11.1 C
New York
Saturday, March 21, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 97

Kebakaran Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Diduga Akibat Korsleting Listrik

BIN | Bekasi – Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi di Cikarang Pusat, terbakar pada Jumat (7/4/2023) sore. Kebakaran itu terjadi, diduga akibat korsleting listrik dari bangunan lantai dua.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Mulyadi HS mengatakan kebakaran terjadi Jumat (7/4/2023) sekira pukul 16.15 WIB.

Kata Dia, api muncul dari kantor lantai dua di Gedung Tata Ruang (TU). Saat kejadian dalam keadaan kosong karena para pegawai tengah libur.

“Karena kosong tidak ada pegawai, perkirakan kebakaran akibat dari arus pendek listrik,”kata Mulyadi dari keterangannya, Jumat (7/4/2023).

Sebanyak 4 unit mobil Damkar dari Kabupaten Bekas dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan. Api baru bisa dijinakkan pada pukul 17.40 WIB.

“Untuk kerugian belum diketahui, akan tetapi ruang dengan luas area 150 M2 hangus terbakar hingga mengalami rusak berat,”pungkasnya.

Sambil Monitoring Perawatan Taman, Kepala Dinas Perkimtan Bekasi Bagikan Ratusan Takjil Gratis

BIN | Kabupaten Bekasi- Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Nurchaidir monitoring kelayakan taman disepanjang jalan pantura dari perbatasan Kota Bekasi sampai Kabupaten Karawang.

Menurutnya, menjelang hari raya Idul Fitri 2023 taman disepanjang jalan tersebut kerap dilewati para pemudik, oleh sebab itu ia menargetkan sebelum lebaran perawatan taman sudah selesai.

“Jadi saya menginginkan taman-taman dijalur pantura Kabupaten Bekasi ini sudah terlihat bagus sehingga bisa dinikmati para pemudik yang melewati jalur itu,” ucapnya, (6/4).

Selain monitoring kegiatan, pihaknya juga sekaligus membagikan ratusan paket takjil secara gratis kepada pengendara jalan yang melewati jalur Taman Kota Citarik, Kecamatan Cikarang Timur.

“Pemeliharaan Taman Kota Citarik ini sebelum lebaran harus selesai dan bisa terlihat rapi dan tertata, apalagi disini salahsatu monumen Kyai Haji Nur Ali pahlawan Bekasi,” kata dia.

Dia berharap kegiatan dibulan Ramadhan 1444 Hijriah ini menjadi awal yang baik bagi kita, bahkan momentum perdan ini bisa dilakukan secara rutin setiap tahunnya.

“Hal ini merupakan kegiatan perdana Dinas Disperkimtan Kabupaten Bekasi bagi-bagi takjil secara gratis,” pungkasnya (Bisri).

Seorang Buruh Bangunan di Bekasi Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Bayi dan Persetubuhan Anak Dibawah Umur

BIN | Bekasi – Kabupaten Bekasi,mascipol.id – Seorang buruh bangunan berinisial AT (45) warga Kampung Pulo Rengas RT 06 RW 02, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi, lantaran tega menyetubuhi anak tirinya dan membunuh bayi hasil hubungannya dengan korban.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menuturkan, tersangka melakukan aksi bejatnya terhadap anak tirinya AM (18) hingga melahirkan seorang bayi perempuan, sadisnya lagi tersangka tega menghabisi nyawa bayi sesaat setelah di lahirkan.

“Korbannya ada dua, korban yang persetubuhan anak di bawah umur ini inisial AM, korban yang satu lagi korban kekerasan anak di bawah umur hingga menyebabkan meninggal dunia ini baru beberapa saat lahir,” jelas Twedi saat konfrensi pers di gedung Humas PolresMetro Bekasi, Rabu (5/4/23).

Lebih lanjut, Twedi menyebut tersangka melakukan aksi bejatnya sejak awal tahun 2022 silam, dengan modus merayu anak tirinya yang masih duduk dibangku kelas 3 SMA dengan iming-iming dibelikan handphone, agar korban mau disetubuhi tersangka.

“Ini di mulai sejak tahun awal tahun 2022 menurut pengakuannya seperti itu, sekitar sepuluh kali melakukannya,” ungkapnya.

