28.6 C
New York
Friday, June 26, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 153

Food Estate Solusi Tepat Hadapi Susut Lahan Pertanian Indonesia

Jakarta, 28 Juli – Ekstensifikasi lahan pertanian di luar Pulau Jawa dinilai bakal mampu mengimbangi laju penyusutan lahan pertanian yang terjadi di Indonesia sebesar 150 ribu hektare per tahun.

Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Yadi Sofyan Noor mengatakan langkah Kementerian Pertanian dalam membuka lahan pertanian baru di luar Pulau Jawa, salah satunya melalui program Food Estate, sudah tepat.

“Jadi, kalau kita bicara ekstensifikasi, saya dukung. Tidak ada jalan lain kita menutupi penyusutan atau konversi lahan selain mencetak (lahan baru). Kalau tidak dilakukan mulai hari ini, nanti biayanya bisa lebih besar,” kata Yadi ketika dihubungi, Kamis (28/7).

Sebagai informasi, penyusutan lahan pertanian di Indonesia mencapai 150 ribu hektare per tahun. Konversi lahan pertanian disebabkan kebutuhan infrastruktur, tempat tinggal, juga industri. Ini berpotensi menimbulkan gangguan ketahanan pangan nasional.

Kondisi semakin berkurangnya lahan pertanian di dalam negeri diperkuat dengan pernyataan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University, Ernan Rustiadi.

“Dibandingkan dengan negara lain, betapa kecilnya ketersediaan lahan pangan yang bisa ditanami per kapita di Indonesia,” kata Ernan, ketika dihubungi secara terpisah.

Yadi mengakui pencetakan lahan pertanian baru memang belum akan langsung menghasilkan komoditas pangan dalam jumlah besar. Untuk bisa berproduksi baik, lahan baru itu membutuhkan waktu.

Apalagi, kondisi lahan di luar Pulau Jawa tidak sesubur lahan di Jawa. “Jadi untuk program Food Estate, kita jangan melihat kayak bikin motor. Hari ini bikin, besok sudah jalan,” kata Yadi.

Ia meyakini nantinya lahan-lahan pertanian baru yang dicetak melalui program Food Estate akan memiliki kemampuan produksi yang sama dengan di Pulau Jawa. “Lahan-lahan yang ada di Jawa ini kan dibikin dari zaman dulu. Bukan cetak tahun lalu. Nah yang di Kalimantan itu pun akan sama. Suatu saat akan sampai level itu (sama dengan di Jawa),” katanya.

Food Estate merupakan salah satu Program Strategis Nasional 2020-2024 guna membangun lumbung pangan nasional. Adapun Kementerian Pertanian (Kementan) menjadi salah satu instansi yang diberi tanggung jawab oleh presiden terkait produksi pertanian di Food Estate. (Red)

Antusiasme Warga Desa Sindangmulya Ikuti Pawai Meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H

BIN | Konvoi puluhan sepeda motor dan mobil memeriahkan acara peringatan pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah di Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Sabtu (30/07/2022), pagi.

Konvoi kendaraan motor dan mobil yang ditumpangi warga terlihat mengelilingi seputar Jalan Raya Cibarusah dan Serang Baru Kabupaten Bekasi. Para peserta dilepas dari Kantor Desa Sindangmulya oleh Kepala Desa Sindangmulya,R.Selpi Indriani,SE.

“Momentum tahun baru Islam 1444 Hijriah, kita semakin mempertebal keimanan dan ketakwaan kita semua kepada Allah SWT. Semoga penerapan syariat Islam dapat kita tegakan secara sempurna,” kata Selpi pada acara itu.

Menurut Selpi, kegiatan tersebut sudah menjadi agenda rutin Pemerintah Desa Sindangmulya dalam rangka memeriahkan setiap tahun menyambut masuknya tahun baru Islam. Peserta pawai bukan hanya konvoi mobil, namun juga ada ratusan motor yang dilibatkan mulai dari kalangan pelajar, pondok pesantren, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias mengikuti pawai ini sehingga peserta banyak sekali ya, mungkin sekitar empat ratusan,” ungkap Selpi selaku Kepala Desa Sindangmulya.

