6 C
New York
Monday, March 23, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 160

Rusyanto, Seorang Pengusaha Muda Siap Maju di Pilkades Pasirgombong 2024

BIN | Bekasi – Pria berusia 32 tahun yang selama 5 tahun belakangan ini sukses di jalur kewirausahaan ini bertekad apabila dirinya terpilih sebagai kades akan menularkan jiwa enterpreneurship kepada ratusan Pemuda Desa Pasirgombong.

“Pengalaman saya termasuk didalamnya kesulitan, tantangan dan hambatan dalam membangun usaha mandiri akan menjadi bekal dasar bagi pemuda ataupun karang taruna desa Pasirgombong menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” kata Rusyanto dihadapan media Beksi Indonesia News, Selasa (05/07/2022).

Bakal Calon Kades yang mengusung slogan “Pejuang Rakyat” ini mengatakan bahwa usaha mandiri bagi pemuda desa adalah salah satu cara efektif dalam mengatasi persoalan pengangguran dan pengentasan kemiskinan.

“Optimalisasi Dana Desa dengan fokus pada pemberdayaan pemuda desa, melalui pelatihan usaha mandiri secara berkala dan dukungan permodalan dari pihak perbankan yang dikomunikasikan oleh Kepala Desa secara langsung, akan segera menumbuhkan puluhan usaha mandiri di Desa Pasirgombong,” papar Rusyanto yang akrab di sapa dengan nama bang Buluk.

Selain terkait kepemudaan dan enterpreneurship, Dirinya juga akan mewujudkan Pemerintahan Desa yang jujur dan berwibawa dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, mewujudkan sarana dan prasarana Desa yang memadai, mewujudkan perekonomian dan kesejahteraan warga desa serta meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat desa yang maksimal.

”Karena sebagai bagian dari warga yang berasal dari kampung di desa Pasirgombong, merasa ingin mendermakan pengabdian dan memberi kontribusi dalam pembangunan baik fisik infrastruktur, mental dan ekonomi warga Pasirgombong menjadi lebih maju,” jelas Rusyanto yang saat ini aktif di Organisasi Masyarakat Pejuang Siliwangi Indonesia 1922, periode 2021-2026.

Maka dari itu, Rusyanto menyampaikan keinginannya untuk mohon doa restu dan dukungan pada Pilkades Serentak 2024 mendatang.

“Saya mengajak pada seluruh warga Desa Pasirgombong untuk bersama-sama menatap masa depan lebih baik, dengan ekonomi lebih baik dan perangkat desa yang baik juga,” pungkas Rusyanto. (Wati)

Sejak Desember 2021, PMI Banyak Permintaan Fogging DBD

BIN | Kabupaten Bekasi – Di masa perubahan musim (pancaroba) dari penghujan ke kemarau, Ketua PMI Cabang Kabupaten Bekasi, Akhmad Kosasih mengatakan, warga masyarakat khususnya di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Tambun Selatan, Cibitung dan Cikarang Barat banyak mengajukan permintaan fogging Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak bulan Desember 2021.

Mantan Kepala Kesbangpol Kabupaten Bekasi tersebut, melihat hal tersebut sebagai langkah antisipasi di tengah adanya perubahan musim. Apalagi sekarang ini sudah memasuki musim kemarau tetapi masih ada hujan, dan hal tersebut rawan bagi pertumbuhan jentik-jentik nyamuk aedes aegypti atau demam berdarah.

“Permintaan fogging ke posko PMI ini dari RW yang direkomendasikan atau diarahkan oleh Kepala Puskesmas. PMI sendiri sekarang ini memiliki tiga alat dengan didukung sepuluh orang personil, termasuk alat-alat pendukung kendaraan lainnya, insyaallah bisa melayani permintaan dari warga masyarakat,” ungkapnya kepada para awak media.

