-0.4 C
New York
Thursday, March 19, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 91

Sat Pol PP Kab.Bekasi “Take Action” Terkait Adanya Lokasi Pembuangan Sampah di Pinggir Kali CBL

BIN | Kabupaten Bekasi – Terkait dengan maraknya lokasi pembuangan sampah di pinggir kali CBL (Cikarang Laut Bekasi) yang di kelola oleh pihak swasta di Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Sat Pol PP Kabupaten Bekasi langsung take action turun ke lokasi, pada Rabu (10/5/2023).

Kasat Pol PP Kabupaten Bekasi, Surya Wijaya mengatakan, telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dan akan ada action.

“Saya sudah punya foto-fotonya bang, dan kami akan action, kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas LH”, ucapnya lewat telpon WhatsApp.

Gerak cepat Sat Pol PP Kabupaten Bekasi terbukti. Tepat pukul 16.00 WIB sore dalam pantauan awak media, Sat Pol PP Kabupaten Bekasi sudah berada dilokasi pembuangan sampah dan menginformasikan akan secepatnya melakukan pemanggilan terhadap beberapa pihak pengelola sampah di pinggir kali CBL. Hal ini dikatakan Kasi Penyidik Sat Pol PP Kabupaten Bekasi, Widhy M dikantornya.

“Prosesnya ketika ada aduan masuk, kita cek lokasi ke lapangan. Lantas kita buat surat pemanggilan terhadap pengelola sampah tersebut”, terangnya.

Dilokasi pembuangan sampah, ketua tim pelaksanaan mengatakan, kegiatan ini adalah pengecekan kondisi di lokasi yang dilaporkan oleh warga.

“Akan tetapi oknum yang diduga melakukan kegiatan di lokasi tidak berada di tempat”, jelasnya.

Ketua tim juga menegaskan, bahwa jika kondisi ini memenuhi unsur pelanggaran Perda serta pencemaran lingkungan hidup akan segera diperiksa dengan melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan.

“Sat Pol PP akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi”, imbuhnya.(SL)

Warga Keluhkan Bantaran Kali CBL Yang Diduga Menjadi Tempat Pengelola Penampungan Sampah Pihak Swasta

BIN | Kabupaten Bekasi – Pinggiran Kali CBL (Cikarang Bekasi Laut) telah di manfaatkan oleh pihak swasta untuk tempat penampungan sampah rumah tangga yang di ambil dari warga perumahan yang berada di Kabupaten Bekasi.

Warga sekitar maupun pengguna jalan sangat terganggu dan mengeluh dengan adanya beberapa titik lokasi pembuangan sampah yang dikelola oleh pihak swasta di Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Salah satunya Candra yang sangat menyayangkan sikap pengusaha swasta sebagai pengelola sampah rumah tangga.

“Pinggiran kali yang di manfaatkan pihak yang tidak bertanggungjawab terhadap lingkungan dengan cara menampung sampah dipinggiran kali cbl dengan alasan di Burangkeng telah melebihi kapasitas (overload) sangatlah merugikan warga yang ada disekitar, terutama pengguna jalan”, terangnya, Senin (9/5/2023).

Karena dengan adanya penampungan sampah tersebut berakibat pada kesehatan warga, “Pertama tumpukan sampah menimbulkan bau yang kurang sedap, kedua akan adanya pendangkalan Kali CBL yang di akibatkan longsornya sampah yang menumpuk ke sungai, dan ketiga menjadi wabah penyakit”, jelasnya.

Jhon selaku Humas UPTD di Bidang pengangkutan dan pengelolaan persampahan untuk wilayah Cikarang Barat, Cibitung dan Setu saat ditemui awak media membenarkan, bahwa di Burangkeng telah terjadi overload bahkan telah terjadi langsor. “CBL yang menjadi TPA liar itu perlu diketahui juga, kasusnya masih di kejaksaan tinggal tunggu vonis. Di CBL memang titik-titik bayak namun kami sudah memberikan surat himbauan beberapa kali kepada mereka bahkan kita dokumentasikan”, terangnya.

“Sampah liar memang pelanggaran, undang-undang nomor 14 tahun 2014 itu memang jelas dengan denda Rp.50.000.000,- dan kurungan selama 3 bulan. Kalau sidak sampai turun kelokasi sudah kita tunaikan, namun untuk penertiban bukan tupoksi kami karena ada penegak perda yaitu Sat Pol PP, dan biasanya kita berkoordinasi dengan empat pilar”, imbuhnya.

