1.9 C
New York
Friday, March 13, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 9

Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi Cecep Noer Sesalkan Dugaan Sekandal Perselingkuhan Oknum Anggota DPRD dan Oknum Direksi BUMD Perumda Tirta Bhagasasi

BIN || Kabupaten Bekasi – Konferensi pers yang digelar di sebuah hotel di Cikarang Selatan, H. Cecep Noor, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi, mengekspresikan penyesalannya terkait skandal yang melibatkan menantunya sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi, bersama salah satu direksi dari Perumda Tirta Bhagasasi.

Pernyataan ini disampaikan pasca munculnya dugaan perselingkuhan di antara keduanya saat melakukan kunjungan kerja di Yogyakarta pada 8 Juli 2025.

Ini perlu tindakan tegas dari Bupati Bekasi. Dirinya meminta sanksi yang setimpal untuk perilaku amoral yang diduga dilakukan oleh direksi perusahaan air minum milik BUMD tersebut. “Cabut jabatan direksinya,”tegasnya.

Cecep Noor dalam Konfrensi mengklaim memiliki bukti yang cukup kuat untuk mendukung tuduhannya mengenai dugaan perselingkuhan tersebut. Ia berencana untuk melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian melalui Mabes Polri. Laporan ini akan dilakukan oleh anaknya yang adalah suami dari anggota DPRD tersebut, bersamaan dengan kuasa hukumnya.

“Peristiwa ini tidak hanya mencoreng nama baik keluarga, tetapi juga institusi,” ungkapnya. Ia mengklaim jika partainya adalah yang pertama kali mengusung Ade Kuswara Kunang sebagai calon Bupati Bekasi, sekaligus mendukungnya hingga menjadi seperti sekarang ini.

Masih kata Cecep Noor; Dia berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya etika dan perilaku dalam menjalankan tugas sebagai pejabat publik. Partai Persatuan Pembangunan berkomitmen untuk menjaga integritas dan moralitas anggotanya.

Penyakit seperti ini Jangan sampai  mengganggu rumah tangga orang berulang terhadap perempuan-perempuan lain diluar sana, dan kami secara resmi akan bersurat kepada Bupati Bekasi,” tutupnya.

Dugaan skandal ini menuai perhatian luas, tidak hanya dari kalangan politik, tetapi juga masyarakat umum yang mulai mempertanyakan integritas para wakil rakyat dan pejabat BUMD tersebut, dimana seharusnya menjadi contoh bagi publik.(BS)

Sinergi LAM dan PELINDO Tanjungpinang

BIN || Tanjungpinang – Silaturahim sambil besembang (diskusi santai) antara Panglima Hulubalang Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Tanjungpinang, Dato’ Yudi Irawan beserta beberapa pengurus dengan didampingi Dewan Penasehat LAM, Dato’ Wan Rafiwar bersama General Manager (GM) PELINDO Cabang Tanjungpinang/Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Tanjungpinang, pada Selasa (15/07/2025).

Silaturahmi tersebut dibarengi dengan pemasangan Tanjak Khas Melayu Kepri ‘Dendam Tak Sudah’ oleh Dato’ Yudi Irawan kepada GM PELINDO Tanjungpinang yang Juga Merupakan Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Tanjungpinang yang baru, Adittya Gusmara sedangkan Dato’ Wan Rafiwar memasangkan Tanjak ke GM PELINDO sebelumnya, Tonny Hendra Cahyadi.
“Tanjak dikenakan kepada tamu sebagai bentuk penghormatan tertinggi dari masyarakat Melayu. Ini menandakan bahwa tamu dianggap penting, dihargai, dan dihormati layaknya keluarga besar Melayu,” terang Dato’ Yudi Irawan.

Senada dengan Dato’ Yudi, Dato’ Wan Rafiwar menerangkan pemasangan tanjak secara simbolik menyatakan bahwa tamu telah diterima dalam lingkungan masyarakat Melayu.
“Tamu tidak lagi dianggap sebagai orang luar, tetapi sebagai anak angkat atau saudara dalam adat dan budaya Melayu.Tanjak pada masa silam dikenakan oleh raja, pembesar, dan orang-orang terhormat. Maka, ketika tamu dipakaikan tanjak, hal itu juga menyiratkan harapan agar tamu menunjukkan sikap bijak, beretika, dan menjaga nama baik,” tambahnya.

