3.2 C
New York
Tuesday, March 24, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 152

Kadin Disdukcapil Kabupaten Bekasi Hudaya, NIK Menjadi NPWP Perorangan Tinggal Eksekusi Dari Kementerian Keuangan

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah bakal mengintegrasikan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang direncanakan efektif pada tahun depan.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, Hudaya tidak ada permasalahan.

“Ya berjalan saja, jadi aturan itu NIK menjadi NPWP perorangan tinggal eksekusi dari Kementerian Keuangan saja,” ujar Hudaya setelah mengikuti Paripurna DPRD pada Kamis (28/07).

Hudaya juga mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kebijakan tersebut. Sebab sudah ada aturan yang ditetapkan bagi mereka yang kena wajib pajak atau tidak.

Dalam UU, setiap warga negara tidak diambil pajaknya jika penghasilan per bulan tak lebih dari Rp 4,5 juta. Dengan demikian, warga dengan penghasilan Rp 54 juta/tahun tidak ditarik pajaknya.

“Oh tidak, Karena NIK sudah nasional semua dan secara otomatis NIK perorangan akan menjadi NPWP, berbeda lagi dengan badan,” katanya.

Sampai saat ini, Disdukcapil Kabupaten Bekasi masih menunggu aturan petunjuk dari pemerintah pusat untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Sosialisasi sampai saat ini belum, soialisasi dari Kementerian Keuangan, kalau ada petunjuknya kita akan ikuti,” ujarnya.

Sebelumnya, penggunaan NIK sebagai NPWP bakal berlaku penuh mulai tahun 2023. Penggunaan NIK sebagai NPWP diberlakukan mengingat Indonesia menuju integrasi satu data nasional.

Data nasional ini akan menjadi acuan dari setiap dokumentasi, aktivitas bisnis, maupun kewajiban perpajakan warga negara. NIK digunakan sebagai basis administrasi Wajib Pajak Orang Pribadi.(Adv)

Food Estate, Kesempatan Realisasikan Kemandirian Pangan Indonesia



BIN | Jakarta, Juli 27 – Program pemerintah Food Estate, yang salah satunya digawangi oleh Kementerian Pertanian, merupakan peluang positif untuk merealisasikan kemandirian pangan Indonesia.

“Saat ini enggak ada tempat lahan lagi di Jawa, dan Food Estate merupakan kesempatan baik,” kata Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Yadi Sofyan Noor saat dihubungi melalui telepon, Rabu (27/07).

Berdasarkan pengamatannya saat berkunjung ke lokasi-lokasi Food Estate belakangan ini, Yadi mengatakan, realisasi lahan baru terbilang cukup cepat yaitu mencapai 28 ribu hektare dari proyeksi pembukaan lahan baru sebesar 65 ribu hektare. “Jadi kalau kita lihat langkah pemerintah itu sangat baik. Kami sangat dukung,” katanya.

Di sisi lain ia mengakui pencetakan lahan sawah baru di luar Pulau Jawa memang tidak bisa semulus di Pulau Jawa, sehingga membutuhkan waktu untuk bisa menghasilkan produksi tinggi karena terkait kesuburan lahan dan faktor terkait lainnya. “Kita tidak bisa main sulap, dicetak langsung bisa produksi tinggi. Karena lahan pertanian, terutama sawah, perlu adaptasi,” katanya.

Menurutnya, Food Estate tidak bisa langsung dilabeli proyek yang tidak berhasil hanya karena pencetakan lahan baru dan produksi yang dihasilkan di dalamnya belum bisa mengimbangi penyusutan lahan pertanian lokal yang mencapai 150 ribu hektare per tahun.

“Enggak bisa dibilang gitu (gagal), baru dicetak sudah dibilang gagal. Kita butuh waktu. Seperti saya pengalaman ke lokasi transmigrasi dulu itu, memang awal-awal tidak bisa langsung produktif,” katanya.

Ia meyakini kecukupan pangan lokal akan bisa terjaga seiring dengan upaya pemerintah untuk memenuhinya, yang salah satunya melalui program Food Estate. “Karena ya Kementerian Pertanian, kalau bahasa saya, sudah habis-habisan juga menjaga pangan kita,” ujarnya.

Desa Sirnajati Ikuti Kegiatan Penilaian Kampung Bersih Makin Berani



BIN | Bekasi – Pemerintah Desa Sirnajati kedatangan team penilai Lomba Kampung Bersih Makin Berani (LKBMB), acara berlangsung di Kampung Jatiwareng RT 01,02 RW03 Desa Sirnajati Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi, Kamis (28/07/2022).