Dalam kesempatan ini, Kosasih pun mengimbau warga masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Sekarang ini Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan juga sedang menggalakkan lingkungan yang efektif dalam rangka mencegah jentik nyamuk DBD. Dan juga selalu mengganti wadah-wadah yang tergenang, seperti di pot, aquarium, kolam, dan lain-lain.

“Setiap melakukan fogging kami menerjukan enam personil dengan dua alat. Satu kendaraan. Dan dalam satu hari itu bisa dua lokasi. Kita langsung berhubungan atau berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW, dimana saja titik-titik untuk dilakukan fogging,” terangnya.

Diakui Kosasih, jika ada kasus DBD di wilayah setempat, maka pihak Puskesmas biasanya memerintahkan kepada Ketua RW untuk segera dilakukan penyemprotan fogging. “PMI siap melayani masyarakat dengan alat yang ada untuk melakukan fogging. Disamping kita juga melayani evakuasi orang sakit, membawa jenazah, rujukan-rujukan, silahkan menghubungi PMI,” tandasnya.(Rz)

Diduga Ada Beberapa Pejabat Di Sebalik Lancarnya Bisnis PT.MIPI



BIN | Riau – Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Kepri Kombes Pol. Harry Goldenhardt menyampaikan kasus dugaan gratifikasi, penyimpangan pajak sera Tenaga Kerja Asing (TKA) Ilegak PT.Mangrove Industry Park Indonesia (MIPI) yang dilaporkan LSM CINDAI masih dalam proses penyelidikan.

Hal itu diungkapkan kepada LSM Cindai Kepri, senin (11/04/2022) saat dikonfirmasi melalui Whatsapp.

Adapun laporan LSM Cindai ke Mapolda Kepri itu, Menurut Ketua Umum Cindai Edi Susanto, sudah diproses dan sejumlah pihak telah dimintai keterangan sesuai dengan informasi dan bukti yang dilampirkan dalam berkas laporan Cindai terkait dugaan gratifikasi disebalik lancarnya kegiatan PT. MIPI yang selama ini sarat dengan kegiatan penyelewengan perijinan dan berpotensi merugikan negara puluhan bahkan ratusan milyar.

Keterangan Foto: Gubernur Kepri, Istri Gubernur, Anggota DPRD Bintan Hasriawadi, Anggota DPRD Bintan Daeng M. Yatir, Anggota DPRD Provinsi Khazalik, Mantan Kepala Dinas Perdagangan Dian Nusa



“Sejumlah saksi sudah dipanggil pihak Polda Kepri, termasuk penerima dan pemberi gratifikasi,” jelas Edi.

Lanjutnya menerangkan lebih detil keterlibatan sejumlah oknum baik pejabat eksekutif dan legislatif yang menerima sejumlah uang untuk mendukung kegiatan PT MIPI.

Beberapa bukti yang dilampirkan dalam laporan CINDAI Kepri.

Adanya transaksi keuangan senilai Rp. 30 juta ke rekening milik HM yang merupakan supir di DPM PTSP Bintan. Berdasarkan informasi yang bisa dibuktikan kebenarannya, HM ada mengambil uang tunai ke pihak PT.MIPI atas perintah Kepala Dinas senilai Rp. 30 juta tahap ke dua. Kemudian didalam dokumen pembiayaan PT. MIPI tertulis untuk biaya oprasional Rp.15 juta Mr. APZ (diduga nama samaran Kepala Dinas DPM PTSP Kabupaten Bintan).

