4.6 C
New York
Tuesday, March 17, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 211

Dapat Cendera Mata Album CD BTS, Puan Sampaikan ‘Kamsahamnida’ ke Ketua Parlemen Korea Selatan

BIN | Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Dewan Nasional Republic of Korea, Park Byeong-Seug. Dalam kesempatan tersebut, Puan mendapat cendera mata album lagu boyband ternama Bangtan Sonyeondan (BTS) dari ketua parlemen Korea itu.

Pertemuan bilateral digelar di sela-sela 144th Assembly of the Inter Parliamentary Union (IPU) di Bali International Convention Centre (BICC) Nusa Dua, Bali, Selasa (22/3/2022). Di awal pertemuan, Puan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Park Byeong-Seug di IPU ke-144.

“Sekaligus saya juga ucapkan selamat atas terpilihnya presiden baru Republic of Korea. Saya percaya Yang Mulia Bapak Yoon Suk Yeol akan dapat semakin memperkuat hubungan dengan Indonesia,” ujar Puan dalam pertemuan.

Pertemuan pimpinan parlemen kedua negara sahabat tersebut membicarakan mengenai hubungan bilateral Indonesia dan Korea yang diawali sejak tahun 1986. Saat ini, Indonesia dan Korea meerupakan Special  Strategic  Partnership.

Tahun lalu, Indonesia dan Korea  telah menyepakati Plan of Action for the Implementation of the Special Strategic Partnership between the Republic of Indonesia and the Republic of Korea (2021-2025). Kemudian di tahun 2020, kedua negara juga menyepakati perjanjian Indonesia-Korea Comprehensive Economic  Partnership Agreement  (IK-CEPA) untuk  memaksimalkan  potensi ekonomi.

“Terima kasih bahwa Korea Selatan telah meratifikasi IK-CEPA pada Juni 2021, dan kami di DPR pada  13  Desember  2021  telah menyetujui ratifikasi melalui undang-undan. Kami mengajak kesepakatan tersebut bermanfaat bagi pemulihan ekonomi kedua negara,” ucap Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai ketua DPR ini pun mengajak Korea Selatan untuk meningkatkan kerja sama di bidang kesehatan, transformasi digital, keuangan digital. Selain itu juga, kata Puan, kerja sama dalam mengatasi disrupsi pada rantai pasok global.

“Kita perlu menjajaki kesempatan untuk turut memperdalam kerja sama green economy, ketahanan lingkungan di dalam konteks perubahan iklim, ekonomi hijau, EBT(energi baru terbarukan), kesetaraan gender, dan penanganan Covid-19,” sebutnya.

Bagi Korea, Indonesia merupakan satu dari empat negara yang memiliki special strategic partnership di bidang ekonomi. Angka perdagangan bilateral juga semakin meningkat dan pada tahun 2021 naik sebesar 37,8% dari tahun sebelumnya.
 
“Kami berharap Korea bisa meningkatkan investasinya di Indonesia,” ucap Puan.

Di akhir pertemuan, Puan dan Park Byeong-Seug melakukan penukaran cendera mata. Kepada Puan, Ketua Parlemen Korea Selatan memberikan set album musik BTS ‘Map of the Soul:7’.

“Album BTS ini menjadi salah satu diplomasi budaya kami,” kata Park Byeong-Seug kepada Puan.

Puan pun berterima kasih atas cendera mata album musik ikon budaya pop Korea Selatan itu. Salah satu isi set album itu adalah postcard bertanda tangan personel BTS.

“Terima kasih, thank you, kamsahamnida,” ucap Puan kepada Park Byeong-Seug.

Mantan Menko PMK ini pun mengaku cukup terkejut dengan pemberian cendera mata Korea Selatan. Puan memuji langkah Korea Selatan yang mengedepankan diplomasi kebudayaan.

“Biasanya kalau pertemuan bilateral urusannya politik-politik terus. Kalau ada tukar suvenir, itu kalau nggak plakat kantor gedung masing-masing atau buku dan lain-lain, ternyata wah suprise, dari Korea Selatan saya dapatnya CD BTS,” tuturnya usai pertemuan.

Puan mengatakan, pertemuan bilateral dengan Korea Selatan juga turut membahas rencana pemindahan ibu kota negara (IKN). Korea Selatan sendiri memindahkan ibu kota administrasi ke Sejong yang memiliki jarak 120 km dari Seoul.

“Korea siap memfasilitasi kajian-kajian terkait perpindahan ibu kota. Bapak Ketua Parlemen mengundang kami untuk datang dan menyatakan akan menyiapkan data kajian perpindahan ibu kota jika dibutuhkan,” ungkap Puan.

Beberapa delegasi parlemen di IPU pun disebut banyak yang menyampaikan pengalaman mereka saat melakukan pemindahan ibu kota. Seperti salah satunya adalah Mesir, yang juga bertukar pengalaman ketika Ketua Parlemennya melakukan pertemuan bilateral dengan Puan.