“Kegiatan pawai ini dikawal oleh pihak Kepolisian Polsek Cibarusah, Koramil 09/Cibarusah dan pihak-pihak terkait. Kami juga menyediakan mobil ambulans untuk jaga-jaga.” pungkas Selpi. (Wati)

Warga Desa Wibawamulya Antusias Mengikuti Pawai Obor Dalam Rangka Menyambut 1 Muharram 1444 H

BIN | Bekasi – Pawai obor dimulai pukul 20.00 WIB. Semua peserta berkumpul di aula Desa Wibawamulya untuk mulai berkeliling desa.

Kepala Desa Wibawamulya Firman Rully Djaelani melepas pawai obor malam ini, para peserta yang terdiri dari anak-anak, orang tua,tokoh masyarakat dan tokoh agama tersebut memulai pawai dengan membawa obor dan berjalan kaki. Jumat (29/07/2022)

Para warga masyarakat Desa Wibawamulya berbondong-bondong untuk melihat tradisi yang dilakukan setiap satu tahun sekali.

“Alhamdulillah, malam ini kita bisa berkumpul bersama masyarakat dan tokoh agama untuk memeriahkan dan menyambut Tahun Baru Islam 1444 H, mudah-mudahan ini silaturahmi yang positif ya,” ucap Rully.

Selanjutnya Kepala Desa Wibawamulya Firman Rully menjelaskan, dengan adanya tradisi pawai obor dalam rangka menyambut tahun baru 1 Muharrom 1444 H ini, bisa lebih mengenalkan tahun baru Islam kepada masyarakat dan para generasi penerus yang lebih mengenal tahun baru Masehi dari tahun baru Hijriyah.

“Intinya, disamping untuk silaturahmi yang positif, kegiatan ini juga untuk mengenalkan tradisi masyarakat dalam menyambut 1 Muharram 1444 H kepada masyarakat dan para generasi muda.” pungkas Rully. (Wati)

Dua Pelaku Pencurian Kendaraan Motor di Perumahan KSB Terekam CCTV

BIN | Bekasi – Telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor Jenis Yamaha N-Max bernopol B 4070 FTU warna hitam di komplek perumahan Kota Serang Baru, Blok H13 nomor 1 Gang Kyai Hasyim Asyari, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Jumat (27/07/2022)

Dugaan tindak pidana pencurian tersebut terekam oleh kamera CCTV sang pemilik rumah dengan jelas.

Berdasarkan keterangan dari rekaman CCTV, kejadian dugaan pencurian tersebut terjadi pada Jumat Sore 29 Juli 2022 pukul 14.25 WIB.

Dalam rekaman video CCTV pelaku berjumlah dua orang, satu orang pelaku menggunakan sweater berwarna hitam dan celana warna hitam,sementara satu lainnya menggunakan jaket berwarna hitam, topi hitam dan celana Levis warna biru.

Sebelum melakukan aksinya, dua pelaku datang dengan menggunakan motor berboncengan dan melihat sekelilingnya dengan cara melewati rumah korban, guna memastikan apa yang dilakukannya tidak diketahui oleh orang lain.

Muhammad Arif Bachtiar sang pemilik kendaraan yang didampingi Ketua RW 08 Sarikin,SH saat dikonfirmasi oleh awak media mengungkapkan, saat kejadian dirinya sedang berada di dalam rumah dan hendak menjemput istrinya, namun saat itu dirinya sedang sakit perut sehingga pergi ke kamar mandi terlebih dahulu, namun naas ketika keluar dari rumah, didapatinya kendaraan motor miliknya sudah raib.

“Saya saat itu mau jemput istri jam 14.30 WIB, saya putuskan jemput jam 14.15 WIB, saya sakit perut jadi pergi ke kamar mandi dulu, sekitar 10 menit saya keluar, tapi motor saya sudah tidak ada,” ungkap Muhammad Arif.

