4.8 C
New York
Monday, March 23, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 105

Bawaslu Jabar; ASN Harus Netral Pemilu 2024

BIN | Kabupaten Bekasi – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Barat menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjaga netralitas atau tidak terlibat politik praktis pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024.

“Juga soal netralitas ASN, terutama untuk tidak terlibat politik praktis seperti gerak jalan, baik itu yang dilakukan dalam rangka HUT partai politik ataupun kegiatan lain ASN tetap dilarang untuk ikut politik praktis,” kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Zaki Hilmi saat ditemui di kediamannya, Selasa (21/02/2023).

Bawaslu Jawa Barat, kata Zaki, sudah melakukan proses pencegahan melalui imbauan kepada partai politik dan juga kepada pihak pemerintah daerah untuk tidak melakukan aktivitas politik.

“Jadi kategori yang aktivitas politiknya, kalau kampanye belum masuk tahapan. Dalam regulasi tidak ada istilah kampanye terselubung.

Adanya kampanye di luar jadwal, kemudian juga kampanye dilarang untuk melibatkan para pihak. Jadi tidak ada terminologi di konteks regulasi itu kampanye terselubung tidak ada,” ujarnya.

Ketika ditanyakan apakah Bawaslu Jawa Barat telah menemukan kasus ASN yang tidak netral, atau penggunaan tempat ibadah atau fasilitas publik milik pemda oleh partai politik, Zaki menuturkan belum ada.

“Sejauh ini belum ada temuan, karena yang sudah kita lakukan upaya pencegahan. Karena semua kita lakukan waskat (pengawasan melekat) juga.

Seperti beberapa aktivitas ulang tahun partai juga kemarin di Kota Bogor, juga ada waskat. Kita pastikan bahwa tidak ada temuan dari laporan yang disampaikan oleh kabupaten kota,” pungkasnya.(H/R)

Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi Entah Ismanto: Kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan 100 Persen Selesai

BIN | Kabupaten Bekasi – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi Entah Ismanto mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan se- Kabupaten Bekasi telah mencapai 100 persen pada Selasa (21/02).

Empat kecamatan telah melaksanakan Musrenbang tingkat kecamatan menutup rangkaian kegiatan yang menjadi tahapan dalam merumuskan perencanaan pembangunan daerah di tahun 2024.

Alhamdulillah dengan begitu 23 kecamatan se- Kabupaten Bekasi telah selesai melaksanakan dan mengusulkan rencana pembangunan di wilayahnya masing-masing dengan skala prioritas yang berbeda-beda. Hari ini Kecamatan Tambelan, Sukawangi, Sukatani dan Sukakarya menutup kegiatan musyawarah rencana pembangunan di wilayah,” jelas Entah Ismanto.

Dia juga mengatakan, tahapan musyawarah yang dilakukan kecamatan merupakan tindak lanjut dari usulan-usulan yang datang dari musyawarah rencana pembangunan tingkat desa maupun kelurahan. Selain menerima usulan dari 23 kecamatan, Entah juga mendorong agar pembangunan yang masuk dalam kategori urgent dapat dilakukan pengerjaan dari sumber lainnya.

“Jadi kita mendorong mungkin karena keterbatasan anggaran, jadi saya mengarahkan untuk bagaimana selain memanfaatkan dana APBD terkait usulan-usulan namun tidak terealisasi. Maka dapat menggunakan beberapa alternatif seperti melalui dana desa nanti kita bikin juknisnya, kemudian juga melalui CSR dari perusahaan,” jelasnya.

Entah memaparkan, tahapan Musrenbang tahun anggaran 2024 masih panjang setelah selesainya di tingkat kecamatan. Masih banyak tahapan lainnya untuk menentukan penetapan rencana berdasarkan skala prioritas yang paling ideal.

“Iya masih ada beberapa tahap lanjutan diantaranya adalah usulan yang masuk dari desa dan kecamatan akan disaring kembali berdasarkan kebutuhan dan skala prioritasnya dalam Musrenbang Kabupaten. Termasuk juga dari dewan yang mensinergikan usulan melalui pokok pikiran,” tambahnya.

Sejauh ini usulan yang masuk dalam rangkaian kegiatan Musrenbang dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bekasi leading sektornya masih didominasi dengan pekerjaan rumah terkait infrastruktur. Namun di sisi lain, usulan lainnya yang masuk ada tentang pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan melalui usulan pelatihan serta bantuan bibit-bibit pertanian dan peternakan berdasarkan potensi wilayah masing-masing.