Kasus tersebut terungkap saat korban AM melahirkan di kamar mandi rumahnya, lantaran panik dan takut aibnya terbongkar tersangka nekat menghabisi nyawa bayi yang baru dilahirkan oleh korban dengan sadis.

Awalnya, warga curiga atas penyebab kematian sang bayi, dugaan adanya kekerasan sehingga menyebabkan bayi tersebut meninggal dunia. Setelah dikuburkan, kemudian polisi melakukan proses ekshumasi, dengan menggali kembali makam bayi dan melakukan otopsi.

“Setelah di otopsi hasil sementara diketahui ada luka dalam di bagian kepala,” kata Twedi.

“Menurut pengakuan tersangka setelah membungkus muka bayi menutup muka bayi dengan kain, maka melakukan kekerasan terhadap anak bayi itu,” imbuhnya.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal 81 ayat 3 Undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara ditambah 1/3 dari ancaman pidana yang ada.

“Sedangkan, kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur dikenakan pasal 80 ayat 3 UU RI No 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002, dengan pidana penjara paling lama 15 tahun,” tutup Twedi.

Disdukcapil Kabupaten Bekasi Buka Adminduk di Acara Ramadan Sregep (Satukan Ritme Gebyar Pelayanan)

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi membuka pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di acara Ramadan Sregep (Satukan Ritme Gebyar Pelayanan).

Kegiatan yang dipadukan dengan acara Safari Ramadan Pemkab Bekasi tersebut digelar di halaman Masjid Al-Ittihad Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, pada Rabu (05/04/2023).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi, Carwinda mengatakan, di acara Ramadan Sregep itu pihaknya selain membuka gerai juga mengerahkan tiga unit mobil layanan administrasi kependudukan yang dikawal para operator.

“Alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa, mudah-mudahan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan dokumen administrasi kependudukan,” ujarnya.

Carwinda menjelaskan, pelayanan yang diberikan dari Disdukcapil di acara Ramadhan Sregep ini diantaranya pembuatan KTP Elektronik, Kartu Keluarga (KK), Kartu Indentitas Anak (KIA) dan Akte Kelahiran.

“Ya, kedepan kami akan terus kembangkan kegiatan seperti ini, sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami akan libatkan beberapa SKPD, termasuk dari BUMD dan BUMN agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih mudah dan cepat,” terangnya.

Carwinda menuturkan, di acara Ramadan Sregep tersebut, pihaknya tidak membatasi jumlah kuota warga yang ingin mengurus dokumen kependudukan. Namun pihaknya membatasi waktu pelayanan dari pukul 14.00-16.00 WIB.

“Kami tidak membatasi untuk kuota pelayanan, hanya saja terbatas dengan waktu, jadi pelayanan terakhir di jam 16.00 WIB. Kalau tidak bisa selesai hari ini, kita kirim berkas dokumennya ke unit pelayanan Dukcapil Kecamatan Babelan, dalam bentuk PDF dan juga nomer teleponnya,” katanya.

Selain itu, Carwinda mengatakan, apabila masyarakat ingin dokumen seperti KTP yang sudah selesai dikirim ke rumah, mereka tinggal mencantumkan alamat tempat tinggal, dilengkapi dengan nomer telepon. Untuk selanjutnya dokumen akan diantarkan pihak Kantor Pos ke rumah warga.

Sementara itu, salah seorang warga Babelan, Mirna Sari (32) mengatakan, pelayanan di acara Ramadhan Sregep ini sangat membantu masyarakat. Terlebih pelayanannya cepat dan petugasnya sangat ramah.

“Ya, saya sangat berterima kasih dengan adanya acara Ramadan Sregep ini, karena sangat membantu warga dalam mengurus dokumen kependudukan yang dibutuhkan,” kata Mirna.

Selain layanan dari Disdukcapil, program Ramadhan Sregep yang diinisiasi oleh Bagian Setda Kabupaten Bekasi ini, juga menghadirkan gerai lain dari lintas perangkat daerah dan instansi lainnya.