Gubernur Kepri dan Bos PT. MIPI Sukardi



Dalam hal proses penerbitan Certificate of Origin (COO) atau disebut Surat Keterangan Asal (SKA). Ada beberapa kali terjadi transaksi uang tidak wajar setiap bulannya dari PT. MIPI senilai Rp.7 juta secara tunai ke Kepala Dinas Perindag Bintan. Kemudian ada bukti Transfer mencurigakan senilai Rp.28 juta ke rekening CPN yang diketahui merupakan anak kandung Kepala Dinas PERINDAG Bintan. Berikutnya didalam dokumen kwitansi PT. MIPI terdapat biaya untuk kegiatan perjalanan dinas Mr. Dino (nama samaran) senilai Rp.10 juta. Dalam dokumen pembiayaan PT. MIPI lainnya, tertulis untuk biaya oprasional senilai Rp. 15 juta. Untuk biaya administrasi pengurusan COO di Dinas PERINDAG Bintan yang kuat dugaan diberikan secara rutin setiap penerbitan COO. Selanjutnya ada terdapat 22 kali pembiayaan tiket pesawat atas nama inisial DN yang dibiayai oleh PT. MIPI.

Adapun Anggota DPRD Bintan HS atau GT, MY atau YT dan ER disinyalir selama ini yang membekap kegiatan PT. MIPI di lokasi Jl. Bukit Piatu Galang Batang Kecamatan Gunung Kijang sejak Januari 2020 yang tanpa izin selembar pun. Adanya permintaan untuk kebutuhan pembagian sembako dalam rangka Idul Fitri oleh oknum anggota DPRD Bintan ER senilai Rp.76 juta dikirimkan ke rekening penerima ER langsung. Bukti berikutnya berupa pengajuan pembiayaan PT. MIPI untuk Mr. GT senilai Rp.10 juta dan Mr. YT senilai Rp.3 juta. Kemudian beberapa transaksi berupa transfer ke rekening HS senilai Rp.9 tarus ribu dengan rekening yang sama lagi senilai Rp.5 juta. Masih melalui transfer ke rekening HS tanggal 02 Desember 2019 senilai Rp.5 juta dan dengan rekening yang sama pada tanggal 26 Desember 2019 senilai Rp.5,7 juta. Keseluruhan rangkayan transaksi tersebut dikirim oleh pihak PT. MIPI. Berdasarkan bukti dokumen milik PT. MIPI, untuk Biaya oprasional Mr. G alias Pak Kumis alias HS pada tanggal 27 Oktober 2019 senilai Rp.5 juta. Selanjutnya ada transaksi melalui transfer dengan rekening penerima MY denga nilai Rp.2,5 juta. Tidak Luput juga bukti pembelian tiket pesawat yang dibiayai oleh PT. MIPI an. EJ Chief Executive Officer (CEO) PT MIPI dan HS serta MY.

Kesemua penjelasan dugaan Gratifikasi dan Pungli yang dijabarkan diatas oleh LSM CINDAI tidak lepas dari peran aktif oknum-oknum pejabat yang disebutkan diatas yang bekerjasama dengan EJ selaku CEO PT MIPI. Dimana hal itu terjadi karna ada saling membutuhkan dan kepentikan satu sama lainnya.

Dari data yang diperoleh LSM CINDAI, ada beberapa kali pertemuan antara Sukardi Owner PT. MIPI dengan beberapa pejabat tinggi Kabupaten Bintan dan Provinsi Kepri.

Bersambung….

(Edi)

Dewan Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Inginkan Pembangunan Lebih Merata

BIN | Kabupaten Bekasi – Dewan Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam dorong peningkatan koneksi pembangunan infrastruktur.

Menurut dia dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat pembenahan infrasturktur yang optimal menjadi masalah penting agar tidak menimbulkan dampak dikemudian hari.

“Ya kami dari Komisi III terus mendorong serta mengoptimalkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bekasi seperti koneksi antar kawasan, perumahan serta mendayagunakan jalan seperti tanggul untuk jalan alternatif,” tuturnya.

Koneksi pembangunan jalan baik antar kawasan, kata dia, peningkatan jalan perumahan pun sangat penting untuk pembangunan di Kabupaten Bekasi.

“Terutama mendukung mobilitas warga lebih meningkat sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi,” katanya.

