21.5 C
New York
Saturday, August 22, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 174

Terkait Banjir, Forkopimcam Cibarusah Fasilitasi Mediasi Warga Dengan Developer Perumahan Citra Mulya Raya

BIN | Bekasi – Munculnya keluhan dari sejumlah masyarakat penghuni perumahan Citra Mulya Raya, Kp. Limo Desa Cibarusah Jaya Kecamatan Cibarusah. Maka, sebagai langkah pemecahan masalah, Pemerintah Desa setempat memfasilitasi dengan menggelar mediasi duduk bersama pihak pengembang Developer , di ruang Balai Desa Cibarusah Jaya, Senin (06/06/2022) pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.

Giat ini dihadiri Camat Cibarusah Drs. Muhamad Kurnaefi, Wakapolsek Cibarusah Iptu Jamil Supriadi, SH, Bhabinkamtibmas Aiptu Nasihin, Babinsa Koramil 09/CBR Pelda Edy Santoso dan Serda dudung, Kepala Desa Cibarusah Jaya yang diwakili Sekdes Deden, perwakilan Developer dan warga Perumahan Citra Mulya Raya.

Membuka mediasi, Camat Cibarusah Drs. Muhamad Kurnaefi menyampaikan, pihak Desa, Kecamatan,Polsek dan Koramil sebagai penengah antara warga dan pihak Developer.

“Kami sebagai penengah permasalahan antara warga dan pihak Developer, mari kita duduk bersama untuk mencari solusi permasalahan banjir ini, agar kedepannya tidak ada lagi keluhan yang sama,” ucap Camat.

Andri, seorang perwakilan warga perumahan Citra Mulya Raya mengatakan kepada awak media Beksi Indonesia News,warga Citra Mulya Raya menginginkan ada solusi yang terbaik untuk mengatasi masalah banjir.

“Kami hanya ingin ada solusi dan direalisasikan, tidak hanya untuk sementara tapi untuk seterusnya, kalau hanya mengandalkan mesin penyedot air tidak maksimal, karena membutuhkan biaya operasional yang kontinyu dan banjir masih terus terjadi,” ungkap Andri.

Andri juga mengatakan, kalau dirinya selaku perwakilan warga, ingin menyampaikan aspirasi warga kepada pihak Developer secara persuasif, kini warga menginginkan kepastian atau realisasi dari pertanggungjawaban pihak developer,” terang Andri.

Kepala Desa Cibarusah yang diwakili Sekdes Deden memberikan keterangan kepada awak media Beksi Indonesia News seusai acara mediasi, pihak Desa memfasilitasi mediasi warga perumahan Citra Mulya Raya dengan Developer. Pemerintah Desa senantiasa berharap agar penyelesaian masalah ini segera dituntaskan, agar tidak memicu polemik yang mengarah tindakan dari warga yang tidak diinginkan oleh bersama.

“Warga lewat perwakilannya dapat mengutarakan semua permasalahan, agar mendapatkan jawaban guna meredam keluh kesah penghuni perumahan Citra Mulya Raya,Desa memfasilitasi dan jika diperlukan untuk membantu mencari solusi, kami siap untuk itu.” kata Deden.

Dalam mediasi tersebut pihak Developer yang diwakili Andi, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa yang telah bersedia memfasilitasi mediasi, pihaknya akan mendengarkan keluhan konsumennya dan berusaha memperbaiki.

“Selaku perwakilan Developer perumahan Citra Mulya Raya, saya mengucapkan terimakasih kepada pihak Desa Cibarusah Jaya,yang telah bersedia memfasilitasi mediasi ini, mari kita mencari solusi bukan untuk saling menyalahkan.” pungkas Andi selaku perwakilan Developer perumahan Citra Mulya Raya. (Wati)

DPMD Kabupaten Bekasi Mengadakan Lomba Posyandu Award Tahun 2022

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi mengadakan lomba pos pembinaan dan pelayanan terpadu (Posyandu) dan Posyandu Award Tahun 2022 tingkat Kabupaten Bekasi. Kegiatan berlangsung di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Pemda, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (06/06/2022).

“Sebanyak 23 posyandu dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi mengikuti perlombaan posyandu dan posyandu award,” ujar Kepala Bidang Penguatan Kelembagaan pada DPMD Kabupaten Bekasi, Mien Aminah.

