BIN I Kabupaten Bekasi – Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Cikarang Memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1443 H,ini di lakukan guna meningkatkan ukuwah islamiyah baik untuk para pegawai lapas maupun warga binaan di tempat tersebut(17/03/22).
Dengan mengambil Tema “jadikan Isra Miraj menjadi momentum memperbaharui keimanan dan bangkit dari pandemi Covid_19” kegiatan dibuka dan disambut oleh perwakilan dari Kalapas yaitu Bpk. Plh. Kasi Binadik,bertempat di Masjid At – Taubah Lapas Cikarang,kegiatan di ikuti oleh para pejabat Struktural,Seluruh staff dan WBP Lapas Cikarang.
Dalam acara isra mi’raj tersebut lapas kelas IIA Cikarang juga menyerahkan hadiah kepada WBP yang menjadi Santri Terbaik dengan kategori 1. WBP/ Santri hapal Juzz 30; 2.WBP/Santri yang rajin dalam berkegiatan; 3. WBP/Tamping DKM Teladan.
Dan untuk menghindari wabah covid 19, seluruh Peserta Kegiatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1443 H menerapkan Protokol Kesehatan,setelah kegiatan ini selesai diharapkan WBP Lapas Cikarang dapat meningkatkan iman dan taqwa kepada Alloh Tuhan Yang Maha Esa.
“Di momen isra mi’raj tahun ini lapas kelas IIA Cikarang melakukan Pemberian kepada WPB yang menjadi santri berpestasi di dalam lapas”ucap Plh.Kasi Binadik David Anderson.
“kami berhadap di momentum isra mi’raj tahun ini, negara dapat terbebas dari wabah covid 19,khususnya di lapas kelas IIA Cikarang dapat kembali melakukan aktifitas secara normal,namun dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan” tutup David. (Red)
BIN | Sumatera Utara – Forum Konsultasi Publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023 Kota Pematangsiantar telah dilaksanakan. Forum tersebut telah menjadi momentum strategis untuk mengkoordinasikan dan membentuk sinergi antara Kota dengan provinsi Sumatera Utara.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Walikota Pematangsiantar Susanti Dewayani pada sambutannya dalam kegiatan Pra-Musyawarah Rencana Pembangunan (Pra-Musrenbang) RKPD Provinsi Sumatera Utara zona dataran tinggi di Hotel Niagara, Parapat Kabupaten Simalungun, Rabu (16/3/2022).
Di dalam sambutan tersebut Susanti membeberkan setidaknya terdapat 7 prioritas Sumatera Utara yang mendapat dukungan dari Kota Pematangsiantar.
“Di antara yang juga menjadi prioritas bagi kota pematangsiantar adalah peningkatan kualitas dan pemenuhan akses pendidikan. Hal ini juga menjadi prioritas bagi kami dengan sasaran peningkatan kualitas dan akses pelayanan pendidikan,” terangnya.
Dilanjutkannya, prioritas provinsi Sumatera Utara yaitu peningkatan derajat kesehatan masyarakat dengan dukungan melalui prioritas peningkatan kualitas dan akses pelayanan kesehatan.
Prioritas lain bagi Provinsi adalah peningkatan kesempatan lapangan kerja dan berusaha melalui penyediaan lapangan pekerjaan. Hal ini didukung oleh Pematangsiantar dengan memprioritaskan peningkatan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk.
“Selanjutnya Provinsi juga menjadikan peningkatan daya saing melalui sektor agraris dan sektor pariwisata sebagai prioritas. Demikianpun kami memberikan dukungan dengan peningkatan volume perdagangan barang dan jasa,” ujar Susanti.