“Mereka sampaikan kita bisa bertukar pikiran, bertukar pengalaman bagaimana kemudian cara mereka memindahkan ibu kota, termasuk pemindahan tempat-tempat pemerintah dan lembaga,” terang cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut.

“Saya bisa menangkap mereka berusaha mengatakan bahwa dalam suatu pemindahan ibu kota negara itu harus dilakukan dengan strategi dan mapping yang cukup kuat serta dengan dukungan politik menyeluruh sehingga pembangunan tak hanya bisa dilakukan secara cepat namun harus juga berkesinambungan,” sambung Puan.

Sementara itu, Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putro yang mendampingi Puan dalam pertemuan mengatakan, parlemen Korea Selatan juga memberi apresiasi atas bantuan pupuk urea dari Indonesia saat mereka kekurangan beberapa waktu lalu.

“Mereka meminta untuk membuat MoU critical mineral terkait global supply chain (rantai pasokan global),” ujar Irine.

“Korea juga merasa senang karena Indonesia punya iklim investasi yang sehat makanya mereka investasi besar-besaran di Indonesia karena menganggap Indonesia aman untuk investasi,” imbuh anggota Komisi I DPR itu.(Red)

Kapolsek Serang Baru Hadiri Isra Mi’raj Di Aula Kecamatan Serang Baru

BIN I Bekasi – Polsek Serang Baru Polres Metro Bekasi, menghadiri kegiatan Peringatan Isra Miraj nabi besar Muhammad SAW tahun 1443 H yang bertempat di aula Kecamatan Serang Baru,Kabupaten Bekasi. Selasa (22/03/2022).

Sebagai Kapolsek Serang Baru, AKP. Sumantri, SH, Polsek Serang Baru tidak hanya ikut berperan aktif dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh wilayah hukum namun kehadiran Polsek Serang Baru merupakan bentuk pelayanan Polisi kepada masyarakat.

“Tidak hanya dalam menjaga Kamtibmas, namun ini merupakan salah satu bentuk dari pelaksanaan tugas seorang anggota Polisi diwilayah hukum Polsek Serang Baru,” ujar AKP. Sumantri.

Disela-sela kegiatan AKP. Sumantri menghimbau kepada warga yang hadir agar tetap menjaga Kamtibmas agar tetap aman dan terkendali serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kapolsek Serang Baru AKP. Sumantri, SH juga mengatakan, hadirnya di acara Isra Mi’raj merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan.

“Dengan hadirnya kami, kami berharap masyarakat akan semakin dekat dengan Polri. Kami usahakan akan selalu hadir di tengah masyarakat jika ada kegiatan keagamaan ataupun kegiatan masyarakat.” pungkas Kapolsek. (Wati)

Plt. Bupati Bekasi Berduka, Kunjungi Almarhum Rafka

BIN | Kabupaten Bekasi – Penderita obesitas yang tergolong dibawah umur bernama Rafka Adi Putra, (11 thn), warga Kampung Blendung Babelan Bekasi, dinyatakan telah meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, pada Minggu tadi pagi (20/03/2022).

Berita duka tersebut disampaikan langsung oleh pihak Rumah Sakit kepada Plt. Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki setengah jam setelah almarhum dinyatakan meninggal dunia.

Saat dikonfirmasi oleh awak media Plt. Bupati Bekasi disela sela padatnya acara H.Akad Marjuki menyampaikan, kami sangat berduka, atas kehilangan keluarga terhadap ananda Rafka yang telah tutup usia, dan Insyaalaah kami
datang untuk datang melayat ke kediaman keluarga, ucap Plt.Bupati Bekasi, Minggu (20/03)

Pada keesokan harinya.
Senin (21/03) Plt Bupati Bekasi hadir untuk menepati janjinya dan memberikan motivasi serta kekuatan terhadap keluarga almarhum yang langsung disambut oleh orang tua almarhum dengan tangis haru pada sosok Plt. Bupati kabupaten Bekasi H. Akhmad Marjuki yang begitu peduli pada masyarakatnya.

Sesaat sebelum pulang kembali bertugas Plt. Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki pun memberikan pernyataannya dengan meminta maaf yang sebesar besarnya atas pelayanan pemerintah kabupaten bekasi yang masih jauh dari sempurna dalam melayani masyarakat secara utuh.

“Siapapun elemen masyarakat Kabupaten Bekasi berhak untuk mendapatkan pelayanan secara utuh dari pemerintah daerah, dan saya sebagai Plt. Bupati Bekasi selalu menghimbau kepada jajaran terkhusus bidang kesehatan untuk lebih optimal dalam menyehatkan masyarakat, ujarnya,

*Saya adalah bagian dari masyarakat yang dipercaya untuk melayani kebutuhan masyarakat dalam membuat Kabupaten Bekasi menjadi lebih maju dan lebih berpotensi untuk masyarakat itu sendiri, tutup H. Akhmad Marjuki.(Dr)

Pemkab Bekasi Terima Penghargaan Dari Kementerian Keuangan Sebagai Peringkat Terbaik ke-5 Jawa Barat

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan sebagai peringkat terbaik ke-5 di Jawa Barat dalam Kinerja Pengelolaan Dana Desa Tahun 2021.

