5 C
New York
Sunday, March 15, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 235

Mukhtar Khairi; Dukung Pemerintah, TNI-POLRI Jaga Stabilitas Keamanan Negara

BIN | Jakarta – Sikap aparat hukum dalam menangani kasus terorisme menjadi salah satu kunci sukses dalam upaya penanggulangan paham intoleransi dan radikalisme.
 
Mukhtar Khairi, mantan narapidana terorisme yang sudah kembali cinta tanah air mengajak segenap masyarakat Indonesia untuk saling bahu-membahu mencegah paham intoleransi dan radikalisme yang kian masif pergerakannya di sosial media.
 
Melihat pada kejadian beberapa waktu lalu, paham intoleransi dan berujung tindakan radikalisme sudah terjadi pada lingkungan millenial.
 
Minimnya literasi pada generasi muda bangsa, ditambah derasnya arus informasi yang begitu masif yang didukung oleh kemajuan teknologi menjadi salah satu indikator suksesnya penyebaran paham intoleransi lewat narasi hoax di sosial media yang terbukti mampu mempengaruhi generasi muda untuk berperilaku intoleran.
 
Pemerintah telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan paham intoleransi dan radikalisme lewat kerjasama berbagai instansi seperti Polri, TNI dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
 
“Assalamualaikum wr wb, Saya Mukhtar Khairi eks. narapidana terorisme, dengan ini menyatakan bahwa saya sangat mendukung Kepolisian dan pemerintah untuk menangani serta memberantas paham intoleransi dan radikalisme serta ujaran kebencian hingga berita hoax demi menjaga Stabilitas kemananan Negara Republik Indonesia,” katanya
 
Ia juga mengajak mayarakat untuk bersama-sama menjaga kemanan, ketertiban dan terus menjalin harmonisasi.
 
Dengan pesan singkat ini saya berharap dan mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu menjaga kemanan dan ketertiban guna terciptanya harmoni berbangsa dan bernegara,” Ujarnya lewat pesan singkat kepada wartawan, Sabtu (22/1/22)
 
Sebagaimana yang telah diungkapkan peran serta masyarakat menjadi penentu dalam penanggulangan paham intoleransi dan radikalisme mulai dari pencegahan hingga menerima kembali eks. Napiter yang telah kembali mencintai negeri. ( My )

Sanksi Doping Akhirnya Dicabut, Puan: Jadikan Ini Pelajaran Penting

BIN | Ketua DPR RI Puan Maharani bersyukur atas pencabutan sanksi dari Badan Anti Doping Dunia (WADA) kepada Indonesia. Menurutnya, pencabutan sanksi ini sangat melegakan, khususnya para atlet nasional yang sedang mempersiapkan diri bertanding pada sejumlah ajang internasional yang akan datang.

“Saya memberikan apresiasi atas upaya tim Indonesia yang berhasil menghapus sanksi dari WADA. Maka pengalaman ini harus bisa dijadikan pelajaran penting supaya ke depan tidak terulang lagi,” ujar Puan, Jumat (4/2/2022).

Sanksi dari WADA diberikan pada September 2021 akibat Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) dianggap tidak patuh dalam menerapkan program pengujian doping. Akibatnya Indonesia tak bisa mengibarkan Bendera Merah Putih dalam event-event internasional meskipun keluar sebagai juara.

Dalam ajang Thomas Cup lalu, Bendera Merah Putih tidak bisa dikibarkan walaupun tim Indonesia keluar sebagai pemenang. Kejadian tersebut sempat membuat kecewa masyarakat Indonesia. Apalagi, hukuman dari WADA selama satu tahun juga dapat mengancam Indonesia tidak bisa menjadi tuan rumah event olahraga internasional.

Puan menilai, upaya cepat dari Pemerintah bersama pihak-pihak terkait patut diapresiasi karena akhirnya Indonesia tidak harus menjalani hukuman selama satu tahun.

“Kita merasakan betapa kecewanya saat tim Indonesia menang di ajang dunia seperti Thomas Cup kemarin, tapi Bendera Merah Putih yang menjadi kebanggaan kita tidak bisa berkibar di podium,” sebutnya.

“Tapi kita akhirnya lega bahwa masalah yang menjadi sorotan besar masyarakat Indonesia ini bisa cepat teratasi, dan menjadi pelajaran berarti untuk tidak mengulanginya lagi,” imbuhnya.