Kini korban dengan ditemani Ketua RW 08 akan mendatangi Polsek guna melaporkan kejadian pencurian motor tersebut dengan membawa bukti rekaman CCTV. (Wati)

PJ Bupati Bekasi Bersama Disperkimtan Tinjau Pembangunan SPALDS

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang kurang mampu dengan membangunkan septic tank dan MCK, dengan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Setempat (SPALDS).

“Karena jamban yang tidak pada tempatnya, apalagi juga airnya dibuang tidak pada tempatnya bisa menjadi sumber penyakit,” kata Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan saat meninjau pembangunan SPALDS bersama Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf. M. Horison Ramadhan, di Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis (28/7/2022).

Dani Ramdan berharap, dengan adanya bantuan dari pemerintah daerah, keluarga yang tidak mampu membangun jamban sendiri, sekarang bisa berpola hidup bersih dan sehat di tempat yang memenuhi syarat.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui APBD tahun anggaran 2022 telah memberikan bantuan SPALDS untuk keluarga kurang mampu di 8 kecamatan dan 9 desa.

“Ya, kita sudah berikan bantuan kepada 904 penerima manfaat di 8 kecamatan. Untuk wilayah Kecamatan Cikarang Pusat ada 130 penerima manfaat. Untuk tahap awal ini kami bangun sekitar 52 unit SPALDS,” terangnya.

Nur Chaidir menyebutkan, pembuatan SPALDS di wilayah Kecamatan Cikarang Pusat sudah mencapai 40 persen dan ditargetkan rampung pada Bulan November 2022.(Red)

Kadin Disdukcapil Kabupaten Bekasi Hudaya, NIK Menjadi NPWP Perorangan Tinggal Eksekusi Dari Kementerian Keuangan

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah bakal mengintegrasikan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang direncanakan efektif pada tahun depan.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, Hudaya tidak ada permasalahan.

“Ya berjalan saja, jadi aturan itu NIK menjadi NPWP perorangan tinggal eksekusi dari Kementerian Keuangan saja,” ujar Hudaya setelah mengikuti Paripurna DPRD pada Kamis (28/07).

Hudaya juga mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kebijakan tersebut. Sebab sudah ada aturan yang ditetapkan bagi mereka yang kena wajib pajak atau tidak.

Dalam UU, setiap warga negara tidak diambil pajaknya jika penghasilan per bulan tak lebih dari Rp 4,5 juta. Dengan demikian, warga dengan penghasilan Rp 54 juta/tahun tidak ditarik pajaknya.

“Oh tidak, Karena NIK sudah nasional semua dan secara otomatis NIK perorangan akan menjadi NPWP, berbeda lagi dengan badan,” katanya.

Sampai saat ini, Disdukcapil Kabupaten Bekasi masih menunggu aturan petunjuk dari pemerintah pusat untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Sosialisasi sampai saat ini belum, soialisasi dari Kementerian Keuangan, kalau ada petunjuknya kita akan ikuti,” ujarnya.

Sebelumnya, penggunaan NIK sebagai NPWP bakal berlaku penuh mulai tahun 2023. Penggunaan NIK sebagai NPWP diberlakukan mengingat Indonesia menuju integrasi satu data nasional.

Data nasional ini akan menjadi acuan dari setiap dokumentasi, aktivitas bisnis, maupun kewajiban perpajakan warga negara. NIK digunakan sebagai basis administrasi Wajib Pajak Orang Pribadi.(Adv)

Food Estate, Kesempatan Realisasikan Kemandirian Pangan Indonesia



BIN | Jakarta, Juli 27 – Program pemerintah Food Estate, yang salah satunya digawangi oleh Kementerian Pertanian, merupakan peluang positif untuk merealisasikan kemandirian pangan Indonesia.

“Saat ini enggak ada tempat lahan lagi di Jawa, dan Food Estate merupakan kesempatan baik,” kata Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Yadi Sofyan Noor saat dihubungi melalui telepon, Rabu (27/07).

