4.8 C
New York
Friday, March 13, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 20

Kadin Budpora Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, 2025 Fokus Perbaikan Atap Stadion Wibawa Mukti

BIN || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan perbaikan Stadion Wibawa Mukti akan dilaksanakan pada tahun 2025. Perbaikan ini akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menyatakan bahwa fokus perbaikan akan berada pada bagian atap stadion yang rusak akibat diterpa angin kencang pada Oktober 2024.

“Kami sudah memulai pembersihan puing atap, baik di atas maupun di bawah. Untuk perbaikan atap stadion, alhamdulillah sudah dialokasikan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk penanganan secara menyeluruh, sehingga ke depan lebih kokoh,” ujar Iman pada Selasa (21/1/2025).

Iman menjelaskan, estimasi anggaran tersebut mengacu pada hasil komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Anggaran Rp15 miliar ini merujuk pada estimasi awal dari Kementerian PUPR, dan mudah-mudahan cukup sesuai perencanaan. Pelaksanaan perbaikan akan dimaksimalkan tahun ini,” katanya.

Saat ini, tahapan perbaikan memasuki proses lelang konsultan perencana. Diharapkan, hasil perencanaan selesai pada akhir Maret 2025, sehingga perkuatan konstruksi atap stadion dapat segera dimulai.

“Jika sesuai rencana, lelang fisik akan dilakukan pada April 2025, dan perbaikan atap stadion dapat dimulai pada Mei 2025. Semoga ini dapat mengurangi dampak jika terjadi angin besar lagi,” jelasnya.

Iman juga menyoroti bahwa kejadian angin kencang pada Oktober 2024 merupakan fenomena yang tidak biasa berdasarkan pengamatan BMKG. Oleh karena itu, perbaikan atap stadion akan dirancang agar lebih kokoh dan tahan terhadap cuaca ekstrem.

“Dari kejadian tersebut, diharapkan perencanaan dan pelaksanaan perbaikan atap Stadion Wibawa Mukti ke depan lebih kuat,” terangnya.(Red)

Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Gelar Launching  Aplikasi Jaksa Garda Desa kepada Kepala Desa, Lurah, dan Operator Sistem Keuangan Desa (Siskeudes)

BIN || Kabupaten Bekasi – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi menggelar launching sekaligus sosialisasi aplikasi Jaksa Garda Desa kepada Kepala Desa, Lurah, dan Operator Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Dilaksanakan secara daring, di ruang Command Center, Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi pada Senin (20/01/2025).

Acara sosialisasi ini dibuka oleh Pj Bupati Dedy Supriyadi bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Dwi Astuti Beniyati.

Dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong turut mendampingi.

Penjabat Bupati Bekasi Dedy Supriyadi mengatakan aplikasi Jaksa Garda Desa ini memiliki beberapa keunggulan. Misalnya sisi akses informasi secara real time mengenai Keuangan yang dikelola oleh pemerintah desa.

“Kemudian, dengan aplikasi ini masyarakat bisa mengetahui aliran penggunaan dananya, aliran keuangannya, ini sangat penting mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan keuangan pengelolaan dana desa,” terangnya saat sambutan sekaligus pengarahan.

Aplikasi ini bisa meningkatkan kapasitas seluruh jajaran perangkat desa dalam pengelolaan keuangan dan kegiatan. Melalui sosialisasi dan pelatihan ini sambung Dedy akan mendorong perangkat desa lebih siap menghadapi tantangan yang ada.

“Keberhasilan ini juga ditentukan dari kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, lembaga hukum dan pemerintah daerah untuk mencapai tujuan bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Dwi Astuti Beniyati menjelaskan aplikasi ini terintegrasi dengan Kejaksaan Agung RI dengan seluruh Kejaksaan di Kabupaten dan kota lainnya. Karena itu dalam sosialisasi ini para lurah, kepala desa maupun perangkatnya untuk bisa mengikutinya.

“Aplikasi ini terintegrasi dengan Kejaksaan Agung nanti fitur aplikasinya juga sudah ada. Nah teman-teman nanti dari intelijen yang akan memandu lurah maupun perangkat desa, se-Kabupaten Bekasi,” tuturnya.

Nantinya aplikasi ini akan memantau sekaligus membantu mengelola dana desa, cagar budaya serta seluruh administrasi yang akan diupload oleh perangkat desa. Data ini sebagai awal pendampingan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi kepada kepala desa dan lurah dalam pengelolaan dana desa.

“Terutama dana desa ya. Masih ada fitur-fitur lain yang harus dimasukkan. Nah itu nanti bagi kepala desa yang tidak tahu aplikasi nanti dibantu operator masing-masing, nanti dari kita Kejaksaan yang memandu maupun sosialisasi,” jelasnya.

