4 C
New York
Wednesday, March 25, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 136

Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan, Mengerahkan TPID Untuk Memantau Kenaikan Sejumlah Harga Bahan Pokok Secara Realtime

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengerahkan Tim Pengandalian Inflasi Daerah (TPID) untuk terus memantau kenaikan sejumlah harga bahan pokok secara realtime dan solusi mengantisipasinya. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan inflasi pasca pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi.

“Jangan menunggu barang langka dulu baru kita bergerak, makanya saya langsung pimpin rapat tim TPID dan ditugaskan selanjutnya TPID diaktifkan rapatnya seminggu sekali untuk memantau instruksi dan kesepakatan yang telah dibuat,” ujar Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan setelah memimpin rapat bersama TPID di ruang rapat bupati pada Senin (03/09).

Dani menegaskan harus ada langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, terutama mengantisipasi kenaikan sejumlah bahan pokok. Sebab, jika harga terkendali dan stok kebutuhan barang pokok cukup maka tidak akan ada panic buying di masyarakat.

“Ya sepanjang stok tersedia, masyarakat tidak akan panik, itulah yang harus kita pastikan, jangan menunggu barang langka dulu,” katanya.

Dani juga mengakui jika beberapa hari lalu seluruh bupati dan wali kota se-Indonesia dikumpulkan oleh pemerintah pusat untuk ikut berperan serta mengendalikan inflasi terkait harga kebutuhan pokok. Sebab, kondisi ekonomi global saat ini sedang mengalami ketidakpastian.

“Ternyata kondisi ekonomi global juga masih belum pasti, saat ini harga kedelai naik terus padahal kita konsumsi kedelai khususnya kebutuhan tahu dan tempe ini terbesar,” ujarnya.

Di antara jangka pendek yang dilakukan pemerintah daerah yaitu ketersediaan barang impor dan subsidi kedelai. Selain itu juga menggalakkan para petani lokal untuk dilakukan pendampingan menanam serta kepastian untuk pembeliannya.

Termasuk mengantisipasi kenaikan harga cabai kedepannya. Sebab panen raya cabai diprediksi akan berakhir pada November sehingga dikhawatirkan Desember dan seterusnya ada kelangkaan dan kenaikan harga cabai di pasaran.

“Sudah kita instruksikan langkah-langkah untuk mencari sumber-sumber cabai dari mana, supaya kita bisa melakukan pengadaan tentunya kerjasama dengan distributor-distributor,” tambahnya.

Dani juga menyiapkan langkah agar pasokan beras di Kabupaten Bekasi dipastikan cukup. Saat ini, surplus beras sudah menipis sementara panen raya padi di Kabupaten Bekasi masih lama, sehingga dibutuhkan solusi jangka pendek dan jangka panjang. Di antaranya harus membentuk BUMD pangan yang memiliki fungsi seperti Bulog.

“Sehingga kebutuhan pangan di Kabupaten Bekasi dapat selalu terpenuhi,” tandasnya.(Red)

Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan Hadiri Training Raya HMI Cabang Bekasi

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan menyebutkan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), menyandang dua entitas besar yakni mahasiswa sebagai agen perubahan yang mewarnai sejarah perubahan Indonesia modern, dan Islam dengan perkembangan cukup pesat yang mampu menanamkan ajaran dan nilai kepatuhan.

“HMI selaku himpunan besar, dengan menyandang dua entitas besar yaitu mahasiswa dan Islam. Hal tersebut tentunya tidak dapat dipisahkan karena memiliki kekuatannya masing-masing,” kata Dani Ramdan saat menghadiri kegiatan Training Raya HMI Cabang Bekasi, yang berlangsung di Islamic Center, Kota Bekasi, pada Senin (3/10/2022).

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, lanjut Dani Ramdan, menjadi bukti bahwa koordinasi HMI tetap berjalan dengan baik. Begitu pula dengan para pemimpin yang memiliki jabatan penting, yang diharapkan tetap menjaga nama baik HMI kedepannya.

“Ini menjadi bukti koordinasi yang baik dan dapat dipertahankan oleh generasi-generasi yang akan datang. Kalian yang sudah menduduki jabatan penting di HMI diharapkan bisa menjaga nama baik ke depan,” ujarnya.