Dia menjelaskan, lomba Posyandu dan Posyandu Award Tahun 2022 bertujuan untuk meningkatkan peran dan komitmen terhadap kinerja posyandu, kinerja kelompok kerja opersional (pokjanal) posyandu, pokjanal kecamatan dan pokja posyandu desa maupun kelurahan.

Selain itu, Mien menjelaskan dalam rangka mendukung pencapaian posyandu terbaik yang terintegrasi dan multifungsi serta terapinya target dan sasaran peningkatan posyandu mandiri melalui kegiatan revitalisasi posyandu Provinsi Jawa Barat Tahun 2022.

“Maksud pelaksanaan lomba posyandu dan posyandu award adalah melaksanakan lomba posyandu tingkat kabupaten, untuk selanjutnya diajukan untuk mengikuti lomba posyandu nasional Tahun 2022. sekaligus memberikan anugerah revitalisasi posyandu Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 dan upaya akselerasi untuk mewujudkan capaian sasaran posyandu multifungsi Jabar juara melalui dukungan bupati dengan penghargaan Gubernur Jawa Barat untuk tiga kategori terbaik kabupaten,” katanya.

Dalam perlombaan posyandu, lanjut Mien, melibatkan para juri yang kompeten seperti juri dari PKK, dari Dinas Kesehatan, dari Pokjanal Kabupaten, dari DPPKB, dari unsur pendamping posyandu juara (PPJ), unsur Pokjanal semua juga dilibatkan. Dan yang akan mewakili lomba posyandu di tingkat provinsi ini hanya satu posyandu.

“Dan yang hadir pada hari ini ada lima kader posyandu, satu ketua pokjanal, kecamatan atau desa dan pendamping. Jadi peserta ini akan kita lihat administrasi, karena monev di tingkat kecamatan sudah kami lakukan sebelumnya. Posyandu sebagai penjaring utama sebelum ke tingkat puskesmas. Sehingga balita bisa diberikan bantuan vitamin tanpa harus antri di puskesmas, diberi bantuan vaksin tentunya dibantu oleh posyandu di wilayah itu sendiri,” sambungnya.

Menurutnya, kegiatan lomba posyandu tingkat Kabupaten Bekasi ini sangat penting. Karena sebagai tolak ukur kader posyandu memberikan pelayanan kesehatan di level paling bawah.

“Hasil dari lomba posyandu ini nanti kita akan lebih banyak lagi memotivasi para posyandu untuk lebih banyak melayani dan sebagai sahabat, sesuai dengan temanya ‘Menuju Re-branding Posyandu Sahabat Masyarakat, ” pungkasnya.(Red)

Nurchaidir Plt Dinas Perkimtan Kabupaten Bekasi Tinjau Langsung Proyek Peningkatan Jalan Lingkungan (Jaling) di Kelurahan Wanasari

BIN | Kabupaten Bekasi – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Dinas Perkimtan) Kabupaten Bekasi, Nurchaidir meninjau langsung proyek peningkatan jalan lingkungan (jaling) di Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, pada Senin (06/06/2022).

Dikataknnya peningkatan jalan lingkungan sangat penting. Karena bisa meningkatkan konektivitas antara lingkungan satu dengan lingkungan lainnya. Maka, jalan lingkungan lebih memadai untuk menunjang aktifitas masyarakat.

“Iya, mobilitas masyarakat lebih lancar dan perekonomian lebih meningkat dengan adanya jalan lingkungan ini, sehingga bisa terkoneksi antar lingkungan. Jaling ini juga termasuk rencana pembangunan strategis,” kata Nurchaidir.

Sementara itu, Camat Cibitung, Encun Sunarto menambahkan, peningkatan jaling di Kelurahan Wanasari ini akan dikerjakan sepanjang 250 Meter, dengan lebar 2,5 meter dengan menggunakan konstruksi perkerasan kaku (rigid pavement) atau betonisasi.

“Saat ini sudah berlangsung, rencana panjangnya 250 meter akan dicor menggunakan beton. Kami berharap agar jaling ini nantinya juga dapat dirawat dan dijaga dengan baik oleh masyarakat sekitar,” terang Encun.

Senada Lurah Wanasari, Sarkum menyambut baik adanya peningkatan jaling yang sedang dikerjakan ini. Menurutnya, jalan tersebut merupakan jalan strategis yang ada di wilayahnya sebagai penghubung rumah-rumah warga menuju jalan utama.