Selain itu, dia mengatakan hal demikian juga dapat mengurai kemacet dibeberapa titik wilayah Kabupaten Bekasi seperti Cibitung, Tambun, Cikarang dan lainnya.

“Tak hanya mengurai kemacetan saja tetapi dari segi ekonomi juga dapat meningkat bagi warga sekitar,” ujarnya.

Politisi dari Partai PKS itu mencontohkan, pembangunan jalan tanggul di wilayah Cikarang Utara, yang menghubungkan antara perumahan Puri Nirwana Residence dengan Grand Cikarang City (GCC).

Pembangunan jalan tanggul tersebut dirasakan dapat mengurai tingkat kemacetan yang terjadi diwilayah pilar yang berada di Kecamatan Cikarang Utara.

“Kalau hanya mengandalkan satu jalan di Kampung Pilar saja, saya yakin kendaraaan akan semakin bertumpuk disitu,” tambahnya.

Namun, kendalanya adapun sebagian warga perumahan menolak wilayanya dijadikan akses jalan karena beberapa faktor seperti keamanan.

“Saya rasa bisa disiasati dengan menempatkan security diwilayah tersebut. Jadi konsesi pembangunan jalan perumahan ini harus disadari agar mobilitas warga tidak terganggu dengan kemacetan dan ekonomi menjadi lebih tumbuh,” tandasnya. (Red)

Pererat Sinergi Bersama Komponen Diwilayah, Danrem 071/Wijayakusuma Silaturahmi ke RS. Ortopedi Purwokerto

BIN | Banyumas – Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., dengan didampingi Dandenkesyah 04.04.01 Purwokerto, yang diwakili Lettu Ckm Suardi, silaturahmi ke Kepala RS. Ortopedi Purwokerto dr. H. Iman Solichin, Sp.OT (K) Spine (Dokter Ortopedi Subspesialis Tulang Belakang, sekaligus Owner RS. Ortopedi, Senin (4/7/2022) di RS. Ortopedi Purwokerto.

Kunjungan silaturahmi Danrem 071/Wijayakusuma tersebut selain dalam rangka silaturahmi juga sebagai wahana untuk menjalin sinergitas bersama antara Korem 071/Wijayakusuma dengan RS. Ortopedi Purwokerto serta guna untuk menjajagi kerjasama dibidang kesehatan khususnya ke-ortopedian.

Disamping itu, kegiatan ini untuk merangkul segenap komponen yang ada diwilayah, untuk bersama-sama membantu kesulitan-kesulitan masyarakat disekelilingnya.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., mengatakan, kunjungannya ke RS. Ortopedi Purwokerto ini selain untuk bersilaturahmi juga sebagai wahana kita untuk menjajagi kerjasama dibidang kesehatan khususnya tentang ke-ortopedian.

“Melalui kegiatan ini, kedepannya Korem 071/Wijayakusuma dengan dibantu Rumkit TK-III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto bekerjasama dengan RS. Ortopedi Purwokerto akan melakukan pengecekan kesehatan kepada segenap prajurit dan PNS. Kesehatan khususnya, kesehatan ortopedi setiap prajurit dan PNS”, paparnya.

Disamping itu, kita juga akan lakukan kegiatan lainnya seperti kegiatan bakti sosial bersama, baik intern Korem 071/Wijayakusuma maupun dengan lapisan masyarakat sekelilingnya.

Sementara itu, Kepala RS. Ortopedi Purwokerto, dr. H. Iman Solichin, Sp.OT (K) Spine (Dokter Ortopedi Subspesialis Tulang Belakang (Spine), dalam pertemuannya dengan Danrem tersebut menyampaikan beberapa informasi mulai dari sejarah berdirinya RS. Ortopedi Purwokerto hingga tentang pelayanan kesehatan khususnya penanganan kasus ortopedi, traumatologi, dan rehabilitasi.