Sejalan dengan tema yaitu, “Ikhtiar HMI Dalam Menciptakan Pemuda-Pemudi Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045”, Dani menyebut, kunci sukses terwujudnya hal tersebut melalui Sumber Daya Manusia yang berkualitas, serta pengembangan hard skill dan soft skill yang harus bertumbuh, serta diimbangi juga dengan pendidikan karakter.

“Kunci suksesnya pasti kualitas SDM-nya, kalau kualitas dan kompetensi mereka tinggi, saya kira ini akan menjadi satu kekuatan. Ditambah penekanan dari hard skill dan soft skill, serta pendidikan karakternya untuk mewujudkan hal tersebut.” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, Dani Hardianto berharap kader-kader HMI memiliki kreativitas, maupun inovasi sebagai agen of change yang memahami struktur negara Indonesia secara geopolitik dan dumber daya alam.

“Kader HMI yang kreatif, inovatif yang menjadi leader kedepan untuk mengantisipasi gejala disrupsi, dengan begitu saya memberi catatan penting untuk anda semua sebagai agen of change, salah satunya dengan memahami struktur Indonesia secara geopolitik dan suber daya alamnya.” tuturnya.(Red)

Rahmat Atong Buka Kegiatan Pelatihan Siskuedes dan Sarasehan Desa Se-Kabupaten Bekasi




BIN | Kabupaten Bekasi – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Rahmat Atong resmi membuka kegiatan Pelatihan Sistem Keuangan Desa (Siskuedes) dan Sarasehan Desa Se-Kabupaten Bekasi dengan tema “Staregi Perencanaan Pembangunan Desa Dalam Pemulihan Ekonomi Nasional” yang digelar pada hari Jum’at – Minggu, Tanggal 30 September sampai dengan 2 Oktober 2022 di Hotel Sari Ater Kamboti, Kota Bandung, Jawa Barat.

Sebelum membuka acara secara resmi, Rahmat Atong terlebih dahulu memperkenalkan diri, karena baru beberapa hari ia menjabat Kepala Dinas PMD menggantikan Kepala Dinas yang lama Ida Farida yang dimutasi.

Dalam Sambutanya, Ia menyampaikan apresiasi atas kegiatan pelatihan tersebut dan meminta para peserta fokus dalam kegiatan pelatihan Keuangan Desa agar bisa jauh lebih baik.

Tak hanya itu, Ia juga akan mendukung kegiatan-kegiatan Pelatihan seperti ini. Akan tetapi bukan hanya Pelatihannya saja yang berbentuk teori melainkan lebih dan mampu untik di praktekan.

“Bukan hanya Pelatihan yang berbentuk teori saja, Tetapi mengedepankan praktek langsung agar dalam melakukan dan pengelolaan Keuangan Desa jauh lebih baik dan bermanfaat”, ujar Mantan Camat Tambelang itu.

Pria bersosok tegap tersebut mengingatkan kepada para peserta Pelatihan untuk Fokus dan gunakan sebaik-baiknya waktu Pelatihan ini, jangan dipakai main-main, Karena ini bukan untuk main-main tetapu untuk belajar agar menambah ilmu pengetahuan.

“Habis pelatihan ini nanti akan saya coba mengecek ke desa – desa hasil dari Pelatihan, Nanti kan ketahuan siapa yang main-main siapa yang Fokus dan serius. Apabila tidak tahu saat saya tanya nanti ke Desa, maka saya anggap gagal pelatihannya, berarti dia main bukan pelatihan”, kata Rahmat Atong.

Untuk meningkatkan semangat kerja di Desa, baik dalam segi pelayanan masyarakat maupun dalam pengelolaan keuangan desa. Ia juga akan mencoba meminta kepada Pj Bupati untuk memberikan Reward dalam hal prioritas dalam bertugas yang memiliki satu prestasi di Desa untuk melakukan penambahan anggaran.

“Akan saya minta kepada Pak Pj Bupati Bekasi,
untuk memberikan Reward, dalam hal prioritas kerja maupun dalam bertugas, yang memiliki satu prestasi Desa, untuk melakukan penambahan anggaran kepada Desa tersebut”, ujar Rahmat Atong yang disambut tepuk tangan para peserta.

Kemudian, kata Rahmat Atong, Pentingnya juga penguatan organisasi, baik secara internal maupun eksternal agar menjadi jauh lebih baik.