Diterangkannya pula tiga prioritas Sumatera Utara yang mendapat dukungan dari Kota Pematangsiantar lainnya diantaranya peningkatan pelaksanaan reformasi birokrasi, peningkatan sosial kemasyarakatan dan olahraga dan pembangunan infrastruktur yang baik dan berwawasan lingkungan.(Red)
BIN | Cakalang Bitung – Pendam XIII/Merdeka. “Prajurit dan Ibu Persit harus peduli dengan putra putrinya, baik pendidikan maupun pergaulannya. Awasi mereka dengan baik, bimbing mereka, jadilah teladan bagi mereka.’’ demikian tegas Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI A. Denny Tuejeh saat memberikan pengarahan kepada para Prajurit dan Ibu-Ibu Persit Secata Rindam XIII/Merdeka dan Kodim 1310/Bitung di Makodim 1310/Bitung, Rabu (16/3/2022).
Kunjungan Pangdam XIII/Merdeka ke satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka ke Kota Cakalang Bitung ini diawali dengan meninjau ke Markas Sekolah Calon Tamtama (Secata) Rindam XIII/Merdeka, tempat mencetak prajurit-prajurit baru TNI AD. Dalam kesempatan ini, Mayjen TNI Tuejeh mengecek kebersihan dan kerapian ruangan kelas dan barak yang dipakai oleh para Prajurit Siswa Secata Rindam XIII/Merdeka.
Kapendam XIII/Merdeka Letkol Jhonson M. Sitorus menjelaskan bahwa salah satu indikator kedisiplinan Prajurit TNI adalah kebersihan dan kerapian. Sikap hidup bersih dan rapi ini harus digembleng dari sejak awal menjadi Prajurit TNI, “dan Panglima ingin memastikan bahwa sikap disiplin ini benar-benar ditumbuhkan kepada calon-calon Prajurit Angkatan Darat,” jelas Letkol Sitorus.
Usai meninjau Secata, rombongan Pangdam XIII/Merdeka menuju ke Kodim 1310/Bitung untuk memberikan pengarahan kepada para Prajurit dan Ibu-Ibu Persit yang ada di Kota Bitung. Dalam pengarahannya, Pangdam mengatakan bahwa semua orang itu punya kesuksesan dan keberhasilannya masing masing, tergantung bagaimana cara membina keluarganya masing-masing. “Tidak ada keluarga yang tidak punya masalah. Semua pasti punya masalah. Tergantung bagaimana cara kita menyikapi permasalahan itu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pangdam juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada para Prajurit Kodim 1310/Bitung yang telah menjadi pasukan terdepan dalam penanganan Pandemi Covid-19, khususnya yang berperan aktif dalam pendisiplinan PPKM.
Khusus kepada para pelatih Secata Rindam XIII/Merdeka, Pangdam berpesan agar jangan salah mendidik, karena Secata adalah tempat untuk mengubah seorang sipil menjadi seorang militer.
‘’Saya ingin Prajurit Kodam XIII/Merdeka yang selesai mengikuti pendidikan di Secata tampil gagah, tidak loyo, dan mampu melaksanakan tugas yang diperintahkan secara optimal,’’ tambah Pangdam.
Di akhir kunjungannya, Pangdam XIII/Merdeka beserta Ibu Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka melakukan penanaman pohon mangga Madu dan pohon Matoa.
Hadir saat kunjungan tersebut Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Mukhlis, Asrendam, Aslog dan Aster Kasdam XIII/Merdeka, serta para Kabalakdam XIII/Merdeka dan Pengurus Persit KCK PD XIII/Merdeka.(Red)
BIN | Kabupaten Bekasi – Jajaran pengurus Ormas CAKRA Bekasi menuntut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, untuk menindaklanjuti keluhan warga masyarakat di Kampung Poncol Dukuh Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, yang selama ini mengalami kesulitan dan kekurangan mendapatkan air bersih yang diakibatkan pengeboran sumur air bawah tanah milik PT Coca Cola Bottling Indonesia.
Hal itu terungkap saat puluhan pengurus Ormas CAKRA Bekasi melakukan rapat audensi dengan pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, di ruang rapat kantor DLH Kabupaten Bekasi, Rabu (16/3/2022) pagi.