Di antaranya dari Baznas, Bank Bjb, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Pos Indonesia, Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Kementerian Agama, Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan UMKM Kecamatan Babelan.(Adv)

Gelar Kenal Pamit, Rusdi Azis,S.IP Resmi Menjabat Camat Cibarusah

BIN | Bekasi – Rusdi Azis, S.IP resmi menjabat sebagai Camat Cibarusah dan Nana Sutisna.S.Sos,MM sebagai Sekcam pasca dilakukan pelantikan oleh Pj Bupati Kabupaten Bekasi, Dani Ramdan, di aula KH. Noer Alie kantor Pemkab, Jumat 31 Maret 2023 lalu.

Camat Cibarusah yang baru , mengharapkan dukungan dalam menjalankan tugasnya selaku pimpinan wilayah kecamatan mulai dari unsur pimpinan kecamatan, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, RT, RW, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Besar harapan kami dalam kerjasama yang saling mendukung, karena tidak ada satu pemimpin yang bisa menyelesaikan pekerjaannya sendiri, jadi saya berharap bisa bersinergi dengan Polsek,Koramil dan semua elemen masyarakat Cibarusah,” ungkap Rusdi Azis saat acara Kenal Pamit di aula kantor Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Selasa (04/04/2023) pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai.

Sementara itu, Drs. Muhamad Kurnaefi, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh unsur pimpinan dan masyarakat Cibarusah yang telah mendukungnya dalam menjalankan tugas selama ini.

“Saya minta maaf atas segala kekurangan selama menjabat sebagai Camat, karena manusia tidak ada yang sempurna, dan saya mengucapkan terimakasih untuk seluruh tim hebat saya, kepada Sekcam, Kepala Desa, Staff Kecamatan, RT/RW, PKK, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang telah bekerjasama dengan tulus bersama saya untuk memajukan Kecamatan Cibarusah,” ucap Muhamad Kurnaefi.

“Ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dilanjutkan dan dilaksanakan oleh Camat yang baru, diantaranya peresmian Jl. KH. Ma’mun Nawawi, pembangunan SMA 2 Negeri Cibarusah dan mengawal kegiatan P2WKSS yang dilaksanakan di Desa Ridogalih,” sambung Muhamad Kurnaefi.


Dalam kesempatan yang sama, Danramil 09/Cibarusah Kapten Arh Joedi Narto yang didampingi Kanit Binmas Polsek Cibarusah, Ipda Rianto, berharap dengan pergantian Camat Cibarusah dapat mempertahankan dan meningkatkan sinergitas yang sudah terjalin selama ini antara TNI, Polri dan Kecamatan Cibarusah.

“Pergantian pejabat merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi. Semoga dengan kepemimpinan pejabat yang baru kita tetap bersinergi dengan baik, Kami mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Camat yang baru dan selamat bertugas ditempat yang baru untuk bapak Muhamad Kurnaefi,terimakasih atas kerjasamanya selama menjabat,” pungkas Danramil.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kecamatan Cibarusah sebelumnya dijabat Drs. Muhamad Kurnaefi,MM digantikan Camat baru Rusdi Azis.S.IP. Rusdi Azis sebelumnya menjabat sebagai Camat Sukakarya periode 2020-2023.(Wati)

Wooow…!!! Cukup Dengan Bawa KTP Elektronik Sudah Bisa Berobat Ke RSUD

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemkab Bekasi mendeklarasikan Layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam mempermudah pelayanan di bidang kesehatan yang dapat diakses di seluruh Rumah Sakit, Puskesmas hingga klinik di Kabupaten Bekasi.

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan secara resmi mengumumkan, hanya dengan menunjukkan NIK yang tercantum dalam KTP elektronik (KTP-el), peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini bisa langsung mengakses pelayanan kesehatan secara gratis.

“Pertama kalinya di Jawa Barat, mulai hari ini masyarakat yang ingin berobat ke rumah sakit, puskesmas, dan klinik cukup hanya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau bahkan jika lupa membawa KTP cukup menghafal NIK-nya saja,” ucap Dani Ramdan, saat mendeklarasikan Layanan JKN Berbasis NIK di RSUD Kabupaten Bekasi, Selasa (04/04/23).