Sama halnya dengan kegiatan pelatihan seperti ini, Jika, memang Pelatihan seperti ini bisa menambah wawasan dan prakteknya, Tidak tertutup kemungkinan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif dan menambah wawawasan, belajar dan belajar untuk lebih baik. Baik dalam benntuk Pelatihan, Bimtek dll bisa kita tambah, asalkan memang positif demi perbaikan.

Ia pun menginginkan ada pengembangan dan inovasi-inovasi baru di Setiap Desa dan Desa lebih mensosialisasikan kemanfaatan Desa.

Sementara itu, Ketua Forum Siskuedes Kabupaten Bekasi, Aris Budiono berharap Dinas PMD selalu mendukung semua kegiatan-kegiatan yang sifatnya untuk perbaikan, baik kegiatab pelatihan, Bimtek dll nya dan perlu dan pentingnya kami bimbingan.

Karena, Kata Aris, kedepan Desa bukan semakin mudah dalam mengemban semuanya, akan tetapi semakin berat, segala-galanya makin berat. Oleh karena itu kita semua masih banyak belajar menambah ilmu dalam melaksanakan penyusunan keuangan Desa.

Untuk Diketahui, Kegiatan tersebut dilaksankan Oleh Event Organizer CV Duta Kirana Tama dari Anggaran yang dibebankan di APBDes Tahun 2022 sebesar Rp 5.000.000 (Lima Juta Rupiah) per satu peserta. (AA)

Bapenda Kabupaten Bekasi, Meluncurkan Program Penghapusan Sanksi Administrasi Denda PBB-P2 Untuk SPPT Terbitkan Tahun 2022

BIN | Kabupaten Bekasi – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, meluncurkan program penghapusan sanksi administrasi denda Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk SPPT yang diterbitkan tahun 2022.

Program ini merupakan upaya Pemkab Bekasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2)

Penghapusan denda administratif ini merupakan program ketiga di tahun 2022, dan dibuka tanggal 3 Oktober hingga 10 Desember tahun 2022.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Herman Hanapi mengimbau masyarakat Kabupaten Bekasi untuk memanfaatkan program ini untuk membayar PBB-nya bagi yang sudah melewati jatuh tempo pajak di tahun 2022 per Agustus lalu.

“Relaksasi ini yang kami berikan terhadap wajib pajak PBB Kabupaten Bekasi, setiap tahun kita berikan relaksasi, tiada lain untuk meringankan masyarakat Kabupaten Bekasi,” terang Herman Hanapi di kantornya, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, pada Senin, (03/10/2022).

Herman menerangkan, program relaksasi tersebut menjadi salah satu upaya memulihkan perekonomian masyarakat Kabupaten Bekasi.

Meski begitu, dia juga menyampaikan di tahun depan, bagi mereka yang memiliki kewajiban piutang saat terbit Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) untuk membayarnya tepat waktu.

“Kita harapkan ke depan sebagai wajib pajak pada saat tahun 2023 nanti ada SPPT untuk dibayarkan tepat waktu,” lanjutnya.

Dalam mengoptimalkan perolehan pajak, Pemkab Bekasi tidak hanya melakukan relaksasi pajak, tetapi juga melakukan penyelesaian seperti double anslah (ganda kepemilikan SPPT) dengan terus melakukan verifikasi. Sehingga piutang bisa diminimalisir dan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dimanfaatkan Pemkab Bekasi untuk membangun infrastruktur dapat tercapai.

“Itu upaya-upaya dari Pemerintah Daerah khususnya Bapenda terkait dengan PAD yang kita harapkan bisa tercapai, sehingga pembangunan di Kabupaten Bekasi bisa berjalan sesuai dengan rencana,” katanya.

Dia menargetkan PAD yang didapat dari hasil pungutan pajak diharapkan dapat mencapai 100 persen di angka sekitar Rp 2,265 Triliun.

“Harapan kami nanti di akhir tahun 2022 bisa seratus persen tercapai, kita mencoba ada relaksasi mudah-mudahan bisa kita tempuh capaian target ini melalui program seperti ini,” ungkapnya.

Herman Hanapi menyebutkan, dari 10 jenis sektor pajak baik dari kategori self maupun official assesment system, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan perkotaan (PBB P2) berpengaruh sangat signifikan terhadap PAD Kabupaten Bekasi.(Red)

Kadin DPMD Rahmat Atong, Mengusulkan kepada Pj Bupati Bekasi Untuk Berikan Reward Kepada Pemdes Berprestasi

BIN | Kabupaten Bekasi – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong, akan mengusulkan kepada Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan untuk memberikan penghargaan (reward) kepada Pemerintah Desa yang memiliki prestasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Rahmat Atong dalam kegiatan Pelatihan Sistem Keuangan Desa (Siskuedes) dan Sarasehan Desa Se-Kabupaten Bekasi di Hotel Sari Ater, Kota Bandung, Minggu (2/10/2022).