“Artinya ada kepekaan dari pemerintah desa dan kecamatan, arahnya sudah bukan lagi tentang infrastruktur semata, melainkan sebuah visi kedepan bagaimana memanfaatkan potensi yang ada untuk memperbaiki dan menambah kesejahteraan masyarakatnya semakin maju dan berkembang. Saya rasa itu yang tidak kalah penting dan menariknya,” katanya.(Adv)

Firzawati; Upayakan Tambelang Jadi Pusat Agro Bisnis dan Kuliner Kabupaten Bekasi

Camat Tambelang Firzawati

BIN | Kabupaten Bekasi – Camat Tambelang, Firzawati mengatakan, pihaknya akan mengupayakan agar wilayahnya menjadi pusat agro bisnis dan kuliner di Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut disampaikan pada acara Musrenbang tingkat Kecamatan Tambelang yang dihadiri langsung oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Entah Ismanto, pada Selasa (21/02/2023).

“Iya kita menginginkan hadirnya ikon Kecamatan Tambelang, karena Kecamatan Tambelang ini sudah cukup terkenal melalui Wisata Danau Tambelang dan juga aneka kuliner khas Tambelang yang bahkan sudah tenar dengan sendirinya, bukan hanya se-Jabodetabek melainkan hingga keluar Jawa,” kata Firzawati

Firzawati menyampaikan, dalam memanfaatkan potensi wisata dan kuliner yang ada di wilayah Kecamatan Tambelang, dirinya menginginkan dibangunnya Taman Kreativitas sebagai wadah bagi anak-anak muda di wilayahnya, dalam menuangkan kreativitas dan ekspresinya ke arah yang lebih positif.

“Salah satu upaya untuk memaksimalkan potensi yang berbasis pemberdayaan masyarakat adalah, kami menginginkan dibangunnya Taman Kreativitas agar remaja dan anak-anak muda kita tidak perlu mengekspresikan kreativitasnya jauh-jauh ke daerah lain, cukup di wilayah sendiri. Seperti bermusik, teater dan lain-lain,” katanya.

Dirinya menyebutkan, selain usulan kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Tambelang juga mendorong perbaikan dan peningkatan infrastruktur yang diusulkan dari desa-desa di wilayahnya yang masuk dalam usulan kegiatan dengan skala prioritas.

Selain infrastruktur, dia juga menyebutkan bahwa Kecamatan Tambelang masih menjadi lumbung padi bagi Kabupaten Bekasi. Demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di sektor pertanian, beberapa desa mengusulkan bantuan bibit unggul di tahun depan.

“Untuk mendukung peningkatan pertanian, beberapa desa mengusulkan agar diberikan bibit unggul untuk para petani di wilayah kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah merealisasikan pembangunan atau rehabilitasi total Kantor Kecamatan Tambelang di tahun ini.

“Alhamdulillah, dalam mengoptimalisasi pelayanan publik agar semakin lebih baik lagi, Kantor Kecamatan Tambelang tahun ini akan dilakukan rehabilitas secara total. Semoga dengan dilakukannya pembangunan kantor kecamatan, masyarakat semakin nyaman dalam mengurus keperluannya ke Kantor Kecamatan Tambelang,” ujarnya.(Red)

Pelajaran Berharga Sang Kakek

Gambar Ilustrasi

BIN – Dunia pana ini begitu beragam dengan serba serbi kehidupan yang begtu penuh dengan berbagai macam keaneka ragaman, ada pekerja ,ada pengangguran, ada mahasiswa,ada pelajar, ada TNI ,Polri juga berbagai macam yang lainnya.

Aku baru menyadari diusiaku ini sudah menginjak 43 tahun, Banyak Yang aku alami ,dari cemoohan,Bulian,hingga cacian,itu sudah terbiasa dalam hidupku,namun itu semua kehendak Allah SWT yang menjadikan manusia dengan kelebihan dan kekurangan.

Hari ini aku terdiam dan menengadah kepada langit, sebegitu indah dunia fatamorgana ini,banyak menyimpan keindahan-keindahan yang Allah ciptakan,Namun tersadar ketika Aku sedang asyik dengan duniaku, ada yang membuat aku menangis tersedu-sedu,aku ga tahan melihat seorang kakek dengan keluh kesahnya berharap sang anak datang menghampiri.