Sebetulnya, lanjut Jhon, kalau mereka butuh pelayanan kami siap bantu. “Kalau tidak ada permintaan ya agak sulit juga, sebetulnya terkait sampah adalah permasalahan bersama, harus ada kerja sama dan tidak bisa semua dibebankan ke kita”, ucapnya.

Pengelola sampah swasta sebut saja mister “M” saat dikonfirmasi mengatakan, pengambilan sampah dari perumahan dengan jumlah 800 KK. “Satu Minggu dua mobil damtruk, kalau dihitung mobil kecil enam mobil ada”, katanya.

Kalau di bilang ada overload, lanjut M. “Ada mobil damtruk dan mobil bak ambrol namanya, mobil orange ada saya. Selain ngebuang ke Burangkeng di buang disini, saya sortil disini”, terangnya.

“Perbandingan saya dengan yang disana, sambil menunjuk ke satu lokasi disebelahnya. Kegiatan punya saya satu bulan, yang lain dua hari angkut, boleh pasang CCTV cek langsung”, pintanya.

Mister “M” juga mengatakan kepada awak media, banyak yang ingin ngebuang ke lokasinya. “Termasuk dari gabus Turi, dengarkan pembuangan sampah disana sudah kaya gunung. Datang lima mobil kesini, satu mobil mau kasih tiga juta saya tolak”, ucapnya.

Kepala Desa Sukajaya, Amang Suryaman saat ditemui dirumahnya mengatakan sangat terganggu dengan adanya pembuangan sampah dipinggir kali CBL. “Saya tidak pernah memberikan ijin pada mereka bang, kalau bisa tutup saja”, keluhnya.(SL)

Soal Syarat Perpanjangan Kontrak, AD Resmi Laporkan Manajer Ke Polres Metro Bekasi

BIN | Kabupaten Bekasi – Kasus heboh syarat ‘staycation’ menjadi syarat untuk perpanjangan kontrak yang terjadi di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi akhirnya berujung di kantor Polisi.

AD (24) seorang karyawati yang bekerja disalah satu perusahaan di wilayah Cikarang, resmi melaporkan oknum atasannya atas dugaan tindak pelecehan seksual ke Mapolres Metro Bekasi, Sabtu (6/5).

AD mendatangi Mapolres Metro Bekasi didampingi oleh tim kuasa hukum yang diketuai oleh Alin Kosasih, Anggota Komisi VIII DPR RI Obon Tabroni dan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Nyumarno.

Laporan AD diterima kepolisian dan teregister dengan nomor: LP/IV1179/V/2023/SPKT/Polres Metro Bekasi/Polda Metro Jaya.

Alin menjelaskan kliennya melaporkan atasannya yang berinisial B dengan Pasal 5 dan/atau 6 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual juncto Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan.

“Hari ini kami melakukan perlindungan hukum khususnya bagi perempuan yang mengalami pelecehan seksual. Kita sekaligus dari kuasa hukum menguji dengan UU Nomor 12 tahun 2022,” ujar Alin di lokasi, Sabtu (6/5/2023).

Tim kuasa hukum juga membuka peluang untuk menerapkan pasal berlapis lainnya setelah melalui proses pengembangan penyidikan.

Pihaknya membawa serta barang bukti berupa tangkapan layar percakapan singkat yang dikirimkan B saat mengisyaratkan mengajak korban ke sebuah hotel di bilangan Jababeka, Kabupaten Bekasi.

“Untuk sementara bukti yang baru kita serahkan ke polisi sesuai dengan yang didapat dari pelapor itu baru bukti chat dan akan dikembangkan lagi oleh penyidik,” ungkapnya.

Sementara itu, AD menjelaskan atasannya yang menjabat sebagai manajer di perusahaan itu, kerap mengajaknya jalan berdua ke sebuah tempat.

Bahkan ia menerima anacaman bahwa kontrak kerjanya akan diputus apabila tidak memenuhi persyaratan yang diajukan oleh B.

