bisa mengantarkan Kader terbaiknya untuk menjadi Bupati Bekasi.
”Kami disini melaksanakan acara kegiatan HUT Partai Gerindra yang ke-14 yang tadinya akan dilakukan di 1 (satu) titik di tingkat Provinsi, dengan memahami situasi saat ini maka dilaksanakan di masing – masing DPC, dengan sederhana yang hanya dihadiri para anggota fraksi dengan acara potong tumpeng serta santunan anak yatim piatu,” Ucapnya.
Lanjut ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi, ”Semoga Gerindra bisa kembali menang di Kabupaten Bekasi dan di tahun 2024 mendatang bisa menambah kursi legislatif, serta bisa memenangkan kader terbaik kami pada pesta demokrasi Pilkada Kabupaten Bekasi,”.
Junaedi S.Sos selaku ketua sayap Partai Gerindra PC Satria Kabupaten Bekasi mengungkapkan harapan yang sama dengan ketua DPC Kabupaten Bekasi di hari Ulang Tahun Partai Gerindra ke-14 ini.
”Semoga tetap solid dan kompak selalu mulai dari titik ranting hingga tingkat DPC, dan Partai Gerindra bisa mempertahankan tradisi juaranya di Kabupaten Bekasi serta bisa menambah kursi Legislatif di DPRD Kabupaten Bekasi, serta bisa memenangkan di Pilpres 2024 mendatang dan Prabowo menjadi Presiden,”Harapnya.
Dalam acara ini juga diisi oleh santunan yatim piatu dan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh ketua DPC Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha.( Red )