Kakek terus menerus mengumpat anak-anak dan istrinya, hingga membuat telingaku terus teringat kepada almarhum Abah yang sangat bijaksana, sang kakek aku dekati dan aku ajak makan, tapi Kake ketika mau makan nangis melihat aku, aku terbawa suasana, Masya Allah sebegitu rapuhnya aku ini, melihat orang tua menangis depanku.

Aku memeluk kakek,aku berterima kasih atas pelajaran yang aku dengar dan liat, Kake itu bertanya ; kamu punya anak ? Aku pun menjawab! punya Kake ,anakku tiga , Kake melontarkan lagi dengan nada tersendat-sendat, jangan kau wariskan anak-anakmu dengar harta, wariskanah anak-anak dengan ilmu,dan bagilah hartamu kepada anak-anak jangan berlebihan, agar di masa tua nanti kamu tidak seperti kakek, aku terdiam menahan air mata ,karena Kakek berulang -ulang berkata sambil menangis 😭.

Kakek semua yang terjadi seijin Allah,aku ucapkan sambil menahan air mataku yang sudah ga tahan, kakek harus yakin dibalik kesedihan ada kesenangan, kakek harus yakin, aku beranjak dari tempat duduk ku sambil aku jalan dan menangis 😭 Ya Allah lindungilah Kakek ini , dijalan Aku selalu teringat pesan kakek,moga ini semua perjalanan hidup yang Allah tunjukkan kepadaku agar menjadi manusia yang baik aamiin ya rabbal ‘alamiin.(Catatan hari ini )

Onan bin Tompel Minta Keadilan, PWI Bekasi Pertanyakan Kinerja Kepolisian Metro Bekasi



BIN | Kabupaten Bekasi – Berdasarkan surat permohonan No.005/JS-R/II/2023 untuk memfasilitasi dilakukan konprensi pers dengan para ahli waris didampingi kuasa hukumnya yang disampaikan ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi atas materi yang disampaikan bahwa adanya Laporan Masyarakat yang tidak ditindak lanjuti oleh Polres Metro Bekasi sampai berita ini dinaikkan.

Membuat Ketua PWI.Bekasi Melody Sinaga usai konprensi pers di Gedung Biru PWI.Bekasi (6/2) angkat bicara dan mempertanyakan Institusi Kepolisian Metro Bekasi yang bermottokan PRESISI.
“Zaman now masa masih ada laporan dari masyarakat sampai satu tahun tidak ada tindak lanjut atau tidak ada tindakan yang dilakukan oleh Polres Metro Bekasi,ada apa ?” Ujar Melody Sinaga.

Dan berjanji waktu dekat ini bermaksud akan menanyakan hal tersebut kepada Polres Metro Bekasi,lanjut Melody.

Di Uraikan pada surat permohonan, berawal dari pemasangan Barier (25/1/22) yang dilakukan oleh fihak security Lippo Cikarang secara sepihak diatas tanah waris Onan bin Tompel di Kampung Kandang Gereng Rt.01 Rw.06 Desa Jayamukti Kec.Cikarang Pusat Kab.Bekasi.
Dan atas hal tersebut Hendarso cucu dari ahli waris mengalami tindak kekerasan fisik dari fihak security melakukan pengeroyokan berakibat Hendarso terluka.

Dan Hendarso (cucu) ahli waris telah melaporkan peristiwa pengeroyokan tersebut kepada Polsek Cikarang Pusat LP /305/03-CK/I/K/2022/Restro Bks tgl.25 Januari 2022.
Ironisnya,sampai berita ini diturunkan Kepolisian Kabupaten Bekasi Tidak Memproses Laporan tersebut.

Selanjutnya Onan bin Tompel telah melaporkan Maar bin Ano,Sarta bin Ano dan Mantan Kepala Desa Jayamukti Cikarang Pusat Martin Harjawinata dengan tuduhan dugaan pemalsuan salinan girik tanah yang terbit (muncul) diatas tanah warisan orang tuanya terletak di Kampung Kandang Gereng Rt.01 Rw.06 Desa Jayamukti Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi Ke Polda Metro Jaya LP/B/846/II/2022/POLDA METROJAYA,yang dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi.
Ironisnya lagi,tetap saja hal tersebut belum ditindak lanjuti Polres Metro Bekasi.