Penghargaan diterima langsung oleh Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki yang diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Barat, Dedi Sopandi dalam acara audiensi di Ruang Rapat Bupati, Komplek Pemkab Bekasi Cikarang Pusat, Senin (21/03/22).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Ida Farida, Ketua APDESI, Ketua Forum BPD Kabupaten Bekasi, para camat dan perangkat daerah terkait.

Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki, mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan dan menegaskan akan menjalankan program-program pemerintah pusat maupun provinsi secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Marjuki juga sangat mengapresiasi kinerja para kepala desa di Kabupaten Bekasi yang telah cepat merealisasikan pengelolaan Dana Desa (DD) di tahun 2021.

“Alhamdulillah Kabupaten Bekasi dapat penghargaan peringkat ke-5 dalam percepatan realisasi dana desa dan Dana Alokasi Khusus (DAK), dan para kepala desa juga merealisasikannya dengan cepat dan baik,” kata Marjuki.

Untuk kedepannya, Marjuki berharap program Dana Desa di Kabupaten Bekasi dapat terus diperbaiki dan ditingkatkan, sehingga untuk tahun 2022 bisa berhasil meraih prestasi yang lebih baik lagi.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat, Dedi Sopandi mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bekasi yang di tahun 2021 menjadi salah satu kabupaten yang berprestasi.

“Dari 27 kabupaten kota, kami lakukan evaluasi dan kabupaten Bekasi menjadi peringkat 5 terbaik untuk pengelolaan Dana Desa (DD) tahun 2021,” ujarnya.(Red)

Di Sela-sela IPU, Puan dan Ketua Parlemen Mesir Tukar Pengalaman Perpindahan Ibu Kota Negara

BIN | Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Mesir, Hanafi Ali Gebaly, di sela-sela 144th Assembly of the Inter Parliamentary Union (IPU): Dalam pertemuan, kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama.

Pertemuan dilakukan di Bali International Convention Centre (BICC) Nusa Dua, Bali, Senin (21/3/2022). Salah satu yang menjadi pembahasan adalah mengenai fasilitas kesehatan untuk pelajar-pelajar Indonesia di Mesir.

“Kita punya 9.000 mahasiswa yang menimba ilmu di Mesir, khususnya di Universitas Al-Azhar. Saya mengapresiasi fasilitasi pemerintah Mesir dan berharap dukungan fasilitas kesehatan kepada mahasiswa kita di sana,” ujar Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini terutama meminta agar Mesir memastikan pelajar Indonesia menerima vaksinasi Covid-19. Puan berharap ada layanan khusus untuk itu.

“Kami berharap dukungan fasilitas akses kekonsuleran dan informasi mengenai kondisi mahasiswa Indonesia kepada KBRI. Meminta kepastian layanan kesehatan terutama di masa pandemi ini, vaksinasinya untuk pelajar-pelajar kita yang ada di Mesir,” tuturnya.

Mengingat Mesir menjadi salah satu negara terbaik dalam pendidikan agama, Puan juga berharap Mesir menambah kuota beasiswa untuk mahasiswa Indonesia. Apalagi banyak pelajar Indonesia yang memilih Mesir untuk menempuh pendidikan agama.

“Peningkatan kerja sama kedua negara di bidang pendidikan perlu terjalin. Terutama bagaimana selama ini kerja sama dalam bidang pendidikan, banyak sekali pelajar kita yang ada di Mesir,” ungkap Puan.

Selain itu, Puan dan Hanafi Ali Gebaly membicarakan soal rencana perpindahan ibu kota negara. Mesir diketahui juga tengah memindahkan ibu kota negara.

“Dari Mesir dia berharap bisa belajar, bertukar pengalaman terkait dengan perpindahan ibu kota negara. Karena Mesir sedang melakukan itu,” tuturnya.

Tak hanya itu, pertemuan bilateral antar-pimpinan parlemen Indonesia dan Mesir juga membahas soal hubungan perdagangan. Apalagi, kata Puan, Mesir merupakan mitra dagang terbesar ketiga di Timur Tengah.

“Hubungan ekonomi Indonesia dan Mesir memiliki potensi untuk terus berkembang. Kita perlu membentuk Preferential Trade Agreements (PTA) untuk memperdalam kerja sama ekonomi masih terus berproses,” sebut mantan Menko PMK itu.

“Kami juga mendorong penuntasan penandatanganan MoU Pembentukan Gabungan Komite Perdagangan antara Menteri Perdagangan Indonesia dan Mesir,” imbuh Puan.

Terkait politik luar negeri, Indonesia dan Mesir memiliki kesamaan pandangan dalam isu Palestina. Puan mengatakan, Indonesia dan Mesir harus melanjutkan dukungan untuk kemerdekaan Palestina, melalui proses perdamaian dengan negosiasi multilateral yang kredibel.
 