Keputusan pencabutan sanksi WADA yang sudah diumumkan hari ini juga dinilai akan berdampak pada semangat atlet Merah Putih pada ajang-ajang olahraga internasional selanjutnya. Apalagi di tahun ini, kata Puan, perhelatan Asian Games akan digelar.

“Bayangkan kalau Bendera Kita tak juga berkibar di podium Asian Games. Padahal kita punya atlet-atlet hebat yang saya yakin akan membawa banyak medali kemenangan,” kata mantan Wakil Ketua Pengarah Asian Games 2018 ini.

Puan pun berpesan kepada LADI agar tidak lagi lalai untuk mengikuti aturan-aturan yang diharuskan, khususnya yang terkait dengan kebijakan internasional. Sebab dampaknya bukan hanya akan dirasakan lembaga secara internal, tapi juga oleh para atlet serta rakyat Indonesia secara keseluruhan.

“Kelalaian bisa berakibat pada nama baik dan kehormatan bangsa. Saya juga berharap Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga, terus melakukan pengawasan agar Indonesia terhindar dari segala sanksi di dunia olahraga,” tutup Puan.( Red )

Encun Camat Cibitung: Bank Sampah di RW 18 Perumahan Bekasi Regency Berhasil Dalam Menciptakan Lingkungan Bersih

BIN | Kabupaten Bekasi – Camat Cibitung, Encun Sunarto menjadikan RW 18 Perumahan Bekasi Regency, Desa Wanasari sebagai role model dalam pengolahan sampah rumah tangga dengan mengoptimalkan peran bank sampah.

Bank sampah di RW 18 Perumahan Bekasi Regency dinilai berhasil dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat yang kemudian membuat Kecamatan Cibitung keluar sebagai juara 1 tingkat Provinsi Jawa Barat kategori Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS).

“Iya saya lihat hadirnya bank sampah di RW 18 ini sangat positif dan memiliki peran yang besar dalam meminimalisir pembuangan sampah ke TPS. Kita melihat banyak sampah-sampah produktif yang bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” ucap Encun, Kamis (03/02/22).

Menurutnya, pemerintah kecamatan menginginkan output lingkungan bersih dan sehat ini menular terhadap semua Rukun Warga (RW) yang ada di Kecamatan Cibitung. Sebab pengelolaan bank sampah membawa manfaat besar jika dikelola dengan baik dan dengan treatment yang tepat.

“Sampah-sampah rumah tangga nyatanya jauh bernilai ekonomis. Kita punya inovasi ecoenzime yang didapat melalui fermentasi dari sampah, ecoenzime ini fungsinya seperti desinfektan yang saat ini sedang dilakukan uji lab dan dari PMI pun sudah dikatakan bahwa ini bisa digunakan,” katanya.

Oleh sebab itu, dirinya menginginkan setiap RW di Kecamatan Cibitung memiliki bank sampah yang dikelola secara langsung dengan melibatkan para pengurus RT dan RW, dengan memaksimalkan tempat yang tidak terpakai untuk keperluan bank sampah tersebut.

“Kita berharap setiap RT menjadi unit-unit bank sampah yang kemudian dikumpulkan di masing-masing RW. Kita yakin bahwa inovasi bank sampah di lingkungan warga ini mampu menjadi terobosan yang baik khususnya untuk Kabupaten Bekasi dalam mengurangi volume sampah rumah tangga di TPS,” ujarnya. ( Red )

Pesilat Kabupaten Bekasi Akan Tampil Ajang Sea Games Hanoi

BIN | Kabupaten Bekasi – Dua pesilat asal Kabupaten Bekasi, dipastikan tampil di ajang Sea Games Hanoi, Vietnam yang akan digelar pada 12-23 Mei 2022. Mereka ikut mewakili Indonesia setelah berhasil lolos pada Seleksi Nasional (Seleknas) pada 04 Desember 2021.

“Ya, dua atlet kita berhasil lolos seleknas. Kini, tengah menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas),” ujar Kepala Pelatih Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Bekasi, Bayu Hananto Kurniawan pada Kamis (3/2/2022).

Adapun dua atlet yang berhasil meraih tiket Sea Games tersebut yakni Rahmawati dan Asep Yuldan Sani. Kini keduanya tengah menjalani training centre di Padepokan Pencak Silat TMII.

“Di Sea Games nanti Rahmawati turun di satu nomor, dan Asep turun di dua nomor yakni beregu putra dan tunggal putra,” ucapnya.

Bayu menyebutkan, pada Sea Games nanti lawan- lawan kuat akan dihadapi dua atletnya. Meski begitu, dirinya optimistis atletnya akan memberikan hasil maksimal bagi Indonesia.