Kedua laporan itu,sejak dilaporkan kepada Polres Metro Bekasi sampai berita ini diturunkan,belum diketahui adanya tindakan yang dilakukan.
Sehingga mempertanyakan Insitusi Kepolisian Polres Metro Bekasi diduga punya ketakutan menindaklanjuti laporan yang disampaikan ahli waris karena menyangkut Lippo Cikarang dan ada dugaan kong kalikong.(Red/Wati)

LAPORAN TINDAK KEKERASAN DAN DUGAAN PEMALSUAN GIRIK SATU TAHUN BELUM ADA TINDAK LANJUT POLRES METRO BEKASI

BIN – Berdasarkan surat permohonan No.005/JS-R/II/2023 untuk memfasilitasi dilakukan konprensi pers dengan para ahli waris didampingi kuasa hukumnya yang disampaikan ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi atas materi yang disampaikan bahwa adanya Laporan Masyarakat yang tidak ditindak lanjuti oleh Polres Metro Bekasi sampai berita ini dinaikkan.

Membuat Ketua PWI.Bekasi Melody Sinaga usai konprensi pers di Gedung Biru PWI.Bekasi (6/2) angkat bicara dan mempertanyakan Institusi Kepolisian Metro Bekasi yang bermottokan PRESISI.

“Zaman now masa masih ada laporan dari masyarakat sampai satu tahun tidak ada tindak lanjut atau tidak ada tindakan yang dilakukan oleh Polres Metro Bekasi,ada apa ?” Ujar Melody Sinaga.

Dan berjanji waktu dekat ini bermaksud akan menanyakan hal tersebut kepada Polres Metro Bekasi,lanjut Melody.

Di Uraikan pada surat permohonan, berawal dari pemasangan Barier (25/1/22) yang dilakukan oleh fihak security Lippo Cikarang secara sepihak diatas tanah waris Onan bin Tompel di Kampung Kandang Gereng Rt.01 Rw.06 Desa Jayamukti Kec.Cikarang Pusat Kab.Bekasi.
Dan atas hal tersebut Hendarso cucu dari ahli waris mengalami tindak kekerasan fisik dari fihak security melakukan pengeroyokan berakibat Hendarso terluka.

Dan Hendarso (cucu) ahli waris telah melaporkan peristiwa pengeroyokan tersebut kepada Polsek Cikarang Pusat LP /305/03-CK/I/K/2022/Restro Bks tgl.25 Januari 2022.

Ironisnya,sampai berita ini diturunkan Kepolisian Kabupaten Bekasi Tidak Memproses Laporan tersebut.

Selanjutnya Onan bin Tompel telah melaporkan Maar bin Ano,Sarta bin Ano dan Mantan Kepala Desa Jayamukti Cikarang Pusat Martin Harjawinata dengan tuduhan dugaan pemalsuan salinan girik tanah yang terbit (muncul) diatas tanah warisan orang tuanya terletak di Kampung Kandang Gereng Rt.01 Rw.06 Desa Jayamukti Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi Ke Polda Metro Jaya LP/B/846/II/2022/POLDA METROJAYA,yang dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi.
Ironisnya lagi,tetap saja hal tersebut belum ditindak lanjuti Polres Metro Bekasi.

Kedua laporan itu,sejak dilaporkan kepada Polres Metro Bekasi sampai berita ini diturunkan,belum diketahui adanya tindakan yang dilakukan.

Sehingga mempertanyakan Insitusi Kepolisian Polres Metro Bekasi diduga punya ketakutan menindaklanjuti laporan yang disampaikan ahli waris karena menyangkut Lippo Cikarang dan ada dugaan kong kalikong.(Red/Rls)

KPU Kab Bekasi Giat Coklit Kediaman Ketua DPRD BN Holik Qodratulloh

BIN | Kabupaten Bekasi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi Sambangi Kediaman Ketua DPRD Kabupaten Bekasi,BN Holik Qodratullah di Kampung Kukun, Desa Ciantra Kecamatan Cikarang Selatan, Jumat (17/02/23) ,dalam rangka kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih di Kabupaten Bekasi.