Selain aplikasi ini, Kejari Kabupaten Bekasi juga tetap melakukan pendampingan seperti yang sudah berjalan yaitu road show pendampingan ke desa-desa di Kabupaten Bekasi. 

“Jadi tidak perlu resah. Nanti kita akan turun termasuk menjelaskan aplikasi yang hari ini kita launching,”Pungkasnya.(Red)

Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi meminta; Seluruh Tenaga Non-ASN Yang Telah Lulus Seleksi ASN-PPPK, Tingkatkan Kinerja 

BIN || Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi meminta kepada seluruh Tenaga Non-ASN yang telah lulus mengikuti seleksi ASN-PPPK untuk meningkatkan kinerjanya ketika sudah berstatus ASN. Status sebagai ASN, menurutnya tidak boleh membuat kinerja mereka malah menurun.

Hal tersebut disampaikan pada Apel Korpri bagi Seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, di Plaza Pemkab Cikarang Pusat, pada Senin, (20/01/2025).

“Karena namanya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, ada masanya evaluasi dan jika tidak baik kinerjanya berhak pimpinan memberikan penjatuhan jika pimpinan menilai tidak kompeten, maupun berkinerja secara baik,” tegasnya dalam amanat Apel.

Poin kinerja ini, jelas Dedy, akan menjadi perhatiannya secara khusus. Dia meminta para kepala perangkat daerah memperhatikan dan memonitoring aspek kinerja Calon ASN-PPPK yang sudah lulus tes seleksi.

“Saya meminta kepala perangkat daerah untuk memantau terus kinerja teman-teman yang kemarin baru lulus PPPK di tahap pertama,” tuturnya.

Sementara, bagi Tenaga Non-ASN yang masih berproses di tahap kedua, saat ini pendaftaran masih dibuka. Dia mendorong BKPSDM untuk menjalankan tugas dengan memverifikasi secara benar untuk mencegah adanya pelanggaran yang sudah ditetapkan aturannya.

“Seleksi PPPK tahap 2 telah diperpanjang hingga 20 Januari 2025. Kesempatan ini terbuka bagi Tenaga Non-ASN yang aktif selama 2 tahun terakhir dan digaji Pemerintah Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

Dia menegaskan semua persyaratan harus dipenuhi dengan benar, dengan tidak menoleransi pelamar yang memalsukan serta perangkat daerah yang memanipulasi data agar bisa masuk.

“Bagi pelamar yang gugur dalam seleksi namun memiliki kinerja yang baik agar dapat dipertimbangkan menjadi PPPK paruh waktu,” katanya.(Red)

Unit Jatanras Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota Berhasil Ringkus Dua Pelaku Pengeroyok Jurnalis

BIN || Kota Bekasi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Metro Bekasi Kota berhasil meringkus dua pelaku pengeroyok wartawan di depan Gedung Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya beberapa waktu lalu.

“Ini bukti keseriusan pihak Satreskrim dan Jatanras Polres Metro Bekasi Kota, dalam menangani kasus pelaku pengeroyokan wartawan di depan sekretariat PWI Bekasi Raya,” kata Ade Muksin, Ketua PWI Bekasi Raya, Kamis (2/1/2025).

Menurut Ade, kinerja Satreskrim dan Unit Jatanras Polres Metro Bekasi Kota patut diapreasiasi, karena pelaku pengeroyokan wartawan yang di polisikan telah diproses serius dan masuk jeruji besi.

“Kami apresiasi yang setinggi-tingginya atas kinerja Satreskrim, Unit Jatanras Polres Metro Bekasi Kota yang telah menahan dua pelaku, karena kasus pengeroyokan awak media masuk bui, ini baru pertama kali terjadi di Kota Bekasi,” ungkap Ade.

Sementara itu, Kompol Audy Joize Oroh Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota mengungkapkan bahwa kedua pelaku ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda setelah dilakukan penyelidikan mendalam oleh tim kepolisian.

“Kami telah mengamankan dua orang tersangka yang terlibat dalam insiden pengeroyokan wartawan, dan saat ini sudah dilakukan penahanan. Penangkapan dilakukan berdasarkan bukti yang diperoleh dan keterangan saksi di lapangan,” ungkap Kompol Audy dalam keterangannya kepada awak media.

Insiden pengeroyokan yang terjadi pada Jumat 22 November 2024 tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak, terutama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan komunitas jurnalis. Korban, seorang wartawan aktif, mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

“Insiden tersebut menuai kecaman dari kalangan jurnalis, terutama PWI dan komunitas jurnalis lainnya. Korban adalah wartawan aktif, dari hasil visum bahwa korban mengalami luka-luka di sekitar kepala,” ujar Kasatreskrim.