“Yang dialami setiap ketemu beliau, dia selalu ngajak jalan bareng berdua, kadang nagih janji terus, kapan jalan, kapan ketemu gitu. Tapi aku disitu selalu alasan-alasan, karena disesuaikan karena saya juga butuh kerjaan. Jadi, enggak mungkin langsung bilang menolak, makanya saya ulur terus. Di situ aku langsung ambil keputusan enggak mau, terus dia kayak yang langsung, ya sudah kamu habis kontrak saja enggak usah diperpanjang,” ungkap AD.

Meski tak mengetahui secara pasti lokasi yang dijadikan tempat pertemuan, namun AD membenarkan bahwa B pernah mengisyarakat untuk mengajaknya ke sebuah hotel.

“Enggak tahu ya, karena saya enggak pernah meng-iya-kan, saya menolak terus, jadi belum jelas dia ngajak kemana. Tapi dia sempat kirim foto lagi di depan hotel,” tandasnya. (Bis)

Nurchaidir Beberkan Program Kerja Diacara Halal Bihalal Disperkimtan Kabupaten Bekasi

BIN | Kabupaten Bekasi– Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi menggelar Halal Bihalal di Hotel Sunerra Antero Jababeka pada Jumat (5/5).

Acara tersebut sekaligus memberikan apresiasi kepada karyawan teladan yang telah memberikan kontribusi penuh kepada program kinerja Disperkimtan Kabupaten Bekasi.

Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nurchaidir mengatakan, tujuan digelar Halal Bihalal ini untuk memperkuat tali silaturahmi antara para karyawan agar saling mengenal di lingkungan Dinas yang dipimpinnya.

“Alhamdulillah saya sangat bahagia dan bangga bisa silaturahmi dengan para karyawan baik yang ada dikantor maupun di lapangan seperti tukang penggali kubur dan pemeliharaan taman, saya sangat senang bisa berkumpul di acara ini,” katanya.

Chaidir juga memberikan apresiasi kepada karyawan yang teladan serta memberikan kontribusi penuh untuk di lingkungan Disperkimtan tersebut.

“Ya, saya sengaja adakan semacam reward kepada karyawan, diantaranya ada dua kategori seperti dedikasi pegawai tertinggi serta bekerja tanpa hari libur,” ucapnya.

Hal ini bertujuan untuk memberikan motivasi serta penyemangat dalam melakukan pekerjaan, sehingga teman-teman bisa tertular dedikasinya ke karyawan lainnya.

“Ya, ini kegiatan saling mengenal antara karyawan sehingga yang belum mengenal bisa saling sapa serta memberikan peningkatan hubungan kekeluargaan serta kebersamaan yang ada di Disperkimtan,” katanya.

Disela-sela ia juga membeberkan program kerja ditahun 2023 ini bakal terealisasi, seperti SPALDes, Rutilahu dan Infrastruktur.

“Setiap program kita akan berkolaborasi dengan dinas terkait seperti Dinas Sosial, Dinas KB dan Dinas Pendidikan,” bebernya.

Dia berharap, dari program tersebut bisa mengurangi nilai Kemiskinan Ekstrim dengan dibangunnya Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Serta pengelolaan limbah domestik salahsatu target Disperkimtan untuk mengurangi stunting. (Bis)

DLH Kabupaten Bekasi Tutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang berada di Kampung Rawa Sentul, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat pada Jum’at (05/05/2023). Penutupan TPS liar itu atas laporan keluhan warga sekitar.

Kepala UPTD kebersihan wilayah V Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Samsuro Mandiansyah mengatakan, pihaknya merespon cepat laporan warga setempat terkait adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal di wilayahnya.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan Jumat bersih (Jumsih) kita mendapat aduan dari masyarakat terkait TPS liar, kita langsung cepat-cepat respon, kita tanggapi, dan langsung kita tutup TPS ilegalnya dilokasi,” ujar Samsuro.

Pada kegiatan Jumsih kali ini, sebanyak 20 personel yang dikerahkan untuk mengangkut dan membersihkan sampah liar dari lokasi tersebut. Jenis sampah yang diangkut merupakan sampah organik dan anorganik. Selain itu, sambung dia, pihaknya akan mengangkut sampah-sampah tersebut ke tempat pemrosesan akhir.

“Hari ini kita menurunkan 20 personil petugas kebersihan, 1 unit baktor dan 1 unit truk sampah dan sampah ini akan kita buang ke TPA Burangkeng,” ungkapnya.