“Ya, nanti, agar aparatur pemeritah desa, bersemangat bekerja dalam melayani masyarakat atau pun dalam pengelolaan keuangan desa, akan saya usulkan kepada Pak Pj Bupati Bekasi,

untuk memberikan reward, dalam bentuk penambahan anggaran kepada desa tersebut,” ungkapnya.

Atong menginginkan pemerintah desa di Kabupaten Bekasi, agar bisa menciptakan dan mengembangkan inovasi baru, yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Terkait pelatihan Sistem Keuangan Desa, Rahmat Atong meminta para peserta untuk fokus mengikuti pelatihan, agar pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Bekasi ke depan jauh lebih baik.

“Ya, nanti setelah pelatihan ini, saya akan mengecek ke desa-desa kemajuan pengelolaan keuangannya seperti apa,” ujarnya.

Atong menegaskan, aparatur desa diharapkan tidak hanya sebatas memahami teorinya saja, tapi mampu mempraktikkan pengelolaan keuangan desa yang baik.

“Ya, jika memang pelatihan seperti ini bisa menambah pengetahuan dan wawasan dan berdampak signifikan terhadap keuangan desa, kedepannya akan kita tambah, asalkan memang positif demi perbaikan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Forum Siskuedes Kabupaten Bekasi, Aris Budiono berharap DPMD selalu mendukung semua kegiatan positif untuk meningkatkan SDM aparatur desa. Karena ke depan tantangan permasalahan di desa akan semakin berat.

“Oleh karena itu, kita semua masih harus banyak belajar, menambah ilmu dalam melaksanakan penyusunan laporan keuangan desa,” ujarnya.(Red)

Kerahkan Tim DVI, Polri Gerak Cepat Berikan Pertolongan Korban Kerusuhan Laga Arema Vs Persebaya



BIN | Jakarta – Polri menyatakan langsung bergerak cepat mengerahkan tim DVI dari Polda Jawa Timur (Jatim) dan rumah sakit setempat untuk mempercepat proses identifikasi koban laga antara Arema Vs Persebaya.

“Untuk saat ini tim DVI Dokkes Polri segara ke Malang untuk back up Tim DVI Polda Jatim dan RS setempat guna percepatan identifikasi korban,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Minggu (2/10/2022).

Adapun Tim DVI tersebut dipimpin langsung oleh Brigjen Nyoman. Dedi menuturkan, gerak cepat itu dilakukan oleh kepolisian untuk memberikan pertolongan medis kepada suporter yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

“Dan fokus untuk memberikan pertolongan medis kepada korban-korban yang saat ini dirawat di beberapa rumah sakit,” ujar Dedi.

Diberitakan sebelumnya, pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 berakhir dengan tragedi. Suporter dan polisi menjadi korban kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam WIB 1 Oktober 2022. (Divisi Humas Polri)

Sebelum Tragedi Sepak Bola di stadion kajuruhan, Pihak Kepolisian Telah Melayangkan Surat Untuk Memajukan Pertandingan Pertimbangan Keamanan




BIN | Jakarta – Tragedi pertandingan sepak bola laga derby jawa timur di stadion kajuruhan malang jawa timur menimbulkan banyak korban jiwa

Kabar terkini sebanyak 130 orang tewas, 2 Diantaranya adalah anggota kepolisian yang sedang melakukan pengamanan serta 20 orang lainnya masih dalam keadaan kritis di rumah sakit, Sabtu (1/10/2022).