Ketua Umum (Ketum) Ormas CAKRA Bekasi, Mahmudin mengatakan, disamping itu Ormas CAKRA Bekasi juga menuntut DLH Kabupaten Bekasi agar segera bertindak terkait Pengelolaan Limbah Padat Non B3 bernilai ekonomis di PT Coca Cola yang diduga tidak memiliki perizinan, yaitu PT Putra Sanjaya.
“Kami dari CAKRA Bekasi mewakili warga masyarakat sekitar kecewa kepada anggota DPRD Kabupaten Bekasi dan pihak DLH, karena pasca sidak yang dilakukan pada tanggal 20 Desember 2021 sampai dengan hari ini tidak ada progres yang baik terkait keluhan warga masyarakat tersebut. Bahkan, kami pun sulit untuk melakukan komunikasi,” ungkapnya kepada para awak media.
Pria yang akrab disapa Amuy ini pun mengakui, jajaran Ormas CAKRA Bekasi dalam kesempatan kali ini mengambil sikap dengan membentangkan spanduk bertuliskan ada apa DLH Kabupaten Bekasi dengan PT Coca Cola?, dan DLH Kabupaten Bekasi ‘mandul’. Dirinya pun tidak menutup kemungkinan kedepan Ormas CAKRA Bekasi akan melakukan aksi di Kantor DPRD Kabupaten Bekasi.
Amuy menegaskan, pihaknya beberapa minggu yang lalu sudah berencana untuk melakukan aksi unjukrasa damai di depan PT Coca Cola dan di depan Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, hanya saja pihaknya mendapatkan himbauan dari sejumlah instansi, terkait adanya kenaikan PPKM level 3, sehingga rencana aksi tersebut untuk sementara dibatalkan.
“Kedepan jika tuntutan kami tidak juga direspon, maka mau tidak mau keluarga besar CAKRA Bekasi akan menyuarakan ini ke jalan di depan PT Coca Cola dan di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi sampai kami ke Provinsi. Kami bersama warga masyarakat siap menurunkan massa yang lebih besar jika tuntutan kami tidak segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Sub Koordinator Penegakan Hukum Lingkungan DLH Kabupaten Bekasi, David Rasihan Ashadi, mengaku pihaknya akan segera menindaklanjuti tuntutan Ormas CAKRA Bekasi berdasarkan kewenangan peraturan perundang-undangan. Kalaupun kewenangannya bukan di DLH Kabupaten Bekasi, dirinya mengaku pihaknya akan menindaklanjuti ke instansi yang lebih berwenang, baik Provinsi maupun Kementerian Lingkungan Hidup.
David mengakui jika PT Coca Cola Bottling Indonesia berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) dan kewenangan mengenai penggunaan sumur bawah tanah berada di Provinsi, meski demikian dasar-dasar ini lanjut dia akan tetap pihaknya tindaklanjuti karena apapun kondisinya terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi.
“Saya ditugaskan mewakili DLH Kabupaten Bekasi untuk bertemu dengan jajaran CAKRA Bekasi, karena Plt Kepala DLH Kabupaten Bekasi sedang ada rapat dengan Pak Plt Bupati Bekasi, sementara untuk Pak Kabid Gakkum posisinya sedang kurang sehat,” tandasnya.(RJ)
BIN | Kabupaten Bekasi – Dalam rangka evaluasi dan percepatan penginputan data peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmentasi kepala desa dan perangkat desa (KP Desa), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi bersama BPJS Kesehatan Cabang Cikarang mengadakan sosialisasi bersama kepada perangkat desa se-Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Cikarang Selatan pada hari Jum’at (11/03/2022).
Pejabat Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat DPMD Kabupaten Bekasi, Dede Komalasari mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi oleh Kementrian Kesehatan terkait kepesertaan JKN segmen KP Desa di Kabupaten Bekasi.