Samsuro menyarankan, lokasi tersebut seyogianya bisa dijadikan sebagai lahan yang bermanfaat dan bisa diberdayakan untuk tempat yang nyaman dan indah bagi masyarakat sekitar.

“Ya, mungkin nanti kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar bisa dimanfaatkan, apakah itu untuk taman main anak-anak atau lainnya, karena lokasi ini sudah dekat dengan pemukiman, alangkah baiknya lahan tersebut kita manfaatkan dibandingkan menjadi tempat pembuangan sampah liar,” sarannya.

Dia menghimbau, kepada seluruh masyarakat sekitar agar dapat menaati aturan yang berlaku yang sesuai dengan Perda No.04 Tahun 2012 tentang Ketertiban Umum.

“Ya, Ketika ada larangan berbentuk seperti banner atau aturan lainnya itu harus dipatuhi jangan dilanggar. Artinya kalau memang keadaan kampungnya bersih sangat memungkinkan bisa membuat rasa kenyamanan tersendiri.

Namun, ketika bau sampah yang tidak sedap dan tidak enak dipandang akhirnya bisa menimbulkan penyakit juga kan, terutama banyaknya nyamuk,” imbuhnya.

Dia berharap, agar seluruh pihak terkait dapat menjaga lingkungan sekitar bersama-sama, karena kebersihan menjadi tanggung jawab bersama bagi semua pihak.

“Ya, Harapan saya khusus warga sekitar agar tidak membuang sampah sembarangan lagi. Mari sama-sama menjaga lingkungan sekitar karena kebersihan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab DLH saja, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tandasnya.

Apabila perlu pelayanan terkait masalah sampah, bisa segera menghubungi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi atau UPTD pengelolaan sampah di wilayah terdekat.(Red)

Prof. Bambang Qomaruzzaman Mengisi Acara Halal Bil Halal Direktorat Bina Teknik Perumahan dan Pemukiman Kementrian PUPR

BIN | BANDUNG – Kementrian PUPR gelar acara halal bil halal pada Jumat (5/5/23) yang dihadiri oleh Prof.Dr.H. Babang Qormaruzzaman M, Ag sebagai pengisi acara halal bil halal tersebut

Pada acara Halal Bil Halal Direktorat Bina Teknik Perumahan dan Permukiman Kementrian PUPR tersebut Prof. Dr. H.Bambang Qomaruzzaman mengisi acara dengan tema “HALAL BILHALAL KEMBALI JADI MANUSIA”.

Manusia itu memiliki titik aus, yakni saat tertawan oleh kebiasaan. Karena berulang-ulang, terus-menerus, kita menganggap itu sebagai kebiasaan, sebagai tindakan yang berlangsung tanpa pikir. Begitu saja dilakukan, tanpa mikir. Allah sayang pada kita, karena itu Allah berikan 1 Bulan Ramadhan yang membuat kita terpaksa mengubah kebiasaan, memberinya jeda, dengan IMSAK (Menahan Diri).

Untuk apa? Agar manusia bahagia Karena saat manusia menjadi tawanan kebiasaan, ia bukan manusia lagi. Tak layak ia jadi Khalifatullah Fil Ardli, tak layak ia masuk surga. Allah sayang pada kita karena itu Allah berikan bulan Ramadhan.

“Allah sayang pada kita, karena itu Allah berseru Wa sāri’ū ilā magfiratim mir rabbikum (bersegeralah menuju ampunan dari Tuhan Kamu) *(QS Ali Imran: 133). Maghfirah artinya ditutupi. Allah tahu ada banyak keburukan kita, ada banyak kekurangan bahkan aib kita. Jika aib itu tampak pada orang lain, takada satupun yang mau menyapa kita, maka Allah menyeru kita untuk “Cepatlah kemari, aku akan menutupi kekuranganmu”. Orang yang ditutupi kesalahan, kekurangan, dan aibnya disebut QS Ali Imran 133 ini sebagai orang bertakwa,” Ucap Prof Bambang saat mengisi acara.

Halal bilhalal adalah cara kita berlari menuju maghfirah Allah. Maka kita hari ini bersalaman, saling memaafkan, membuka lembaran baru sebagai manusia baru yang sudah menyelesaikan madrasah Ramadhan,
Tapi manusia baru itu harus terasa oleh orang lain.

