22.6 C
New York
Friday, June 26, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 158

Cek Kekuatan Personel, Korem 071/Wijayakusuma Lakukan Apel Gabungan

BIN | Banyumas – Apel pagi merupakan sarana untuk melakukan pengecekan personel juga sebagai wahana penyampaian informasi baik dari satuan sendiri maupun komando atas.

Guna menyampaikan informasi-informasi tersebut, dan untuk pengecekan kekuatan personel, Makorem 071/Wijayakusuma lakukan Apel Pagi Gabungan Staf, Rabu (13/7/2022) di Lapangan Apel Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.

Apel pagi diambil oleh Kasiterrem 071/Wijayakusuma Mayor Inf Darul Quthni, S.Ag., dan diikuti segenap prajurit dan PNS Makorem 071/Wijayakusuma.

Dalam penyampaiannya, Kasiterrem 071/Wijayakusuma mengatakan pelanggaran yang dilakukan personel, akibat tidak adanya ketatalaksanaan personel dalam mengelola aktifitasnya dalam kehidupan sehari-hari.

Dikatakan, untuk mengelola aktifitas kehidupan sehari-hari dibutuhkan dan diperlukan kesadaran untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan taat untuk beribadah, serta ikhlas dan senantiasa mensyukuri nikmat-Nya.

Selain hal itu, Kasiterrem dalam informasinya menyampaikan tentang kegiatan yang akan dilaksanakan Korem 071/Wijayakusuma kedepannya, yakni gelaran sepak bola Liga Santri Piala Kasad tingkat Korem 071/Wijayakusuma.

Dikatakan, gelaran Liga Santri Piala Kasad tingkat Korem 071/Wijayakusuma yang diikuti perwakilan 9 Kodim jajaran Korem 071/Wijayakusuma, yang semula akan dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2022 mendatang, diundur menjadi tanggal 7 Agustus 2022 yang akan dilaksanakan serentak di seluruh tanah air.(Red)

Disperkimtan Kabupaten Bekasi Monitoring Kegiatan Rutilahu Desa Ridomanah

BIN | Kabupaten Bekasi – Dalam rangka monitoring pembangunan program RTLH (Rumah Tdak Layak Huni) dari Disperkimtan Kabupaten Bekasi yang dilaksanakan pada hari Selasa (12/7/2022), di desa Ridomanah Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi berjalan lancar dan kondusif dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

Dalam rangka monitoring tersebut Disperkimtan Kabupaten Bekasi menerjunkan team yang di pimpin oleh bapak Cecep Supriadi S.AP,. Hari Triyanto, B. Ruzki S.Kom dan juga dari perwakilan Muspika Kecamatan Cibarusah Hanapi, Pemdes Ridomanah maupun Ketua BPD M. Yasin.

Cecep Supriadi ketua team monitoring merasa puas atas pekerjaan pelaksanaan program RTLH di desa Ridomanah sesuai harapan yang sudah hampir selesai 100% terlaksana dengan baik sesuai target.

“Ini semua berkat kebersamaan dan tanggung jawab pelaksana pembangunan LPM, juga peran serta masyarakat, dan pemerintahan desa yang selalu memonitoring pelaksanaan program rutilahu tersebut” jelas Cecep kepada media online Jurnal Indonesia Baru.

Cecep juga berharap semoga ini semua kedepan bisa lebih di tingkatkan lagi dan berharap kepada pemerintahan daerah Kabupaten Bekasi untuk bisa menambah kuota pembangunan RTLH tersebut.

Titin salah satu warga masyarakat yang mendapatkan bantuan RTLH mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Bekasi khususnya Disperkimtan.

“Dan pemerintahan desa Ridomanah yang mana sekarang rumahnya sudah bisa di tempati dengan nyaman tidak lagi takut kebocoran saat hujan” ucap Titin dengan hati berbunga-bunga.

Dalam kesempatan itu Yasin sebagai ketua BPD Ridomanah yang ikut mendampingi team menitoring sebagai pungsi pengawasan dalam setiap kegiatan pemerintahan desa mengucapkan terimakasih kepada team monitoring dari Disperkimtan Kabupaten Bekasi.