Ia juga menegaskan Polres Metro Bekasi Kota memastikan bahwa kasus ini akan diproses secara transparan dan adil. Kedua pelaku terancam pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Kami pastikan Polres Metro Bekasi Kota akan memproses secara transparan dan adil. Dua pelaku terancam pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun 6 bulan,” pungkasnya. (***)

Sepakati Arahan PJ Bupati Bekasi Dedy Supriyadi, Slogan Bapenda Beraksi, Bergerak Bersama Mencapai Realisasi

BIN || Kabupaten Bekasi – Dinas Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi resmi menetapkan slogan ‘Bapenda Beraksi’ atau disingkat Bergerak Bersama Mencapai Realisasi.

Itu disepakati pada Pengarahan Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi pada seluruh pegawai Bapenda dalam rangka optimalisasi Pajak Daerah Kabupaten Bekasi Tahun 2025 di Aula Diskominfosantik, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat pada Senin (13/01/2025) lalu.

“Salah satu penyemangat kita, Bapenda Beraksi. Mudah mudahan dengan slogan tersebut, menjadi motivasi untuk kami bersama semua yang ada di Bapenda Kabupaten Bekasi,” ujar Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi Ani Gustini.

Slogan yang diinisiator langsung oleh Pj Bupati Bekasi itu menjadi pelecut semangat tahun 2025, dengan target Rp 3 triliun lebih. Baginya, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) menentukan pembangunan Kabupaten Bekasi.

“Kami mohon dukungan dari masyarakat juga semua pihak, karena capaian itu untuk membangun. Bapenda menghimpun dari apa yang pemerintah Kabupaten Bekasi targetkan,” katanya.

Dirinya mengajak ASN Kabupaten Bekasi memberikan contoh bagi masyarakat untuk tertib pajak, baik BPHTB maupun PBB.

“Kita menghimbau, mari karyawan dulu agar kita memberikan contoh pada masyarakat,” katanya.

Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi mengatakan, Bapenda Kabupaten Bekasi bergerak bersama tercapainya realisasi baik di tahun 2025 maupun tahun-tahun kedepan.

“Dan saya melihat, mulai dari kepala Bapenda, teman- teman Bapenda semangat semua. Sungguh luar biasa atas pencapaiannya. Tentunya terima kasih banyak, atas upaya dan kinerja yang ditunjukkan oleh Bapenda. kami optimis memasuki tahun 2025, untuk mengejar capaian target, termasuk dari pada wajib pajak akan tercapai,” ujarnya usai memberikan pengarahan. (Red)

Iman Ingin Tingkatkan Nilai Ekonomis Pelabuhan Pelantar Kuning

BIN || Tanjungpinang – Pelabuhan Pelantar Kuning, yang menjadi akses untuk ke Pulau Penyengat harus dipertahankan. Keberadaannya sebagai pintu utama menuju Pulau Penyengat harus ditingkatkan. Bahkan nilai ekonomi yang memberi dampak bagi masyarakat harus terus ditingkatkan.

Demikian di antara kesimpulan dari pertemuan Tindak Lanjut Rapat Dengar Pendapat dengan Gerakan Bersama Penyelamatan Pelabuhan Pelantar Kuning Penyengat. Pertemuan di Restoran Kristal Fatimah, Dompak itu, langsung dipimpin Ketua DPRD Kepri, H.Iman Sutiawan. Hadir juga Wakil Ketua III DPRD Kepri Ustaz Bahtiar serta anggota DPRD Kepri Hanafi Ekra dan Najib.

Pertemuan itu juga dihadiri Wali Kota Terpilih Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah. Hadir juga Sekda Kota Tanjungpinang dan Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang. Sejumlah pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri juga hadir.

Dari Pemprov Kepri, hadir Kepala Dinas Perhubungan Junaidi, Kadis Pariwisata Guntur Sakti, Kepala Barenlitbang Misni dan Karo Ekonomi dan Pembangunan Syakyakirti.
“Kami sepakat Pelabuhan Pelantar Kuning dipertahankan. Akan kami tindaklanjuti ke Pak Gubernur. Termasuk kesiapan anggaran untuk meningkatkan nilai dan kualitas Pelantar Kuning itu,” kata Iman.

Ketua DPD Partai Gerindra Kepri ini menegaskan bahwa kehadiran dan keberadaan semua pihak di lembaga legislatif dan eksekutif Kepri ini harus bisa memberi nilai tambah untuk Pelantar Kuning. Apalagi masyarakat, saat dengar pendapat Senin (6/1) lalu, masih sangat menginginkan pelabuhan ini dipertahankan.