Orang baik itu bukan menurut diri sendiri, tapi menurut penilaian orang lain. Manusia baru alumni Madrasah Ramadhan harus terasa oleh orang sekitarnya, oleh tetangga, dan rekan kerjanya. Karena itu, QS Ali Imran 144 menegaskan 4 ciri.

  • Pertama, berinfak saat lapang dan sempit (yunfiquna fi sarra wa dlarra). Orang baik itu, membelanjakan hartanya bagi yang lain. Orang baik itu memberikan kebahagiaan bagi orang lain.
  • Kedua, al-kazhiminal ghayz, mampu mengelola emosi untuk kebaikan dan inovasi.
  • Ketiga, al-afina aninnas (memaafkan manusia). alumni madrasah Ramadhan harus memaafkan semua manusia, lihatlah redaksi al-Qurannya al-afina aninnas–bukan hanya memaafkan sesame Muslim namun memaafkan manusia lain. Kenapa? Karena orang yang memendam dendam, iri, marah, kebencian, merasa tersaingi adalah orang yang sakit. Allah sayang pada kita, karena itu diberikanlah perintah memaafkan yang berarti membersihkan hati dari dendam, iri, marah, kebencian dari hati kita.
  • Keempat, muhsinin, Allah ingin kita menjadi pribadi Ihsan yang membalas 1 kebaikan dengan 10 kebaikan, yang membalas ketidakbaikan dengan banyak kebaikan.

Bayangkan jika kantor ini juga negeri ini dipenuhi orang dengan 4 kepribadian ini.

  • Pertama, Kantor ini akan penuh kolaborasi inovatif, saling menumbuhkan kreativitas inovatif atas nama yunfiquna fi sarra wa dlarra.
  • Kedua, negeri ini atau kantor ini akan dipenuhi orang-orang yang sehat jiwanya karena mampu mengelola emosi (al-kazhiminal ghayz). Tidak gampang marah, tidak gampang tersulut, mampu meningkatkan motivasi dalam bekerja, selalu tertantang melakukan temuan baru yang bermanfaat, semua itu adalah buah dari al-kazhiminal Ghayz.
  • Ketiga, negeri ini dipenuhi oleh orang yang tak menyimpan dendam, memilih bergandengan tangan daripada bersitegang, memilih bersalaman daripada saling memukul, memilih berangkulan daripada saling dorong.
  • Keempat, negeri ini akan dipenuhi orang yang ihsan (melakukan yang terbaik bahkan dalam kondisi sesusah apapun).

Maka Halal Bil Halal adalah cara kita mengembalikan diri kita sebagai pribadi bahagia. Negeri ini membutuhkan orang-orang bahagia, agar menciptakan kebahagiaan bersama.

Perlu diketahui saat ini Prof. Dr. H. Bambang Qomaruzzaman M, Ag, menjabat sebagai Guru Besar di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati Bandung dan Ketua Lapesdam PWNU Jawa Barat.(Red)

Disbudpora Kabupaten Bekasi Buka Seleksi Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Jawa Barat

BIN | Kabupaten Bekasi – Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi membuka seleksi Pekan Olahraga Tradisional tingkat Jawa Barat menuju Pekan Olahraga Tradisional tingkat Nasional (Poltradnas) ke IX tahun 2023 di Sekolah SMAN 3 Cikarang Utara pada Jumat (5/5/2023).

Acara tersebut di buka oleh Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi Iman Nugraha yang diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembudayaan Olahraga dan Ketua Umum Bapopsi Kabupaten Bekasi Yudi Candra.

Yudi mengatakan, olahraga permainan tradisional ini merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang perlu dilestarikan agar tidak punah ditelan zaman.

“Maka dari itu harus dilakukan tindakan untuk melestarikan permainan tradisional, yaitu dengan cara dilakukan melalui kegiatan perlombaan olahraga tradisional,” terangnya.

Yudi menjelaskan, sesuai dengan pendomaan umum pelaksanaan Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Jawa Barat menuju Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional yang ke IX yang akan digelar di Kabupaten Kuningan.

“Ya, nantinya digelar pada tanggal 15 sampai dengan 17 Mei 2023, sehingga paling lambat untuk pendaftaran pada hari ini,” ungkapnya.

Yudi menyampaikan, tujuannya digelar kegiatan ini agar memberikan edukasi tentang permain tradisional. Serta menyalurkan dan menggali bakat potensi yang dimiliki oleh putra -putri Kabupaten Bekasi.