Ketua KPU Kabupaten Bekasi,Jajang Wahyudin mengatakan, kegiatan Coklit di rumah kediaman Ketua DPRD Kabupaten Bekasi,BN Holik yang sebelumnya sudah mendatangi Anggota DPR RI, Daeng Muhamad sebagai perwakilan tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Coklit yang kedua ini kita sambangi rumah Ketua Dewan yang sebelumnya kita sudah berkunjung ke rumah Anggota DPR RI, Daeng Muhamad,”ungkapnya.

Bahkan KPU Kabupaten Bekasi sudah melaksanakan Coklit secara serentak dengan mengerahkan Pantarlih sebanyak 8.317 personil yang tersebar di 187 desa dan kelurahan sejak hari tanggal 12 Pebruari sampai dengan tanggal 14 Maret 2023 nanti.

“Proses coklit ini menyasar sekitar 2,2 juta calon pemilih sebagaimana data DP4 yang diperoleh dari KPU RI,”ucapnya.

Dari Coklit tersebut KPU Kabupaten Bekasi memastikan jika ada perubahan data yang tidak sesuai KTP maupun KK, sehingga jika ada yang tidak cocok bisa ada pemuktahiran data nantinya melalui Disdukcapil.

Bahkan kegiatan KPU Kabupaten selain Komisioner juga didampingi oleh ketua PPK Kecamatan Cikarang Selatan dan PPS Desa Ciantra juga dimonitoring langsung oleh KPU Provinsi Jawa Barat.(Red)

Yudi Candra Permana Kabid Pembor Disbudpora Kab, Bekasi, Berkomitmen Tingkatkan SDM Organisasi Olahraga

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi melalui bidang Pembudayaan Olahraga (Pembor) menargetkan peningkatan kualitas organisasi keolahragaan dengan menggelar Workshop Manajemen Olahraga tahun 2023 di Hotel Ibis Cikarang, pada Kamis (16/02/2023).

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Disbudpora Kabupaten Bekasi, Yudi Candra Permana mengatakan, pihaknya sudah berkomitmen untuk meningkatkan sumber daya manusia serta tata kelola pada organisasi keolahragaan yang ada di Kabupaten Bekasi

Organisasi keolahragaan itu diantaranya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI), Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI), Ikatan Guru Olahraga (IGORA) dan Sekolah Sepak Bola (SSB) pada Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) PSSI Bekasi.  

“Mengingat kebutuhan jumlah tenaga keolahragaan semakin meningkat. Selain Koni dan NPCI yang sudah eksis terlebih dahulu. Maka dalam memantapkan pelaksanaan ini, kita mematangkan kembali di tingkat organisasi keolahragaan lainnya, yang sangat perlu penekanan terhadap peningkatan manajemen organisasi olahraga,” ujarnya.

Adapun materi dan konsep yang menjadi pembahasan pada workshop ini yakni berkenaan dengan organisasi keolahragaan secara profesional, atau dikenal dengan konsep Grand Design Besar Olahraga Nasional.

“Sehingga kedepannya, manajemen olahraga di Kabupaten Bekasi bisa lebih matang dengan peningkatan dan pemakaian aplikasi konsep tersebut,” katanya.

Dari konsep tersebut, kata dia, setiap badan organisasi olahraga pada penerapan manajemennya bisa mengedepankan Sport Tourism, yang saat ini menjadi tren baru, atau mengkolaborasikan olahraga dengan wisata. 

Kemudian Sport Science atau bagaimana melakukan pembinaan olahraga dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi serta Sport Industry, kegiatan bisnis bidang olahraga dalam bentuk produk barang atau jasa. 

“Aplikasinya, seperti bagaimana menyusun kejuaraan atau event, menyusun agenda tahunan hingga manajemen olahraga. Sehingga pembinaan yang dilakukan itu, efektif dan efisien menuju pada peningkatan prestasi pada atlet binaan,” jelasnya.

Melalui Konsep tersebut, Yudi menambahkan, program yang akan diterapkan di tahun 2023 akan lebih matang. Khususnya dalam memantapkan manajemen organisasi, untuk selanjutnya, dikembangkan hingga tingkat pelatih dan official.

“Ini baru tahap awal, nanti kita turun lagi pada pemantapan pelatih kemudian atlet, juga penggiat olahraga lainnya yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Bina Prestasi (Binpres) NPCI Kabupaten Bekasi, Rudi Hartono mengatakan, kegiatan dalam pengembangan manajemen organisasi menjadi bagian penting dalam kemajuan olahraga. 