“Sejauh ini atlet sudah sangat siap. Karena sudah melangsungkan TC dan sebelumnya juga sudah menjalani latihan intensif,”.( Red )

Polres Metro Bekasi Gebyar Expo Virtual Barang Bukti 2022

BIN | Kabupaten Bekasi – Polres Metro Bekasi menggelar kegiatan pengembalian barang bukti dengan tema ‘Gebyar Expo Virtual Barang Bukti Polres Metro Bekasi 2022’ di halaman Mapolres, Kamis (3/2/2022).

Sebanyak 68 unit motor curian hasil tangkapan tahun 2021 dan Januari 2022. Seluruhnya ditampilkan ke masyarakat untuk dikembalikan kepada pemiliknya.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setiawan mengatakan, gebyar expo ini juga dilakukan secara virtual melibatkan kepolisian sektor di wilayah hukumnya serta telah diinformasikan serta disebarluaskan melalui Instagram atau situs – situs resmi akun Polres Metro Bekasi sebelumnya kepada masyarakat.

“Kami melakukan pengembalian barang bukti, secara virtual di polsek-polsek dan Polres Metro Bekasi, didampingi perwakilan Kejari Cikarang dan Pengadilan Negeri Cikarang,” kata Kombes Pol Gidion Arif Setyawan.

Gidion juga menyampaikan dari total 68 sepeda motor yang dipamerkan, sebanyak 12 unit di antaranya diserahkan langsung secara simbolis kepada pemilik maupun pihak keluarga korban kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang mendatangi Mapolres Metro Bekasi.

“Ada 12 orang yang hadir di sini untuk dikembalikan motornya dan kami serahkan. Ada juga 68 sepeda motor lainnya yang kami sampaikan informasinya secata virtual maupun fisik. Ini adalah hasil temuan Januari 2022, Desember 2021 dan bulan-bulan sebelumnya,” Ungkapnya.

Sedangkan 68 unit sepeda motor lainnya sudah teridentifikasi pemiliknya dan akan diserahkan kembali ke polsek-polsek yang telah melakukan ungkap kasus.

Gidion mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan motor agar membawa surat-surat bukti kepemilikan untuk dicocokkan kembali dengan data yang telah dikantongi kepolisian.

“Harus memiliki identitas kepemilikan yang sah. Kalau terjadi peralihan atau balik nama terhadap pemiliknya diinformasikan saja, kami sudah pegang datanya. Kalau belum dihubungi petugas kami, silakan datang ke sini, kalau memang mirip dan cocok identitasnya akan kami kembalikan. Dan ini gratis, tidak dipungut biaya,” Ungkapnya.

Selain itu, Sunari seorang korbn kasus curanmor mengaku bersyukur setelah motornya ditemukan oleh polisi. Sunari menceritakan bahwa dirinya telah menjadi korban pembegalan di Kalimalang pada 17/10/2021 lalu.

“Hilang motor tanggal 17/10/2021, pada saat pulang kerja tepatnya malam minggu sekitar jam 1 malam saya dicegat sama tiga orang. Pelaku bawa senjata tajam berupa cerulit dua orang. TKP di Tegal Gede Kalimalang, bawah ‘fly over’. Pas mau pulang kerja di MM2100 jam satu malam. Hitungan detik lah itu, dua kali dibacok, saya menghindar dan menyelamatkan diri, lalu motor dibawa kabur,” kata Sunari.( Red )

Bupati Tanggamus Menerima Kunjungan Kerja Kementerian Kelautan Dan Perikanan

BIN | Lampung – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menerima Kunjungan Kerja dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, dalam rangka Rapat Persiapan Lahan Integrated and Revitalization Shrimp Farming, di Ruang Rapat Bupati Tanggamus, Kamis (3/2/2022).

Hadir dari Kementerian KKP, Staf Khusus Menteri KKP Victor Manopo dan Siane Indriani, Asisten Khusus Menteri KKP I Nengah Putra Winata, Koordinataor Bidang Penataan Kawasan Direktorat Jenderal Perikanan Budaya Imam L. Barizi, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Liza Derbi, Ketua Tim Pelaksanan Kerja KKP Anastasia Rita Tisiana, Ketua Tim Bisnis KKP Dwi Kuswanrdani, serta Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung dan jajaran.