Usut punya Usut setelah dilakukan penelusuran, sebelum dilakukan pertandingan dari pihak kepolisian dalam hal ini polres malang sudah bersurat kepada pihak manajemen parpel arema FC terkait permohonan perubahan jadwal pertandingan liga 1 tahun 2022 antara arema FC VS Persebaya

Dalam surat permohonan tersebut berisi permohonan perubahan jadwal pertandingan dari pihak kepolisian dari polres malang yang sedianya main pukul 20.00 wib dimajukan menjadi pukul 15.30 wib dengan pertimbangan keamanan

Namun sangat disayangkan berdasarkan pantauan dari narasumber eksklusif terlihat dari pihak PT Liga Indonesia Baru merespon dengan membalas surat yang dikirimkan oleh pihak kepolisian dalam hal ini polres malang

Adapun dari pantauan layar terlihat dalam surat tersebut pihak PT Liga Indonesia Baru tetap melaksanakan pertandingan sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan. (Wati)

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan Menghadiri Festival Deltamas Matsuri

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan menghadiri Festival Deltamas Matsuri yang diselenggarakan oleh Komunitas Alumni Jepang Indonesia (KAJI) di Simpang Ganesha Boulevard Kota Deltamas Cikarang Pusat, pada Sabtu (01/10).

Dalam kesempatan tersebut, Dani Ramdan menyambut baik atas terselenggaranya Festival Deltamas Matsuri, karena melalui kegiatan tersebut keanekaragaman budaya, baik lokal maupun budaya luar dapat berkolaborasi dengan baik untuk kemajuan Kabupaten Bekasi.

“Saya kira ini sebuah gagasan yang positif dan harus kita dukung, karena sebagaimana kita ketahui saat ini masyarakat Kabupaten Bekasi khususnya Cikarang ini sudah lebih heterogen, ada dari Jepang, Korea, Amerika, atau Eropa, dan itu semua tumbuh bersama dan ikut berkontribusi,” jelasnya.

Menurut Dani, perlu ada ruang untuk memperkenalkan dan mengekspresikan budaya-budaya lain, agar masyarakat bisa saling mengenal dan mengambil contoh dari setiap budaya, baik itu budaya Jepang maupun Indonesia.

Hal itu dikatakannya akan menimbulkan dialog kebudayaan yang positif. Sehingga ke depan masyarakat Kabupaten Bekasi mempunyai budaya unggul yang tidak hanya berasal dari warisan leluhurnya tetapi diperkuat oleh budaya-budaya lain.

“Karena dengan ekspresi budaya, kita bisa saling mengenal budaya mereka, dan mereka juga mengenal budaya kita. Seperti yang kita liat tadi, ada tarian kombinasi antara tarian Jepang, ada pencak silat, dan sebagainya,” tuturnya.

Dani berharap, dapat muncul juga kegiatan serupa dari komunitas lainnya, baik komunitas Jepang, Korea, Amerika, Eropa, maupun komunitas dari berbagai suku bangsa yang ada di Kabupaten Bekasi untuk terus berakulturasi secara harmoni.

“Bisa jadi nanti kita mempunyai festival budaya yang berbeda-beda dan menjadi percontohan teladan bagaimana kehidupan dengan keberagaman ini bisa terjalin baik di Kabupaten Bekasi,” tandasnya.

Selain menampilkan keberagaman budaya Jepang dan Indonesia, Festival Deltamas Matsuri yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 1-2 Oktober 2022 ini juga menghadirkan bazar dan puluhan stand dengan berbagai produk mulai dari makanan, fashion, hingga souvenir.

Tak hanya itu, Festival Deltamas Matsuri juga turut dimeriahkan dengan cosplay parade dan artis ibu kota Armand Maulana.(Red)

PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan Mengajak Seluruh Masyarakat Untuk Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2022, yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bekasi, yang dilaksanakan di Plaza Pemda, Komplek Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Sabtu (01/10/22).

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menyampaikan, Pancasila merupakan fondasi dasar negara yang menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia. Ada perjuangan para pahlawan dan kisah sejarah yang tidak boleh terlupakan di dalamnya.

“Kita bersyukur sampai usia Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 tahun ini, Pancasila sebagai fondasi dan filosofi bangsa, jalan hidup, pandangan hidup, masih terus kita akui dan bisa kita tegakkan bersama.

Tanggal 1 Oktober memiliki kisah tentang gugurnya 7 Pahlawan Revolusi dalam Gerakan 30 September/PKI yang berhasil kita ambil alih kembali pada esok harinya, yang kita peringati setiap tahun sebagai Hari Kesaktian Pancasila,” ucap Dani Ramdan dalam pesannya seusai memimpin upacara.

Dani Ramdan juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pegangan moral, selalu tetap bersatu padu melawan perbedaan agar masyarakat Kabupaten Bekasi harmonis dan terus maju.