Pada pertemuan itu, Iman mendengar langsung pemaparan dari berbagai pihak. Yang pertama memberi penjelasan adalah Kadis Perhubungan Junaidi. Kemudian Kepala Barenlitbang Misni. Sekda Kota Pinang juga memberi penjelasan. Demikian juga dari LAM Kepri.

Dari DPRD Kepri, Najib yang juga hadir pada pertemuan Senin (6/1) lalu menekankan pentingnya keberadaan pelantar Kuning ini. Demikian juga dengan Ustaz Bahtiar.
“Kita sama-sama ingin membantu masyarakat, meningkatkan nilai ekonomi untuk masyarakat,” kata pria kelahiran Pulau Kasu ini.

Wali Kota Tanjungpinang Terpilih, Lis Darmansyah menyampaikan harapannya terhadap Pelantar Kuning. Jika ditanya saat ini, kata Lis, dia akan menjawab kalau bisa dipertahankan. Tapi ketika dia ditanya saat sudah dilantik, dengan tegas Lis menyatakan akan tetap mempertahankan Pelantar Kuning.
“Rasa saya kalau mencari anggaran, bisalah kita berkolaborasi,” kata Lis sambil mencolek Iman yang duduk di sampingnya.

Lis pun menyampaikan jangan hanya bicara persoalan pelabuhan saja. Ada pusat ekonomi untuk kepentingan masyarakat banyak.
“Kita putuskan tetap kita pertahankan Pelantar Kuning. Kita percantik Pelantar Kuning,” kata Lis.(Ed)

Awal Tahun Sekitar 10.548 Perwira Polri Naik Pangkat

BIN || Jakarta – Awal tahun baru Polri menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat untuk periode 1 Januari 2025, yang berlangsung di Rupattama Mabes Polri, Jakarta. Dalam kegiatan ini, sebanyak 10.548 personel perwira menerima kenaikan pangkat sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka terhadap institusi dan masyarakat.

Berdasarkan rekapitulasi resmi, berikut rincian kenaikan pangkat perwira Polri periode ini:

  1. Kenaikan pangkat ke Ipda: 462 personel
  2. Kenaikan pangkat ke Iptu: 4.358 personel
  3. Kenaikan pangkat ke AKP: 3.625 personel
  4. Kenaikan pangkat ke Kompol: 1.080 personel
  5. Kenaikan pangkat ke AKBP: 700 personel
  6. Kenaikan pangkat ke Kombes Pol: 300 personel
  7. Kenaikan pangkat ke Pati: 23 personel, dengan rincian:
  • Ke pangkat Irjen: 3 personel
  • Ke pangkat Brigjen reguler: 19 personel
  • Ke pangkat Brigjen pengabdian: 1 personel

Pelaksanaan di Mabes Polri difokuskan untuk kenaikan pangkat personel Satker Mabes Polri yang menjadi Kombes Pol, serta para perwira tinggi (Pati) Polri.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan wujud apresiasi terhadap prestasi yang telah ditorehkan para anggota Polri.

“Kenaikan pangkat ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga sebuah amanah besar. Diharapkan, para perwira dapat terus meningkatkan dedikasi dan kinerja dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” ujar Brigjen Trunoyudo.

Brigjen Trunoyudo juga menambahkan, Polri terus berkomitmen untuk menciptakan SDM berkualitas yang mampu menjawab tantangan tugas ke depan.

“Kami percaya, dengan semangat Presisi, Polri akan terus menjadi institusi yang profesional dan dipercaya masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan ini mencerminkan tata kelola yang baik dalam pengelolaan sumber daya manusia Polri sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Indonesia.(Tim)

Anggota Satlantas Kota Yogyakarta Sterilisasi Kawasan Malioboro Kendaraan Pukul 18.00-02.00 WIB

Anggota Satlantas Dan Pimpinan Media online BIN Giat Lalin Jalan Malioboro Yogyakarta

BIN || Jawa Tengah – Daerah Istimewa Yogyakarta tiap pergantian tahun baru selalu jadi idaman wisatawan lokal maupun luar, tak heran jika ruas jalan banyak terparkir mobil dari mulai sore hari.

Tiga titik di Kota Jogja tepatnya di Malioboro, Tugu Pal Putih, serta Titik Nol Kilometer bakal diberlakukan Car Free Night pada Malam Tahun Baru 31 Desember 2024. Berikut rekayasa lalu lintasnya.