” Iya jalan ini penting, karena daerah ini padat penduduk, mulai dari pedagang hingga anak-anak sekolah melalui jalan ini. Jadi saya pikir dengan peningkatan jaling ini taraf perekonomian warga bisa meningkat,” kata Sarkum. (Red)

Rakor Bappeda Kabupaten Bekasi Bahas Standar Pelayanan Minimal (SPM)

BIN | Kabupaten Bekasi – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi mengadakan rapat koordinasi sinergitas dan harmonisasi pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah bidang pembangunan manusia membahas standar pelayanan minimal (SPM) pendidikan di Hotel Swiss – Belinn, Jababeka, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara pada Senin (06/06/2022).

Plt Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi, Hj. Cucu Srihartini mengatakan pendidikan menjadi program prioritas pembangunan Kabupaten Bekasi Tahun 2022. Untuk mendukung program tersebut dibutuhkan peran dari semua elemen baik pemerintah dan masyarakat.

“Oleh karenanya, pembangunan bukan hanya merupakan tanggungjawab pemerintah saja, tetapi setiap insan manusia berperan untuk mewujudkan pembangunan tersebut sehingga prioritas pembangunan berjalan seriring sesuai dengan harapan,” ujarnya.

Dia melanjutkan jika indikator layanan SPM pendidikan di Kabupaten/kota adalah pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan kesetaraan. Indikator tersebut juga selaras dengan Permendiknas No 24 tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA.

“Sesuai dengan peraturan perundangan, maka kegiatan ini sebagai upaya memfasilitasi sarana dan prasaran pendidikan melalui pemetaan Sarpras pendidikan aplikasi Sigedik,” jelasnya.

Senada Subkoordinator Pembangunan Manusia pada Bappeda Kabupaten Bekasi, Fifi mengatakan Sigedik atau Sistem Informasi Geografis Pendidikan yaitu sistem informasi geografis pendidikan di Kabupaten Bekasi Tahun 2022. Adapun tujuan dan sarana pemerataan ini agar mudah mendata saran dan prasarana (Sarpras) pendidikan yang akurat dan realistis.

“Sehingga terwujudnya sistem pemetaan Sarpras pendidikan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui aplikasi Sigedik ini, jelasnya, operator sekolah bisa melaporkan langsung kondisi kerusakan pada sarana prasana sekolah. Mereka bisa mengupload seperti gambar kedalam aplikasi Sigedik sehingga kondisi kerusakan sarana prasarananya dapat diketahui dengan valid.

“Operator sekolah diberikan user ID, mereka meng-upload kerusakan berat pada sarana prasaran sekolah, jadi kita bisa melihat gambar kerusakan dengan update,” katanya.

Setelah itu, Bappeda Kabupaten Bekasi bisa berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Pendidikan dan dinas teknis untuk memastikan perbaikan sarana prasana sekolah tersebut masuk prioritas atau belum.

Fifi juga menambahkan jika aplikasi Sigedik ini merupakan bagian dari inovasi dalam reformasi birokrasi Bappeda Kabupaten Bekasi.

“Aplikasi ini menjadi inovasi Bappeda dalam menjalankan reformasi birokrasi,” tandasnya. (Adv)

IPSI Kabupaten Konawe Selatan Resmi Di Nakhodai Ipda Frans Rantealeang 

BIN | Kendari – Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara periode 2022 – 2027 dilantik, Pelantikan Sabtu pagi bertempat di Azizah Hotel di Kota Kendari, Sabtu 4 Juni 2022.

Hadir dalam acara pelantikan tersebut, Sekertaris Umum (Sekum), DPD IPSI Sultra, Kapolres Konsel yang diwakili Kapolsek Moramo Utara, Kapolresta Kendari yang diwakili Kabag Perencanaan, Bupati Konsel yang diwakili dan sejumlah OPD Konsel

Prosesi Pelantikan diwali dengan menyayikan Lagu Indonesia Raya , Mars IPSI kemudian Pembacaan Surat Keputusan dan Naskah Pelantikan

Dan dilanjutkan dengan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah

Dalam sambutanya seusai di Lantik. Ipda Frans Rantealang  berharap agar rekan  Pengurus IPSI Konawe dapat menjalankan amanah Organisasi dengan baik dan bisa  meningkatkan prestasi di masa depan yang akan datang

“Mari sama-sama menjaga organisasi dan perguruan yang ada di wilayah kita. Kita  kembangkan lebih baik lagi. Agar anak-anak kita dapat melanjutkan budaya beladiri kita ini,” ujarnya.