Tonny menyampaikan rasa syukur dan trimakasih atas masukan dan bimbingan dari LAM Kota Tanjungpinang selama masa jabatannya di Kota Gurindam Ini

Lebih lanjut, sambung Adittya Gusmara berharap dengan pemasangan Tanjak oleh tetua-tetua Melayu Tanjungpinang, dirinya bisa diterima menjadi anak atau saudara angkat orang Melayu.
“Saya berharap tunjuk ajar dan nasehat selama saya menjabat sebagai di Kota Tanjungpinang yang baru mulai dari saat ini dan kedepannya

Untuk dapat diketahui, Tonny Hendra Cahyadi akan mengemban amanah baru di PT Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Wilayah Kerja Pelindo Regional Dua yang merupakan Anak Usaha Subholding PT Pelindo Multi Terminal (PELINDO Group) sedangkan Adittya Gusmara sebelumnya bertugas di Kantor Pusat PT Pelindo Multi Terminal Medan-Belawan.(Ed)

Galian Projek Pipa PDAM Tanah Merah Rengas Bandung Bikin Geram Warga

BIN || Kabupaten Bekasi – Galian Projek Pipa PDAM Tanah merah desa karang sambung kecamatan kedung waringin bekasi dikeluhkan warga sekitar, pasalnya bekas galian tersebut hanya sebatas ditutup menggunakan urugan tanah merah,Senin/14/25.

Hal tersebut jelas membahayakan pengguna jalan. salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bekas galian tersebut sudah hampir sebulan belum diperbaiki.

“Ini sudah lama sekitar ada hampir sebulan dibiarkan, beredar di media sosial ramai,ada mobil engkel  kejeblos, bikin warganet makin geram.

Dirinya berharap jalan tersebut segera diperbaiki agar tidak membahayakan warga “Mudah-mudahan segera dibetulin jalanya ga anjlok lagi , biar tidak banyak yang celaka.

Saya pikir setelah digali langsung kembali di cor ternyata hanya diurug pakai tanah.

Warga juga mengeluhkan pada saat pengerjaan, jalanan menjadi licin yang disebabkan ceceran tanah merah dari penggalian tersebut.(Red)

Kades Karang Harum Peringati 10 Muharram 1447 Hijriyah Berikan Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama

BIN || Kabupaten Bekasi – Kepala Desa Karang Harum kecamatan Kedung Waringin Kabupaten Bekasi mengadakan santunan anak yatim dan doa bersama ,dalam rangka peringati 10 muharram 1447 Hijriyah digelar di halaman rumah ,minggu 5/7/24.

Kepala Desa Karang Harum,  Rimansyah mengatakan, kegiatan ini dikhususkan untuk anak-anak yatim piatu dalam rangka peringatan lebaran anak yatim piatu 10 Muharram 1447 Hijriyah/ 5 Juli 2025.

Hari besar ini tentunya untuk menggembirakan dan membahagiakan anak-anak  yatim-piatu di Desa Karang Harum kecamatan kedung waringin.

Alhamdulillah sekitar 100 Anak Yatim Piatu kita santuni,suatu keberkahan buat kami pemerintahan desa khususnya,ditambah  dengan doa bersama mereka,moga menjadi suatu kebaikan buat masyarakat juga desa kami ungkapnya.

Kegiatan santunan anak yatim-piatu ini setiap tahun selalu diadakan, kedepan kegiatan seperti ini  kami laksanakan  lebih baik lagi, lebih meriah lagi, agar anak anak yatim yang ada di wilayah Desa Karang Harum khususnya selalu gembira,” harapnya.

Acara 10 Muharam 1447 Hijriyah ini bukan sekedar biasa saja,bagi kami ini sangat berarti,karena bisa lebih dekat dengan mereka( anak yatim) dan tau kebutuhan nya.

Kegiatan ini hadir aparatur Pemerintahan Desa ,BPD ,karang taruna,LPM, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, para tokoh masyarakat juga masyarakat ikut andil bersama, terangnya.(Red)

Waduh…!!!Mantan Sekdes Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Pantai Sederhana

BIN || Kabupaten Bekasi – Mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Pantai Sederhana, Kecamatan Muaragembong, Haji Topan Brawijaya bersama kuasa hukum, melaporkan dugaan penyimpangan anggaran dana desa Pantai Sederhana tahun 2023 dan 2024 ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi, Selasa (24/6/2025).

Dalam laporannya, Kuasa Hukum Haji Topan Brawijaya, Faisal Syukur, membawa sejumlah dokumen pendukung sebagai bukti permulaan, baik video maupun berkas – berkas anggaran dana desa Pantai Sederhana tahun 2023 dan 2024.