“Pesan kepada masyarakat melalui peringatan setiap tahun ini, mari kita tingkatkan kewaspadaan, penghayatan, dan pengamalan dalam Pancasila agar tidak berhenti pada aspek seremoni,” pesannya.

Komandan Kodim (Dandim) 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf M. Horison Ramadhan menambahkan, semangat perjuangan bagi generasi penerus bangsa harus terus dipegang teguh dengan turut menjaga wilayah kita sendiri dengan penuh rasa nasionalisme mulai dari aspek yang paling terkecil.

“Kita sebagai generasi penerus harus selalu membangun sinergi dengan aparat setempat dan stakeholder yang ada, demi menjaga keutuhan wilayah kita agar tetap aman.

Jangan lengah terhadap unsur-unsur yang memecah persatuan Republik Indonesia khususnya ideologi pancasila di kalangan masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujarnya.(Red)

Adanya Dugaan Pungli dan Sunat Bantuan KIP Oleh Oknum Pihak Sekolah SDN Karang Mukti 01



BIN | Kabupaten Bekasi – Diduga adanya Praktek pungli dan Pemotongan Dana Program Indonesia Pintar (PIP) Oleh pihak Sekolah Dasar Negeri Karang Mukti 01 sebesar Rp 50.000 (Lima Puluh Ribu Rupiah) bagi murid yang menerima Dana dari Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Temuan ini berawal dari keluhan wali murid SDN Karang Mukti 01 yang beralamat di Jln Lintas Proklamator Kp Jarakosta Desa Karang Mukti Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Wali murid mengeluhkan adanya pungutan liar (pungli) yang di lakukan Oleh oknum Pihak Sekolah SDN Karang Mukti 01 pada saat pengambilan Dana PIP melalui KIP yang Diduga dilakukan oleh oknum pihak Sekolah SDN Karang Mukti 01.

Wali murid SDN Karang Mukti 01 yang berinisial AB menyampaikan keluhan tersebut kepada wartawan dan memaparkan bahwa sejak setahun lalu hanya menerima uang bantuan KIP sebesar Rp 400.000 (Empat ratus ribu rupiah) yang harusnya diterima Rp 450.000 (Empat ratus lima puluh ribu rupiah).

“Itu terjadi sejak setahun lalu, saya menerima hanya Rp 400ribu rupiah, yang seharusnya memang dari pemerintah 450ribu rupiah. Parahnya lagi, ini kan lagi pandemi Covid-19, Mereka juga kan sudah digaji, masa hak masyarakat masih disunat juga”, keluh AB kepada wartawan.

Tak hanya itu kata AB, Bahkan ada permintaan uang administrasi Rp 50ribu rupiah untuk proses pencairan yang di ucapkan langsung oleh Kepala Sekolah SDN Karang Mukti 01. Jika tidak memberikan uang administrasi, silahkan urus sendiri.

“Iya, Kepala Sekolah yang minta uang administrasi langsung Rp 50rbu, Jika tidak memberikan silahkan urus sendiri. Artinya jika tidak memberikan Uang Rp 50rbu dengan dalih adminstrasi maka kami suruh urus sendiri, Lantas tugas pihak sekolah hanya ngurus yang bayar? kan itu tidak diwajibkan untuk bayar, dan sudah kewajiban Sekolah untuk mengurus itu semua”, Kata AB.

Ia pun meminta kepada Dinas Pendidikan dan Badan Kepegewaian Daerah (BKD), Kabupaten Bekasi untuk tidak diam dan segera memberikan sanksi. Ia pun siap melaporkan hal ini Kepada Disdik, BKD bahkan Aparat Penegak Hukum (APH) agar memberikan efek jera dan meberikan contoh selaku tenaga pendidik.

Wali murid yang berinisial AB pun dengan tegas siap dikonfrontir jika pihak Sekolah SDN Karang Mukti 01 tidak mengakui, bahkan Ia memegang rekaman percakapan yang ia siap pertanggung jawabkan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Karang Mukti 01, Hj Lilis saat dikonfirmasi ruang kerjanya, Kamis (29/9/2022) berkilah tidak melakukan hal tersebut dan bahkan meminta untuk tidak dipublikasikan dan akan memperbaiki hal tersebut dan memberikan ucapan terima kasih atas informasinya.

Untuk diketahui, Pungli merupakan salah satu modus korupsi yang diatur dalam Undang-undang (UU) No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang diperbaharui dengan Undang-undang (UU) No. 20 Tahun 2001 (AA)