Dikatakan, Rumah Sakit Orthopaedi Purwokerto (RSOP) adalah satu-satunya RSKB (Rumah Sakit Khusus Bedah) Swasta di Jawa Tengah yang berfokus pada penanganan kasus-kasus orthopaedi, traumatologi dan rehabilitasi secara komprehensif. “RSOP siap memberikan pelayanan yang paripurna pada kasus subspesialistik orthopaedi (tulang belakang (Spine), panggul dan lutut (hip and knee), orthopedi anak (pediatrik) serta kasus bedah lainnya”, terangnya.

dr. H. Iman Solichin, Sp.OT (K) Spine (Dokter Ortopedi Subspesialis Tulang Belakang (Spine), dalam kegiatan tersebut juga mengapresiasi atas penyampaian Danrem 071/Wijayakusuma, tentang kerjasama yang akan dibangun bersama khususnya kesehatan ortopedi prajurit dan PNS Korem 071/Wijayakusuma dan berbagai bidang kegiatan yang menyangkut kemaslahatan masyarakat.(Red)

Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi Sediakan 400 ribu Bantuan Bibit Benih Ikan Konsumsi Kepada Masyarakat

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi menyediakan sebanyak 400 ribu bantuan bibit benih ikan konsumsi kepada masyarakat. Jenis bantuan bibit ikan tersebut mulai dari patin, mujair dan ikan lele.

Menurut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Herman Sujito setiap tahun permintaan bantuan bibit bisa mencapai rata-rata diangka 500 Ribuan. Namun, karena kendala keterbatasan lahan, Dinas Perikanan maksimal bisa memberikan bibit ikan bantuan per tahunnya mencapai 400 Ribu ekor benih.

“Kalau bicara kemampuan potensi kita terbatas. Sarana prasana terbatas, standar nasional 2 hektar, tetapi di kita satu hektar. Satu hektar seharusnya bisa mengcover tetapi agak lambat, dari sisi waktu,” ujar Herman Sujito yang ditemui diruangannya pada Senin (04/07/2022).

Saat ini, Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi memiliki satu hektar lahan yang digunakan untuk kolam pembenihan. Lokasinya berada di wilayah Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur.

Herman menjelaskan, Dinas Pertanian juga melakukan survey ke lapangan untuk melakukan seleksi kelayakan pemberian bantuan benih ikan tersebut. Misalnya luas kolam 2 meter persegi permintaan bantuan benih bisa mencapai 20 ribu ekor ikan.

“Ini kaitannya dengan animo masyarakat tentang budidaya, memenuhi syarat atau tidak permintaan masyarakat segini, diseleksinya segini,” katanya.

Senada Kabid Perikanan dan Budidaya, Toni Dartoni mengatakan jumlah bibit ikan yang dibudidayakan Dinas Perikanan jumlah mencapai dua kali lipat. Namun, tidak semua bibit ikan tersebut masuk dalam bantuan hibah ke masyarakat.

“Di kita juga ada target retribusi dari penjualan benih itu, target retribusi itu kurang lebih Rp 22 Juta, jadi separoh untuk hibah dan separoh retribusi daerah,” jelas.

Rencananya, Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi juga akan merambah pada bantuan benih ikan hias ke masyarakat. Bahkan, tak hanya perikanan saja, tetapi juga pembudidayaan pada hewan-hewan kecil seperti burung, ayam hias dan lainnya.

“Kajiannya tahun depan, modelnya seperti apa, lokasi yang tepat dimana, kolaborasi dengan dinas apa? Selain ikan hias, hewan kecil, ada burung, ayam hias, ya pokoknya ada sarana penunjang, pemancingan juga ada,” harapnya. (Red)

Sekda Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, Hadiri Kegiatan Sosialisasi Pengawasan dan Pengendalian Integritas dan Moralitas Dalam Pengembangan Karir PNS

BIN | Kabupaten Bekasi – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, menghadiri kegiatan Sosialisasi Pengawasan dan Pengendalian Integritas dan Moralitas Dalam Pengembangan Karir PNS, yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian, yang berlangsung di Pullman Bandung Grand Central, Kota Bandung, Senin (4/7).