Dani Ramdan menjelaskan, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit, puskesmas hingga klinik. Masyarakat tidak perlu lagi membawa Kartu BPJS seperti yang diberlakukan sebelumnya bahkan juga tanpa memerlukan rujukan ke rumah sakit tertentu.

Dirinya sangat menyambut baik sebuah kemajuan pelayanan publik yang tujuannya adalah mempermudah urusan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan yang menjadi elemen penting dalam menjamin keberlangsungan hidup masyarakat.

“Melalui deklarasi ini kita sudah sosialisasikan termasuk rumah sakit swasta yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan bahwa saat ini pelayanan kesehatan lebih terintegrasi hanya dengan menggunakan NIK pada KTP saja,” katanya.  

Dani juga menyebutkan bahwa keberhasilan penerapan pelayanan berbasis NIK tersebut berdasarkan capaian Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta di Kabupaten Bekasi di atas 55 persen, yaitu sebesar 98,98 persen.

“Saya rasa nantinya sudah tidak adalagi persepsi pasien BPJS yang ditelantarkan, karena saat ini pun 70 persen pendapatan rumah sakit swasta dari pasien BPJS. Jadi sangat tidak wajar jika pasien BPJS tidak mendapat prioritas,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah mengungkapkan, RSUD Kabupaten Bekasi sudah menerapkan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan berbasis NIK sebagai upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat ketika berobat ke rumah sakit.

“Realisasinya kita sudah terapkan di RSUD Kabupaten Bekasi, jadi kita menjamin bahwa pelayanan kesehatan kini semakin modern dan semakin mudah didapatkan oleh masyarakat,” terangnya. 

Alamsyah berharap, dengan pelayanan kesehatan yang semakin mudah, maka semakin meningkat pula kesadaran masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis.(Red

Kadin CKTR Benny Sugiarto Prawiro; Pembangunan Infrastruktur Bukti Komitmen Pemkab Bekasi

BIN | Kabupaten Bekasi – Gerak Cepat Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan ratusan ruang kelas baru (RKB) untuk menyambut siswa baru Tahun Ajaran 2023/2024.

Ruang kelas baru yang selesai dikerjakan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang pada 2022 lalu itu secara bertahap diserahterimakan ke Dinas Pendidikan pada tahun ini.

“Pembangunan infrastruktur ini merupakan salah satu bukti komitmen Pemkab Bekasi dalam menunjang proses belajar mengajar,” kata Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro usai meninjau gedung baru SD Babelan Kota 05 Kecamatan Babelan, Selasa (04/04/2023).

Benny mengatakan, peninjauan ini dilakukan terhadap gedung sekolah yang dibangun pada Tahun 2022. Setelah melalui tahapan pengujian dan syarat administrasi lainnya, gedung dapat digunakan.

“Ini merupakan kerja sama kami dengan Dinas Pendidikan untuk bersama-sama menciptakan sarana dan prasarana yang baik bagi peserta didik. Alhamdulillah bisa digunakan untuk menyambut peserta didik pada tahun ajaran mendatang,” kata dia.

Pemkab Bekasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 214,08 miliar untuk membangun infrastruktur pendidikan pada 2022 lalu. Pagu tersebut dialokasikan untuk membangun 51 ruang kelas baru di tingkat SD dan 19 ruang kelas baru di tingkat SMP.

“Kami juga merehabilitasi kelas-kelas yang tidak lagi memadai. Total ada 268 ruang kelas yang direhab di tingkat SD dan 84 ruang kelas di tingkat SMP. Pembangunan ini terus dilakukan berkaitan dengan komitmen Pemkab Bekasi pada sektor pendidikan,” ucapnya.

Tidak sebatas fokus pada bangunan, revitalisasi pun dilakukan terhadap fasilitas penunjang lainnya seperti taman dan pagar. Benny mengatakan, terdapat 86 titik revitalisasi fasilitas penunjang di tingkat SD dan 19 titik di SMP.

“Pembangunan ini merupakan hasil dari usulan masyarakat dan pihak sekolah agar para siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman,” ucap dia.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Imam Faturahman mengatakan persiapan penyambutan peserta didik baru dimulai dengan melihat kesiapan sarana infrastruktur dan fasilitas penunjang lainnya.