Menurut Dede saat ini desa yang telah melakukan penginputan peserta dalam segmen KP Desa berjumlah 119 Desa dari total 180 Desa yang berada di Kabupaten Bekasi.
“Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi oleh Kementrian Kesehatan terkait kepesertaan JKN segmentasi KP Desa di Kabupaten Bekasi. Saat ini baru sekitar 119 Desa dari total 180 Desa yang berada di Kabupaten Bekasi yang telah melakukan penginputan kepesertaan KP Desa bagi perangkat desanya,” tambahnya.
Dikatakannya dari 119 Desa tersebut masih banyak yang belum melakukan pemasukan data seluruh perangkat desanya sebagai peserta KP Desa. “ Kami berharap melalui kegiatan ini seluruh perangkat Desa yang berada di Kabupaten Bekasi dapat teregistrasi ke dalam segmen peserta KP Desa sampai akhir bulan ini,” imbuhnya.
Menurut Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, Wely Trisna Aprinanda mengatakan kegiatan yang dilakukan merupakan bentuk sosialisasi dan pendampingan dari BPJS Kesehatan Cabang Cikarang dan DPMD Kabupaten Bekasi kepada perangkat Desa untuk melakukan penginputan kepertaan JKN segmentasi KP Desa.
Wely menambahkan saat ini jumlah perangkat Desa di Kabupaten Bekasi yang telah di-input menjadi peserta JKN segmen KP Desa sekitar 32 Persen. Ia berharap diakhir bulan Maret ini seluruh perangkat Desa di Kabupaten Bekasi dapat di-input sebagai peserta JKN segmen KP Desa.
“Kegiatan hari ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pendampingan kepada perangkat Desa se-Kabupaten Bekasi untuk melakukan penginputan kepesertaan JKN segmentasi KP Desa. Diharapkan dengan pendampingan oleh BPJS Kesehatan dan DPMD pada akhir bulan Mei nanti seluruh perangkat desa telah masuk ke dalam kepesertaan JKN segmen KP Desa,” terangnya. (Red)
BIN | Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi menutup secara resmi acara Forum Perangkat Daerah tahun 2022 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 di Nuanza Hotel and Convention Kecamatan Cikarang Selatan, pada Selasa (15/03/22).
Dalam sambutannya Sekda Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi menyampaikan, kegiatan tersebut untuk menyelaraskan antara usulan dari bawah dengan rancangan kerja perangkat daerah yang telah disusun berdasarkan rencana strategis dan rancangan RKPD tahun 2023-2026 agar tepat sasaran.
Dedy menjelaskan, sinkronisasi dalam tahap forum perangkat daerah bertujuan untuk memperoleh masukan dalam rangka penajaman target menjadi sasaran program dan kegiatan yang akan dilaksanakan serta lokasi dan kelompok sasaran dalam rancangan rencana kerja perangkat daerah.
“Oleh karena itu saya berharap, seluruh rangkaian kegiatan dalam forum perangkat daerah yang telah dilaksanakan selama dua minggu kemarin, dapat mencapai tujuan yang diharapkan,” ungkapnya.
Dedy menambahkan, apa yang sudah disampaikan oleh masing-masing bidang di Bappeda agar bersama-sama dikawal dengan baik supaya sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat.
“Semoga acara ini bisa bermanfaat untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi, sesuai dengan usulan dari tingkat Desa yaitu Musrenbangdes maupun Musrenbang tingkat Kecamatan ” terangnya.
Plt Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi, Cucu Sriharti menambahkan, jumlah usulan yang diinput oleh DPRD Kabupaten Bekasi sebanyak 9.425 usulan yang nantinya akan ditelaah oleh perangkat daerah terkait dalam Musrenbang tingkat Kabupaten Bekasi.
“Ya, nanti usulan-usulan tersebut kita akan dibahas lagi per kelompok dan perbidang terlebih dahulu yang nantinya akan di Musrenbangkan tingkat Kabupaten Bekasi pada tanggal 29 Maret 2022,” ungkapnya.