“Yang sudah meluangkan waktunya untuk mengevaluasi terkait pelaksanaan pembangunan RTLH yang hampir 100% selesai di kerjakan bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun dan sangat mengapresiasi kepada team pelaksana pembangunan RTLH LPM Yang saling berjibaku bahu membahu sampai selesainya program RTLH ini.” Ucapnya.

Yasin juga mengucapkan semoga kedepannya bisa lebih baik lagi dan kuota untuk desa Ridomanah bertambah mengingat masih banyak warga masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni.(Red)

H. Jejen Sayuti Serap Aspirasi Masyarakat Di Dua Desa Sekaligus

BIN | Kabupaten Bekasi- Dewan DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi II Fraksi PDIP, H. Jejen Sayuti serap aspirasi masyarakat di dua Kecamatan sekaligus, yakni Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur dan Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin.

Dewan yang meliputi wilayah pemilihan IX serta membidangi Perdagangan dan Perindustrian, Wilayah Kelautan Daerah, Konservasi Alam, Ketahanan Pangan, Pertanian Tanaman Pangan, Peternakan, Perikanan, Perkebunan, Kehutanan, Logistik, Koperasi dan Pengusaha Kecil serta Pariwisata.

“Kami berjanji untuk berkeliling di Dapil IX untuk melihat perkembangan terkini yang ada di Kabupaten Bekasi seperti perekonomian, Pertanian, tenaga kerja atau pembangunan,” ucap H. Jejen Sayuti.

Dalam Reses ke III itu Jejen mengatakan di Kabupaten Bekasi yang jadi persoalannya adalah orang yang memerlukan dan berkeinginan, namun mereka memiliki dokumen yang berbadan hukum atau mereka tidak mempunyai kelompok.

“Kelompok tersebut harus dibuatkan dahulu badan hukumnya, serta pihak Desa dan Kecamatan minimal mengetahui adanya kelompok tersebut, sebab berbagi macam bantuan tersebut harus dilaporkan ke Provinsi Jawa Barat,” kata Jejen.

Menanggapi berbagai keluhan dari masyarakat, Jejen berjanji akan membantu penyaluran bantuan untuk kelompok kerja dalam rangka pemulihan perekonomian, begitu juga dalam hal pengangguran, Pertanian dan pembangunan.

Sementara, Kepala Dusun Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Candik mengusulkan Perbaikan Jalan di Kampung Ranca Iga dan Pembangunan Jembatan Haji Omo di Kampung Lilingir agar segera direalisasi.

“Aspirasi ini langsung saya sampaikan ke anggota Dewan DPRD Provinsi Jawabarat agar segera direalisasi,” ujar Candik.

Hal senada dikatakan, Ketua Kelompok Tani Kedung Gede 2 Desa Kedung Waringin, Kecamatan Kedungwaringin, Dahwan Mulyana mengusulkan Perbaikan Saluran air dan alat-alat Pertanian seperti Sintok, dan Traktor yang dibutuhkan Oleh para Petani

“Saya meminta agar di kedung waringin di adakan Gedung Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) untuk meningkatkan hasil Produksi Pertanian yang lebih maksimal,” tandasnya (bis).

Tingkatkan Kualitas Keimanan dan Ketaqwaan Serta Nilai Kejuangan, Korem 071/Wijayakusuma Gelar Bintalidjuang dan Rohani

BIN | Banyumas – Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan serta nilai kejuangan, Korem 071/Wijayakusuma berikan pengetahuan dan pemahaman Pembinaan Idiologi dan Kejuangan serta Pembinaan Rohani kepada segenap prajurit, PNS dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, Selasa (12/7/2022) di Gedung Pertemuan A. Yani Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.

Bintalidjuang dan Binroh disampaikan dari Tim Bintaldam IV/Diponegoro, dihadiri segenap prajurit dan PNS Makorem 071/Wijayakusuma dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071/Wijayakusuma.

Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Candra, S.E., mewakili Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., dalam sambutannya berharap kegiatan ini dilaksanakan agar para prajurit, PNS dan anggota Persit memperoleh pemahaman tentang pentingnya pembinaan mental, ideologi dalam kehidupan kerohanian sehingga dapat menunjang pelaksanan tugas dan pedoman dalam kehidupan sehari – hari.