Sekda Dedy mengatakan, dalam kegiatan tersebut dirinya menerima arahan serta penjelasan dari narasumber terkait, yang memberikan petunjuk dalam mengimplementasikan pengawasan integritas dan moralitas bagi seluruh ASN di Pemkab Bekasi.

“Tadi diberikan arahan oleh Ketua BKN dan narasumber juga, menjelaskan terkait pengendalian dan pengawasan bagi ASN. Tentunya ini akan menjadi petunjuk bagi kita untuk mengimplementasikan dan lakukan kembali di Kabupaten Bekasi,” katanya saat diwawancarai.

Ia menjelaskan, Pemkab Bekasi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Inspektorat Daerah, akan meningkatkan kegiatan pembinaan kepada seluruh pegawai, agar terhindar dari berbagai permasalahan integritas dan moralitas, seperti adanya paparan paham radikalisme dan terorisme, penyalahgunaan obat terlarang, serta perilaku tidak disiplin.

“Ini menjadi tanggung jawab kami dalam pembinaan agar seluruh ASN tidak terpapar radikalisme dan terorisme, penyalahgunaan obat terlarang, dan perilaku tidak disiplin,” jelasnya.

Meskipun hingga saat ini belum ada laporan terkait permasalahan tersebut, ia menuturkan pembinaan dan monitoring pengawasan secara intensif akan tetap dilakukan, guna mencegah adanya permasalahan tersebut. Jika nanti ditemukan kasusnya, ia akan memberikan tindakan berupa pembinaan teknis, komunikasi, dan pendekatan yang dilakukan secara persuasif.

“Sejauh ini integritas dan moralitas ASN kita tidak ada hal-hal yang menonjol, tapi bukan berarti kita berpuas diri. Kita harus tetap melakukan pembinaan dan monitoring pengawasan yang intensif. Jika ternyata ada yang melakukan, tentunya harus diberikan komunikasi, pembinaan teknis dan dilakukan pendekatan secara persuasif,” tuturnya.

Hal senada juga diucapkan Kepala BKPSDM Kabupaten Bekasi, Abdillah, bahwa pihaknya melakukan pengawasan integritas dan moralitas ASN di Pemkab Bekasi dengan memberikan pembinaan-pembinaan yang telah dilakukan kepada Bagian Kepegawaian di seluruh Perangkat Daerah, Kecamatan, Kelurahan, dan Desa. Dengan begitu, diharapkan seluruh ASN dapat terhindar dari permasalahan integritas dan moralitas.

“Untuk pengawasan ini kita lakukan pembinaan, dengan tujuan jangan sampai para ASN terlibat masalah integritas dan moralitas sesuai dengan apa yang disampaikan BKN. Kegiatan tersebut sudah kita laksanakan terutama kepada Bagian Kepegawaian yang ada di Dinas, Kecamatan, sampai Kelurahan dan Desa,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BKN, Bima Haria Wibisana, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan karena BKN memiliki wacana untuk membuat alat ukur integritas dan moralitas ASN, sehingga pihaknya perlu masukan berupa saran dan kritik bagaimana menentukan instrumen pengukurannya.

“Kami rencanakan membuat satu alat ukur integritas dan moralitas, sehingga kita butuh masukan-masukan untuk menajamkan bagaimana instrumen pengukuran integritas dan moralitas,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut terdapat tiga materi yang disampaikan oleh narasumber, yakni terkait Pencegahan Radikalisme dan Terorisme, Transformasi Manajemen Talenta, serta Arah Kebijakan Aparatur Negara di Bidang Revolusi Mental. (Prokopim Pemkab Bekasi).