“Kami mendukung upaya rekonsiliasi Palestina yang diprakarsai Mesir. Kami juga menghargai upaya Pemerintah Mesir dalam memberikan akses pada bantuan kemanusiaan, khususnya dari LSM Indonesia untuk warga Palestina di Gaza melalui perbatasan Rafah, Mesir,” paparnya.

“Saya menghargai  500.000 dosis vaksin Covid-19 hasil kolaborasi China dan Mesir dikirimkan ke Palestina untuk membantu perjuangannya melawan pandemi,” sambung Puan.

Kepada Hanafi, Puan juga mengungkap penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Termasuk mengenai gencarnya program vaksinasi yang saat ini cakupan dosis keduanya telah berada di level 70,38% dan juga peningkatkan vaksin booster.

Lebih lanjut, Puan menekankan pentingnya diplomasi parlemen antara Indonesia dan Mesir. Untuk bilateral, DPR telah membentuk Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) dengan Parlemen Mesir.

“Saya mencatat banyak hal yang telah dicapai oleh kedua negara, baik dalam konteks bilateral maupun multilateral. Namun tentunya selalu tetap terdapat ruang bagi peningkatan hubungan kedua negara,” tegas Puan.

Sementara itu, Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri yang ikut dalam pertemuan menyebut Puan dan Hanafi juga membahas soal peringatan bilatera antara Indonesia dan Mesir yang sudah terjalin selama 75 tahun.

“Dan kita sangat mengapresiasi karena Mesir adalah negara yang mendukung kemerdekaan Indonesia dari awal sekali. Sukarno juga jadi tokoh penting di Mesir sebagai inisiator KTT,” terang Irine.

Dalam pertemuan, Puan pun disebut turut mempromosikan kemampuan industri militer Indonesia. Irine menyebut selama ini Indonesia dan Mesir telah memiliki letter of intent (perjanjian kesepahaman) kerja sama pertahanan.

“Ibu ketua berharap kerja sama ini bisa meningkatkan dari letter of intent menjadi MoU. Jadi ibu ketua mempromosikan kekuatan industri pertahanan kita,” tutup Anggota Komisi I DPR RI tersebut.(Red)

Pelajar SMA Diserang Seekor Buaya Saat Liburan Di Danau Fotu



BIN I Sulawesi Tenggara – Telah terjadi insiden di danau Fotu Desa Kanapa-napa Kecamatan Mawasangka,Kabupaten Buton Tengah,dimana salah satu pengunjung wisata yang bernama Ferawati (16) mengalami luka akibat gigitan seekor Buaya dengan ukuran yang besar. Minggu (20/03/2022) sekitar pukul 13.00 WITA.

Saat kejadian, pelajar SMA tersebut sedang asik mandi di danau Fotu, tiba-tiba seekor Buaya menyerang korban dan menggigit lutut depan, kemudian Buaya tersebut menyerang kembali dan meninggalkan luka gigitan pada lutut bagian dalam.

Disaat korban sudah tidak berdaya, beruntung salah satu teman pria yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan dan korban dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk tindakan medis. Akibat dari serangan seekor Buaya tersebut, korban mengalami trauma dan mendapatkan 83 jahitan. (Wati)

Di Forum Parlemen Dunia, Puan Suarakan Harapan Generasi Muda yang Ingin Perubahan Iklim Segera Ditanggulangi

BIN | Ketua DPR RI Puan Maharani memfasilitasi suara-suara dari generasi muda yang menginginkan dunia menjadi lebih baik lewat gerakan nyata mengatasi perubahan iklim. Harapan kelompok pemuda yang fokus terhadap isu climate change ini disampaikan pada salah satu forum 144th Inter-Parliamentary Union (IPU) Assembly & Related Meetings di Bali.

Sebagai President of Assembly, Puan menjadi pemimpin Sidang Paripurna Majelis IPU ke-144.

“Pada Majelis IPU ke-144 ini, kita diharapkan dapat meneguhkan kembali tujuan IPU untuk memperkuat parlemen, untuk mempromosikan demokrasi, perdamaian, dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Puan.

Hal tersebut disampaikan dalam First Plenary Sitting of the 144th Assembly of the Inter Parliamentary Union di Bali International Convention Centre (BICC) Nusa Dua, Bali, Senin (21/3/2022). Puan pun menyebut tujuan pembentukan IPU pada tahun 1889 untuk memperjuangkan perdamaian saat ini ternyata juga masih relevan.

“Kita harus melakukan diplomasi preventif untuk menghindari terjadinya perang dan konflik. Karenanya Majelis IPU ke-144 harus menjadi momentum bersama bagi Parlemen untuk berkontribusi menyelesaikan berbagai tantangan global,” ucapnya.

Puan pun mengatakan, IPU harus mendorong peningkatan partisipasi perempuan dan kalangan muda dalam pengambilan keputusan di berbagai badan publik. Termasuk dalam isu perubahan iklim yang menjadi tema dari IPU ke-144.
 
“Perempuan mencakup 80% dari displaced person yang terdampak dari perubahan iklim. Perempuan dan anak perempuan adalah yang paling rawan dalam situasi konflik,” kata Puan.