Dikatakan mantan orang satu di Kodim 0701/Banyumas ini, bahwa hakekat pembinaan personel pada prinsipnya memiliki tiga aspek pokok yakni aspek fisik, aspek intelektual, dan aspek mental. “Ketiga aspek itu, pada kenyataannya sangat penting untuk membentuk jatidiri dan kepribadian prajurit, dan PNS serta anggota Persit, yang patuh terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku”, terangnya.

Letkol Candra juga menyampaikan, pada umumnya, pelanggaran yang dilakukan prajurit dan PNS dilatarbelakangi permasalahan ekonomi dan sosial, akibat dari adanya pengaruh kehidupan serba materialistik, konsumtif, hedonistik dan kurangnya pemahaman terhadap nilai-nilai agama.

Letkol Candra mengungkapkan, untuk mengurangi terjadinya pelanggaran-pelanggaran tersebut, kegiatan seperti ini sangat penting dan harus terus dilakukan serta ditingkatkan kualitasnya. Guna untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita, sehingga ke depan akan mampu memberikan karya dan pengabdian yang lebih baik lagi.

Sementara itu, Kabintaldam IV/Diponegoro Kolonel Caj Drs. Tauhid, M.M., selaku Ketua Tim Bintalidjuang dan Binroh mengatakan, maksud dan tujuan dari kegiatan Bintal Idiologi Kejuangan dan Bintal Rohani ini, untuk meningkatkan nasionalisme dan militansi prajurit dan PNS sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas yang diberikan oleh satuan, dan tujuan untuk memberikan pemahaman tentang Ideologi dan Kejuangan kepada prajurit dan PNS serta anggota Persit di jajaran Korem 071/Wijayakusuma.

Sedangkan, Bintal Rohani bertujuan untuk membentuk, memelihara dan meningkatkan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama masing-masing.

“Kegiatan yang dilaksanakan ini, merupakan tugas yang harus saya lakukan yakni pembinaan mental dan kesejarahan, untuk menurunkan angka pelanggaran melalui fungsi Bintal dan memberdayakannya”, terangnya.

Dikatakan, Bintal sering dipahami hanya sebagai tugas fungsional dari institusi Bintal, namun pemahaman ini keliru. Karena dalam konsep Bintal itu adalah Bintal Fungsi Komando (BFK) artinya seorang komandan itu bertanggungjawab terhadap anggotanya termasuk pembinaan mentalnya. Dikatakan, Bintal Fungsi Komando adalah setiap komandan atau atasan berkewajiban untuk melakukan pembinaan mental dan menyelenggarakan pembinaan serta bertanggungjawab terhadap pembinaan anggotanya.

Diterangkan, dalam era globalisasi seperti saat ini, ada pengaruh positif maupun pengaruh negatif dalam kehidupan. Karena itu harus ada upaya preventif dalam menghadapi pengaruh-pengaruh yang negatif.

“Dalam konsep mental keseluruhan, untuk dianggap sehat mental, kita harus sehat idiloginya yaitu Idiologi Pancasila, punya rohani yang baik yang ditunjukkan dengan keimanan dan ketaqwaan serta mental kejuangan yang artinya kita ikhlas dalam melaksanakan tugas kita”, tegasnya.(Red)

Hari Raya Idu Adha, Ketua Umum LSM Sniper Sembelih 3 Ekor Sapi

BIN | Kabupaten Bekasi – Dalam Rangka Merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 H, Owner Wisata Kawung 3 Bojong Rangkas menyembelih 3 Ekor Sapi.

Penyembelihan hewan qurban bertempat di Kp Ciranggon Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Senin (11/07/2022).

Dalam kesempatan hari raya idul adha ini, Owner Wisata Kawung 3 Bojong Rangkas yang juga Ketua Umum LSM Sniper Indonesia yang kerap disapa Mbah Goen menyerkah 3 Ekor Sapi kepada panitian untuk disembelih dan dibagikan kepada warga sekitar.

Dikatakan Ketua Panitia, Ustad Abdul Hamid, Ini bentuk rasa syukur dari Pak Gunawan beserta keluarga untuk membagi kebahagiaan kepada masyarakat sekitar.

“Artinya pengorbanan kita memberikan apa yang kita cintai dari harta benda kepada orang lain dengan maksud ibadah kepada Allah SWT”, tuturnya.