“Manajemen organisasi, akan menentukan kemajuan olahraga, baik secara event, maupun dalam pemaksimalan pembinaan atlet di Kabupaten Bekasi,” tandasnya.(Red)

Forkom RT RW Hadiri Musrenbang Kecamatan Cibarusah

BIN | Kabupaten Bekasi – Ketua Forum Komunikasi (Forkom) RT RW Kecamatan Cibarusah, Sarikin,SH bersama RT dan RW, bersilaturahim dengan Muspika Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi,Jawa Barat, Kamis (16/02/2023).

Selain bersilaturahmi, Sarikin dan Forkom RT RW menghadiri Musrenbang di Aula Kecamatan Cibarusah.

Ketua Forkom RT RW Sarikin menilai, tujuan dilakukan pertemuan ini untuk mempererat silaturahim sekaligus membahas segala permasalahan yang ada di RT dan RW, serta masyarakat. Kita, ketahui bersama bahwa ketua RT RW ini adalah ujung tombak dari pemerintah.

“Tentunya dengan dilaksanakan pertemuan ini, dapat menampung hingga menemukan solusi setiap persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat,” ujar Sarikin.

Selain itu, Sarikin menuturkan bahwa dukungan dari warga serta RT RW dalam mewujudkan pembangunan di Kecamatan Cibarusah sangat diperlukan yaitu dengan mengusulkan lewat Musrenbang.

Sarikin, Ketua Forum RT RW Kecamatan Cibarusah mengharapkan, dengan adanya Musrembang Kecamatan diharapkan semua intansi pemerintah baik itu masyarakat, terus mendukung agar pengajuan-pengajuan lewat usulan baik dari pokok pikiran dewan , atau musdus dan musrembang bisa terealisasi, dan terealisasinya pengajuan pembangunan di Kecamatan harus di dukung dengan sinergitas antar Lembaga dan Pemerintah.

“Saya berharap, semua elemen masyarakat dapat bersinergi demi terwujud Kecamatan Cibarusah yang maju, baik dari segi pembangunan fisiknya maupun SDM masyarakatnya.” tutupnya.

Turut hadir dalam acara Musrenbang Kecamatan Cibarusah,Dewan dapil satu, Camat Cibarusah,Danramil 09/Cibarusah,Wakapolsek Cibarusah,Kepala Desa se-Kecamatan Cibarusah,Sekdes se-Kecamatan Cibarusah,BPD,Posyandu,PKK, Karang Taruna,Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat. (Wati)

BPBD Jabar, Gelar Forum Perangkat Daerah Sub Kebencanaan dan Sub Kebakaran

BIN | Kabupaten Bekasi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Forum Perangkat Daerah Sub urusan Kebencanaan dan Sub urusan kebakaran Tahun Anggaran 2023-2024 di Ball Room Hotel Holiday Inn, yang berlangsung selama tiga hari, dari 14-16 Februari 2023.

Acara yang diikuti oleh BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten/Kota se-Jawa Barat itu, dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja dan dihadiri Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, yang juga Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan yang juga Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jabar mengatakan, Forum OPD ini membahas perencanaan kegiatan untuk tahun 2024 yang akan diinput dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Barat.

“Maka hadir disini BPBD, Damkar Kota/Kabupaten, besok juga kita libatkan dari unsur masyarakat, perguruan tinggi serta dunia usaha yang merupakan mitra dalam penanggulangan bencana,” ungkapnya.

Materi yang disampaikan, kata dia, diantaranya kebijakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait arah kebijakan penanggulangan bencana di tahun 2024.

Menurut Dani, era digital saat ini ditandai dengan tiga disrupsi, yakni disrupsi digital, disrupsi milenial serta disrupsi pandemi yang memacu terjadinya pecepatan teknologi digital.

“Saat ini kita sudah menuju ke digital dengan adanya aplikasi Jabar Tangguh Bencana (Barata), yang saat ini masih berbasis web. Tapi mungkin dalam beberapa bulan kedepan akan berbasis android atau iOS, sehingga nanti masyarakat dari ponselnya bisa melihat potensi bencana di sekitarnya,” terangnya.(Red)