Faisal mengatakan, selama kurang lebih satu tahun menjabat Sekdes Pantai Sederhana dari tahun 2023 sampai 2024, Haji Topan diberhentikan tanpa adanya pemberitahuan dan pertimbangan – pertimbangan yang lain.

Sebagaimana aturan didalam Permendagri Nomor 20 tahun 2018, Sekdes mempunyai peran sebagai verifikator, namun selama menjabat kurang lebih satu tahun sebagai Sekdes, Haji Topan tidak dilibatkan dalam hal apapun, termasuk dalam hal penyerapan dan realisasi anggaran dan sebagainya.

“Tentunya ini adalah pemerintahan yang tidak sehat. Kami menduga banyak anggaran yang sudah terserap, tetapi terdapat kegiatan – kegiatan yang diduga fiktif. Nah kami pun melaporkannya ke kantor Kejari Kabupaten Bekasi untuk segera ditindaklanjuti secara hukum dan dilakukan proses penyelidikan,” paparnya.

Sebelum melaporkannya ke kantor Kejari Kabupaten Bekasi, Faisal mengatakan jika pihaknya pun sudah melakukan pelaporan dan audensi ke Kantor Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi.

Pada saat melakukan audensi dengan DPMD tersebut, terdapat tanda tangan yang dilakukan Sekdes Pantai Sederhana (yang saat itu dijabat Haji Topan Brawijaya), padahal Haji Topan Brawijaya selaku Sekdes tidak pernah melakukan tanda tangan dalam bentuk apapun, karena tidak pernah dilibatkan.

“Karena itu kami menduga kuat telah terjadi tindak pidana pemalsuan tanda tangan (sebagaimana diatur didalam Pasal 263 KUH Pidana), sehingga hal ini tentunya menjadi kewenangan Kejari Kabupaten Bekasi untuk menindaklanjuti laporan kami,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Faisal pun meminta Bupati Bekasi untuk mengevaluasi Inspektorat dan DPMD Kabupaten Bekasi, karena dinilai telah mengesampingkan persoalan – persoalan yang ada di desa, sehingga persoalan tersebut dilaporkan ke Kantor Kejari Kabupaten Bekasi untuk ditindaklanjuti secara hukum. (Rz)

Ketua DPP Jaringan Pemuda Desa Nusantara (JPDN) Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-79, Menuju Institusi Lebih Presisi dan Dekat Dengan Masyarakat

BIN || Bekasi – Ketua Jaringan Pemuda Desa Nusantara (JPDN) , menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-79 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang diperingati setiap tanggal 1 Juli.

Dalam pernyataannya, ia menyampaikan apresiasi atas kinerja dan dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat.

“Selamat Ulang Tahun Bhayangkara ke-79. Polri Untuk Masyarakat, semoga Polri semakin jaya dan terus menjadi mitra rakyat yang terpercaya,” terang Ketua Jaringan Pemuda Desa Nusantara (JPDN) Yusup kepada awak media , Jumat (20/6/2025).

Ia berharap Polri terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan publik yang humanis serta responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.

“Kami dari Jaringan Pemuda Desa Nusantara (JPDN) mendukung penuh langkah-langkah Polri dalam menjaga keutuhan NKRI, memberantas kejahatan, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Ucapan ini menjadi bagian dari dukungan masyarakat sipil terhadap transformasi Polri menuju institusi yang lebih presisi dan dekat dengan rakyat.(Red)

Ferdiansyah Setiadi Setiawan Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-79: “Polri Untuk Masyarakat”

BIN || Indramayu – Menyambut Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, tokoh muda sekaligus pemerhati kebijakan publik, Ferdiansyah Setiadi Setiawan, S.IP., C.H., C.HT., C.I., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri senantiasa menjadi garda terdepan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban, serta terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, dan terpercaya,” ujar Ferdiansyah dalam pernyataannya, Kamis (19/6/2025).

Dengan mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, Ferdiansyah menilai Polri telah menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sinergi bersama elemen masyarakat, termasuk dalam menjawab tantangan kamtibmas yang semakin kompleks di era digital.