Ia juga menilai hal ini menjadi contoh untuk kita semua . Apalagi menurutnya, Pak Gunawan Tokoh Kabupaten Bekasi, Yang artinya ketika mempunyai harta lebih, mampu memberikan kebahagian untuk orang lain. Jadikan hal itu contoh positif untuk kita semua.

Ustad Abdul Hamid juga menyampaikan bahwa, 3 ekor sapi qurban yang disembelih dibagikan kepada 245 penerima atau KK yang memiliki kupon penukaran.

“Alhamdulillah, tahun ini 250 penerima yang menerima daging qurban dari Pak Gunawan yang kita salurkan sebagai Panitia”, Ucapnya.

Ustad Abdul Hamid mengatakan, penyerahan daging qurban ini juga sebagai salah satu bentuk ibadah dan kepedulian maupun berbagi kebahagian terhadap masyarakat sekitar.

Dikatakan Ketua panitia qurban Ustd Abdul Hamid, Setelah pelaksanaan kegiatan qurban ini, Akan ditutup dengan acara santunan anak yatim piatu.

“Acara qurban ini akan ditutup dengan pemberian santunan kepada anak-anak kita (yatim-piatu)”. Tuturnya.(Aa)

Kenzi Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Keluarganya, Terancam Hukuman Berlapis

BIN | Bekasi – Kepolisian Polres Metro Bekasi berhasil menangkap tersangka kasus penyiraman air keras oleh seorang suami yang bernama Rezy Saputra alias Kenji terhadap anak dan istrinya sendiri.

Diberitakan sebelumnya dan sempat viral di media sosial, seorang suami bernama Kenji (26) di Kampung Jagawana, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi tega menyiram istri, mertua dan anaknya sendiri dengan air keras.

Penyiraman tersebut dilakukan lantaran sang suami marah dan merasa tersinggung,karena berkali-kali korban meminta cerai, ucapan tersebut dilontarkan korban lantaran tersangka tidak menafkahi keluarganya. Cek-cok terkait ekonomi itu diketahui kerap terjadi.

Saat Conference Pers, Senin (11/07/2022), tersangka Kenzi mengakui, dirinya melakukan penyiraman air keras kepada anak, istri dan mertua karena tersangka kesal dengan ucapan istrinya (korban) yang mengatakan “Lebih baik saya ditiduri orang lain daripada sama suami (pelaku)”.

Dengan ucapan tersebut pelaku sakit hati, lalu membeli air keras bersama dengan Ardiansyah (DPO) yang berlokasi di Depan Futsal Hadhamas Pasir Gombong
Cikarang Utara dan melakukan
penyiraman air keras tersebut kepada istri, mertua dan juga anaknya yang saat itu sedang tidur dirumahnya. Setelah melakukan penyiraman, kemudian botol kotak seperti botol pewangi loundry bekas air keras tersebut dibuang ke sungai dekat rumah istrinya oleh pelaku. Dan selanjutnya pelaku melarikan diri dan bersembunyi di beberapa tempat seperti di rumah kosong, di sawah-sawah dan terakhir di kuburan belakang rumah tetangga kakeknya yang beralamat di Kaung Tilu Kp Ciranggon Desa Cipayung Kecamatan Cikarang timur Kabupaten Bekasi. Sampai team opsnal jatanras menangkap pelaku dan membawa pelaku ke Polres Metro Bekasi guna dilakukan pemeriksaan.

Kini pelaku terancam hukuman dengan pasal 76 C jo Pasal 80 Ayat (2) UU No.35 tahun 2004, Ayat (2) Dalam hal anak sebagaimana dimaksud pada ayat (1), luka berat, maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan atau denda paling banyak Rp.100.000.000
(seratus Juta Rupiah).

Pasal 44 Ayat (2) UU No.23 tahun 2004
Ayat (2) dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud ayat (1) mengakibatkan korban mendapat jatuh sakit atau luka berat dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau denda paling
banyak Rp. 30.000.000 (Tiga Puluh Juta Rupiah).

Pasal 355 KUHP Ayat (1) Penganiayaan berat yang dilakukan dengan direncanakan terlebih dahulu, dihukum penjara
selama lamanya 12 tahun.