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri dari team penilai Kecamatan, Babinsa Koramil 09/Cibarusah, Bhabinkamtibmas Polsek Cibarusah, Sekretaris Desa Sirnajati, perwakilan Puskesmas,serta RT dan RW.

Menurut Ridwan Sunarya, Kepala Desa Sirnajati yang diwakili Sekretaris Desa Syahrudin, S.Pd, dengan adanya team penilai Kampung Bersih Makin Berani bisa menjadi inspirasi dan edukatif bagi masyarakat.

“Karena kebersihan lingkungan warga itu sangat penting, juga keamanannya, dan mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi inspirasi dan edukasi bagi masyarakat,” kata Syahrudin selaku Sekretaris Desa Sirnajati.

Syahrudin mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam menyukseskan Lomba Kampung Bersih, demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, indah dan rapi bagi seluruh warga Desa Sirnajati.

“Kita perlu membangun kesadaran seluruh warga untuk bersemangat dan menyehatkan lingkungan. Kalau warga sudah merasakan dampak positifnya, tanpa diajak pun kami yakin mereka akan mempunyai inisiatif sendiri dalam menjaga lingkungan kampung ini,” pungkas Syahrudin. (Wati)

4 Truk Terlibat Tabrakan Beruntun di Cikarang Timur



BIN | Bekasi – Sebuah truk pengangkut galon terlibat kecelakaan beruntun dengan 3 truk kontainer di Jalan Raya Rengas Bandung, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/7/2022) malam.

Kecelakaan diduga akibat truk galon yang melintas dari arah Karawang menuju ke Cikarang, mrlakukan pengereman secara mendadak lantaran adanya sebuah kendaraan yang akan berputar arah, sehingga membuat truk kontainer yang berada dibelakangnya tidak sempat melakukan pengereman.

“Kayanya yang depan itu ngerem dadakan, ada 3 kontainer yang dibelakang juga gak sempet ngerem itu,” ujar salah satu warga dilokasi kecelakaan.

Sementara itu, Muhammad Ridwan (31) supir truk pengangkut galon menuturkan, dirinya melakukan pengereman lantaran ada kendaraan didepannya yang berputar arah.

Kata Ridwan, sebelum mengerem, dirinya telah memberikan tanda lampu hazard, tiba-tiba dari arah belakang, truk kontainer dibelakangnya menghantam bagian buntut truk yang dikendarainya.

“Saya dari arah Karawang, nah disini ada mobil puter arah. Saya udah kasih lampu hazard juga, mobil dibelakang langsung dorong mobil saya,” ungkapnya.

“Kalau dari saya gak ada korba, tapi yang belakang belum tau saya juga,” imbuhnya.

Satu supir truk kontainer mengalami luka ringan karena terhimpit dan terkena pecahan kaca. Akibat insiden kecelakaan beruntun tersebut, arus lalu lintas dari arah Karawang menuju ke Cikarang sempat tersendat.

Saat ini kasus laka lantas tersebut ditangani unit laka lantas Polres Metro Bekasi, guna memastikan penyebab kecekalaan polisi mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan para supir truk yang terlibat kecelakaan beruntun tersebut. (Red)

Plt Kepala Dinas CTR, Beni Saputra; Penyusunan RDTR dan KLHS Bisa Menjadi Acuan Pembangunan Kab,Bekasi

BIN | Kabupaten Bekasi – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) wilayah Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat, yang diselenggarakan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bekasi, di Hotel Java Palace Cikarang Utara, Rabu, (27/7/2022).

Sekda Dedy Supriyadi mengatakan, dengan adanya undang-undang nomor 11 tahun 2020, tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2021, tentang penyelenggaraan, penataan ruang mengamanatkan penyusunan, RDTR sebagai dasar bagi perolehan konfirmasi, kesesuaian kegiatan pemanfaatan, ruang yang terintegrasi, Online Single Submision (OSS).

“RDTR yang terintegrasi dengan sistem OSS sangat diperlukan untuk kemudahan dan kepastian berinvestasi di daerah, sehingga Pemerintah Kabupaten Bekasi pada tahun 2022 ini telah mengalokasikan anggaran untuk penyusunan RDTR dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat,” ujarnya.

Dedy juga mengatakan, Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat, memiliki karakteristik potensi dan permasalahan kawasan perkotaan.