Segenap pengurus IPSI Konsel tentunya akan senantiasa bersinergi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Konsel dalam membina dan meningkatkan prestasi pencak silat, baik tingkat daerah maupun tingkat nasional bahkan sampai ke tingkat internasional.

“Dalam beberapa waktu yang akan datang kita akan menghadapi beberapa efent yang bergengsi. Salah satunya adalah Porprov Yang rencananya akan dilaksanakan sekitar bulan Oktober mendatang. Maka kita harus mempersiapkan atlit-atlit terbaik kita agar dapat mengharumkan nama konawe selatan

Dikesempatan itu juga Ipda Frans berpesan kepada semua pengurusan IPSI Konsel ini, dalam perjalanan kepengurusan kedepan senantiasa bisa menghadirkan kambtibmas tidak terpengauruh pengaruh radikal  tidak mengkonsumsi obat terlarang, dan tidak menggunakan kekuatan untuk premanisme.

“Mari rekan-rekan semuanya agar menghindari yang namanya ancaman radikalisme. Saya berharap seluruh pengurus IPSI Konsel jangan sampai terpengaruh dengan aliran-aliran radikal, Kemudian juga saya menekankan kepada rekan-rekan semuanya bahwa, tidak boleh ada yang bermain-main obat terlarang, karena ini adalah mengancam generasi kita dan generasi bangsa, serta jangan ada yang  menggunakan kemampuan kanuragan lalu ikut dalam kelompok-kelompok kekerasan atau terlibat premanisme dan kejahatan jalanan,” tutupnya.(Red)

Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Buka Secara Resmi Ujian Negara Amatir Radio

BIN | Kabupaten Bekasi – Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statisik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi Jaoharul Alam, mewakili Pj Bupati Bekasi, membuka kegiatan Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Non-Reguler Berbasis CAT Tahun 2022.

Acara tersebut berlangsung di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informatika dan Komunikasi (BPPTIK) Kementerian Kominfo, Jl. Jababeka Raya No. 2 Desa Simpangan Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (04/06/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Operasi Sumber Daya Ditjen SDPPI Dwi Handoko, Kepala BPPTIK Nusirwan, Kepala Balai Monitor SFR Kelas 1 Jakarta Rahman Baharuddin, Ketua Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Daerah Jawa Barat, Yana Koryana, Ketua ORARI Daerah DKI Jakarta Eko Cahyono dan Ketua ORARI Lokal Kabupaten Bekasi, Syaiful Rizal.

Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam mengatakan, Ujian Negara Amatir Radio tersebut diikuti sebanyak 95 peserta dengan menggunakan metode online berbasis komputer, sehingga para peserta yang mengikuti UNAR dapat dengan cepat mengetahui kelulusannya.

“Hari ini saya mewakili Pj. Bupati Bekasi telah membuka kegiatan Unar yang pertama setelah pandemi Covid-19. Alhamdulillah para peserta sangat antusias,” ujarnya.

Jaoharul menambahkan, peserta yang mengikuti Ujian Negara Amatir Radio itu tidak hanya dari Kabupaten Bekasi, melainkan dari wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

“Mereka yang telah lulus Radio Amatir tentu saja akan sangat memberikan manfaat bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, terutama dalam memudahkan komunikasi diantara masyarakat dan komunitas,” tambahnya.

Jaoharul Alam mengungkapkan, ORARI memiliki peran penting, salah satunya sebagai alat komunikasi saat bencana alam terjadi. Oleh karena itu pentingnya peran peserta dalam mendukung komunikasi radio pada saat tanggap darurat, dalam memberikan bantuan logistik dan lainnya.

“ORARI sudah banyak membantu pemerintah daerah, oleh karena itu saya berharap melalui Ujian Negara Amatir Radio ini akan banyak peserta pengguna ORARI yang memudian mendapatkan sertifikat dan penggunaan frekuensi radio dapat tertata secara resmi,” ungkapnya.

Sementara itu ditempat yang sama Direktur Operasi Sumber Daya Ditjen SDPPI, Dwi Handoko mengatakan, dalam pelaksaan Ujian Negara Amatir Radio ada dua kategori, yakni yang bersifat Reguler dan Non Reguler.