“Kami hari ini, Dinas Pendidikan bersama Kadis Cipta Karya melihat kesiapan infrastruktur, fasilitas dan akses pendidikan yang telah disiapkan oleh pemerintah untuk menyambut peserta didik baru.

Alhamdulillah bangunan yang dibangun oleh Dinas Cipta Karya telah selesai dan semoga bisa bermanfaat untuk peserta didik yang memerlukan ruang dan kelas yang memadai,” katanya.

Imam mengatakan, tahun ajaran baru kerap menyedot animo peserta didik baru. Untuk itu, persiapan perlu dilakukan agar pelaksanaan tahun ajaran baru ini berjalan optimal.

“Kami tidak dapat memprediksi jumlah peserta didik baru tapi kami siap, berapapun kebutuhan jumlah kebutuhan didik baru. Ini yang kami lakukan bersama,” ucap dia.

Tidak hanya gedung, kursi dan meja belajar pun disiapkan. Imam mengatakan, tidak ada lagi siswa yang belajar di lantai.

“Meubeler sudah bisa digunakan dengan yang baru, sudah disiapkan tinggal proses yang perlu dilalui. Tahun ini ada 160 ruang yang akan diisi mebeler baru. Untuk kelas baru dan penggantian. Untuk 2022 sudah seluruhnya terfasilitasi,” ucap dia.

Imam mengakui, kondisi sekolah di Kabupaten Bekasi masih memerlukan perhatian lebih. Masih terdapat banyak ruang kelas yang rusak, baik berat, sedang maupun ringan.

Kemudian rasio kecukupan antara ruang yang ada dengan rombongan belajar masih perlu ditingkatkan. Akan tetapi perbaikan terus dilakukan dengan meningkatkan koordinasi antar instansi.

“Tapi kami tidak kecil hati, karena suatu saat permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik. Tentunya dengan koordinasi yang baik. Kami sudah mulai menyusun dari tahapan perencanaan sehingga nanti ketika pelaksanaan nanti sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya. (Adv)

Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi Tingkatkan Sarana Prasarana Sekolah

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang kab Bekasi tingkatkan sarana dan prasarana di lingkungan sekolah demi kenyamanan untuk belajar mulai tahun ini terus di tingkatkan demi perserta didik nyaman dalam proses belajar mengajar dan ini adalah bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Bekasi. (03/04/2023).

“Agar kegiatan peningkatan sarana dan prasarana ini sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan untuk menghasilkan generasi muda cerdas dan berkualitas di masa mendatang.

Menjadikan proses pendidikan yang profesional” jelas Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi Benny Sugiarto Prawiro kepada awak medi.

Masih kata Benny, hal ini menjadikan Kegiatan peningkatan sarana, prasarana, dan utilitas sekolah tahun ini, penataan halaman hingga pemagaran sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Bekasi terlihat nyaman dan enak di pandang para siswa/siswi.

Pekerjaan tersebut diperuntukkan bagi 57 titik sekolah dengan rincian 23 unit satuan pendidikan jenjang sekolah dasar dan 34 titik untuk jenjang sekolah menengah pertama.

Pemerintah daerah dengan mengalokasikan pagu pembiayaan sebesar Rp17 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi 2023 untuk merealisasikan kegiatan dimaksud bisa berjalan lancar sesuai harapan masyarakat” ucapnya.

Hal ini menurut Benny bisa terealisasi kegiatan penataan halaman dan pemagaran sekolah dan sarana maupun prasarana nantinya bisa terselesaikan dengan baik dan semua ini akan di lelang dalam waktu dekat.

“Saya berharap melalui kegiatan ini para siswa dan siswi berikut sumber daya manusia (SDM), di lingkungan pendidikan mendapatkan fasilitas memadai sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat demi pendidikan yang berkualitas dan intinya semuanya harus di rawat dengan baik” tutupnya. (ADV)

Masjid Ar-Raudah Sindangmulya Adakan Pesantren Kilat Anak

BIN | Bekasi – Dalam mengisi bulan suci Ramadan 1444 H, seperti tahun-tahun sebelumnya DKM Masjid Ar-Raudah dan Majlis Taklim Al-Mar’atusshaalihah kompleks perumahan Ar-Raudah, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, kembali mengadakan pesantren kilat untuk anak-anak usia sekolah dari TK, SD sampai dengan SMP.