Pasal 353 KUHP, penganiayaan yang dilakukan dengan direncanakan terlebih dahulu, Ayat (2) jika perbuatan itu
menjadikan luka berat, sitersalah dihukum penjara selama lamanya 7 tahun.

Pasal 351 KUHP, Ayat (2) jika perbuatan itu menjadikan luka berat, sitersalah dihukum penjara selama-lamanya 5 tahun.(Wati)

Proyek Nasional Penanggulangan Banjir di Wilayah Bekasi Terealisasi

BIN | Kabupaten Bekasi – Camat Tambun Utara (Tamara), Najmuddin, mengatakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat dalam rangka penanggulangan banjir di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi sudah terealisasi, khususnya di wilayah Kecamatan Tambun Utara. Pasalnya, selama ini ekses dari luapan Kali Bekasi sangat besar imbasnya bagi masyarakat sekitar.

“Untuk lokasi paket 6 titiknya ada di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Sukawangi dan Tambun Utara. Paket 6 itu sisi kirinya ada di Babelan dan sisi kanannya ada di Sukawangi dan Tambun Utara. Kami itu kebagian satu kilometer dan dua kilometer di Sukawangi,” ungkap mantan Lurah Bahagia, Kecamatan Babelan ini kepada para awak media.

Najmuddin mencatat panjang paket enam ini sekitar tiga kilometer dan tinggi tiga meter dari permukaan tanah. Untuk normalisasi tiga puluh meter ke kanan dan tiga puluh meter ke kiri dari as sungai. Tanahnya juga akan dilakukan normalisasi. Disamping tanggul akan dibuatkan badan jalan, lebarnya dari bibir tanggul sekitar 17 meter ke kanan atau ke kiri. Untuk panjang jalan rencananya sekitar sepuluh meter.

“Para pekerja mengeluh dengan kendala teknis di lapangan, karena masih banyak rumah yang belum dibersihkan, terutama masih ada rumah-rumah yang berdiri di atas tanah pengairan dan negara, hal itu telah menghambat kerja mereka, belum lagi tanah hak milik di sekitaran bibir tanggul yang juga menghambat pekerjaan mereka. Kalau tidak ada hambatan dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun sudah selesai semuanya, kalau ada hambatan diperkirakan selesai dalam lima tahun,” terangnya.

Najmuddin mengatakan kegiatan ini berasal dari Kementerian PUPR dengan anggaran sekitar Rp7 triliun. Dari paket satu sampai paket tujuh. Dirinya pun berharap dengan terealisasinya proyek ini banjir akan berkurang merendam pemukiman warga. Bahkan, daerah-daerah yang selama ini dialiri Kali Bekasi akan terbebas dari banjir.

Wilayah Kecamatan Tambun Utara ini menjadi langganan banjir karena adanya pertemuan Kali Bekasi dan Kali CBL. Jika debit air hujan tinggi pasti akan terendam wilayah Tambun Utara. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir wilayah Kecamatan Tambun Utara terendam sangat dahsyat.

“Kalau tidak ada tumpahan Kali Bekasi Bekasi dan CBL sebenarnya Tambun Utara itu bebas banjir. Kalau sudah terendam banjir itu bisa dua hari dua malam baru surut. Orang enggak bisa bekerja, beraktifitas, pengungsi banyak, air jet pamp mati, jadi seperti terisolir masyarakat saya selama banjir tersebut. Jadi bisa dibayangkan betapa sedihnya masyarakat saya,” tandasnya.(Rz)

Kereta Kencana dan Tari Lengser Bakal Warnai Prosesi Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-72 di Gedung DPRD

BIN | Kabupaten Bekasi – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, menggelar rapat koordinasi persiapan menjelang perayaan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-72 bersama unsur kepanitiaan yang terlibat di dalamnya, di Auditorium Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Komplek Pemkab Bekasi, pada Jumat (08/07/22).

Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong yang memimpin jalannya rapat mengatakan, perayaan Hari Jadi Kabupaten Bekasi yang jatuh pada Senin, 15 Agustus 2022, akan sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Iya tahun ini akan sangat berkesan pastinya, kita akan siapkan kereta kencana yang akan menjemput pimpinan daerah (Bupati dan Forkompimda) menuju Gedung DPRD Kabupaten Bekasi sebelum Rapat Paripurna,” ucap Rahmat Atong.