“Perubahan iklim merupakan krisis eksistensi planet bumi. Pemanasan bumi telah terjadi lebih cepat dari masa-masa sebelumnya,” lanjut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Untuk mendengarkan aspirasi terkait isu perubahan iklim, Puan mengundang perwakilan dari generasi muda yang selama ini melakukan berbagai gerakan untuk menghentikan pemanasan global. Ia mengajak Melati Wijsen, pemimpin gerakan Youthtopia yang bertujuan memberdayakan anak-anak muda agar menjadi agen perubahan, berbicara di hadapan delegasi negara-negara IPU.
 
“Melati juga seorang penggagas dari Bye Bye Plastic Bags, sebuah organisasi yang menghimpun pemuda dari seluruh dunia yang berjuang menghentikan pemakaian kantong plastik,” tutur Puan.
 
“Melati kami hadirkan untuk mengingatkan tanggung jawab kita terhadap generasi muda dan generasi-generasi mendatang bahwa tugas kita adalah meninggalkan bumi yang lebih hijau, lebih sehat, dibandingkan dengan yang kita warisi dari para pendahulu,” sambungnya.

Berdiri di hadapan forum IPU, Melati yang tinggal di Bali sejak kecil menyatakan generasi muda sudah bosan dengan berbagai agenda penyelamatan bumi yang hanya sekadar kata-kata saja.

“Pemuda dari seluruh dunia, termasuk anggota parlemen yang hadir di sini, tahu perubahan iklim sudah ada. Dan kita tidak menunggu sampai tua untuk melakukan aksi,” ungkap Melati.

Melati mengaku sudah sejak usia 12 tahun mengkampanyekan penghentian polusi plastik dan melakukan berbagai gerakan. Ini ia lakukan berawal karena tidak ingin Bali yang indah tercemar oleh polusi plastik.

“Sekarang setelah hampir 10 tahun, hal itu sudah terealisasi. Kami mendengar kita harus take action, maka jangan lagi cuma berbicara. Kami tidak butuh lebih banyak lagi konferensi-konferensi,” tegasnya.

Melati mengungkap pemanasan global telah menyebabkan banyak bencana, seperti mencairnya es di kutub, hutan terbakar, dan masih banyak lagi. Perubahan iklim disebutnya dapat membuat manusia kehilangan tempat tinggal, munculnya penyakit baru, termasuk pandemi, jika tidak ada aksi nyata.

“Perubahan iklim sudah ada dan sedang terjadi. Ini kenyataan buat kita. Banyak pemuda di dunia punya visi, ide, untuk membangun agar dunia menjadi lebih baik. Tapi kami membutuhkan contoh,” sebut Melati.

Perempuan 21 tahun itu pun meminta agar pemimpin dunia, termasuk dari kalangan parlemen, memberikan kebijakan serius terkait masalah perubahan iklim.

“Kita pemuda di sini serius mengenai perubahan. Kita sudah siap. Bagaimana dengan kalian?” tantang Melati ke para anggota parlemen negara-negara dunia di forum IPU.

Setelah Melati, Puan juga mengundang Presiden Forum of Young Parliamentarians, Sahar Albazar dari Mesir, untuk menyampaikan aspirasi. Ia menyatakan juga berbicara sebagai perwakilan kaum muda dan generasi penerus.

Menurut Sahar, penggunaan emisi dan berbagai perilaku penyebab pemanasan global sudah ada sejak generasi muda saat ini lahir.

“Tapi kami yang akan merasakan dampaknya, kami yang akan memperbaiki kerusakqn-kerusakannya,” urai Sahar.

Para pemuda di dunia disebut tak merasa puas dengan kebijakan-kebijakan pemimpin dalam mengatasi perubahan iklim. Untuk itu, Sahar mengajak seluruh generasi muda di dunia melakukan aksi.

“What can we do? Kita melakukan aksi sesuai paris agreement dan untuk sampai sana kami membutuhkan partisipasi lebih banyak lagi dari kalangan muda. Termasuk di parlemen-parlemen dunia agar kita lebih banyak didengar dan bisa berbicara,” ujarnya.

Di forum ini, sebuah pesan video dari mantan Sekjen PBB, Ban Ki-moon turut disampaikan. Ban Ki-moon menjadi tokoh yang selalu mendorong tindakan nyata di semua tingkatan untuk menanggulangi perubahan iklim.

Selain itu, delegasi IPU diingatkan pada pesan dari Sekjen PBB saat ini, Antonio Guterres yang disampaikan dalam peluncuran laporan terbaru The Intergovernmental Panel on Climate Change, atau IPCC, sebagai badan keilmuan PBB untuk perubahan iklim.

Delegasi IPU juga mendapat pesan dari Ketua Parlemen Tuvalu, Samuelu Penitala Teo. Tuvalu merupakan salah satu negara pulau dan berkembang di kawasan Pasifik yang mengalami secara langsung efek yang sangat merugikan dari perubahan iklim.