“Pengembangan perkotaan ini perlu, direncanakan dan di tata dengan baik, melalui penyusunan RDTR yang dapat digunakan sebagai pedoman rencana pembangunan 20 tahun ke depan, sebagai dasar pemanfaatan ruang di wilayah Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat,” ujarnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Beni Saputra mengatakan, penyusunan RDTR dan KLHS di dua kecamatan ini bisa menjadi acuan bagi pelaksanaan pembangunan dan program di Kabupaten Bekasi kemudian itu menjadi acuan juga untuk pemanfaatan ruang dan pengendalian ruang di Kabupaten Bekasi.

“Ya hari ini kita melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) untuk penyusunan RDTR dan KLHS di dua kecamatan yaitu Cikarang Barat dan Cibitung. RDTR ini sebagai acuan investasi khususnya dalam pemanfaatan ruang dan pengendalian ruang di Kabupaten Bekasi, “ujarnya.

Beni juga berharap, kegiatan ini bisa dimanfaatkan oleh semua pemangku kepentingan, untuk bisa menyampaikan apa kepentingannya dan aspirasinya.

“Dalam FGD ini kita menyerap aspirasi dari semua stakeholder di dua Kecamatan ini, tentunya dengan data awal yang sudah dimiliki oleh konsultan, kita menyerap aspirasi dari semua pemangku kepentingan yang ada di dua kecamatan ini, “pungkasnya.(adv))

DPMD Kabupaten Bekasi, Matangkan Persiapan Kegiatan Gebyar Desa

BIN – Kabupaten Bekasi – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, tengah mematangkan persiapan rangkaian kegiatan acara Gebyar Desa yang rencananya akan dihadiri secara langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada Agustus mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bekasi, Ida Farida mengatakan, rute yang akan dilalui oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil akan dimulai dari Desa Lambangsari Tambun Selatan dan berakhir di Desa Kertarahayu Kecamatan Setu, sebagai lokasi acara Gebyar Desa.

“Di acara Gebyar Desa ini, Pak Gubernur akan mengunjungi desa-desa untuk melihat pembangunan yang berjalan, termasuk melihat kekayaan alam, budaya, tradisi hingga potensi di desa. Alhamdulillah untuk Kabupaten Bekasi agendanya tidak double sehingga Insya Allah (Gubernur Jabar) akan hadir secara pribadi,” ucap Ida, seusai mengikuti road show bersama Pj Bupati Bekasi, Rabu (27/07/22).

Ida menjelaskan, dari 180 desa yang ada di Kabupaten Bekasi, terpilihlah beberapa desa yang akan menjadi trek dalam agenda Gebyar Desa yang masing-masing akan dikunjungi oleh gubernur.

Dirinya juga menambahkan, Kabupaten Bekasi mendapatkan beberapa Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara) dari Provinsi Jawa Barat. Mobil itulah yang diharapkan dapat memberikan warna berbeda di Kabupaten Bekasi dengan melakukan inovasi melalui potensi-potensi yang ditawarkan.

“Kita coba ingin tampilkan bagaimana manfaat mobil Maskara yang ada di Kabupaten Bekasi. Jadi potensi unggulan yang ada di desa juga bisa disaksikan oleh masyarakat, nanti juga akan ada pameran UMKM di desa-desa yang dilewati,” katanya.

Lebih lanjut, Kepala Desa Kertarahayu, Rudi Catur Pribadi menegaskan, sejauh ini persiapan yang telah dilakukan sebagai lokasi kegiatan Gebyar Desa hampir mencapai 100 persen.

“Persiapannya sudah hampir 100 persen, karena nantinya ada rombongan dari provinsi, maka semuanya telah kita siapkan, seperti ketersediaan lahan parkir hingga teknis yang lainnya,” ujarnya.

Desa Kertahayu memiliki keunggulan sebagai desa yang berhasil mempertahankan ruang terbuka hijau. Desa tersebut sedang dikembang sebagai Desa Wisata di Kabupaten Bekasi. Selain itu, Taman Lansia yang berada di Desa Kertahayu menjadi spot favorit untuk menjadi tempat finish dari rangkaian kegiatan tersebut.(Red))

Ibu Dua Anak Yatim di Kabupaten Bekasi Ingin Miliki Tempat Tinggal



BIN | Kab Bekasi – Kisah pilu datang dari sebuah keluarga, Seorang ibu dan dua anaknya yang yatim, Banih Cahyani (46) adalah warga kampung Pisang Sambo RT 016/06 Desa Karangharja Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, karena keterbatasan ekonomi dan kemampuan dirinya harus rela hidup berjauhan dengan kedua anaknya karena tidak memiliki tempat tinggal.