Turut mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Hamid Heriansyah Lubis, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, para Asisten, Kadis Kelautan dan Perikanan Edison, Kadis PUPR Riswanda Djunaidi, Kadis BPKD Suaidi, Kaban Bappeda Hendra Wijaya Mega, Kadis Lingkungan Hidup Kemas Amin, Kepala BPN Tanggamus Joni Imron, Kabag Hukum Arif Rahmat, Camat Wonosobo Edi Fakhrurozi, dan Camat Semaka Wiwin Triani.

Bupati Dewi Handajani, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kunjungan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Tanggamus, dalam rangka program pembangunan kawasan tambak udang di Kabupaten Tanggamus.

Menurut Bupati, program tersebut akan membawa dampak baik bagi masyarakat Kabupaten Tanggamus, melalui pemanfaatan lahan yang dapat dijadikan sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

“Kami dari Pemkab Tanggamus siap untuk mendukung apa yang menjadi kewenangan dari pemerintah daerah dan dari legislatif untuk mendukung apa yang menjadi permasalahan lahan agar bisa dioptimalkan kedepan,” kata Bupati.

Sementara Koordinator Bidang Penataan Kawasan Ditjen Perikanan Budaya KKP, Imam L. Barizi, menyampaikan bahwa program yang akan dilaksanakan berupa pengembangan kawasan tambak udang seluas 100 hektar, dengan target produksi mencapai 2 ribu ton.

“Kami juga akan memberikan bantuan berupa eksavator untuk memperbaiki tambak yang terkendala. Kemudian kami juga memberikan bantuan paket dukungan pendanaan untuk masyarakat mengelola tambak tersebut, dan kami juga akan mendistribusikan kincir yang semua itu masuk dalam APBN.”

“Harapan kami di tahun 2022 sudah mulai membangun tambak udang, serta bisa menjadi kawasan udang yang terideal di Kabupaten Tanggamus,” terang Imam.

Imam menambahkan, tujuan dari kegiatan adalah untuk meningkatan kesejahteraan pembudidaya udang, memperbaiki infrastruktur dan konstruksi kawasan tambak tradisional, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penerimaan devisa negara, serta meningkatan penerimaan pajak.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cindera mata dari Bupati Tanggamus kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. (WN).

Polsek Cibarusah Gelar Press Release Kasus Penyalahgunaan Narkotika Dan Kasus Penganiayaan Berat

BIN | Bekasi – Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi
menggelar Press Release terkait dua kasus yakni tindak pidana Narkotika dan tindak pidana penganiayaan berat di aula Mako Polsek Cibarusah,Polres Metro Bekasi, Polda Metro Jaya, Kamis (3/02/2022) pukul 10.00 WIB.

Tindak pidana yang pertama yakni tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat oleh pelaku A (21 tahun) laki-laki,pelaku yang beralamat di Kampung Pilar RT 001/005 Desa Serang, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi ini masih berstatus seorang pelajar.

Barang bukti yang diamankan oleh anggota Polsek Cibarusah adalah:

  1. Satu buah senjata tajam jenis clurit bergagang kayu.
  2. Satu buah senjata tajam jenis clurit bergagang terbungkus kain.
  3. Satu buah tas punggung berwarna hitam.
  4. Satu buah topi warna putih bertuliskan “DIESEL”
  5. Satu buah topi warna biru bertuliskan “BCWR”
  6. Satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna putih dengan nomor polisi B 4183 FEF.
  7. Satu buah baju sekolah pramuka.
  8. Satu pasang sepatu warna biru.

Akibat dari kejahatan yang dilakukannya, pelaku terancam dengan pasal 351 ayat (2) KUHP.

Tindak pidana yang kedua yakni dua orang tersangka berinisial DCW (22 tahun) laki-laki,beralamat Kampung Gardu RT 001/001 Desa Sukamulya Sukatani, dan MA (27 tahun) laki-laki yang beralamat di Kampung Blokang RT 003/002 Desa Karang Bahagia Kabupaten Bekasi.

Keduanya tertangkap tangan sedang mengambil paket serbuk kristal yang di duga narkotika jenis sabu di pom bensin wilayah Kalimalang,pada hari Kamis (11/11/2021) sekitar jam 17.00 WIB.

Barang bukti yang berhasil diamankan Polisi yaitu:

  1. Satu buah plastik kecil bening yang didalamnya berisi Narkotika golongan 1 jenis Sabu dengan berat 0,46 gram.
  2. Satu unit handphone merk Samsung warna biru.
  3. Satu buah masker warna hitam.
  4. Satu buah kemeja warna biru.
  5. Satu unit sepeda motor merk Yamaha Vino warna merah, dengan nomor polisi B 3659 FPT berikut kunci kontak.
  6. Dua botol plastik kemasan air mineral yang berisi urine.