Safari ke Daerah, Puan: Saya Ditugasi Ibu Megawati

BIN – Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menjelaskan bahwa dirinya disuruh oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berkeliling mengunjungi wilayah di Indonesia.

Hal ini dikatakan Puan usai saar mengunjungi DPC PDIP Cirebon Jawa Barat, Senin (4/7/2022). Dia mengaku belakangan sering mendapatkan pertanyaaan mengapa sangat aktif untuk keliling ke wilayah Indonesia.

“Selama ini saya muter-muter, Jawa Tengah, Jawa Timur, ini mulai masuk Jawa Barat, Kalimantan, Sulawesi, sampai ke Papua, dan lain sebagainya. Ada yang nanya mbak Puan mau ngapain si muter-muter?,” tutur Puan.

“Ya pertama sebagai Ketua DPP partai sebagai Ketua DPR saya ditugaskan, inget ya ditugaskan Ibu Ketuam Umum (Megawati) untuk muter-muter, untuk ketemu sama keluarga besar PDI Perjuangan,” sambung Puan.

Puan menjelaskan tugasnya untuk berkeliling Indonesia selain kunjungan kerja sebagai Ketua DPR dan kemudian juga melakukan konsolidasi sebagai Ketua DPP PDIP.

Di satu sisi terkadang Puan mengakui kadang merasa lelah karena setiap pekan harus berkeliling Indonesia, tapi dia merasa semangat kembali saat bertemu masyarakat.

“Acara lagi, acara lagi, acara lagi, kenapa? Ya ini karena saya ingin ketemu dengan keluarga besar PDI Perjuangan saya, dua tahun kita Covid gak ada pertemuan seperti ini, kan zoom lagi zoom lagi, jadi karena saya ditugaskan muter lagi muter lagi, capek enggak, cape sekali,” jelas Puan.

Selain itu, Puan turut mengungkap alasan mengapa Megawati tidak lagi berkeliling. Hal ini dikarenakan kondisi sang ibu sudah tidak memungkinkan untuk aktif turun kebawah.

“Kenapa? Kita semua sayang sama ibu Mega kan, nah jadi saya memang termasuk orang yang meminta Ibu Mega itu enggak muter-muter seperti dulu karena kita sayang sama ibu Mega kita jaga kesehatannya, kalau acara besar, acara urgent, acara penting ibu akan hadi,” tutup Puan.

Adapun anggota DPR yang turut mendampingi Puan ke Cirebon adalah Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah; Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto; Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, Ketua Komisi V DPR, Lasarus.

Kemudian ada Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris; Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Aimah Nurul Anam; Anggota Komisi VIII DPR RI My Esti Wijayati.(Red)

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Memimpin Apel Kick Off Lomba Kampung Bersih Makin Berani

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan memimpin apel kick off Lomba Kampung Bersih Makin Berani, di Halaman Kantor Kelurahan Sertajaya Kecamatan Cikarang Timur, pada Minggu (3/7/2022).

Kegiatan tersebut sekaligus menandai dimulainya Lomba Kampung Bersih Makin Berani hingga ke tingkat RW di 23 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi, dalam rangka menyambut Hari Pramuka ke-61, Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-72 dan HUT RI ke-77 tahun 2022.

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan, permasalahan sampah, bukan hanya tanggungjawab pemerintah, dalam hal ini Dinas Kebersihan atau Dinas Lingkungan Hidup saja, tetapi tanggung jawab kita bersama.

“Dengan diadakannya lomba kebersihan ini, kami berharap jumlah sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, bisa dikurangi, dan jumlah sampah yang dibuang ke sungai juga bisa di hilangkan, karena di tingkat RT/RW sudah diolah, melalui proses 3R, yaitu Reuse, Reduce, dan Recycle,” ungkapnya.

Dani juga mengatakan, terkait penilaian Lomba Kampung Bersih Makin Berani, akan dilakukan mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga ke tingkat Kabupaten Bekasi.