Banih adalah seorang ibu dengan dua anak yatim yaitu Ahmad Fadilah(30) dan Firman Syahputra(17). Hidup sendiri tanpa suami, Banih Cahyani kini harus berjuang sendiri mencari nafkah demi membahagiakan kedua anaknya dan mewujudkan apa yang menjadi impiannya selama ini yaitu memiliki rumah.

Dalam keseharianya, Banih bekerja sebagai pembantu rumah tangga sedangkan Ahmad anak pertamanya bekerja sebagai buruh lepas yang penghasilannya tidak menentu dan firman putra bungsunya kini tinggal bersama bibinya, karena kondisi yang tidak memungkinkan terpaksa harus dititipkan.

“Saya juga ingin seperti layaknya seorang ibu yang lain, hidup dan tinggal bersama anak-anak saya, mengurus mereka, dan tinggal satu atap bersamanya.” Keluhnya sambil meratap. Rabu 27/07/2022

“Tapi apa daya. Kareno kondisi, saya harus rela menitipkan anak saya” ucapnya sambil meneteskan air mata pada saat diwawancarai ditempatnya bekerja.

Segala upaya telah dia dan anaknya lakukan, karena nasib baik belum berpihak padanya upaya yang dilakukannya sampai saat ini belum membuahkan hasil. karena keterbatasan ekonomi dan kemampuan, impiannya selama ini untuk memiliki tempat tinggal yang layak belum bisa diwujudkan.

Saat ini Banih berharap adanya uluran tangan serta perhatian dari segala pihak baik Pemerintah maupun swasta serta peran serta para dermawan yang mau berbaik hati membantu dirinya agar dia bisa memiliki tempat tinggal yang layak untuk dirinya dan kedua anak-anaknya yang yatim.

“Walaupun sederhana, saya ingin punya tempat tinggal pak, Saya berharap pihak Pemerintah mau membantu, agar saya diberikan kemudahan dikasih jalan agar saya bisa punya tempat tinggal untuk saya dan kedua anak-anak saya” tutupnya. (Red)

Berbekal Gotong-royong Masyarakat, Pemerintah Desa Sindangmulya Ikuti Lomba Kampung Bersih

BIN | Bekasi – Pemerintah Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi,saat ini mengikuti penilaian Lomba Kampung Bersih Makin Berani sesuai dengan intruksi Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan yang tertuang dalam surat edaran No: BD.06.07/SE-48/DLH tertanggal 30 Juni 2022, yang ditujukan kepada para kepala perangkat daerah, para Camat, para Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi.

Dalam surat edaran itu disebutkan, Kick Off acara Lomba Kampung Bersih Makin Berani dilaksanakan pada Minggu (3/7/2022) secara serentak diseluruh wilayah kerja, kelurahan atau desa di Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut, selanjutnya akan terus dilaksanakan hingga 30 Juli 2022. Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Pramuka ke-61, Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-72 dan HUT RI ke-77 tahun 2022.

Lokasi penilaian LKBMB bertempat di Perumahan Bagasasi RW 013 dan Kampung Cikoronjo RT 001,002 RW 004 Desa Sindangmulya.

Demikian dikatakan Kepala Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, R. Selpi Indriani, S.E kepada awak media Beksi Indonesia News, pada Rabu (27/07/2022).

“Alhamdulilah, hari ini dilaksanakan penilaian LKBMB tingkat Kecamatan, bekerjasama dengan Muspika Kecamatan Kecamatan Cibarusah,” terang Selpi.

Selpi mengungkapkan, kegiatan LKBMB di Desa Sindangmulya di dukung pula oleh RT dan RW serta masyarakat.

“Kegiatan LKBMB ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat bergotong royong di masyarakat, selain itu guna meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan yang bersih dan aman ,” bebernya.

Menurut Selpi, kegiatan LKBMB ini perdana digelar dan Desa Sindangmulya Kecamatan Cibarusah ikut berpartisipasi.

“Semoga Desa Sindangmulya ini semakin bersih, nyaman, aman dan maju,” harapnya.(Wati)

Dua Supporter Sepakbola di Bacok Sekelompok Orang Tak Dikenal di Jalan Raya Serang-Cibarusah

BIN | Bekasi – Dua orang supporter sepakbola di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diserang sekelompok orang tak dikenal usai menonton pertandingan klub favoritnya saat bertanding di stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Senin (25/7/2022) dini hari tadi.