Cucu berharap, seluruh usulan kegiatan pembangunan yang akan direalisasikan agar tepat sasaran sehingga dapat bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.(Red)
BIN | Kendari- Langka serta mahalnya Minyak goreng di pasaran, membuat ribuan masyarakat di berbagai daerah rela mengantri pasar murah yang di helat di berbagai wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Senada dengan Hal itu Jajaran Polres di berbagai Daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara bergerak cepat menindak lanjuti Instruksi Kapolri dan perintah Kapolda Sulawesi Tenggara bapak Irjen Pol Teguh Pristiwanto. Para Kapolres memerintahkan jajaran Anggotanya untuk terlibat aktif mengawal distribusi minyak goreng dan juga operasi pasar yang di helat di daerahnya.
Polres Kendari melaksanakan pengamanan Operasi Pasar Murah Minyak Goreng satu harga yang diselenggarakan oleh Disperindag Prov. Sultra bekerja sama dengan Distributor PT. Wings Food
Di daerah lainya Kapolres Buton AKBP GUNARKO S.IK, M.Si terjun langsung melaksanakan kegiatan monitoring dan koordinasi terkait stok ketersediaan dan harga minyak goreng di Wilkum Polres Buton.
Sementara itu di Kabupaten Kolaka Polres Kolaka bersama dengan Distributor UD. Naga Mas dan Kwarcab Kolaka, membagikan sejumlah stok paket sembako sebanyak 3.000 Paket dimana paket sembako murah yang disalurkan yaitu Minyak Goreng sebanyak 3 Liter dan Tepung Terigu sebanyak 1 Kg dengan harga Rp. 52.000,- (Lima Puluh Dua Ribu Rupiah).
Gerak cepat Polda sulawesi tenggara dan Polres Di daerah tersebut sebagai upaya mengurai dan menciptakan rasa aman pada proses distribusi bagi masyarakat. Sesuai harapan masyarakat agar Polri turun tangan dalam krisis minyak goreng,”
BIN | Sulawesi Utara – Pendam XIII/Merdeka, Pangdam XIII/Mdk Mayjen TNI A. Denny Tuejeh beraudiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sulawesi Utara Edy Birton SH. M.H bertempat di ruang kerja Pangdam XIII/Merdeka, Selasa (15/03/2022)
Kapendam XIII/Merdeka Letkol Inf Jhonson M. Sitorus dalam keterangannya mengatakan bahwa kunjungan Kajati kali ini dalam rangka silaturahmi guna mempererat kerja sama antara Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulut dengan Kodam XIII/Merdeka, sekaligus perkenalan sebagai pejabat baru Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulut.
Lebih lanjut Kapendam sampaikan, pada kesempatan tersebut Pangdam XIII/Merdeka mengucapkan terima kasih kepada Kajati Sulut, karena di tengah kesibukan yang cukup padat, mau meluangkan waktu untuk mengunjungi Kodam XIII/Merdeka.
“Bapak Pangdam XIII/Merdeka mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kajati Provinsi Sulut beserta staf di Markas Kodam XIII/Merdeka,” ucap Kapendam
“Bapak Pangdam berharap” Lanjut Kapendam “sinergisitas antara Kodam XIII/Merdeka dengan instansi Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Utara selalu terjaga guna menegakkan keadilan di Provinsi Sulawesi Utara.
Di akhir acara, kedua pimpinan tersebut menyempatkan diri untuk mengabadikan momen tersebut dengan melakukan foto bersama.
Dalam kegiatan tersebut Pangdam XIII/Merdeka didampingi oleh Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, Aslog Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Bambang Hery Tugiyono, Kakumdam XIII/Merdeka Kolonel Chk Anggiat Lumban Toruan, S.H. dan Pjs Waasintel Kasdam XIII/Merdeka Letkol Inf Sunarto.(Red)
Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan sidak minyak goreng di Marunda, Jakarta Utara, hari ini Selasa (15/3/2022).