Tak hanya sampai disitu, nantinya rombongan Pj Bupati Dani Ramdan dan Forkopimda Kabupaten Bekasi akan disambut di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, dengan kesenian Tari Lengser yang akan menuntun menuju singgasananya masing-masing.

Selain itu, dalam prosesi rangkaian acara juga akan diisi oleh Pasukan Tanda Kehormatan (PATAKA) yang akan membawa panji lambang Daerah Kabupaten Bekasi.

“Pesan yang ingin kita sampaikan adalah, Kabupaten Bekasi memiliki tiga budaya. Budaya Sunda, Betawi dan Banten, inilah yang akan kita padukan untuk mengingatkan kembali jati diri Kabupaten Bekasi. Nanti juga akan dijelaskan kembali makna dan arti tentang panji dari Lambang Daerah Kabupaten Bekasi,” katanya.

Garis merah tentang kebudayaan yang ada di Kabupaten Bekasi yang coba dibubuhkan melalui rangakai acara Hari Jadi Kabupaten Bekasi tahun ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, moralitas, dan nasionalisme masyarakat terhadap daerah.

Dirinya juga berharap agar segala persiapan yang dilakukan menjelang perayaan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-72 dan HUT RI ke-77 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat berjalan dengan lancar dan khidmat.

“Harapannya agar rangkaian prosesi acara yang telah kita persiapkan dapat berjalan dengan lancar, masyarakat juga dapat menikmati rangakaian prosesi acara melalui Channel YouTube Diskominfosantik yang akan menayangkan secara live. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap dapat menikmati kegiatan. Sehingga pesan yang kami sampaikan melalui kegiatan ini dapat diterima oleh masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujarnya.(Red)

Momentum Idul Adha, Pj Bupati Bekasi Ajak Masyarakat “Makin Berani” Gelorakan Semangat Berbagi.

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, Hari Raya Idul Adha merupakan momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama serta membangun kualitas pribadi yang sabar dan ikhlas dalam menjalani kehidupan.

Hal itu disampaikan Dani Ramdan saat melaksanakan shalat Idul Adha tingkat Kabupaten Bekasi 1443 H/2022, di Mesjid Jamie Nurul Hidayah Kampung, Babakan, Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, pada Minggu (10/7/2022).

Pada shalat Idul Adha tersebut, bertindak sebagai khotib, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi, H. Ahmad Sanukri, diikuti oleh para kepala perangkat daerah, Camat Cikarang Timur serta jajaran Pemdes Labansari.

Dani Ramdan mengatakan, selain mengasah keikhlasan dan kepedulian sosial terhadap sesama, momentum Idul Adha juga dapat meningkatkan ketaqwaan dan ketaatan kepada perintah Allah SWT.

“Mudah-mudahan dengan semangat keikhlasan dan semangat berbagi ini, masyarakat Kabupaten Bekasi, “makin berani”, dalam arti semakin memantapkan kinerja, saling melayani satu sama lain,” ujarnya.

Terkait adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan, Dani mengatakan, masyarakat Kabupaten Bekasi agar tidak perlu khawatir, karena pemerintah daerah sudah melakukan langkah antisipasi dan pencegahan.

“Kami selalu memantau sejak mulai mewabahnya penyakit PMK, mulai dari kegiatan vaksinasi PMK, demikian juga untuk hewan kurban yang datang dari luar daerah, sudah kami lakukan pemeriksaan kesehatan, dan kami tandai untuk hewan-hewan yang sehat dengan kalung khusus tanda sehat, sehingga aman untuk dikonsumsi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan secara simbolis hewan qurban dari Pj Bupati Bekasi, kepada Ketua DKM Mesjid Jamie Nurul Hidayah dan pemberian bantuan program Bekasi Taqwa dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi.(Red)

Idul Adha, Danrem 071/Wijayakusuma Serahkan Hewan Qurban

BIN | Banyumas – Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., pada momen Idul Adha 1443 H/2022 M menyerahkan hewan qurban kepada panitia qurban dari Bintalrem 071/Wijayakusuma. Minggu (10/7/2022) di Lapangan Denzibang I/IV komplek Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.