Kedua supporter tersebut diserang dengan senjata tajam (sajam), botol, dan juga tongkat stik golf oleh sekelompok orang yang berkonvoi berboncengan dengan 6 sepeda motor di Jalan Raya Serang – Cibarusah, Pasirrandu, Kecamatan Serang Baru, sehingga salah salah satu supporter tim sepakbola asal Jawa Barat itu mengalami luka bacok serius dibagian kepala akibat sabetan senjata tajam.

“Saya berdua boncengan motor, awalnya itu kan banyak anak-anak didepan pas saya melintas di Pasirrandu, nah gak lama ada yang teriakin kita itu anak Persib, motor kita dikejar terus ditendang sampai jatuh terus kita diserang pakai sajam, sama botol,” jelas Nadi (28) salah satu korban penyerangan OTK, Senin (25/7/2022).

Akibat dari insiden tersebut, salah satu korban mengalami luka bacok dibagian kaki serta kepala, dan harus mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit.

“Kalau saya cuma luka ringan aja ni, temen saya yang parah kena kepalanya dibacok,” lanjutnya.

Sementara itu, kata Fadlun (30) saksi mata dilokasi kejadian menuturkan, pada saat melintas di lokasi kejadian, dirinya melihat sepeda motor korban terjatuh usai dipepet oleh para pelaku, dan langsung dianiaya menggunakan beragam senjata.

Menurutnya, dirinya sempat mengejar para pelaku yang kabur menggunakan sepeda motor usai menganiaya dua korban. Para pelaku, kata Fadlun lebih dari 10 orang dengan berboncengan 6 sepeda motor.

“Pas saya lewat tepat nya di Jalan Serang Cibarusah, Pasirrandu. Saya lihat ada yang jatuh, saya lihat kepalanya satu orang itu yang berdarah, yang satu lagi luka ringan aja sih,” ujar Fadlun.

“Sempat saya kejar pelaku, tapi karena cepat akhirnya saya bantu bawa korban ke rumah sakit,” lanjutnya.

Saat ini kasus penganiayaan tersebut, sudah dalam penanganan Polsek Serang Baru, dan Polres Metro Bekasi. (Red/Wati)

Sat Narkoba Polres Indramayu Tangkap Tiga Pelaku Pengedar dan Kurir Narkotik Jenis Sabu

BIN| Indramayu – Polres Indramayu (Sat Narkoba) kembali menangkap tiga orang diduga sebagai pengedar dan kurir narkotika jenis sabu.

Hal tersebut dibenarkan Kapolres Indramayu, AKBP M. Lukman Syarif melalui Kasat Narkoba Polres Indramayu, AKP Heri Nurcahyo.

“Dalam satu malam, tepatnya pada hari Selasa, 12 Juli 2022, Satuan Reserse Narkoba berhasil mengamankan tiga orang diduga sebagai pengedar dan kurir narkotika jenis sabu,” ungkap AKP Heri didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Didi Wahyudi , Senin (25/7/2022).

Ke tiga orang tersebut berinisial YW warga Kecamatan Bongas, AGY warga Kecamatan Kroya dan WL warga Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu.

“Mereka diamankan di lokasi yang berbeda, YW diamankan pukul 00.10 Wib, di Kecamatan Gabuswetan, AGY diamankan pukul 00.40 Wib, di Kecamatan Kroya, sedangkan WL ditangkap sekitar pukul 03.10 Wib, di Wilayah Kecamatan Bongas,” jelasnya.

Dari mereka, lanjut AKP Heri, Satuan Reserse Narkoba mengamankan barang bukti 2 (dua) paket narkotika jenis sabu yang didalam plastik klip bening kemudian di masukan kembali kedalam plastik klip bening ukuran sedang dan di bungkus bekas bungkus kopi kapal api, 1 (satu) paket narkotika jenis sabu didalam plastik klip bening, 1 (satu ) unit handphone merk Xiaomi warna hitam dan 1 (Satu) buah KTP An YW.

Selain itu, 1 (satu) buah tas kecil warna hitam berisikan 11 ( sebelas) paket narkotika jenis sabu yang di masukan kedalam plastik klip bening dan di masukan kembali kedalam plastik klip bening, 1 (satu) buah timbangan digital, 1 (satu) unit handphone merk Vivo warna hitam dan 1 (satu) buah KTP An AGY.

Lebih dari itu, 4 (empat) paket narkotika jenis sabu yang masukan kedalam plastik klip, 1 (satu) unit handphone merk Samsung warna putih dan 1 (Satu) buah KTP An WL.

AKP Heri menambahkan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap inisial EM (DPO).


“Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.” Tutup AKP Heri Nurcahyo. (Humas)