Kapolri dan Mendag melakukan sidak di PT Bina Karya Prima Gudang bekas Hargas (BKP).
Untuk diketahui, sidak yang dilakukan kedua pejabat negara itu kurang lebih memakan waktu hampir 1,5 jam.
Sedikitnya terdapat dua gudang milik PT BKP yang ditinjau proses produksinya oleh Kapolri dan Mendag.
Usai sidak, Kapolri menjelaskan di PT BKP tidak ditemukan adanya masalah produksi atau penimbunan. Bahkan, perusahaan tersebut justru menaikkan jumlah produksinya sebanyak dua kali lipat.
“Jadi saya terima kasih, ternyata bisa berproduksi dan produksinya 2 kali lipat dengan harga yang ditetapkan pemerintah,” terang Kapolri.
“Ini tentunya menjadi contoh bagi pabrik yang lain bahwa ternyata bisa melakukan itu,” ucap Jenderal Polisi Sigit menambahkan.
Sepanjang sidak, lanjut Kapolri, dirinya dan Mendag menanyakan berbagai macam hal. Salah satunya terkait domestic market obligation (DMO) dan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Lanjutnya, hasil dari pengolahan ini pun telah didistribusikan dengan harga yang telah ditentukan oleh pemerintah yaitu Rp14.000.
“Tadi disampaikan sudah berjalan dan dari pabrik minyak goreng sendiri, khususnya BKP menjual ke pasar dengan harga Rp14.000 sesuai dengan apa yang ditetapkan pemerintah,” papar Kapolri.
Masih dari keterangan Kapolri, sopir pun mengakui telah mendistribusikan minyak goreng ke lapangan dengan tepat waktu. Bahkan, sopir itu mengaku tidak ada masalah selama proses pengiriman minyak goreng.
“Kita cek langsung ke sopir bahwa mereka melaksanakan distribusi tepat waktu. Saya juga tanya secara nasional dilaksanakan dengan harga sama, sehingga tentunya dengan produksi meningkat,” tutur Kapolri.
“Hal itu berarti dari sisi distribusi tak ada masalah,” tutup Kapolri
BIN | Banyumas – Hal tersebut ditegaskan Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Staf Korem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol., pada Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1443 H/2022 M, bertempat di Masjid Wijayakusuma, Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. Selasa (15/3/2022).
Lebih lanjut dikatakan, peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju ke Masjidil Aqsa dan dari Masjidil Aqsa menuju Sidrotul Muntaha pada satu malam untuk menerima perintah Sholat lima waktu sehari semalam dari Allah SWT.
Dijelaskan Danrem, untuk menerima perintah Sholat mengapa Nabi Muhammad SAW harus menempuh perjalanan jauh dengan kondisi jasmani dan rohani benar-benar suci. “Karena dalam Sholat lima waktu, terkandung nilai-nilai ibadah yang sangat tinggi dan menentukan bagi umat Islam baik ketika hidup di dunia maupun di akherat, hal ini sebagaimana firman Allah SWT yang menyebutkan ibadah Sholat merupakan amalan yang akan dihisab pertama kali sebelum amal-amal yang lain di akherat nanti”, paparnya.
“Karenanya, peringatan Isra Mi’raj ini sangatlah tepat sesuai tema yang terkandung didalamnya yakni makna Isra Mi’raj dalam kehidupan prajurit TNI”, paparnya.
“Jadikan hikmah peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1443 H/2022 M sebagai implementasi nilai-nilai shalat dalam mewujudkan akhlakul karimah guna keberhasilan tugas pokok TNI”.
Penyelengaraan peringatan Isra Mi’raj ditengah pandemi covid19 ini dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.
Hadir pada acara peringatan Isra mi’raj tersebut para Kasi Korem 071/Wijayakusuma beserta seluruh anggota Makorem dan Balak Aju Kodam IV/Dip Jajaran Korem 071/Wijayakusuma.(Red)