“Reguler merupakan ujian yang terjadwal yang dilakukan di kantor Balmon, sedangkan untuk yang non reguler diadakan di tempat-tempat yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Maka masyarakat yang ingin menggunakan spektrum frekuensi radio harus mempunyai kompetensi terhadap frekuensi radio,” terangnya.

Dwi juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penggunaan frekuensi radio sembarangan, karena penggunaan spektrum frekuensi radio harus sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kominfo. Karena Kementerian Kominfo bagian dari International Telecommunication Union yang sudah mengatur tatacara penggunaan frekuensi radio agar tidak bertabrakan.

“Kami berharap masyarakat tidak menggunakan frekuensi radio secara sembarangan, karena bisa mengakibatkan gangguan yang bisa merugikan masyarakat. Oleh karena itu mari kita sama-sama menggunakan frekuensi radio sesuai dengan ketentuan yang ada, agar tidak menimbulkan gangguan-gangguan yang merugikan orang lain,” paparnya.(Red)

Pelatihan Budidaya Ikan di Ponpes Halqoh El-Istighotsah, H Boby: Lulusan Pondok Tidak Harus Menjadi Ustad

BIN | Kabupaten Bekasi – Cikarang Listrindo bersama Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi dan BUMDES Desa Karang Raharja berkolaborasi menggelar pelatihan budidaya ikan di Pondok Pesantren Halqoh El-Istighotsah pada Sabtu (4/6/2022).

Kegiatan tersebut merupakan program pemberdayaan manusia atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Cikarang Listrindo yang berupa pembagian bibit ikan patin dan nila beserta cara pemeliharaannya.

Menurut Pak Ardi yang merupakan perwakilan dari Cikarang Listrindo, ada sekitar 2000-3000 bibit ikan yang rencananya akan dibagikan kepada para santri.

H Boby selaku ketua Majelis Dzikir Halqoh El-Istighotsah sangat menyambut kegiatan tersebut dan menanggapinya dengan positif.

“Pelatihan ini merupakan pendidikan agar santri-santri disini tidak hanya belajar di bidang agama, tapi juga berwirausaha. Lulusan pondok tidak harus menjadi ustad atau kiai, lulusan pondok bisa menjadi apapun. Sehingga, dengan pelatihan ini para santri diharapkan mempunyai bekal untuk menernak ikan”, ujarnya kepada Tim Media Center.

Senada dengan H Boby, Wahyudin yang mewakili Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi juga menyambut baik kegiatan tersebut. Wahyu mengatakan, Dinas Perikanan menyambut baik apa yang dilakukan Cikarang Listrindo.

“Pihak Cikarang Listrindo meminta kami agar memberikan penyuluhan terlebih dahulu terhadap penerima pemberdayaan tersebut. Kami juga sampaikan kepada Pak Kyai, Dinas Perikanan memiliki Balai Benih”. Ucapnya.

Nanti dipersilahkan, lanjut Wahyu, Ponpes mengajukan permohonan sebagai dasar kami untuk support. Apa-apa saja yang bisa kami berikan.(My)

Dugaan Pencabulan Anak Balita Usia 3 Tahun Dilaporkan

BIN | KARAWANG – Sungguh hancur perasaan yang dialami oleh kedua orang tua dengan anak gadis keduanya yang tinggal di sekitar Kecamatan Tegalwaru daerah Karawang, Jawa Barat.

Pasalnya, anak gadis nomor dua yang usianya belum lama genap tiga tahun itu diduga mengalami korban pencabulan. Hal itu diketahui oleh kedua orang tuanya setelah dilakukan Visum Forensik pada bagian kemaluan sang anak, yang kemudian orang tua membuat laporan kepolisian di Polres Karawang pada Kamis (02/06/2022).

Sang ayah dari anak tersebut, inisial MT (39th) menceritakan, bahwa bermula biasanya sang anak dititip ke salah satu saudara ketika ia dan istrinya beraktipitas.
Pada tanggal 25 Mei 2022 mulai ada kecurigaan ketika si anak mengalami perubahan karakter secara drastis sampai mengatakan ucapan yang mengagetkan dan sangat tidak layak untuk seusia balita.

Papah, papah, Dede mau pegang sosis papah, dan itu sering diungkapkan oleh si Dede ketika ketemu di rumah,” Papar MT.
Masih keterangan MT, “Dari situ mulai ada kecurigaan, bahkan kata mamahnya, si Dede pernah bilang kalo kemaluannya pernah digini – giniin (dimainkan, oleh diduga orang rumah tempat dititipkannya si Dede/red),”
Kondisi sang anak saat ini walau nampak sehat, tetapi bagian kemaluannya sering merasa sakit.