Berdasarkan pengamatannya saat berkunjung ke lokasi-lokasi Food Estate belakangan ini, Yadi mengatakan, realisasi lahan baru terbilang cukup cepat yaitu mencapai 28 ribu hektare dari proyeksi pembukaan lahan baru sebesar 65 ribu hektare. “Jadi kalau kita lihat langkah pemerintah itu sangat baik. Kami sangat dukung,” katanya.

Di sisi lain ia mengakui pencetakan lahan sawah baru di luar Pulau Jawa memang tidak bisa semulus di Pulau Jawa, sehingga membutuhkan waktu untuk bisa menghasilkan produksi tinggi karena terkait kesuburan lahan dan faktor terkait lainnya. “Kita tidak bisa main sulap, dicetak langsung bisa produksi tinggi. Karena lahan pertanian, terutama sawah, perlu adaptasi,” katanya.

Menurutnya, Food Estate tidak bisa langsung dilabeli proyek yang tidak berhasil hanya karena pencetakan lahan baru dan produksi yang dihasilkan di dalamnya belum bisa mengimbangi penyusutan lahan pertanian lokal yang mencapai 150 ribu hektare per tahun.

“Enggak bisa dibilang gitu (gagal), baru dicetak sudah dibilang gagal. Kita butuh waktu. Seperti saya pengalaman ke lokasi transmigrasi dulu itu, memang awal-awal tidak bisa langsung produktif,” katanya.

Ia meyakini kecukupan pangan lokal akan bisa terjaga seiring dengan upaya pemerintah untuk memenuhinya, yang salah satunya melalui program Food Estate. “Karena ya Kementerian Pertanian, kalau bahasa saya, sudah habis-habisan juga menjaga pangan kita,” ujarnya.

Desa Sirnajati Ikuti Kegiatan Penilaian Kampung Bersih Makin Berani



BIN | Bekasi – Pemerintah Desa Sirnajati kedatangan team penilai Lomba Kampung Bersih Makin Berani (LKBMB), acara berlangsung di Kampung Jatiwareng RT 01,02 RW03 Desa Sirnajati Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi, Kamis (28/07/2022).

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri dari team penilai Kecamatan, Babinsa Koramil 09/Cibarusah, Bhabinkamtibmas Polsek Cibarusah, Sekretaris Desa Sirnajati, perwakilan Puskesmas,serta RT dan RW.

Menurut Ridwan Sunarya, Kepala Desa Sirnajati yang diwakili Sekretaris Desa Syahrudin, S.Pd, dengan adanya team penilai Kampung Bersih Makin Berani bisa menjadi inspirasi dan edukatif bagi masyarakat.

“Karena kebersihan lingkungan warga itu sangat penting, juga keamanannya, dan mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi inspirasi dan edukasi bagi masyarakat,” kata Syahrudin selaku Sekretaris Desa Sirnajati.

Syahrudin mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam menyukseskan Lomba Kampung Bersih, demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, indah dan rapi bagi seluruh warga Desa Sirnajati.

“Kita perlu membangun kesadaran seluruh warga untuk bersemangat dan menyehatkan lingkungan. Kalau warga sudah merasakan dampak positifnya, tanpa diajak pun kami yakin mereka akan mempunyai inisiatif sendiri dalam menjaga lingkungan kampung ini,” pungkas Syahrudin. (Wati)

4 Truk Terlibat Tabrakan Beruntun di Cikarang Timur



BIN | Bekasi – Sebuah truk pengangkut galon terlibat kecelakaan beruntun dengan 3 truk kontainer di Jalan Raya Rengas Bandung, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/7/2022) malam.

Kecelakaan diduga akibat truk galon yang melintas dari arah Karawang menuju ke Cikarang, mrlakukan pengereman secara mendadak lantaran adanya sebuah kendaraan yang akan berputar arah, sehingga membuat truk kontainer yang berada dibelakangnya tidak sempat melakukan pengereman.