Puan lalu mengingatkan forum IPU agar serius menanggapi aspirasi dan pesan-pesan yang telah disampaikan tersebut. Ia mengatakan, parlemen harus mampu memberi contoh melakukan aksi nyata penanggulangan perubahan iklim.

“Dan mari kita tunjukkan bahwa Parlemen dapat berkontribusi mewujudkan dunia yang lebih aman, adil, dan sejahtera,” tegas Puan.

Sementara itu, Sekjen IPU Martin Chungong menyatakan mempromosikan pemberdayaan pemuda menjadi salah satu agenda IPU. Para pemuda disebut harus diberi kesempatan untuk membawa perubahan pada dunia.

“Kita harus katakan yes untuk pemuda-pemuda di dalam parlemen,” kata Chungong.(Red)

Pelantikan DPP GRANAT: Hidup Sehat, Terhormat Tanpa Narkoba

BIN | Jakarta – Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) Periode 2021 sampai dengan dilaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) GRANAT resmi dilantik di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (20/3/2022) malam.

Ketum DPP GRANAT DR. H. KRH. Henry Yosodiningrat dalam pidatonya usai dilantik mengajak segenap pengurus yang baru dilantik untuk bersama bekerja keras tanpa mengenal lelah, mengabdi untuk bangsa dengan membantu segala upaya pemerintah mewujudkan generasi muda yang hidup sehat, terhormat tanpa narkoba.

“Demikian pula kepada sahabat-sahabat seperjuangan Pengurus DPD dan DPC GRANAT di seluruh Indonesia yang mengikuti acara ini secara virtual. Juga saya ucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pengurus DPP GRANAT pada periode lalu, yang telah bekerja keras dengan mengorbankan waktu, tenaga dan fikiran dengan semboyan ‘mengabdi untuk bangsa’,” ungkap Henry.

Pada kesempatan ini, Henry juga menyampaikan terima kasih kepada mitra yang telah bekerjasama dengan DPP GRANAT antara lain kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) dalam hal ini Jenderal TNI Dudung Abdulrahman pada tanggal 21 Januari 2021 di Mabes TNI AD.

“Demikian pula kepada PT Garuda Indonesia dengan penandatanganan MOU tanggal 27 Oktober 2020 yang ditandatangani Dirut Garuda Indonesia,” ungkap Henry.

Selain itu, lanjut dia, GRANAT juga menyampaikan terima kasih kepada Institusi POLRI khususnya Polda Metro Jaya yang hingga saat ini masih berlangsung kerjasama, yaitu dalam bentuk pemberian vaksin ketiga (booster) kepada masyarakat.

Sementara itu, dalam sambutannya Ketua Dewan Pembina DPP GRANAT Komjen Pol (Purn) Togar M. Sianipar berharap setelah pelantikan DPP GRANAT harus segera konsolidasi menata organisasi hingga menyepakati bersama kapan digelar MUNAS untuk memilih Ketua Umum secara definitif.

“Seperti kita ketahui, karena Pandemi Covid-19, Dewan Pendiri, Dewan Pembina, Dewan Penasihat dan Dewan Pakar DPP GRANAT berkumpul bersama menunjuk kembali Saudara Henry Yosodiningrat sebagai Ketua Umum DPP GRANAT hingga digelarnya Munas yang merupakan Forum Tertinggi dalam organisasi dalam pengambilan kebijakan hingga memilih Ketua Umum,” kata Togar.

Di sisi lain, Togar juga mengingatkan para Pengurus DPD dan DPC GRANAT untuk melakukan konsolidasi salah satunya Rakorda di setiap tahunnya.

“Kami menyerukan seluruh Pengurus di daerah untuk menancapkan dan mengibarkan Pataka GRANAT hingga eksistensinya bisa dirasakan bagi Bangsa dan Negara. Jangan sampai GRANAT di daerah ada tapi tidak ada. Karena itu, kami mengapresiasi kepada Pengurus Daerah yang aktif hingga membentuk dan melantik pengurus di tingkat DPC, PAC hingga ranting,” harap Togar.

Turut hadir dalam Pelantikan DPP GRANAT ini salah satu Pendiri dan juga Dewan Kehormatan DPP GRANAT Jilal Mardhani, Pendiri dan Dewan Penasehat DPP GRANAT Hanna Widjaja, Ketua Dewan Kehormatan DPP GRANAT Mayjen TNI (Purn) Sulaiman AB, Ketua Dewan Pakar DPP GRANAT Komjen Pol (Purn) Ahwil Loetan beserta sejumlah Anggota Dewan Pakar DPP GRANAT diantaranya: Irjen Pol. (P) Dr. Drs. Bambang Karsono, Prof. Dr. Bambang Saputra, Irjen Pol. (P) Drs. Anjan Pramuka Putra, dan Dewan Pembina DPP GRANAT Mayjen TNI (P) Muchdi Purwoprandjono, Komjen Pol (P) Heru Winarko, Dewan Kehormatan DPP GRANAT Hermansyah Dulaimi, Asye Arifin Ashar, Tonny Soenanto, Robby T. Winarka, Dewan Penasehat DPP GRANAT Tursandy Alwy, Irjen Pol (P) Ilham Salahudin, Mayjen TNI (P) H.R Adang Ruchiatna P, Dian Piesesha, Prof. Dr. Habe, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, dan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdulrahman yang diwakilkan Staf Intelijen, serta undangan dari BNN, dan jajaran TNI, Polri, Kejaksaan Agung.