“Dalam lomba ini, semua RW akan kita nilai, termasuk perumahan juga. Untuk penilaiannya terdiri dari empat aspek, yaitu kebersihan, keindahan, ketentraman dan keamanan. Untuk penilaian tingkat desa, kita libatkan Pemdes, Bimaspol, Bhabinsa dan PKK tingkat desa, dan untuk tingkat kecamatan kita libatkan, camat, Kapolsek, Danramil dan PKK tingkat kecamatan,” ujarnya.

Dani Ramdan menambahkan, Pemkab Bekasi akan terus melakukan berbagai upaya dalam rangka meningkatkan kebersihan lingkungan dan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

“Jadi nanti dari sisi regulasi-nya juga akan kita sempurnakan, dan kesadaran masyarakat juga kita tumbuhkan, diantaranya melalui mobilisasi seperti lomba kampung bersih yang sedang kita adakan saat ini,” terangnya.(Red)

Setwan DPRD Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong Dukung Penuh Pemerintah Tanggulangin Sampah

BIN | Kabupaten Bekasi – Sekretaris Dewan (Setwan) DPRD Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi permasalahan sampah yang ada di lingkungan masyarakat dengan mengadakan ‘Lomba Kampung Bersih Makin Berani’ yang digagas langsung oleh Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan.

Lomba Kampung Bersih Makin Berani sendiri digelar di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi, dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-72, Hari Pramuka ke-61 dan HUT RI ke-77 tahun 2022.

Rahmat Atong mengatakan, Lomba Kampung Bersih Makin Berani ini dapat menjadi momentum untuk mengajak masyarakat meningkatkan kembali rasa kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga dan menciptakan lingkungan yang bersih, indah dan sehat.

“Ya, ini menjadi momentum yang sangat penting yang berhasil dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, setelah melandainya pandemi, Pj Bupati Bekasi langsung mengambil langkah penting dalam upaya menanggulangi permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Bekasi,” ucap Rahmat Atong, seusai melaksanakan kick off Lomba Kampung Bersih di Kelurahan Wanasari sebagai Liaison Officer (LO) di Kecamatan Cibitung, Minggu (03/07/22).

Atong juga menjelaskan, bahwa langkah ini sangat penting untuk menekan banyaknya sampah rumah tangga dan lingkungan masyarakat yang di buang ke TPA Burangkeng. Maka seiring dengan terus meningkatnya volume timbunan sampah memerlukan pengelolaan dan solusi melalui pemberdayaan masyarakat.

“Ternyata di Kecamatan Cibitung juga sudah memiliki bank sampah yang sangat berperan penting dalam menurunkan volume sampah yang dibuang ke TPA. Sampah-sampah disini diolah masyarakat menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis, saya rasa hal seperti ini yang mampu menjadi solusi dalam permasalahan sampah ini,” katanya.

Melihat progres yang sangat baik dalam pengelolaan sampah di Kecamatan Cibitung, dirinya yakin bahwa desa atau kelurahan di Kecamatan Cibitung mampu mendapatkan nilai terbaik dalam Lomba Kampung Bersih Makin Berani ini.

“Selain bank sampah, ternyata masih banyak lagi inovasi yang dimunculkan misalnya, Waktu Kunjung Cari Informasi Terbaik kampung Bersih (Wakuncar Terkasih) yang sudah dua tahun hingga saat ini masih berjalan,” tambahnya.

Dirinya juga berharap agar kegiatan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan di setiap ruang lingkup masyarakat sehingga upaya pemerintah dalam menanggulangi permasalahan sampah di Kabupaten Bekasi dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

“Tentu saya berharap agar kegiatan bersih-bersih lingkungan ini mampu membawa hasil yang baik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi umumnya karena lingkungannya menjadi sehat dan khususnya bagi Kabupaten Bekasi sendiri karena permasalahan sampahnya teratasi,” ujarnya.(Red)