Kasus penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu, dua pelaku tersebut akan terancam hukuman sebagaimana yang tercantum dalam pasal 114 ayat (1) Subs pasal 112 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolsek Cibarusah, AKP Josman Harganya, SH mengatakan, akan terus konsisten memberantas peredaran narkotika serta berusaha memaksimalkan tugas pokok kepolisian yakni terkhusus memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat khususnya di wilayah hukum Polsek Cibarusah.

“Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk konsisten pada program saya yakni memberantas peredaran narkotika di wilayah kita kabupaten Bekasi khusuenya Cibarusah, kemudian kami juga selaku penegak hukum juga memaksimalkan tugas pokok kami yakni memberi aman dan nyaman kepada masyarakat kita” pungkas Kapolsek. (Wati Ummu Arfi)

Camat Tambelang Firzawati, Pesawahan Sebagai Modal Produktif Dalam Pembangunan Wilayahnya

BIN | Kabupaten Bekasi – Camat Tambelang Firzawati mengatakan, pihaknya akan menjadikan pesawahan sebagai salah satu modal produktif utama dalam pembangunan di wilayahnya.

Hal ini disampaikan Firzawati pada acara Musrenbang tingkat Kecamatan Tambelang Tahun Anggaran 2023 yang digelar di Aula Kantor Desa Sukamantri, pada Rabu (02/02/22).

“Kami mengusulkan di Musrenbang ini ada 9 program prioritas yaitu, pembangunan sarana pendukung pertanian dan pembangunan jalan penghubung antar desa dan kecamatan,” kata Firzawati.

Selain itu, kata dia, program prioritas lain di Kecamatan Tambelang yakni pembangunan sarana kesehatan, pendidikan, pembangunan sarana air bersih dan penanggulan bencana alam.

“Kami juga usulkan pembangunan jembatan untuk mobilisasi pertanian, program perberdayaan masyarakat dan pembangunan sarana olahraga,” jelasnya.

Firzawati menjelaskan Musrenbang Kecamatan Tambelang memprioritaskan program yang sudah diusulkan dari Musrenbang tingkat desa agar bisa terealisasikan di tahun 2023.

“Mudah-mudahan usulan prioritas tersebut dapat direalisasikan, mengingat Kecamatan Tambelang merupakan sentra pertanian yang banyak memberikan kontribusi dalam pembangunan,” tambahnya.

Musrenbang tingkat Kecamatan Tambelang dihadiri tim monitoring Musrenbang dari perangkat daerah Kabupaten Bekasi, unsur Muspika, anggota DPRD Kabupaten Bekasi Dapil 4 serta para kepala desa se-Kecamatan Tambelang.(Red)

Mendagri Terus Pacu Kepala Daerah Lakukan Terobosan Tingkatkan Vaksinasi

BIN | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian terus memacu kepala daerah untuk melakukan terobosan dan inovasi kreatif dalam meningkatkan laju vaksinasi Covid-19. Di tengah situasi saat ini, Mendagri mengingatkan agar kepala daerah tidak lengah, apalagi masyarakat Indonesia tengah dihadapkan pada varian Omicron.

“Perlu ada terobosan-terobosan kreatif dalam rangka mempercepat vaksinasi. Belajar dari pengalaman daerah-daerah lain yang sudah sukses,” ungkap Mendagri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/2/2022).

Mendagri menjelaskan, ada sejumlah strategi yang diterapkan pemerintah daerah dalam meningkatkan laju vaksinasi. Pertama, pemerintah daerah menerapkan pemberian vaksinasi berbasis pada administrasi pemerintahan, seperti yang dilakukan Pemerintah Bali melalui kampung dan DKI Jakarta lewat Rukun Warga (RW).

Kedua, pemerintah daerah membangun pusat vaksinasi seperti di lapangan, mal, komunitas, dan sebagainya yang dapat diakses oleh masyarakat. Ketiga, pemberian vaksinasi dilakukan dengan berbasis mobile, yakni aktif mendatangi masyarakat. Cara ini biasanya diterapkan bagi daerah-daerah yang sukar dijangkau, atau masyarakatnya enggan ke tempat pusat vaksinasi.

Keempat, pemberian vaksinasi dilakukan dari rumah ke rumah dengan menargetkan masyarakat lanjut usia (lansia). Upaya proaktif ini penting karena mereka termasuk kelompok rentan terhadap ancaman Covid-19.