“Ya, intinya memberikan para pelajar agar selalu mempertahankan budaya permainan tradisional seperti Egrang, Tarompah Panjang, Sumpitan, Gasing serta Hadang,” terangnya.

Yudi mengatakan, kegiatan perlombaan tersebut diikuti oleh pelajar kurang lebih 150 peserta dari 23 Kecamatan yang berada di Kabupaten Bekasi. Dari kategori lima cabang permainan tradisional diantaranya Kategori terdiri lima cabang olahraga tradisional seperti Egrang kategori putra, Tarompah panjang kategori putra, Sumpitan kategori putra dan putri, Gasing kategori putra dan Hadang kategori putri.

“Nantinya peserta akan mewakili Kabupaten Bekasi menuju tingkat Jawa Barat mengikuti perlombaan permainan tradisional,” katanya.(Red)

PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan Hadiri Halal Bihalal Kecamatan Tambun Utara

BIN | Kabupaten Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Tambun Utara di Rumah Makan Saung Kebalen, Kelurahan Kebalen pada Rabu (03/05).

Dani Ramdan mengatakan, Halal Bihalal ini adalah tradisi dari Indonesia karena memberikan dampak positif bagi masyarakat seperti salam-salaman serta tatap muka.

“Dari pada kita dalam waktu sebulan biasanya dari pintu kepintu, nah dengan acara Halal Bihalal ini sehari kita sudah beres sehingga saling maaf memaafkan diantara kita serta kembali ke fitri atau suci, ” katanya.

Dani menjelaskan, Halal Bihalal ini bisa juga menjadi ajang menyampaikan pesan serta laporan kebijakan yang terbaru untuk pencapaian program pembangunan yang yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Sehingga masyarakat mengetahui serta up-date perkembangan dari Pemkab Bekasi terutama dalam pembangunan,” tambahnya.

Dani juga menghimbau kepada semua Pemerintah Kecamatan yang akan menggelar kegiatan Halal Bihalal tetap sederhana.

“Paling juga lebih dibanyakin silaturahminya, karena silaturahmi ini bisa panjangkan umur kita,” katanya.

Sementara itu Camat Tambun Utara Najmuddin menyampaikan, dalam kegiatan Halal Bihalal mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Daerah yang sudah direalisasikan pembangun di Kecamatan Tambun Utara ini.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Pak Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan dan Pak Dewan di Dapil 4 serta semua pihak sudah memberikan pembangunan seperti jembatan, rehab sekolah serta jalan perkiraan dengan anggaran Rp 50 milliar,” terangnya.

Najamuddin menjelaskan, dengan 20 titik pembangunan diantaranya pembangunan jembatan dan jalan 12 titik dan pembangunan sekolah 8 titik di tahun 2023 ini.

“Mudah-mudahan saja di tahun berikutnya lebih banyak lagi dari tahun ini, sehingga bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat ketika pembangunan memadai serta menumbuhkan perekonomian di Kecamatan Tambun Utara,” terangnya.(Red)

Kepala Dinas SDABMBK Henri Lincoln Bersama PJ Bupati Juga Sekda Tinjau Lokasi Perbaikan Infrastruktur Jalan

BIN | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus menggenjot perbaikan infrastruktur jalan pada sekitar 143 titik se-Kabupaten Bekasi dengan menambah alokasi anggaran tambahan dari bantuan APBN di tahun 2023 dan APBD Provinsi Jawa Barat untuk tahun 2024.

Hal tersebut dikatakan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan didampingi Kepala Dinas SDABMBK Henri Lincoln saat meninjau jalan di wilayah Kecamatan Tambun Selatan, pada Selasa (02/05/2023).

“Kalau sumber anggaran, kemarin kan kita sudah bertemu DPR RI, sudah ada kesiapan sekitar Rp 85 miliar untuk dua ruas jalan akan diturunkan tahun ini, sekarang kita bahas teknisnya dari bantuan APBN.

Kemudian APBD Provinsi juga ada, tapi memang kemungkinan di tahun 2024,” terang Dani Ramdan saat bersama Sekda Dedy Supriyadi, meninjau perbaikan jalan pada Selasa (02/05/2023).

Anggaran infrastruktur jalan ini jelas Dani, akan ada peningkatan di tahun ini dibanding tahun sebelumnya.