Pesantren berlangsung selama 2 hari, pembukaan berlangsung Sabtu kemarin (01/03/2023) di Masjid Ar-Raudah. Kegiatan ini, seperti dikatakan penanggungjawab kegiatan pesantren kilat, Syarudin, melalui pembina RT 05/02, Rudi Hartono, S. Kom, merupakan bagian dari sejumlah kegiatan dalam mengisi bulan suci Ramadan tahun ini.

Selain belajar mengaji, takjil bersama, sholat berjamaah, para peserta pesantren kilat yang usianya masih di bawah umur tersebut pun di hibur dengan dongeng Islami dari Ivan Taufik.

Rudi Hartono, S. Kom, sebagai pembina dilingkungan Ar-Raudah menyebutkan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap memasuki bulan suci Ramadan. Hingga saat ini sudah tercatat lebih dari 50an anak dari usia 5 hingga 13 tahun.

“Setiap tahun kami rutin mengadakan pesantren kilat, kegiatan selama 2 hari saja, mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah lagi anak-anak tertarik mengikuti pesantren kilat ini,” ujar Rudi. Minggu (02/04/2023)

Pesantren ini sengaja diadakan untuk mempersiapkan muslim yang tangguh di masa depan, muslim yang penuh dengan ilmu, dan akidah serta keimanan yang kuat.

“Karena di jaman milenial ini, tantangan kita para orang tua, dimana anak sekarang semua tergantung ke android dan gadget, masih ada anak-anak muda-mudi yang masih mau belajar agama.” pungkasnya.(Wati)

Jaga Kamtibmas, Polsek Cibarusah dan Satgas Anti Tawuran Patroli di Perbatasan

BIN | Bekasi – Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi, kembali menggelar kegiatan Patroli dalam rangka penanggulangan C3, tawuran anak-anak motor serta kejahatan jalanan lainnya. Minggu (02/04/2023) pukul 00.00 WIB sampai dengan selesai.

Untuk antisipasi berbagai kejahatan jalanan Team Patroli Polsek Cibarusah bersama Koramil 09/Cibarusah dan Satgas anti tawuran yang terdiri dari Pol PP, Karang Taruna dan FPRB Kecamatan Cibarusah, melakukan Patroli gabungan di wilayah hukum Polsek Cibarusah.

Kapolsek Cibarusah Iptu Arie Andhika Silamukti, S.T.K, S.I.K, M.Si, mengatakan Patroli ini di laksanakan pada saat jam rawan kejahatan.

“Makanya kami lakukan Patroli gabungan pada daerah rawan kejahatan dan kriminalitas diantaranya perbatasan Cibarusah-Cibucil dan perbatasan Cibarusah-Serang Baru,” kata Kapolsek.

Sebelumnya, Kapolsek Cibarusah berpesan kepada Satgas anti tawuran saat dilaksanakannya apel bersama di Mapolsek Cibarusah, bahwa saat bertugas hendaknya selalu waspada dan berhati-hati.

“Selalu berhati-hati jaga keselamatan dan saling mengingatkan serta menjaga satu dengan yang lainnya, karena peristiwa tawuran seperti di daerah Tanjung Priok dan Tangerang, dimana anak-anak tersebut tawuran menggunakan senjata tajam sehingga ada korban.” ujarnya.

Terahir, Kapolsek Cibarusah menghimbau kepada masyarakat yang memiliki Informasi terkait kriminalitas dan informasi lainnya, dapat menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa, agar Kepolisian dapat bertindak dengan cepat dan tepat.

“Kami berharap masyarakat berpartisipasi dalam menjaga Kamtibmas dengan cara menjaga lingkungan masing-masing, jika ada permasalahan yang sekiranya dapat menyebabkan gangguan Kamtibmas, segera informasikan kepada kami.” tutup Kapolsek Cibarusah.(Wati)