“Saya hancur, membayangkan kondisi anak saya kedepannya, membayangkan psikologinya kedepan. Bagaimana kalau seandainya nanti dia mulai dewasa dan ada teman sejawatnya yang mengetahui,” Lirih sang Ayah.
MT mengaku bahwa ia saat ini bersama keluarganya sangat shock, serasa hilang ingatan, membayangkan masa depan anaknya.

“Saya sekeluarga berharap dukungan dari semua pihak, demi kelangsungan hidup anak saya, psikologi anak saya, karena sampai saat ini anak saya sudah ada perubahan karakter, jadi cepat nangis, cepat marah-marah, kadang-kadang marah tidak karuan apa yang dia mau, pokoknya sudah ada perbedaan.

Sekali lagi saya atas nama keluarga mohon minta bantuan kepada semua pihak yang terkait dimanapun berada, supaya urusan ini bisa cepat terselesaikan,” Pinta sang Ayah.(Tim)

Ini Upaya Polsek Lelea Cegah Gangguan Kamtibmas di Wilayahnya

BIN | Indramayu – Berbagai upaya terus dilakukan agar keamanan dan ketertiban di suatu wilayah tetap terjaga.

Seperti halnya di kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, sejumlah personil berseragam dari Kepolisian Sektor Lelea jajaran Polres Indramayu Polda Jabar terus menggelar upaya preventif Kepolisian dengan cara meningkatkan intensitas patrolinya di tengah-tengah masyarakat.

Kapolsek Lelea, AKP H. M Sayidin mewakili Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif mengatakan, kehadiran personil Polri di tengah masyarakat untuk meminimalisir gangguan Kamtibmas, ujarnya.

Kapolsek menyebut, pergelaran personil di fokuskan di beberapa objek vital termasuk titik rawan Kamtibmas.

Dalam kegiatan tersebut personil melakukan pemantauan sambil mengarahkan pengguna jalan agar selalu berhati-hati. Sesekali kami berikan imbauan agar warga selalu patuh terhadap aturan lalu lintas.

Dikesempatan yang sama personil juga manfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang upaya pencegahan Covid-19 serta pentingnya protokol kesehatan, tambah Kapolsek didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Didi Wahyudi, Sabtu (4/6/2022).

“Masyarakat terus kami edukasi untuk mematuhi protokol kesehatan. Tak hanya hanya itu, kami juga beri penekanan agar masyarakat selalu patuhi aturan lalu lintas,” pungkasnya. (Humas)

Antisipasi Kerawanan Kamtibmas, Polsek Sindang Kembali Gelar Ops Libas Lodaya 2022

BIN | Indramayu – Polsek Sindang jajaran Polres Indramayu Polda Jabar kembali menggelar Ops Libas Lodaya 2022.

Kegiatan tersebut dilakukan di wilayah hukum Polsek Sindang, Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kapolsek Sindang, Iptu Saefullah mengatakan, sasaran dari kegiatan Ops Libas Lodaya 2022 antaralain kejahatan jalanan dan gerombolan motor atau genk motor.

Selain itu, tindak pidana Curat, Curas dan Curanmor (C3), aksi premanisme, pesta miras dan anak-anak muda yang nongkrong serta kecelakaan lalu lintas dan lain sebagainya.

Kapolsek menyebut, untuk route kegiatan Ops Libas Lodaya 2022, personil Polsek Sindang menyasar Terminal Sindang, Panyindangan Wetan, Panyindangan Kulon, Jembatan Merah Desa Terusan, Jembatan Bungkul, SPBU Panyindangan, Desa Sindang, Desa Dermayu, Gor Singalodra, Jalan Murahnara RSUD Indramayu dan Kuliner Cimanuk di Desa Penganjang.

“Operasi ini dilakukan guna mengantisipasi potensi kerawanan Kamtibmas yang ada di wilayah Hukum Polsek Sindang,” jelas Kapolsek didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Didi Wahyudi, Sabtu (4/6/2022).

Lebih lanjut Kapolsek pun menegaskan bahwa Polri tidak akan mentolerir setiap kegiatan pelanggaran hukum yang meresahkan masyarakat diantaranya geng motor, aksi tawuran, balapan liar dan pelanggaran hukum lainnya,” tegas Iptu Saefullah. (Humas)