“Kayanya yang depan itu ngerem dadakan, ada 3 kontainer yang dibelakang juga gak sempet ngerem itu,” ujar salah satu warga dilokasi kecelakaan.

Sementara itu, Muhammad Ridwan (31) supir truk pengangkut galon menuturkan, dirinya melakukan pengereman lantaran ada kendaraan didepannya yang berputar arah.

Kata Ridwan, sebelum mengerem, dirinya telah memberikan tanda lampu hazard, tiba-tiba dari arah belakang, truk kontainer dibelakangnya menghantam bagian buntut truk yang dikendarainya.

“Saya dari arah Karawang, nah disini ada mobil puter arah. Saya udah kasih lampu hazard juga, mobil dibelakang langsung dorong mobil saya,” ungkapnya.

“Kalau dari saya gak ada korba, tapi yang belakang belum tau saya juga,” imbuhnya.

Satu supir truk kontainer mengalami luka ringan karena terhimpit dan terkena pecahan kaca. Akibat insiden kecelakaan beruntun tersebut, arus lalu lintas dari arah Karawang menuju ke Cikarang sempat tersendat.

Saat ini kasus laka lantas tersebut ditangani unit laka lantas Polres Metro Bekasi, guna memastikan penyebab kecekalaan polisi mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan para supir truk yang terlibat kecelakaan beruntun tersebut. (Red)

Plt Kepala Dinas CTR, Beni Saputra; Penyusunan RDTR dan KLHS Bisa Menjadi Acuan Pembangunan Kab,Bekasi

BIN | Kabupaten Bekasi – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) wilayah Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat, yang diselenggarakan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bekasi, di Hotel Java Palace Cikarang Utara, Rabu, (27/7/2022).

Sekda Dedy Supriyadi mengatakan, dengan adanya undang-undang nomor 11 tahun 2020, tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2021, tentang penyelenggaraan, penataan ruang mengamanatkan penyusunan, RDTR sebagai dasar bagi perolehan konfirmasi, kesesuaian kegiatan pemanfaatan, ruang yang terintegrasi, Online Single Submision (OSS).

“RDTR yang terintegrasi dengan sistem OSS sangat diperlukan untuk kemudahan dan kepastian berinvestasi di daerah, sehingga Pemerintah Kabupaten Bekasi pada tahun 2022 ini telah mengalokasikan anggaran untuk penyusunan RDTR dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat,” ujarnya.

Dedy juga mengatakan, Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat, memiliki karakteristik potensi dan permasalahan kawasan perkotaan.

“Pengembangan perkotaan ini perlu, direncanakan dan di tata dengan baik, melalui penyusunan RDTR yang dapat digunakan sebagai pedoman rencana pembangunan 20 tahun ke depan, sebagai dasar pemanfaatan ruang di wilayah Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat,” ujarnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Beni Saputra mengatakan, penyusunan RDTR dan KLHS di dua kecamatan ini bisa menjadi acuan bagi pelaksanaan pembangunan dan program di Kabupaten Bekasi kemudian itu menjadi acuan juga untuk pemanfaatan ruang dan pengendalian ruang di Kabupaten Bekasi.

“Ya hari ini kita melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) untuk penyusunan RDTR dan KLHS di dua kecamatan yaitu Cikarang Barat dan Cibitung. RDTR ini sebagai acuan investasi khususnya dalam pemanfaatan ruang dan pengendalian ruang di Kabupaten Bekasi, “ujarnya.

Beni juga berharap, kegiatan ini bisa dimanfaatkan oleh semua pemangku kepentingan, untuk bisa menyampaikan apa kepentingannya dan aspirasinya.

“Dalam FGD ini kita menyerap aspirasi dari semua stakeholder di dua Kecamatan ini, tentunya dengan data awal yang sudah dimiliki oleh konsultan, kita menyerap aspirasi dari semua pemangku kepentingan yang ada di dua kecamatan ini, “pungkasnya.(adv))