Di antara strategi itu, lanjut Mendagri, ada pula pemerintah daerah yang melakukan berbagai terobosan kreatif lainnya. Langkah itu, misalnya, dengan memberikan sembako, bantuan sosial, hingga menyediakan doorprize bagi masyarakat yang bersedia mengikuti vaksinasi. Ia mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan laju vaksinasi.

Di lain sisi, Mendagri bersyukur, meski bukan negara produsen vaksin, kebutuhan vaksinasi di Indonesia relatif terpenuhi. Dirinya mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat dalam pengadaan vaksinasi tersebut. Karena itu, pemerintah daerah perlu mendukung dengan mempercepat penyuntikan vaksin kepada masyarakat agar ketersediaan vaksin dapat dimanfaatkan.

Mendagri berharap, dengan berbagai upaya meningkatkan laju vaksinasi tersebut, pembentukan kekebalan tubuh di masyarakat akan semakin cepat terwujud. Dengan demikian, keberadaan varian Omicron pun dapat teratasi. Selain itu, Mendagri meminta agar kepala daerah tetap mengampanyekan penerapan protokol kesehatan, terutama mengenakan masker kepada masyarakat.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga perlu menyiapkan skenario terburuk apabila terjadi lonjakan kasus pandemi. Misalnya, dengan mempersiapkan fasilitas kesehatan, baik sarana dan prasarana, termasuk ketersediaan obat-obatan maupun tenaga kesehatan. Dengan begitu, penanganan terhadap lonjakan kasus tersebut dapat dipersiapkan dengan lebih baik.

Puspen Kemendagri

Kadisdik Kabupaten Bekasi Carwinda, Mengapresiasi CSR PT Hyundai Motor

BIN | Kabupaten Bekasi – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda mengapresiasi Corporate Social Responsibilty (CSR) PT Hyundai Motor yang disalurkan melalui Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) dibidang pendidikan.

CSR tersebut sudah dua tahun berturut-turut diberikan ke berbagai sekolah yang ada di Kecamatan Bojongmangu Kabupaten Bekasi.

“Kami mengapresiasi dari Gugah Nurani Indonesia, sudah dua tahun membantu pemerintah daerah dalam rangka mengembangkan pendidikan di daerah Bojongmangu dan hasilnya bisa dilihat hari ini dan anak-anak, gurunya luar biasa,” ujar Carwinda setelah menghadiri kegiatan Hari Anak Universal yang digelar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti pada Rabu (02/02).

Kadisdik mengakui, dengan adanya program dari GNI di bidang pendidikan sangat membantu pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi.

“Sekali lagi kami menyambut baik karena telah membantu pemerintah daerah, sebab kita juga memiliki keterbatasan biaya, waktu untuk bisa membina para guru, fasilitas kita juga terbatas,” katanya.

Dia juga berharap kegiatan tersebut bisa dilakukan di kecamatan lain yang ada di Kabupaten Bekasi. Sehingga, memberikan dampak positif lebih luas bagi perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi.

“Ada bantuan mobil perpustakaan, kita berharap ini terus dilanjutkan, kemudian dapat mengambil beberapa kecamatan lain sehingga sama-sama maju,” harapnya.

Sementara itu, Projek Manager Yayasan GNI Kecamatan Bojongmangu, Mekar Damayanti Sianipar menjelaskan, Festival Literasi pada momentum Hari Anak Universal yang digelar di Gedung Wibawa Mukti menjadi kegiatan yang mewakili apa yang telah GNI lakukan selama dua tahun di Kecamatan Bojongmangu.

“Jadi hari ini momen Hari Anak Universal ini, kita membuat festival literasi bekerjasama dengan Pemkab Bekasi ini mewakili apa yang telah kita lakukan di Bojongmangu. Program kita bekerjasama dengan CSR Hyundai berfokus di Kecamatan Bojongmangu,” paparnya.

Dia juga menjelaskan, telah melakukan beberapa program seperti penyediaan tiga mobil perpusatakaan keliling selama dua tahun di Bojongmangu.

Selain itu juga ada program parenting bagaimana orang tua mengasuh anak, English Fun, menulis kreatif, pembangunan 6 ruang bermain ramah anak yang ditarget selesai pada bulan keempat tahun ini, dan program lainnya.

Yayasan GNI juga tak menutup kemungkinan akan merealisasikan program yang sama di kecamatan lainnya di Kabupaten Bekasi.( Red )