Kasat Lantas Polresta Jogja, Kompol Maryanto menuturkan Car Free Night di kawasan Malioboro bakal dilakukan sterilisasi kendaraan dimulai pukul 18.00-02.00 WIB. Sementara di sirip-sirip Jalan Malioboro dan kawasan Titik Nol Kilometer dimulai pengalihan pukul 18.00-21.00 WIB.

Adapun untuk kawasan Tugu Pal Putih, rekayasa lalu lintas mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai.

“Itu semua situasional. Untuk di kawasan sirip-sirip Malioboro dari pukul 18.00-21.00 WIB bisa untuk mobilitas kendaraan becak, bentor, dan andong,” ujar Maryanto saat dihubungi awak media , Senin (30/12/2024).

“Tamu hotel di sirip-sirip sisi barat Malioboro bisa masuk lewat Jalan Bhayangkara, Sosrowijayan, Dagen, dan Suryatmajan. Dari timur masuk dari Jalan Suryotomo, Mataram dan Perwakilan,” jelasnya.

Adapun di kawasan rekayasa lalu lintas Tugu Pal Putih, pengurangan atau pengalihan kendaraan diawali dari Jalan Sudirman, Simpang Gondolayu, dari utara AM Sangaji di Simpang Jetis, sementara dari arah barat Jalan Diponegoro Simpang Empat Pingit.

“Tetapi dalam pelaksanaannya situasional mana yang lebih padat dulu,” jelas Maryanto.

Untuk warga di sekitar Stasiun Tugu maupun penumpang kereta api yang turun di Stasiun Tugu tetap masih bisa mengakses jalan tersebut di Malam Tahun Baru. Namun, jika sudah penuh akan ada pengalihan lalu lintas.

“Untuk tamu-tamu pengguna hotel maupun kawasan Stasiun Tugu atau penumpang kereta api tetap bisa mengakses jalan tersebut,” katanya.

“Tapi kalau sudah penuh kita siapkan jalur dari Sudirman nanti bisa masuk ke Soeroto, Kridosono, Abu Bakar Ali, Pasar Kembang dan depan pintu selatan Stadion. Dari utara bisa masuk dari Jalan Magelang, Tentara Pelajar. Dari timur bisa masuk ke Wongsodirjan dan masuk ke pintu timur Stadion,” pungkas Maryanto.(Red)

PRABU SILIWANGI GAGAL MENYERBU CIREBON

BIN – Tidak lama setelah Prabu Siliwangi dinobatkan menjadi Raja di Suluruh tanah Sunda (Galuh-Sunda), anaknya Pangeran Walangsungsang memutuskan untuk mendirikan Kerajaan Cirebon, ia mengangkat keponakannya Syarif Hidayatullah sebagai Sultannya.

Selepas itu, Cirebon tidak lagi mengimkan Upeti ke Pajajaran, atas hal ini Prabu Siliwangi marah, dan memerintahkan Prajurit Kecil (Sebanyak 60 orang) untuk datang ke Cirebon dengan maksud menangkap Pangeran Walangsungsang dan Syarif Hidayatullah. misi ini dipimpin oleh Patih Jagabaya.

Sesampainya di Cirebon, Patih Jagabaya merasa kaget, ia justru yang dikepung, di Cirebon pada waktu itu bersandar Kapal-Kapal Demak yang membawa persenjataan perang lengkap. Waktu itu juga Sultan Demak sedang berkunjung ke Cirebon.

Di Pajajaran, Prabu Siliwangi sudah gusar, sebab Patih Jagabaya dan pasukannya tidak kunjung kembali, pada awalnya sang Prabu menduga jika pasukannya dihabisi oleh Cirebon, oleh karena itu, Prabu Siliwangi kali ini mempersiapkan pasukan yang besar untuk menangkap Pangeran Walangsungsang dan Sunan Gunung Jati.

Disisi lain, setelah ditangkap, Patih Jagabaya dan pasukannya masuk Islam, Oleh Sunan Gunung Jati, Patih Jagabaya diperintahkan untuk pulang ke Pajajaran sambil membawa surat ajakan agar Prabu Siliwangi masuk agama Islam.

Atas selamatnya 60 Pasukan Pajajaran dan datangya Surat tersebut, Resi pandita (penasehat kerajaan ) Pajajaran Ki Purwa Galih menghalang-halangi dengan membujuk Prabu Siliwangi untuk tidak menyerang Cirebon. Serangan kemudian batal dan Cirebon tetap kokoh menjadi Kerajaan yang merdeka dari Pajajaran.

Oleh : Sejarah Cirebon
Sumber Bacaan : Pustaka Negarakertabhumi