Selain itu, hadir secara langsung para pengurus DPP GRANAT yang dilantik, Pengurus DPD GRANAT Kepulauan Riau, DPD GRANAT Papua Barat, DPD Sumatera Utara, DPD Jawa Barat, DPD Jawa Timur, DPD Yogyakarta, DPD Kalimantan Selatan, DPC Manokawari, DPC Sorong, DPC Kota Medan, DPC Kuningan, DPC Purwakarta, DPC Karawang, sementara itu Pengurus DPD dan DPC daerah lain se-Indonesia hadir secara daring melalui Zoom.

Dalam pelantikan tersebut, para Pengurus DPP GRANAT yang dilantik maju ke depan setelah namanya dalam pencabutan Surat Keputusan Ketua Umum GRANAT No. IST/KU-DPP-Granat/XII/2021 Tanggal 28 Desember 2021 tentang Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, dan Dewan Pakar DPP GRANAT Masa Bhakti Tahun 2021 Sampai Dengan Dilaksanakannya MUNAS yang dibacakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP GRANAT Hillman Suaidy.(Red)

Di IPU ke-144, Puan Tekankan Pentingnya Diplomasi Parlemen Untuk Jembatani Perbedaan Antar-Negara

BIN | Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pentingnya diplomasi antar parlemen negara-negara Inter-Parliamentary Union (IPU). Dengan diplomasi yang baik, perbedaan antar-negara bisa disikapi dengan baik.

Di hari kedua penyelenggaraan 144th IPU Assembly & Related Meetings di Bali, Puan membuka First Meeting of the Steering Committee. Dalam kesempatan itu, ia berharap agar para delegasi IPU ke-144 dapat membangun konsesus besar mengatasi berbagai masalah global, termasuk pandemi Covid-19.

“Pertemuan kita hari ini datang pada saat yang sangat penting, di mana dunia sedang menghadapi tantangan global yang kompleks,” kata Puan di Bali International Convention Centre (BICC) Nusa Dua, Bali, Senin (21/3/2022).

Adapun tantangan global yang dimaksud mulai dari konflik antar negara, pandemi yang berkepanjangan, dan tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim. Untuk itu, Puan berharap agar di tengah ketidakpastiam ini, anggota-anggota IPU memastikan proses penyusunan kebijakan menghasilkan hasil yang kuat.

“Untuk terus maju dengan hasil yang nyata, kami berharap delegasi dapat membangun konsensus bersama dan mencari konvergensi pada isu-isu global yang menarik,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Setelahnya, Puan pun mengikuti diskusi Governing Council yang dipimpin oleh Presiden IPU Duarte Pacheco. Salah satu yang menjadi pembahasan dalam diskusi Dewan Pengurus IPU itu adalah terkait konflik antara Rusia dan Ukraina.

Menurut Duarte Pacheco, sebelum invasi Rusia di Ukraina, pihaknya sudah melakukan dialog dengan parlemen kedua negara agar menghindari perang sehingga masyarakat sipil tidak terkena dampak konflik.

“Diplomasi satu-satunya cara untuk menyelamatkan warga. Setelah invasi, kita lebih kuat memberikan statement. IPU menjadi jembatan dialog,” ucapnya.

“Perang harus berhenti sekarang. Ini posisi IPU,” sambung Pacheco disambut tepuk tangan delegasi-delegasi yang hadir.

Sementara itu, Sekjen IPU Martin Chungong memaparkan berbagai pencapaian yang sudah didapat forum parlemen internasional tersebut. Salah satunya dalam hal kesetaraan gender dan penghormatan kepada hak-hak perempuan.

Chungong kembali memberi apresiasi kepada Puan dan menyebutnya sebagai simbol perjuangan kesetaraan gender di dunia.

“Seperti ibu Puan Maharani yang menjadi pimpinan parlemen perempuan di Indonesia. Ibu Puan menjadi satu dari 26,1 persen anggota parlemen perempuan di dunia,” ucap Chungong.

Di akhir sesi Governing Council IPU ke-144, Puan yang duduk di meja delegasi Indonesia memberikan apresisi dan rasa terima kasih atas mandat dari IPU kepada DPR sebagai tuan rumah. Ia juga diberikan amanat untuk memimpin Majelis IPU ke-144.

“Kepercayaan ini tentu akan saya gunakan untuk memimpin Majelis IPU ke-144 dengan transparan dan inklusif. Sehingga kita dapat melaksanakan pertemuan dengan produktif dan menghasilkan kesepakatan untuk kepentingan bersama,” papar Puan.
 
Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini menyinggung soal masih kerap munculnya perbedaan-perbedaan antar negara terhadap isu-isu global. Puan menilai hal tersebut wajar namun harus disikapi dengan bijaksana.
 
“Bagi DPR RI, kami mengakui pentingnya diplomasi parlemen yang dapa berkontribusi menjembatani perbedaan antar negara serta memperkuat kerja sama internasional, multilateralisme, dan menolak unilateralisme,” jelasnya.

Puan menegaskan, IPU telah membuktikan efektivitas dialog antar anggota parlemen untuk mengimplementasikan demokrasi. Selain itu juga dalam memelihara perdamaian, mempromosikan hak asasi manusia, memajukan kesetaraan gender, dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.  
 
“Melalui Majelis IPU ke-144 ini, saya berharap kita bersama dapat berkontribusi meneguhkan semangat solidaritas internasional,” tegas Puan.

“Kita dapat memulai diskusi dengan membahas isu-isu yang mana kita memiliki kesamaan pandangan. Selanjutnya, kita dapat membahas isu-isu di mana masih terdapat perbedaan pandangan,” lanjut mantan Menko PMK itu.

Puan lalu menekankan pentingnya fleksibilitas dari semua pihak dalam forum. Dengan begitu, IPU ke-144 dapat menyepakati konsesus bersama pada isu-isu global yang dibahas.

“Dan take and give, sehingga dokumen akhir dapat disepakati dengan konsensus. Saya berharap meski kita semua memiliki kepentingan nasional, namun kita juga memperhatikan kepentingan bersama, dan mempertahankan suasana diskusi yang kondusif,” jelas Puan.

Menurutnya, hanya melalui aksi kolektif, IPU akan mampu mencari solusi mengatasi berbagai tantangan bersama  yang tengah dihadapi dunia. Puan meminta dukungan seluruh delegasi agar penyelenggaraan IPU ke-144 dapat memberi kontribusi yang bermanfaat untuk masyarakat internasional.
 
“Dengan dukungan semua delegasi, kita akan membuat Majelis IPU ke-144 ini sukses,” tutup cucu Proklamator Bung Karno itu.(Red)

PemDes Cibarusah Kota Dan Perum Jasa Tirta II Sidak Bangli Diatas Tanggul Irigasi

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Desa Cibarusah Kota bersama unsur Muspika dan PJT Cibarusah melaksanakan sidak bangunan liar di bantaran irigasi sepanjang Jl.Kp.Gandaria, Desa Cibarusah Kota, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Senin (21/03/2022).

Hal itu dilakukan lantaran semakin banyaknya bangunan liar yang berada di tanggul irigasi.

Asisten Manager seksi Cipamingkis, Herdiansyah, melalui Juru Pengairan, Cecep Sukiyani, menegaskan, bangunan-bangunan yang ada di bantaran irigasi harus ditertibkan.

“Kami dari pihak PJT, sama sekali tidak memberikan izin untuk membangun disepanjang irigasi ini, jangan sampai ada oknum yang bermain dan memanfaatkan,” tegas Cecep.

Saat ini, jelas Cecep, pihaknya sedang berkoordinasi dengan PemDes Cibarusah Kota dan Muspika Cibarusah untuk mencari solusi terbaik.

“Saat ini sedang kami usahakan koordinasi dengan pimpinan, PemDes Cibarusah Kota dan Muspika,” ujar dia.

“Intinya kita akan sesuai dengan peraturan yang ada dilihat dari regulasinya, mendirikan bangunan di atas saluran air untuk kepentingan ekonomi tidak diperbolehkan,” lanjut Cecep.

Cecep juga menjelaskan, aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 8 Tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Jaringan Irigasi.

Pada Bab V Pasal 20 ayat 2 disebutkan, dalam keadaan tertentu sepanjang tidak mengganggu fisik dan fungsi jaringan irigasi, ruang sempadan jaringan irigasi dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain. Berupa pelebaran jalan dan pembuatan jembatan, pemasangan rentangan kabel listrik, kabel telepon, dan pipa air minum, pipa gas, mikrohidro dan kegiatan yang bersifat sosial untuk kepentingan umum.

Sementara itu pihak PemDes Cibarusah Kota yang diwakilkan Kaur Pemerintahan Desa Cibarusah Kota, Trie Manto,SH , mengatakan, pihak Pemerintah Desa tidak mengeluarkan izin atau rekomendasi apapun terkait pembangunan liar yang ada disepanjang Irigasi Kp. Gandaria.

“Kami dari pihak pemerintahan Desa Cibarusah Kota, samasekali tidak mengeluarkan izin atau rekomendasi apapun terkait masalah ini, kami bersama PJT dan Muspika akan menindaklanjuti hasil sidak hari ini.” pungkas Trie Manto selaku Kaur pemerintahan Desa Cibarusah Kota. (Wati)

Sidak bangunan liar di sepanjang jalan irigasi Kp. Gandaria, melibatkan Babinsa Koramil 09/Cibarusah, Serma Muchson dan Koptu Roni, staff Desa Cibarusah Kota dan Muspika Cibarusah. (Wati)