“Di daerah CBL, Gabus, dan Cibarusah, memang masih sedang dalam pembicaraan, tetapi sudah semakin mengerucut bisa dilakukan,” tambahnya.

Menurut Dani, banyaknya infrastruktur jalan yang rusak dikarenakan anggaran dua tahun lalu direfocusing untuk penanganan Covid-19. Selain itu kerusakan jalan terjadi karena banyak kendaraan yang melintasi ruas jalan di Kabupaten Bekasi bertonase tinggi.

“Oleh karena kita harus memastikan spek-nya itu betul-betul sesuai dengan yang kita rancang. Nah sekarang kita ada metode e-katalog. Ternyata di sana ada dua keuntungan untuk yang beton kita tidak ada banting-bantingan harga, kedua masa pemeliharaan bisa dua tahun, kalau hotmix satu tahun,” ungkapnya.

Dani meyakini apabila Pemkab Bekasi melalui persetujuan DPRD bisa memiliki sekitar Rp 1 triliun anggaran yang dialokasikan kepada pemeliharaan infrastruktur jalan, maka akan bisa cepat diselesaikan.

“Nanti dengan Dewan ya, makanya Dewan saya ajak, tapi Rp 1 triliun itu pemeliharaan atau perbaikan, belum pembangunan jalan baru, kalau mau jalan baru di atas itu,” jelasnya.

Strategi ini apabila sudah melalui persetujuan DPRD bisa dilakukan, terangnya, dengan membagi peran, seperti jalan lingkungan dengan mendorong Pemerintah Desa, dan APBD dialokasikan ke jalan Kabupaten.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan pada Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Heru Pranoto menyampaikan panjang ruas jalan Tambun Selatan – Cimuning yang akan diperbaiki sekitar 1,1 kilometer dengan lebar 5 meter.

“Di tahun ini juga ada perbaikan saluran sekitar 700 meter. Memang dari tahun kemarin sudah kita programkan perbatasan dengan kota, tahun kemarin kita sudah cor yang rusak parah, nah untuk menjaga kemantapan jalan yang rusak ringan, kita perbaiki biar ke depan Kalimalang tetap mulus,” jelasnya.

Sementara mengenai jalan yang akan diperbaiki Pemkab Bekasi di tahun 2023 ini, sambungnya, sebanyak 143 titik jalan Kabupaten.

“Yang sudah termasuk ke dalam SK ruas jalan Kabupaten, itu sama ada yang jalan baru jalan perbatasan Karangsatria ke arah kota yang jalan alternatif buat jalan tanggul, dengan total anggaran kurang lebih Rp 240 miliar,” terangnya.(Red)

Hardiknas Pemkab Bekasi Berikan Bantuan 62 Siswa-siswi Yatim dan Dhuafa

BIN | Kabupaten Bekasi – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan untuk 62 siswa-siswi yatim dan dhuafa tingkat SD dan SMP serta 8 orang tenaga pengajar Non ASN.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, didampingi Ketua Baznas Kabupaten Bekasi Samsul Bahri, pada upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Bekasi dan Hari Otonomi Daerah ke-27, di Museum Gedung Juang Tambun Selatan, Selasa (02/05/2023).

“Kami memberikan bantuan untuk 8 orang mantan tenaga kependidikan Non-ASN, masing-masing Rp.500 ribu, untuk 62 siswa yatim dan dhuafa masing-masing Rp 250 ribu dan tas sekolah,” kata Ketua Baznas, Samsul Bahri.

Samsul mengatakan, melalui program Bekasi Cerdas, Baznas Kabupaten Bekasi berkomitmen mengelola dan menyalurkan dana zakat untuk diberikan kepada mereka yang perlu dibantu dalam menyelesaikan pendidikannya.

“Ya, peringatan Hardiknas ini menjadi momentum untuk menunjukan bahwa Baznas Kabupaten Bekasi memiliki komitmen turut memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Dirinya berharap momentum Hardiknas tahun 2023 menjadikan para siswa di Kabupaten Bekasi bisa berprestasi di dunia pendidikan.

“Anak didik kita bisa memiliki kesempatan untuk meraih prestasi di dunia pendidikan, supaya mereka menjadi generasi penerus bangsa yang bisa memperjuangkan dan memajukan Kabupaten Bekasi,” katanya.(Red)