Penyerahan hewan qurban dilakukan secara simbolis seusai dilaksanakannya Sholat Idul Adha bersama segenap masyarakat Banyumas dan sekitarnya, di Lapangan Upacara Makorem 071/Wijayakusuma.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., pada kesempatan tersebut menyampaikan tujuan dari kegiatan ini selain untuk menjalankan perintah agama, juga merupakan bentuk kepedulian Korem 071/Wijayakusuma dengan berbagi hewan qurban kepada masyarakat yang kurang mampu.

Menurutnya, makna hari Raya Idul Adha dengan melaksanakan pemotongan hewan qurban, agar setiap muslim dapat memiliki rasa kepedulian, solidaritas dan persaudaraan antar sesama, yang diwujudkan melalui berbagi daging qurban.

Dikatakan, dari keseluruhan hewan qurban ini, sebanyak 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing, akan dibagikan kepada kaum dhuafa, panti asuhan dan masjid disekitar Makorem,” jelasnya.

Danrem berharap, dengan berqurban seperti saat ini, semoga kita mampu untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dan selain itu untuk selalu mensyukuri nikmat-Nya,” harapnya

Sementara itu, dalam pelaksanaan kegiatan Sholat Idul Adha yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19 ini, di hadiri Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Natania Yudha Airlangga, Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Candra, S.E., beserta Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Wiwin Candra, para Kasirem 071/Wijayakusuma, Para Dan/Ka Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/ Wijayakusuma, serta para prajurit dan PNS Makorem 071/Wijayakusuma dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma, serta warga masyarakat Banyumas dan sekitarnya.

Selaku Imam dan Khotib Sholat Idul Adha 1443 H/2022 M, Ustad Sertu Dzamzam Nurjanto dari Bintalrem 071/Wijayakusuma.

Ustad Sertu Dzamzam Nurjanto dalam khotbahnya mengambil tema “Hikmah Keutamaan Ibadah Qurban dan Jadikan Ibadah Qurban Sebagai Landasan Pengabdian Yang Tulus dan Ikhlas”.

“Makna qurban Idul Adha bagi umat islam sangatlah mendalam, qurban menjadi momentum paling ditunggu-tunggu di Hari Raya Idul Adha, hal ini karena amalan Idul Adha banyak memiliki keutamaan dan hikmah”, paparnya.

Dikatakan, berqurban merupakan salah satu amalan paling dianjurkan pada perayaan Idul Adha yang hukumnya adalah sunnah muakkad. Hal itu didasarkan pada firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al Quran, Surah Al Kautsar ayat 2.

“Qurban dilakukan dengan cara penyembelihan hewan yang dapat dilaksanakan pada 10 Dzulhijjah hingga hari tasyrik atau 3 hari setelah Idul Adha. Anjuran itu terdapat dalam Alquran”, terangnya.

Jika qurban menjadi amalan yang sangat dianjurkan, makna Qurban Idul Adha bagi umat Islam, adalah bukti ketaqwaan seorang muslim kepada Allah SWT. “Amalan tersebut akan mendapatkan ridha Allah jika dilakukan dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan, karena qurban adalah wujud solidaritas antar manusia khususnya umat muslim. Tidak seperti puasa yang aspek hubungannya langsung dari individu kepada Allah (hablumminallah), qurban merupakan amalan yang juga mengandung aspek sosial hubungan antar sesama manusia (Hablumminannas)”, terangnya.

“Merayakan Idul Adha dengan berqurban juga menjadi sarana meningkatkan empati dan solidaritas sesama umat islam. Hal itu diwujudkan dengan dibagikannya daging qurban secara merata kepada kaum muslim”, paparnya.

Qurban juga sebagai wujud meneladani Nabi Ibrahim dan Ismail. Terutama tentang kisah keikhlasannya dalam menjalankan perintah Allah. Dalam prakteknya, memperkukuh empati, kesadaran diri, ibadah ini juga erat kaitannya dengan pengendalian dan pengelolaan diri yang merupakan cikal bakal akhlak terpuji seorang muslim.

“Itulah 3 makna qurban Idul Adha bagi umat islam. Dalam interpretasi dan prakteknya, tiga hal tersebut bisa memiliki makna yang lebih mendalam dan erat kaitannya dengan peningkatan kualitas diri dan akhlak terpuji seorang muslim”, pungkasnya.(Red)