Ia juga berharap momentum Hari Bhayangkara dapat menjadi pendorong semangat seluruh anggota Polri, mulai dari tingkat pusat hingga ke pelosok desa, untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Semoga Polri semakin dekat dengan rakyat, humanis dalam bertindak, dan kokoh dalam menjaga NKRI. Teruslah menjadi mitra strategis bagi masyarakat dan seluruh elemen bangsa,” tutup Ferdiansyah.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun ini menjadi refleksi bagi Polri dalam memperkuat kehadirannya sebagai penjaga keamanan dan penegak hukum, sekaligus sahabat masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang aman dan damai.

JRS Indonesia: Selamat Hari Bhayangkara ke-79, Semoga Polri Semakin Dekat dengan Masyarakat dan Peduli pada Pengungsi

BIN || Jawa Barat – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2025, JRS Indonesia menyampaikan ucapan selamat kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Melalui pernyataan resminya, JRS Indonesia mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri semakin dekat dengan masyarakat dan terus menunjukkan kepedulian terhadap para pengungsi.

Tema peringatan tahun ini yakni “Polri untuk Masyarakat” dinilai sangat relevan dengan semangat inklusivitas dan pelayanan humanis yang terus didorong oleh berbagai elemen masyarakat sipil, termasuk JRS.

Sebagai lembaga yang aktif mendampingi pengungsi dan pencari suaka di Indonesia, JRS berharap Polri semakin responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan, termasuk mereka yang tinggal sementara di berbagai wilayah Indonesia.

“Dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, kami percaya Polri dapat menjadi garda terdepan dalam menciptakan rasa aman dan keadilan bagi seluruh penghuni negeri ini, tanpa terkecuali,” tulis JRS dalam keterangannya. Kamis (19/6/2025)

JRS Indonesia juga menyatakan siap bersinergi dengan Polri untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas dalam pelayanan publik, khususnya dalam penanganan isu-isu sosial dan kemanusiaan yang melibatkan kelompok rentan dan minoritas.(Dre)

Ketua Dai Kamtibmas Polres Tasikmalaya Kota: Selamat Hari Bhayangkara ke-79, Semoga Polri Semakin Jaya dan Melindungi Masyarakat

BIN || Tasikmalaya – Ketua Dai Kamtibmas Polres Tasikmalaya Kota, Muhammad Yasser Arafat, menyampaikan ucapan selamat dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025.

Dalam keterangannya, Yasser Arafat berharap Polri semakin kuat, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri lebih baik, lebih jaya, dan semakin mampu melindungi serta mengayomi masyarakat. Polri untuk masyarakat, Polri Presisi,” ujar Muhammad Yasser Arafat, Kamis (19/6/2025).

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendorong terus meningkatnya peran para tokoh agama, termasuk para dai Kamtibmas, dalam memperkuat sinergi antara Polri dan warga.

Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, namun juga sebagai sahabat masyarakat yang hadir dalam berbagai lapisan kehidupan sosial.

Pendekatan humanis dan pelayanan yang presisi dinilai menjadi kunci dalam menjawab tantangan zaman serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Semoga Polri senantiasa menjadi institusi yang dicintai rakyat, menjaga amanah dan terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” tambahnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun ini mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, yang menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Dre)

Plh Ketua Bawaslu Jabar: Dirgahayu ke-79, Semoga Polri Semakin Profesional dan Dicintai Masyarakat

BIN || Bandung – Pelaksana Harian (Plh) Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Syaiful Bachri, turut memberikan ucapan selamat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79 yang diperingati pada 1 Juli 2025.

Dalam pernyataannya, Syaiful menyampaikan harapan agar Polri terus menjadi institusi yang profesional, humanis, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.

“Dirgahayu Polri yang ke-79. Semoga dengan bertambahnya usia, Polri semakin profesional dan semakin dicintai masyarakat,” ujar Syaiful Bachri, Kamis (19/6/2025).

Ia menambahkan bahwa Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu memiliki kepentingan besar terhadap kondusifitas dan stabilitas keamanan.

Untuk itu, peran Polri sangat vital dalam menjaga iklim demokrasi yang aman, damai, dan tertib.

“Kami mengapresiasi kerja keras Polri dalam menjaga situasi kamtibmas, termasuk dalam mendukung terciptanya pemilu yang jujur dan adil. Semoga sinergitas yang sudah terbangun antara Polri dan Bawaslu terus berjalan baik ke depannya,” ungkapnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun ini mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, diharapkan Polri semakin memperkuat sinergitas dengan seluruh elemen bangsa, serta tetap konsisten menjalankan tugas sebagai penjaga keadilan dan kedamaian di tengah masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Barat.(Dre)